Tag: kuliah teknologi informasi

  • Batik Inovatif berbasis Jaringan Saraf Tiruan dalam 

    Mendefinisikan Ulang Seni dan Fotografi Digital

    Penulis: Yeffry Handoko Putra; Rahma Wahdiniwaty; Rini Maulina; Noorihan Abdul Rahman; Zuriani Ahmad Zukarnain; Wan Fariza Abdul Rahman
    DOI: 10.1109/INCITEST64888.2024.11121421

    Abstrak

    Batik merupakan bagian penting dari kekayaan budaya Indonesia, yang dikenal dengan motif dan pola berulang yang rumit. Penciptaan pola berulang tersebut kerap menjadi tantangan bagi para desainer, terutama ketika mereka hendak memadukannya dengan gaya modern. Namun, meningkatnya minat masyarakat daring terhadap penciptaan motif batik yang unik telah mendorong inovasi di bidang ini. Perkembangan teknologi mutakhir, seperti pembelajaran mendalam, telah mengubah lanskap tersebut, di mana model-model terkini menunjukkan kinerja yang lebih unggul dibandingkan metode konvensional dalam tugas-tugas seperti klasifikasi gambar dan pengenalan objek. Salah satu teknologi yang menarik perhatian adalah pix2pix, yang memfasilitasi transformasi citra melalui pendekatan Conditional Generative Adversarial Networks (cGAN). Metode ini memanfaatkan kumpulan data yang berisi citra beserta peta tepinya yang diekstraksi menggunakan teknik seperti Canny Edge Detection dalam OpenCV, sehingga memungkinkan terciptanya desain batik yang kompleks. Penelitian ini juga mengkaji peran Non-Fungible Tokens (NFT) dalam memfasilitasi pemasaran dan pelestarian karya seni batik. Dengan mengonversi desain batik menjadi NFT, para seniman dapat membuktikan keaslian karya mereka dan membangun konektivitas dengan pecinta seni di seluruh dunia. Gagasan inovatif ini tidak hanya berkontribusi pada pelestarian warisan budaya Indonesia yang kaya, tetapi juga membuka ruang partisipasi kreatif bagi masyarakat daring dan penggemar batik. Peluang kolaborasi dan eksplorasi seni digital semakin terbuka luas, seiring dengan upaya pelestarian warisan budaya. Ke depannya, motif-motif batik yang dihasilkan berpotensi untuk dikonversi menjadi NFT. Hal ini memungkinkan keunikan dan kepemilikan setiap motif batik dapat diverifikasi secara transparan melalui teknologi blockchain, serta membuka peluang terciptanya pasar digital tempat publik dapat membeli, menjual, atau mengoleksi karya seni digital tersebut. Integrasi dengan NFT memberikan nilai tambah dan jaminan keaslian bagi motif batik yang diciptakan melalui metode pembelajaran mendalam yang canggih, sekaligus memperluas cakupan penerapan dan dampak penelitian ini di ranah digital. © 2024 IEEE.

    Kata Kunci Penulis
    batik; pelestarian budaya; pembelajaran mendalam; token non-fungibel (NFT)

    Kata Kunci Terindeks

    Rekayasa – Istilah Terkendali
    Komputasi seni; Deteksi tepi; Perdagangan elektronik; Pelestarian sejarah; Sistem pembelajaran; Fotografi

    Rekayasa – Istilah Tidak Terkendali
    Jaringan adversarial; Batik; Pelestarian budaya; Kumpulan data; Pembelajaran mendalam; Seni digital; Fotografi digital; Indonesia; Jaringan saraf tiruan; Token non-fungibel

    Rekayasa – Topik Utama
    Jaringan saraf tiruan mendalam

  • K-Means Clustering untuk Analisis Klaster Kejahatan di Kejaksaan Negeri Indramayu

    K-Means Clustering untuk Analisis Klaster Kejahatan di Kejaksaan Negeri Indramayu

