Tag: kampus swasta terbaik di bandung

  • Unikom Kolaborasi Dengan Dinas Pertanian Garut Kembangkan Aplikasi “Sicantik”: Perkuat Transformasi Digital Pertanian

    Unikom Kolaborasi Dengan Dinas Pertanian Garut Kembangkan Aplikasi “Sicantik”: Perkuat Transformasi Digital Pertanian

    BANDUNG, UNIKOM — Selasa, 28 April 2026, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melalui Direktorat International Program menerima kunjungan dari Dinas Pertanian Kabupaten Garut dalam rangka memperkuat kolaborasi pengembangan digitalisasi sektor pertanian. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut kerja sama riset dan pengembangan aplikasi berbasis teknologi yang mendukung sistem pertanian modern serta pemasaran hasil tani secara digital.

    Bertempat di Ruang VVIP Lantai 16 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas Desain UNIKOM, Prof. Dr. Lia Warlina, M.Si., Ir., Direktur International Program UNIKOM, Dr. Senny Luckyardi, S.P., M.M., beserta tim, dosen Teknik Informatika UNIKOM, Dian Dharmayanti, S.T., M.Kom., bersama sejumlah mahasiswa Program Studi Teknik Informatika UNIKOM, serta Kepala Bidang Perlindungan dan Pengembangan Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Susi Suhartianti, S.P., M.T., beserta jajaran.

    Suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh antusiasme, terutama saat membahas pengembangan aplikasi digital pertanian yang selama ini menjadi bagian dari kolaborasi penelitian antara UNIKOM dengan Dinas Pertanian Kabupaten Garut.

    Dalam kesempatan wawancara, Direktur International Program UNIKOM, Dr. Senny Luckyardi, S.P., M.M., menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk penguatan sinergi yang telah terjalin dalam pengembangan inovasi digital sektor pertanian. “Pada kesempatan ini kami menerima kunjungan dari Dinas Pertanian Kabupaten Garut yang merupakan mitra penelitian kami dalam pengembangan aplikasi pertanian digital. Sebelumnya aplikasi tersebut bernama “SI TAMPAN” atau Sistem Aplikasi Tanam Panen, kemudian dikembangkan kembali menjadi  “SICANTIK” atau Sistem Pemasaran, Tanam dan Petik”, tuturnya.

    Dr. Senny menambahkan bahwa pengembangan aplikasi tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi UNIKOM dalam menghadirkan solusi teknologi yang dapat membantu para petani, khususnya dalam pengelolaan hasil pertanian hingga perluasan akses pemasaran berbasis digital.

    Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan dan Pengembangan Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Susi Suhartianti, S.P., M.T., menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh UNIKOM. Menurutnya, kunjungan tersebut memberikan pengalaman dan wawasan baru mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung kemajuan sektor pertanian. “Kami sangat berterima kasih atas undangan dari UNIKOM. Banyak hal yang sangat menginspirasi bagi kami, terutama bagaimana UNIKOM begitu concern terhadap pengembangan teknologi dan inovasi digital. Ini menjadi pelajaran berharga yang nantinya dapat kami sampaikan juga kepada para petani di Garut”, ungkapnya.

    Lebih lanjut, Susi berharap aplikasi “SICANTIK” yang saat ini tengah dikembangkan bersama UNIKOM tidak berhenti pada tahap prototipe, melainkan dapat diimplementasikan secara nyata untuk membantu para petani, khususnya dalam aspek pemasaran hasil pertanian.

    Menurutnya, tantangan terbesar yang masih dihadapi para petani saat ini adalah akses pasar. Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi digital dinilai menjadi solusi strategis dalam meningkatkan daya saing petani di era modern. “Kami berharap aplikasi ini benar-benar dapat diterapkan dan dimanfaatkan oleh para petani. Saat ini para petani juga sudah mulai akrab dengan teknologi, sehingga digitalisasi pemasaran menjadi sesuatu yang sangat penting untuk terus dikembangkan”, tambahnya.

    Selain membahas pengembangan aplikasi pemasaran pertanian, kunjungan tersebut juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang smart farming. Dinas Pertanian Kabupaten Garut berharap dapat terus belajar dan menjalin kolaborasi bersama UNIKOM dalam pengembangan teknologi pertanian, baik dari sisi budidaya hingga pemasaran hasil pertanian.

