Tag: universitas komputer indonesia

  • Perkuat Transformasi Digital dan Mobilitas Akademik UNIKOM Jalin Kerja Sama Internasional dengan University of the Philippines Mindanao

    Perkuat Transformasi Digital dan Mobilitas Akademik UNIKOM Jalin Kerja Sama Internasional dengan University of the Philippines Mindanao

    BANDUNG, UNIKOM – Selasa, 13 Januari 2026, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) resmi menjalin kerja sama internasional dengan University of the Philippines Mindanao melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang digelar di Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Davao City, Filipina, dan disiarkan secara hybrid melalui Zoom, kegiatan MoU tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan akademik antara Indonesia dan Filipina, khususnya dalam bidang pendidikan tinggi, riset, dan inovasi berbasis teknologi.

    Penandatanganan MoU tersebut diwakili oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Davao City, Agus Trenggono, yang hadir bersama jajaran Konsulat Jenderal Republik Indonesia Davao City sebagai bentuk dukungan diplomatik terhadap penguatan kerja sama pendidikan tinggi antara Indonesia dan Filipina. Hadir pula secara daring, jajaran pimpinan Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM), yaitu Deputi Wakil Rektor IV, Adam Mukharil Bachtiar, S.Kom., M.T., Ph.D., Direktur International Program, Dr. Senny Luckyardi, S.P., M.M., Direktur PTDSI, Irfan Dwiguna Sumitra, S.Kom., M.Kom., Ph.D., serta Ketua Divisi Kerja Sama, Dr. Henike Primawanti, M.I.Pol. Sementara itu, dari pihak University of the Philippines Mindanao, kegiatan dihadiri oleh Prof. Lyre Anni E. Murao, Chancellor UP Mindanao, beserta para pejabat universitas.

    Deputi Wakil Rektor IV UNIKOM, Adam Mukharil Bachtiar, S.Kom., M.T., Ph.D., yang dalam kapasitasnya mewakili Wakil Rektor IV Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program & Center of Excellence, Prof. Zainal Arifin Hasibuan, Ph.D., dalam sambutan pembukanya mengungkapkan bahwa Indonesia dan Filipina memiliki kedekatan historis, kultural, dan regional sebagai sesama negara di Asia Tenggara. Kedekatan tersebut menjadi fondasi kuat bagi penguatan kolaborasi akademik yang responsif terhadap tantangan global dan kebutuhan kawasan. “MoU ini bukan sekadar dokumen formal, melainkan jembatan strategis untuk memperluas mobilitas dosen dan mahasiswa, mengembangkan penelitian bersama, serta mendorong berbagai inisiatif akademik lintas disiplin. Kolaborasi ini diharapkan mampu mengintegrasikan potensi regional dengan jejaring pengetahuan global guna menciptakan dampak yang berkelanjutan”, demikian ungkapnya.

    Lebih lanjut, Adam Ph.D., menyebut bahwa UNIKOM, sebagai perguruan tinggi yang berfokus pada sains, teknologi, inovasi, dan riset terapan, memandang kemitraan tersebut sebagai langkah konkret dalam memperkuat transformasi digital dan internasionalisasi institusi.

    Sejalan dengan hal tersebut, Direktur International Program, Dr. Senny menyampaikan, “saya berharap penandatanganan MoU ini tidak sekadar menjadi formalitas administratif, melainkan menjadi tonggak penting bagi kedua institusi. Momentum ini juga membuka ruang bagi dosen dan tenaga kependidikan untuk membangun kolaborasi yang lebih erat, produktif, dan berkelanjutan. Kami optimis kerja sama ini dapat diimplementasikan secara aktif melalui berbagai program konkret yang memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak”, tutur Dr. Senny.

    Sementara itu, Konsulat Jenderal RI Davao City, Agus Trenggono, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama antara UNIKOM dan University of the Philippines Mindanao. Ia menekankan bahwa kolaborasi pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam mempererat hubungan bilateral Indonesia–Filipina, khususnya dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi. Menurutnya, kerja sama antar perguruan tinggi seperti ini akan memperkuat people-to-people contact yang menjadi fondasi hubungan jangka panjang kedua negara. KJRI Davao City juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung implementasi program-program turunan dari MoU agar dapat berjalan secara konkret, berkelanjutan, dan saling menguntungkan.

