Tag: kuliah teknologi informasi

  • Arsitektur Rumah Cerdas untuk Konservasi Energi dan Pengelolaan Berbagai Sumber Energi

    Arsitektur Rumah Cerdas untuk Konservasi Energi dan Pengelolaan Berbagai Sumber Energi

    Penulis: Indra Kurniawan ; Irfan Dwiguna Sumitra

    DOI: 10.37934/araset.31.2.101116

    Abstrak:
    Arsitektur rumah cerdas telah banyak diterapkan dalam upaya konservasi energi melalui peningkatan pengendalian dan pemantauan penggunaan energi. Upaya konservasi energi dapat dilakukan dengan mengendalikan konsumsi energi serta mengakomodasi sumber energi lain yang ramah lingkungan atau terbarukan. Saat ini, sumber energi terbarukan dapat dibangun dengan relatif cepat dan terjangkau, misalnya panel surya. Penelitian ini bertujuan untuk membangun arsitektur rumah cerdas yang mengutamakan konservasi energi dan pengelolaan berbagai sumber energi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penerapan model Fuzzy Multi-Criteria Decision Making dan Artificial Neural Network yang diimplementasikan pada sistem Single Board Computer dan ESP8266 dengan konsep Internet of Things. Hasil penelitian ini berupa arsitektur perangkat keras yang cerdas serta sistem perangkat lunak yang dapat dikendalikan melalui smartphone atau PC untuk mendukung upaya penghematan energi, meningkatkan kesadaran terhadap penggunaan energi, serta mengelola berbagai sumber energi yang terjangkau dan mudah diterapkan di lingkungan rumah tangga. © 2023, Penerbit Akademia Baru. Seluruh hak cipta dilindungi.

    Kata Kunci Penulis:
    Jaringan Saraf Tiruan; konservasi energi; ESP8266; Fuzzy Multi-Criteria Decision Making; Internet of Things; pengelolaan berbagai sumber energi; rumah cerdas

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85168135926?

  • Model Sistem Rekomendasi Warna Lipstik Berbasis Augmented Reality untuk Membantu Mencegah Penyebaran COVID-19

    Model Sistem Rekomendasi Warna Lipstik Berbasis Augmented Reality untuk Membantu Mencegah Penyebaran COVID-19

    Penulis: Agustia R.D. ; Bryllyantri A.

    DOI: 10.1063/5.0128549

    Abstrak:
    Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi warna lipstik berdasarkan teori warna analog. Warna lipstik yang direkomendasikan ditentukan berdasarkan warna rona kulit (skin tone) pengguna, dengan area warna kulit yang diambil berasal dari warna kulit bibir. Metode facial landmark detection digunakan untuk mendeteksi posisi bibir pengguna, sehingga hasil rekomendasi warna lipstik dapat ditampilkan dalam bentuk augmented reality. Untuk mengetahui produk lipstik yang dijadikan dasar dalam rekomendasi warna lipstik, kuesioner disebarkan kepada 100 responden perempuan menggunakan teknik random sampling, kemudian data disortir untuk memperoleh tiga produk lipstik yang paling banyak digunakan oleh responden perempuan di Indonesia. Berdasarkan hasil kuesioner, produk yang paling banyak digunakan oleh responden adalah Wardah, Make Over, dan Emina. Hasil dari penelitian ini berupa model sistem rekomendasi warna lipstik berdasarkan warna rona kulit pengguna dengan menggunakan metode augmented reality dan facial landmark detection. Berdasarkan pengujian kinerja, sistem deteksi dapat berjalan dengan baik dengan kriteria wajah menghadap ke kamera dengan sudut kemiringan 0°–45°, jarak optimal antara kamera dan wajah sebesar 20–80 cm, serta pencahayaan optimal menggunakan lampu pijar 40 W atau lampu fluoresen 8–23 W. Pada masa pandemi COVID-19, penggunaan sampel produk lipstik secara bersamaan dapat meningkatkan risiko penularan COVID-19, sehingga sistem rekomendasi warna lipstik ini dapat menjadi alternatif untuk membantu mencegah penyebaran COVID-19. © 2023 Penulis.

    Kata Kunci Penulis:
    Augmented reality; sistem rekomendasi warna lipstik

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85177603924?