    Selain kegiatan jamuan dan diskusi di Ruang VVIP, para tamu dari Dinas Pertanian Kabupaten Garut juga berkesempatan mengikuti campus tour ke sejumlah fasilitas unggulan yang dimiliki UNIKOM. Kunjungan tersebut meliputi Auditorium Lantai 17 UNIKOM, Laboratorium AI UNIKOM x Google, UTV, serta HITS UNIKOM Radio. Melalui kegiatan tersebut, para tamu dapat melihat secara langsung berbagai fasilitas dan pengembangan teknologi yang menjadi bagian dari ekosistem pembelajaran dan inovasi digital di lingkungan UNIKOM.

    Pada hari kedua para tamu dari Dinas Pertanian Kabupaten Garut juga berkesempatan melakukan kunjungan langsung ke Wangunsari Farm, Lembang, Kab. Bandung Barat, salah satu unit bisnis milik UNIKOM yang bergerak di bidang pengembangan pertanian modern berbasis teknologi. Kunjungan tersebut bertujuan untuk memberikan gambaran nyata mengenai penerapan smart farming yang dikembangkan UNIKOM, mulai dari proses budidaya hingga pemasaran hasil pertanian berbasis digital. Melalui kegiatan tersebut, para peserta dapat melihat secara langsung implementasi teknologi pertanian modern yang diharapkan dapat menjadi referensi dan inspirasi dalam pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Garut.

    Melalui kolaborasi tersebut, UNIKOM kembali menunjukkan komitmennya sebagai perguruan tinggi berbasis teknologi yang aktif menghadirkan inovasi dan solusi nyata bagi masyarakat, termasuk dalam mendukung transformasi digital sektor pertanian di Indonesia. (Direktorat Hms dan Pro)

  • Mahasiswa UNIKOM Raih Dua Penghargaan Dalam Ajang Duta Baca Kota Bandung 2026

    Mahasiswa UNIKOM Raih Dua Penghargaan Dalam Ajang Duta Baca Kota Bandung 2026

    BANDUNG, UNIKOM — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) dalam bidang literasi. Nadyne Hasna Marcelina, Duta Baca UNIKOM periode 2025–2026, berhasil meraih dua penghargaan dalam ajang Pemilihan Duta Baca Kota Bandung Tahun 2026, yang puncaknya digelar pada Kamis, 30 April 2026, bertempat di Aula Balairung Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Bandung, Jl. Seram No. 2, Kel. Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung

    Nadyne, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi angkatan 2024 yang juga anggota aktif Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Korps Protokoler Mahasiswa (KPM) serta Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi, mewakili kampus UNIKOM dan Kecamatan Cibeunying Kidul dalam kompetisi tersebut. Ajang kompetisi tahun ini mengangkat tema “Peran Strategis Duta Baca dalam Pengembangan Budaya Literasi di Lingkup Keluarga”, yang menekankan pentingnya membangun budaya literasi dari unit sosial terkecil, yaitu keluarga.

    Sebagai bentuk implementasi tema, Nadyne menghadirkan inovasi program literasi bertajuk “Cakra DDB2: Cakap Keluarga melalui Aksi Literasi: Dengar, Dukung, Baca, Diskusi, Dapatkan Informasi, dan Bimbing”, dimana program tersebut dirancang untuk mendorong keluarga agar tidak hanya membiasakan membaca, tetapi juga aktif mendengarkan, berdiskusi, serta memahami dan mengaplikasikan informasi dari bahan bacaan dalam kehidupan sehari-hari.

    Melalui proses seleksi yang ketat sejak Maret hingga April 2026, meliputi masa karantina dan berbagai tantangan literasi bersama 20 finalis dari berbagai kecamatan di Kota Bandung, Nadyne berhasil menunjukkan performa terbaiknya. Atas dedikasi dan kemampuannya, ia meraih Juara 3 Duta Baca Kota Bandung 2026. Tidak hanya itu, Nadyne juga dinobatkan sebagai Juara Duta Favorit setelah memperoleh dukungan suara terbanyak, yakni 1.113 vote melalui platform daring.

    Capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UNIKOM mampu berperan aktif dalam pengembangan budaya literasi di masyarakat. Dukungan keluarga turut menjadi faktor penting dalam keberhasilan tersebut. Ibunda Nadyne menyampaikan rasa haru dan bangga atas prestasi yang diraih, sekaligus memberikan pesan agar Nadyne terus mengembangkan potensi diri dan tidak cepat berpuas diri.