    Penulis: Aditya Erlangga, Rizky Bani Asmara E.M., Raudatussholihat Amalia, Estiko Rijanto

    DOI: 10.1109/INCITEST59455.2023.10396984

    Abstrak

    Kejahatan adalah perilaku kriminal yang sering menimbulkan masalah di masyarakat dengan berbagai macam kejahatan yang sering terjadi seperti pembunuhan, penyerangan, pemerkosaan, pencurian, penipuan, penggelapan, narkotika dan lain-lain. Dalam Pasal 35 ayat (1) huruf K Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Jaksa Agung Republik Indonesia sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 menyatakan bahwa Kejaksaan adalah lembaga pemerintah yang fungsinya berkaitan dengan kewenangan yudisial untuk menuntut dan kewenangan lain yang tunduk pada hukum. Algoritma K-Means adalah algoritma pengelompokan non-hierarki yang memiliki kemampuan untuk mengelompokkan data dalam jumlah besar, dengan cepat dan efisien. Dalam makalah ini, data dari 217 kasus diuji dari Kejaksaan Distrik Indramayu selama Januari 2022 hingga Desember 2022. Algoritma K-Means berhasil mengklasifikasikan hubungan antara kasus kriminal dan jaksa penuntut yang menanganinya. Hasil dengan menggunakan K=3 optimal membentuk tiga klaster yang terdiri dari Klaster C1 = 9 jenis kasus, Klaster C2 = 9 jenis kasus, Klaster C3 = 9 jenis kasus dengan anggota C2 dan C3 memiliki karakteristik Global Unique, Domination, dan Share di dalam setiap klaster. © 2023 IEEE.

    Kata kunci: pengelompokan; kejahatan; K-Means; jaksa penuntut

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85185198398

  • Penyajian Informasi Strategis di Bidang Pertanian di Dinas Pertanian Kabupaten Garut Menggunakan Visualisasi Data

    Penulis: Muhammad Jafar Shidik; Eddy Soeryanto Soegoto; Dian Dharmayanti; Lia Warlina

    DOI: 10.1109/INCITEST59455.2023.10396970

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan visualisasi yang tepat untuk membantu Bidang Tanaman Pangan memperoleh informasi yang dibutuhkan dengan lebih cepat. Bentuk penyajian informasi sebelumnya menggunakan tabel pada Microsoft Excel, sehingga Bidang Tanaman Pangan memerlukan waktu lebih lama untuk mendapatkan informasi. Hal tersebut menghambat pemahaman informasi dan pengambilan kebijakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah visualisasi data. Berdasarkan kajian mengenai visualisasi data, dinyatakan bahwa penyajian data yang efektif dilakukan dengan mentransformasikan data ke dalam bentuk visual. Penelitian ini menghasilkan desain visualisasi yang diimplementasikan dalam bentuk prototipe. Tahap selanjutnya adalah menguji hasil prototipe menggunakan metode usability testing kepada staf bidang tanaman pangan. Berdasarkan hasil pengujian, dapat disimpulkan bahwa prototipe visualisasi data tanaman pangan dapat membantu bidang tanaman pangan memahami informasi yang dibutuhkan dengan lebih cepat. © 2023 IEEE.