    Berdasarkan kesepahaman yang telah disepakati, ruang lingkup kerja sama melalui MoU tersebut meliputi: program pertukaran mahasiswa yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa kedua institusi untuk mengikuti pengalaman akademik dan pertukaran budaya yang memperkaya wawasan global; program pertukaran dosen untuk  mendorong kolaborasi pengajaran, dan pengembangan kurikulum, serta pertukaran keahlian dalam metodologi inovatif. Selanjutnya, penelitian kolaboratif bertujuan untuk pengembangan riset bersama di berbagai bidang strategis yang berkontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan dan dampak sosial. Terakhir, yaitu inisiatif akademik lainnya, termasuk publikasi bersama, seminar internasional, inovasi digital, serta program penguatan kapasitas institusi.

    Dalam hal ini, University of the Philippines Mindanao yang mengusung kerangka Education 5.0 for Regenerative Futures menekankan pentingnya pendidikan yang berorientasi pada keberlanjutan, ketahanan, dan pembangunan inklusif. Kesamaan visi tersebut sejalan dengan komitmen UNIKOM dalam mengintegrasikan teknologi dan inovasi untuk menjawab tantangan masyarakat global.

    Melalui penandatanganan MoU tersebut,  diharapkan menjadi awal dari kemitraan yang dinamis dan produktif, yang tidak hanya memperkuat kapasitas institusi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kawasan Asia Tenggara. Dengan semangat kolaborasi dan tanggung jawab bersama, UNIKOM dan University of the Philippines Mindanao optimis bahwa sinergi ini akan menghasilkan program-program unggulan yang berdampak luas bagi mahasiswa, dosen, serta masyarakat kedua negara. (Direktorat Hms & Pro)

  • Direktorat Kemahasiswaan UNIKOM Gelar Rapat Koordinasi Perkuat Sinergi Ormawa dan Pembina

    Direktorat Kemahasiswaan UNIKOM Gelar Rapat Koordinasi Perkuat Sinergi Ormawa dan Pembina

    BANDUNG, UNIKOM – Selasa, 10 Februari 2026, Direktorat Kemahasiswaan Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Kemahasiswaan, bertempat di Ruang 4310 Kampus I UNIKOM. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam dua sesi dan bertujuan sebagai upaya memperkuat tata kelola Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) sekaligus menyelaraskan program kerja tahun kepengurusan 2025/2026.

    Rapat sesi pertama dihadiri oleh para Dosen Pembina Kemahasiswaan dan Pembina Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Selanjutnya, pada sesi kedua, rapat dilanjutkan bersama para Ketua Organisasi Mahasiswa (ORMAWA), meliputi Ketua BLM, BEM, HIMA, serta UKM periode 2025-2026.

    Kegiatan rapat koordinasi tersebut menjadi forum strategis bagi Direktorat Kemahasiswaan dalam menyampaikan informasi terkait agenda kegiatan ORMAWA yang akan berlangsung sepanjang tahun, sebagai penegasan kembali mekanisme administrasi organisasi. Beberapa hal yang dibahas antara lain prosedur peminjaman ruangan, pengajuan dana kegiatan, tata kelola surat-menyurat, serta perizinan kegiatan baik di dalam maupun di luar kampus.

    Tidak hanya bersifat informatif, kegiatan tersebut juga menghadirkan sesi diskusi dan berbagi pandangan antara para Dosen Pembina, Pembina UKM, dan pimpinan Direktorat Kemahasiswaan mengenai dinamika organisasi mahasiswa. Forum tersebut juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi tantangan yang dihadapi ORMAWA sekaligus merumuskan solusi kolaboratif demi peningkatan kualitas pembinaan dan kinerja organisasi.

    Direktur Kemahasiswaan UNIKOM, Andrias Darmayadi, S.IP., M.Si., Ph.D., dalam arahannya menegaskan pentingnya perencanaan yang matang dalam berorganisasi. Ia menyampaikan bahwa setiap ORMAWA perlu memiliki program kerja tahunan yang jelas agar setiap kegiatan maupun kompetisi yang diikuti memiliki arah dan tujuan yang terukur.

    Menurutnya, masa mahasiswa merupakan momentum strategis untuk mengembangkan kapasitas diri melalui berbagai aktivitas positif, seperti kepanitiaan, kompetisi, pelatihan, dan program pengembangan diri lainnya. Seluruh aktivitas tersebut diharapkan dilaporkan melalui Sistem Penilaian Aktivitas Mahasiswa (SPAK) sebagai bagian dari rekam jejak pengembangan kompetensi yang akan menjadi salah satu syarat pendaftaran tugas akhir. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak dimaksudkan untuk membebani mahasiswa, melainkan sebagai upaya institusi dalam mendorong pertumbuhan hard skills dan soft skills secara seimbang. Pembelajaran, menurutnya, tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman organisasi dan kegiatan kemahasiswaan.

