Tag: Webometrics ranking university

  • Strategi Pemasaran Komoditas Unggulan Lokal dan Kontribusinya terhadap Perekonomian Daerah di Indonesia

    Penulis: Senny Luckyardi ; Eddy Soeryanto Soegoto ; Sri Supatmi ; Lia Warlina ; Faridah Hj Hassan

    DOI: 10.15549/jeecar.v9i1.866

    Abstrak:
    Untuk mendorong pengembangan sektor pertanian daerah, pemanfaatan komoditas unggulan dengan cakupan yang lebih luas dapat dilakukan. Hal ini diyakini akan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap keberlanjutan perekonomian daerah dan nasional. Oleh karena itu, para pemangku kepentingan perlu merumuskan strategi pemasaran yang efektif dan efisien guna menyeimbangkan penawaran dan permintaan produk pertanian serta meningkatkan kesejahteraan petani. Strategi pemasaran di setiap negara dipengaruhi secara berbeda oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi geografis, politik, hingga pola konsumsi masyarakat. Penelitian ini membandingkan strategi pemasaran komoditas pertanian unggulan di Indonesia dan Uzbekistan untuk memperoleh formulasi baru dalam pemasaran produk pertanian. Uzbekistan dipandang sebagai salah satu negara di Asia Tengah yang memiliki banyak kesamaan dengan Indonesia, khususnya dalam sektor pertanian, dan demikian pula sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi pemasaran bagi peningkatan komoditas unggulan daerah serta mengkaji signifikansi kontribusi ekonomi wilayah Garut dalam skala nasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur. Selain itu, dilakukan pula studi kasus dan survei lapangan di wilayah Garut, salah satu sentra pertanian di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang tepat dapat mendorong pertumbuhan ekonomi suatu wilayah tertentu. Temuan ini dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam merumuskan strategi yang efektif untuk menghadapi perekonomian nasional serta dalam memantau efektivitas kinerja petani. © 2022, Institute of Eastern Europe and Central Asia. All rights reserved.

    Author Keywords:
    Pertanian; Komoditas; Pemasaran; Strategi; Keberlanjutan

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85124372114?

  • Perancangan Aplikasi Mobile untuk Pemasaran Digital dan Pengelolaan Tanaman Hortikultura

    Perancangan Aplikasi Mobile untuk Pemasaran Digital dan Pengelolaan Tanaman Hortikultura

    Penulis: Senny Luckyardi ; Ratih Hurriyati ; Disman ; Puspo Dewi Dirgantari

    DOI: –

    Abstrak:
    Sektor pertanian merupakan salah satu sektor strategis yang memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian masyarakat Indonesia. Namun demikian, secara ironis, petani sebagai pelaku utama dalam sektor ini belum sepenuhnya menikmati tingkat kesejahteraan yang memadai. Kondisi tersebut juga terjadi di Kabupaten Garut, yang merupakan kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Jawa Barat, akibat sistem pemasaran dan pengelolaan tanaman hortikultura yang 

    belum terintegrasi. Oleh karena itu, pengembangan aplikasi berbasis mobile untuk meningkatkan pengelolaan tanaman serta sebagai media pemasaran digital diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk hortikultura unggulan di Kabupaten Garut. Penelitian ini dilakukan melalui survei lapangan dan wawancara terhadap 30 petani di Kecamatan Cigedug dan Bayongbong serta perwakilan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Garut. Data sekunder berupa laporan produksi tanaman, peta produksi, alat dan mesin pertanian, serta data pendukung lainnya digunakan untuk memperkuat data primer. Hasil wawancara menunjukkan bahwa kegiatan produksi dan pemasaran hasil hortikultura di Kabupaten Garut masih dilakukan secara konvensional, sehingga akses petani terhadap berbagai informasi dan pasar menjadi sangat terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Informasi Pemasaran berbasis mobile yang dapat membantu pemeliharaan tanaman dan pemasaran hasil pertanian secara terintegrasi. Selain itu, metode pengembangan sistem yang digunakan adalah prototipe. Penelitian ini diharapkan dapat membantu petani dalam memasarkan komoditas pertanian mereka serta menjadi dasar pertimbangan dalam penetapan kebijakan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Garut. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Author Keywords:
    Pertanian; Pemasaran digital; Hortikultura; Manajemen; Aplikasi mobile

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85123353789?

