Tag: QS World University Ranking

  • Implementasi Augmented Reality pada Sosialisasi Gempa Bumi dan Tsunami dalam Program BMKG Goes to School

    Implementasi Augmented Reality pada Sosialisasi Gempa Bumi dan Tsunami dalam Program BMKG Goes to School

    Penulis: Ruhimat, Eddy Soeryanto Soegoto

    Abstrak

    Sosialisasi mengenai gempa bumi dan tsunami kepada siswa dilakukan secara rutin melalui program BMKG Goes to School (GTS). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi dan efektivitas implementasi Augmented Reality (AR) dalam kegiatan sosialisasi gempa bumi dan tsunami pada program BMKG GTS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan survei sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi AR dalam program BMKG GTS sangat efektif dan efisien dalam menyampaikan informasi mengenai gempa bumi dan tsunami kepada siswa. Program ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap informasi tentang gempa bumi dan tsunami karena materi disajikan secara interaktif dan menarik. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata kunci penulis:

    Augmented reality; BMKG Goes to School; Gempa bumi; Sosialisasi; Tsunami

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85145379

  • Sistem Informasi Layanan Catering Berbasis Website

    Sistem Informasi Layanan Catering Berbasis Website

    Penulis: Ely Suhayati, Windi Novianti, Aura Nur Zakiah

    Abstrak

    Pembatasan jarak fisik merupakan kebijakan pemerintah baru selama pandemi COVID-19, dan hal ini sangat memengaruhi Erna Sari Catering. Salah satu solusi strategi pemasaran Erna Sari Catering selama pandemi COVID-19 adalah menjalankan seluruh proses bisnis menggunakan teknologi elektronik, khususnya teknologi informasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan strategi pemasaran dan lowongan kerja melalui layanan digital. Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan pemasaran digital berbasis website untuk membantu bisnis Erna Sari Catering dalam mengembangkan dan unggul dalam teknologi digital, serta membantu pemerintah dalam mengurangi pengangguran akibat pandemi COVID-19. Penggunaan pemasaran digital untuk layanan bisnis dan lowongan kerja diharapkan dapat menjadi cara untuk mempercepat pemulihan dan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat Indonesia pasca pandemi COVID-19. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata kunci penulis

    Layanan bisnis; Pemasaran digital; Lowongan kerja; Strategi; Situs web

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85145410197 

  • Meningkatkan Kinerja Padding Laston AC-WC dengan Pemanfaatan Limbah Terak Nikel

    Meningkatkan Kinerja Padding Laston AC-WC dengan Pemanfaatan Limbah Terak Nikel

    Penulis: Falderika, Nur Fitrah

    Abstrak

    Pemanfaatan limbah sebagai bagian dari material perkerasan jalan merupakan isu penting. Hal ini disebabkan oleh berkurangnya ketersediaan material alami sebagai bahan baku jalan dan meningkatnya biaya pengadaan serta proses perolehan agregat. Akibatnya, dibutuhkan material alternatif dan salah satunya adalah terak nikel. Terak nikel dikategorikan sebagai limbah Beracun dan Berbahaya (B3), sehingga pengujian diperlukan untuk menentukan kandungan zat berbahaya. Nilai uji Toxicity Characteristic Leaching Procedure (TCLP) lebih kecil dan memenuhi persyaratan, hasil pengujian karakteristik fisik terak nikel juga memenuhi persyaratan yang digunakan dalam material konstruksi jalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan terak nikel terhadap kinerja campuran Laston (AC-WC). Pengujian dilakukan berdasarkan metode empiris dengan uji Marshall yang mengacu pada ketentuan sifat campuran Laston (AC-WC) Spesifikasi Umum untuk Jalan dan Jembatan Jalan Raya, Bina Marga, 2018. Variasi Kandungan Aspal Referensi (KAA) yang digunakan adalah 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, dan 7%. Berdasarkan hasil analisis uji Marshall, diketahui bahwa penggunaan terak nikel memiliki kinerja yang lebih baik dalam hal nilai stabilitas Marshall yang lebih tinggi yaitu 1803 kg dibandingkan dengan 1660 kg pada campuran tanpa terak nikel. Dari hasil pengujian dan analisis yang dilakukan, limbah terak nikel ini dapat digunakan sebagai bahan baru dalam campuran aspal sehingga dampaknya adalah limbah tersebut dapat digunakan kembali. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata kunci penulis

