Tag: universitas digital

  • Peran Kebijakan Lingkungan dalam Mendorong Pengembangan Teknologi Transportasi Hijau

    Peran Kebijakan Lingkungan dalam Mendorong Pengembangan Teknologi Transportasi Hijau

    Penulis: Siphimvadee Suthakavatin ; Khodor Shatila ; Karine Aydinyan ; Raeni Dwi Santy

    DOI: 10.1051/bioconf/202414506013

    Abstrak:

    Penelitian ini mengkaji peran kebijakan lingkungan dalam mendorong adopsi teknologi transportasi hijau, dengan menitikberatkan pada pengaruh insentif finansial, kerangka regulasi, serta investasi publik dalam infrastruktur di sejumlah pusat perkotaan utama di Asia. Penelitian ini menyoroti bagaimana inovasi teknologi berperan sebagai mediator penting antara kebijakan yang diterapkan dan adopsi moda transportasi berkelanjutan, seperti kendaraan listrik (electric vehicles/EVs) dan kendaraan berbahan bakar hidrogen. Dengan menggunakan Structural Equation Modelling (SEM), penelitian ini menganalisis hubungan antar faktor tersebut dan menunjukkan bahwa tingkat insentif finansial yang lebih tinggi, regulasi yang mendukung, serta investasi publik yang strategis berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan inovasi teknologi, yang pada gilirannya mendorong adopsi teknologi transportasi hijau. Temuan penelitian ini memperkaya pemahaman mengenai solusi mobilitas perkotaan berkelanjutan serta memberikan wawasan penting bagi pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan industri di kawasan yang mengalami urbanisasi pesat. Selain itu, penelitian ini membahas peran ganda dari pendorong kebijakan tersebut, baik dalam memengaruhi adopsi secara langsung maupun dalam mendorong kemajuan teknologi. © The Authors, published by EDP Sciences.


    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85216661038?

  • Analisis Perancangan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS)

    Analisis Perancangan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS)

    Penulis: Sutono S.; Chepi Nur Albar

    DOI: –

    Abstrak:
    Penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan dan mendemonstrasikan konsep lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) sebagai bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di Kompleks Perumahan Klaster Halim, Kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang dipadukan dengan perancangan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan Penerangan Jalan Umum (PJU) berbasis tenaga surya menawarkan solusi yang inovatif dan ramah lingkungan dalam memenuhi kebutuhan penerangan publik. Perhitungan dan pengujian sistem melibatkan penggunaan lampu LED 5V/12W, panel surya 12V/50Wp, pengendali pengisian (charge controller) 10A, serta baterai lithium 12V/30Ah. Sistem penerangan jalan umum tenaga surya tersebut mampu beroperasi selama 12 jam, baik dalam kondisi cuaca cerah maupun berawan. © 2025 Taylor’s University. All rights reserved.

    Kata Kunci Penulis:
    Baterai; Pengendali pengisian; Kompleks; Perumahan; LED

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85214486386?

  • Sistem Cerdas Modular untuk Penghematan Energi Menggunakan Logika Fuzzy dan Jaringan Saraf Tiruan Berbasis Konsep Internet of Things

    Sistem Cerdas Modular untuk Penghematan Energi Menggunakan Logika Fuzzy dan Jaringan Saraf Tiruan Berbasis Konsep Internet of Things

    Penulis: Fadhila Azzahra ; Rahma Wahdiniwaty

    DOI: 10.1063/5.0255654

    Abstrak:
    Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem cerdas untuk pengendalian dan pemantauan energi listrik di lingkungan rumah tangga serta mengetahui tingkat efisiensi yang dapat dicapai setelah penerapan sistem pengendalian dan pemantauan konsumsi energi listrik harian di rumah. Penggunaan energi listrik di rumah tangga sering kali bersifat boros dan tidak disadari oleh pengguna. Hal ini disebabkan oleh banyaknya perangkat elektronik rumah tangga yang harus digunakan dan menyala secara terus-menerus, seperti lampu, pemanas air, pendingin udara (Air Conditioner/AC), dan perangkat lainnya. Meskipun perangkat-perangkat tersebut dapat diatur dan beroperasi secara otomatis, sistem otomatis umumnya hanya mengandalkan variabel waktu dan kondisi tertentu. Untuk mencapai penghematan energi yang lebih efisien, rumah perlu dilengkapi dengan sistem cerdas yang mampu mengendalikan serta mengaktifkan perangkat elektronik hanya ketika diperlukan. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah penggabungan logika fuzzy dengan integrasi Jaringan Saraf Tiruan (Artificial Neural Network/ANN). Selain itu, sistem ini dibangun dengan menggunakan konsep Internet of Things (IoT). Hasil penelitian ini menghasilkan sebuah perangkat IoT untuk pengendalian dan pemantauan energi listrik secara cerdas dengan metode logika fuzzy dan ANN. Penelitian ini mengembangkan perangkat pintar berbasis ESP32 yang dapat digunakan untuk memantau dan mengendalikan energi listrik menggunakan metode logika fuzzy dan Jaringan Saraf Tiruan (ANN). Berdasarkan hasil penelitian, perangkat ini mampu meningkatkan efisiensi konsumsi energi listrik di rumah tangga sebesar 28–37%. © 2025 Author(s).

