Tag: Times Higher Education Ranking

  • Program Studi Teknik Industri UNIKOM Ajak Mahasiswa Teknik Industri Kembangkan Potensi Lewat PKM, PPK ORMAWA, dan P2MW

    Program Studi Teknik Industri UNIKOM Ajak Mahasiswa Teknik Industri Kembangkan Potensi Lewat PKM, PPK ORMAWA, dan P2MW

    Program Studi Teknik Industri UNIKOM Ajak Mahasiswa Teknik Industri Kembangkan Potensi Lewat PKM, PPK ORMAWA, dan P2MW

    BANDUNG, UNIKOM – Program Studi Teknik Industri bersama dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Industri Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) pada hari Kamis 2 Januari 2025 telah mengadakan sosialisasi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Program Peningkatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa), dan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) yang bertemakan Sosialisasi PKM PPK ORMAWA P2MW. Ketua Pelaksana Kegiatan ini yaitu Maretno Marcelina melaksanakan kegiatan tersebut di  L.018 smart building UNIKOM.

    Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi mahasiswa/i guna mengembangkan dan mewujudkan ide-ide kreativitas dan inovatif serta memperkuat kapasitas organisasi kemahasiswaan serta pemberdayaan mahasiswa yaitu: 1. Meningkatkan Pengetahuan dan Pemahaman, yang bertujuan untuk memberikan informasi mendalam mengenai PKM, P2MW, dan PPK Ormawa kepada mahasiswa. 2.Mendorong Partisipasi Aktif Mahasiswa/i Teknik Industri UNIKOM : Kegiatan ini dirancang untuk mendorong mahasiswa agar lebih aktif berpartisipasi dalam program-program tersebut. 3. Membangun Keterampilan dan Kapasitas Organisasi yang bertujuan untuk memperkuat kapasitas organisasi kemahasiswaan dengan memberikan bimbingan teknis dan strategi dalam menyusun proposal serta mengelola proyek.

    Kegiatan ini dibuka dengan sambutan langsung oleh Ketua Program Studi Teknik Industri Unikom, Dr. Henny S.T,M.T. Dalam sambutannya ia mengatakan “PKM merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide-ide kreatif dan inovatif yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Sementara itu, P2MW akan membekali mahasiswa dengan keterampilan kewirausahaan yang sangat dibutuhkan di era sekarang. Terakhir, PPK Ormawa bertujuan untuk memperkuat organisasi kemahasiswaan kita agar lebih berdaya saing dan mampu memberikan kontribusi positif”. Ungkapnya.

    Lebih lanjut Dr. Henny S.T,M.T. mengatakan “Harapan Saya melalui sosialisasi ini, seluruh mahasiswa/i dapat memahami pentingnya partisipasi aktif dalam program-program tersebut. Mari kita gunakan kesempatan ini sebaik mungkin untuk mengasah kemampuan dan mengeksplorasi potensi diri. Saya juga mendorong setiap organisasi kemahasiswaan untuk berkolaborasi dan saling mendukung dalam menyusun proposal yang berkualitas. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, saya yakin kita dapat mencapai hasil yang luar biasa”. Pungkasnya.

    Acara ini menghadirkan narasumber, yaitu Alam Santosa, S.T., M.T. untuk program PKM, Ananda Tasya Bonita Siregar untuk PPK Ormawa, dan Rizal Ardian Muslim untuk P2MW. Para pemateri memberikan penjelasan mendalam mengenai mekanisme program, cara menyusun proposal, dan bagaimana mengelola proyek dengan efektif.

    Kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah positif untuk mendorong mahasiswa Teknik Industri UNIKOM agar lebih aktif dan kreatif dalam mengembangkan diri serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat kerjasama antar mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan serta meningkatkan lebih banyak mahasiswa yang meraih prestasi dalam program-program tersebut. (Direktorat Hms & Pro)

  • UNIKOM Tingkatkan Kualitas Lulusan Dengan Kurikulum Berbasis Project Based Learning

    UNIKOM Tingkatkan Kualitas Lulusan Dengan Kurikulum Berbasis Project Based Learning

    UNIKOM Tingkatkan Kualitas Lulusan Dengan Kurikulum Berbasis Project Based Learning

    BANDUNG, UNIKOM – Dalam rangka menyongsong Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025 dan seiring dengan perubahan struktural pada Divisi Kurikulum Masa Bakti 2024-2026, maka Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM mengundang Ketua Divisi Kurikulum UNIKOM, Ketua Program Studi, serta Koordinator Mata Kuliah Wajib Kurikulum UNIKOM pada hari Selasa, 7 Januari 2025.

