Tag: penelitian terbaik

  • Dampak Manajemen Pengetahuan, Teknologi Informasi, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Pencitraan Perguruan Tinggi terhadap Mutu Pendidikan

    Dampak Manajemen Pengetahuan, Teknologi Informasi, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Pencitraan Perguruan Tinggi terhadap Mutu Pendidikan

    Penulis: Umi Narimawati; Marliana Budhiningtias Winanti; Syahrul Mauluddin; Dadang Munandar; Denok Sunarsi
    DOI: 10.15549/jeecar.v10i6.1505

    Abstrak:
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan memahami pengaruh penerapan manajemen pengetahuan, pemanfaatan teknologi informasi, serta program pengabdian kepada masyarakat terhadap pencitraan perguruan tinggi dan dampaknya terhadap mutu pendidikan secara keseluruhan pada perguruan tinggi swasta (PTS) di wilayah Jawa Barat dan Banten. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei serta metode simple random sampling untuk mengumpulkan data dari 226 dosen perguruan tinggi swasta di Jawa Barat dan Banten. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak PLS versi 3.0 yang berbasis pendekatan Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen pengetahuan tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pencitraan perguruan tinggi, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai t-statistic sebesar 1,594 dan nilai P-value sebesar 0,112. © 2023, Institute of Eastern Europe and Central Asia. Seluruh hak cipta dilindungi.

    Kata Kunci Penulis:
    program pengabdian kepada masyarakat; implementasi manajemen pengetahuan; mutu pendidikan; pencitraan perguruan tinggi; pemanfaatan teknologi informasi

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85178284931

  • Fungsionalisasi Hukum dan Prosedur Pidana dalam Menanggulangi Kecurangan Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit

    Fungsionalisasi Hukum dan Prosedur Pidana dalam Menanggulangi Kecurangan Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit

    Musa Darwin Pane ; Diah Pudjiastuti

    DOI: 10.22304/pjih.v8n3.a2

    Abstrak:
    Kecurangan merupakan kejahatan sistematis yang memiliki dampak sangat luas. Kecurangan dapat terjadi di berbagai bidang, termasuk di rumah sakit. Kecurangan merupakan salah satu bentuk tindak pidana korupsi. Rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan. Korupsi yang terjadi di rumah sakit berpotensi menyebabkan pelayanan kesehatan yang tidak efektif bagi masyarakat. Fenomena kecurangan pelayanan kesehatan di rumah sakit merupakan indikasi bahwa hukum belum berfungsi sesuai dengan tujuannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsionalisasi hukum dan pemidanaan terhadap perbuatan kecurangan sebagai bentuk tindak pidana korupsi di rumah sakit yang berlandaskan nilai-nilai keadilan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode yuridis normatif yang menggunakan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan selanjutnya dianalisis secara kualitatif. Penelitian ini berpandangan bahwa penegakan tindak pidana korupsi memerlukan adanya fungsionalisasi hukum. Fungsionalisasi hukum harus dimaknai sebagai penempatan segala sesuatu pada posisinya secara tepat. Hal tersebut merupakan sinergi dari sistem hukum yang meliputi kebijakan formulatif, yudikatif, dan eksekutif. Prosedur pidana dapat menerapkan sistem pemidanaan terhadap pelaku kecurangan di rumah sakit, termasuk penerapan pidana alternatif yang diperluas. © 2021, Universitas Padjadjaran. Hak cipta dilindungi.

    Kata Kunci Penulis:
    kecurangan; fungsionalisasi hukum; sistem pemidanaan

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85137481599?