    Laston AC-WC; Marshall; Terak nikel

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85145569238 

  • Perancangan Sistem Informasi Geografis Realitas Tertambah Kolaboratif untuk Visualisasi Kesesuaian Lahan

    Perancangan Sistem Informasi Geografis Realitas Tertambah Kolaboratif untuk Visualisasi Kesesuaian Lahan

    Penulis: Hanhan Maulana, Kanai H

    Abstrak

    Studi ini bertujuan untuk memvisualisasikan potensi kesesuaian lahan pertanian menggunakan Sistem Informasi Geografis Realitas Tertambah Kolaboratif (AR-GIS). Dalam pengambilan keputusan pertanian, aspek geografis merupakan salah satu faktor penting yang perlu dipertimbangkan. Namun, terdapat banyak keterbatasan pada platform AR awal dan salah satunya adalah keterbatasan jumlah pengguna. Titik jangkar berbasis cloud mampu mengatasi keterbatasan ini dengan menghubungkan banyak pengguna melalui internet yang memungkinkan mereka untuk melihat, berinteraksi, dan menyinkronkan konteks digital secara bersamaan. Melalui teknologi ini, penelitian ini dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama adalah membuat peta kesesuaian lahan. Tahap kedua adalah pengembangan AR-GIS Kolaboratif dengan mengadopsi pendekatan desain yang berpusat pada pengguna. Studi ini mengintegrasikan GIS dengan kemampuan visualisasi AR untuk memvisualisasikan peta kesesuaian lahan kemudian memungkinkan kerja kolaborasi multi-pengguna berdasarkan Objek AR. Studi ini mengembangkan sistem berbasis AR-GIS menggunakan UNITY 3D. AR GIS yang dibangun didasarkan pada multi-platform untuk mengatasi berbagai platform perangkat seluler yang digunakan oleh petani, yang kemudian diintegrasikan dengan jangkar Cloud untuk menghubungkan satu perangkat dengan perangkat lain. Jangkar Cloud memungkinkan kerja kolaboratif antara petani dan pemangku kepentingan lainnya. Studi ini mengevaluasi kinerja sistem menggunakan dua perangkat dengan spesifikasi berbeda. Berdasarkan hasil evaluasi, visualisasi peta yang baik dapat diberikan oleh AR-GIS kolaboratif. Teknologi AR kolaboratif juga memberikan visualisasi alternatif serta interaksi alternatif dengan peta yang memiliki banyak pengguna. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman petani terhadap peta kesesuaian lahan. Diharapkan sistem AR-GIS kolaboratif dapat memberikan bantuan yang bermanfaat bagi petani dalam hal pengambilan keputusan. Dengan keputusan dan wawasan yang tepat mengenai peta kesesuaian lahan, risiko gagal panen dapat diminimalkan, dan produktivitas sektor pertanian dapat ditingkatkan. © 2023 Taylor’s University. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    2708; GIS Pertanian; Jangkar Cloud; Sistem kolaboratif; GIS; Peta kesesuaian lahan

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85176566794 

  • Perancangan Sistem Informasi Geografis Realitas Tertambah Kolaboratif untuk Visualisasi Kesesuaian Lahan