    Kegiatan ini berlangsung di Ruang Serbaguna Lantai 15, Smart Building UNIKOM dengan agenda utama yaitu Sosialisasi Mata Kuliah Wajib Kurikulum. Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., SE., M.Si., M.Pd. yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya pengembangan kurikulum, khususnya keseragaman penerapan Mata Kuliah Wajib Kurikulum berbasis Project-Based Learning.

    Prof. Umi Narimawati menjelaskan bahwa “Metode pembelajaran berbasis proyek ini memungkinkan mahasiswa untuk bekerja dalam kelompok, merancang, mengembangkan, serta mempresentasikan proyek yang relevan dengan topik yang diajarkan. Melalui pendekatan ini, diharapkan mahasiswa dapat lebih aktif terlibat dalam proses pembelajaran, serta mengasah keterampilan pemecahan masalah secara kreatif.” ungkapnya.

    Di akhir kegiatan, peserta rapat melakukan diskusi mendalam mengenai tantangan dan permasalahan yang dihadapi dalam pengembangan kurikulum di setiap Program Studi di UNIKOM. Pembahasan ini juga meliputi agenda-agenda lanjutan yang menjadi tindak lanjut dari Sosialisasi Mata Kuliah Wajib Kurikulum tersebut.

    Dengan kegiatan ini, UNIKOM berkomitmen untuk terus mengembangkan kurikulum yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan industri serta dunia kerja, agar mahasiswa dapat siap menghadapi tantangan global dengan keterampilan yang terasah melalui pendekatan pembelajaran yang lebih inovatif. (Direktorat Hms & Pro)

  • Awal Tahun 2025 UNIKOM Bertambah Guru Besar dalam Bidang Akuntansi Perpajakan

    Awal Tahun 2025 UNIKOM Bertambah Guru Besar dalam Bidang Akuntansi Perpajakan

    Awal Tahun 2025 UNIKOM Bertambah Guru Besar dalam Bidang Akuntansi Perpajakan

    BANDUNG, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) Bandung kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan diserahkannya Surat Keputusan (SK) Guru Besar kepada Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA. yang merupakan salah satu dosen terbaik yang berkontribusi di bidang Akuntansi Perpajakan. Penyerahan SK ini menjadi momen penting dalam perjalanan akademik UNIKOM, yang semakin menunjukkan komitmennya untuk mencetak akademisi berkualitas di tingkat nasional.

    Acara penyerahan SK Guru Besar dilaksanakan pada Selasa, 2 Januari 2025, di Aula Gedung A LLDIKTI Wilayah IV. Penyerahan SK Guru Besar ini merupakan bagian dari upaya LLDIKTI Wilayah IV untuk memberikan penghargaan dan pengakuan atas dedikasi serta kontribusi para dosen dalam bidang pendidikan dan penelitian.

    Melalui penyerahan SK ini, LLDIKTI Wilayah IV berharap dapat memotivasi dosen-dosen lainnya untuk terus berprestasi dan berinovasi, sehingga dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Sebanyak 12 dosen dari berbagai perguruan tinggi menerima SK Guru Besar pada kesempatan ini.

    Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., SE., M.Si., M.Pd. yang mewakili Rektor UNIKOM saat dimintai keterangan oleh Tim Humas UNIKOM mengatakan “Sebagai Pimpinan, sahabat, tentunya saya sangat bahagia dan bangga dapat membersamai sekaligus mengantarkan orang terdekat kita, dosen kita mencapai Guru Besar. Jabatan tertinggi dan prestasi tertinggi profesi seorang dosen. Hal ini menunjukkan UNIKOM konsisten mendorong para dosennya terus berkembang mencapai karir tertingginya. Perolehan Guru besar bukan hanya menunjukkan kinerja pribadi Dosennya, misal saat ini pribadi Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, SE., M.Ak., tetapi lebih luas kinerja FEB dan UNIKOM tentunya.

