Tag: QS World University Ranking

  • Unikom Sambut Kunjungan Edukatif Smk Al-Huda Bumiayu Brebes, Hadirkan Pengalaman Kampus Ai Ready Bagi Siswa

    Unikom Sambut Kunjungan Edukatif Smk Al-Huda Bumiayu Brebes, Hadirkan Pengalaman Kampus Ai Ready Bagi Siswa

    BANDUNG, UNIKOM – Selasa, 23 Juni 2026, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menerima kunjungan edukatif dari SMK Al-Huda Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Bertempat di Auditorium Miracle Lantai 4 Kampus I UNIKOM, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya UNIKOM dalam memperkenalkan lingkungan akademik, inovasi pembelajaran, serta berbagai peluang studi lanjut kepada para siswa sekolah menengah kejuruan.

    Dalam kesempatan tersebut, rombongan SMK Al-Huda Bumiayu disambut oleh Ketua Divisi Humas dan Informasi Komunikasi Publik, Arif Try Cahyadi, M.Ds., dalam kapasitasnya mewakili Direktur Humas dan Protokoler UNIKOM, Dr. Ir. Yuni Mogot, M.Si., CPR, bersama Tim Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) mewakili Direktur PMB, Yudistira Soegoto, S.Kom., M.Kom., Ketua Program Studi Sistem Informasi Assoc. Prof. Dr. Wartika, S.Kom., M.T., Ketua Program Studi Teknik Komputer Dr. Susmini Indriani Lestariningati, S.T., M.T., serta jajaran Direktorat Humas dan Protokoler UNIKOM.

    Dalam kesempatan wawancara, Ketua Divisi Humas dan Informasi Komunikasi Publik UNIKOM, Arif Try Cahyadi, M.Ds., menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan sekolah merupakan salah satu bentuk komitmen UNIKOM dalam memperkuat hubungan dengan dunia pendidikan menengah sekaligus memberikan gambaran nyata mengenai kehidupan akademik di perguruan tinggi kepada para calon mahasiswa. “Kunjungan siswa-siswi SMK Al-Huda Bumi Ayu Brebes ke UNIKOM merupakan bagian dari kegiatan kunjungan industri yang memberikan kesempatan kepada para peserta untuk memperoleh informasi, wawasan, serta inspirasi mengenai dunia pendidikan tinggi. Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa semakin memahami pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Lulusan SMK tidak hanya memiliki peluang untuk langsung memasuki dunia kerja, tetapi juga dapat meningkatkan kompetensi dan daya saing melalui pendidikan tinggi sesuai dengan bidang yang diminati di UNIKOM.

    Sejalan dengan semangat sebagai Digital Entrepreneurial University dan Campus AI Ready, UNIKOM terus menghadirkan lingkungan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, inovasi, dan kecerdasan buatan. “Kami berharap UNIKOM dapat menjadi salah satu pilihan terbaik bagi siswa-siswi SMK Al-Huda Bumi Ayu Brebes untuk melanjutkan pendidikan. Selain didukung program studi yang beragam dan relevan dengan kebutuhan industri, UNIKOM juga menyediakan berbagai peluang beasiswa, baik melalui jalur prestasi, Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, maupun program beasiswa lainnya, sehingga semakin banyak generasi muda yang memiliki kesempatan untuk meraih pendidikan tinggi yang berkualitas”, demikian pungkasnya.

    Pada kesempatan tersebut, peserta memperoleh pemaparan mengenai profil UNIKOM, sistem penerimaan mahasiswa baru, serta berbagai keunggulan program studi yang disampaikan oleh Tim PMB UNIKOM dan para ketua program studi. Materi yang disampaikan memberikan gambaran mengenai kurikulum, prospek karir lulusan, peluang pengembangan kompetensi, serta kesiapan UNIKOM dalam menghadapi perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan. Kegiatan juga berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk berdiskusi langsung dengan narasumber mengenai dunia perkuliahan di UNIKOM.