    Dalam wawancara terpisah, Direktur Perpustakaan UNIKOM, Ubudiyah Setiawati, S.Sos., M.I.Kom., menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. “Selamat kepada Nadyne yang telah berjuang dan berhasil meraih dua penghargaan dalam ajang Duta Baca Kota Bandung 2026. Semoga ilmu, wawasan, dan pengalaman yang diperoleh dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas, khususnya dalam meningkatkan budaya literasi”, demikian ungkapnya.

    Prestasi tersebut sekaligus memperkuat komitmen UNIKOM dalam mendukung pengembangan literasi sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. (Direktorat Hms & Pro)

  • UNIKOM Hadirkan Program Wellness Body Composition Analysis untuk Sivitas Akademika

    UNIKOM Hadirkan Program Wellness Body Composition Analysis untuk Sivitas Akademika

    Halo Sivitas Akademika UNIKOM!

    Kesehatan adalah investasi jangka panjang yang dimulai dengan memahami kondisi tubuh sendiri secara mendalam. Sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan kampus yang sehat dan produktif, Unikom Medical Center bekerja sama dengan TelkomMedika menghadirkan Program Wellness melalui pemeriksaan Body Composition Analysis (BCA) secara gratis.

    Kegiatan ini dilaksanakan bagi seluruh mahasiswa, tendik, serta dosen di lingkungan UNIKOM. Melalui pemeriksaan ini, Anda dapat mengetahui informasi detail mengenai kondisi tubuh, mulai dari massa lemak, massa otot, kadar air, hingga indikator penting lainnya seperti BMI dan Basal Metabolic Rate (BMR). Dengan memahami data nutrisi ideal badan, Anda dapat lebih tepat dalam menentukan pola hidup sehat ke depannya.

    Agenda ini akan dilaksanakan pada:
    Kamis, 23 April 2026
    09.00 – 12.00 WIB
    Unikom Medical Center, Ruang R4301, Jl. Dipati Ukur No. 112-116

    Mengingat pentingnya edukasi kesehatan ini, kami mengundang Sivitas Akademia UNIKOM untuk meluangkan waktu dan memanfaatkan fasilitas pemeriksaan ini dengan sebaik-baiknya. Mari bersama-sama membangun kebiasaan hidup sehat dimulai dari langkah kecil yang terukur.

  • Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) UNIKOM Gelar Mentoring Agama Inspiratif: Dorong Penguatan Iman Dan Karakter Mahasiswa

    Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) UNIKOM Gelar Mentoring Agama Inspiratif: Dorong Penguatan Iman Dan Karakter Mahasiswa

    BANDUNG, UNIKOM – Pentingnya integrasi antara iman dan kesehatan mental menjadi kunci dalam membentuk pribadi yang tangguh, berintegritas, serta memiliki keseimbangan antara aspek spiritual dan psikologis dalam kehidupan sehari-hari. Bertolak dari hal tersebut, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Keluarga Mahasiswa Katolik Universitas Komputer Indonesia (KMK UNIKOM) menyelenggarakan kegiatan Mentoring Agama pada Jumat, 10 April 2026. Bertempat di Ruang 4310 Kampus I UNIKOM, kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah mahasiswa Katolik yang akan melaksanakan tugas akhir, sebagai bagian dari upaya pembinaan spiritual dan penguatan karakter mahasiswa.

    Romo Antonius Jonmedi Tarigan hadir selaku nara sumber, yang memberikan pembekalan rohani sekaligus refleksi mendalam mengenai kehidupan iman di tengah dinamika akademik. Selain itu, hadir pula Direktur Kemahasiswaan UNIKOM, Andrias Darmayadi, S.IP, M.Si, Ph.D., didampingi Pembina KMK UNIKOM, Dr. Ir. Yuni Mogot, M.Si., CPR.,  yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

    Pembina KMK UNIKOM, Dr. Yuni menyampaikan apresiasi mendalam kepada narasumber dan seluruh pihak yang terlibat. Ia menekankan bahwa mentoring agama merupakan bagian penting dalam proses pembinaan mahasiswa, tidak hanya dari sisi spiritual, tetapi juga sebagai salah satu syarat administratif bagi mahasiswa yang akan menempuh sidang akhir. “Terima kasih atas kesediaan Romo untuk hadir dan berbagi pengalaman serta pengetahuan kepada kami, juga kepada seluruh panitia yang membantu. Semoga melalui paparan materi yang diberikan, kami semua mendapatkan pencerahan dan penguatan untuk lebih baik lagi dalam berpikir maupun bersikap, tidak mudah putus asa saat berada dalam tekanan, dan terus berharap pada kerahiman Allah”, demikian tuturnya.

