Tag: kampus IT terbaik

  • Sistem Parkir Otonom Menggunakan Hibridisasi Rapidly-Exploring Random Trees Star danAnt Colony System

    Sistem Parkir Otonom Menggunakan Hibridisasi Rapidly-Exploring Random Trees Star danAnt Colony System

    Penulis: Muhammad Aria ; Jana Utama
    DOI: https://doi.org/10.37934/araset.31.1.291297

    Abstrak
    Salah satu aplikasi utama mobil berkemudi otonom yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi masalah ruang parkir adalah parkir otonom. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan algoritma perencanaan jalur yang dapat dengan cepat menciptakan suatu lintasan untuk parkir otonom dalam berbagai konfigurasi area parkir kendaraan. Metode yang digunakan adalah kombinasi antara Rapidly Exploring Random Tree Star dan Ant Colony System (RRT-ACS). Metode RRT-ACS dapat dengan cepat menghasilkan lintasan yang ideal. Teknik perencana reed sheep juga digunakan untuk menyediakan lintasan melengkung yang mulus yang dapat diikuti oleh kendaraan non-holonomik. Kinerja sistem parkir otonom berbasis algoritma RRT-ACS dibandingkan dengan algoritma RRT-connect dan informed RRT-connect. Pengujian simulasi dilakukan dalam pengaturan parkir umum seperti parkir paralel dan parkir vertikal. Hasil pengujian mengungkapkan bahwa sistem parkir otonom yang diusulkan mengungguli algoritma-algoritma pembanding lainnya. Dapat disimpulkan bahwa algoritma perencanaan rute yang mampu merancang lintasan dengan cepat untuk parkir otomatis dalam berbagai kondisi area parkir kendaraan telah berhasil dibangun. Temuan ini dapat memiliki implikasi bagi kendaraan otonom yang dilengkapi dengan sistem pendukung pengemudi tingkat lanjut.

    Kata Kunci: Sistem otonom, RRT-ACS, parkir

    Artikel ini dapat diakses di https://semarakilmu.com.my/journals/index.php/applied_sciences_eng_tech/article/view/2309

  • Strategi IT dan Manajemen untuk Pendidikan Bahasa: Pelajaran dari Digitalisasi Aktivitas Pendidikan

    Strategi IT dan Manajemen untuk Pendidikan Bahasa: Pelajaran dari Digitalisasi Aktivitas Pendidikan

    Penulis: Eddy Soeryanto Soegoto, Chepi Nur Albar, Senny Luckyardi, Amirullah Abduh, Muhammad Nur Ashar Asnur, Nuria Haristiani

    DOI: 10.26858/ijole.v8i4.70019

    Abstrak

    Rencana pendidikan 4.0 telah memicu perubahan besar pada alur kerja dan metode pengajaran sektor pendidikan. Di Indonesia, transformasi mendadak ini dipandang sebagai peluang sekaligus kendala, terutama dalam pembelajaran bahasa. Penelitian ini menganalisis bagaimana teknologi dapat diintegrasikan dalam pendidikan bahasa, dengan tujuan merancang strategi yang mengatasi masalah pedagogis, meningkatkan implementasi teknologi, dan meningkatkan efektivitas pembelajaran di kalangan siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode campuran, analisis komparatif, dan pengembangan kerangka kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peralihan ke pembelajaran daring menghadirkan tantangan bagi guru dan siswa, seperti kemampuan teknologi dan menjaga keterlibatan, namun juga membuka peluang untuk memanfaatkan teknologi inovatif seperti Automatic Speech Recognition (ASR) dan pembelajaran berbasis game untuk meningkatkan pemerolehan bahasa. Kesimpulannya, adopsi teknologi informasi di sektor pendidikan bahasa memiliki tantangan dan peluang tersendiri, pemahaman komprehensif tentang bagaimana IT memengaruhi pendidikan bahasa selama dan setelah pandemi untuk lebih mengarahkan inovasi teknologi demi kemajuan sektor pendidikan bahasa. © 2024, Universitas Negeri Makassar – Fakultas Bahasa dan Sastra. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Teknologi informasi; pendidikan bahasa; tinjauan pustaka

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85215683083

  • Linguistic Technopreneurship dalam Keberhasilan Bisnis Digitalisasi untuk Usaha Kecil Menengah di Jawa Barat: Implikasi bagi Pendidikan Bahasa

