Tag: universitas komputer indonesia

  • Selamat Melaksanakan UAS 2026

    Selamat Melaksanakan UAS 2026

    “Education Is Not the Learning of Facts, But the Training of the Mind to Think.” -Albert Einstein

    ​Selamat menempuh Ujian Akhir Semester. Jangan lupa jaga kesehatan, atur waktu belajar dengan baik, dan teliti saat mengerjakan soal.

    ​Semangat berjuang! Tunjukkan hasil terbaikmu, karena usaha tidak akan mengkhianati hasil! 🚀

  • Direktorat Inkubator, Bisnis dan KUMKM (INBISKOM) UNIKOM  Gelar Market Day, Dorong Penguatan Ekosistem  Kewirausahaan KUMKM Kampus

    Direktorat Inkubator, Bisnis dan KUMKM (INBISKOM) UNIKOM Gelar Market Day, Dorong Penguatan Ekosistem  Kewirausahaan KUMKM Kampus

    BANDUNG, UNIKOM — Direktorat Inkubator dan Bisnis Koperasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (INBISKOM) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan kegiatan Market Day selama dua hari, pada Rabu dan Kamis, 28 – 29 Januari 2026. Kegiatan tersebut digelar dengan tujuan sebagai ruang interaksi bisnis sekaligus etalase produk kewirausahaan sivitas akademika dan mitra UMKM.

    Bertempat di Lobby Smart Building UNIKOM, Market Day INBISKOM UNIKOM menjadi wadah strategis dalam mendorong penguatan ekosistem kewirausahaan berbasis kampus, khususnya dalam mendukung pengembangan usaha mahasiswa, alumni, serta pelaku UMKM binaan. Sekitar 120 tenant UMKM yang berasal dari sivitas akademika dan mahasiswa UNIKOM, dengan beragam jenis usaha, mulai dari berbagai makanan dan minuman, produk kreatif dan aksesoris, fashion, hingga layanan jasa dan usaha berbasis digital.

    Pada hari pertama, kegiatan Market Day diawali dengan sambutan Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. H.C. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T. Dalam sambutan pembukaannya, Prof. Eddy menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas terselenggaranya Market Day sebagai wujud nyata implementasi pembelajaran kewirausahaan dan bisnis berbasis praktik di lingkungan kampus. Ia menekankan pentingnya mendorong mahasiswa untuk berani memulai usaha sejak dini, meskipun dari skala kecil, sebagai bagian dari proses menuju kemandirian ekonomi serta penciptaan lapangan kerja baru.

    Usai sambutan Rektor UNIKOM, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pemotongan pita oleh Rektor UNIKOM yang didampingi para Wakil Rektor, Dekan, serta Direktur INBISKOM. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, Moch. Danny Fulton, S.Hut., M.Eng., M.Sc. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan agar mahasiswa UNIKOM ke depannya tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan melalui ide-ide yang kreatif, inovatif, dan berbasis teknologi.

    Selanjutnya, kegiatan diisi dengan sesi talkshow kewirausahaan yang menghadirkan Wakil Rektor IV UNIKOM Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program & Center of Excellence, Prof. Zainal Arifin Hasibuan, Ph.D., sebagai narasumber utama. Sesi ini dipandu oleh Direktur INBISKOM UNIKOM, Prof. Dr. Lilis Puspitawati, S.E., M.Si., Ak., CA., dengan mengangkat tema seputar entrepreneurship dan bisnis digital di era kontemporer.

    Dalam pemaparannya, Prof. Zainal menyoroti peran strategis UMKM dalam struktur perekonomian nasional. Prof. Zainal juga menjelaskan bahwa lebih dari 97 persen peluang kerja di Indonesia berasal dari sektor usaha mikro, kecil, dan menengah, sehingga penguatan UMKM menjadi kunci utama dalam penyediaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi. Selain itu, Prof. Zainal  menekankan pentingnya adaptasi UMKM terhadap transformasi digital, penguatan branding, serta pemanfaatan platform daring agar produk mampu bersaing tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional hingga internasional.

    Memasuki hari ke dua, selain disemarakkan oleh berbagai tenant dari para pebisnis UMKM, agenda talkshow menghadirkan Gerry Permana Santosa, S.IP., sebagai narasumber yang membahas pengembangan usaha, strategi pemasaran, serta peluang bisnis di tengah dinamika ekonomi kreatif dan digital. Antusias peserta tampak dalam setiap sesi talkshow Market Day. Selain diisi dengan diskusi inter aktif, narasumber pun menyempatkan diri untuk berkeliling ke setiap tenant untuk berdiskusi dengan para peserta, serta menyampaikan tips-tips sukses usaha secara langsung kepada para peserta sesuai dengan bidang usahanya masing-masing.