    Kata kunci penulis

    pertanian; visualisasi data; tanaman pangan; uji kegunaan; visualisasi

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85185200989

  • Desain Interaksi Media Pembelajaran Operasi Hitung Bilangan

    bagi Anak dengan Disabilitas Intelektual Ringan

    Penulis: Alif Finandhita ; Giovani Octaviana

    DOI: 10.1109/INCITEST59455.2023.10397032

    Abstrak:
    Disabilitas intelektual merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan individu yang memiliki kemampuan intelektual dan kognitif di bawah rata-rata. Kondisi ini dapat dikenali melalui proses berpikir dan belajar yang lebih lambat dibandingkan anak-anak lain seusianya. Anak dengan disabilitas intelektual ringan umumnya memiliki skor Intelligence Quotient (IQ) berkisar antara 50/55 hingga sekitar 70. Kesulitan yang paling sering mereka hadapi di sekolah adalah dalam pembelajaran matematika, salah satunya pada materi operasi hitung bilangan. Proses pembelajaran matematika di kelas saat ini masih banyak dilakukan secara konvensional, baik secara verbal maupun dengan menggunakan media papan tulis. Hal tersebut menyebabkan anak berkebutuhan khusus kurang tertarik dalam mempelajari matematika karena mengalami kesulitan dalam memahami materi yang disampaikan. Berdasarkan permasalahan tersebut, diperlukan suatu desain interaksi untuk pembelajaran matematika yang bersifat interaktif, khususnya pada materi operasi hitung bilangan. Penelitian ini bertujuan untuk memfasilitasi anak-anak dalam mempelajari operasi bilangan melalui media pembelajaran dengan desain interaktif. Proses perancangan dilakukan menggunakan metode User-Centered Design, di mana kebutuhan anak menjadi fokus utama. Tahapan perancangan dimulai dari pemahaman konteks penggunaan yang mencakup analisis permasalahan dan proses pembelajaran yang berlangsung saat ini, hingga tahap evaluasi. Prototipe native merupakan hasil akhir dari penelitian ini. Hasil evaluasi melalui uji kegunaan (usability) secara kualitatif menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan interaksi anak dalam menggunakan prototipe yang dikembangkan, ditinjau dari penyelesaian tugas-tugas yang diberikan, mencapai 92%. © 2023 IEEE.

    Kata Kunci Penulis:
    interaksi manusia dan komputer; desain interaksi; media pembelajaran; disabilitas intelektual ringan; kegunaan (usability)

    Kata Kunci Terindeks:

    Istilah Terkendali (Engineering Controlled Terms):
    Sistem pembelajaran; User-Centered Design

    Istilah Tidak Terkendali (Engineering Uncontrolled Terms):
    Kemampuan kognitif; Kemampuan intelektual; Disabilitas intelektual; Desain interaksi; Pembelajaran; Pembelajaran matematika; Media pembelajaran; Proses pembelajaran; Disabilitas intelektual ringan; Kegunaan (usability)

    Judul Utama (Engineering Main Heading):
    Interaksi manusia dan komputer

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85185199422?

  • Faktor Kunci Keberhasilan ImplementasiSmart Campus Berbasis Cloud Computing

    Penulis: Muhammad Encep; Martin Roestamy; Irman Suherman; Hilmy Aliy Andra Putra; Senny Luckyardi
    DOI: 10.1109/INCITEST64888.2024.11121420

    Abstrak
    Cloud Computing sangat membantu perusahaan atau organisasi karena tidak perlu menyediakan infrastruktur fisik (pusat data, daya pemrosesan, penyimpanan, hingga aplikasi) untuk dapat memiliki sebuah sistem; semuanya disediakan secara virtual. Ketergantungan yang sangat tinggi pada penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), serta kebutuhan akan layanan pembelajaran yang kooperatif, kolaboratif, dan dapat meningkatkan waktu belajar, menjadi bahan evaluasi untuk mewujudkan kebutuhan dengan mengintegrasikan teknologi yang menjadi tren saat ini, di mana keberhasilan pendidikan tinggi dalam memanfaatkan TIK dikenal dengan istilah smart campus. Roadmap for Cloud Computing Adoption (ROCCA), yang mengintegrasikan faktor-faktor penting untuk mengadopsi cloud computing dalam bisnis atau organisasi dan melalui lima tahapan (fase) yaitu analisis, perencanaan, adopsi, migrasi, dan manajemen yang merupakan model adopsi yang dijadikan acuan. Temuan penelitian ini berupa tindakan taktis yang disarankan untuk merampingkan dan mempercepat penerapan infrastruktur cloud computing guna memfasilitasi terwujudnya smart campus di lingkungan universitas. © 2024 IEEE.