    Prof. Umi juga berbagi pengalaman dan tips untuk meraih gelar Guru Besar menurutnya ”Meraih gelar Guru Besar memang tidaklah mudah tapi juga tidak susah. Diperlukan persyaratan yang cukup lumayan untuk dilengkapi: Pendidikan doktor (S3), Konsen pada keahlian tertentu, Kum nya mencukupi minimal 850, menghasilkan publikasi di jurnal internasional bereputasi, aktif dalam organisasi akademik di tingkat nasional dan internasional, memiliki reputasi yang baik, dan yang tidak kalah pentingnya adalah tertib administrasi terkait dokumen yang diperlukan sesuai ketentuan perguruan tinggi atau institusi UNIKOM tentunya untuk selanjutnya diajukan ke DIKTI.” tutur Prof Umi

    Prof. Umi juga berpesan “saya selalu sampaikan jika ingin berhasil mencapai guru besarnya  diperlukan kemampuan mengelola diri dengan prinsip 5 K: kerja kolaborasi antara kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan kerja tuntas Dengan lima K tersebut, maka syarat administrasi yang selama ini dirasakan sulit dapat diselesaikan dengan mudah. Publikasi pada jurnal internasional bereputasi tidak akan menjadi beban. Selalu bersikap positif dan ikhlas menanti tangan Tuhan bergerak. Jangan sampai kita berekspektasi tinggi, lalu gagal jatuhnya stress kemudian sakit.”ungkapnya

    Lebih lanjut, Prof Umi mengatakan ”Setiap dosen yang sudah S3, berkomitmen pada keilmuannya, mencintai profesinya, berperilaku baik sudah memiliki tiket untuk menjadi Guru Besar. Jangan patah semangat, sahabat-sahabat kesayangan di UNIKOM Pasti dapat menjadi Profesor, tergantung niat nya. Harus Tulus dan Ikhlas. Harus baik dengan semua orang agar doa terus mengalur ke diri kita.”Pungkasnya

    Prof. Dr Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA. juga membagikan pengalamannya untuk mendapatkan gelar Profesor. Ia bercerita bahwa “Proses mendapatkan gelar Guru Besar adalah perjalanan panjang yang tidak bisa sepenuhnya dianggap sebagai hasil usaha pribadi. Gelar ini merupakan buah dari kolaborasi berbagai elemen yang saling menopang, termasuk institusi, lingkungan keluarga, kolega, dan takdir Sang Pencipta. Waktu juga memainkan peran penting dalam proses ini, mulai dari kesempatan yang datang di saat yang tepat hingga kemampuan untuk bersabar dan terus berproses tanpa terburu-buru. Setiap fase memiliki momennya sendiri, dan sering kali hasil terbaik muncul di waktu yang telah ditentukan. Institusi berperan besar dalam menyediakan peluang untuk berkembang, sementara kolega, mentor, dan sahabat memberikan arahan, motivasi, serta bantuan yang tak ternilai. Keluarga menjadi tempat bersandar saat menghadapi tantangan, dan mahasiswa sering kali menjadi sumber inspirasi yang mendorong kita untuk memberikan yang terbaik. Proses ini juga mencakup tahapan teknis yang harus dijalani, seperti pengumpulan dan perhitungan angka kredit dari pendidikan, pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Setelah itu, berkas diajukan untuk diverifikasi oleh pihak universitas, senat, serta Tim Integritas Universitas, sebelum akhirnya dievaluasi oleh LLDikti dan Dikti.”ungkapnya

    lebih lanjut Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA mengatakan “Lebih dari sekadar pencapaian teknis, gelar Guru Besar adalah amanah untuk melayani lebih banyak orang dengan ilmu yang telah dipercayakan. Gelar ini mengajarkan kerendahan hati, bahwa setiap pencapaian adalah hasil sinergi banyak pihak, bukan sekadar jerih payah pribadi. Tantangan dalam meraih gelar ini bukan hanya soal memenuhi persyaratan, tetapi juga tentang mempersiapkan diri untuk membawa manfaat lebih besar bagi masyarakat dan ilmu pengetahuan”. Pungkasnya. Penyerahan SK ini juga menunjukkan komitmen UNIKOM untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan perguruan tinggi. Sebagai institusi yang selalu mendukung pengembangan sumber daya manusia, UNIKOM berharap akan ada lebih banyak dosen yang mengikuti jejak Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA. dalam mengembangkan kemampuan