    Melalui penyelenggaraan Market Day tersebut, Direktorat INBISKOM UNIKOM menegaskan komitmennya dalam mendukung pembinaan kewirausahaan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai motor penggerak ekonomi kreatif dan UMKM berbasis inovasi. (Direktorat Hms & Pro)

  • Mengintegrasikan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dengan Peran Pemangku Kepentingan dalam Proyek Usaha Kecil dan Menengah (UKM): Studi Kasus PT Chevron Geothermal Indonesia

    Mengintegrasikan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dengan Peran Pemangku Kepentingan dalam Proyek Usaha Kecil dan Menengah (UKM): Studi Kasus PT Chevron Geothermal Indonesia

    Penulis: Surya, Desayu Eka; Mahmud, Wan Amizah Wan 

    DOI: 10.17576/JKMJC-2025-4101-18

    Abstrak:

    Studi ini mengeksplorasi integrasi Corporate Social Responsibility (CSR) dan Stakeholder Theory dalam proyek-proyek usaha kecil dan menengah (UKM) PT Chevron Geothermal Indonesia (PT CGI) di Desa Samarang dan Desa Pasirwangi Garut, Pulau Jawa, Indonesia. CSR telah menjadi alat strategis bagi bisnis untuk mempromosikan pemberdayaan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana inisiatif Super Chicken, perkebunan pisang, dan budidaya jamur PT CGI selaras dengan kepentingan stakeholder, sehingga memastikan pembangunan berkelanjutan. Berdasarkan Stakeholder Theory, yang menyatakan bahwa bisnis harus memperhatikan kepentingan berbagai stakeholder, penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, mengumpulkan data melalui wawancara semi-terstruktur, analisis dokumen, dan observasi langsung. Enam belas informan kunci, termasuk perwakilan PT CGI, pejabat pemerintah daerah, dan penerima manfaat UKM, berpartisipasi dalam penelitian yang dilakukan antara Januari dan Juli 2016. Temuan menunjukkan bahwa keterlibatan stakeholder sangat penting untuk keberhasilan CSR. Proyek Super Chicken meningkatkan ketahanan pangan dan pendapatan lokal, inisiatif perkebunan pisang meningkatkan keberlanjutan pertanian, dan proyek budidaya jamur memberikan peluang ekonomi, khususnya bagi perempuan dan kelompok marginal. Inisiatif-inisiatif ini menggambarkan tujuan CSR dalam pembangunan berbasis komunitas, penciptaan nilai yang dicapai melalui pertumbuhan ekonomi dan pengembangan keterampilan, serta saling ketergantungan antara bisnis dan komunitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa CSR paling efektif bila diimplementasikan melalui model yang digerakkan oleh stakeholder, yang mendorong kemandirian jangka panjang dan penciptaan nilai bersama. Penelitian ini berkontribusi pada literatur CSR dan Stakeholder Theory dengan memberikan wawasan tentang bagaimana perusahaan dapat mendorong pembangunan berkelanjutan melalui strategi CSR kolaboratif yang berorientasi pada tujuan. © 2025, Penerbit Universiti Kebangsaan Malaysia. All rights reserved.

    Keywords: Corporate social responsibility; PT Chevron Geothermal Indonesia; Usaha Kecil dan Menengah (UKM); stakeholder theory; pengembangan berkelanjutan


    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105003189150

  • Kesejahteraan Sosial Masyarakat Pedesaan sebagai Fungsi Pemberdayaan Pekerja Sosial

    Kesejahteraan Sosial Masyarakat Pedesaan sebagai Fungsi Pemberdayaan Pekerja Sosial

    Penulis: Kurniasih, Dewi; Anjani, Maisya Chaluela 

    DOI: 10.29333/ejecs/2350

    Abstrak:

    Pekerja sosial memainkan peran penting dalam meningkatkan standar hidup masyarakat pedesaan. Mengingat peran penting layanan pekerjaan sosial dalam menangani potensi masalah kemiskinan dan kondisi ekonomi yang buruk di masyarakat pedesaan, khususnya di negara-negara berkembang, penelitian ini mengintegrasikan pandangan penargetan berbasis komunitas dengan teori pemberdayaan untuk menentukan peran pekerja sosial dalam mencapai kesejahteraan masyarakat di daerah pedesaan. Menggunakan data survei rumah tangga pedesaan sejumlah 597 rumah tangga dari 15 komunitas pedesaan di dua provinsi di Indonesia, data tersebut dianalisis menggunakan alat statistik modern, yaitu SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan kerja, keterampilan dan variasi, serta keselarasan moral pekerja sosial dengan masyarakat pedesaan meningkatkan kualitas pemberdayaan mereka. Pemberdayaan pekerja sosial lebih lanjut mentransmisikan pentingnya peran mereka dalam membantu masyarakat pedesaan mewujudkan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan dengan menyediakan kebutuhan dasar berupa pendidikan, fasilitas kesehatan, kesempatan kerja, dan lain-lain. Temuan penelitian ini berguna bagi praktisi dan pembuat kebijakan, khususnya untuk fokus pada program pembangunan masyarakat pedesaan dengan memanfaatkan upaya pekerja sosial dan memperluas jaringan sosial mereka untuk mendapatkan manfaat maksimal. © 2025, Florida Gulf Coast University. All rights reserved.

    Author Keywords:kesejahteraan masyarakat; penargetan berbasis komunitas; pemberdayaan; keselarasan moral; komunitas pedesaan; keterampilan; pekerja sosial


    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105004284382

  • Model dan Analisis Sistem Energi Penyearah RF Multi-level Multi-frekuensi untuk Perangkat Aplikasi Catu Daya Rendah

    Model dan Analisis Sistem Energi Penyearah RF Multi-level Multi-frekuensi untuk Perangkat Aplikasi Catu Daya Rendah

    Penulis: Budi Herdiana; Bobi Kurniawan

    DOI: 10.12928/TELKOMNIKA.v15i1.4051

    Abstrak

    Energi berkelanjutan untuk perangkat elektronik seluler selalu dibutuhkan karena kapasitas baterai penyimpanan energi pada perangkat elektronik seluler terbatas hanya untuk beberapa jam waktu penggunaan. Untuk mendapatkan waktu operasi yang lama dari perangkat elektronik seluler, sumber energi harus selalu terhubung ke perangkat. Dalam makalah ini, kami mengusulkan metode pengisian energi melalui catu daya operasi nirkabel menggunakan gelombang mikro (RF) yang dipancarkan oleh udara multi-frekuensi. Rangkaian penyearah RF ke DC merupakan komponen utama untuk mengubah gelombang RF menjadi arus listrik (DC). Model Dickson digunakan sebagai pendekatan yang unggul, termasuk rangkaian seri sederhana, faktor riak DC rendah, dll. Desain, analisis, dan eksperimen dari rangkaian penyearah telah dilakukan dan disajikan dalam makalah ini. Dalam pengukuran, perangkat elektronik mobile ditempatkan pada jarak sekitar 5 meter dari sumber energi dengan tegangan sistem DC 3,7V, dan telah diperoleh frekuensi kerja antara 825 – 960MHz dengan nilai PCE 12-33%, dan faktor riak ± 0,01%. Waktu pengisian energi yang dibutuhkan sekitar 4 jam di ruang percobaan penelitian, dan sekitar 11 jam di luar ruangan telah diamati. Berdasarkan hasil ini, metode pengisian energi nirkabel untuk perangkat elektronik mobile merupakan metode potensial untuk menyelesaikan masalah energi berkelanjutan dan teknologi hijau yang didukung oleh sebagian besar program. © 2017 Universitas Ahmad Dahlan.

    Kata kunci penulis:

    Sirkuit penyearah RF ke DC; Energi berkelanjutan; Model Dickson; Pengisian energi nirkabel


    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85022207477

  • Inovasi Layanan untuk Pasokan Bahan Bakar Berkelanjutan Menggunakan Teknologi Sistem Siber Fisik Sosial

    Inovasi Layanan untuk Pasokan Bahan Bakar Berkelanjutan Menggunakan Teknologi Sistem Siber Fisik Sosial

    Penulis: Suhardi; Anastasia Rose Adellina; Marini Wulandari; Jaka Sembiring; Leonardi Paris Hasugian