    Penulis: Yogi Suprayogi, Senny Luckyardi, Dede Kurnia, Mirza Abdi Khairusy

    DOI: 10.26858/ijole.v8i2.64117

    Abstrak

    Meningkatnya persaingan bisnis berbasis digital tanpa batas menunjukkan bagaimana pendidikan bahasa terdampak oleh neoliberalisme di era global ini. Kami mengeksplorasi bagaimana peran linguistic technopreneurship (LT) semakin dibangun sebagai bentuk kewirausahaan linguistik untuk memanfaatkan sumber daya terkait bahasa guna meningkatkan nilai sosial ekonomi seseorang secara strategis. Penelitian ini bertujuan untuk secara kritis menguji pengaruh LT terhadap keberhasilan bisnis digitalisasi untuk Usaha Kecil Menengah di Jawa Barat dan implikasinya bagi Pendidikan Bahasa. Penelitian ini juga berfokus pada penciptaan hal baru, yaitu linguistic technopreneurship (LT), yang merupakan penyempurnaan dari entrepreneurial linguistics (EL). LT diharapkan mampu menjelaskan bagaimana kewirausahaan linguistik dapat diindeks dari dua aspek berbeda, yaitu bagaimana mengemas pendidikan bahasa dan kesuksesan bisnis digital. Kemudian kami membahas kondisi apa yang memungkinkan konsep kewirausahaan linguistik dapat diterapkan pada lingkungan bisnis berbasis platform digital dan kontradiksi apa yang ditimbulkannya. Metode yang digunakan adalah kuantitatif, dan melibatkan analisis SEM. Teknik pengambilan sampel non-probabilitas digunakan untuk memperoleh minimal 250 pemilik Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Industri yang menjalankan bisnis mereka melalui platform digital di Provinsi Jawa Barat, yang merupakan provinsi dengan jumlah UMKM terbanyak di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LT secara signifikan memengaruhi kesuksesan bisnis dan berdampak pada praktik pendidikan bahasa. Dapat disimpulkan bahwa pendidikan bahasa merupakan nilai tambah bagi seseorang dan memengaruhi kesuksesan sosial ekonomi. © 2024, Universitas Negeri Makassar – Fakultas Bahasa dan Sastra. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    kinerja bisnis; Pendidikan bahasa; linguistic technopreneurship

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85198050939

  • Kolaborasi Antara Bentuk Ruang dan Ritual Budaya Islam pada Pola Lanskap Budaya Kota Cirebon

    Penulis: Dini Rosmalia, Dhini Dewiyanti

    DOI: 10.18860/jia.v7i3.17764

    Abstrak

    Terdapat kolaborasi antara bentuk ruang dan ritual budaya Islam (Jawa) di kota Cirebon, yang berpotensi membentuk keunikan lanskap budaya. Objek penelitian adalah Kesultanan Kanoman yang menyelenggarakan ritual tahunan, tradisi ‘M(a)uludan’. Tujuannya adalah untuk mendeskripsikan kolaborasi antara bentuk fisik Keraton Kanoman dan Tradisi M(a)uludan, yang merupakan budaya Islam atau Jawa. Hal ini melibatkan penggunaan metode deskripsi kualitatif melalui partisipasi budaya selama 8 tahun. Hasil penelitian menunjukkan adanya formasi ruang imajiner yang terjalin oleh kehadiran penduduk dari 31 desa sebagai pengikut (wargi) Keraton Kanoman. Selain itu, bentuk spasial dari jalur ritual tersebut ditemukan telah terbentuk selama beberapa generasi. Masyarakat sangat percaya bahwa kehadiran dan keterlibatan jalur-jalur ini dapat membawa kebajikan, berkah, kemakmuran, serta perlindungan dari kemalangan. Penelitian ini berpendapat bahwa bentuk ruang imajiner tersebut diciptakan oleh peristiwa-peristiwa budaya ini. Hak cipta © 2023 Liverpool University Press. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Kolaborasi; Pola Lanskap Budaya; Deskripsi; Keraton Kanoman; Tradisi M(a)uludan

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85165674776

  • Strategi untuk Meningkatkan Konektivitas Udara di Indonesia melalui Kerja Sama Segitiga Pertumbuhan Indonesia, Malaysia, dan Thailand

    Penulis: Suharto Abdul Majid, Reflyndra Yundriana, Irzan Soepriyadi, Yosi Pahala, Peppy Fachrial, Agus Setiawan, Aditya Wardana, Atong Soekirman, Nofrisel, Basri Fahriza

    DOI: 10.36941/ajis-2022-0125

    Abstrak

    Segitiga Pertumbuhan Indonesia, Malaysia, Thailand (IMT-GT) adalah kolaborasi sub-regional yang dibentuk untuk mempercepat transformasi ekonomi di wilayah yang kurang berkembang. Segitiga Pertumbuhan merupakan dasar dari konsep ekonomi yang didorong oleh komitmen politik yang kuat. Melalui salah satu sektor dalam kerangka IMT-GT, yaitu kerja sama sub-regional di bidang transportasi udara, Indonesia mendukung dan berperan aktif dalam melaksanakan kegiatan IMT-GT. Dalam hal implementasi, Indonesia mengusulkan titik penerbangan antar wilayah IMT-GT untuk meningkatkan konektivitas udara antar negara-negara tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk merumuskan strategi terbaik bagi para pembuat kebijakan pemerintah Indonesia, dalam hal ini, Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil, Kementerian Perhubungan, untuk menangani kerja sama IMT-GT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis SWOT dan matriks strategi besar. Lokasi penelitian dilakukan di Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil Kementerian Perhubungan Republik Indonesia pada tahun 2019 dengan 6 informan kunci yang memiliki kompetensi dan posisi strategis di Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil. © 2022 Majid dkk.