    Sementara itu, Direktur Kemahasiswaan UNIKOM, Andrias Darmayadi, S.IP., M.Si, Ph.D., dalam sambutan pembukanya turut menegaskan pentingnya kegiatan mentoring agama sebagai bagian dari penguatan karakter mahasiswa. Ia menyampaikan bahwa materi yang diberikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dalam membentuk sikap, etika, dan tanggung jawab mahasiswa di lingkungan akademik maupun sosial.

    Rangkaian kegiatan mentoring kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Romo Antonius Jonmedi Tarigan dengan mengangkat tema “Mental Resilience: Restorasi dan Navigasi Mahasiswa dalam Menghadapi Burnout, Kecemasan, serta Proses Pemulihan Diri”, disambung dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif, di mana peserta tidak hanya menyimak pemaparan, tetapi juga aktif terlibat dalam diskusi dan refleksi bersama. Materi yang disampaikan juga menitikberatkan pada penguatan ketahanan iman, pembentukan integritas pribadi, serta relevansi nilai-nilai ajaran iman Katolik dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan modern.

    Melalui kegiatan mentoring agama tersebut, KMK UNIKOM berkomitmen menjadi wadah pembinaan yang holistik bagi mahasiswa Katolik, serta berkontribusi dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat. Selain itu, kegiatan mentoring agama tersebut juga menjadi bukti nyata bahwa pendidikan tinggi tidak hanya berfokus pada aspek intelektual, tetapi juga pada pembentukan karakter dan nilai-nilai kemanusiaan yang berkelanjutan. (Direktorat Hms & Pro)

  • Dukung Mahasiswa Unggul, UNIKOM dan Djarum Foundation Jajaki Program Beasiswa Plus

    Dukung Mahasiswa Unggul, UNIKOM dan Djarum Foundation Jajaki Program Beasiswa Plus

    BANDUNG, UNIKOM – Selasa, 14 April 2026, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) Bandung melakukan penjajakan kerja sama strategis dengan Bakti Pendidikan Djarum Foundation dalam rangka memperluas akses program unggulan Djarum Beasiswa Plus bagi mahasiswa berprestasi. Bertempat di Ruang Seminar Kampus I UNIKOM, kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan bidang kemahasiswaan UNIKOM serta perwakilan dari Bakti Pendidikan Djarum Foundation. Dari pihak UNIKOM. Direktur Kemahasiswaan, Andrias Darmayadi, S.IP., M.Si, Ph.D., hadir didampingi Ketua Divisi Beasiswa, Dr. Linna Ismawati, S.E., M.Si.  Sementara itu, Djarum Foundation diwakili oleh Ira Ratnati selaku Community Development Officer dan Sandy Yudha Nasution sebagai Deputy Community Development Manager.

    Andrias Darmayadi, Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif kolaborasi tersebut. Ia menegaskan bahwa program Djarum Beasiswa Plus memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan mahasiswa UNIKOM, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan kepemimpinan. “Program ini membuka peluang besar bagi mahasiswa kami untuk berkembang secara komprehensif. Kami mengapresiasi komitmen Djarum Foundation yang tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga pembinaan soft skills yang sangat penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia profesional”, demikian tuturnya. Sejalan dengan hal tersebut, Dr. Linna menyatakan kesiapan Divisi Beasiswa UNIKOM untuk mendukung penuh implementasi program, termasuk melakukan sosialisasi secara luas kepada mahasiswa yang memenuhi kriteria akademik dan nonakademik.

    Sementara itu, perwakilan Bakti Pendidikan Djarum Foundation, Ira Ratnati dan Sandy Yudha menjelaskan bahwa Djarum Beasiswa Plus merupakan program yang memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan beasiswa lainnya. Selain mendapatkan bantuan dana pendidikan selama satu tahun, para penerima beasiswa atau Beswan Djarum juga akan mengikuti berbagai pelatihan pengembangan diri yang komprehensif.