    Penulis: Hanhan Maulana, Kanai H

    Abstrak

    Studi ini bertujuan untuk memvisualisasikan potensi kesesuaian lahan pertanian menggunakan Sistem Informasi Geografis Realitas Tertambah Kolaboratif (AR-GIS). Dalam pengambilan keputusan pertanian, aspek geografis merupakan salah satu faktor penting yang perlu dipertimbangkan. Namun, terdapat banyak keterbatasan pada platform AR awal dan salah satunya adalah keterbatasan jumlah pengguna. Titik jangkar berbasis cloud mampu mengatasi keterbatasan ini dengan menghubungkan banyak pengguna melalui internet yang memungkinkan mereka untuk melihat, berinteraksi, dan menyinkronkan konteks digital secara bersamaan. Melalui teknologi ini, penelitian ini dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama adalah membuat peta kesesuaian lahan. Tahap kedua adalah pengembangan AR-GIS Kolaboratif dengan mengadopsi pendekatan desain yang berpusat pada pengguna. Studi ini mengintegrasikan GIS dengan kemampuan visualisasi AR untuk memvisualisasikan peta kesesuaian lahan kemudian memungkinkan kerja kolaborasi multi-pengguna berdasarkan Objek AR. Studi ini mengembangkan sistem berbasis AR-GIS menggunakan UNITY 3D. AR GIS yang dibangun didasarkan pada multi-platform untuk mengatasi berbagai platform perangkat seluler yang digunakan oleh petani, yang kemudian diintegrasikan dengan jangkar Cloud untuk menghubungkan satu perangkat dengan perangkat lain. Jangkar Cloud memungkinkan kerja kolaboratif antara petani dan pemangku kepentingan lainnya. Studi ini mengevaluasi kinerja sistem menggunakan dua perangkat dengan spesifikasi berbeda. Berdasarkan hasil evaluasi, visualisasi peta yang baik dapat diberikan oleh AR-GIS kolaboratif. Teknologi AR kolaboratif juga memberikan visualisasi alternatif serta interaksi alternatif dengan peta yang memiliki banyak pengguna. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman petani terhadap peta kesesuaian lahan. Diharapkan sistem AR-GIS kolaboratif dapat memberikan bantuan yang bermanfaat bagi petani dalam hal pengambilan keputusan. Dengan keputusan dan wawasan yang tepat mengenai peta kesesuaian lahan, risiko gagal panen dapat diminimalkan, dan produktivitas sektor pertanian dapat ditingkatkan. © 2023 Taylor’s University. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    2708; GIS Pertanian; Jangkar Cloud; Sistem kolaboratif; GIS; Peta kesesuaian lahan

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85176566794 

  • Wujudkan Pengabdian Kepada Masyarakat Yang Berdampak Melalui Workshop Internasional: Fakultas Desain Unikom Dan Iysa Perkuat Kompetensi Kreatif Generasi Muda

    Wujudkan Pengabdian Kepada Masyarakat Yang Berdampak Melalui Workshop Internasional: Fakultas Desain Unikom Dan Iysa Perkuat Kompetensi Kreatif Generasi Muda

    BANDUNG, UNIKOM – Sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat yang berdampak dan berkelanjutan, Fakultas Desain Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menjalin kolaborasi strategis dengan International Young Scientists Association (IYSA) menyelenggarakan workshop internasional bagi siswa sekolah menengah pertama (SMP) dan menengah (SMA) pada Kamis, 9 Juli 2026, bertempat di Ruang Kelas Lantai 6, Smart Building UNIKOM. Kegiatan yang melibatkan seluruh lini di lingkungan Fakultas Desain UNIKOM, mulai dari Prodi Desain Komunikasi Visual (DKV), Desain Grafis (DG), Desain Interior (DI), hingga Magister Desain (MDS), bertujuan untuk mengasah kreativitas sekaligus membekali generasi muda dengan keterampilan praktis. Tidak hanya berfokus pada pengembangan nilai budaya dan inovasi, program tersebut juga bertujuan mendorong kemandirian finansial dan efisiensi melalui pemanfaatan ilmu desain sebagai solusi konkret dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat.

    Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) tersebut menghadirkan dua kegiatan utama yang dirancang untuk mengasah pengetahuan dan keterampilan peserta. Kelas pertama bertajuk “Paper Sculpture Amazing Pop-Up” yang diketuai oleh Dr. Yully Ambarsih Ekawardhani, S.Sn., M.Sn., sementara kelas ke dua mengangkat tema “Smartphone Modeling Photography” yang diketuai oleh Adityo B. Hardoyo, M.Ds. kegiatan workshop pada kedua sesi tersebut tidak terlepas dari kolaborasi aktif para dosen di lingkungan Fakultas Desain UNIKOM yang berperan sebagai narasumber, pendamping dan panitia. Selain itu, keterlibatan aktif mahasiswa dalam kepanitiaan memberikan kontribusi signifikan dalam memastikan seluruh rangkaian workshop berjalan dengan lancar dan interaktif.

    Ketua Pelaksana Panitia sekaligus Ketua Program Studi DKV UNIKOM, Dr. Kankan Kasmana, S.Sn., M.Ds., menjelaskan bahwa antusias tinggi tampak dalam workshop internasional tersebut yang diikuti oleh peserta dari tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). “Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa tidak hanya mendapatkan ilmu baru yang menyenangkan, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara langsung. Mereka belajar menciptakan karya seni melalui media kertas pada sesi paper sculpture dan memahami teknis fotografi profesional hanya dengan menggunakan smartphone”, tutur Dr. Kankan.

    Lebih lanjut, Dr. Kankan menekankan bahwa workshop tersebut menjadi wadah strategis bagi para dosen untuk melakukan transfer keilmuan secara langsung kepada masyarakat sebagai bentuk dedikasi akademik. Kolaborasi berkelanjutan antara Fakultas Desain UNIKOM dan International Young Scientists Association (IYSA) tersebut menjadi agenda setiap tahun, dan merupakan kompetisi kali ketiga yang dilaksanakan di UNIKOM. Implementasi program tersebut menjadi bukti nyata komitmen Fakultas Desain UNIKOM dalam menghadirkan pengabdian masyarakat yang berdampak luas dan berkelanjutan, sekaligus sebagai langkah strategis dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan serta pengembangan kapasitas kreatif masyarakat secara konsisten.

    Sementara itu, ketua tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) “Paper Sculpture Amazing Pop-Up”, Dr. Yully Ambarsih Ekawardhani, S.Sn., M.Sn., menjelaskan bahwa para peserta dibekali dengan pemahaman teknis mengenai prinsip dasar mekanik kertas, yang mencakup seni melipat, memotong, hingga menempel. Menurutnya, kegiatan tersebut  menjadi media promosi yang efektif untuk memperkenalkan sisi kreatif dari program studi DKV kepada generasi muda. “Kegiatan ini mengusung tema cerita rakyat Indonesia, khususnya fabel atau cerita hewan, yang kemudian ditransformasikan menjadi karya desain pop-up yang menarik. Melalui pendekatan ini, kami tidak hanya mengasah keterampilan desain peserta, tetapi juga menanamkan rasa bangga terhadap kekayaan budaya bangsa dengan cara yang kontemporer dan inovatif”, ungkap Dr. Yully.

    Dengan demikian, kegiatan workshop internasional Fakultas Desain UNIKOM bersama IYSA menjadi bukti nyata komitmen kolaborasi strategis dalam menghadirkan program pengabdian masyarakat yang berdampak luas dan berkelanjutan. Dengan memadukan metode konvensional melalui seni kriya kertas (paper sculpture) serta pemanfaatan teknologi modern melalui fotografi smartphone, kegiatan ini berhasil membuktikan bahwa sinergi kreatif mampu melahirkan karya inovatif yang memiliki nilai sosial dan ekonomi tinggi. Melalui transfer keilmuan yang interaktif, Fakultas Desain UNIKOM tidak hanya berhasil mengasah keterampilan teknis generasi muda, tetapi juga sukses melestarikan kekayaan budaya Indonesia sekaligus mendorong terciptanya kemandirian finansial bagi masyarakat melalui efisiensi dan inovasi desain yang berkelanjutan. (Direktorat Hms & Pro)