  • Desain Sistem Registri Akta Tanah Berbasis Web dengan Sistem Informasi Geografis

    Desain Sistem Registri Akta Tanah Berbasis Web dengan Sistem Informasi Geografis

    Penulis: Agis Abhi Rafdhi, Umi Narimawati, Nizar Rabbi Radliya, Lia Warlina

    Abstrak

    Kebutuhan masyarakat dalam menyelesaikan administrasi, terutama di bidang tanah dan bangunan, cukup tinggi. Terutama di sektor tanah, yang tidak pernah sepi transaksi jual beli. Dalam prosesnya, masyarakat perlu mengurus administrasi dari tingkat desa hingga tingkat kecamatan untuk mendapatkan sertifikat tanah mereka. Di tingkat kecamatan, yang tentunya mencakup wilayah beberapa desa, tentu membutuhkan proses yang cepat untuk menghindari antrian dan juga merapikan data sebagai arsip jika suatu saat dibutuhkan. Kabupaten Cibiru, yang terletak di bagian timur Kota Bandung, meliputi 4 (empat) kecamatan, yaitu Desa Pasirbiru, Desa Cipadung, Desa Palasari, dan Desa Cisurupan. Dengan cakupan empat kecamatan, tentu saja, jika ada proses administrasi tanah, diperlukan sistem yang dapat menangani interaksi antara instansi kecamatan dan masyarakat dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang Sistem Informasi Pengajuan Akta Tanah dengan maksud menyediakan layanan dua arah antara masyarakat sebagai pengguna sehingga mereka dapat langsung mengakses dan berpartisipasi dalam tahapannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara dan observasi pada objek penelitian, yaitu Kantor Kecamatan Cibiru. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah berorientasi objek dengan prototipe sebagai metode pengembangan perangkat lunak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan desain sistem informasi ini, masalah yang telah dijelaskan sebelumnya dapat diatasi, sehingga masyarakat dapat dengan mudah memantau perkembangan akta tanah. Proses dalam sistem meliputi pengajuan Akta Jual Beli (AJB), peninjauan lokasi, dan pengumpulan AJB. Semua proses yang biasanya dilakukan dengan mengunjungi instansi kecamatan secara langsung dapat difasilitasi dengan adanya sistem informasi ini yang dapat diakses melalui situs web oleh pengguna dan dapat langsung memasukkan data dan persyaratan berkas. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata kunci penulis

    Sistem informasi; Akta tanah; Berbasis web

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85147502254 

  • Pengendalian Polusi Bau Menggunakan Pengontrol Logika Fuzzy Tipe-2

    Pengendalian Polusi Bau Menggunakan Pengontrol Logika Fuzzy Tipe-2

    Penulis: Muhammad Aria Rajasa Pohan, Dhiyaa Rifqi Taufiqurrahman, Fernando Sitanggang, Vania Retha Luthfia Fitriani

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan simulasi sistem pengurangan bau menggunakan Pengontrol Logika Fuzzy Tipe-2 (T2FLS). T2FLC merupakan pengembangan lebih lanjut dari logika fuzzy klasik (Pengontrol Logika Fuzzy Tipe-1 atau T1FLC). Di mana fungsi keanggotaan T2FLC juga fuzzy. Pengujian oleh beberapa referensi menunjukkan bahwa kinerja T2FLC lebih baik daripada T1FLC. T2FLC yang diusulkan diuji dan dibandingkan dengan pengontrol PID dan T1FLC. Pengujian didasarkan pada simulasi menggunakan MATLAB dan Simulink®. Tiga percobaan dilakukan untuk membandingkan kinerja ketiga pengontrol menggunakan tiga nilai gain (C), penundaan waktu (L), dan konstanta waktu (T) yang berbeda. Ini menunjukkan bahwa logika fuzzy tipe-2 adalah metode yang paling andal untuk memperbesar nilai C, L, dan T dengan waktu naik = 1,368 detik, overshoot maksimum = 60%, dan waktu penyelesaian = 8,989 detik. © Sekolah Teknik, Universitas Taylor.

