Tag: kuliah teknologi informasi

  • UNIKOM Menjadi Tuan Rumah Penyelenggara Forum Perangkat Daerah Urusan Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (PPPA) Dan Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (PPKB) yang Digelar oleh (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat

    UNIKOM Menjadi Tuan Rumah Penyelenggara Forum Perangkat Daerah Urusan Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (PPPA) Dan Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (PPKB) yang Digelar oleh (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat

    UNIKOM Menjadi Tuan Rumah Penyelenggara Forum Perangkat Daerah Urusan Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (PPPA) Dan Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (PPKB) yang Digelar oleh (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat

    BANDUNG, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia UNIKOM menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan Forum Perangkat Daerah Urusan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) yang dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Pada Hari Kamis 13 Februari 2025, dengan mengusung tema “Penyelarasan Program Prioritas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pembangunan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa”. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Auditorium lantai 17 Smart Building UNIKOM, Forum ini mempertemukan unsur Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan perangkat daerah yang membidangi PPPA dan PPKB kabupaten dan kota se-Jawa Barat.

    Kepala (DP3AKB) dr. Siska gerfianti, SP.DLP., MH.Kes., yang juga merupakan panitia penyelenggara  melaporkan terkait Program pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan pembangunan keluarga hanya akan berhasil manakala para pemangku kepentingan berkolaborasi untuk mewujudkannya. Ia juga menegaskan bahwa “Kegiatan ini memiliki tiga tujuan utama. Pertama, sinkronisasi rencana kegiatan/program antara provinsi dengan 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat. Kedua, menyeleraskan usulan dengan rencana pembangunan daerah dan nasional. Ketiga, membangun komitmen bersama untuk mewujudkannya sebagai program unggulan daerah. Karena itu, kegiatan ini menghadirkan unsur pemerintah pusat, perangkat daerah yang membidangi perencanaan daerah, dan kabupaten/kota, maka dari itu Keterlibatan seluruh sektor menjadi penting, terutama perangkat daerah di provinsi dan kabupaten/kota yang bersinergi dengan pemangku kebijakan di tingkat pusat” ungkap Siska.

    Lebih lanjut dr. Siska merinci selusin kegiatan prioritas yang akan dilaksanakan sepanjang 2025 yang diharapkan dapat bersinergi dengan segenap pemangku kepentingan di Jawa Barat. Kegiatan tersebut di antaranya raihan predikat Provinsi Layak Anak, Puspaga Ramah Anak, Anugerah Parahita Ekapraya Tingkat Mentor, Sekolah Perempuan Jawa Barat di Kabupaten/Kota, Konseling Pranikah, Penguatan Sekolah Politik Perempuan, Stopan Jabar, dan lain-lain.

    Pada kesempatan tersebut, Rektor UNIKOM Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., yang diwakili oleh  Wakil Rektor 1 Bidang Akademik UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra. SE.., M.Si., turut menyampaikan sambutannya dengan mengucapkan selamat datang dan terimakasih kepada seluruh tamu undangan. Prof. Umi juga menyampaikan harapannya “mudah – mudahan UNIKOM menjadi salah satu perangkat pendidikan yang akan selalu support dalam setiap forum kolaborasi yang dilaksanakan oleh pemerintah Jawa Barat umumnya teristimewa pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3AKB) Provinsi Jabar” tutur Prof. Umi.

    Pada kegiatan tersebut turut hadir secara daring Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak yaitu Veronica Tan yang secara khusus menyoroti berbagai masalah seputar isu keluarga di Jawa Barat, seperti tingginya angka perkawinan anak dan perceraian. Dia berpesan agar program PPPA dan PPKB di Jawa Barat lebih reponsif pada kesetaraan gender dan pembangunan keluarga. Semua itu bisa dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, serta masyarakat.

    Veronica menegaskan bahwa pembangunan keluarga merupakan proses panjang sekaligus sangat krusial untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Menurutnya, deretan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak lepas dari cara berpikir masyarakat. Karena itu, perlu perubahan cara berpikir (mindset) dalam keluarga itu sendiri dan agenda besar itu tidak bisa dilakukan sendirian, melainkan butuh kolaborasi semua pihak. Sejalan dengan agenda jangka panjang menuju Indonesia 2045, Veronica menjelaskan, pihaknya telah meluncurkan tiga program prioritas. Ketiga program tersebut meliputi Ruang Bersama Indonesia (RBI), perluasan fungsi layanan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129, dan penguatan Satu Data Perempuan dan Anak.  RBI merupakan inisiatif kolaborasi lintas sektor untuk menangani berbagai isu perempuan dan anak, termasuk kekerasan, stunting, dan kemiskinan. “Program ini telah diimplementasikan di enam desa percontohan. Ini dalam rangka bottom-up, Masyarakat butuh apa, remaja butuh apa, keluarga butuh apa? Dengan begitu, bisa dilakukan perencanaan program sesuai kebutuhan masyarakat,” jelas Veronica.

    Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Hj. Siti Muntamah, S.Ap., menyampaikan apresiasinya atas inisiasi DP3AKB Jawa Barat dalam penyelenggaraan forum perangkat daerah urusan PPPA dan PPKB. Beliau mengatakan Komisi V memberikan atensi pada isu-isu PPPA dan PPKB di Jawa Barat, serta meminta para pihak untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam menyukseskan program PPPA dan PPKB di Jawa Barat. “Kami di DPRD Jawa Barat berharap dilakukan optimalisasi program prioritas PPPA dan PPKB melalui kolaborasi yang saling memberi manfaat. Kedua, kami berharap adanya inovasi dan adaptasi agar setiap program bisa berjalan sesuai dengan kebutuhan Masyarakat. Kemudian, tidak kalah pentingnya adalah penguatan data dan evaluasi, sehingga data berkualitas bisa menghasilkan output berkualitas. Dengan demikian, Jabar Istimewa bisa benar-benar bisa kita wujudkan,” pungkasnya.