  • Perancangan Smart Portable Farming Kit untuk Budidaya Dalam Ruangan Menggunakan Platform Raspberry Pi

    Perancangan Smart Portable Farming Kit untuk Budidaya Dalam Ruangan Menggunakan Platform Raspberry Pi

    Penulis: Muhammad Izzad Ramli ; Muhammad Azizi Mohd Ariffin ; Zarina Zainol ; Mohd Nazrul Mohd Amin ; Dedeng Hirawan ; Irfan Dwiguna Sumitra ; Nursuriati Jamil

    DOI: 10.47836/pjst.31.4.08

    Abstrak:
    Krisis global dan perubahan iklim telah menyebabkan terjadinya kekurangan pangan yang serius di berbagai belahan dunia. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah pertanian mandiri dengan memanfaatkan teknologi pertanian cerdas (smart farming). Produksi pertanian yang cerdas dan efisien melalui penerapan sensor Internet of Things (IoT), big data, dan layanan komputasi awan telah terbukti memberikan manfaat selama satu dekade terakhir, namun efektivitasnya sangat bergantung pada kondisi lingkungan pertanian suatu negara atau masyarakat. Oleh karena itu, pertanian mandiri dipandang sebagai solusi yang paling memungkinkan untuk menghindari kelangkaan pangan. Sistem pertanian cerdas mampu memantau dan menjaga parameter pertumbuhan penting, seperti pencahayaan, suhu, dan kelembapan, guna memastikan hasil panen yang optimal. Dalam penelitian ini, diusulkan rancangan Smart Portable Farming Kit yang sederhana, ringan, dan tahan lama untuk ditempatkan di dalam ruangan pada kawasan perkotaan. Prototipe ini menggunakan sistem berbasis Internet of Things (IoT) untuk membudidayakan sayuran berumur pendek dan jamur di wilayah perkotaan dengan keterlibatan pengguna yang minimal. Hasil pengujian menunjukkan bahwa rancangan yang diusulkan memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan sistem konvensional, ditunjukkan oleh peningkatan hasil panen jamur. Dengan adanya Smart Portable Farming Kit, pertanian perkotaan menjadi alternatif yang lebih layak untuk meningkatkan ketahanan pangan, serta menjadikan budidaya jamur tiram di kawasan perkotaan lebih mudah dan menguntungkan. © Universiti Putra Malaysia Press.

    Author Keywords:
    Ketahanan pangan; pertanian dalam ruangan; internet of things (IoT); pertanian jarak jauh; komputer papan tunggal; pertanian cerdas; pertanian perkotaan

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85164196034?

  • Perancangan Sistem Informasi untuk Pemeriksaan Stunting pada Anak di Pusat Kesehatan Wijaya Kusumah

    Perancangan Sistem Informasi untuk Pemeriksaan Stunting pada Anak di Pusat Kesehatan Wijaya Kusumah

    Penulis: Gadang Bagasraga ; Habib Muzakki ; Mohammad Reynaldi Rahman ; Efrizal Degriyanto ; Leonardi Paris Hasugian

    DOI: 10.1063/5.0175677

    Abstrak:

    Permasalahan kesehatan pada anak merupakan isu yang sangat penting bagi seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah melalui pusat kesehatan masyarakat perlu memberikan edukasi kepada orang tua, khususnya mereka yang memiliki anak. Dengan berpartisipasi dalam program yang diselenggarakan di pusat kesehatan, orang tua dapat memantau pertumbuhan dan perkembangan anak. Penelitian ini menggunakan metode analisis sistem yang didasarkan pada hasil observasi dan studi literatur. Metode perancangan sistem informasi yang digunakan mengacu pada siklus hidup pengembangan sistem (system development life cycle). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyediakan rancangan sistem yang dapat mempermudah tenaga kesehatan di pusat kesehatan dalam melakukan pemeriksaan stunting pada anak. Melalui perancangan sistem informasi ini, diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah dalam pengembangan sistem informasi pusat kesehatan yang terintegrasi. © 2023 AIP Publishing LLC.


    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85177567848?