  • Kontrol PID yang Dioptimalkan untuk Peningkatan Kinerja Sistem Electric Power Steering

    Kontrol PID yang Dioptimalkan untuk Peningkatan Kinerja Sistem Electric Power Steering

    Penulis: Rodi Hartono ; Hyun Rok Cha ; Kyoo Jae Shin

    DOI: 10.1109/INCITEST64888.2024.11121507

    Abstrak:
    Penelitian ini mengkaji penerapan pengendali Proportional–Integral–Derivative (PID) untuk mengendalikan sistem Electric Power Steering (EPS) yang dilengkapi dengan motor Brushless Direct Current (BLDC). EPS merupakan teknologi otomotif canggih yang berfungsi membantu pengemudi dengan mengurangi usaha fisik yang diperlukan dalam mengemudikan kendaraan serta memungkinkan pengendalian kemudi secara presisi berbasis komputer pada kendaraan otonom. Sistem EPS menawarkan berbagai keunggulan dibandingkan sistem hidraulik konvensional, antara lain peningkatan efisiensi energi dan presisi kemudi. Meskipun sistem EPS memiliki tantangan akibat karakteristik nonliniernya, penelitian ini memfokuskan kajian pada rentang operasi linier, di mana kesederhanaan dan efektivitas pengendali PID dapat dimanfaatkan secara optimal. Melalui optimasi parameter PID, pengendali mampu mencapai pelacakan yang presisi, respons transien yang cepat, serta galat keadaan tunak yang minimal. Evaluasi kinerja dengan target sudut ±10° menunjukkan waktu naik sebesar 0,155 detik, waktu penetapan sebesar 0,307 detik, dan overshoot sebesar 3,6% untuk target +10°, serta waktu naik sebesar 0,155 detik, waktu penetapan sebesar 0,310 detik, dan overshoot sebesar 3,3% untuk target −10°. Hasil ini menunjukkan bahwa pengendali PID memiliki kemampuan untuk memberikan pengendalian yang konsisten dan akurat pada sistem EPS, khususnya ketika beroperasi dalam rentang liniernya. © 2024 IEEE.

    Kata Kunci Penulis:
    electric power steering; rentang operasi linier; karakteristik nonlinier; pengendali PID; presisi kemudi

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105015855979?

  • Implementasi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro di Daerah Terpencil dan Tertinggal

    Implementasi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro di Daerah Terpencil dan Tertinggal

    Penulis: Herry Saputra ; Alfi Nurakbar ; Hendri Praminiarto ; Agus Mulyadi ; Dedi S. Soegoto

    DOI: –

    Abstrak:
    Energi listrik merupakan elemen vital bagi masyarakat Indonesia. Namun demikian, di wilayah terdepan, tertinggal, dan terpencil, akses terhadap listrik masih belum merata. Oleh karena itu, diperlukan solusi yang tepat untuk mengatasi keterbatasan pasokan energi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk membangun pembangkit listrik tenaga mikrohidro dengan memanfaatkan aliran sungai yang telah tersedia. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif, sedangkan analisis kinerja peralatan dilakukan menggunakan metode fuzzy time series. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi mikrohidro mampu menghasilkan daya hingga 40 kW dengan menggunakan empat unit generator, dengan ketergantungan pada debit aliran sungai minimum sebesar 60 liter per detik. Sistem ini dapat memenuhi kebutuhan listrik sebanyak 72 rumah tangga dengan masa operasional hingga 15 tahun. Konsep utama yang diterapkan adalah pemanfaatan aliran sungai untuk menggerakkan turbin sehingga menghasilkan energi listrik. Dengan demikian, pemerintah dapat meminimalkan biaya pengembangan listrik yang selama ini bergantung pada pusat-pusat perkotaan besar. Pada akhirnya, teknologi pembangkit listrik tenaga mikrohidro menjadi solusi bagi wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal dalam menyediakan akses listrik dan penerangan, serta mendukung pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat. © 2024 Taylor’s University. All rights reserved.

    Kata Kunci Penulis:
    Energi listrik; Fuzzy time series; Pembangkit listrik tenaga mikrohidro

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85184612265?