    Kata Kunci Penulis:
    Jaringan Saraf Tiruan; Penghematan Energi; Logika Fuzzy; Internet of Things

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85219185646?

  • Faktor-Faktor yang Berkontribusi terhadap Emisi Gas Rumah Kaca di Sektor Pertanian dalam Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs): Tinjauan Literatur Sistematis melalui Analisis Bibliometrik Komputasional

    Faktor-Faktor yang Berkontribusi terhadap Emisi Gas Rumah Kaca di Sektor Pertanian dalam Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs): Tinjauan Literatur Sistematis melalui Analisis Bibliometrik Komputasional

    Penulis: Herman S. Soegoto ; Muhammad Aria Rajasa Pohan ; Senny Luckyardi ; Sri  Supatmi ; Eri Amasawa ; Santi Phithakkitnukoon ; Zainal Arifin Hasibuan

    DOI: 10.17509/ajse.v5i2.83667

    Abstrak:
    Produksi pertanian memberikan kontribusi yang signifikan terhadap emisi gas rumah kaca (greenhouse gas/GHG) dan perubahan iklim global. Penelitian ini melakukan tinjauan literatur sistematis untuk mengkaji perkembangan serta faktor-faktor pendorong emisi GHG di sektor pertanian. Data dari Web of Science, Scopus, dan Google Scholar dianalisis menggunakan metode bibliometrik dan tematik. Hasil analisis mengidentifikasi sumber emisi, antara lain penggunaan energi, pengelolaan tanah, aplikasi pupuk, serta manajemen ternak. Selain itu, penelitian ini membahas berbagai upaya mitigasi, seperti penerapan praktik pertanian berkelanjutan, pertanian presisi, dan pemanfaatan energi terbarukan. Temuan menunjukkan bahwa budidaya tanaman, aktivitas peternakan, dan perubahan penggunaan lahan masih menjadi sumber utama emisi. Inovasi teknologi serta strategi berbasis kebijakan turut membentuk dan mengarahkan lanskap penelitian di bidang ini. Studi ini menyediakan kerangka kerja untuk memahami emisi GHG di sektor pertanian serta mendukung intervensi guna menurunkan jejak karbon sektor tersebut sekaligus berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). © 2025 Kantor Jurnal dan Publikasi UPI.

    Kata Kunci Penulis:
    Produksi pertanian; Sumber emisi; Emisi gas rumah kaca; Strategi mitigasi; Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs); Praktik berkelanjutan; Tinjauan literatur sistematis

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105006917187?

  • Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan Penentuan Pengendalian (HIRADC) untuk Keselamatan Kerja di Industri Manufaktur: Suatu Kerangka Pengendalian Risiko yang Dilengkapi dengan Analisis Tinjauan Literatur Bibliometrik guna Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs)

    Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan Penentuan Pengendalian (HIRADC) untuk Keselamatan Kerja di Industri Manufaktur: Suatu Kerangka Pengendalian Risiko yang Dilengkapi dengan Analisis Tinjauan Literatur Bibliometrik guna Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs)

    Penulis: Henny H. ; Agus Heri Setya Budi ; Muhammad Andriyansyah ; Muhammad Rizzki Ar Rozzak ; Maretno Marcelina Baru ; Alias Masek

    DOI: –

    Abstrak:
    Penelitian ini menerapkan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC) untuk mengevaluasi dan memitigasi risiko keselamatan dan kesehatan kerja di sektor konstruksi manufaktur. Analisis bibliometrik menunjukkan bahwa jumlah penelitian yang menerapkan kerangka pengendalian risiko terstruktur seperti HIRADC di lingkungan industri masih terus meningkat, namun belum memadai, khususnya di negara berkembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara, dan analisis dokumen. Sebanyak tujuh potensi bahaya berhasil diidentifikasi, yang menghasilkan lima klasifikasi risiko rendah dan dua risiko sedang berdasarkan matriks probabilitas–tingkat keparahan. Tindakan pengendalian risiko diterapkan sesuai dengan standar ISO 45001:2018, meliputi pengendalian teknik (engineering controls), pengendalian administratif, serta penggunaan alat pelindung diri (APD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan HIRADC mampu meningkatkan kesadaran keselamatan kerja dan menurunkan tingkat risiko. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa kerangka kerja keselamatan yang praktis bagi lingkungan manufaktur, sekaligus memperkuat relevansi penelitian keselamatan dan kesehatan kerja yang selaras dengan SDGs serta didukung oleh justifikasi bibliometrik. © 2025 Bumi Publikasi Nusantara.