    Kata Kunci Penulis
    cloud computing; pendidikan tinggi; roadmap for cloud computing adoption (ROCCA); smart campus

    Kata Kunci Terindeks
    Engineering controlled terms
    Pembelajaran kolaboratif; Penyimpanan digital; Komputasi pendidikan; Pendidikan teknik; Penggunaan informasi
    Engineering uncontrolled terms
    Cloud-computing; Pusat data; Pendidikan tinggi; Teknologi informasi dan komunikasi; Faktor kunci keberhasilan; Daya pemrosesan; Peta jalan; Roadmap for cloud computing adoption; Smart campus
    Engineering main heading
    Cloud computing

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105015600015

  • Kolaborasi Besar Unikom, Aptisi Jabar, Dan Pemprov Jabar: Perguruan Tinggi Swasta Bersatu Tangani Darurat Sampah Melalui Kkn Berdampak

    Kolaborasi Besar Unikom, Aptisi Jabar, Dan Pemprov Jabar: Perguruan Tinggi Swasta Bersatu Tangani Darurat Sampah Melalui Kkn Berdampak

    BANDUNG, UNIKOM – Selasa, 5 Agustus 2026, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) bersama Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah IV Jawa Barat memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung, serta Dinas Lingkungan Hidup melalui penyelenggaraan Rencana Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Bersama bertajuk “Penanganan Masalah Lingkungan, Kebersihan, dan Persampahan di Jawa Barat”. Bertempat di Auditorium Lantai 17 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut menjadi wadah kolaborasi strategis antara 94 perguruan tinggi, pemerintah, dan para pemangku kepentingan dalam merumuskan langkah-langkah konkret untuk mengatasi persoalan lingkungan, meningkatkan pengelolaan kebersihan dan persampahan, serta mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Jawa Barat melalui implementasi program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang berdampak.

    Turut hadir pada kesempatan tersebut, tokoh pemerintah, antara lain Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Dr. Herman Suryatman, Drs., M.Si., Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat Ai Saadiyah Dwidaningsih, S.T., M.T., Rektor UNIKOM sekaligus Ketua APTISI Wilayah IV Jawa Barat Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., M.Pd., dan para rektor perguruan tinggi anggota APTISI Jawa Barat, perwakilan Pemerintah Kota Bandung, serta berbagai unsur pemerintah. Hal tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam membangun kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

    Rektor UNIKOM sekaligus Ketua APTISI Wilayah IV Jawa Barat, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., dalam sambutannya menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung penyelesaian berbagai persoalan masyarakat melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Untuk itu, UNIKOM telah menugaskan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan untuk menyusun mekanisme implementasi PkM, termasuk pengintegrasiannya dengan Satuan Kredit Semester (SKS), sehingga setiap program studi dapat menyesuaikan pelaksanaannya sesuai karakteristik dan capaian pembelajaran masing-masing.

    Lebih lanjut, Prof. Eddy juga berharap sinergi antara APTISI Jawa Barat, perguruan tinggi swasta, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta pemerintah kabupaten dan kota dapat menghasilkan program PkM yang memberikan solusi nyata bagi penanganan kebersihan dan persampahan di Jawa Barat. Menurutnya, kolaborasi dosen, mahasiswa, dan pemerintah akan menghasilkan rekomendasi yang dapat menjadi masukan bagi kebijakan daerah sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan mendukung terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan.

    Sementara itu dalam kesempatan wawancara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat, Ai Saadiyah Dwidaningsih, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi atas inisiatif APTISI Jawa Barat dan UNIKOM dalam membangun kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah. Menurutnya, persoalan sampah yang kini menjadi tantangan serius di Jawa Barat bahkan secara nasional tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah saja, tetapi memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan melalui pendekatan pentahelix. “Sebagaimana kita ketahui bahwa di Jawa Barat bahkan nasional sudah mengalami darurat sampah dan tentunya ini tidak hanya bisa dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi harus melibatkan seluruh pihak secara pentahelix”, tuturnya.