  • Peran Kebijakan Lingkungan dalam Mendorong Pengembangan Teknologi Transportasi Hijau

    Peran Kebijakan Lingkungan dalam Mendorong Pengembangan Teknologi Transportasi Hijau

    Penulis: Siphimvadee Suthakavatin ; Khodor Shatila ; Karine Aydinyan ; Raeni Dwi Santy

    DOI: 10.1051/bioconf/202414506013

    Abstrak:

    Penelitian ini mengkaji peran kebijakan lingkungan dalam mendorong adopsi teknologi transportasi hijau, dengan menitikberatkan pada pengaruh insentif finansial, kerangka regulasi, serta investasi publik dalam infrastruktur di sejumlah pusat perkotaan utama di Asia. Penelitian ini menyoroti bagaimana inovasi teknologi berperan sebagai mediator penting antara kebijakan yang diterapkan dan adopsi moda transportasi berkelanjutan, seperti kendaraan listrik (electric vehicles/EVs) dan kendaraan berbahan bakar hidrogen. Dengan menggunakan Structural Equation Modelling (SEM), penelitian ini menganalisis hubungan antar faktor tersebut dan menunjukkan bahwa tingkat insentif finansial yang lebih tinggi, regulasi yang mendukung, serta investasi publik yang strategis berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan inovasi teknologi, yang pada gilirannya mendorong adopsi teknologi transportasi hijau. Temuan penelitian ini memperkaya pemahaman mengenai solusi mobilitas perkotaan berkelanjutan serta memberikan wawasan penting bagi pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan industri di kawasan yang mengalami urbanisasi pesat. Selain itu, penelitian ini membahas peran ganda dari pendorong kebijakan tersebut, baik dalam memengaruhi adopsi secara langsung maupun dalam mendorong kemajuan teknologi. © The Authors, published by EDP Sciences.


    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85216661038?

  • Analisis Perancangan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS)

    Analisis Perancangan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS)

    Penulis: Sutono S.; Chepi Nur Albar

    DOI: –

    Abstrak:
    Penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan dan mendemonstrasikan konsep lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) sebagai bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di Kompleks Perumahan Klaster Halim, Kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang dipadukan dengan perancangan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan Penerangan Jalan Umum (PJU) berbasis tenaga surya menawarkan solusi yang inovatif dan ramah lingkungan dalam memenuhi kebutuhan penerangan publik. Perhitungan dan pengujian sistem melibatkan penggunaan lampu LED 5V/12W, panel surya 12V/50Wp, pengendali pengisian (charge controller) 10A, serta baterai lithium 12V/30Ah. Sistem penerangan jalan umum tenaga surya tersebut mampu beroperasi selama 12 jam, baik dalam kondisi cuaca cerah maupun berawan. © 2025 Taylor’s University. All rights reserved.

    Kata Kunci Penulis:
    Baterai; Pengendali pengisian; Kompleks; Perumahan; LED

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85214486386?

  • Sistem Cerdas Modular untuk Penghematan Energi Menggunakan Logika Fuzzy dan Jaringan Saraf Tiruan Berbasis Konsep Internet of Things

    Sistem Cerdas Modular untuk Penghematan Energi Menggunakan Logika Fuzzy dan Jaringan Saraf Tiruan Berbasis Konsep Internet of Things

    Penulis: Fadhila Azzahra ; Rahma Wahdiniwaty

    DOI: 10.1063/5.0255654

    Abstrak:
    Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem cerdas untuk pengendalian dan pemantauan energi listrik di lingkungan rumah tangga serta mengetahui tingkat efisiensi yang dapat dicapai setelah penerapan sistem pengendalian dan pemantauan konsumsi energi listrik harian di rumah. Penggunaan energi listrik di rumah tangga sering kali bersifat boros dan tidak disadari oleh pengguna. Hal ini disebabkan oleh banyaknya perangkat elektronik rumah tangga yang harus digunakan dan menyala secara terus-menerus, seperti lampu, pemanas air, pendingin udara (Air Conditioner/AC), dan perangkat lainnya. Meskipun perangkat-perangkat tersebut dapat diatur dan beroperasi secara otomatis, sistem otomatis umumnya hanya mengandalkan variabel waktu dan kondisi tertentu. Untuk mencapai penghematan energi yang lebih efisien, rumah perlu dilengkapi dengan sistem cerdas yang mampu mengendalikan serta mengaktifkan perangkat elektronik hanya ketika diperlukan. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah penggabungan logika fuzzy dengan integrasi Jaringan Saraf Tiruan (Artificial Neural Network/ANN). Selain itu, sistem ini dibangun dengan menggunakan konsep Internet of Things (IoT). Hasil penelitian ini menghasilkan sebuah perangkat IoT untuk pengendalian dan pemantauan energi listrik secara cerdas dengan metode logika fuzzy dan ANN. Penelitian ini mengembangkan perangkat pintar berbasis ESP32 yang dapat digunakan untuk memantau dan mengendalikan energi listrik menggunakan metode logika fuzzy dan Jaringan Saraf Tiruan (ANN). Berdasarkan hasil penelitian, perangkat ini mampu meningkatkan efisiensi konsumsi energi listrik di rumah tangga sebesar 28–37%. © 2025 Author(s).