    Di akhir kegiatan, Direktorat Kemahasiswaan berharap terjalin kolaborasi yang semakin solid antara Dosen Pembina dan ORMAWA, serta optimalisasi pemanfaatan dukungan dana dan waktu kepengurusan hingga akhir periode. Melalui sinergi yang terarah dan terencana, UNIKOM berkomitmen untuk menciptakan ekosistem kemahasiswaan yang produktif, profesional, dan berdaya saing. (Direktorat Hms & Pro)

  • UKM Taekwondo UNIKOM Raih Tiga Medali di ITN Open IX 2026 Siap Bidik Level Nasional dan Internasional

    UKM Taekwondo UNIKOM Raih Tiga Medali di ITN Open IX 2026 Siap Bidik Level Nasional dan Internasional

    BANDUNG, UNIKOM – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali meraih prestasi di kancah olahraga dengan meraih tiga medali dalam ajang ITN Open IX 2026 yang digelar di Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia pada 14 dan 15 Februari 2026. Kejuaraan tingkat Provinsi Jawa Barat tersebut diikuti lebih dari 2.600 atlet yang berasal dari 24 Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia dan ratusan unit/dojang se-Jawa Barat, menjadikannya salah satu kompetisi paling kompetitif tahun ini.

    Dalam ajang bergengsi bertema “Be The Champions” tersebut, kontingen UNIKOM sukses membawa pulang satu medali perak dan dua medali perunggu dari kategori Senior. Prestasi tersebut menjadi bukti konsistensi pembinaan atlet serta keseriusan kampus dalam mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa di bidang olahraga. Adapun mahasiswa yang berhasil menorehkan prestasi antara lain: Rahadi Aditia Mardani prodi Ilmu Komunikasi (2022) – Medali Perak (Senior Kyorugi Under 80), Yusya Raditya prodi Teknik Informatika (2024) – Medali Perunggu (Senior Kyorugi Under 68), dan Nova Azzahra Putri prodi Desain Komunikasi Visual (2024) – Medali Perunggu (Senior Poomsae Individual Female).

    Kompetisi ITN Open IX 2026 mempertandingkan dua kategori utama, yakni Kyorugi (tarung) dan Poomsae (jurus) dengan standar regulasi resmi World Taekwondo. Kategori Kyorugi menuntut kecepatan, strategi, dan ketahanan fisik dalam pertarungan, sedangkan Poomsae mengedepankan ketepatan teknik, kekuatan, serta harmonisasi gerakan.

    Pembina UKM Taekwondo UNIKOM, Satria Indra Praja Persada, S.Ds., M.M., menyampaikan rasa bangga atas pencapaian para atlet. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, serta semangat pantang menyerah selama masa persiapan.

    Pada ajang tersebut, persiapan menuju kejuaraan dilakukan selama kurang lebih satu bulan melalui program latihan intensif yang melibatkan seluruh anggota UKM serta didampingi pelatih profesional, Rizal selaku instruktur (sabeum). Program latihan difokuskan pada peningkatan teknik, strategi bertanding, serta penguatan fisik guna menghadapi atmosfer kompetisi yang ketat.

    Wakil Ketua sekaligus Manajer Tim UKM Taekwondo UNIKOM, Fahri, menegaskan bahwa raihan tiga medali tersebut menjadi motivasi awal untuk melangkah lebih jauh. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan buah dari kolaborasi solid antara atlet, pelatih, dan dukungan penuh institusi. Ke depan, UKM Taekwondo UNIKOM menargetkan partisipasi pada ajang yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional, hingga ke tingkat internasional.

    Partisipasi dan prestasi yang diraih atlet mahasiswa UNIKOM semakin memperkuat komitmen UNIKOM dalam menciptakan lingkungan kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif mendorong pembentukan karakter, sportivitas, dan daya saing mahasiswa melalui kegiatan kemahasiswaan yang berprestasi. (Direktorat Hms & Pro)

  • The 9th International Conference on Business, Economics, Social Sciences, and Humanities (ICOBEST 2026) is back!

    The 9th International Conference on Business, Economics, Social Sciences, and Humanities (ICOBEST 2026) is back!

    The 9th International Conference on Business, Economics, Social Sciences, and Humanities (ICOBEST 2026) is back!

    Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) proudly presents this prestigious conference under the theme: “Navigating Global Challenges Through Innovation, Sustainability, and Inclusive Growth”

    Featuring distinguished experts from around the world:
    🌟 Assoc. Prof. Florian Andrei Vlad (Ovidius University, Romania)
    🌟 Prof. dr. sc. Nebojša Stojčić (University of Dubrovnik, Croatia)
    🌟 Prof. Daniel F. Meyer (University of Johannesburg, South Africa)
    🌟 Assoc. Prof. Oana Celia Gheorghiu, Ph.D (University of Galați, Romania)
    🌟 Andrias Darmayadi, Ph.D (Universitas Komputer Indonesia, Indonesia)

    📆 June 4, 2026
    📍 Auditorium, 17th Floor, Smart Building, UNIKOM

    Submit your best research and be part of a global discussion in Communication Science, Management, Accounting, Law, Literature, and Visual Design.

    Unlock great opportunities for publication, networking, and international collaboration!

    📌 Important Dates:
    📖 Full Paper Submission Deadline: March 10, 2026
    ✍️ Revised Paper Deadline: March 24, 2026
    ✅ Notification of Acceptance: April 21, 2026
    🏫 Conference Date: June 4, 2026

    ⛓️‍💥 Information & Registration:
    📞 Agis Abhi Rafdhi (+62 813-2324-2018)
    📧 timkonferensi@email.unikom.ac.id

    #unikom#InternationalConference#ICOBEST#publication#DiktiSaintekBerdampak

  • UKM Pencak Silat UNIKOM Ukir Prestasi Nasional Raih Medali Perak dan Perunggu di Bandung Lautan Api Championship 7 2026

    UKM Pencak Silat UNIKOM Ukir Prestasi Nasional Raih Medali Perak dan Perunggu di Bandung Lautan Api Championship 7 2026

    BANDUNG, UNIKOM – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali meraih prestasi membanggakan dalam ajang Bandung Lautan Api Championship 7 yang digelar di GOR Gymnasium UPI Bandung pada 24–25 Januari 2026. Kompetisi tingkat nasional ini mempertemukan atlet-atlet pencak silat dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari kategori usia dini hingga dewasa/mahasiswa.

    Kejuaraan mempertandingkan berbagai kategori, di antaranya Seni TGR, Solo Kreatif, dan Tanding Prestasi, baik kelas under maupun open. Selain memperebutkan medali emas, perak, dan perunggu, panitia juga memberikan penghargaan Juara Umum I, II, dan III di setiap kategori usia, serta predikat Pesilat Terbaik Tanding Putra dan Putri.

    Dalam kompetisi tersebut, kontingen UNIKOM berhasil meraih sejumlah medali perak dan perunggu dari berbagai kelas tanding maupun seni. Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi pembinaan serta semangat juang para atlet mahasiswa UNIKOM.

    Pembina UKM Pencak Silat UNIKOM, Dr. Ony Widilestariningtyas, S.E., M.Si., Ak., CA., menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas dedikasi tim. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kedisiplinan, kerja keras, dan mental pantang menyerah yang ditunjukkan para atlet selama proses persiapan hingga pertandingan. Ia berharap prestasi tersebut tidak berhenti sebagai capaian sesaat, melainkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas dan mengharumkan nama UNIKOM pada ajang-ajang berikutnya.

    Persiapan menuju kejuaraan dilakukan melalui program latihan intensif selama kurang lebih satu setengah bulan. Program tersebut mencakup penguatan teknik dan fisik secara terpadu. Dari sisi teknik, atlet diasah kemampuannya dalam berbagai gerakan seperti bantingan, guntingan, dan tendangan yang telah disesuaikan dengan regulasi terbaru IPSI 2025. Sementara itu, latihan fisik difokuskan pada peningkatan kekuatan otot, kelincahan, serta daya tahan tubuh, termasuk melalui metode beep test guna mengukur kapasitas ketahanan atlet menghadapi intensitas pertandingan.

    Sementara itu, Ketua UKM Pencak Silat UNIKOM, Najwa Salsabila, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tim. Ia menilai bahwa seluruh proses panjang, mulai dari latihan hingga pertandingan, telah membuahkan hasil yang membanggakan. Kendati demikian, evaluasi tetap dilakukan untuk memperbaiki aspek fisik dan teknis agar mampu bersaing pada level kompetisi yang lebih tinggi di masa mendatang.