  • Tim Pkm Fisip Unikom Perkuat Literasi Digital Masyarakat Melalui Pelatihan Jurnalisme Warga Bagi Karang Taruna Kampung Sekejolang, Kabupaten Bandung

    Tim Pkm Fisip Unikom Perkuat Literasi Digital Masyarakat Melalui Pelatihan Jurnalisme Warga Bagi Karang Taruna Kampung Sekejolang, Kabupaten Bandung

    BANDUNG, UNIKOM – Sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang Pengabdian yang berdampak kepada Masyarakat (PKM), Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melalui tim dosen Program Studi Ilmu Komunikasi dan Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik menyelenggarakan kegiatan pelatihan bertajuk “Pelatihan Karang Taruna RW 09 Melalui Kreasi Konten Digital sebagai Upaya Penguatan Jurnalisme Warga di Kampung Sekejolang, Kabupaten Bandung” pada Senin, 22 Juni 2026. Bertempat di RW 09 Kampung Sekejolang, Desa Ciburial, Kabupaten Bandung, kegiatan tersebut diikuti oleh anggota Karang Taruna Bina Mandiri sebagai upaya meningkatkan kapasitas generasi muda dalam memanfaatkan teknologi digital secara produktif dan bertanggung jawab.

    Pelatihan tersebut menjadi bentuk kontribusi nyata UNIKOM dalam mendukung peningkatan literasi digital masyarakat. Berangkat dari potensi besar yang dimiliki para pemuda Kampung Sekejolang dalam memanfaatkan perangkat digital dan media sosial, tim PKM UNIKOM menghadirkan program yang membekali peserta dengan pengetahuan serta keterampilan dalam memproduksi konten digital yang informatif, edukatif, dan bernilai serta berdampak dalam ranah sosial bagi masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, tim PKM UNIKOM mendorong lahirnya jurnalis warga yang mampu mendokumentasikan berbagai aktivitas masyarakat, mengangkat potensi lokal, serta menyampaikan informasi yang akurat dan beretika melalui media digital.

    Pelaksanaan kegiatan tersebut juga selaras dengan perkembangan ekosistem digital di Indonesia. Berdasarkan Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2025, penetrasi internet nasional telah mencapai 80,66 persen atau sekitar 229,43 juta pengguna, dengan Generasi Z dan Milenial sebagai kelompok pengguna terbesar. Selain itu, data Kementerian Komunikasi dan Digital tahun 2025 menunjukkan bahwa 72,6 persen masyarakat Indonesia memanfaatkan media sosial sebagai sumber utama memperoleh informasi. Kondisi tersebut menjadi dasar penting bagi UNIKOM untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi literasi digital masyarakat agar mampu memanfaatkan ruang digital secara positif, kreatif, dan bertanggung jawab.

    Dalam pelaksanaannya, pelatihan dibagi menjadi tiga sesi utama. Sesi pertama menghadirkan materi mengenai dasar-dasar jurnalisme warga, etika bermedia digital, serta strategi optimalisasi media sosial yang disampaikan oleh dosen Program Studi Ilmu Komunikasi UNIKOM, Yasundari, S.I.Kom., M.I.Kom., dan Assoc. Prof. Dr. Melly Maulin P., S.Sos., M.Si. Selanjutnya, peserta memperoleh materi mengenai manajemen redaksi, perencanaan, serta pengembangan konten organisasi yang disampaikan oleh Dr. Ir. Yuni Mogot, M.Si., CPR., bersama dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan UNIKOM, Rino Adibowo, S.IP., M.I.Pol. Selain keempat nara sumber, kegiatan pelatihan juga dihadiri oleh Sekretaris Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNIKOM, Dr. Olih Solihin, S.Sos., M.I.Kom.  