    Agenda kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi yang terbagi kedalam dua sesi. Pada sesi pertama materi disampaikan oleh sekertaris Mentri Kemendugbangga RI Prof. Budi Setiyono, S.Sos., M.pol. Admin., Ph.D., sekretaris menteri PPPA RI Titi Eko Rahayu, S.E., MAP., dan Kepala Bappeda Provinsi Jawa Barat Dr. Iendra Sofyan, ST., M.Si., yang dipandu oleh moderator Arif Try Cahyadi, S.Ds., M. Ds., yang merupakan dosen sekaligus Ketua Divisi Humas dan Informasi Komunikasi Publik UNIKOM. Kesimpulan dari materi sesi pertama dengan tema tersebut sangat relevan dalam upaya membangun masyarakat yang lebih inklusif, adil, dan sejahtera. Bersama-sama melanjutkan pembangunan dari pemerintah dan stakeholder secara responsif. Pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta pembangunan keluarga adalah pilar utama dalam menciptakan generasi masa depan yang lebih baik dan berkualitas.

    Sementara pada sesi kedua materi disampaikan oleh Wakil Rektor 1 Bidang Akademik UNIKOM, Prof. Dr . Hj. Umi Narimawati, Dra. SE.., M. Si., yang membawakan materi tentang “Dukungan akademisi dalam  urusan PPPA dan PPKB di Jawa Barat”, sementara materi selanjutnya dibawakan oleh Kepala Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dr. Dadi Ahmad Roswandi, S.Si., M.Si., yang menyampaikan materi tentang “sosialisasi program Gerakan Orang Tua Asuh Cegas Stunting (GENTING)” yang dipandu oleh moderator Najib Hendra SP, S.Pd., MM.

    Forum ini diharapkan menjadi awal dari sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat dalam upaya meningkatkan pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan pembangunan keluarga di Jawa Barat. (Direktorat Hms & Pro).

  • Dosen UNIKOM Kembali Dipercaya Menjadi Reviewer Jurnal Internasional Bereputasi

    Dosen UNIKOM Kembali Dipercaya Menjadi Reviewer Jurnal Internasional Bereputasi

    Dosen UNIKOM Kembali Dipercaya Menjadi Reviewer Jurnal Internasional Bereputasi

    BANDUNG, UNIKOM – Prestasi akademik kembali ditorehkan oleh dosen Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM), kali ini Kepala Program Studi Desain Grafis sekaligus dosen homebase Magister Desain UNIKOM Assoc. Prof. Dr. Rini Maulina, S.Sn., M.Sn., yang mendapatkan kepercayaan sebagai reviewer di jurnal internasional bereputasi, The International Journal of Visual Design. Jurnal yang diterbitkan oleh Common Ground Research Networks ini memiliki peringkat kuartil 2 (Q2) dengan SJR 2023 sebesar 0.12, serta ber-ISSN 2325-1581 (Print) dan 2325-159X (Online). Penerbit jurnal tersebut berbasis di University of Illinois Research Park, Amerika Serikat.

    Sejak tahun 2023, Assoc. Prof. Dr. Rini Maulina telah aktif menjadi reviewer di berbagai jurnal dan konferensi internasional bergengsi, termasuk:

    • The International Journal of Design in Society (Q3) dengan SJR 2023 sebesar 0.1, ISSN (Print): 2325-1328 dan ISSN (Online): 2325-1360.
    • The International Journal of the Arts in Society (ISSN: 1833-1866 Print, ISSN: 2473-5809 Online).
    • The Journal of Communication and Media Studies (ISSN: 2470-9247 Print, ISSN: Online).
    • Jurnal Sosioteknologi Institut Teknologi Bandung (peringkat Sinta 2, ISSN: 1858-3474, E-ISSN: 2443-258X).
    • Asian Journal of Art and Culture (AJAC) Walailak University Thailand (ISSN Online: 2773-9953).
    • The 15th International Conference on Humanities and Social Sciences (15ICHiSS), yang diselenggarakan oleh Prince of Songkla University di Thailand.

    Atas pencapaian ini, Assoc. Prof. Dr. Rini Maulina menyampaikan apresiasi kepada UNIKOM, tempatnya mengabdi, yang telah memberikan dukungan penuh dalam bentuk dorongan, arahan, dan penilaian kinerja dari jajaran pimpinan universitas.

    “Kepercayaan yang diberikan kepada saya sebagai reviewer merupakan bentuk tanggung jawab dalam dunia akademik. Saya berharap kontribusi ini dapat lebih ditingkatkan guna mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang seni dan desain, serta menjadi bagian dari pelaksanaan Tridharma pengabdian kepada masyarakat,” ujar Assoc. Prof. Dr. Rini

    Keaktifan dan kontribusi Assoc. Prof. Dr. Rini Maulina sebagai reviewer di jurnal-jurnal internasional semakin memperkuat peran akademisi Indonesia dalam publikasi ilmiah global serta memperluas jaringan keilmuan di kancah internasional. (Direktorat Hms & Pro).