    Adapun mahasiswa UNIKOM yang berhasil meraih prestasi pada ajang tersebut antara lain, Najwa Salsabila (Manajemen Bisnis) – Perunggu (Tanding Kelas C Putri), Sasmitha Fajria Sari  (Teknik Arsitektur) – Perunggu (Tanding Kelas C Putri), Muhammad Farid Alhamdani (Desain Komunikasi Visual) – Perunggu (Tanding Kelas B Putra), Anita Nuraghnia (Teknik Arsitektur) – Perunggu (Tanding Kelas A Putri), M. Wafi Alawi (Akuntansi) – Perunggu (Tanding Kelas B Putra), M. Aris Azfa Assathin S (Sistem Informasi) – Perunggu (Tanding Kelas D Putra), Hary Kurniawan (Sistem Informasi) – Perunggu (Tanding Kelas C Putra), Al-Farrel (Ilmu Komunikasi) – Perak (Tanding Kelas C Putra), Naila Hasna Huwaida (Sastra Inggris) – Perunggu (Seni Tunggal Tangan Kosong Putri), dan Muhammad Zhafran Tahsin Talaohu (Teknik Arsitektur) – Perak (Seni Tunggal Tangan Kosong Putra)

    Deretan prestasi tersebut semakin menegaskan komitmen UNIKOM dalam mendukung pengembangan minat, bakat, serta karakter mahasiswa melalui kegiatan kemahasiswaan yang kompetitif dan berprestasi. UKM Pencak Silat UNIKOM diharapkan terus menjadi wadah pembinaan atlet mahasiswa yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga menjunjung tinggi sportivitas dan nilai-nilai budaya bangsa. (Direktorat Hms & Pro)

  • Seberapa Pentingkah Inklusi Keuangan bagi Kinerja UMKM?

    Seberapa Pentingkah Inklusi Keuangan bagi Kinerja UMKM?

    Penulis:Febriansyah A. ; Syafei M.Y. ; Narimawati U. ; Chochole T. ; Stakic A.J.

    DOI: 10.14453/aabfj.v18i5.04

    Abstrak:

    Penelitian ini mengeksplorasi signifikansi inklusi keuangan bagi kinerja usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan menggunakan pendekatan metode campuran yang terdiri dari analisis kualitatif dan kuantitatif, termasuk analisis deskriptif dan pemodelan persamaan struktural, penelitian ini mengumpulkan data primer melalui kuesioner yang didistribusikan kepada UMKM. Validitas data dinilai melalui uji validitas, reliabilitas, dan kecocokan model. Temuan dari penelitian sebelumnya menunjukkan dampak positif yang signifikan dari inklusi keuangan terhadap kinerja UMKM, menunjukkan hubungan yang kuat antara inklusi keuangan dan kinerja UMKM. Korelasi ini menyiratkan bahwa peningkatan inklusi keuangan meningkatkan kinerja UMKM, menggarisbawahi peran penting inklusi keuangan dalam mendorong pertumbuhan dan keberhasilan usaha mikro dan kecil. Penelitian ini memberikan informasi bagi upaya pemerintah untuk meningkatkan inklusi keuangan, meningkatkan kinerja UMKM. Peningkatan akses ke lembaga keuangan di Indonesia bagi UMKM diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan penjualan, perluasan pelanggan, dan peningkatan profitabilitas, yang pada akhirnya menguntungkan perekonomian secara luas. © 2024, University of Wollongong. All rights reserved.

    Author Keywords: Inklusi Keuangan; UMKM; Kinerja UMKM;
    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85215119012

  • Penerapan Sistem Perbankan Mikro Terintegrasi di Lembaga Keuangan Mikro: Analisis Menggunakan Model Penerimaan Teori

    Penerapan Sistem Perbankan Mikro Terintegrasi di Lembaga Keuangan Mikro: Analisis Menggunakan Model Penerimaan Teori

    Penulis: Eti Kusmiati ; Lita Wulantika; Irfan Rizki Gumilar; Eka Yuliana; Prima Satriya Januarta

    DOI: 10.14453/aabfj.v18i5.05

    Abstrak:

    Penelitian ini mengkaji penerapan teknologi Sistem Perbankan Mikro Terpadu (STEM) menggunakan Model Penerimaan Teori di PT Lembaga Keuangan Mikro (LKM). Dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif, penelitian ini berfokus pada pengguna STEM di PT LKM Kabupaten Garut. Sebanyak 83 individu disampel menggunakan teknik sensus. Data dianalisis menggunakan Metode Persamaan Struktural – Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam hipotesis yang dikembangkan mendukung dugaan awal peneliti. Persepsi kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, persepsi kepercayaan, dan sikap, secara langsung maupun tidak langsung, dapat menjelaskan dan memprediksi adopsi teknologi STEM oleh pengguna. Oleh karena itu, hasil ini berfungsi sebagai referensi yang berharga, terutama bagi tim manajemen Lembaga Keuangan Mikro dalam mengadopsi teknologi dan merumuskan kebijakan yang relevan. © 2024, University of Wollongong. All rights reserved.