    Program pelatihan tersebut mencakup Character Building, Leadership Development, serta Nation Building yang dirancang untuk meningkatkan kecerdasan emosional, memperkuat jiwa kepemimpinan, serta menumbuhkan wawasan kebangsaan mahasiswa.

    Melalui penjajakan kerja sama tersebut, diharapkan terjalin sinergi berkelanjutan antara UNIKOM dan Djarum Foundation dalam mencetak generasi muda yang unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun global. (Direktorat Hms & Pro)

  • UNIKOM Tuan Rumah Halal Bihalal Gabungan APTISI Jabar, LLDIKTI Wilayah IV, ABPPTSI Jabar dan APPERTI Jabar 2026: Perkuat Silaturahmi dan Kolaborasi Menuju Perguruan Tinggi Berprestasi

    UNIKOM Tuan Rumah Halal Bihalal Gabungan APTISI Jabar, LLDIKTI Wilayah IV, ABPPTSI Jabar dan APPERTI Jabar 2026: Perkuat Silaturahmi dan Kolaborasi Menuju Perguruan Tinggi Berprestasi

    BANDUNG, UNIKOM — Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal gabungan yang mempertemukan para pemangku kepentingan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Jawa Barat. Kegiatan yang diselenggarakan pada Selasa, 14 April 2026 tersebut berlangsung di Auditorium Lantai 17 Smart Building UNIKOM, menghadirkan sinergi antara Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Jawa Barat, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV, Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) Jawa Barat, dan Aliansi Penyelenggara Perguruan Tinggi Indonesia (APPERTI) Jawa Barat.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Ketua APTISI Jawa Barat sekaligus Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto. Dalam sambutannya, Prof. Eddy menyampaikan bahwa pelaksanaan Halal Bihalal secara gabungan tersebut memiliki makna strategis dalam memperlihatkan kekompakan antar asosiasi. Prof. Eddy juga menegaskan bahwa kegiatan Halal Bihalal ini sengaja dilaksanakan bersama-sama sebagai bentuk komitmen untuk menunjukkan kepada pimpinan perguruan tinggi dan para ketua yayasan bahwa keempat asosiasi senantiasa guyub dan solid dalam membangun kebersamaan.

    Lebih lanjut, Prof. Eddy menekankan pentingnya sinergi yang telah dibangun melalui tagline “Melangkah Bersama, Maju Bersama, dan Sukses Bersama”. Menurutnya, semangat tersebut menjadi pondasi dalam menyatukan sekitar 350 perguruan tinggi swasta di Jawa Barat, di mana perguruan tinggi yang unggul diharapkan dapat membina dan mendorong perguruan tinggi yang sedang berkembang agar mampu mencapai kemajuan bersama.

    Pada kesempatan tersebut, sebagai bentuk apresiasi, Ketua APTISI Jabar juga menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih serta memberikan piagam penghargaan kepada para sponsor dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Jawa Barat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, yang merupakan simbol komitmen untuk terus melangkah bersama dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi antarperguruan tinggi di Wilayah Jawa Barat.

    Selanjutnya, Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. Lukman, S.T., M.Hum, dalam sambutannya melalui video virtual menyampaikan bahwa ke depan LLDIKTI Wilayah IV akan semakin mengoptimalkan berbagai layanan yang saat ini masih tertunda. Salah satunya terkait dengan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan, di mana tanggal 30 April menjadi batas waktu bagi perguruan tinggi untuk melaporkan seluruh kegiatan pembelajaran semester 2025/2026. Hal ini penting agar seluruh aktivitas Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya yang berkaitan dengan mahasiswa, dapat tercatat dan dilaporkan kepada kementerian melalui Pangkalan Data Pendidikan Tinggi.

    Selain itu, Ketua APTISI Pusat, Dr. Ir. H. M. Budi Djatmiko, M.Si., M.E.I., melalui video virtual juga menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri serta permohonan maaf lahir dan batin. Dr. Budi turut menjelaskan makna bulan Syawal dan pentingnya saling memaafkan serta mensyukuri nikmat yang telah diberikan.