  • UKM Pencak Silat UNIKOM Raih Medali Emas Di Kejuaraan Internasional Paku Bumi Open Championship 13 Tahun 2025

    UKM Pencak Silat UNIKOM Raih Medali Emas Di Kejuaraan Internasional Paku Bumi Open Championship 13 Tahun 2025

    UKM Pencak Silat UNIKOM Raih Medali Emas Di Kejuaraan Internasional Paku Bumi Open Championship 13 Tahun 2025

    BANDUNG, UNIKOM – Prestasi membanggakan kembali datang dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM). Tim Pencak Silat UNIKOM berhasil meraih medali emas dalam ajang bergengsi Indonesia Pencak Silat Paku Bumi Open Championship 13 Tahun 2025. Kejuaraan tingkat internasional ini berlangsung di GOR Bandung Bedas Jalak Harupat selama tiga hari, pada tanggal 31 Januari hingga 2 Februari 2025.

    Indonesia Pencak Silat Paku Bumi Open Championship merupakan kejuaraan tahunan tingkat internasional yang diikuti oleh atlet dari berbagai perguruan, baik dari dalam maupun luar negeri, seperti Malaysia. Kejuaraan ini mempertandingkan berbagai kategori, mulai dari usia dini hingga dewasa, dengan berbagai kelas pertandingan seperti Seni TGR, Solo Kreatif, dan Tanding Prestasi. Kejuaraan ini memperebutkan medali emas, perak, dan perunggu, serta hadiah-hadiah menarik lainnya, termasuk piala bergilir dan piala untuk juara umum di berbagai kategori usia.

    Prestasi gemilang UKM Pencak Silat mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak. Pembina UKM Pencak Silat UNIKOM menyampaikan dukungan penuh dan rasa bangganya atas keberhasilan tim. Ia memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras, disiplin, dan semangat juang yang ditunjukkan oleh para anggota tim. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi di masa mendatang.

    Anita Nuraghnia, selaku Ketua UKM Pencak Silat UNIKOM, juga menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian kejuaraan tersebut. “Saya merasa bangga atas pencapaian rekan-rekan atlet dan terutama saya pribadi karena proses dan juga usaha yang kami lakukan selama ini membuahkan hasil yang memuaskan,” ujarnya. Anita juga menambahkan bahwa ada beberapa evaluasi yang perlu diperbaiki agar dapat tampil lebih maksimal di pertandingan selanjutnya. Ia berharap timnya dapat terus meraih prestasi yang lebih tinggi lagi di kejuaraan-kejuaraan mendatang.

    Keberhasilan tim UKM Pencak Silat UNIKOM tidak lepas dari proses latihan yang intensif. Selama kurang lebih satu bulan, para atlet menjalani latihan fisik dan teknik yang ketat. Latihan teknik dengan berbagai gerakan seperti bantingan, tarikan, guntingan, dan tendangan yang disesuaikan dengan peraturan pertandingan terbaru IPSI tahun 2022. Selain itu, latihan fisik juga dilakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan kekuatan, termasuk beep test untuk mengukur kemampuan daya tahan atlet.

    Berikut adalah daftar atlet UNIKOM yang berhasil meraih medali pada ajang Indonesia Pencak Silat Paku Bumi Open Championship 13 Tahun 2025: 1). Hary Kurniawan, Prodi Sistem Informasi – Emas (Kelas C Tanding) 2). Muhammad Farid Alhamdani Prodi Desain Komunikasi Visual (DKV) – Emas (Kelas A Tanding). 3). Anita Nuraghnia Prodi Teknik Arsitektur – Perak (Kelas A Tanding) Keberhasilan tim UKM Pencak Silat UNIKOM ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi di berbagai bidang. Semoga UKM Pencak Silat UNIKOM dapat terus mengharumkan nama UNIKOM di kancah nasional maupun internasional. (Direktorat Hms & Pro).

  • UNIKOM Gelar Pengukuhan Dua Guru Besar Bidang Akuntansi Perpajakan Dan Perilaku Dalam Arsitektur

    UNIKOM Gelar Pengukuhan Dua Guru Besar Bidang Akuntansi Perpajakan Dan Perilaku Dalam Arsitektur

    UNIKOM Gelar Pengukuhan Dua Guru Besar Bidang Akuntansi Perpajakan Dan Perilaku Dalam Arsitektur

    BANDUNG, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menggelar Sidang Terbuka Senat pada hari Kamis, 20 Februari 2025 dalam rangka Pengukuhan Guru Besar bagi dua akademisi yaitu Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, SE., M.Ak., Ak., CA., Guru Besar bidang Akuntansi Perpajakan yang merupakan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIKOM dan Prof. Dr. Ir. Dhini Dewiyanti Tantarto, M.T., Guru Besar Bidang Perilaku dalam Arsitektur yang juga merupakan Ketua Program Studi Teknik Arsitektur UNIKOM. Acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IV yaitu Dr. Lukman, S.T., M.Hum., serta jajaran pimpinan dan Guru Besar universitas, dosen, juga tamu undangan dari berbagai kalangan akademik, pemerintahan dan industri.

    Setelah prosesi senat dibuka oleh Ketua senat sekaligus Rektor UNIKOM Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, MT. Wakil Rektor I Bidang Akademik dan kemahasiswaan UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, DRA., S.E., M.Si., M.Pd., membacakan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, kepada Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, SE., M.Ak., Ak.CA., dan Prof. Dr. Ir. Dhini Dewiyanti Tantarto, MT., sebagai bagian dari prosesi pengukuhan Guru Besar kedua Profesor. 

    Pada kesempatan tersebut, sebagai ilustrasi perjalanan yang panjang proses yang dilalui oleh kedua Profesor UNIKOM yang akan dikukuhkan. Tayangan video profil dari masing-masing Guru Besar yang memberikan gambaran perjalanan akademik dan kontribusi mereka dalam dunia pendidikan dan penelitian yang dilanjutkan penyampaian orasi ilmiah oleh kedua Guru Besar. Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu membawakan orasi ilmiah yang menyoroti inovasi bidang akuntansi dan keuangan, sementara Prof. Dr. Ir. Dhini Dewiyanti Tantarto membahas inovasi dalam bidang teknik dan teknologi.