    Sementara itu, Kepala Program Keahlian Teknik Komputer Jaringan dan Telekomunikasi SMK Al-Huda Bumiayu, Idha Dwi Kusumawati, S.Kom., menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan UNIKOM serta kesempatan bagi para siswa untuk memperoleh pengalaman belajar secara langsung di lingkungan perguruan tinggi. “Saat ini, kami tidak lagi berorientasi bahwa lulusan SMK harus langsung bekerja. Kami juga mendorong para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi agar memiliki kompetensi yang lebih baik dan peluang karir yang semakin luas. Tahun ini kami memilih UNIKOM sebagai tujuan kunjungan karena program studi yang dimiliki sangat relevan dengan kompetensi keahlian di SMK Al-Huda Bumiayu, khususnya pada bidang Teknik Komputer Jaringan dan Telekomunikasi.

    Lebih lanjut, Idha menyampaikan ada sebanyak 80 siswa mengikuti kunjungan tersebut, dan melihat secara langsung berbagai fasilitas yang dimiliki UNIKOM, seperti Perpustakaan, juga Laboratorium Artificial Intelligence (AI) hasil kolaborasi UNIKOM dengan Google. Fasilitas tersebut menjadi salah satu hal yang sangat menarik perhatian. “Pengalaman ini tentu memberikan wawasan baru sekaligus motivasi bagi para siswa untuk terus mengembangkan kompetensi di bidang digital. Kami berharap kunjungan ini dapat membuka pandangan mereka dan mendorong lebih banyak siswa untuk melanjutkan pendidikan di UNIKOM sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan yang siap mencetak lulusan yang mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri”, demikian pungkasnya. Melalui kegiatan kunjungan edukatif ini, UNIKOM kembali menegaskan komitmennya sebagai Digital Entrepreneurial University dan Campus AI Ready yang terus membuka ruang kolaborasi dengan sekolah-sekolah di berbagai daerah. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara pendidikan menengah dan pendidikan tinggi, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang siap melanjutkan studi, berinovasi, dan berdaya saing di era transformasi digital. (Direktorat Hms & Pro)

  • Jaringan Min-Cost Flow untuk Mendeteksi Garis Teks pada Sertifikat

    Penulis: Indra Rianto, Ednawati Rainarli

    Abstrak

    Studi ini bertujuan untuk menggunakan jaringan Min-Cost Flow untuk mendapatkan garis teks dalam proses deteksi karakter pada sertifikat. Penentuan garis teks merupakan bagian dari proses deteksi teks sebelum proses pengenalan kata. Deteksi teks yang muncul pada sertifikat merupakan bagian dari proses ekstraksi informasi otomatis. Keragaman warna, jenis dan ukuran font, serta kompleksitas latar belakang sertifikat membuat deteksi teks pemindai lebih kompleks daripada deteksi karakter optik lainnya. Studi ini menggunakan alat Tesseract untuk mendapatkan kandidat karakter dan menambahkan penggabungan karakter menjadi garis teks menggunakan metode Min-Cost Flow. Untuk meningkatkan kualitas gambar, kami menggunakan teknik penghalusan dengan citra integral. Setelah proses ambang batas dan segmentasi, hasilnya menjadi masukan untuk Tesseract. Tesseract mendeteksi kandidat karakter. Pengujian bervariasi pada skor kepercayaan, nilai ambang batas untuk panjang vertikal dari dua komponen, lebar horizontal, dan perbedaan ukuran font. Hasil terbaik adalah skor kepercayaan minimal 50, lebar horizontal kurang dari 2, panjang vertikal kurang dari 0,2, dan perbedaan ukuran antar huruf kurang dari 2 dengan F-Score 62%. Meskipun F-score kurang dari 70%, kami menemukan bahwa metode Min-Cost Flow dapat memilih objek selain teks yang terdeteksi oleh hasil Tesseract, seperti tanda tangan dan logo. Dengan menggunakan Min-Cost Flow, kita dapat menggabungkan kandidat karakter menjadi satu baris teks untuk diproses lebih lanjut pada pengenalan teks. © 2021 Taylor’s University. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Komponen kandidat; Sertifikat; Min-Cost Flow; Deteksi teks; Baris teks

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85117332547 

  • Persepsi Kemudahan Berjalan Kaki di Lingkungan Sekitar dan Berjalan Kaki untuk Tujuan Tertentu di Kalangan Pengguna Sepeda Motor di Kota Bandung, Indonesia

    Persepsi Kemudahan Berjalan Kaki di Lingkungan Sekitar dan Berjalan Kaki untuk Tujuan Tertentu di Kalangan Pengguna Sepeda Motor di Kota Bandung, Indonesia

