Tag: Scopus

  • Sistem Pemantauan Keamanan Server dan Kualitas Udara Menggunakan Raspberry Pi 4 dan Telegram

    Sistem Pemantauan Keamanan Server dan Kualitas Udara Menggunakan Raspberry Pi 4 dan Telegram

    Penulis: Mochamad Fajar Wicaksono, Myrna Dwi Rahmatya

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan sistem yang menggunakan Raspberry Pi dan teknologi IoT untuk memantau kondisi ruang server seperti suhu, kelembaban, kualitas udara, dan keamanan hak akses. Kontribusi penelitian ini adalah memudahkan pengguna untuk memantau ruang server dan mengambil tindakan yang tepat ketika terjadi masalah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental. Output yang diperoleh berupa tampilan web dan notifikasi Telegram. Otak dari sistem ini adalah Raspberry Pi 4. Input yang diterima adalah suhu, kelembaban, kadar karbon monoksida, karbon dioksida, dan nilai partikel debu. Hal yang menyebabkan Raspberry Pi 4 mengaktifkan buzzer dan mengirimkan notifikasi melalui Telegram adalah ketika nilai suhu lebih dari 230°C, kelembapan kurang dari 45% atau 60%, nilai karbon monoksida yang terukur lebih dari 50 ppm, atau karbon dioksida lebih dari 800 ppm, atau nilai AQI partikel debu lebih dari 100. Mengenai hak akses, pengguna hanya dapat memasuki ruang server menggunakan kartu RFID terdaftar. Pelanggaran hak akses akan dideteksi oleh sensor PIR1, PIR2, dan Ultrasonik. Jika ini terjadi, Raspberry Pi akan mengambil foto dengan Pi Camera, mengaktifkan buzzer, dan mengirimkannya melalui Telegram. Seluruh proses pengujian sistem diuji dalam dua bagian utama: pengujian suhu, kelembapan, AQI, dan pengujian keamanan terkait hak akses sesuai dengan skenario program dan tujuan awal. Hasil pengujian menunjukkan bahwa setiap bagian berfungsi 100%. Pengujian keseluruhan menunjukkan keberhasilan 100% di mana sistem dapat melakukan tindakan sesuai dengan kondisi dan skenario program. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata kunci penulis

    AQI; Pemantauan; Raspberry Pi4; Keamanan; Ruang server; Telegram

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85198972754

  • Sistem Pemantauan Keamanan Server dan Kualitas Udara Menggunakan Raspberry Pi 4 dan Telegram

    Penulis: Mochamad Fajar Wicaksono, Myrna Dwi Rahmatya

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan sistem yang menggunakan Raspberry Pi dan teknologi IoT untuk memantau kondisi ruang server seperti suhu, kelembaban, kualitas udara, dan keamanan hak akses. Kontribusi penelitian ini adalah memudahkan pengguna untuk memantau ruang server dan mengambil tindakan yang tepat ketika terjadi masalah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental. Output yang diperoleh berupa tampilan web dan notifikasi Telegram. Otak dari sistem ini adalah Raspberry Pi 4. Input yang diterima adalah suhu, kelembaban, kadar karbon monoksida, karbon dioksida, dan nilai partikel debu. Hal yang menyebabkan Raspberry Pi 4 mengaktifkan buzzer dan mengirimkan notifikasi melalui Telegram adalah ketika nilai suhu lebih dari 230°C, kelembapan kurang dari 45% atau 60%, nilai karbon monoksida yang terukur lebih dari 50 ppm, atau karbon dioksida lebih dari 800 ppm, atau nilai AQI partikel debu lebih dari 100. Mengenai hak akses, pengguna hanya dapat memasuki ruang server menggunakan kartu RFID terdaftar. Pelanggaran hak akses akan dideteksi oleh sensor PIR1, PIR2, dan Ultrasonik. Jika ini terjadi, Raspberry Pi akan mengambil foto dengan Pi Camera, mengaktifkan buzzer, dan mengirimkannya melalui Telegram. Seluruh proses pengujian sistem diuji dalam dua bagian utama: pengujian suhu, kelembapan, AQI, dan pengujian keamanan terkait hak akses sesuai dengan skenario program dan tujuan awal. Hasil pengujian menunjukkan bahwa setiap bagian berfungsi 100%. Pengujian keseluruhan menunjukkan keberhasilan 100% di mana sistem dapat melakukan tindakan sesuai dengan kondisi dan skenario program. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata kunci penulis