    DOI: 10.1109/ICEEI.2017.8312424

    Abstrak

    Indonesia termasuk dalam daftar dua puluh negara dengan konsumsi energi bahan bakar fosil tertinggi. Masyarakat Indonesia sangat bergantung pada keberlanjutan pasokan bahan bakar ini. SPBU dan PT Pertamina (Persero) di Indonesia memainkan peran yang sangat penting dalam rantai pasokan bahan bakar domestik. Menurut analisis Badan Pengatur Hilir Migas, pihak-pihak ini masih menghadapi satu masalah besar, yaitu menjaga keberlanjutan pasokan bahan bakar minyak ke seluruh negeri. Sementara itu, rantai pasokan terintegrasi saat ini hanya sepenuhnya mencakup sektor hulu. Hal ini menyisakan masalah yang belum terselesaikan. Salah satu hal penting dalam menjaga keberlanjutan rantai pasokan adalah pengendalian persediaan. Pengendalian persediaan yang baik akan menjaga keberlanjutan pasokan bahan bakar kepada masyarakat yang menjadi nilai dalam layanan SPBU. Pengendalian persediaan cerdas menggunakan teknologi sebagai komponennya. Karena teknologi sistem siber-fisik-sosial (CPSS) telah dikenal memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah kehidupan sehari-hari melalui otomatisasi aktivitas dan aliran informasi yang andal, maka perlu diusulkan implementasi CPSS dalam sistem pengendalian persediaan sebagai inovasi layanan di SPBU umum untuk memecahkan masalah dan memenuhi tujuan layanan prima dan kepuasan pelanggan. © 2017 IEEE.

    Kata kunci penulis:

    Sistem siber-fisik-sosial; pasokan bahan bakar; pengendalian persediaan; inovasi layanan

    Kata kunci terindeks:

    Istilah terkontrol teknik:

    Kepuasan pelanggan; Sistem Siber-Fisik; Pemanfaatan energi; Bahan bakar fosil; Pembangunan berkelanjutan

    Istilah tidak terkontrol teknik:

    Sistem siber-fisik-sosial; Siber-fisik; Konsumsi energi; Energi bahan bakar fosil; Pasokan bahan bakar; SPBU; Indonesia; Inovasi layanan; Sistem sosial; Bahan bakar berkelanjutan

    Judul utama teknik:

    Supply Chain


    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85050805003

  • Penerapan Konsep Bangunan Hijau di Area Basement Universitas Komputer Indonesia

    Penerapan Konsep Bangunan Hijau di Area Basement Universitas Komputer Indonesia

    Penulis: Herman S. Soegoto; Wanita Subadra Abioso

    DOI: 10.1051/matecconf/201819708014

    Abstrak

    Salah satu aspek yang perlu dipertimbangkan dalam pembangunan gedung, khususnya gedung bertingkat, adalah aspek efisiensi energi yang terutama akan digunakan untuk pemanfaatan energi listrik. Insinyur bangunan akan berusaha memenuhi harapan pemilik bangunan dengan menciptakan desain bangunan yang dapat membantu menghemat lebih banyak energi serta menurunkan biaya operasional. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis manfaat dan biaya dari pembangunan gedung dengan mempertimbangkan aspek efisiensi energi dengan menerapkan studi kasus pada tiga unit basement yang terletak di Universitas Komputer Indonesia. Penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif untuk mengevaluasi instalasi dan penghematan biaya energi dari sistem dan peralatan sirkulasi udara basement. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bangunan, khususnya area basement, yang memiliki sirkulasi udara yang cukup baik dan sistem kontrol hidup-mati kipas udara yang presisi, dapat mengurangi biaya listrik dari pengoperasian exhaust fan dan fresh air blower secara terus menerus. © Para Penulis, diterbitkan oleh EDP Sciences, 2018.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol teknik

    Udara; Analisis biaya manfaat; Efisiensi energi; Komputasi hijau; Sistem kontrol hidup-mati

    Istilah tidak terkontrol teknik

    Manfaat dan biaya; Insinyur bangunan; Pemilik bangunan; Biaya listrik; Energi listrik; Penghematan biaya energi; Bangunan bertingkat; Efisiensi daya

    Judul utama teknik

    Bangunan
    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85053800611

  • Prototipe Alat Uji Emisi untuk Kendaraan Kategori L3

    Prototipe Alat Uji Emisi untuk Kendaraan Kategori L3

    Penulis: Hirawan D. ; Sidik P.

    DOI: 10.1088/1757-899X/407/1/012099

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk membantu Departemen Perhubungan dalam menyediakan alat uji emisi yang terjangkau dan dapat digunakan oleh masyarakat, yaitu alat uji emisi portabel. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan mengukur karbon monoksida (Co), hidrogen (HC), dan nitrogen oksida (NOx) menggunakan sensor yang terhubung ke smartphone. Hasil penelitian berupa prototipe alat uji emisi kendaraan kategori L3 atau sepeda motor. Masalahnya adalah harga alat uji emisi kendaraan yang mahal. Kemudian, perbandingan antara alat uji emisi dengan kendaraan tidak dapat dibandingkan satu sama lain. Oleh karena itu, perlu dikembangkan alat uji emisi alternatif. Prototipe alat uji emisi kendaraan ini menggunakan pendekatan parameter yang sama dengan alat uji yang sudah ada. Alat ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menguji emisi kendaraan pribadi, sebelum diuji oleh Departemen Perhubungan. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol teknik