    Penulis: Romeiza Syafriharti, Kambaitan B, Ibnu Syabri, Puspita Dirgahayani

    Abstrak

    Penelitian ini dilakukan untuk memprediksi pengaruh persepsi kemudahan berjalan kaki terhadap perilaku berjalan kaki di kalangan pengguna sepeda motor di Bandung, untuk tujuan tertentu. Faktor kemudahan berjalan kaki yang diuji adalah keselamatan, keamanan, dan kenyamanan. Sementara itu, tujuan spesifik saat melakukan aktivitas berjalan kaki adalah berjalan kaki untuk transportasi dan berjalan kaki untuk rekreasi. Regresi logistik biner digunakan untuk menganalisis pengaruh kemudahan berjalan kaki terhadap perilaku berjalan kaki. Dari hasil yang diperoleh, terdapat perbedaan pengaruh persepsi kemudahan berjalan kaki terhadap perilaku berjalan kaki untuk transportasi dan berjalan kaki untuk rekreasi. Selain itu, terdapat juga perbedaan pengaruh kemudahan berjalan kaki berdasarkan jenis kelamin dan kelompok usia. Faktor kemudahan berjalan kaki yang paling berpengaruh terhadap perilaku berjalan kaki orang yang biasanya menggunakan sepeda motor adalah keamanan dan kenyamanan. Meskipun secara statistik pengaruh kemudahan berjalan kaki kecil terhadap perilaku berjalan kaki orang yang biasanya menggunakan sepeda motor, hasilnya signifikan. Hasil ini menunjukkan bahwa kemudahan berjalan kaki di lingkungan sekitar tidak dapat diabaikan. © School of Engineering, Taylor’s University

    Kata kunci penulis

    Kemudahan; Persepsi kemudahan berjalan kaki; Keselamatan; Keamanan; Berjalan kaki untuk rekreasi; Berjalan kaki untuk transportasi

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85121099111 

  • Studi Kasus Kinerja Rumah Kayu Tradisional di Zona Gempa: Desa Tradisional Panjalin, Jawa Barat, Indonesia

    Studi Kasus Kinerja Rumah Kayu Tradisional di Zona Gempa: Desa Tradisional Panjalin, Jawa Barat, Indonesia

    Penulis: Andi Harapan Siregar

    Abstrak

    Rumah tradisional di Desa Panjalin merupakan salah satu rumah vernakular Sundanese, yaitu rumah yang mengadopsi bentuk rumah tradisional Sunda. Banyak rumah tradisional Sunda ditemukan di Pangandaran dan Tasikmalaya. Observasi lapangan yang dilakukan setelah gempa bumi melanda pada tahun 2007 dan 2009 menunjukkan bahwa rumah-rumah tersebut lebih tahan terhadap gempa dibandingkan rumah-rumah yang terbuat dari beton. Rumah tradisional Sunda di Desa Panjalin memiliki kekuatan yang berhubungan dengan gempa bumi, zonasi gempa bumi Standar Nasional Indonesia (SNI), dan jenis tanah. Daerah penelitian dikategorikan dalam Zona III dalam zonasi gempa bumi SNI dan memiliki tanah keras. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dan kuantitatif untuk mendapatkan data dan melakukan analisis. Kualitatif dilakukan dengan berdiskusi dan mengambil foto rumah-rumah tradisional, sedangkan kuantitatif dilakukan dengan pengukuran dan pemodelan menggunakan perangkat lunak. Pemodelan (dengan perangkat lunak) dilakukan pada balok dan kolom rumah tradisional untuk mengetahui kekuatan dan momennya, sebagai masukan untuk gaya keseluruhan dan gaya geser. Perangkat lunak SAP 2000 ver. 14 digunakan untuk melakukan uji simulasi guna mengetahui kekuatan rumah tradisional di Desa Panjalin yang terkait dengan kategori wilayah dan jenis tanahnya. Tujuan makalah ini adalah sebagai masukan bagi masyarakat setempat yang tinggal di daerah rawan gempa, untuk mengetahui (sebagai pembelajaran) tentang kekuatan rumah tradisional mereka yang terkait dengan gempa bumi. Kesimpulannya adalah rumah tradisional yang dibangun tanpa bantuan insinyur dan telah beberapa kali beradaptasi dengan perilaku alam – dalam hal ini, gempa bumi – diuji oleh program komputer yang secara ilmiah dan rasional tahan gempa. © School of Engineering, Taylor’s University