  • Analisis Kinerja Pemantauan Kelembapan Tanah pada Tanaman Kentang Menggunakan Topologi Jaringan

    Penulis: Frafana Arifudin Khawas ; Sri Supatmi

    DOI: 10.1063/5.0176475

    Abstrak:

    Kentang merupakan salah satu komoditas hortikultura yang berperan penting dalam mewujudkan ketahanan pangan. Pemantauan kelembapan tanah dalam perawatan tanaman kentang memiliki peranan yang sangat penting terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman tersebut. Terdapat berbagai kendala dalam melakukan pengawasan lahan gambut di Indonesia, sehingga diperlukan metode pemantauan alternatif yang mampu menjangkau lokasi-lokasi yang sulit diakses. Salah satu pendekatan yang digunakan adalah kolaborasi antara teknologi Wireless Sensor Network (WSN) dan Internet of Things (IoT) berbasis mikrokontroler. Penelitian ini bertujuan untuk merancang node sensor kelembapan tanah pada jaringan sensor nirkabel agar sistem memiliki kinerja pemantauan yang optimal, mengimplementasikan Internet of Things (IoT) pada sistem nirkabel sehingga dapat diakses secara jarak jauh, serta membandingkan tingkat akurasi, jangkauan jarak, dan kecepatan pada topologi jaringan tree dan mesh. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif, sedangkan proses pengembangan sistem menggunakan Wireless Sensor Network yang terintegrasi dengan Internet of Things. Sistem ini menggunakan ESP8266 sebagai prosesor pada node sensor yang dirancang dan Raspberry Pi sebagai server dari keseluruhan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dapat dipantau secara jarak jauh dan memudahkan petani dalam mengetahui kondisi kelembapan tanah. Konsep utama penelitian ini adalah perancangan sebuah situs web sebagai antarmuka yang mampu menyajikan informasi dari sensor. Selain itu, penelitian ini juga mencakup perancangan Wireless Sensor Network (WSN) dengan topologi jaringan tree, mesh, dan bus untuk menerima dan mengirimkan data dari node sensor, serta penerapanInternet of Things (IoT) agar sistem dapat dipantau secara jarak jauh dan mempermudah petani dalam mengetahui kelembapan tanah. Pada akhirnya, aplikasi ini hadir sebagai media informasi untuk menentukan komunikasi antar node sensor dalam bidang pertanian. Sistem ini juga memiliki fitur terintegrasi dengan instansi atau wilayah setempat untuk melaporkan kondisi kelembapan tanah pada perkebunan kentang yang melebihi batas kelembapan yang telah ditentukan. © 2023 Author(s).

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85177585726?

  • Aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Mengidentifikasi Distribusi Objek Wisata dan Fasilitas Pendukung yang Berkaitan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

    Penulis: Lia Warlina; Afredi A.

    DOI: 10.17509/ijost.v11i2.89803

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti pola distribusi objek wisata, hotel, dan restoran, serta mengeksplorasi implikasinya terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Kabupaten Lembang. Untuk menganalisis distribusi ini, pendekatan kuantitatif diterapkan menggunakan analisis tetangga terdekat dan teknik Sistem Informasi Geografis (SIG). 38 objek wisata diidentifikasi, termasuk 17 objek wisata alam, 17 objek wisata buatan, dan empat objek wisata budaya; semuanya menunjukkan pola distribusi yang tersebar. Terdapat 32 hotel dengan pola distribusi acak dan 178 restoran yang berkelompok. Objek wisata alam dicirikan oleh medan berbukit, hutan, lembah, dan sungai, yang mengakibatkan pemisahan fisik antara beberapa lokasi. Sebaliknya, atraksi buatan dan budaya cenderung terkonsentrasi di daerah yang lebih mudah diakses, terutama di sepanjang jalur utama. Perlu dicatat, desa-desa seperti Cikahuripan, Cikidang, Mekarwangi, Suntenjaya, Wangunharja, dan Wangunsari memiliki atraksi wisata tetapi kekurangan fasilitas pendukung yang memadai, termasuk hotel dan restoran. Alokasi spasial atraksi wisata, akomodasi, dan restoran secara signifikan memengaruhi pencapaian SDGs. Pariwisata berkontribusi pada 14 dari 17 SDGs, terutama SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), dan SDG 5 (Kesetaraan Gender). © 2026 Tim Pengembang Jurnal UPI.

