Tag: sinta

  • Sistem Pemantauan Bahan Nata De Coco Menggunakan Internet of Things

    Sistem Pemantauan Bahan Nata De Coco Menggunakan Internet of Things

    Penulis: Bobi Kurniawan, Haq A. H, Alvian Sopian

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk menciptakan sistem pemantauan proses pencampuran larutan yang digunakan untuk pembuatan Nata de Coco menggunakan Internet of Things. Proses pembuatan Nata de Coco biasanya mencampur larutan air kelapa dengan cuka dan larutan biji. Proses pencampuran biasanya dilakukan dengan pengukuran manual. Dalam proses pencampuran, pembuat biasanya hanya mengukur jumlah campuran larutan tanpa memperhatikan hasil akhir dan pengaruh suhu serta tingkat keasaman bahan. Hal ini dapat menyebabkan kegagalan proses pencampuran larutan Nata de Coco. Oleh karena itu, agar proses pencampuran dapat dikendalikan dan untuk meningkatkan kualitas dan tingkat keberhasilan campuran, diperlukan sistem yang dapat memantau proses pencampuran dan hasil pencampuran pembuatan Nata de Coco. Metode yang digunakan dalam pembuatan sistem pemantauan ini mengacu pada metode prototipe dengan tahapan komunikasi, perencanaan cepat, desain model, pembuatan prototipe, dan penggunaan sistem. Hasil penelitian ini adalah sebuah sistem yang dapat melakukan proses pencampuran larutan bahan Nata de Coco yang dapat dipantau secara real-time untuk menghasilkan produk unggulan dengan tingkat keasaman yang baik yaitu dengan nilai 3,5 hingga 7,5. Dengan nilai keasaman yang baik, dapat dihasilkan Nata De Coco berkualitas baik. © School of Engineering, Taylor’s University

    Kata kunci penulis

    Internet of things; Manufaktur; Sistem pemantauan

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85124609343 

  • Visualisasi Potensi Kesesuaian Lahan Pertanian Menggunakan Sistem Informasi Geografis Realitas Tertambah (AR-GIS)

    Visualisasi Potensi Kesesuaian Lahan Pertanian Menggunakan Sistem Informasi Geografis Realitas Tertambah (AR-GIS)

    Penulis: Hanhan Maulana, Hideaki Kanai

    Abstrak

    Studi ini bertujuan untuk memvisualisasikan potensi kesesuaian lahan pertanian menggunakan Sistem Informasi Geografis Realitas Tertambah (AR-GIS). AR-GIS dapat memberikan pengalaman imersif kepada pengguna. Wilayah Kabupaten Bandung dipilih sebagai daerah penelitian karena memiliki potensi pertanian yang baik. Tantangan yang memotivasi pengembangan realitas tertambah dalam visualisasi kesesuaian lahan adalah agar petani dapat menggunakan GIS secara praktis untuk membantu pengambilan keputusan. Studi ini memiliki tiga tahapan utama. Tahapan pertama dan kedua mengintegrasikan Analisis Keputusan Multikriteria (MCDA) dengan metode Sistem Informasi Geografis (GIS). Tahapan pertama bertujuan untuk menentukan komoditas potensial menggunakan metode MCDA dengan mempertimbangkan faktor ekonomi, lingkungan, dan karakteristik tanaman. Tahapan kedua menjelaskan proses evaluasi kesesuaian lahan untuk setiap komoditas menggunakan metode GIS. Berdasarkan hasil evaluasi, kubis, kentang, dan bawang bombai merupakan tanaman yang paling sesuai untuk dibudidayakan di daerah penelitian. Hasil ini konsisten dengan data statistik yang menunjukkan bahwa komoditas-komoditas ini memiliki produktivitas tertinggi. Tahap ketiga dari penelitian ini menjelaskan proses visualisasi peta menggunakan realitas tertambah (augmented reality). AR-GIS diharapkan mampu memberikan tampilan visualisasi peta yang lebih baik. Dengan visualisasi peta yang baik, informasi pada GIS dapat mudah dipahami oleh pengguna. Lebih jauh lagi, diharapkan AR-GIS akan memiliki tingkat kegunaan yang tinggi. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata kunci penulis

    Realitas tertambah; Sistem informasi geografis realitas tertambah; Komoditas; Sistem informasi geografis; Analisis keputusan multi-kriteria

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85128131357 

  • Teknologi Mesin Pengupas Jagung untuk Meningkatkan Produktivitas Petani

    Teknologi Mesin Pengupas Jagung untuk Meningkatkan Produktivitas Petani

    Penulis: Senny Luckyardi, Raiswati Unsta Mega, Kevin R, Naufal A. N, Hanifah A. P