    Terakhir, sambutan disampaikan oleh Ketua ABPPTSI Jawa Barat, Dr. H. Ricky Agusiady, S.E., M.M., Ak., CFrA., CHRM, yang menegaskan bahwa kegiatan Halal Bihalal tersebut tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan harus dimaknai sebagai ruang strategis untuk memperkuat sinergi antar pengelola dan penyelenggara perguruan tinggi. Menurutnya, di tengah tantangan global dan disrupsi teknologi yang semakin kompleks, kolaborasi menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan dan kemajuan institusi pendidikan tinggi swasta.

    Dr. Ricky juga mengajak seluruh elemen, baik ABPPTSI, APTISI, maupun APPERTI, untuk terus memperkuat kolaborasi berbasis empat pilar utama. Pertama, penguatan tata kelola yayasan dan organisasi yang transparan, akuntabel, serta berlandaskan prinsip good governance. Ke dua, peningkatan kualitas pendidikan dengan memastikan seluruh PTS di Jawa Barat memiliki standar mutu yang kompetitif dan berkelanjutan. Ke tiga, pengembangan riset dan inovasi yang tidak hanya berorientasi pada publikasi ilmiah, tetapi juga memberikan solusi nyata bagi permasalahan masyarakat, khususnya di Jawa Barat. Ke empat, adaptasi teknologi pendidikan melalui pemanfaatan ekosistem digital guna menjaga relevansi proses pembelajaran di era modern.

    Puncak acara diisi dengan tausiah dan doa bersama oleh Ustad Dr. H. Aam Amiruddin, M.Si, yang mengangkat tema “Sucikan Hati, Rekatkan Silaturahmi, Kolaborasi untuk PTS Berprestasi. Dalam ceramahnya, Ustad Aam menjelaskan bahwa hikmah mencakup ilmu yang mendalam, ilmu yang diamalkan, serta kemampuan seseorang dalam mengambil pelajaran dari setiap peristiwa. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momen Idul Fitri sebagai titik awal memperbaiki diri, memperkuat ukhuwah, serta membangun komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan tinggi.

    Sebagai simbol saling memaafkan dan mempererat hubungan kekeluargaan kegiatan diakhiri dengan musafahah atau saling bersalam-salaman yang dilakukan oleh seluruh peserta. Melalui kegiatan Halal Bihalal gabungan APTISI Jabar, LLDIKTI Wilayah IV, ABPPTSI Jabar, dan APPERTI Jabar, diharapkan tercipta hubungan yang semakin solid antar perguruan tinggi swasta di Jawa Barat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan inovasi dan prestasi di bidang pendidikan tinggi. (Direktorat Hms & Pro)

  • Meningkatkan Kinerja Bisnis Startup Melalui Strategi Iteratif dan Program Lean: Wawasan dari Ibu Kota di Indonesia untuk Membuka Potensi Asia Tengah

    Meningkatkan Kinerja Bisnis Startup Melalui Strategi Iteratif dan Program Lean: Wawasan dari Ibu Kota di Indonesia untuk Membuka Potensi Asia Tengah

    Penulis: Muhammad Fahreza Aulia, Dini Turipanam Alamanda, Ubaidillah Zuhdi, Grisna Anggadwita, Dinar Mariam Kurniati, Eddy Soeryanto Soegoto

    DOI: 10.14453/aabfj.v18i4.13

    Abstrak

    Penelitian ini menyelidiki pengaruh ekosistem startup terhadap kinerja bisnis startup di Ibu Kota (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi), dengan menekankan peran strategi inkremental iteratif dan program lean startup. Penelitian ini juga menganalisis kesamaan antara negara-negara Asia Tengah seperti Kazakhstan, Uzbekistan, dan kawasan Indonesia. Negara-negara Asia Tengah menghadapi tantangan unik, termasuk ekosistem yang kurang matang, hambatan regulasi, dan sikap budaya terhadap kewirausahaan. Dengan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) pada data dari startup berusia 1-10 tahun, penelitian ini mengungkapkan bahwa strategi-strategi ini secara signifikan memediasi hubungan antara dukungan ekosistem dan keberhasilan startup, meningkatkan optimasi pasar, inovasi, dan keberlanjutan. Startup mencapai hasil keuangan dan non-keuangan yang lebih baik dengan memanfaatkan struktur ekosistem secara efektif melalui metodologi yang gesit. Dengan mengambil pelajaran dari pengalaman ibu kota, para pembuat kebijakan di Asia Tengah dapat meningkatkan lingkungan startup melalui struktur dukungan yang kuat, kejelasan regulasi, dan pendidikan tentang metodologi yang gesit. Penelitian ini menawarkan model untuk meningkatkan kinerja bisnis startup melalui dukungan ekosistem dan ketangkasan strategis, yang dapat menjadi informasi bagi pengembangan kebijakan dan program di wilayah lain. © 2024, University of Wollongong. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Strategi Iteratif; Program Lean Startup; Kinerja Bisnis Startup; Ekosistem Startup