    Tidak hanya memberikan pemahaman secara konseptual, tim PKM UNIKOM juga menghadirkan sesi praktik yang memungkinkan peserta memproduksi konten visual, video jurnalistik, dan infografis menggunakan telepon pintar serta aplikasi Canva. Sesi praktik dipandu oleh Dilif Sanjev, mahasiswa tingkat akhir Program Studi Ilmu Komunikasi UNIKOM yang aktif sebagai jurnalis Pers Mahasiswa BIRAMA, sehingga peserta dapat langsung mengimplementasikan materi yang telah diperoleh.

    Pada kesempatan tersebut, Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat UNIKOM, Yasundari, S.I.Kom., M.I.Kom., menyampaikan bahwa pelatihan tersebut dirancang agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui peningkatan kompetensi digital generasi muda. “Melalui pelatihan ini kami ingin pemuda Karang Taruna tidak hanya memahami teori saja, tetapi juga mampu memproduksi konten yang informatif, kreatif, bermanfaat dan berdampak nyata bagi komunitasnya”, ungkapnya.

    Rangkaian kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua RW 09 Kampung Sekejolang, Pendi Zayusman, serta dihadiri Ketua Karang Taruna RW 09, Agung Septian, bersama seluruh peserta dan tim pelaksana. Sebagai bentuk apresiasi, pada akhir kegiatan dilakukan penyerahan sertifikat kepada para narasumber, pemberian penghargaan kepada kelompok dengan hasil karya terbaik, serta pelaksanaan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan.

    Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat tersebut, UNIKOM terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan komunikasi. Sejalan dengan komitmen UNIKOM sebagai Digital Entrepreneurial University dan kampus yang siap menghadapi transformasi digital, kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan komunitas masyarakat yang lebih adaptif, kreatif, dan produktif dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana edukasi, pemberdayaan, dan pembangunan daerah yang berdampak dan berkelanjutan. (Direktorat Hms & Pro dan diolah dari berbagai sumber)

  • Fungsionalisasi Hukum dan Prosedur Pidana dalam Menanggulangi Kecurangan Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit

    Fungsionalisasi Hukum dan Prosedur Pidana dalam Menanggulangi Kecurangan Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit

    Musa Darwin Pane ; Diah Pudjiastuti

    DOI: 10.22304/pjih.v8n3.a2

    Abstrak:
    Kecurangan merupakan kejahatan sistematis yang memiliki dampak sangat luas. Kecurangan dapat terjadi di berbagai bidang, termasuk di rumah sakit. Kecurangan merupakan salah satu bentuk tindak pidana korupsi. Rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan. Korupsi yang terjadi di rumah sakit berpotensi menyebabkan pelayanan kesehatan yang tidak efektif bagi masyarakat. Fenomena kecurangan pelayanan kesehatan di rumah sakit merupakan indikasi bahwa hukum belum berfungsi sesuai dengan tujuannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsionalisasi hukum dan pemidanaan terhadap perbuatan kecurangan sebagai bentuk tindak pidana korupsi di rumah sakit yang berlandaskan nilai-nilai keadilan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode yuridis normatif yang menggunakan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan selanjutnya dianalisis secara kualitatif. Penelitian ini berpandangan bahwa penegakan tindak pidana korupsi memerlukan adanya fungsionalisasi hukum. Fungsionalisasi hukum harus dimaknai sebagai penempatan segala sesuatu pada posisinya secara tepat. Hal tersebut merupakan sinergi dari sistem hukum yang meliputi kebijakan formulatif, yudikatif, dan eksekutif. Prosedur pidana dapat menerapkan sistem pemidanaan terhadap pelaku kecurangan di rumah sakit, termasuk penerapan pidana alternatif yang diperluas. © 2021, Universitas Padjadjaran. Hak cipta dilindungi.

    Kata Kunci Penulis:
    kecurangan; fungsionalisasi hukum; sistem pemidanaan

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85137481599?