    Sebagai bentuk penghormatan, Rektor UNIKOM didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM memasangkan kalung pengukuhan serta menyerahkan sertifikat penghargaan kepada kedua Guru Besar. Selain itu, cinderamata diberikan sebagai tanda apresiasi atas kontribusi luar biasa mereka.

    Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Rektor UNIKOM Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., dalam sambutannya Prof. Eddy berterimakasih kepada seluruh tamu undangan khususnya kepada Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., dan seluruh Guru Besar dari berbagai Institusi, Beliau juga menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga atas pencapaian kedua Guru Besar Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, SE., M.Ak., Ak., CA., dan Prof. Dr. Ir. Dhini Dewiyanti Tantarto, M.T., “Pencapaian menjadi Guru Besar bagi dosen merupakan hal yang sangat diimpikan, maka tantangan yang harus dilewati adalah harus betul – betul melaksanakan Tri Dharma perguruan tinggi secara baik, terukur, dan sistematis, sehingga bisa tepat waktu mencapai cita-cita menjadi seorang Guru Besar” tutur Prof. Eddy. 

    Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. Lukman, ST., M.Hum., juga turut mengapresiasi pencapaian kedua Guru Besar serta peran UNIKOM dalam memajukan pendidikan tinggi di Indonesia. Beliau juga mengungkapkan bahwa “Menjadi Profesor atau Guru Besar tidaklah mudah, setidaknya ada tiga syarat utama yaitu: 1). Latar belakang pendidikan yang menurut UU harus S3 2). Harus sudah jenjang Lektor Kepala. 3). Narsis, dimana artinya hasil karya penelitian dari Tri Dharma Perguruan tinggi yaitu pengajaran, penelitian dan pengabdian.dipublikasikan ke dunia internasional. Jadi harapannya semoga dari kedua Guru Besar, Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, SE., M.Ak., Ak., CA., dan Prof. Dr. Ir. Dhini Dewiyanti Tantarto, M.T., dapat  menginspirasi dan mendorong dosen-dosen di Lingkungan UNIKOM untuk segera menjadi Guru Besar” pungkasnya. 

    Pada Momentum spesial ini turut dilengkapi oleh persembahan dari keluarga kedua Guru Besar yang menambah nuansa haru, romantis, dan energi positif. yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama menjadi momen berharga yang mengabadikan kebanggaan seluruh civitas akademika UNIKOM. 

    Sidang Terbuka Senat UNIKOM ditutup dengan pembacaan doa serta pemberian ucapan selamat dari kalangan sivitas akademika UNIKOM, kepada kedua Guru Besar. Acara ini tidak hanya menjadi tonggak sejarah bagi UNIKOM, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para akademisi dan mahasiswa untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam dunia pendidikan.(Direktorat Hms & Pro). 

  • Unikom Sambut Kunjungan Dari Unsera, Bahas Potensi Internet Of Things (IoT)

    Unikom Sambut Kunjungan Dari Unsera, Bahas Potensi Internet Of Things (IoT)

    Unikom Sambut Kunjungan Dari Unsera, Bahas Potensi Internet Of Things (IoT)

    BANDUNG, UNIKOM – Internet of Things (IoT) saat ini menjadi jaringan raksasa dari benda-benda fisik yang dilengkapi dengan perangkat lunak, sensor, dan teknologi jaringan yang memungkinkan mereka mengumpulkan dan bertukar data satu sama lain melalui internet. Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) sambut kunjungan dari Universitas Serang Raya (UNSERA) pada Rabu, 12 Februari 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin kemitraan dan mengeksplorasi potensi Internet of Things (IoT) dalam pengembangan teknologi. 

    Acara yang berlangsung di Ruang Serbaguna L.018 Smart Building UNIKOM ini dihadiri oleh dosen-dosen dari kedua universitas. Dari UNSERA, hadir Dekan Fakultas Teknologi Informasi, Sumiati, S.T.,M.M., P.hD., serta perwakilan dari berbagai program studi Teknik Informatika, dan Sistem Informasi UNSERA Sementara dari UNIKOM, hadir Ketua Program Studi Manajemen Informatika Assoc. Prof. Dr. Agus Nursikuwagus, S.T., M.T., M.M., Assoc. Prof. Dr. Hidayat, S.Kom., M.T., Ketua Prodi Sistem Komputer, dan Dr. Wartika., S.Kom., M.T., selaku Ketua Program Studi Sistem Informasi UNIKOM. 

    Kunjungan diawali dengan sambutan dari Ketua Program Studi Manajemen Informatika UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Agus Nursikuwagus, ST., MT., MM., dan Dekan Fakultas Teknologi Informasi UNSERA, Sumiati, S.T.,M.M., P.hD., Dalam sambutannya, kedua belah pihak menekankan pentingnya kolaborasi antar perguruan tinggi dalam mengembangkan inovasi teknologi, terutama di bidang IoT.

    “Kami sangat antusias dengan potensi kolaborasi antara UNSERA dan UNIKOM, terutama dalam pengembangan IoT. Kami percaya bahwa dengan menggabungkan keahlian dan sumber daya yang kami miliki, kita dapat menciptakan solusi inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Sumiati.

    Selesai sambutan, dilakukan pertukaran cinderamata antara UNIKOM dan UNSERA sebagai simbol kemitraan di antara kedua institusi. Salah satu agenda utama dalam kunjungan ini adalah sesi pemaparan materi tentang IoT oleh Ketua Program Studi Sistem Komputer UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Hidayat, S.Kom., M.T., Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai aspek terkait IoT, mulai dari konsep dasar hingga implementasinya dalam berbagai bidang, salah satu perwakilan mahasiswa Teknik Komputer yaitu Ahmad Faisal  juga turut menyampaikan cara penerapan IoT. 