    Kata kunci penulis

    Logika fuzzy Tipe 2; MATLAB; Polusi bau; Simulink

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85147503914 

  • Desain Game Realitas Virtual untuk Pembelajaran Al-Quran

    Desain Game Realitas Virtual untuk Pembelajaran Al-Quran

    Penulis: Rizky Jumansyah, Senny Luckyardi

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk mendesain game horor baru dengan memanfaatkan teknologi realitas virtual. Game ini dikembangkan sebagai media hiburan dan juga media pembelajaran di mana selain dapat bermain game, pengguna juga dapat belajar menghafal ayat-ayat Al-Quran. Dalam pengumpulan data, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, kemudian dalam proses desain aplikasi, kami menggunakan Adobe XD untuk membuat desain awal game. Setelah mendapatkan ide terkait game yang akan dibuat, perangkat lunak Unity akan digunakan untuk tahap desain realitas virtual. Hasil penelitian ini adalah bahwa dengan adanya aplikasi game ini, pengguna ditawarkan pengalaman baru karena pemain dapat merasakan bahwa pendalaman kondisi spiritual juga dapat dicapai melalui game. Kesimpulannya adalah aplikasi game “Tadhakar” menggunakan teknologi VR dapat menjadi konsep baru bagi mereka yang tertarik. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata kunci penulis

    Desain; Pengembangan; Game; Game horor; Prototipe; Realitas virtual

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85147517696 

  • Deteksi Pusat Pupil Menggunakan Transformasi Simetri Radial untuk Mengukur Jarak Pupil di Mata

    Deteksi Pusat Pupil Menggunakan Transformasi Simetri Radial untuk Mengukur Jarak Pupil di Mata

    Penulis: Utama J, Fitriani V. R. L

    DOI: 10.5829/ije.2023.36.05b.04

    Abstrak

    Pada pasien dengan kelainan refraksi atau gangguan penglihatan, sinar cahaya yang diterima oleh pupil tidak jatuh langsung ke retina. Hal ini dapat dikoreksi dengan memakai kacamata monokuler. Titik fokus lensa kacamata perlu disesuaikan dengan pusat pupil pengguna. Hal ini dapat diketahui melalui informasi nilai jarak pupil (PD) yang diukur. Pengukuran PD sangat penting untuk menentukan jarak pusat pupil di kedua mata, di mana mata tidak mengalami efek prisma. Studi ini bertujuan untuk menerapkan metode transformasi simetri radial (RST) yang dikombinasikan dengan citra self-quotient (SQI) untuk mendeteksi pusat pupil dan mengukur PD. Algoritma ini dikombinasikan untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal dalam mendeteksi pusat pupil dalam kondisi gelap atau yang terpapar cahaya bayangan. Program yang dibuat menggunakan perangkat lunak MATLAB mensimulasikan pengukuran PD untuk deteksi pusat pupil pada kondisi gambar terang dan gelap. Pengujian dilakukan sepuluh kali, dan hasilnya menunjukkan bahwa sistem mampu mengukur PD pada gambar beresolusi rendah 300 x 300 piksel pada 72 dpi dalam kondisi gambar terang; dengan nilai ketidakpastian pengukuran pada setiap gambar sebesar 0,60 mm. Sedangkan untuk pengujian pada gambar gelap, nilai ketidakpastiannya adalah 0,80 mm. Dalam hal ini, nilai deviasi standar diperoleh dari pengaruh dimensi objek wajah yang berbeda pada gambar yang diuji. © 2023 Materials and Energy Research Center. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Jarak Euklides; Jarak Pupil; Transformasi Simetri Radial; Citra Hasil Bagi Diri