    AQI; Pemantauan; Raspberry Pi4; Keamanan; Ruang server; Telegram

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85198972754

  • Manfaat Penggunaan E-Learning: Analisis dari Aspek Neuropsikologis

    Manfaat Penggunaan E-Learning: Analisis dari Aspek Neuropsikologis

    Penulis: Edi Firdaus, Munir M, Puspo Dewi Dirgantari, Chairul Furqon, Raden Heryaningtias Ramadhianti

    Abstrak

    Penelitian ini mendeskripsikan manfaat penggunaan e-learning dari aspek neuropsikologis pengguna. Metode survei digunakan sebagai metodologi penelitian dalam studi ini, di mana proses penggunaan e-learning oleh pengguna pertama-tama dideskripsikan, kemudian survei dilakukan dengan mengisi kuesioner kepada 286 pengguna e-learning berdasarkan 4 indikator, yaitu optimisme, inovasi, rasa tidak aman, dan ketidaknyamanan dari hasil survei. Hasil yang diperoleh kemudian diteliti lebih lanjut mengenai aspek neuropsikologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan e-learning menunjukkan rasa optimisme dan pertumbuhan inovasi yang tinggi di antara pengguna, tetapi masih dinyatakan netral pada aspek rasa tidak aman dan ketidaknyamanan. Kemudian, dilihat dari aspek neuropsikologi, e-learning dapat meningkatkan proses kinerja emosional di otak, di mana rasa optimisme dan inovasi dalam diri sendiri dapat dikategorikan sebagai tinggi. Rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut meliputi peninjauan penggunaan e-learning pada aspek neuropsikologi lainnya seperti kekuatan kognitif, kepercayaan, motivasi, dll. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata kunci penulis

    Ketidaknyamanan; E-learning; Inovasi; Neuropsikologi; Optimisme

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85218769534

  • Integrasi Jaringan Sensor Nirkabel dengan Jaringan Mesh Nirkabel dalam Sistem Pemantauan Pasien Berbasis IoT

    Integrasi Jaringan Sensor Nirkabel dengan Jaringan Mesh Nirkabel dalam Sistem Pemantauan Pasien Berbasis IoT

    Penulis: Irawan Afrianto, Rahmat Mainusar, Sufa Atin

    Abstrak

    Optimalisasi proses penanganan pasien merupakan bagian penting dari pusat layanan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pemantauan pasien menggunakan pendekatan Jaringan Sensor Nirkabel (WSN) berbasis Internet of Things (IoT) dan Jaringan Mesh Nirkabel (WMN). Aplikasi jaringan sensor nirkabel dalam penelitian ini digunakan untuk memantau pasien secara nirkabel dan dengan presisi di ruang perawat. Metode yang digunakan dalam pengembangan sistem ini adalah menggunakan metode prototipe. Model sistem dikembangkan dalam bentuk aplikasi dan perangkat keras yang terdiri dari infrastruktur IoT dan jaringan mesh nirkabel. Aplikasi yang dibangun memiliki fungsi menerima data dari perangkat IoT yang dikirim melalui jaringan mesh nirkabel. Sementara itu, perangkat keras yang dikembangkan berfungsi untuk mendeteksi level air infus dan perangkat pemanggil perawat secara nirkabel. Infrastruktur jaringan mesh nirkabel digunakan sebagai media lalu lintas data yang dapat mengkonfigurasi dan mengatur dirinya sendiri (self-configured), untuk menjaga konektivitas. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa prototipe sistem pemantauan pasien berfungsi dengan baik, dapat menghasilkan informasi yang cepat dan akurat, serta menghasilkan perangkat IoT yang bekerja secara efisien dan memiliki infrastruktur jaringan yang andal, untuk memberikan kemudahan bagi pasien dan perawat dalam memperoleh layanan kesehatan yang optimal. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata kunci penulis