  • Pemerintah Kota Bandung dan Lldikti Wilayah IV Luncurkan Program Penanganan Sampah Melibatkan 99 Perguruan Tinggi, UNIKOM Jadi Salah Satu Penggeraknya

    Pemerintah Kota Bandung dan Lldikti Wilayah IV Luncurkan Program Penanganan Sampah Melibatkan 99 Perguruan Tinggi, UNIKOM Jadi Salah Satu Penggeraknya

    Pemerintah Kota Bandung dan Lldikti Wilayah IV Luncurkan Program Penanganan Sampah Melibatkan 99 Perguruan Tinggi, UNIKOM Jadi Salah Satu Penggeraknya

    BANDUNG, UNIKOM – Isu sampah kini menjadi masalah besar yang terus mengancam keberlanjutan lingkungan di Kota Bandung. Menanggapi hal ini, Pemerintah Kota Bandung, bersama LLDIKTI Wilayah IV, meluncurkan Program Penanganan Sampah (PPS) sebagai upaya nyata dalam mengatasi persoalan tersebut. Program yang melibatkan 99 perguruan tinggi swasta di Kota Bandung ini bertujuan untuk memberikan kontribusi signifikan terhadap pengelolaan sampah, dengan mengedepankan kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat.

    Sebagai bagian dari inisiatif ini, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) Bandung turut ambil bagian dalam misi besar tersebut. Program ini menjadi salah satu bentuk pengabdian UNIKOM kepada masyarakat, sesuai dengan tridharma perguruan tinggi, yang mencakup pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Program ini telah berlangsung selama satu bulan penuh, pada akhir tahun 2024.

    UNIKOM Bandung diberi tanggung jawab untuk melakukan penanganan sampah di wilayah yang terletak di Jalan Ir. H. Djuanda, tepatnya RT 05 RW 09, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung. Kelurahan ini memiliki jumlah penduduk yang cukup padat, terbagi dalam 13 RW, yang menjadikannya sebagai wilayah yang memiliki tantangan besar dalam pengelolaan sampah.

    Dosen Pembimbing lapangan (DPL) Assoc Prof. Dr. Hidayat S.Kom., M.T saat diwawancarai mengatakan “Saya merasa bangga dapat mendampingi mahasiswa UNIKOM dalam kegiatan sosialisasi pemilahan sampah di Kelurahan Dago, Kota Bandung. Kegiatan yang digelar oleh LLDIKTI Wilayah IV ini merupakan bukti nyata kontribusi mahasiswa dalam mengedukasi masyarakat untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan”. Ungkapnya

    Lebih lanjut Assoc. Prof. Dr. Hidayat mengatakan “Partisipasi aktif warga dalam kegiatan ini menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Saya berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa serta masyarakat untuk bersama-sama menciptakan Bandung sebagai kota yang bersih dan ramah lingkungan”. Pungkasnya.

    Direktur Kemahasiswaan UNIKOM Andreas Darmayadi, S.IP., M.Si., Ph.D. saat dimintai keterangan mengatakan  “Alhamdulillah Kelompok Penanganan Sampah Kota Bandung dari UNIKOM dapat menyelesaikan semua tugas dan amanah dari LLDIkti Wilayah IV saya sangat mengapresiasi Kinerja dari seluruh Anggota Tim dan Dosen PIC yang secara konsisten dan penuh semangat untuk membantu penanganan sampah di RT dan RW yang berada disekitar Kampus Unikom. Kita ketahui Kota Bandung saat ini mengalami Situasi darurat sampah, semoga dengan kontribusi Tim Penanganan Sampah dari UNIKOM dapat membantu menyadarkan masyarakat untuk melakukan pemilahan dan pengelolaan Sampah dengan baik dan Bijak.”ungkapnya