    Author Keywords:Sistem Perbankan Mikro Terintegrasi; Lembaga Keuangan Mikro; Model Penerimaan Teori


    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85215129743

  • Percepat Transformasi menuju AI Ready Campus UNIKOM Bekali Dosen dan Tenaga Kependidikan dengan Pelatihan Google AI

    Percepat Transformasi menuju AI Ready Campus UNIKOM Bekali Dosen dan Tenaga Kependidikan dengan Pelatihan Google AI

    BANDUNG, UNIKOM – Dalam mempercepat transformasi digital berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan kegiatan Workshop Experience: “Accelerating the Transformation to Artificial Intelligence Ready Campus” pada Kamis, 12 Februari 2026, bertempat di Auditorium Lantai 17 UNIKOM. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis institusi dalam memperkuat akselerasi menuju World Class University, yang  merupakan hasil kolaborasi strategis antara Wakil Rektor IV Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program & Center of Excellence, Deputi Wakil Rektor IV, Direktorat INFRANET, Direktorat PTDSI, dan Tim Eduplus UNIKOM.

    Pelatihan Google AI tersebut terbagi ke dalam dua sesi. Sesi pertama diperuntukkan bagi dosen UNIKOM dengan fokus pada penguatan pemanfaatan Artificial Intelligence dalam kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya penelitian. Sementara sesi ke dua diikuti oleh tenaga kependidikan UNIKOM yang diarahkan pada optimalisasi AI untuk mendukung efektivitas dan efisiensi administrasi serta layanan akademik.

    Wakil Rektor IV Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program & Center of Excellence UNIKOM, Prof. Zainal Arifin Hasibuan, Ph.D., dalam sambutan pembukanya  menegaskan bahwa pencapaian World Class University tidak dapat diraih secara individual, melainkan melalui upaya kolektif seluruh sivitas akademika. “Transformasi menuju AI Ready Campus merupakan lompatan strategis yang mengharuskan perubahan pola pikir dari pendekatan tradisional menuju sistem kerja berbasis teknologi cerdas”, tutur Prof. Zainal.

    Lebih lanjut, menurut Prof. Zainal, AI tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu, tetapi juga sebagai enabler yang memungkinkan percepatan proses akademik dan administratif secara signifikan. Prof. Zainal juga mengingatkan pentingnya penguasaan teknologi agar sivitas akademika tidak menjadi pengguna pasif, melainkan mampu menjadi pengendali teknologi tersebut.

    Pada sesi materi pertama, Deputi Wakil Rektor IV, Adam Mukharil Bachtiar, S.Kom., M.T., Ph.D., menyampaikan materi pelatihan mengenai pemanfaatan Gemini AI dengan memperkenalkan konsep prompt AI serta berbagai fitur unggulannya. Para dosen mempraktikkan langsung penggunaan Gemini untuk menyusun contoh proyek pengabdian kepada masyarakat dan penelitian berbasis real case. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh narasumber ke dua yaitu, Direktur PTDSI, Irfan Dwiguna Sumitra, S.Kom., M.Kom., Ph.D.,  yang memaparkan materi mengenai optimalisasi NotebookLM sebagai asisten kecerdasan Artifisial untuk pembelajaran riset di perguruan tinggi serta pemanfaatan fitur Google Workspace dalam mendukung kolaborasi digital, manajemen dokumen, dan integrasi sistem kerja di lingkungan kampus.

    Pada sesi ke dua, selain mendapatkan materi pelatihan mengenai pemanfaatan Gemini AI dengan memperkenalkan konsep prompt AI serta berbagai fitur unggulan dari narasumber yang sama, selanjutnya tenaga kependidikan diberikan tugas membuat contoh surat resmi menggunakan template AI yang disesuaikan dengan kebutuhan kerja masing-masing unit, sehingga pemanfaatan teknologi menjadi kontekstual dan aplikatif.

    Sebagai bentuk evaluasi sekaligus refleksi pembelajaran, beberapa dosen dan tenaga kependidikan yang terpilih diberikan kesempatan untuk memaparkan secara singkat hasil tugas pelatihan yang telah dikerjakan di hadapan peserta lainnya. Presentasi tersebut menampilkan berbagai contoh proyek penelitian, rancangan pengabdian, serta format surat berbasis AI yang telah disesuaikan dengan kebutuhan unit kerja. Sesi evaluasi tidak hanya memperlihatkan capaian pemahaman peserta, tetapi juga menjadi ruang berbagi praktik dan inspirasi implementasi AI di lingkungan UNIKOM.