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85217047456

  • Peran Organisasi Masyarakat Sipil dalam Mendorong Perubahan Sosial dan Politik di Indonesia

    Peran Organisasi Masyarakat Sipil dalam Mendorong Perubahan Sosial dan Politik di Indonesia

    Yudi Rusfiana, Dewi Kurniasih

    DOI: 10.29333/ejecs/2154

    Abstrak

    Organisasi Masyarakat Sipil berperan sebagai pilar penting kemajuan masyarakat, mendorong transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi warga dalam pemerintahan sekaligus mengadvokasi hak asasi manusia, keadilan sosial, dan keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini menganalisis peran Organisasi Masyarakat Sipil dalam mendorong perubahan sosial dan politik di Indonesia. Dengan menggunakan desain penelitian kualitatif, data dikumpulkan melalui analisis dokumen dan wawancara mendalam. Analisis tematik digunakan untuk menganalisis data, mengidentifikasi pola dan tema yang berkaitan dengan strategi Organisasi Masyarakat Sipil, interaksi dengan negara, dampak pada kebijakan, dan tantangan. Organisasi Masyarakat Sipil di Indonesia menggunakan beragam strategi advokasi, termasuk lobi, kampanye publik, mobilisasi akar rumput, dan pembangunan koalisi, untuk memajukan perubahan sosial dan politik. Mereka berinteraksi dengan pembuat kebijakan dan lembaga pemerintah untuk memengaruhi legislasi dan membentuk kebijakan. Meskipun menghadapi tantangan, Organisasi Masyarakat Sipil sangat penting dalam mempromosikan akuntabilitas pemerintah, transparansi, dan keterlibatan warga. Pengakuan akan peran vital Organisasi Masyarakat Sipil dalam mempromosikan tata kelola demokrasi dan keadilan sosial dapat mendorong kolaborasi yang lebih besar antara masyarakat sipil, pemerintah, dan komunitas internasional. Penelitian ini berkontribusi pada ilmu politik, ilmu sosial, dan studi pembangunan dengan menawarkan kajian komprehensif tentang peran Organisasi Masyarakat Sipil di Indonesia. Penelitian ini mengisi kesenjangan yang signifikan dalam literatur akademis dengan menganalisis secara sistematis strategi, interaksi, dampak, dan tantangan, memberikan wawasan berharga untuk penelitian dan pengembangan kebijakan di masa mendatang. Selain itu, penelitian ini menggarisbawahi pentingnya masyarakat sipil dalam mempromosikan tata kelola demokrasi dan perubahan sosial di negara-negara demokrasi berkembang. © 2024, Florida Gulf Coast University. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci: Organisasi Masyarakat Sipil; tata kelola demokrasi; keadilan sosial; kemajuan masyarakat

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85205838905

  • Kerangka Kerja Intelijen Geospasial untuk Perencanaan Infrastruktur BTS Menuju Target Akses Internet Universal di Indonesia

    Kerangka Kerja Intelijen Geospasial untuk Perencanaan Infrastruktur BTS Menuju Target Akses Internet Universal di Indonesia

    Penulis: Anjar Dimara Sakti, I Gusti Ayu Andani, Anissa Dicky Putri, Muhammad Rizky Zakiar, Ismail Al Faruqi, Cokro Santoso, Rezzy Eko Caraka, Pitri Rohayani, Fabian Surya Pramudya, Arie Wahyu Wijayanto