    Abstrak

    Jagung merupakan kebutuhan pokok bagi kehidupan manusia dan merupakan komoditas pangan kedua setelah beras. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang mesin pemisah biji jagung menggunakan mesin yang murah dan ringan dengan daya dorong yang kecil. Penelitian ini menggunakan perhitungan sederhana untuk mendapatkan desain optimal mesin pengupas jagung. Mesin pemisah dibuat dengan memotong bahan, mengerjakan mesin, mengelas rangka, memasang dan merakit mesin setelah diperbaiki dan disetel. Langkah selanjutnya adalah menguji kinerja alat dengan memeriksa kapasitas pengupasan. Jika ada kerusakan, akan diperbaiki lagi, tetapi jika tidak, maka mesin siap digunakan. Hasil pengujian kualitas dan kapasitas produksi menunjukkan bahwa perbedaan diameter jagung yang dikupas memengaruhi kapasitas produksi jagung yang dikupas, di mana semakin besar diameter jagung yang dikupas, semakin tinggi kapasitas produksinya. Desain mesin pengupas jagung ini diperkirakan dapat meningkatkan jumlah produksi biji jagung olahan sebesar 20% dari produk yang menggunakan perangkat mekanis di pasaran, dengan daya listrik 0,8952 kW (diperkirakan 1 hp 0,746 kW). Desain fungsional dan cara kerja mesin, yaitu menggunakan energi berbahan bakar minyak, adalah dua tingkat penyortiran: kasar dan halus. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata kunci penulis

    Biologi; Kimia; Pengelolaan lingkungan; Waduk Jangari; Parameter; Fisik; Kualitas air

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85131939125

  • Dampak Manajemen Pengetahuan, Teknologi Informasi, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Pencitraan Perguruan Tinggi terhadap Mutu Pendidikan

    Dampak Manajemen Pengetahuan, Teknologi Informasi, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Pencitraan Perguruan Tinggi terhadap Mutu Pendidikan

    Penulis: Umi Narimawati; Marliana Budhiningtias Winanti; Syahrul Mauluddin; Dadang Munandar; Denok Sunarsi
    DOI: 10.15549/jeecar.v10i6.1505

    Abstrak:
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan memahami pengaruh penerapan manajemen pengetahuan, pemanfaatan teknologi informasi, serta program pengabdian kepada masyarakat terhadap pencitraan perguruan tinggi dan dampaknya terhadap mutu pendidikan secara keseluruhan pada perguruan tinggi swasta (PTS) di wilayah Jawa Barat dan Banten. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei serta metode simple random sampling untuk mengumpulkan data dari 226 dosen perguruan tinggi swasta di Jawa Barat dan Banten. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak PLS versi 3.0 yang berbasis pendekatan Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen pengetahuan tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pencitraan perguruan tinggi, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai t-statistic sebesar 1,594 dan nilai P-value sebesar 0,112. © 2023, Institute of Eastern Europe and Central Asia. Seluruh hak cipta dilindungi.

    Kata Kunci Penulis:
    program pengabdian kepada masyarakat; implementasi manajemen pengetahuan; mutu pendidikan; pencitraan perguruan tinggi; pemanfaatan teknologi informasi

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85178284931

  • Desain Cetak Biru TI dengan Kerangka Kerja TOGAF ADM untuk Pengembangan Sistem Informasi

    Desain Cetak Biru TI dengan Kerangka Kerja TOGAF ADM untuk Pengembangan Sistem Informasi

    Penulis: Rizky Jumansyah, Rangga Sidik Eddy Soeryanto Soegoto

    Abstrak

    Badan Persatuan Nasional dan Politik Kabupaten Kutai Barat saat ini membutuhkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung proses pelayanan yang ada dan memanfaatkan data dan informasi yang ada. Dengan dukungan dan peran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), masyarakat atau pihak yang berkepentingan dapat dengan mudah menemukan atau mengakses data dan informasi yang dibutuhkan. Di sinilah peran arsitektur perusahaan dibutuhkan untuk mendukung kegiatan bisnis utama dan kegiatan bisnis pendukung yang dilakukan oleh organisasi. Tujuan implementasi arsitektur perusahaan adalah untuk menyelaraskan bisnis dan teknologi informasi dengan tujuan organisasi. Implementasi arsitektur perusahaan terkait erat dengan bagaimana suatu organisasi mengembangkan dan membangun arsitektur perusahaannya. Banyak kerangka kerja yang dapat digunakan dalam mendesain perusahaan untuk mendukung berjalannya sistem di dalam perusahaan. Dalam kasus ini, kerangka kerja yang akan digunakan dalam merumuskan dan merencanakan sistem informasi secara strategis di dalam Badan Persatuan Nasional dan Politik Kabupaten Kutai Barat adalah TOGAF (The Open Group Architecture Framework) dengan fokus pada enam komponen arsitektur yang terdiri dari Visi Arsitektur, Arsitektur Bisnis, Arsitektur Sistem Informasi, Arsitektur Teknologi, Peluang dan Solusi, dan Perencanaan Migrasi. TOGAF ADM dapat digunakan untuk membuat cetak biru teknologi untuk suatu perusahaan, di mana cetak biru tersebut dapat digunakan dan menjadi referensi dalam pengembangan perusahaan. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata kunci penulis