    Solusi dan Pendampingan yang telah dilakukan oleh Unikom yaitu: 1. Pelatihan dan edukasi masyarakat seperti memastikan semua kegiatan berjalan sesuai rencana dan berfungsi sebagai penghubung antara mahasiswa dan DPL. 2. Peningkatan Fasilitas Pemilahan terbagi menjadi dua yaitu: Sampah organik yang diolah menjadi kompos,  sampah anorganik yang dipilah dan dijual ke pengepul daur ulang, terakhir sampah residu yang dibuatkan menjadi kerajinan. 3. Kampanye Kesadaran, dengan 80% Tingkat kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemilahan sampah meningkat secara signifikan. 4. Kerjasama dengan Pihak Terkait.

    Dengan adanya program ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi ini, UNIKOM dan perguruan tinggi lainnya di Kota Bandung berkomitmen untuk memberikan solusi nyata bagi masalah sampah yang semakin mendesak. (Direktorat Hms & Pro)

  • UNIKOM Meluluskan 134 Siswa King Sejong Institute Bandung

    UNIKOM Meluluskan 134 Siswa King Sejong Institute Bandung

    UNIKOM Meluluskan 134 Siswa King Sejong Institute Bandung

    BANDUNG, UNIKOM – King Sejong Institute Bandung 1 yang berlokasi di UNIKOM mengadakan acara kelulusan kelas Bahasa Korea semester 2 tahun 2024 (semester ke-11). Acara kelulusan tersebut dihadiri oleh 42 siswa dari total 134 siswa lulus dari berbagai level kelas pada bulan Desember 2024.

    Acara yang juga dihadiri oleh Pembina  Yayasan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Ibu Hj. Dra. Ani Astuti, S.E.  Acara dibuka dengan sambutan dari Bapak Assoc. Prof. Dr. Inta Budi Setya Nusa, SE., M.Ak. selaku Direktorat International Affairs & Cooperation UNIKOM. Beberapa tamu undangan yang juga hadir antara lain Direktur International Program, Ibu Dr. Senny Luckyardi, S. P., M.M., Tim International Affairs & Cooperation, Bapak Dr. Salmon Priaji Martana, S.T., M.T. & Ibu Dr. Henike Primawanti, M.I.Pol. Beberapa guru native Korea yang hadir antara lain Ms. Kim Nayeon, Ms. Kim Hanna, Ms. Kim Hye in, dan Ms. Ha Bok Eum.

    Acara dilanjutkan dengan beberapa game seru seperti: menebak music video K-POP, menebak lagu Indonesia berdasarkan lirik yang dibacakan oleh guru native, juga bermain Jegichagi (permainan tradisional asal Korea).  Puncak acara yaitu pembagian sertifikat kelulusan, siswa yang hadir maju ke atas panggung untuk menerima sertifikat dan berfoto. Acara ditutup dengan pengumuman pemenang game, juga pemenang doorprize.

    Assoc. Prof. Dr. Inta Budi Setya Nusa, SE., M.Ak. mengatakan “Acara kelulusan KSI Bandung 1 yang berlangsung meriah ini tentu menjadi momen yang sangat berkesan bagi seluruh peserta. Kegiatan ini bukan hanya sekadar perayaan atas pencapaian yang telah diraih, tetapi juga sebagai tempat ‘reuni’ dari beberapa kelas telah dilaksanakan secara online.”ungkapnya

    Secara keseluruhan, acara kelulusan ini tidak hanya menjadi penanda akhir dari perjalanan belajar, tetapi juga sebagai batu loncatan untuk melangkah ke tantangan baru, baik dalam kehidupan profesional maupun pribadi. Dengan suasana yang penuh semangat ini, para peserta tentunya akan lebih termotivasi untuk terus mengembangkan kemampuan bahasa Korea mereka.

    Semoga kemampuan bahasa Korea yang telah dimiliki oleh seluruh lulusan dapat membuka banyak pintu kesempatan, baik di dunia pendidikan, pekerjaan, maupun dalam memperkaya wawasan budaya. Semoga dapat terus mengembangkan kemampuan bahasa Korea, menjadikannya sebagai alat untuk menjalin hubungan yang lebih luas dengan orang-orang dari berbagai belahan dunia khususnya Korea Selatan, serta memperdalam pemahaman tentang budaya Korea yang kaya dan menarik.