    Para peserta dari UNSERA terlihat sangat antusias mengikuti sesi ini. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi mengenai potensi IoT dalam pengembangan teknologi di Indonesia. Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik untuk kolaborasi yang lebih erat antara UNIKOM dan UNSERA di masa depan. (Direktorat Hms & Pro). 

  • UKM Taekwondo UNIKOM Cetak Prestasi Membanggakan Dengan Meraih 6 Medali Di Kejuaraan Nasional 2025

    UKM Taekwondo UNIKOM Cetak Prestasi Membanggakan Dengan Meraih 6 Medali Di Kejuaraan Nasional 2025

    UKM Taekwondo UNIKOM Cetak Prestasi Membanggakan Dengan Meraih 6 Medali Di Kejuaraan Nasional 2025

    BANDUNG, UNIKOM – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang Kejuaraan Nasional Taekwondo 3rd Victory National Open Taekwondo Championship 2025 UKM Taekwondo UNIKOM berhasil mencetak sejarah dengan membawa pulang enam medali dalam satu kejuaraan, menjadikannya pencapaian terbaik UKM Taekwondo UNIKOM saat ini. 

    Kejuaraan nasional ini diselenggarakan dengan peraturan resmi dari World Taekwondo, mencakup dua kategori utama: poomsae dan kyorugi. Pada kategori poomsae, peserta diuji dalam menampilkan rangkaian gerakan standar yang menekankan teknik, form, dan estetika. Sementara itu, kyorugi adalah pertandingan sparring yang membutuhkan kecepatan, ketepatan, serta strategi matang untuk mengalahkan lawan dalam sistem poin yang ketat. Dengan partisipasi atlet dari seluruh Indonesia, kejuaraan ini menjadi ajang bergengsi yang menguji disiplin dan keterampilan setiap peserta.

    Pembina UKM Taekwondo UNIKOM, Satria Indra Praja Persada, S.Ds., M.M.,  mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian luar biasa ini. “Jelas saya senang dan bangga kepada UKM Taekwondo karena dapat terus berprestasi memenangkan berbagai kejuaraan yang mengharumkan UNIKOM. Tetap semangat, fighting!” ungkapnya dengan penuh antusias.

    Prestasi ini tidak diraih secara instan. Para atlet menjalani proses latihan intensif yang terbagi dalam tiga tahap. Pertama, kelas atlet yang dilaksanakan satu kali seminggu selama dua bulan sebelum kejuaraan. Kedua, latihan reguler di B3 UNIKOM yang berlangsung setiap minggu selama tiga bulan sejak seleksi atlet. Terakhir, latihan mandiri yang dilakukan di berbagai fasilitas umum seperti Gasibu dan GOR Saparua. Dengan disiplin dan kerja keras, para atlet berhasil menunjukkan performa terbaik mereka di arena kompetisi.

    Einstein, selaku Ketua UKM Taekwondo UNIKOM, mengungkapkan rasa bangganya terhadap rekan-rekannya yang telah berjuang keras. “Saya senang dan bangga dengan rekan-rekan serta pihak kampus yang telah bekerja sama dan membantu kami dalam meraih prestasi. Dengan memecahkan rekor enam medali dalam satu kejuaraan, ini menjadi yang pertama dalam sejarah UKM Taekwondo UNIKOM. Ini bukan akhir, melainkan permulaan. Target kami selanjutnya adalah membawa nama UNIKOM ke tingkat internasional,” ujarnya. .

    Keberhasilan UKM Taekwondo UNIKOM di kejuaraan ini tidak lepas dari kontribusi para atlet berbakat yang berjuang keras dalam kompetisi, di antaranya: 1). Mohammad Fauzi Einstein dari Prodi Teknik Informatika 2023, 2). Bilal Malik Firdaus dari Prodi Sastra Jepang 2023. 3). Ilham Bayu Samudra dari Prodi Teknik Informatika 2024. 

    Keberhasilan ini tentunya menjadi motivasi besar bagi UKM Taekwondo UNIKOM untuk terus berkembang dan bersaing di tingkat lebih tinggi. Dengan semangat juang yang tak pernah padam, mereka siap menatap kompetisi berikutnya dan membawa UNIKOM ke panggung internasional. (Direktorat Hms & Pro). 

  • Mahasiswa Prodi Ilmu Hubungan Internasional Unikom Raih Juara Pertama Asean Future Innovators Challenge 2025 di Universiti of Malaya

    Mahasiswa Prodi Ilmu Hubungan Internasional Unikom Raih Juara Pertama Asean Future Innovators Challenge 2025 di Universiti of Malaya

    Mahasiswa Prodi Ilmu Hubungan Internasional Unikom Raih Juara Pertama Asean Future Innovators Challenge 2025 di Universiti of Malaya

    BANDUNG, UNIKOM – ASEAN Future Innovators Challenge merupakan bagian dari ASEAN Student Mobility Programme yang diselenggarakan dalam rangka ASEAN Universities Exhibition and Forum 2025 (AEF 2025). Program ini bertujuan untuk mendorong inovasi, kepemimpinan, dan kolaborasi diantara mahasiswa ASEAN dalam mengatasi tantangan regional dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Dalam ASEAN Future Innovators Challenge, mahasiswa bekerja sama untuk mengembangkan solusi kreatif terhadap isu-isu nyata yang dihadapi oleh negara-negara ASEAN. Kegiatan ini melibatkan lokakarya pengembangan proyek inovatif, pertukaran budaya, kunjungan ke universitas-universitas lokal dan diskusi kelompok yang dipandu oleh para ahli dari universitas tuan rumah dan salah satunya adalah Universiti of Malaya.