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85158848120  

  • Model BERT untuk Mendeteksi Hoax Provokatif

    Model BERT untuk Mendeteksi Hoax Provokatif

    Penulis: Rio Yunanto, Eri Prasetyo Wibowo, Rianto R

    Abstrak

    Banjir informasi membuat pengguna media sosial rentan menjadi korban hoax provokatif atau bahkan menyebarkan hoax sendiri. Penelitian ini menguji kemampuan dua varian model Bidirectional Encoder Representations from Transformers (BERT) untuk bahasa Indonesia (IndoBERT Base Model dan Indonesian BERT base model 522M) dalam mengembangkan deteksi hoax provokatif dalam bahasa Indonesia. Metode yang diusulkan menggunakan dua varian model BERT monolingual untuk bahasa Indonesia dari pustaka Huggingface. Alur arsitektur metode yang diusulkan dimulai dengan pengumpulan dan pelabelan data dari situs web pengumpul hoax komunitas, diikuti oleh pra-pemrosesan. Data yang telah dibersihkan kemudian dibagi menjadi data pelatihan dan pengujian untuk melanjutkan ke tahap fine-tuning, di mana beberapa lapisan dan bobot model BERT disesuaikan agar sesuai dengan tugas klasifikasi yang diinginkan. Hasil eksperimen penelitian menunjukkan bahwa varian BERT Indonesia yang direkomendasikan untuk deteksi hoaks provokatif adalah IndoBERT Base Model dengan learning rate 1e-5, ukuran batch 32, dan batas panjang maksimum 128 token, mencapai akurasi pelatihan rata-rata 99,22%, dengan waktu pelatihan 21 menit 52 detik. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa learning rate 1e-5 dapat menghasilkan akurasi pengujian yang lebih baik daripada learning rate 2e-5 atau 3e-5. Model deteksi hoaks provokatif menggunakan varian BERT Indonesia perlu ditingkatkan, terutama dalam hal pengumpulan data hoaks dalam jumlah besar, untuk meningkatkan akurasi model deteksi hoaks provokatif. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata kunci penulis

    Akurasi; Klasifikasi; Hoaks; Provokatif; Transformer

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85180943734

  • Produksi Ruang Berbaur sebagai Bentuk Mobilitas Anak

    Produksi Ruang Berbaur sebagai Bentuk Mobilitas Anak

    Penulis: Dhini Dewiyanti, Andiyan, Dianna Astrid Hertoety, Tri Widianti Natalia

    DOI: 10.13189/cea.2023.110613

    Abstrak

    Kota Bandung di Indonesia menghadapi tantangan akibat menurunnya ketersediaan dan tingginya harga tanah. Hal ini mengakibatkan pemukiman yang tidak memenuhi persyaratan perumahan dasar, termasuk menyediakan ruang terbuka atau area komunal bagi warga. Sebagai bagian dari masyarakat, anak-anak sangat terpengaruh oleh ketidakadilan spasial yang disebabkan oleh kurangnya ruang, khususnya untuk bermain. Lebih jauh lagi, anak-anak di Bandung sering mengunjungi area bermain di komunitas lain. Penelitian awal menunjukkan beberapa fenomena menarik, antara lain 1) keberadaan ruang di pemukiman yang hanya digunakan oleh anak-anak dari komunitas tertentu dan 2) keberadaan ruang yang digunakan bersama oleh anak-anak dari berbagai daerah pemukiman sekitarnya. Ruang bersama ini, tempat anak-anak dari berbagai daerah berkumpul untuk bermain, disebut “ruang berbaur”. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memahami ruang-ruang berbaur yang muncul dari aktivitas anak-anak selama bermain bersama. Penelitian ini dilakukan di tiga wilayah pemukiman di Bandung Utara dengan ruang bermain bersama. Data dikumpulkan dengan mengamati perilaku bermain anak-anak usia 4-12 tahun. Analisis spasial menggunakan metode konstruktivisme sosial memberikan pemahaman tentang ruang-ruang berbaur antara dua komunitas yang berbeda. Ruang berbaur dalam penelitian ini dimanifestasikan sebagai “ruang ketiga” yang disebut sebagai ‘Ruang Ketiga Dinamis’. Ruang berbaur bersifat dinamis karena bersifat temporal, cenderung menghilang kapan saja, dan dapat bersifat permanen dan juga bergerak. Ruang berbaur ada karena tujuan, waktu, dan akses yang sama. Temuan ini menunjukkan kecenderungan terhadap ketidakadilan spasial, khususnya bagi anak-anak, dalam memperoleh hak mereka atas ruang bermain yang sesuai. © 2023 oleh penulis. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Permainan Anak; Ruang Berbaur; Mobilitas; Pemukiman Terencana dan Tidak Terencana; Identifikasi Spasial

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85173921870 

  • Metode Ensemble dan Tingkat Pembelajaran Terjadwal untuk Meningkatkan Akurasi pada CNN Menggunakan Optimizer SGD