  • Meningkatkan Sistem Manufaktur Lean Menggunakan Analisis Pemetaan Aliran Nilai

    Meningkatkan Sistem Manufaktur Lean Menggunakan Analisis Pemetaan Aliran Nilai

    Penulis: Henny H, Ghifari Syafiq Alhakim, Agus Heri Setya Budi, Muhammad Aditya

    Abstrak

    Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemborosan di perusahaan X dan memberikan rekomendasi untuk perbaikan dalam lingkup produksi kertas Gembos. Dengan demikian, penelitian ini dapat bermanfaat dalam memecahkan masalah dalam lingkup produksi, khususnya dalam mengidentifikasi pemborosan. Diperlukan metode yang tepat untuk mengidentifikasi pemborosan dalam lingkup produksi, yaitu dengan menggunakan metode Pemetaan Aliran Nilai sebagai langkah pertama dalam mengidentifikasi pemborosan dalam lingkup produksi kertas, kemudian dilanjutkan dengan menggunakan metode lima mengapa untuk menemukan akar masalah dan membantu memberikan solusi terhadap masalah yang ada di lantai produksi kertas di perusahaan X. Hasil penelitian ini menggambarkan pemetaan keadaan saat ini sebagai pemetaan pada lingkup produksi, kemudian dilanjutkan dengan aliran nilai pada keempat proses yang dimulai dari penerimaan bahan baku, persiapan mesin elips, proses mesin elips, dan mesin pembuatan kertas. Menampilkan hasil dari lima pertanyaan “mengapa” menjelaskan akar permasalahan dan memberikan solusi atau rekomendasi berdasarkan analisis, sehingga penelitian ini bermanfaat bagi perusahaan dalam membantu menyelesaikan masalah yang terjadi pada proses produksi agar sistem produksi dapat efektif dan efisien. © 2023 Taylor’s University. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Lean; Proses produksi; Pemetaan aliran nilai

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85176611503

  • Analisis Visualisasi Pemetaan Data Riset Pemasaran Geofencing 2017-2022 pada Basis Data Google Scholar dengan Vosviewer

    Analisis Visualisasi Pemetaan Data Riset Pemasaran Geofencing 2017-2022 pada Basis Data Google Scholar dengan Vosviewer

    Penulis: Rizky Jumansyah, Muhammad Ihsan Rifaldi, Eddy Soeryanto Soegoto

    Abstrak

    Geofencing adalah teknologi berbasis GPS yang memantau pergerakan objek seperti kendaraan, orang, dan barang, dan secara otomatis mengirimkan koordinat geografisnya ke pusat kendali melalui jaringan. Dengan mendefinisikan batas virtual di sekitar suatu area, yang disebut geofence, sistem dapat menentukan apakah objek tersebut berada di dalam atau di luar batas dan mengeluarkan peringatan jika berada di luar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis data bibliometrik tentang geofencing menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk mendapatkan wawasan tentang tren penelitian dan mengidentifikasi tema utama yang dapat bermanfaat untuk penelitian di masa mendatang. Penelitian ini menggunakan pendekatan bibliometrik kuantitatif dan deskriptif dan mencari artikel tentang “Pemasaran Geofencing” di Google Scholar. Pencarian menghasilkan 1000 artikel yang diterbitkan antara tahun 2017-2022. Temuan menunjukkan bahwa penelitian tentang geofencing mencapai puncaknya pada tahun 2017 dan menurun pada tahun 2018 dan 2019, meningkat pada tahun 2020, tetapi menurun lagi pada tahun 2021 dan 2022. Studi ini menyoroti pentingnya analisis bibliometrik dalam penelitian pemasaran geofencing dan berfungsi sebagai referensi untuk penelitian masa depan tentang topik ini. © 2023 Taylor’s University. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Bibliometrik; Analisis Data; Geofencing; pemasaran; VOSviewer

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85176585035