    Semoga ilmu yang di dapat di King Sejong Institue Bandung 1 dapat membawa kebahagiaan, kepuasan dan memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain. Jangan pernah berhenti belajar dan terus jadikan bahasa Korea sebagai jembatan untuk meraih impian yang lebih besar. (Direktorat Hms & Pro)

  • FISIP UNIKOM Adakan Sarasehan: “Politik, Perempuan dan Pemberdayaannya”

    FISIP UNIKOM Adakan Sarasehan: “Politik, Perempuan dan Pemberdayaannya”

    FISIP UNIKOM Adakan Sarasehan: “Politik, Perempuan dan Pemberdayaannya”

    BANDUNG, UNIKOM – Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik (FISIP) UNIKOM menggelar sarahsehan yang bertajuk Politik, Perempuan dan Pemberdayaannya  Sabtu (28/12/24) bertempat di Auditorium Miracle Lt.4. Diikuti kurang lebih 200 peserta dari kalangan mahasiswa hingga masyarakat umum.

    Ketua Pelaksana Tine Agustin Wulandari, S.I.Kom., M.I.Kom dalam laporannya mengatakan bahwa Sarasehan yang dilakukan merupakan kolaborasi dari Program Studi yang ada di FISIP UNIKOM dan diinisiasi oleh Dekan FISIP UNIKOM. Sarasehan ini bertujuan untuk membuka ruang diskusi mengenai tantangan dan peluang perempuan dalam politik, serta bagaimana kita dapat memperkuat peran serta perempuan dalam pengambilan keputusan yang menyangkut kepentingan bersama. Melalui acara ini, kami berharap dapat memberikan wawasan baru bagi seluruh peserta mengenai langkah-langkah konkret yang dapat diambil untuk mendorong pemberdayaan perempuan di bidang politik.”tutur Tine Agustin Wulandari, S.I.Kom., M.I.Kom

    Dekan FISIP UNIKOM Assoc. Prof. Dr. Hj. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si. dalam sambutannya mengatakan “Acara ini bukan hanya sebagai ajang diskusi mengenai peran perempuan dalam politik, tetapi juga sebagai bagian dari peringatan Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember, untuk memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh ibu di Indonesia. Khususnya sivitas akademika UNIKOM.”ungkapnya

    Lebih lanjut Dewi menyampaikan “Hari Ibu adalah momen yang sangat penting untuk menghargai peran luar biasa perempuan sebagai penggerak utama dalam kehidupan keluarga dan masyarakat. Perempuan, terutama ibu, merupakan pilar yang sangat berpengaruh dalam membentuk karakter dan membangun bangsa. Oleh karena itu, pemberdayaan perempuan, khususnya dalam dunia politik, menjadi sangat penting untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan bagi semua.”pungkasnya

    Turut hadir dalam kesempatan tersebut Dekan FISIP UNIKOM Assoc. Prof. Dr. Hj. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si. Para Ketua Program Studi, Dosen dan Tendik di Lingkungan FISIP UNIKOM, Dinas DP2AKBP3A Kab. Bandung, MT. Mahabbah At-Tanwir Kab. Bandung, Alisa Khadijah ICMI Jawa Barat, MT. Jingga Residence Kab. Bandung, Majelis Ta’lim Ashfiyatun Nisa UNIKOM.

    Menghadirkan narasumber yang sangat inspiratif diantaranya Ketua Komisi DPRD Kab.Bandung Dr. H. Cecep Suhendar, S.Pd., M.Si. Ketua Puspa Kab.Bandung Dr. Yanti Lidiati, SE. MMCE. Direktur Manufacture & Finance Ina Cookies Alfiandini Nur Sadrina dan Ust. H. M.Ersyad Muttaqien, M.I.Kom. dengan dipandu oleh Moderator Sylvia Octa Putri, S.IP., M.I.Pol.