    Ai Saadiyah, S.T., M.T., juga menyampaikan apresiasi atas komitmen APTISI Jawa Barat yang akan menggerakkan dosen dan mahasiswa secara serentak dalam penanganan sampah. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat siap mendukung dan mendampingi implementasi program tersebut, khususnya melalui gerakan pilah sampah dari rumah sebagai upaya penyelesaian persoalan sampah dari hulu. “Kami sangat mengapresiasi komitmen APTISI yang melibatkan mahasiswa dalam penanganan sampah. Pemerintah Provinsi Jawa Barat siap mendukung dan mendampingi agar gerakan ini mampu menjadi solusi penyelesaian sampah dari hulu sekaligus membangun perubahan perilaku masyarakat menuju Jawa Barat yang lebih bersih dan berkelanjutan”, pungkasnya.

    Agenda utama kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan penyusunan rekomendasi yang melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, serta para peserta. Sesi diskusi dipandu oleh Dr. Rini Ayu Susanti, S.E., M.Pd. selaku moderator, serta menghadirkan narasumber Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., M.Pd., Sekretaris APTISI Wilayah IV Jawa Barat, Dr. Supriyadi, S.E., M.Si., dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat, Ai Saadiyah Dwidaningsih, S.T., M.T.. Diskusi membahas strategi implementasi KKN Berdampak dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam penanganan kebersihan dan persampahan di Jawa Barat, sekaligus merumuskan berbagai rekomendasi untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat.

    Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Jawa Barat, Dr. Herman Suryatman, Drs., M.Si., menegaskan bahwa keberhasilan penanganan persoalan sampah hanya dapat dicapai melalui semangat gotong royong atau dalam filosofi budaya Sunda dikenal sebagai sabilulungan. Menurutnya, penyelenggaraan pemerintahan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh unsur pentahelix, termasuk perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, media, dan masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa Jawa Barat, khususnya kawasan Bandung Raya, setiap hari menghasilkan sekitar 5.000 ton sampah, dengan sekitar separuhnya merupakan sampah organik yang sebagian besar berasal dari rumah tangga. Oleh karena itu, selain penguatan teknologi pengolahan sampah, diperlukan rekayasa sosial (social engineering) melalui edukasi masyarakat agar perubahan perilaku dimulai dari tingkat rumah tangga.

    Lebih lanjut, Dr. Herman menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendorong keterlibatan mahasiswa melalui program KKN Berdampak dan Pengabdian kepada Masyarakat yang dikonversi ke dalam 10–20 SKS. Mahasiswa diharapkan turun langsung ke masyarakat untuk mengedukasi warga mengenai pengurangan, pemanfaatan, dan pemilahan sampah sejak dari rumah. Menurutnya, kolaborasi ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat dan pemerintah, tetapi juga menjadi living laboratory bagi mahasiswa untuk mengembangkan kepemimpinan, kemampuan komunikasi, serta soft skills sebagai bekal memasuki dunia kerja. Terakhir, Dr. Herman berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan APTISI Wilayah IV Jawa Barat dapat diperluas ke seluruh perguruan tinggi swasta sehingga mampu menciptakan gerakan bersama yang berkelanjutan dalam mewujudkan Jawa Barat yang lebih bersih dan berwawasan lingkungan.

    Bertolak dari hal tersebut, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa UNIKOM sendiri berkomitmen mendukung implementasi KKN Berdampak sebagai bagian dari penguatan Pengabdian kepada Masyarakat. Pada tahun ini, UNIKOM telah menugaskan 560 mahasiswa untuk terjun langsung ke masyarakat. Menurutnya, mahasiswa UNIKOM tidak hanya berperan membantu mengatasi persoalan sampah di lingkungan masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih terstruktur, berkelanjutan, serta mendorong perubahan perilaku masyarakat melalui edukasi dan inovasi.