    Kata Kunci Penulis:
    Analisis bibliometrik; Bahaya; Manufaktur; Material; Risiko; Keselamatan

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105014123293?

  • Mengintegrasikan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dengan Peran Pemangku Kepentingan dalam Proyek Usaha Kecil dan Menengah (UKM): Studi Kasus PT Chevron Geothermal Indonesia

    Mengintegrasikan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dengan Peran Pemangku Kepentingan dalam Proyek Usaha Kecil dan Menengah (UKM): Studi Kasus PT Chevron Geothermal Indonesia

    Penulis: Desayu Eka Surya, Wan Amizah Wan Mahmud

    DOI: 10.17576/JKMJC-2025-4101-18

    Abstrak

    Penelitian ini mengeksplorasi integrasi Corporate Social Responsibility (CSR), Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, dan Teori Pemangku Kepentingan dalam proyek usaha kecil dan menengah (UKM) PT Chevron Geothermal Indonesia (PT CGI) di Desa Samarang dan Desa Pasirwangi Garut, Pulau Jawa, Indonesia. CSR telah menjadi alat strategis bagi bisnis untuk mempromosikan pemberdayaan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana inisiatif Super Chicken, Perkebunan Pisang, dan Budidaya Jamur PT CGI selaras dengan kepentingan pemangku kepentingan, memastikan pembangunan berkelanjutan. Berlandaskan Teori Pemangku Kepentingan, yang menyatakan bahwa bisnis harus memperhatikan kepentingan berbagai pemangku kepentingan, penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, mengumpulkan data melalui wawancara semi-terstruktur, analisis dokumen, dan observasi langsung. Enam belas informan kunci, termasuk perwakilan PT CGI, pejabat pemerintah daerah, dan penerima manfaat UKM, berpartisipasi dalam penelitian yang dilakukan antara Januari dan Juli 2016. Temuan menunjukkan bahwa keterlibatan pemangku kepentingan sangat penting untuk keberhasilan CSR. Proyek Super Chicken meningkatkan ketahanan pangan dan pendapatan lokal, inisiatif Perkebunan Pisang meningkatkan keberlanjutan pertanian, dan proyek Budidaya Jamur memberikan peluang ekonomi, khususnya bagi perempuan dan kelompok marginal. Inisiatif-inisiatif ini menggambarkan tujuan CSR dalam pembangunan berbasis komunitas, penciptaan nilai yang dicapai melalui pertumbuhan ekonomi dan pengembangan keterampilan, serta saling ketergantungan antara bisnis dan komunitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa CSR paling efektif bila diimplementasikan melalui model yang digerakkan oleh pemangku kepentingan, yang mendorong swasembada jangka panjang dan penciptaan nilai bersama. Penelitian ini berkontribusi pada literatur CSR dan Teori Pemangku Kepentingan dengan memberikan wawasan tentang bagaimana perusahaan dapat mendorong pembangunan berkelanjutan melalui strategi CSR yang kolaboratif dan berorientasi pada tujuan. © 2025, Penerbit Universiti Kebangsaan Malaysia. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci: Corporate Social Responsibility; PT Chevron Geothermal Indonesia; Usaha Kecil dan Menengah (UKM); teori pemangku kepentingan; pembangunan berkelanjutan

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105003189150

  • Aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Mengidentifikasi Distribusi Objek Wisata dan Fasilitas Pendukung yang Berkaitan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

    Aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Mengidentifikasi Distribusi Objek Wisata dan Fasilitas Pendukung yang Berkaitan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

    Penulis: Warlina, Lia ; Afredi A.