    Kata kunci penulis:

    GIS; Analisis tetangga terdekat; SDGs; Atraksi wisata

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/105015322980

  • Cara Meningkatkan Produktivitas Tanaman Sayuran Daun Hidroponik dengan Menyeimbangkan Larutan Nutrisi, Total Padatan Terlarut (TDS), dan pH Dilengkapi dengan Tinjauan Pustaka tentang Persyaratan pH & TDS Sayuran Standar untuk Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

    Cara Meningkatkan Produktivitas Tanaman Sayuran Daun Hidroponik dengan Menyeimbangkan Larutan Nutrisi, Total Padatan Terlarut (TDS), dan pH Dilengkapi dengan Tinjauan Pustaka tentang Persyaratan pH & TDS Sayuran Standar untuk Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

    Penulis: Senny Luckyardi; Agis Abhi Rafdhi; Annisa Wulan Sari; Hewa Majeed Zangana; Eddy Soeryato Soegoto

    DOI: 10.17509/ajse.v6i1.89992

    Abstrak

    Studi ini mengeksplorasi cara meningkatkan produktivitas sayuran daun hidroponik dengan menyeimbangkan Total Padatan Terlarut (TDS) dan pH larutan nutrisi. Menggunakan pakcoy dalam sistem rakit apung, penelitian ini menerapkan desain eksperimental terkontrol untuk mengamati bagaimana parameter-parameter ini berinteraksi dalam mendukung pertumbuhan vegetatif dan hasil panen. Pemantauan harian dan penyesuaian tingkat nutrisi dan pH yang cermat ditekankan untuk memastikan penyerapan nutrisi yang optimal. Kondisi TDS dan pH yang seimbang meningkatkan pembentukan daun dan akumulasi biomassa, sementara ketidakseimbangan menyebabkan stres nutrisi dan penghambatan pertumbuhan. Studi ini menawarkan panduan praktis bagi petani untuk menyinkronkan TDS dan pH secara real-time guna meningkatkan pengelolaan nutrisi. Temuan ini berkontribusi pada hidroponik presisi yang selaras dengan pertanian berkelanjutan, khususnya mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) untuk SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui produksi pangan yang efisien dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dengan mendorong penggunaan input pertanian secara optimal. © 2026 Universitas Pendidikan Indonesia.

    Kata kunci penulis

    Hidroponik; Sayuran berdaun; pH; Tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs); Total padatan terlarut (TDS)

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/105018607274

  • Meningkatkan Kepercayaan dalam Keuangan Digital: Blockchain dan AI untuk Solusi Fintech yang Aman dan Transparan

    Meningkatkan Kepercayaan dalam Keuangan Digital: Blockchain dan AI untuk Solusi Fintech yang Aman dan Transparan

    Penulis: Senny Luckyardi; Muhamad Fahrezi; Eddy Soeryanto Soegoto

    Abstrak

    Perkembangan cepat teknologi keuangan (FinTech) tidak hanya menghadirkan berbagai inovasi, tetapi juga memunculkan isu terkait keamanan, transparansi, dan tingkat kepercayaan pengguna. Penelitian ini mengkaji peran blockchain dan Artificial intelligence (AI) dalam memperkuat kepercayaan pada sistem keuangan digital melalui peningkatan keamanan, optimalisasi deteksi penipuan, serta pemenuhan aspek kepatuhan regulasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis tinjauan sistematis, studi ini menganalisis integrasi kedua teknologi tersebut dalam operasional keuangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa blockchain berkontribusi dalam memperkuat keamanan transaksi melalui mekanisme desentralisasi dan karakteristik data yang sulit dimodifikasi, sehingga menjamin integritas informasi. Di sisi lain, AI berperan penting dalam meningkatkan efektivitas deteksi penipuan dan evaluasi risiko melalui pemanfaatan analitik prediktif serta algoritma pembelajaran mesin. Sinergi antara kemampuan blockchain dalam menjaga keutuhan data dan kapasitas AI dalam memproses serta menganalisis data berskala besar secara waktu nyata menjadi faktor kunci dalam peningkatan keandalan sistem. Penelitian ini menegaskan bahwa penerapan blockchain dan AI berpotensi memperkuat kepercayaan konsumen, memperluas inklusi keuangan, serta meningkatkan ketahanan ekosistem keuangan digital. Meskipun demikian, tantangan seperti kompleksitas regulasi, tingginya biaya integrasi, dan isu interoperabilitas masih perlu diatasi guna mendukung adopsi teknologi secara lebih luas. © Fakultas Teknik, Universitas Taylor.