    Karbon monoksida; Nitrogen oksida

    Istilah tidak terkontrol teknik

    Departemen Perhubungan; Pengujian emisi; Metode eksperimental; Kendaraan pribadi; Kendaraan prototipe; Alat uji; Emisi kendaraan

    Judul utama teknik

    Kendaraan
    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85054817777

  • Implementasi Kontrol Jarak Jauh Sistem Rumah Tenaga Surya Berbasis Arduino Melalui Smartphone

    Implementasi Kontrol Jarak Jauh Sistem Rumah Tenaga Surya Berbasis Arduino Melalui Smartphone

    Penulis: Herdiana B. ; Sanjaya I.F.

    DOI: 10.1088/1757-899X/407/1/012088

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengimplementasikan kontrol jarak jauh sistem rumah tenaga surya. Implementasi Internet of Things dalam penelitian ini digunakan untuk mendukung desain sistem pemantauan untuk mengontrol beban daya listrik yang dihasilkan oleh panel surya. Desain sistem dimulai dengan studi perbandingan lapangan dan kemudian disimulasikan sebelum diproduksi dan diuji parameter sistem yang meliputi arus, daya, dan durasi waktu ketika perangkat terhubung untuk mengontrol beban daya melalui jaringan internet. Teknik yang digunakan adalah dengan menggabungkan nilai arus dan tegangan yang diukur oleh sensor arus dan tegangan sebagai nilai daya yang digunakan. Hasil menunjukkan bahwa selama pengisian energi dalam 10 jam diperoleh daya rata-rata 1,35 Watt ketika daya maksimum diukur sebesar 5,2 Watt. Pada saat pengosongan, energi cadangan baterai mampu menyalakan 4 beban lampu selama 30 menit dengan arus dan konsumsi daya rata-rata masing-masing 1,16 A dan 14,35 Watt ketika proses pengiriman data dari mikrokontroler ke server web dilakukan dalam ± 7,9 detik. Oleh karena itu, sistem yang dirancang untuk bekerja dengan baik dan mampu memberikan kemudahan bagi pengguna dalam mengontrol dan mengendalikan penggunaan daya secara real-time pada jarak yang sangat jauh. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol teknik

    Manajemen beban listrik; Komputasi hijau; Kontrol daya; Bangunan tenaga surya

    Istilah tidak terkontrol teknik

    Daya rata-rata; Studi perbandingan; Kontrol melalui internet; Tenaga listrik; Daya maksimum; Sistem pemantauan; Sistem rumah tenaga surya; Sensor tegangan

    Judul utama teknik

    Kontrol sistem tenaga listrik


    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85054822598

  • Lampu LED Portabel

    Lampu LED Portabel

    Penulis: Sutono

    DOI: 10.1088/1757-899X/407/1/012085

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mendesain Lampu LED Portabel dalam mengatasi masalah kebutuhan sumber daya dan penerangan untuk kegiatan luar ruangan seperti berkemah, mendaki gunung, atau perjalanan jauh. Peralatan ini terdiri dari sel surya yang mengisi daya melalui pengontrol pengisian untuk menyalakan lampu LED atau mengisi ulang baterai ponsel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengisian mengambang (float charging) dengan menggunakan komponen utama regulator tegangan LM7805. Baterai pengisi daya yang digunakan adalah Li-Ion (Lithium-Ion) yang lebih murah, mudah dirawat, dan tidak mengandung zat berbahaya sehingga cukup aman jika dibandingkan dengan Ni-Cd (Nikel-Kadmium) dan Ni-MH (Nikel-Metal Hidrida). Keunggulan sistem yang dibuat ini adalah baterai lithium dapat diisi ulang muatan listriknya dengan menggunakan sumber daya sel surya dan jaringan listrik PLN. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol teknik

    Paduan biner; Paduan kadmium; Pengisian daya (baterai); Jaringan transmisi daya listrik; Hidrida; Dioda pemancar cahaya; Senyawa nikel; Baterai nikel metal hidrida; Sel surya; Regulator tegangan

    Istilah tidak terkontrol teknik

    Pengontrol pengisian daya; Pengisian daya mengambang; Zat berbahaya; Pendakian gunung; Nikel metal hidrida; Aktivitas luar ruangan; Baterai telepon; Sumber daya

    Judul utama teknik

    Baterai lithium-ion


    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85054857936