    Melalui pelatihan AI dengan pendekatan berbasis praktik, pendampingan intensif, serta integrasi real case dalam setiap sesi, UNIKOM berkomitmen untuk membangun ekosistem AI Ready Campus yang tidak hanya adaptif terhadap perkembangan teknologi global, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi akademik yang kompetitif di tingkat internasional. (Direktorat Hms & Pro)

  • UNIKOM Terima Kunjungan Media Pikiran Rakyat Perkuat Kolaborasi Strategis di Bidang Pendidikan dan Transformasi Media Digital

    UNIKOM Terima Kunjungan Media Pikiran Rakyat Perkuat Kolaborasi Strategis di Bidang Pendidikan dan Transformasi Media Digital

    BANDUNG, UNIKOM — Selasa, 10 Februari 2026, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menerima kunjungan dari jajaran manajemen Pikiran Rakyat, yang dipimpin oleh General Manager PT. Pikiran Rakyat, Gatot Riyadi, S.T., M.M., didampingi jajaran pimpinan lainnya. Kehadiran tim Pikiran Rakyat disambut langsung oleh Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., didampingi Direktur Humas dan Protokoler UNIKOM Dr. Ir. Yuni Mogot, M.Si., CPR., serta Ketua Divisi Humas dan Informasi Komunikasi Publik, Arif Try Cahyadi, M.Ds.

    Bertempat di Ruang Rektor Lantai 15 Smart Building UNIKOM, pertemuan tersebut menjadi momentum penguatan sinergi antara institusi pendidikan tinggi berbasis teknologi dan industri media nasional. Sejumlah poin strategis dibahas, di antaranya, penguatan UNIKOM sebagai mitra strategis Pikiran Rakyat, pengembangan kampus berbasis teknologi robotika, capaian UNIKOM sebagai pelopor kampus juara, hingga prestasi terbaru di bidang Digital ICT yang berhasil mengungguli peserta dari Korea dan Jepang.

    Pada kesempatan tersebut, Prof. Eddy menyampaikan bahwa UNIKOM sedang mengembangkan kurikulum berbasis Artificial Intelligence (AI) sebagai bagian dari transformasi akademik untuk menjawab tantangan industri masa depan. Sementara itu, General Manager PT. Pikiran Rakyat, Gatot Riyadi, S.T., M.M., menyampaikan apresiasinya kepada Prof. Eddy atas amanah barunya sebagai Ketua APTISI Jawa Barat periode 2025–2030, yang diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dan daya saing perguruan tinggi swasta di Jawa Barat.

    Direktur Humas dan Protokoler UNIKOM,  Dr. Ir. Yuni Mogot, M.Si., CPR., dalam kesempatan wawancara menegaskan bahwa hubungan kelembagaan dengan media memiliki peran yang sangat penting dan perlu terus dibina. “Kemitraan dengan media bukan hanya sebatas publikasi, tetapi juga bagian dari strategi membangun reputasi institusi serta memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat”, demikian ungkapnya.

    Lebih lanjut, Dr. Yuni juga berharap kerja sama ke depan dapat diperluas dalam berbagai bidang. Salah satunya adalah rencana kegiatan peringatan hari jadi Pikiran Rakyat pada 24 April 2026 mendatang yang direncanakan akan menghadirkan Agus Harimurti Yudhoyono sebagai pembicara, dengan peluang kolaborasi penyelenggaraan kuliah umum di UNIKOM. Selain itu, kerja sama pelatihan penulisan karya ilmiah bagi dosen yang sebelumnya pernah dilaksanakan dinilai penting untuk dihidupkan kembali, guna mendorong hasil riset akademik agar lebih mudah dipahami dan diakses masyarakat luas melalui media massa.

    Pada wawancara berbeda, Gatot Riyadi menyampaikan, selain menyampaikan apresiasi serta ucapan selamat atas terpilihnya Rektor UNIKOM sebagai Ketua APTISI Jawa Barat, kunjungan tersebut juga ditujukan untuk mempererat silaturahmi sekaligus kemitraan yang telah terjalin cukup lama antara Pikiran Rakyat dan UNIKOM. Menurutnya, perkembangan UNIKOM hingga saat ini menunjukkan kontribusi nyata terhadap dunia pendidikan dan partisipasi aktif dalam ekosistem media. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak mendiskusikan berbagai bentuk kolaborasi yang dapat diimplementasikan ke depan. Ia berharap hubungan baik antara Pikiran Rakyat sebagai perusahaan media dan UNIKOM sebagai institusi pendidikan dapat memberikan kontribusi positif dalam pembangunan Jawa Barat.