    DOI:10.17509/ijost.v11i2.89803

    Abstrak:

    Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti pola distribusi objek wisata, hotel, dan restoran, serta mengeksplorasi implikasinya terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Kabupaten Lembang. Untuk menganalisis distribusi ini, pendekatan kuantitatif diterapkan menggunakan analisis tetangga terdekat dan teknik Sistem Informasi Geografis (SIG). Sebanyak 38 objek wisata diidentifikasi, termasuk 17 objek wisata alam, 17 objek wisata buatan, dan empat objek wisata budaya; semuanya menunjukkan pola distribusi yang tersebar. Terdapat 32 hotel dengan pola distribusi acak dan 178 restoran yang berkelompok. Objek wisata alam dicirikan oleh medan berbukit, hutan, lembah, dan sungai, yang mengakibatkan pemisahan fisik antara beberapa lokasi. Sebaliknya, objek wisata buatan dan budaya cenderung terkonsentrasi di daerah yang lebih mudah diakses, terutama di sepanjang jalur utama. Perlu dicatat, desa-desa seperti Cikahuripan, Cikidang, Mekarwangi, Suntenjaya, Wangunharja, dan Wangunsari memiliki objek wisata tetapi kekurangan fasilitas pendukung yang memadai, termasuk hotel dan restoran. Alokasi spasial objek wisata, akomodasi, dan restoran secara signifikan memengaruhi pencapaian SDGs. Pariwisata berkontribusi pada 14 dari 17 SDGs, terutama SDG 8 (Pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi), SDG 1 (Tanpa kemiskinan), dan SDG 5 (Kesetaraan gender). © 2026 Tim Pengembang Jurnal UPI.

    Keywords: Sistem Informasi Geografis (SIG); Analisis tetangga terdekat; SDGs; Daya tarik wisata

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/105015322980

  • Mengintegrasikan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dengan Peran Pemangku Kepentingan dalam Proyek Usaha Kecil dan Menengah (UKM): Studi Kasus PT Chevron Geothermal Indonesia

    Mengintegrasikan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dengan Peran Pemangku Kepentingan dalam Proyek Usaha Kecil dan Menengah (UKM): Studi Kasus PT Chevron Geothermal Indonesia

    Penulis: Desayu Eka Surya, Wan Amizah Wan Mahmud

    DOI: 10.17576/JKMJC-2025-4101-18

    Abstrak

    Penelitian ini mengeksplorasi integrasi Corporate Social Responsibility (CSR), Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, dan Teori Pemangku Kepentingan dalam proyek usaha kecil dan menengah (UKM) PT Chevron Geothermal Indonesia (PT CGI) di Desa Samarang dan Desa Pasirwangi Garut, Pulau Jawa, Indonesia. CSR telah menjadi alat strategis bagi bisnis untuk mempromosikan pemberdayaan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana inisiatif Super Chicken, Perkebunan Pisang, dan Budidaya Jamur PT CGI selaras dengan kepentingan pemangku kepentingan, memastikan pembangunan berkelanjutan. Berlandaskan Teori Pemangku Kepentingan, yang menyatakan bahwa bisnis harus memperhatikan kepentingan berbagai pemangku kepentingan, penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, mengumpulkan data melalui wawancara semi-terstruktur, analisis dokumen, dan observasi langsung. Enam belas informan kunci, termasuk perwakilan PT CGI, pejabat pemerintah daerah, dan penerima manfaat UKM, berpartisipasi dalam penelitian yang dilakukan antara Januari dan Juli 2016. Temuan menunjukkan bahwa keterlibatan pemangku kepentingan sangat penting untuk keberhasilan CSR. Proyek Super Chicken meningkatkan ketahanan pangan dan pendapatan lokal, inisiatif Perkebunan Pisang meningkatkan keberlanjutan pertanian, dan proyek Budidaya Jamur memberikan peluang ekonomi, khususnya bagi perempuan dan kelompok marginal. Inisiatif-inisiatif ini menggambarkan tujuan CSR dalam pembangunan berbasis komunitas, penciptaan nilai yang dicapai melalui pertumbuhan ekonomi dan pengembangan keterampilan, serta saling ketergantungan antara bisnis dan komunitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa CSR paling efektif bila diimplementasikan melalui model yang digerakkan oleh pemangku kepentingan, yang mendorong swasembada jangka panjang dan penciptaan nilai bersama. Penelitian ini berkontribusi pada literatur CSR dan Teori Pemangku Kepentingan dengan memberikan wawasan tentang bagaimana perusahaan dapat mendorong pembangunan berkelanjutan melalui strategi CSR yang kolaboratif dan berorientasi pada tujuan. © 2025, Penerbit Universiti Kebangsaan Malaysia. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Keywords: Tanggung jawab sosial perusahaan; PT Chevron Geothermal Indonesia; Usaha Kecil dan Menengah (UKM); teori pemangku kepentingan; pembangunan berkelanjutan

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105003189150

  • Peningkatan Keamanan dan Penilaian Kinerja dalam Rantai Pasokan Minyak Sawit Petani Kecil Berbasis Blockchain

    Peningkatan Keamanan dan Penilaian Kinerja dalam Rantai Pasokan Minyak Sawit Petani Kecil Berbasis Blockchain

    Penulis: Afrianto I., Djatna T., Arkeman Y., Hermadi I.