    Internet of Things; Sistem pemantauan pasien; Jaringan mesh nirkabel; Jaringan sensor nirkabel

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85204008008

  • Desain dan Pengembangan Sistem Informasi Pelayanan Qurban Menggunakan Metode Penelitian dan Pengembangan

    Desain dan Pengembangan Sistem Informasi Pelayanan Qurban Menggunakan Metode Penelitian dan Pengembangan

    Penulis: Diana Effendi, Rani Puspita Dhaniawaty, Mia Fitriawati, Delviola Cancerina, Aldi Ramadhan

    Abstrak

    Penelitian ini merupakan pengembangan SIKEMAS (Sistem Informasi Arus Keuangan Masjid), yang kini disebut Sistem Informasi Pelayanan Qurban (SIQUR), yang dilakukan di DKM Khairul Amal, Kota Bandung. Terdapat masalah dalam pengolahan data qurban di DKM Masjid Khairul Amal, yang saat ini masih menggunakan metode manual konvensional, yang menyebabkan banyak masalah mulai dari tahap persiapan qurban, pendaftaran hewan kurban (shohibul qurban) dan hewan kurban, hingga distribusi daging qurban. Masalah lain adalah ketidakselarasan data antara ketersediaan daging qurban dan jumlah penerima. Karena menciptakan aplikasi atau sistem yang sudah dikembangkan, penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan teknik penelitian dan pengembangan. Pada saat yang sama, desain sistem informasi menggunakan alat desain berorientasi objek dengan menggunakan Unified Modelling Language (UML). Pada saat yang sama, aplikasi ini dibangun dengan pemrograman Java Netbeans 7.0 dengan basis data MySQL. Hasil pengukuran indeks kepuasan responden terhadap SIQUR adalah 98%, yang berarti pengguna puas dengan fasilitas di SIQUR. © 2024 Taylor’s University. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Qurban; Penelitian dan pengembangan; SIKEMAS; SIQUR

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85204027726

  • Desain dan Implementasi Aplikasi Rekomendasi Diet dan Jogging Berbasis Android untuk Mengatasi Obesitas

    Desain dan Implementasi Aplikasi Rekomendasi Diet dan Jogging Berbasis Android untuk Mengatasi Obesitas

    Penulis: Hidayat H, Muhammad Salman Al-Farisi

    Abstrak

    Obesitas telah menjadi masalah kesehatan global yang signifikan, memengaruhi populasi di negara maju dan berkembang. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan peningkatan substansial dalam tingkat obesitas sejak tahun 1990, dengan 43% individu diklasifikasikan sebagai kelebihan berat badan pada tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain dan mengimplementasikan aplikasi rekomendasi diet dan jogging berbasis Android yang menargetkan orang dewasa. Mengikuti model Waterfall, penelitian ini mengikuti proses terstruktur dan berurutan yang mencakup analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, pengujian, penyebaran, dan fase pemeliharaan. Aplikasi ini menghitung Indeks Massa Tubuh (BMI) berdasarkan input pengguna, seperti berat badan, tinggi badan, usia, dan jenis kelamin, mengkategorikan individu ke dalam tujuh klasifikasi: Kurang berat badan, Berat badan normal, Pra-obesitas, Obesitas kelas I, II, dan III. Rekomendasi diet dan olahraga yang dipersonalisasi kemudian diberikan untuk membantu pengguna mencapai dan mempertahankan berat badan yang sehat. Aplikasi ini mengintegrasikan API Google Maps untuk melacak rute jogging dan API Resep Rendah Karbohidrat untuk menawarkan saran makanan berdasarkan kalori. Selain itu, fitur Pelacakan Jogging memungkinkan pengguna untuk memantau riwayat jogging mereka. Hasilnya menunjukkan bahwa aplikasi ini secara efektif memberikan rekomendasi diet dan aktivitas fisik yang disesuaikan, membantu pengguna dalam mengelola asupan kalori mereka dan mempertahankan rutinitas olahraga yang konsisten. Sistem ini terbukti fungsional dan praktis, menawarkan alat yang berharga dalam memerangi obesitas, khususnya di Indonesia. Penelitian ini berkontribusi untuk mengatasi krisis obesitas global dengan menyediakan solusi yang mudah diakses dan berbasis teknologi. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata kunci penulis