    Kabar membanggakan datang dari Mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internaisonal (IHI) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) salah satunya Dinda Amalia Putri mahasiswa semester III angkatan 2023 yang berkesempatan mengikuti AEF 2025 di Malaysia sebagai peserta lomba ASEAN Future Innovators Challenge terkait SDGs yang diselenggarakan dari tanggal 19-23 Februari 2025. Dinda, salah satu peserta dari Indonesia yang mewakili UNIKOM bersama tim lainnya dari Universitas Malikussaleh, Universiti Utara Malaysia, Kalinga State University Phillippines dan Yala Rajabhat University Thailand berhasil meraih juara pertama dalam kompetisi bergengsi ini. Mereka menghadirkan inovasi ASEAN Agro App, sebuah aplikasi yang berfokus pada pemantauan dan manajemen kesehatan hewan ternak yang terdampak oleh perubahan iklim (Climate Action), sesuai dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) 13.

    Keberhasilan ini tidak diraih dengan mudah. Tantangan terbesar yang dihadapi Dinda dan timnya adalah perbedaan latar belakang studi yang membuat penyatuan ide menjadi tantangan tersendiri. Perbedaan perspektif sempat menjadi hambatan dalam menyusun konsep inovasi yang solid. Namun, melalui komunikasi yang baik, diskusi terbuka, serta pemahaman terhadap keahlian masing-masing anggota, tim akhirnya mampu menyelaraskan gagasan dan menciptakan solusi yang inovatif.

    “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa mengikuti AEF 2025 di Malaysia sebagai peserta lomba ASEAN Future Innovators Challenge. Lebih bersyukur lagi, saya dan tim berhasil meraih juara satu dengan inovasi ASEAN Agro App. Ini menjadi pengalaman berharga bagi saya dan memberikan banyak pelajaran untuk ke depannya,” ujar Dinda.

    Pada kesempatan tersebut, Dekan FISIP UNIKOM Assoc. Prof. Dr. Hj. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si., menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tersebut  “Saya sebagai Dekan FISIP UNIKOM, sangat berbangga hati mendapatkan Mahasiswa Prodi Ilmu Hubungan Internasional yang berprestasi didalam kompetisi 1st winner Asean Future Inovators Challenge di Universiti Malaya. Semoga prestasi Internasional ini dapat menjadi salah satu daya dukung prodi HI menjadi unggul dan menunjang peringkat UNIKOM di kancah World Class University” ujarnya

    Dosen Pemdamping sekaligus Ketua Prodi Dr. Dewi Triwahyuni, S.IP., M.Si., juga turut menyampaikan pendapatnya terkait pencapaian Dinda dan Tim “Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh Mahasiswa Prodi HI Amelia Dinda Putri C sebagai 1st Place in ASEAN future Innovators Challenge di Universiti Malaya 2025. Perolehan prestasi ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dari kualitas mahasiswa prodi HI UNIKOM yang berani mengadu gagasan dengan mahasiswa dari kampus-kampus ternama di negara-negara ASEAN. Semoga pengalaman dan prestasi yang ditorehkan oleh ananda Amelia Dinda Putri C, dapat meningkatkan rasa percaya diri mahasiswa lainnya untuk berkompetisi tingkat internasional. Tidak lupa kami atas nama program studi juga mengucapkan terimakasih atas support Universitas yang ikut mengantarkan perolehan ini.

    Kompetisi ini merupakan bagian dari ASEAN Universities Exhibition and Forum 2025 yang bertujuan untuk mendorong inovasi serta kolaborasi antar mahasiswa se-ASEAN dalam menghadapi tantangan regional dan global. Kemenangan ini, Dinda dan tim telah membuktikan bahwa kolaborasi lintas disiplin ilmu dapat menghasilkan solusi nyata yang berdampak bagi keberlanjutan lingkungan dan ketahanan pangan di ASEAN. (Direktorat Hms & Pro). 

  • Mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Unikom Sabet 3 Penghargan Di Japan Youth Summit 2025

    Mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Unikom Sabet 3 Penghargan Di Japan Youth Summit 2025

    Mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Unikom Sabet 3 Penghargan Di Japan Youth Summit 2025

    BANDUNG, UNIKOM – Mahasiswa Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali meraih prestasi di kancah Internasional. Kali ini, sebanyak 14 mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional UNIKOM Indonesia bersama satu pembimbing turut serta dalam Japan 3rd Youth Summit (JYS) 2025 yang berlangsung pada 3-9 Februari di Tokyo, Jepang. Acara yang diselenggarakan oleh Global Youth Ambassador (GYA) ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, berbagi wawasan, serta berkontribusi dalam program konferensi internasional dan kegiatan sukarela.

    Delegasi mahasiswa yang mengikuti JYS 2025 dipimpin oleh Dr. Dewi Triwahyuni, S.IP., M.Si., selaku Ketua Program Studi Ilmu Hubungan Internasional UNIKOM. Dr. Dewi mengungkapkan bahwa ia sangat mengapresiasi motivasi dan kerja keras Mahasiswa yang berpartisipasi dalam JYS 2025 dan berbangga atas pencapaian dari 9 orang mahasiswa yang terbagi dalam 3 komisi dan meraih beberapa penghargaan: Best group, Most innovative idea dan Best project. Selain itu ia juga berharap dengan perolehan award ini semakin banyak mahasiswa prodi HI lainnya yang termotivasi mengikuti kompetisi dan kegiatan internasional seperti ini.