    Kata kunci penulis

    Kekuatan bangunan; Gempa bumi; Zona gempa III; Tanah keras; Desa Panjalin; Rumah tradisional Sundanese

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85121146087 

  • Sistem Pemantauan Bahan Nata De Coco Menggunakan Internet of Things

    Sistem Pemantauan Bahan Nata De Coco Menggunakan Internet of Things

    Penulis: Bobi Kurniawan, Haq A. H, Alvian Sopian

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk menciptakan sistem pemantauan proses pencampuran larutan yang digunakan untuk pembuatan Nata de Coco menggunakan Internet of Things. Proses pembuatan Nata de Coco biasanya mencampur larutan air kelapa dengan cuka dan larutan biji. Proses pencampuran biasanya dilakukan dengan pengukuran manual. Dalam proses pencampuran, pembuat biasanya hanya mengukur jumlah campuran larutan tanpa memperhatikan hasil akhir dan pengaruh suhu serta tingkat keasaman bahan. Hal ini dapat menyebabkan kegagalan proses pencampuran larutan Nata de Coco. Oleh karena itu, agar proses pencampuran dapat dikendalikan dan untuk meningkatkan kualitas dan tingkat keberhasilan campuran, diperlukan sistem yang dapat memantau proses pencampuran dan hasil pencampuran pembuatan Nata de Coco. Metode yang digunakan dalam pembuatan sistem pemantauan ini mengacu pada metode prototipe dengan tahapan komunikasi, perencanaan cepat, desain model, pembuatan prototipe, dan penggunaan sistem. Hasil penelitian ini adalah sebuah sistem yang dapat melakukan proses pencampuran larutan bahan Nata de Coco yang dapat dipantau secara real-time untuk menghasilkan produk unggulan dengan tingkat keasaman yang baik yaitu dengan nilai 3,5 hingga 7,5. Dengan nilai keasaman yang baik, dapat dihasilkan Nata De Coco berkualitas baik. © School of Engineering, Taylor’s University

    Kata kunci penulis

    Internet of things; Manufaktur; Sistem pemantauan

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85124609343 

  • Visualisasi Potensi Kesesuaian Lahan Pertanian Menggunakan Sistem Informasi Geografis Realitas Tertambah (AR-GIS)

    Visualisasi Potensi Kesesuaian Lahan Pertanian Menggunakan Sistem Informasi Geografis Realitas Tertambah (AR-GIS)

    Penulis: Hanhan Maulana, Hideaki Kanai

    Abstrak

    Studi ini bertujuan untuk memvisualisasikan potensi kesesuaian lahan pertanian menggunakan Sistem Informasi Geografis Realitas Tertambah (AR-GIS). AR-GIS dapat memberikan pengalaman imersif kepada pengguna. Wilayah Kabupaten Bandung dipilih sebagai daerah penelitian karena memiliki potensi pertanian yang baik. Tantangan yang memotivasi pengembangan realitas tertambah dalam visualisasi kesesuaian lahan adalah agar petani dapat menggunakan GIS secara praktis untuk membantu pengambilan keputusan. Studi ini memiliki tiga tahapan utama. Tahapan pertama dan kedua mengintegrasikan Analisis Keputusan Multikriteria (MCDA) dengan metode Sistem Informasi Geografis (GIS). Tahapan pertama bertujuan untuk menentukan komoditas potensial menggunakan metode MCDA dengan mempertimbangkan faktor ekonomi, lingkungan, dan karakteristik tanaman. Tahapan kedua menjelaskan proses evaluasi kesesuaian lahan untuk setiap komoditas menggunakan metode GIS. Berdasarkan hasil evaluasi, kubis, kentang, dan bawang bombai merupakan tanaman yang paling sesuai untuk dibudidayakan di daerah penelitian. Hasil ini konsisten dengan data statistik yang menunjukkan bahwa komoditas-komoditas ini memiliki produktivitas tertinggi. Tahap ketiga dari penelitian ini menjelaskan proses visualisasi peta menggunakan realitas tertambah (augmented reality). AR-GIS diharapkan mampu memberikan tampilan visualisasi peta yang lebih baik. Dengan visualisasi peta yang baik, informasi pada GIS dapat mudah dipahami oleh pengguna. Lebih jauh lagi, diharapkan AR-GIS akan memiliki tingkat kegunaan yang tinggi. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata kunci penulis