    Cetak Biru; Arsitektur Perusahaan; Sistem Informasi; TOGAF ADM 9.1

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85141697703

  • Pemodelan Antena Setengah Lambda Terbuka Menggunakan Pengujian Detektor Plotter Antena Otomatis pada Frekuensi Siaran UHF

    Pemodelan Antena Setengah Lambda Terbuka Menggunakan Pengujian Detektor Plotter Antena Otomatis pada Frekuensi Siaran UHF

    Penulis: Muhammad Rizky Firdaus, Budi Herdiana, Rio Muhammad Iskandar

    Abstrak

    Antena dipol cukup populer dalam berbagai penelitian di bidang teknologi antena. Banyak model dan modifikasi telah dilakukan untuk mendapatkan kinerja optimal sesuai dengan bidang aplikasi. Dari sekian banyak model antena ini, ternyata tidak banyak antena jenis ini yang memiliki fungsi yang sama sebagai antena pemancar dan penerima. Oleh karena itu, tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah memodelkan antena dipol UHF setengah lambda terbuka agar dapat bekerja dengan baik pada alokasi frekuensi siaran UHF. Metode untuk mewujudkan hal ini adalah dengan menggunakan pendekatan pengujian komparatif, yang dimulai dengan mendesain model fisik antena, kemudian diuji secara otomatis oleh detektor plotter antena, hasilnya adalah visualisasi bentuk pola radiasi antena. Dari pola radiasi ini, akan terlihat luas sudut gain, daya pancar, daya terima, dan Return Loss. Berdasarkan hasil pengujian, daya pancar maksimum setiap antena adalah 121 mWatt dan daya terima adalah 97 mWatt dengan nilai rugi balik -18,78 dB pada frekuensi siaran UHF 428,5 MHz. © Fakultas Teknik, Universitas Taylor.

    Kata kunci penulis

    Antena otomatis; Siaran; Pengujian Pemodelan; UHF

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85141701102  

  • Implementasi Augmented Reality pada Sosialisasi Gempa Bumi dan Tsunami dalam Program BMKG Goes to School

    Implementasi Augmented Reality pada Sosialisasi Gempa Bumi dan Tsunami dalam Program BMKG Goes to School

    Penulis: Ruhimat, Eddy Soeryanto Soegoto

    Abstrak

    Sosialisasi mengenai gempa bumi dan tsunami kepada siswa dilakukan secara rutin melalui program BMKG Goes to School (GTS). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi dan efektivitas implementasi Augmented Reality (AR) dalam kegiatan sosialisasi gempa bumi dan tsunami pada program BMKG GTS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan survei sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi AR dalam program BMKG GTS sangat efektif dan efisien dalam menyampaikan informasi mengenai gempa bumi dan tsunami kepada siswa. Program ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap informasi tentang gempa bumi dan tsunami karena materi disajikan secara interaktif dan menarik. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata kunci penulis:

    Augmented reality; BMKG Goes to School; Gempa bumi; Sosialisasi; Tsunami

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85145379

  • Sistem Informasi Layanan Catering Berbasis Website

    Sistem Informasi Layanan Catering Berbasis Website

    Penulis: Ely Suhayati, Windi Novianti, Aura Nur Zakiah

    Abstrak

    Pembatasan jarak fisik merupakan kebijakan pemerintah baru selama pandemi COVID-19, dan hal ini sangat memengaruhi Erna Sari Catering. Salah satu solusi strategi pemasaran Erna Sari Catering selama pandemi COVID-19 adalah menjalankan seluruh proses bisnis menggunakan teknologi elektronik, khususnya teknologi informasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan strategi pemasaran dan lowongan kerja melalui layanan digital. Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan pemasaran digital berbasis website untuk membantu bisnis Erna Sari Catering dalam mengembangkan dan unggul dalam teknologi digital, serta membantu pemerintah dalam mengurangi pengangguran akibat pandemi COVID-19. Penggunaan pemasaran digital untuk layanan bisnis dan lowongan kerja diharapkan dapat menjadi cara untuk mempercepat pemulihan dan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat Indonesia pasca pandemi COVID-19. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata kunci penulis

    Layanan bisnis; Pemasaran digital; Lowongan kerja; Strategi; Situs web

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85145410197 

  • Meningkatkan Kinerja Padding Laston AC-WC dengan Pemanfaatan Limbah Terak Nikel