    DOI: 10.5829/ije.2025.38.03c.07

    Abstrak

    Memastikan sistem keamanan yang kuat sangat penting, khususnya untuk rantai pasokan minyak sawit petani kecil. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi rantai pasokan berbasis blockchain untuk minyak sawit petani kecil dengan mengeksplorasi integrasi otoritas sertifikat, skema multi-saluran, dan integrasi kontrak pintar. Penelitian ini berfokus pada implementasi sistem keamanan dalam rantai pasokan berbasis blockchain untuk minyak sawit petani kecil menggunakan Otoritas Sertifikat (CA), Skema Multi-Saluran (MCS), dan Integrasi Kontrak Pintar (SCI). Metode yang digunakan meliputi identifikasi masalah, pengumpulan dan analisis data, pengembangan model privasi dan keamanan, pengembangan prototipe, evaluasi privasi dan keamanan sistem, dan pengukuran kinerja sistem. Hasil menunjukkan bahwa implementasi sistem keamanan ini dapat secara signifikan meningkatkan keamanan, efisiensi, integritas data, otentikasi, dan kepercayaan dalam rantai pasokan minyak sawit. Pengukuran kinerja digunakan untuk mengevaluasi transaksi dan implementasi mekanisme keamanan yang diterapkan dalam sistem dengan mengukur throughput, tingkat pengiriman, latensi, dan utilitas sumber daya. Penelitian ini membahas keamanan, efisiensi, dan kinerja dalam rantai pasokan minyak sawit skala kecil berbasis blockchain dengan memperkenalkan otoritas sertifikat, skema multi-saluran untuk segregasi data, dan kerangka kerja kontrak pintar yang baru, serta mengevaluasi dampak gabungannya pada metrik kinerja sistem. Penelitian ini memberikan wawasan tentang upaya yang sedang berlangsung untuk mengamankan dan mengoptimalkan rantai pasokan minyak sawit skala kecil dan menawarkan wawasan tentang aplikasi dan manfaat praktis teknologi ini. Temuan ini memberikan rekomendasi berharga untuk adopsi dan integrasi teknologi ini dalam industri minyak sawit untuk meningkatkan keamanan, transparansi, kepercayaan, ketertelusuran, dan efisiensi rantai pasokan. © 2025 Penulis.

    Keywords: Minyak Sawit Skala Kecil Berbasis Blockchain; Otoritas Sertifikat; Skema Multi-saluran; Penilaian Kinerja; Peningkatan Keamanan; Integrasi Kontrak Pintar; Rantai Pasokan

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85208609592 

  • Sistem Pemantauan Tanaman Cabai Menggunakan Teknologi Deteksi Objek YOLO

    Sistem Pemantauan Tanaman Cabai Menggunakan Teknologi Deteksi Objek YOLO

    Penulis: Harun Sujadi, Budiman B., Dony Susandi, Elba Ghiffari Fitriasina, Trustorini Handayani

    Abstrak

    Pertanian tradisional dalam budidaya cabai seringkali membutuhkan bantuan dalam memantau kondisi tanaman secara efisien. Petani umumnya menggunakan metode manual untuk mengidentifikasi hama dan menentukan kebutuhan nutrisi tanah, yang seringkali tidak akurat dan memakan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas budidaya cabai dengan menerapkan teknologi pertanian cerdas menggunakan algoritma YOLO (You Only Look Once) untuk deteksi hama daun secara real-time. Metode yang digunakan adalah pengembangan sistem, yang meliputi pengumpulan data, pelatihan model, dan evaluasi kinerja sistem. Hasil uji menunjukkan bahwa teknologi YOLO dapat mengidentifikasi hama dengan akurasi yang cukup tinggi, memungkinkan petani untuk mengambil tindakan cepat dan tepat. Penerapan pertanian cerdas diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, mengurangi kerugian akibat hama, dan mendukung praktik pertanian berkelanjutan. Kontribusi utama penelitian ini adalah pengembangan sistem pemantauan berbasis YOLO yang dapat mendukung efisiensi budidaya cabai di Indonesia. © Fakultas Teknik, Universitas Taylor.

    Keywords: Pertanian; Tanaman Chili; Penelitian dan pengembangan; Pertanian cerdas; YOLO

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105002405701