    DOI: 10.1016/j.jag.2024.104274

    Abstrak

    Cakupan internet yang merata telah muncul sebagai prioritas global utama, yang sangat penting untuk mempromosikan pembangunan inklusif dan berkelanjutan. Pemerintah Indonesia bertujuan untuk menyediakan akses internet universal pada tahun 2024, khususnya di daerah terpencil. Penelitian ini memperkenalkan pendekatan berbasis pembelajaran mesin yang baru untuk mengidentifikasi area prioritas untuk penyebaran menara Base Transceiver Station (BTS), yang sangat penting untuk mencapai target akses internet pemerintah. Indeks Prioritas Jaringan BTS dikembangkan dengan mengintegrasikan estimasi permintaan internet dengan indeks kesesuaian BTS yang berasal dari prediktor utama: kedekatan dengan stasiun fiber optik, kesesuaian fisik-lingkungan, dan kesiapan infrastruktur-ekonomi. Model tersebut mengidentifikasi area dengan permintaan internet tinggi dan kesesuaian BTS tinggi sebagai area paling penting untuk pengembangan segera, mencakup 20 km2. Selain itu, pengembangan BTS di masa mendatang harus menargetkan area dengan permintaan tinggi tetapi kesesuaian sedang (900 km2) dan permintaan sedang tetapi kesesuaian tinggi (280 km2). Untuk memvalidasi metodologi, model Random Forest digunakan, yang mencapai nilai area di bawah kurva sebesar 0,7315, menunjukkan kinerja prediksi yang kuat. Untuk parameter Kesesuaian Penyebaran BTS, mediannya adalah 0,65, dengan kuartil bawah dan atas masing-masing sebesar 0,44 dan 0,85, yang menegaskan bahwa sebagian besar lokasi yang diusulkan sangat sesuai untuk pengembangan. Pendekatan sistematis ini memberikan wawasan berbasis data untuk distribusi menara BTS yang adil guna memastikan perluasan infrastruktur internet yang efisien di seluruh Indonesia. Lebih lanjut, penelitian ini menawarkan kerangka kerja yang dapat diadaptasi oleh negara lain yang bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur digital mereka dan mencapai akses internet yang komprehensif dan merata. © 2024 Penulis

    Kata kunci: Aksesibilitas internet; Pembelajaran mesin; Penginderaan jauh; Penilaian spasial

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85209593186

  • Kesejahteraan Sosial Masyarakat Pedesaan sebagai Fungsi Pemberdayaan Pekerja Sosial

    Kesejahteraan Sosial Masyarakat Pedesaan sebagai Fungsi Pemberdayaan Pekerja Sosial

    Penulis: Dewi Kurniasih, Maisya Chaluela Anjani

    DOI: 10.29333/ejecs/2350

    Abstrak

    Pekerja sosial memainkan peran penting dalam meningkatkan standar hidup masyarakat pedesaan. Mengingat peran penting layanan pekerjaan sosial dalam menangani potensi masalah kemiskinan dan kondisi ekonomi yang buruk di masyarakat pedesaan, khususnya di negara-negara berkembang, penelitian ini mengintegrasikan pandangan penargetan berbasis komunitas dengan teori pemberdayaan untuk menentukan peran pekerja sosial dalam mencapai kesejahteraan masyarakat di daerah pedesaan. Menggunakan data survei rumah tangga pedesaan dari 597 rumah tangga dari 15 komunitas pedesaan di dua provinsi di Indonesia, alat statistik modern, yaitu SmartPLS, menganalisis data tersebut. Hasil menunjukkan bahwa hubungan kerja, keterampilan dan variasi, serta keselarasan moral pekerja sosial dengan masyarakat pedesaan meningkatkan kualitas pemberdayaan mereka. Pemberdayaan pekerja sosial lebih lanjut menyampaikan pentingnya peran mereka dalam membantu masyarakat pedesaan mewujudkan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan dengan menyediakan kebutuhan dasar berupa pendidikan, fasilitas kesehatan, kesempatan kerja, dan lain-lain. Temuan studi saat ini berharga bagi para praktisi dan pembuat kebijakan, khususnya untuk fokus pada program pengembangan masyarakat pedesaan dengan memanfaatkan upaya pekerja sosial dan memperluas jaringan sosial mereka untuk mendapatkan manfaat maksimal. © 2025, Florida Gulf Coast University. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci: kesejahteraan masyarakat; penargetan berbasis masyarakat; pemberdayaan; keselarasan moral; masyarakat pedesaan; keterampilan; pekerja sosial


    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105004284382