    Kata kunci penulis

    Artificial intelligence (AI); Blockchain; Keuangan digital; Deteksi penipuan; Kepatuhan regulasi

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/105001500348

  • Meningkatkan Kepercayaan dalam Keuangan Digital: Blockchain dan AI untuk Solusi Fintech yang Aman dan Transparan

    Penulis: Senny Luckyardi; Muhamad Fahrezi; Eddy Soeryanto Soegoto

    Abstrak

    Perkembangan cepat teknologi keuangan (FinTech) tidak hanya menghadirkan berbagai inovasi, tetapi juga memunculkan isu terkait keamanan, transparansi, dan tingkat kepercayaan pengguna. Penelitian ini mengkaji peran blockchain dan Artificial intelligence (AI) dalam memperkuat kepercayaan pada sistem keuangan digital melalui peningkatan keamanan, optimalisasi deteksi penipuan, serta pemenuhan aspek kepatuhan regulasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis tinjauan sistematis, studi ini menganalisis integrasi kedua teknologi tersebut dalam operasional keuangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa blockchain berkontribusi dalam memperkuat keamanan transaksi melalui mekanisme desentralisasi dan karakteristik data yang sulit dimodifikasi, sehingga menjamin integritas informasi. Di sisi lain, AI berperan penting dalam meningkatkan efektivitas deteksi penipuan dan evaluasi risiko melalui pemanfaatan analitik prediktif serta algoritma pembelajaran mesin. Sinergi antara kemampuan blockchain dalam menjaga keutuhan data dan kapasitas AI dalam memproses serta menganalisis data berskala besar secara waktu nyata menjadi faktor kunci dalam peningkatan keandalan sistem. Penelitian ini menegaskan bahwa penerapan blockchain dan AI berpotensi memperkuat kepercayaan konsumen, memperluas inklusi keuangan, serta meningkatkan ketahanan ekosistem keuangan digital. Meskipun demikian, tantangan seperti kompleksitas regulasi, tingginya biaya integrasi, dan isu interoperabilitas masih perlu diatasi guna mendukung adopsi teknologi secara lebih luas. © Fakultas Teknik, Universitas Taylor.

    Kata kunci penulis

    Artificial intelligence (AI); Blockchain; Keuangan digital; Deteksi penipuan; Kepatuhan regulasi

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/105001500348

  • Sistem Pemantauan Tanaman Cabai Menggunakan Teknologi Deteksi Objek YOLO

    Sistem Pemantauan Tanaman Cabai Menggunakan Teknologi Deteksi Objek YOLO

    Penulis: Harun Sujadi; Budiman B.; Nunu Nurdiana; Dony Susandi; Elba Ghiffari Fitriasina; Trustorini Handayani

    Abstrak

    Pertanian tradisional dalam budidaya cabai seringkali membutuhkan bantuan dalam memantau kondisi tanaman secara efisien. Petani umumnya menggunakan metode manual untuk mengidentifikasi hama dan menentukan kebutuhan nutrisi tanah, yang seringkali tidak akurat dan memakan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas budidaya cabai dengan menerapkan teknologi pertanian cerdas menggunakan algoritma YOLO (You Only Look Once) untuk deteksi hama daun secara real-time. Metode yang digunakan adalah pengembangan sistem, yang meliputi pengumpulan data, pelatihan model, dan evaluasi kinerja sistem. Hasil uji menunjukkan bahwa teknologi YOLO dapat mengidentifikasi hama dengan akurasi yang cukup tinggi, memungkinkan petani untuk mengambil tindakan cepat dan tepat. Penerapan pertanian cerdas diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, mengurangi kerugian akibat hama, dan mendukung praktik pertanian berkelanjutan. Kontribusi utama penelitian ini adalah pengembangan sistem pemantauan berbasis YOLO yang dapat mendukung efisiensi budidaya cabai di Indonesia. © Fakultas Teknik, Universitas Taylor.

    Kata kunci penulis

    Pertanian; Tanaman Chili; Penelitian dan pengembangan; Pertanian cerdas; YOLO

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/105002405701