    Dekan FISIP UNIKOM Assoc. Prof. Dr. Hj. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si., juga mengucapkan rasa syukur dan bangganya “Alhamdulillah delegasi Mahasiswa Prodi IHI berhasil meraih Best Group,Best Project dan Most Innovation idea di kegiatan Japan Youth Summit 2025 sehingga hal ini dapat memotivasi mahasiswa Prodi lain untuk mendulang prestasi Internasional” ujarnya.

    Kegiatan ini resmi dibuka oleh Hopyan Nazakki, Executive Director of Global Youth Ambassador, yang menekankan pentingnya forum ini sebagai platform bagi anak muda untuk berkembang dan memberikan dampak global.

    Dalam ajang kompetisi ini, sembilan mahasiswa UNIKOM berhasil meraih penghargaan dalam berbagai kategori diantaranya:

    • Best Group Award (Kategori “Digital Literacy”): Ghina Arindiya, Syahla Amany Fatiha, Zahra Afifah Khurrahman
    • Most Innovative Idea (Kategori “Green Technology”): Dara Cantika Putriadin Boer, Fatma Sania Aprilia, Pandiani Ayuningtyas Sumadi
    • Best Project (Kategori “Educational Transformation”): Kharisma Putri Nur Fatima, Anggia Putri Lestari, Bela Melati Sukma

    Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri mengingat kompetisi ini diikuti oleh 89 peserta dari 16 negara. Para mahasiswa mempresentasikan proyek inovatif mereka yang bertujuan memberikan solusi nyata bagi tantangan global.

    Zahra Afifah Khurrahman, yang tergabung dalam Komisi 1 (Digital Literacy), menyampaikan bahwa, “Menghadirkan solusi terbaik dalam menyusun Draft Declaration adalah tantangan tersendiri. Terpilih sebagai Best Group Award menjadi bukti kerja keras dan dedikasi kami.” ungkapnya.

    Sementara itu, Kharisma Putri Nur Fatima dari Komisi 2 (Green Technology) menambahkan, “Japan Youth Summit mempertemukan saya dengan orang-orang inspiratif. Pencapaian Best Project menjadi bukti bahwa ide inovatif dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.” tuturnya.

    Pandiani Ayuningtyas Sumadi dari Komisi 3 (Educational Transformation) juga berbagi pengalaman, “Forum ini membuka wawasan saya mengenai pentingnya berpikir kritis dan kolaborasi lintas budaya. Memenangkan Most Innovative Idea adalah pencapaian luar biasa.” ujarnya.

    Keikutsertaan dalam Japan Youth Summit 2025 merupakan bagian dari implementasi Mata Kuliah Praktikum Hubungan Internasional yang diampu oleh tim dosen UNIKOM diantaranya: Prof. Dr. Hj. Aelina Surya, Dra., Dr. Dewi Triwahyuni, S.IP., M.Si., Andrias Darmayadi, Ph.D., Sylvia Octa Putri, S.IP., M.I.Pol., dan Dr. Henike Priwanti, S.IP., M.I.Pol. Praktikum ini terdiri dari tiga event utama:

    1. Short Diplomatic Course (SDC) – 25 Januari 2025 di Bandung, Indonesia, membahas isu pengungsi dalam Global Refugees Forum.
    2. Japan 3rd Youth Summit 2025 – 3-9 Februari 2025 di Tokyo, Jepang, dengan tema “Next-Gen Tech: Discovering Innovation Through Technology Revolution for Accessibility and Connectivity in the AI Era.”
    3. The 5th Asia Youth Summit – 23-26 Februari 2025 di Bali, Indonesia, bertema “Collaboration Plan and Innovative Solutions to Achieve Climate Action Goals.”

    Partisipasi mahasiswa dalam Japan Youth Summit 2025 diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga serta memperkuat jejaring internasional mahasiswa, sekaligus memperkaya perspektif akademik dan profesional dalam studi Hubungan Internasional. (Direktorat Hms & Pro). 

  • Program Studi Manajemen Dan Program Studi Ilmu Hukum Unikom Gelar Lokakarya Bertajuk “Legal Compass: Navigation Business Laws For Enterpreneurs”

    Program Studi Manajemen Dan Program Studi Ilmu Hukum Unikom Gelar Lokakarya Bertajuk “Legal Compass: Navigation Business Laws For Enterpreneurs”

    Program Studi Manajemen Dan Program Studi Ilmu Hukum Unikom Gelar Lokakarya Bertajuk “Legal Compass: Navigation Business Laws For Enterpreneurs”

    BANDUNG, UNIKOM –  Program Studi Manajemen dan Program Studi Ilmu Hukum Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan Lokakarya bertajuk “Legal Compass: Navigation Business Laws for Entrepreneurs” pada hari Kamis, 13 Februari 2025. Acara ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dari pukul 08.30 hingga 13.00 WIB dan dihadiri oleh 114 mahasiswa dari kedua Program Studi Manajemen dan Ilmu Hukum, serta peserta umum lainnya.

    Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Program Studi Manajemen, Assoc. Prof. Dr. Raeni Dwi Santy, S.E., M.Si., CIMA., yang mewakili Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta Ketua Program Studi Ilmu Hukum, Assoc. Prof. Dr. Sahat Maruli Tua Situmeang, S.H., M.H. Dalam sambutannya, mereka menekankan pentingnya pemahaman hukum bisnis bagi para pelaku usaha, terutama dalam menghadapi tantangan regulasi di era globalisasi. Kolaborasi antara kedua program studi ini menjadi wujud nyata sinergi lintas disiplin ilmu untuk mendukung perkembangan dunia usaha yang berkelanjutan.