    Terkait agenda terdekat, Gatot mengungkapkan bahwa terdapat berbagai produk pendidikan, hasil riset, dan inovasi UNIKOM yang berpotensi untuk dipublikasikan lebih luas melalui jejaring media Pikiran Rakyat. Ia menyoroti keunggulan UNIKOM di bidang robotika sebagai salah satu kekuatan khas yang patut diperkenalkan kepada masyarakat. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan kualitas serta manfaat produk dan hasil penelitian UNIKOM dapat semakin dikenal, diterima, dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

    Kunjungan media Pikiran Rakyat ke UNIKOM menegaskan komitmen bersama dalam membangun kemitraan yang produktif, kolaboratif, dan berkelanjutan antara dunia pendidikan dan media. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat diseminasi pengetahuan, meningkatkan literasi publik, serta mendorong percepatan transformasi digital pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di Jawa Barat. (Direktorat Hms & Pro)

  • UNIKOM Tembus Daftar Kampus Prioritas Global British Council Siap Gandeng 23 Top Universitas di Inggris

    UNIKOM Tembus Daftar Kampus Prioritas Global British Council Siap Gandeng 23 Top Universitas di Inggris

    BANDUNG, UNIKOM — Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali menegaskan posisinya di kancah internasional dengan terpilih sebagai salah satu perguruan tinggi Indonesia yang masuk dalam daftar kampus prioritas kolaborasi bersama universitas-universitas terkemuka Inggris. UNIKOM menjadi salah satu perguruan tinggi swasta unggulan dari Jawa Barat yang tergabung bersama 23 perguruan tinggi Indonesia lainnya dalam skema kolaborasi global yang diinisiasi oleh British Council.

    Pengumuman tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Stella Christie, Ph.D., berdasarkan instruksi dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto yang mengamanahkan penguatan kolaborasi internasional pendidikan tinggi, khususnya dengan menghadirkan universitas-universitas terbaik Inggris yang tergabung dalam Russell Group ke Indonesia. Agenda strategis tersebut diperkuat melalui kunjungan Sir Steve Smith selaku UK International Education Champion bersama delegasi universitas Inggris di Jakarta pada 4–5 Februari 2026.

    Kolaborasi tersebut merupakan tindak lanjut konkret atas arahan Presiden RI untuk memperluas akses kemitraan akademik Indonesia dengan universitas papan atas dunia, khususnya anggota Russell Group yang dikenal sebagai konsorsium universitas riset terkemuka di Inggris. Sebanyak 23 universitas Inggris yang terlibat dalam inisiatif ini memiliki reputasi global dalam inovasi, publikasi ilmiah bereputasi, dan pengembangan teknologi berbasis riset unggulan. Adapun universitas mitra dari Inggris yang terlibat dalam kolaborasi ini meliputi: Cardiff University, Durham University, King’s College London, Lancaster University, Newcastle University, Queen’s University Belfast, Royal College of Arts, Royal Holloway, University of London, University of Aberdeen, University of Birmingham, University of Bristol, University of Dundee, University of Edinburgh, University of Essex, University of Glasgow, University of Leicester, University of Liverpool, University of Nottingham, University of Sheffield, University of St Andrews, University of Warwick, University of Westminster, dan University of York

    Melalui kemitraan tersebut, terbuka ruang kolaborasi riset bersama (joint research), penyelenggaraan kelas kolaboratif, pertukaran dosen dan mahasiswa, hingga penguatan ekosistem inovasi berbasis teknologi. Selain itu, peluang studi lanjut jenjang doktoral (Ph.D) bagi dosen semakin luas melalui skema beasiswa LPDP serta kemitraan strategis dengan universitas terbaik dunia, termasuk institusi global bereputasi tinggi seperti Stanford University.

    Kepemimpinan Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua APTISI Jawa Barat turut memperkuat eksistensi dan posisi strategis Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Jawa Barat dalam jejaring kolaborasi internasional. Peran tersebut menjadi penggerak strategis dalam mendorong PTS Jabar agar semakin kompetitif, adaptif terhadap transformasi digital, serta mampu membangun kemitraan global yang berkelanjutan.

    Sebagai pelopor kampus juara berbasis digital, UNIKOM memiliki relevansi kuat dalam kolaborasi tersebut. Keunggulan di bidang transformasi digital, sistem informasi, dan inovasi teknologi menjadi fondasi strategis untuk memperkuat kemitraan riset berstandar internasional. Partisipasi UNIKOM dalam inisiatif ini sekaligus menegaskan komitmen institusi dalam mendukung agenda nasional internasionalisasi pendidikan tinggi dan peningkatan daya saing global sumber daya manusia Indonesia. (Direktorat Hms & Pro, diolah dari berbagai sumber)