    Metode Ensemble dan Tingkat Pembelajaran Terjadwal untuk Meningkatkan Akurasi pada CNN Menggunakan Optimizer SGD

    Penulis: Suhirman S, Rianto R, Insap Santosa, Rio Yurianto

    Abstrak

    Indonesia adalah negara agraris di mana sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani. Sebagai negara agraris, Indonesia menghasilkan pangan pokok, seperti beras, jagung, sagu, dan buah-buahan. Penelitian ini menggunakan Convolutional Neural Network (CNN), salah satu algoritma populer dalam Deep Learning untuk mengklasifikasikan dua varietas buah menggunakan optimizer Stochastic Gradient Descent (SGD). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang dikumpulkan menggunakan kamera smartphone. Data tersebut berupa 400 gambar dari dua varietas buah, Mangga, dan Alpukat. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mendapatkan akurasi tertinggi dengan memodifikasi model pengklasifikasi dan tingkat pembelajaran. Modifikasi model, penelitian ini menggunakan sistem ensemble sedangkan pada tingkat pembelajaran menggunakan tingkat pembelajaran terjadwal eksponensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akurasi sistem ensemble adalah 0,99, laju pembelajaran terjadwal adalah 0,97, sedangkan tanpa modifikasi adalah 0,53. Namun, ketika menggunakan pengoptimal SGD untuk melatih CNN, disarankan untuk menggunakan laju pembelajaran yang telah ditentukan sebelumnya. Periode pelatihan yang lebih singkat dengan akurasi model yang memadai dan kepraktisan mendukung laju pembelajaran terjadwal. © 2023 Taylor’s University. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    CNN; Ensemble; Laju pembelajaran; SGD

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85183973721 

  • Analisis Bibliometrik Teknologi Near Field Communication Menggunakan Aplikasi Vosviewer dengan Publish or Perish

    Analisis Bibliometrik Teknologi Near Field Communication Menggunakan Aplikasi Vosviewer dengan Publish or Perish

    Penulis: Herry Saputra, Tegar Ahmad Fauzan, Dian Dharmayanti

    Abstrak

    Kebutuhan akan perangkat lunak identifikasi otomatis meningkat secara signifikan di dunia modern. Jumlah pengguna ponsel pintar di Indonesia berarti semakin banyak fitur teknologi yang ditawarkan, termasuk teknologi Near Field Communication (NFC). Teknologi NFC merupakan alternatif yang layak untuk komunikasi nirkabel, berfungsi sebagai metode pembayaran yang cepat, mudah beradaptasi, dan relatif aman. Penelitian ini berupaya untuk menilai bibliometrik komputasional melalui penggabungan analisis pemetaan menggunakan perangkat lunak VOSviewer dan kompilasi data melalui perangkat lunak Publish or Perish. Pendekatan bibliometrik dan kuantitatif deskriptif digunakan sebagai metode pengumpulan dan pengolahan data. Data yang diperoleh merupakan hasil pencarian menggunakan kata kunci “Near Field Communication (NFC) Technology” di Google Scholar menggunakan perangkat lunak Publish or Perish. Hasil pencarian menunjukkan 816 artikel yang diterbitkan dalam rentang tahun 2017-2021. Namun, hanya 31 artikel yang berkaitan langsung dengan subjek penelitian, sebagaimana ditunjukkan oleh temuan dalam periode 2017 hingga 2021. Jumlahnya menurun setiap tahun. Hal ini dibuktikan dengan 284 artikel yang diterbitkan pada tahun 2017, dan 211 artikel pada tahun 2018; kemudian 167 artikel pada tahun 2019; 104 artikel pada tahun 2020; dan 50 artikel pada tahun 2021. Studi ini membuktikan pentingnya melakukan analisis bibliometrik, khususnya pada “Teknologi Near Field Communication (NFC)”. Penelitian ini diharapkan dapat membimbing penulis yang ingin melakukan dan menentukan tema yang akan diteliti dalam penelitian mereka. © 2023 Taylor’s University. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Bibliometrik; Near field communication; Publish or perish; Technology; VOSviewer

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85184021926