    Acara Sarasehan: “Politik, Perempuan, dan Pemberdayaannya yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNIKOM berhasil membuka wawasan baru tentang pentingnya peran perempuan dalam dunia politik. Melalui diskusi mendalam yang dihadiri oleh berbagai narasumber, peserta diajak untuk menyadari tantangan dan peluang yang ada bagi perempuan dalam berpartisipasi secara aktif dalam proses politik. Salah satu sorotan utama adalah bagaimana pemberdayaan perempuan tidak hanya menjadi isu kesetaraan gender, tetapi juga strategi untuk menciptakan kebijakan yang lebih adil dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

    Selain itu, acara ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Ibu, yang semakin memperkuat makna pentingnya peran perempuan, terutama para ibu, dalam membangun bangsa. Peserta diajak untuk mengapresiasi kontribusi besar perempuan dalam kehidupan keluarga dan masyarakat, serta mendukung upaya pemberdayaan mereka untuk turut berperan dalam pengambilan keputusan politik yang lebih luas. Secara keseluruhan, acara ini berhasil menciptakan ruang dialog yang konstruktif dan membuka peluang kolaborasi antara berbagai pihak untuk memperjuangkan pemberdayaan perempuan di berbagai sektor, khususnya dalam politik. (Direktorat Hms & Pro)

  • DP3M UNIKOM Lakukan Penjajakan Kerja Sama Dengan Brain IPB

    DP3M UNIKOM Lakukan Penjajakan Kerja Sama Dengan Brain IPB

    DP3M UNIKOM Lakukan Penjajakan Kerja Sama Dengan Brain IPB

    BANDUNG, UNIKOM – Direktorat Penelitian, Pengabdian, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3M) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melakukan penjajakan kerja sama dengan Klaster Keilmuan BRAIN (Blockchain, Robotics, Artificial Intellegence Network) IPB University. Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara universitas dan lembaga riset dalam mengembangkan inovasi, riset terapan, dan pemberdayaan masyarakat yang lebih efektif di Indonesia.

    Penjajakan ini menjadi langkah strategis bagi kedua belah pihak dalam memanfaatkan potensi penelitian dan pengabdian masyarakat untuk menghasilkan solusi yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. DP3M UNIKOM, yang memiliki fokus pada pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta pemberdayaan masyarakat, berkomitmen untuk berkolaborasi dengan Brain IPB dalam menciptakan program-program yang dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat.

    “Penjajakan kerja sama ini sangat penting dalam rangka memperkuat ekosistem riset di Indonesia, khususnya Universitas Komputer Indonesia dan IPB University melalui BRAIN yang terkait dengan pengembangan teknologi, implementasidan pemberdayaan masyarakat. Kami berharap, melalui kolaborasi ini, kami dapat menghadirkan riset yang lebih relevan dengan kebutuhan nyata masyarakat dan dapat diterapkan di berbagai sektor,” ujar Irawan Afrianto, ST., MT., Direktur DP3M UNIKOM.

    Sementara itu, perwakilan dari Brain IPB, Prof. Dr. Ir. Yandra Arkeman, M. Eng menyatakan bahwa penjajakan kerja sama ini akan memberikan peluang bagi kedua institusi untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam mengembangkan riset dan inovasi berbasis teknologi. “Dengan bergabungnya potensi riset yang dimiliki oleh Brain IPB dan DP3M UNIKOM, kami berharap dapat menghasilkan program yang mengarah pada pemberdayaan masyarakat yang lebih berkelanjutan dan aplikatif,” ungkap

    Kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang dalam pengembangan teknologi terapan, penelitian bersama, serta program pengabdian kepada masyarakat yang lebih bermanfaat. Selain itu, kolaborasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendidikan berbasis riset.

    Kegiatan ini dihadiri juga oleh Direktorat dan divisi yang memiliki relasi dengan tujuan kegiatan ini, baik yang berada dibawah Wakil Rektor III UNIKOM dan Wakil Rektor IV UNIKOM. Rencananya, penjajakan kerja sama ini akan dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), yang akan mengatur lebih lanjut ruang lingkup kerja sama antara UNIKOM dan Brain IPB. MoU ini diharapkan akan memperkuat komitmen kedua belah pihak dalam mendukung kemajuan pendidikan, riset, serta pemberdayaan masyarakat di Indonesia. (Direktorat Humas & Protokol)