    Realitas tertambah; Sistem informasi geografis realitas tertambah; Komoditas; Sistem informasi geografis; Analisis keputusan multi-kriteria

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85128131357 

  • Teknologi Mesin Pengupas Jagung untuk Meningkatkan Produktivitas Petani

    Teknologi Mesin Pengupas Jagung untuk Meningkatkan Produktivitas Petani

    Penulis: Senny Luckyardi, Raiswati Unsta Mega, Kevin R, Naufal A. N, Hanifah A. P

    Abstrak

    Jagung merupakan kebutuhan pokok bagi kehidupan manusia dan merupakan komoditas pangan kedua setelah beras. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang mesin pemisah biji jagung menggunakan mesin yang murah dan ringan dengan daya dorong yang kecil. Penelitian ini menggunakan perhitungan sederhana untuk mendapatkan desain optimal mesin pengupas jagung. Mesin pemisah dibuat dengan memotong bahan, mengerjakan mesin, mengelas rangka, memasang dan merakit mesin setelah diperbaiki dan disetel. Langkah selanjutnya adalah menguji kinerja alat dengan memeriksa kapasitas pengupasan. Jika ada kerusakan, akan diperbaiki lagi, tetapi jika tidak, maka mesin siap digunakan. Hasil pengujian kualitas dan kapasitas produksi menunjukkan bahwa perbedaan diameter jagung yang dikupas memengaruhi kapasitas produksi jagung yang dikupas, di mana semakin besar diameter jagung yang dikupas, semakin tinggi kapasitas produksinya. Desain mesin pengupas jagung ini diperkirakan dapat meningkatkan jumlah produksi biji jagung olahan sebesar 20% dari produk yang menggunakan perangkat mekanis di pasaran, dengan daya listrik 0,8952 kW (diperkirakan 1 hp 0,746 kW). Desain fungsional dan cara kerja mesin, yaitu menggunakan energi berbahan bakar minyak, adalah dua tingkat penyortiran: kasar dan halus. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata kunci penulis

    Biologi; Kimia; Pengelolaan lingkungan; Waduk Jangari; Parameter; Fisik; Kualitas air

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85131939125

  • Unikom Jalin Mou Dengan Jizzakh State Pedagogical University Dan Jizzakh Polytechnic Institute, Perluas Jejaring Pendidikan Tinggi Bersama Universitas Di Uzbekistan

    Unikom Jalin Mou Dengan Jizzakh State Pedagogical University Dan Jizzakh Polytechnic Institute, Perluas Jejaring Pendidikan Tinggi Bersama Universitas Di Uzbekistan

    BANDUNG, UNIKOM – Rabu, 15, Juli 2026, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali memperluas jejaring kerja sama internasional melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Jizzakh State Pedagogical University dan Jizzakh Polytechnic Institute, yang turut dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama bersama Chirchik State Pedagogical University, Uzbekistan. Bertempat di Ruang Rektor, Lantai 15 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen UNIKOM dalam memperkuat kolaborasi global di bidang pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia menuju perguruan tinggi berdaya saing internasional. Rombongan kedua universitas disambut langsung oleh Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., didampingi Wakil Rektor IV Bidang Digital & ICT, International Program & Center of Excellence, Direktur International Program, Direktur Hibah dan Pusat Kajian, serta Ketua Divisi Kerja Sama.

    Dalam kesempatan wawancara, Rektor UNIKOM menyampaikan bahwa “Pada kesempatan ini, UNIKOM menerima kunjungan dari tiga perguruan tinggi di Uzbekistan. Kehadiran para guru besar beserta jajarannya merupakan kunjungan lanjutan dari kerja sama yang telah kami bangun sejak tahun lalu. Kami juga telah melakukan kunjungan ke Uzbekistan sebelumnya, sehingga hubungan ini terus berkembang secara berkelanjutan”, tutur Prof. Eddy.