    Android; BMI; Kalori; Jogging; Obesitas

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85214310304

  • Pemanfaatan Ferrocement dan Pelat Seng sebagai Bekisting Lantai Rumah Bertingkat

    Pemanfaatan Ferrocement dan Pelat Seng sebagai Bekisting Lantai Rumah Bertingkat

    Penulis: Y. Djoko Setiyarto, Vanya Jasmine Shaf

    Abstrak

    Ferrocement adalah beton berdinding tipis yang kurang umum digunakan dibandingkan beton bertulang. Di sisi lain, pelat seng adalah jenis logam yang sering digunakan sebagai bahan atap dan untuk talang air hujan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kekuatan tarik seng dan kekuatan lentur ferrocement untuk memastikan kapasitas daya dukung beban yang aman untuk lantai bangunan bertingkat. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan menguji kekuatan pelat bekisting yang terbuat dari ferrocement, dengan pelat dasar yang terdiri dari lapisan seng. Ferrocement yang digunakan dalam percobaan mengandung dua lapisan jaring kawat dan mortar dengan rasio semen-pasir 1:3. Hasil eksperimen menghasilkan nilai kekuatan lentur bekisting sebesar 0,403 kNm, kekuatan tekan mortar sebesar 22,3 MPa dan tegangan luluh seng sebesar 194,6 MPa. Berdasarkan kegiatan uji coba konstruksi pada rumah bertingkat, pelat ferosemen berlapis seng dianggap aman untuk diaplikasikan sebagai bekisting permanen untuk pelat lantai. © 2025 Taylor’s University. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Ferosemen; Bekisting; Mortar; Pelat; Seng

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85214512806

  • Augmented Reality (AR) untuk Geometri Berdasarkan Pengetahuan Matematika Sebelumnya

    Augmented Reality (AR) untuk Geometri Berdasarkan Pengetahuan Matematika Sebelumnya

    Penulis: Lilis Marina Angraini, Dianne Amor Kusuma, Reni Wahyuni, Muchamad Subali Noto, Astri Wahyuni, Aay Susilawati, Donny Reza

    Abstrak

    Studi ini menguraikan proses pengembangan media augmented reality (AR) untuk pengajaran geometri, yang didasarkan pada pengetahuan matematika sebelumnya. Kami menggunakan metode design thinking, yang terdiri dari empati, definisi, ideasi, pembuatan prototipe, dan pengujian. Studi ini menunjukkan bahwa media AR yang dikembangkan untuk geometri berdasarkan pengetahuan matematika sebelumnya sangat valid untuk digunakan oleh validator ahli media dan konten. Hal ini karena media AR dirancang sesuai dengan pengetahuan matematika sebelumnya siswa, yang dikategorikan ke dalam tingkat tinggi, menengah, dan rendah, sehingga pembelajaran geometri menjadi lebih efektif. Dampaknya meluas ke berbagai bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), memperkenalkan cara penyampaian konten pendidikan yang baru, lebih menarik, dan menyenangkan. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata kunci penulis

    Augmented reality; Geometri; Matematika; Media; Pengajaran

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105002424757 

  • Aplikasi Baru IoT, Pembelajaran Mesin, Realitas Virtual, Realitas Tertambah, dan Kecerdasan Buatan dalam Sistem Pemantauan: Tinjauan dan Analisis Komprehensif

    Aplikasi Baru IoT, Pembelajaran Mesin, Realitas Virtual, Realitas Tertambah, dan Kecerdasan Buatan dalam Sistem Pemantauan: Tinjauan dan Analisis Komprehensif