    Kata Kunci Penulis:
    Jaringan Saraf Tiruan; Penghematan Energi; Logika Fuzzy; Internet of Things

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85219185646?

  • Faktor-Faktor yang Berkontribusi terhadap Emisi Gas Rumah Kaca di Sektor Pertanian dalam Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs): Tinjauan Literatur Sistematis melalui Analisis Bibliometrik Komputasional

    Faktor-Faktor yang Berkontribusi terhadap Emisi Gas Rumah Kaca di Sektor Pertanian dalam Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs): Tinjauan Literatur Sistematis melalui Analisis Bibliometrik Komputasional

    Penulis: Herman S. Soegoto ; Muhammad Aria Rajasa Pohan ; Senny Luckyardi ; Sri  Supatmi ; Eri Amasawa ; Santi Phithakkitnukoon ; Zainal Arifin Hasibuan

    DOI: 10.17509/ajse.v5i2.83667

    Abstrak:
    Produksi pertanian memberikan kontribusi yang signifikan terhadap emisi gas rumah kaca (greenhouse gas/GHG) dan perubahan iklim global. Penelitian ini melakukan tinjauan literatur sistematis untuk mengkaji perkembangan serta faktor-faktor pendorong emisi GHG di sektor pertanian. Data dari Web of Science, Scopus, dan Google Scholar dianalisis menggunakan metode bibliometrik dan tematik. Hasil analisis mengidentifikasi sumber emisi, antara lain penggunaan energi, pengelolaan tanah, aplikasi pupuk, serta manajemen ternak. Selain itu, penelitian ini membahas berbagai upaya mitigasi, seperti penerapan praktik pertanian berkelanjutan, pertanian presisi, dan pemanfaatan energi terbarukan. Temuan menunjukkan bahwa budidaya tanaman, aktivitas peternakan, dan perubahan penggunaan lahan masih menjadi sumber utama emisi. Inovasi teknologi serta strategi berbasis kebijakan turut membentuk dan mengarahkan lanskap penelitian di bidang ini. Studi ini menyediakan kerangka kerja untuk memahami emisi GHG di sektor pertanian serta mendukung intervensi guna menurunkan jejak karbon sektor tersebut sekaligus berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). © 2025 Kantor Jurnal dan Publikasi UPI.

    Kata Kunci Penulis:
    Produksi pertanian; Sumber emisi; Emisi gas rumah kaca; Strategi mitigasi; Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs); Praktik berkelanjutan; Tinjauan literatur sistematis

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105006917187?

  • Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan Penentuan Pengendalian (HIRADC) untuk Keselamatan Kerja di Industri Manufaktur: Suatu Kerangka Pengendalian Risiko yang Dilengkapi dengan Analisis Tinjauan Literatur Bibliometrik guna Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs)

    Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan Penentuan Pengendalian (HIRADC) untuk Keselamatan Kerja di Industri Manufaktur: Suatu Kerangka Pengendalian Risiko yang Dilengkapi dengan Analisis Tinjauan Literatur Bibliometrik guna Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs)

    Penulis: Henny H. ; Agus Heri Setya Budi ; Muhammad Andriyansyah ; Muhammad Rizzki Ar Rozzak ; Maretno Marcelina Baru ; Alias Masek