    Melalui kolaborasi tersebut, APTISI Wilayah IV Jawa Barat bersama UNIKOM dan pemerintah menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan inovasi dan solusi atas berbagai tantangan pembangunan. Sinergi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat diharapkan mampu melahirkan program-program pengabdian yang berkelanjutan, berdampak nyata, serta mendukung terwujudnya Jawa Barat yang lebih bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan. (Direktorat Hms & Pro)

  • Sistem Informasi Berbasis Web untuk Pengarsipan Surat

    Penulis: Rizky Jumansyah, Nizar Rabbi Radilya, Eddy Soeryanto Soegoto, Brandon Nathanael Meliala

    DOI: 10.1109/INCITEST64888.2024.11121430

    Abstrak

    Arsip memiliki peran penting agar proses administrasi di perusahaan dapat berjalan efektif dan efisien. Proses pencarian dan penyimpanan dokumen tidak akan berjalan lancar dan menimbulkan kesulitan yang dapat menghambat proses kerja jika arsip tidak berjalan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan sistem pengarsipan berbasis web yang dapat membantu dan mencegah proses pengolahan dokumen yang dibutuhkan menjadi sangat panjang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini dapat membantu mendukung proses pengarsipan surat di Kesbangpol Kutai Barat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem informasi pengarsipan surat berbasis web dapat membantu dan menyederhanakan proses penyimpanan dan pencarian surat, sehingga surat-surat tersebut tidak mudah rusak dan hilang. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja sumber daya manusia. © 2024 IEEE.

    Kata kunci penulis

    proses administrasi; sistem informasi; berbasis web

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105015815046

  • Meningkatkan Deteksi Aspek Menggunakan BLSTM dan Oversampling Acak dalam Ulasan Aplikasi Marketplace

    Penulis: Nelly Indriani Widiastuti; Bagus Perdana Yusuf; Kania Evita Dewi

    DOI: 10.1109/INCITEST59455.2023.10396931

    Abstrak
    Aspect-Based Sentiment Analysis (ABSA) telah berkontribusi dalam memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap permasalahan yang berkaitan dengan sentimen serta membuka peluang yang lebih luas dalam analisis sentimen. Jumlah aspek pada dataset sering kali tidak seimbang. Hal ini menyebabkan hasil analisis cenderung berpihak pada kelas mayoritas dan mengabaikan kelas minoritas. Penelitian ini menggunakan metode Bi-LSTM untuk mengklasifikasikan aspek dan sentimen karena Bi-LSTM mampu mengatasi permasalahan yang terdapat pada LSTM. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas metode Bidirectional Long Short-Term Memory dalam konteks Aspect-Based Sentiment Analysis yang diterapkan pada ulasan aplikasi marketplace serta menangani permasalahan umum dalam pembelajaran mesin terkait dataset yang tidak seimbang. Tahap pra pemrosesan data masukan melibatkan pembentukan representasi kata (word embedding) menggunakan Word2Vec Continuous Bag of Words (CBOW). Dataset pelatihan terdiri atas 2.250 data, sedangkan dataset pengujian berjumlah 750 data. Evaluasi dilakukan melalui analisis komparatif antara metode yang diusulkan (Bi-LSTM+CBOW+ROS) dengan Bi-LSTM+CBOW, Bi-LSTM+CBOW+RUS, dan Bi-LSTM+CBOW+SMOTE. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode yang diusulkan lebih unggul dibandingkan seluruh metode pembanding. Bi-LSTM+CBOW+ROS menghasilkan akurasi tertinggi, yaitu pada aspek usability sebesar 92,40%, dengan precision maksimum 98,03%, recall maksimum 100%, dan f1-score maksimum 98,68%. Aspek usability memperoleh hasil terbaik pada seluruh metode yang diuji. © 2023 IEEE.