    Penulis: Eddy Soeryanto Soegoto, Agis Abhi Rafdhi, Amirullah Abduh, Rosmaladewi R, Nuria Haristiani

    Abstrak

    Penelitian ini mengeksplorasi integrasi Artificial Intelligence (AI), Machine Learning (ML), Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AR), dan Internet of Things (IoT) di berbagai domain, termasuk keamanan siber, perawatan kesehatan, pendidikan, dan sistem pemantauan. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi tren yang muncul, mengevaluasi pendekatan saat ini, dan membahas implikasinya. Area fokus utama meliputi pemantauan nutrisi tanaman yang didukung IoT, prediksi penjualan berbasis ML, dan solusi keamanan siber berbasis AI, seperti GPT-2 untuk deteksi ancaman zero-day. Temuan tersebut menyoroti aplikasi inovatif, seperti analisis bibliometrik sistem bimbingan cerdas untuk modernisasi pendidikan, aplikasi IoT di bidang pertanian, dan inisiatif berbasis AI untuk inklusi keuangan digital. Tantangan kritis, khususnya skalabilitas dan perlindungan data, juga diidentifikasi. Diskusi ini menekankan potensi transformatif teknologi ini dalam meningkatkan pengambilan keputusan, mengoptimalkan proses, dan mengatasi tantangan sosial seperti keamanan siber dan inklusi digital. Kesimpulannya, IoT, ML, dan AI memainkan peran penting dalam mendorong inovasi di berbagai industri. Penelitian di masa mendatang harus memprioritaskan pendekatan multidisiplin untuk mengatasi tantangan yang ada dan memaksimalkan potensi teknologi ini. © Sekolah Teknik, Universitas Taylor.

    Kata kunci penulis

    Kecerdasan buatan; Realitas tertambah; Internet of Things; Pembelajaran mesin; Realitas virtual

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85219051948

  • Pengembangan E-Modul Reflektif yang Dimuat dengan Strategi Berbicara untuk Materi Argumen Hukum

    Pengembangan E-Modul Reflektif yang Dimuat dengan Strategi Berbicara untuk Materi Argumen Hukum

    Penulis: Deri Wan Minto, Dadang S. Anshori, Vismaia S. Damaianti, Andoyono Sasromiharjo, Yeti Mulyati, Ananda Putriani, Angga Setiyadi

    Abstrak

    Penelitian ini merancang dan mengembangkan e-modul reflektif yang dimuat dengan strategi berbicara untuk materi argumentasi hukum. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian berbasis desain (DBR), termasuk analisis kebutuhan, perencanaan desain, pengembangan desain, dan refleksi. Pada tahap pengembangan, e-modul dirancang oleh dua belas validator ahli untuk mengevaluasi kunci produk. Pengembangan dilakukan di lapangan melalui observasi, wawancara, studi literatur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyusunan e-modul model reflektif dengan strategi naratif dalam materi argumentasi hukum, yang valid dan termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil yang sangat baik diperoleh karena e-modul memiliki keunggulan berupa struktur yang berbasis sintaks model yang efektif dan memuat strategi berbicara. Selain itu, beberapa konten dapat diakses untuk memotivasi pengetahuan mahasiswa, termasuk media interaktif berupa tayangan video dari YouTube untuk merangsang pemahaman mahasiswa tentang cara berbicara langsung di pengadilan, dan pengumpulan tugas yang dilakukan dengan mengunggah langsung ke aplikasi e-modul (bukan secara manual). E-modul ini juga unik karena mendorong mahasiswa untuk berpikir analitis dan kritis. Penelitian ini menyiratkan bahwa e-modul dapat digunakan sebagai alternatif karena dapat mempermudah calon pengacara untuk memahami materi argumentasi hukum. © Fakultas Teknik, Universitas Taylor.

    Kata kunci penulis

    Strategi berbicara yang tegas; Pengembangan; E-modul; Argumentasi hukum; Reflektif

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105002414508