    Meningkatkan Kinerja Padding Laston AC-WC dengan Pemanfaatan Limbah Terak Nikel

    Penulis: Falderika, Nur Fitrah

    Abstrak

    Pemanfaatan limbah sebagai bagian dari material perkerasan jalan merupakan isu penting. Hal ini disebabkan oleh berkurangnya ketersediaan material alami sebagai bahan baku jalan dan meningkatnya biaya pengadaan serta proses perolehan agregat. Akibatnya, dibutuhkan material alternatif dan salah satunya adalah terak nikel. Terak nikel dikategorikan sebagai limbah Beracun dan Berbahaya (B3), sehingga pengujian diperlukan untuk menentukan kandungan zat berbahaya. Nilai uji Toxicity Characteristic Leaching Procedure (TCLP) lebih kecil dan memenuhi persyaratan, hasil pengujian karakteristik fisik terak nikel juga memenuhi persyaratan yang digunakan dalam material konstruksi jalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan terak nikel terhadap kinerja campuran Laston (AC-WC). Pengujian dilakukan berdasarkan metode empiris dengan uji Marshall yang mengacu pada ketentuan sifat campuran Laston (AC-WC) Spesifikasi Umum untuk Jalan dan Jembatan Jalan Raya, Bina Marga, 2018. Variasi Kandungan Aspal Referensi (KAA) yang digunakan adalah 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, dan 7%. Berdasarkan hasil analisis uji Marshall, diketahui bahwa penggunaan terak nikel memiliki kinerja yang lebih baik dalam hal nilai stabilitas Marshall yang lebih tinggi yaitu 1803 kg dibandingkan dengan 1660 kg pada campuran tanpa terak nikel. Dari hasil pengujian dan analisis yang dilakukan, limbah terak nikel ini dapat digunakan sebagai bahan baru dalam campuran aspal sehingga dampaknya adalah limbah tersebut dapat digunakan kembali. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata kunci penulis

    Laston AC-WC; Marshall; Terak nikel

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85145569238 

  • Perancangan Sistem Informasi Geografis Realitas Tertambah Kolaboratif untuk Visualisasi Kesesuaian Lahan

    Perancangan Sistem Informasi Geografis Realitas Tertambah Kolaboratif untuk Visualisasi Kesesuaian Lahan

    Penulis: Hanhan Maulana, Kanai H

    Abstrak

    Studi ini bertujuan untuk memvisualisasikan potensi kesesuaian lahan pertanian menggunakan Sistem Informasi Geografis Realitas Tertambah Kolaboratif (AR-GIS). Dalam pengambilan keputusan pertanian, aspek geografis merupakan salah satu faktor penting yang perlu dipertimbangkan. Namun, terdapat banyak keterbatasan pada platform AR awal dan salah satunya adalah keterbatasan jumlah pengguna. Titik jangkar berbasis cloud mampu mengatasi keterbatasan ini dengan menghubungkan banyak pengguna melalui internet yang memungkinkan mereka untuk melihat, berinteraksi, dan menyinkronkan konteks digital secara bersamaan. Melalui teknologi ini, penelitian ini dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama adalah membuat peta kesesuaian lahan. Tahap kedua adalah pengembangan AR-GIS Kolaboratif dengan mengadopsi pendekatan desain yang berpusat pada pengguna. Studi ini mengintegrasikan GIS dengan kemampuan visualisasi AR untuk memvisualisasikan peta kesesuaian lahan kemudian memungkinkan kerja kolaborasi multi-pengguna berdasarkan Objek AR. Studi ini mengembangkan sistem berbasis AR-GIS menggunakan UNITY 3D. AR GIS yang dibangun didasarkan pada multi-platform untuk mengatasi berbagai platform perangkat seluler yang digunakan oleh petani, yang kemudian diintegrasikan dengan jangkar Cloud untuk menghubungkan satu perangkat dengan perangkat lain. Jangkar Cloud memungkinkan kerja kolaboratif antara petani dan pemangku kepentingan lainnya. Studi ini mengevaluasi kinerja sistem menggunakan dua perangkat dengan spesifikasi berbeda. Berdasarkan hasil evaluasi, visualisasi peta yang baik dapat diberikan oleh AR-GIS kolaboratif. Teknologi AR kolaboratif juga memberikan visualisasi alternatif serta interaksi alternatif dengan peta yang memiliki banyak pengguna. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman petani terhadap peta kesesuaian lahan. Diharapkan sistem AR-GIS kolaboratif dapat memberikan bantuan yang bermanfaat bagi petani dalam hal pengambilan keputusan. Dengan keputusan dan wawasan yang tepat mengenai peta kesesuaian lahan, risiko gagal panen dapat diminimalkan, dan produktivitas sektor pertanian dapat ditingkatkan. © 2023 Taylor’s University. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    2708; GIS Pertanian; Jangkar Cloud; Sistem kolaboratif; GIS; Peta kesesuaian lahan

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85176566794