    Lebih lanjut, Prof. Eddy berharap pada tahun ini maupun tahun depan akan kembali terlaksana kunjungan balasan sebagai bentuk penguatan kolaborasi. “Kerja sama ini diharapkan semakin mempererat hubungan kedua institusi sekaligus membuka berbagai peluang untuk saling belajar, bertukar pengalaman, dan mengembangkan program-program akademik yang bermanfaat bagi kedua belah pihak”, demikian pungkas Prof. Eddy.

    Sejalan dengan hal tersebut, Direktur International Program UNIKOM, Dr. Senny Luckyardi, S. P., M.M.., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi internasionalisasi UNIKOM dalam memperluas kolaborasi akademik dengan perguruan tinggi bereputasi di berbagai negara. Menurutnya, kemitraan dengan Jizzakh State Pedagogical University dan Chirchik State Pedagogical University diharapkan tidak hanya berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi dapat diimplementasikan melalui berbagai program nyata yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika kedua institusi.

    Sebagai langkah awal dalam penguatan kemitraan internasional tersebut, UNIKOM terlebih dahulu menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Jizzakh State Pedagogical University dan Jizzakh Polytechnic Institute. Penandatanganan tersebut menjadi tonggak penting dalam membangun kolaborasi akademik yang lebih luas, khususnya di bidang komputasi, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), serta pengembangan pendidikan tinggi yang berorientasi pada kebutuhan global. Melalui kesepakatan ini, kedua institusi berkomitmen menciptakan ekosistem kolaboratif yang mendorong inovasi, pertukaran pengetahuan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

    Ruang lingkup kerja sama yang disepakati meliputi program pertukaran mahasiswa (Student Exchange Program) yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa kedua universitas untuk mengikuti pengalaman akademik dan pertukaran budaya guna memperluas wawasan serta meningkatkan kompetensi global di bidang komputasi dan kecerdasan buatan. Selain itu, kedua institusi juga akan mengembangkan program pertukaran dosen (Faculty Exchange Program) sebagai wadah berbagi keahlian, metode pembelajaran inovatif, pengembangan kurikulum, serta pelaksanaan pengajaran secara kolaboratif.

    Kerja sama tersebut juga mencakup penelitian dan pengembangan bersama (Joint Research and Development Projects), di mana kedua universitas akan berkolaborasi sebagai mitra dalam pelaksanaan berbagai proyek riset, penyusunan proposal penelitian, hingga pengembangan inovasi yang memberikan kontribusi terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tidak hanya itu, kedua institusi akan mengeksplorasi penyelenggaraan program gelar bersama (Joint Degree and Training Programs), pelatihan jangka pendek, serta berbagai workshop di bidang komputasi dan kecerdasan buatan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa maupun tenaga profesional agar mampu menjawab kebutuhan industri global. Selain empat bidang utama tersebut, UNIKOM dan Jizzakh State Pedagogical University juga membuka peluang pengembangan kerja sama lainnya yang akan disepakati bersama sesuai kebutuhan kedua institusi.

    Guru Besar yang mewakili Jizzakh State Pedagogical University dan Jizzakh Polytechnic Institute, Prof. Jalil Khamidov, menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat yang diberikan UNIKOM. Ia menjelaskan bahwa universitasnya memiliki Fakultas Esports (Cyber Sport) yang menaungi berbagai program studi berbasis teknologi, di antaranya Computer Engineering, Software Engineering, Artificial Intelligence, Software Development, serta berbagai disiplin ilmu lainnya di bidang teknologi informasi.

    Menurut Prof. Jalil Khamidov, kolaborasi dengan UNIKOM diharapkan mampu mempererat hubungan akademik kedua institusi melalui pertukaran pengetahuan, penelitian bersama, pengembangan inovasi, serta peningkatan kualitas pendidikan di bidang teknologi informasi. “Kami berharap kerja sama ini dapat memperkuat hubungan akademik antara Jizzakh State Pedagogical University dan Jizzakh Polytechnic Institute bersama UNIKOM. Melalui kolaborasi ini, kedua institusi dapat saling berbagi pengalaman dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan inovasi di bidang teknologi informasi sehingga memberikan manfaat bagi kedua universitas di masa mendatang”, ungkap Prof. Jalil Khamidov. Melalui penandatanganan kerja sama UNIKOM bersama Jizzakh State Pedagogical University dan Jizzakh Polytechnic Institute, UNIKOM kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus Digital Entrepreneurial University yang terus memperluas kolaborasi global dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi. Kemitraan strategis dengan berbagai universitas di dunia diharapkan mampu memperkuat kualitas tridarma perguruan tinggi, memperluas peluang mobilitas akademik sivitas akademika, serta menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing internasional dan siap menghadapi tantangan transformasi digital di era kecerdasan buatan. (Direktorat Hms & Pro)