    DOI: –

    Abstrak:
    Penelitian ini menerapkan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC) untuk mengevaluasi dan memitigasi risiko keselamatan dan kesehatan kerja di sektor konstruksi manufaktur. Analisis bibliometrik menunjukkan bahwa jumlah penelitian yang menerapkan kerangka pengendalian risiko terstruktur seperti HIRADC di lingkungan industri masih terus meningkat, namun belum memadai, khususnya di negara berkembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara, dan analisis dokumen. Sebanyak tujuh potensi bahaya berhasil diidentifikasi, yang menghasilkan lima klasifikasi risiko rendah dan dua risiko sedang berdasarkan matriks probabilitas–tingkat keparahan. Tindakan pengendalian risiko diterapkan sesuai dengan standar ISO 45001:2018, meliputi pengendalian teknik (engineering controls), pengendalian administratif, serta penggunaan alat pelindung diri (APD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan HIRADC mampu meningkatkan kesadaran keselamatan kerja dan menurunkan tingkat risiko. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa kerangka kerja keselamatan yang praktis bagi lingkungan manufaktur, sekaligus memperkuat relevansi penelitian keselamatan dan kesehatan kerja yang selaras dengan SDGs serta didukung oleh justifikasi bibliometrik. © 2025 Bumi Publikasi Nusantara.

    Kata Kunci Penulis:
    Analisis bibliometrik; Bahaya; Manufaktur; Material; Risiko; Keselamatan

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105014123293?

  • Mengintegrasikan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dengan Peran Pemangku Kepentingan dalam Proyek Usaha Kecil dan Menengah (UKM): Studi Kasus PT Chevron Geothermal Indonesia

    Mengintegrasikan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dengan Peran Pemangku Kepentingan dalam Proyek Usaha Kecil dan Menengah (UKM): Studi Kasus PT Chevron Geothermal Indonesia

    Penulis: Desayu Eka Surya, Wan Amizah Wan Mahmud

    DOI: 10.17576/JKMJC-2025-4101-18

    Abstrak

    Penelitian ini mengeksplorasi integrasi Corporate Social Responsibility (CSR), Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, dan Teori Pemangku Kepentingan dalam proyek usaha kecil dan menengah (UKM) PT Chevron Geothermal Indonesia (PT CGI) di Desa Samarang dan Desa Pasirwangi Garut, Pulau Jawa, Indonesia. CSR telah menjadi alat strategis bagi bisnis untuk mempromosikan pemberdayaan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana inisiatif Super Chicken, Perkebunan Pisang, dan Budidaya Jamur PT CGI selaras dengan kepentingan pemangku kepentingan, memastikan pembangunan berkelanjutan. Berlandaskan Teori Pemangku Kepentingan, yang menyatakan bahwa bisnis harus memperhatikan kepentingan berbagai pemangku kepentingan, penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, mengumpulkan data melalui wawancara semi-terstruktur, analisis dokumen, dan observasi langsung. Enam belas informan kunci, termasuk perwakilan PT CGI, pejabat pemerintah daerah, dan penerima manfaat UKM, berpartisipasi dalam penelitian yang dilakukan antara Januari dan Juli 2016. Temuan menunjukkan bahwa keterlibatan pemangku kepentingan sangat penting untuk keberhasilan CSR. Proyek Super Chicken meningkatkan ketahanan pangan dan pendapatan lokal, inisiatif Perkebunan Pisang meningkatkan keberlanjutan pertanian, dan proyek Budidaya Jamur memberikan peluang ekonomi, khususnya bagi perempuan dan kelompok marginal. Inisiatif-inisiatif ini menggambarkan tujuan CSR dalam pembangunan berbasis komunitas, penciptaan nilai yang dicapai melalui pertumbuhan ekonomi dan pengembangan keterampilan, serta saling ketergantungan antara bisnis dan komunitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa CSR paling efektif bila diimplementasikan melalui model yang digerakkan oleh pemangku kepentingan, yang mendorong swasembada jangka panjang dan penciptaan nilai bersama. Penelitian ini berkontribusi pada literatur CSR dan Teori Pemangku Kepentingan dengan memberikan wawasan tentang bagaimana perusahaan dapat mendorong pembangunan berkelanjutan melalui strategi CSR yang kolaboratif dan berorientasi pada tujuan. © 2025, Penerbit Universiti Kebangsaan Malaysia. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci: Corporate Social Responsibility; PT Chevron Geothermal Indonesia; Usaha Kecil dan Menengah (UKM); teori pemangku kepentingan; pembangunan berkelanjutan

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105003189150