    Kata kunci penulis

    Analisis sentimen berbasis aspek; Bidirectional Long Short-term Memory; Pengambilan Sampel Berlebihan Secara Acak; Word2Vec CBOW

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85185201670

  • Perancangan Sistem Informasi Akademik Sekolah Menengah Atas Berbasis Android

    Penulis: Agus Supandi Soegoto ; Yudistira Soegoto ; D S Soeikromo ; Candra Herdiana ; Seka Diasnoriga Koswara ; Mamed Seonggono Adji ; Agis Abhi Rafdhi ; Muhammad Nizar Nur Ikhsan
    DOI: 10.1109/INCITEST64888.2024.11121432

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi seluler bagi pengembangan akademik siswa yang dapat membantu orang tua dalam memantau perkembangan anak mereka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Aplikasi android ini dirancang dengan pendekatan berorientasi objek, menggunakan metode Prototipe. Selanjutnya, aplikasi ini dibuat dengan menggunakan perangkat lunak Android Studio, memakai bahasa pemrograman Java, dan basis data menggunakan firebase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua siswa mengalami kesulitan dalam memantau perkembangan akademik anak mereka. Orang tua siswa hanya dapat melihat perkembangan akademik anak mereka ketika rapor dibagikan. Keberadaan sistem informasi akademik memudahkan orang tua siswa dalam memantau perkembangan akademik anak mereka. © 2024 IEEE.

    Kata Kunci Penulis
    Android; akademik sekolah menengah atas; sistem informasi

    Kata Kunci Terindeks
    Istilah terkendali teknik
    Program aplikasi; Sistem informasi; Penggunaan informasi; Aplikasi seluler; Mahasiswa/Siswa
    Istilah tak terkendali teknik
    Android; Aplikasi Android; Akademik sekolah menengah atas; Sekolah menengah atas; Pemrograman Java; Aplikasi seluler; Pendekatan berorientasi objek; Rapor
    Topik utama teknik
    Android (sistem operasi)

    Artikel ini dapat diakses melalui laman https://www.scopus.com/pages/publications/105015859732

  • Perancangan dan Implementasi Infrastruktur Laboratorium Virtual untuk Lomba Kompetensi Siswa Indonesia Menggunakan Cloud Computing

    Penulis: Angga Friyanto; Susmini Indriani Lestariningati

    DOI: 10.1109/INCITEST59455.2023.10397061

    Abstrak
    Indonesia Skill Competition, yang juga dikenal sebagai Lomba Kompetensi Siswa (LKS), merupakan program kompetisi keterampilan bagi siswa vokasi tingkat kelas X–XII. Para siswa berkompetisi dalam berbagai bidang lomba. Pada tahun ajaran 2020 hingga 2022, akibat pandemi COVID-19, panitia merancang sistem inovatif pada bidang IT Network System Administration dengan memanfaatkan cloud computing sebagai pengganti pembatalan kompetisi nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan proses perancangan dan implementasi laboratorium virtual berbasis cloud. Peserta dari masing-masing daerah terhubung melalui internet menggunakan akses Virtual Private Network (VPN) menuju infrastruktur komputer dan server yang telah disiapkan oleh panitia sesuai dengan kebutuhan Test Project. Selama kompetisi berlangsung, peserta melakukan konfigurasi atau pengaturan secara langsung pada seluruh server dan komputer yang berada di lingkungan cloud computing. Dengan demikian, meskipun kompetisi dilaksanakan dari provinsi masing-masing, kejujuran dan keadilan tetap terjaga karena peserta menyelesaikan pekerjaan pada infrastruktur cloud yang terpusat di bawah pengawasan panitia pusat.

    Kata kunci: Cloud Computing; IaaS; Laboratorium Virtual

    Artikel ini dapat diakses di:  https://www.scopus.com/pages/publications/85185199477