  • Dampak Manajemen Pengetahuan, Teknologi Informasi, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Pencitraan Perguruan Tinggi terhadap Mutu Pendidikan

    Dampak Manajemen Pengetahuan, Teknologi Informasi, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Pencitraan Perguruan Tinggi terhadap Mutu Pendidikan

    Penulis: Umi Narimawati; Marliana Budhiningtias Winanti; Syahrul Mauluddin; Dadang Munandar; Denok Sunarsi
    DOI: 10.15549/jeecar.v10i6.1505

    Abstrak:
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan memahami pengaruh penerapan manajemen pengetahuan, pemanfaatan teknologi informasi, serta program pengabdian kepada masyarakat terhadap pencitraan perguruan tinggi dan dampaknya terhadap mutu pendidikan secara keseluruhan pada perguruan tinggi swasta (PTS) di wilayah Jawa Barat dan Banten. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei serta metode simple random sampling untuk mengumpulkan data dari 226 dosen perguruan tinggi swasta di Jawa Barat dan Banten. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak PLS versi 3.0 yang berbasis pendekatan Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen pengetahuan tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pencitraan perguruan tinggi, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai t-statistic sebesar 1,594 dan nilai P-value sebesar 0,112. © 2023, Institute of Eastern Europe and Central Asia. Seluruh hak cipta dilindungi.

    Kata Kunci Penulis:
    program pengabdian kepada masyarakat; implementasi manajemen pengetahuan; mutu pendidikan; pencitraan perguruan tinggi; pemanfaatan teknologi informasi

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85178284931

  • Desain Cetak Biru TI dengan Kerangka Kerja TOGAF ADM untuk Pengembangan Sistem Informasi

    Desain Cetak Biru TI dengan Kerangka Kerja TOGAF ADM untuk Pengembangan Sistem Informasi

    Penulis: Rizky Jumansyah, Rangga Sidik Eddy Soeryanto Soegoto

    Abstrak

    Badan Persatuan Nasional dan Politik Kabupaten Kutai Barat saat ini membutuhkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung proses pelayanan yang ada dan memanfaatkan data dan informasi yang ada. Dengan dukungan dan peran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), masyarakat atau pihak yang berkepentingan dapat dengan mudah menemukan atau mengakses data dan informasi yang dibutuhkan. Di sinilah peran arsitektur perusahaan dibutuhkan untuk mendukung kegiatan bisnis utama dan kegiatan bisnis pendukung yang dilakukan oleh organisasi. Tujuan implementasi arsitektur perusahaan adalah untuk menyelaraskan bisnis dan teknologi informasi dengan tujuan organisasi. Implementasi arsitektur perusahaan terkait erat dengan bagaimana suatu organisasi mengembangkan dan membangun arsitektur perusahaannya. Banyak kerangka kerja yang dapat digunakan dalam mendesain perusahaan untuk mendukung berjalannya sistem di dalam perusahaan. Dalam kasus ini, kerangka kerja yang akan digunakan dalam merumuskan dan merencanakan sistem informasi secara strategis di dalam Badan Persatuan Nasional dan Politik Kabupaten Kutai Barat adalah TOGAF (The Open Group Architecture Framework) dengan fokus pada enam komponen arsitektur yang terdiri dari Visi Arsitektur, Arsitektur Bisnis, Arsitektur Sistem Informasi, Arsitektur Teknologi, Peluang dan Solusi, dan Perencanaan Migrasi. TOGAF ADM dapat digunakan untuk membuat cetak biru teknologi untuk suatu perusahaan, di mana cetak biru tersebut dapat digunakan dan menjadi referensi dalam pengembangan perusahaan. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata kunci penulis

    Cetak Biru; Arsitektur Perusahaan; Sistem Informasi; TOGAF ADM 9.1

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85141697703