    Lokakarya ini menghadirkan lima narasumber ahli yang membahas isu-isu krusial dalam hukum bisnis. Salah satu topik yang menjadi sorotan adalah kejahatan korporasi. Assoc. Prof. Dr. Sahat Maruli Tua Situmeang, S.H., M.H., menjelaskan bahwa praktik monopoli, pencucian uang, penggelapan pajak, dan eksploitasi tenaga kerja masih menjadi tantangan dalam dunia usaha. Meski regulasi telah tersedia, implementasinya sering kali lemah karena sulitnya pembuktian. Ia menyoroti perlunya pengawasan ketat dan sanksi tegas untuk mencegah praktik ilegal ini agar tidak merugikan banyak pihak.

    Sementara, Dr. Happy Ferovina Wuntu, S.H., M.H., membahas pentingnya memahami kontrak bisnis. Menurutnya, kontrak bukan sekadar formalitas, melainkan alat untuk melindungi hak-hak para pihak. Sebelum menandatangani kontrak, penting untuk memastikan identitas para pihak, memeriksa isi kontrak termasuk hak dan kewajiban masing-masing, serta memperhatikan klausul force majeure. Beliau juga menyarankan agar tidak ragu berkonsultasi dengan ahli hukum jika ada ketidakjelasan.

    Isu ketenagakerjaan juga menjadi sorotan, Dr. Subagyo Sri Utomo, S.H., M.H., CLI., menjelaskan bahwa kesejahteraan pekerja di Indonesia masih menjadi perhatian utama, terutama bagi pekerja sektor informal yang belum mendapat perlindungan hukum yang memadai. Upaya yang bisa dilakukan antara lain penegakan regulasi yang lebih ketat terhadap perusahaan, penyuluhan hak pekerja, serta penguatan serikat pekerja sebagai wadah advokasi tenaga kerja.

    Sutarjo, S.H., M.H., membahas tantangan yang dihadapi Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam menghadapi persaingan usaha. Praktik monopoli dan kartel masih menjadi ancaman bagi UKM. Untuk mendukung UKM, diperlukan akses modal, regulasi yang melindungi usaha kecil, serta kesadaran masyarakat dalam memilih produk lokal. Jika persaingan usaha lebih sehat, bukan hanya UKM yang diuntungkan, tetapi juga konsumen yang bisa mendapatkan lebih banyak pilihan dengan harga yang lebih adil.

    Diah Pudjiastuti, S.H., M.H. menjelaskan perbedaan antara bangkrut dan pailit serta peran kurator dalam mengelola aset debitur yang pailit. Ia menyoroti bahwa kurator sering menghadapi kendala, seperti kurangnya kerja sama dari debitur, kesulitan dalam pencatatan dan pengamanan aset, hingga risiko kriminalisasi terhadap kurator yang menjalankan tugasnya. Oleh karena itu, diperlukan sistem yang lebih transparan dan akuntabel dalam menangani kepailitan.

    Lokakarya ini memberikan wawasan mendalam tentang pentingnya pemahaman hukum bisnis bagi para pelaku usaha. Para peserta diharapkan dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk menjalankan bisnis secara legal dan etis. Kolaborasi antara Prodi Manajemen dan Prodi Ilmu Hukum menunjukkan komitmen UNIKOM dalam mendukung perkembangan dunia usaha yang berkelanjutan melalui sinergi lintas disiplin ilmu. Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana peserta aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi tanggapan. Lokakarya ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin untuk meningkatkan literasi hukum di kalangan mahasiswa dan masyarakat luas. (Direktorat Hms & Pro)

  • Ketua APTISI JABAR Sekaligus Rektor Unikom Menjadi Narasumber Seminar & Dialog Nasional APTISI Pusat di Batam

    Ketua APTISI JABAR Sekaligus Rektor Unikom Menjadi Narasumber Seminar & Dialog Nasional APTISI Pusat di Batam

    Ketua APTISI JABAR Sekaligus Rektor Unikom Menjadi Narasumber Seminar & Dialog Nasional APTISI Pusat di Batam

    Bandung, UNIKOM – Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, MT., Rektor Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) yang juga menjabat sebagai Ketua APTISI Jawa Barat, menjadi salah satu narasumber utama dalam Seminar dan Dialog Nasional yang digelar dalam rangka Rapat Pengurus Pusat Pleno (RPPP) ke-4 Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI). Acara ini berlangsung di Nagoya Hill Hotel, Batam, pada 15-16 Februari 2025.

    Dalam paparannya, Prof. Eddy menekankan pentingnya membangun sistem, membentuk budaya organisasi yang kuat, serta kepemimpinan yang visioner untuk memastikan perguruan tinggi dapat tumbuh, berkembang, maju, dan unggul. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi swasta sangat krusial dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era digital dan globalisasi.

    Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Dewan Penasehat, Dewan Pembina, Dewan Pertimbangan APTISI Pusat, Pengurus Pusat Harian APTISI, serta Ketua dan Sekretaris APTISI dari seluruh provinsi. RPPP ke-4 APTISI menjadi forum strategis untuk memperkuat peran perguruan tinggi swasta dalam sistem pendidikan nasional, termasuk membahas berbagai isu penting seperti penguatan kelembagaan APTISI, peningkatan kualitas akademik, serta kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan.

    Sebagai institusi pendidikan swasta yang berperan aktif dalam berbagai forum akademik nasional, UNIKOM senantiasa berupaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Harapannya, pertemuan ini dapat menghasilkan kebijakan-kebijakan yang mendukung keberlanjutan dan kemajuan perguruan tinggi swasta di Indonesia.(Divisi Digital Marketing)