    Kata kunci penulis

    Konektivitas Udara; Kerja Sama IMT-GT; Manajemen Strategis

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85138620566

  • Sejarah Pewarisan Wayang Topeng Malangan (Wayang Topeng Tradisional Malang) di Pakisaji dan Tumpang

    Penulis: Arining Wibowo, Joko Kurnain, Juanda

    DOI: 10.15294/harmonia.v20i1.24785

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan sejarah dan proses pewarisan seni wayang topeng di dua pertapaan (padepokan) representatif (di Malang, yaitu Padepokan Asmoro Bangun di Kecamatan Pakisaji dan Mangun Dharma di Kecamatan Tumpang). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Proses pewarisan meliputi praktik seni seperti menari, memainkan wayang, memainkan alat musik, dan membuat topeng serta mentransfer pengetahuan tentang Wayang Topeng Malangan. Pewarisan umumnya dilakukan sejak anak/cucu masih dalam usia dini. Sejarah pewarisan seni wayang topeng tradisional di Padepokan Asmoro Bangun telah berlangsung selama enam generasi keluarga ini sejak sebelum tahun 1930, dimulai dari periode Serun. Pewaris Padepokan Asmoro Bangun generasi keenam adalah dua anak perempuan bernama Winnie Padnecwara (15 tahun) dan Dita Andhika Raja Padmi (12 tahun) yang mempelajari seni ini sejak usia empat tahun. Padepokan Mangun Dharma adalah rumah bagi seni wayang topeng, serta musik, tari tradisional, dan teater, macapat, wayang kulit, dan wayang bayangan. Sejarah pewarisan pertapaan ini dimulai dengan kakek buyut dari dalang Soleh yaitu Kek Sainten. Pewaris Padepokan Mangun Dharma saat ini adalah putra dari dalang Soleh, Supriyono Hadi Prasetyo, yang juga mempelajari wayang kulit baik secara otodidak maupun formal melalui perguruan tinggi. Meskipun pewarisan terjadi secara vertikal, yaitu turun-temurun di setiap pertapaan, pewarisan horizontal juga terjadi di antara keduanya. Hal ini menunjukkan bahwa proses pewarisan Padepokan Asmoro Bangun dan Mangun Dharma saling berkaitan. © 2020, Universitas Negeri Semarang. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Warisan; Malang; Mangun Dharma; Boneka Topeng; Padepokan Asmoro Bangun

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85100731384

  • Inovasi Kreatif Pemasaran Online E-Commerce Busana Islami di Indonesia

    Penulis: Melly Maulin Purwaningwulan, Asep Suryana, Uud Wahyudin, Susanne Dida

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam dan memberikan solusi tentang proses dan bentuk pemasaran hubungan online e-commerce busana Islami. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Bukti atau data untuk tujuan penelitian berasal dari dokumen, catatan arsip, wawancara, observasi langsung, observasi partisipan, dan perangkat fisik. Uji validitas data dilakukan melalui beberapa tes yang meliputi uji kredibilitas, transferabilitas, ketergantungan, dan konfirmabilitas. Pemasaran hubungan tidak bisa hanya dilakukan secara online, sinergi antara aktivitas online dan offline diperlukan agar lebih efektif. Komunitas telah menjadi kekuatan pemasaran hubungan untuk e-commerce busana Islami di Indonesia. Program yang dilakukan melalui pemasaran komunitas dan acara khusus dengan tema inspiratif. Selain pelanggan, hubungan juga dilakukan dengan penyewa dan klien. Pencarian dan berbagi melalui media sosial merupakan alat bagi pelanggan untuk menyebarkan kampanye perusahaan. Inovasi merupakan bagian penting dari kekuatan pemasaran. Friendvertising, konsep yang menunjukkan komunikasi antar bentuk komunitas sosial online sangat relevan. Ekonomi “lebih banyak dengan lebih sedikit” adalah aturan main baru: menggunakan aset seefisien dan seefektif mungkin untuk menghasilkan nilai tambah optimal bagi pelanggan. Penelitian ini merupakan studi pertama tentang pemasaran relasional inovasi kreatif e-commerce fashion Islami yang memiliki karakteristik target pasar yang unik dan berbeda dari e-commerce lainnya. © 2019 Perpustakaan Filsafat dan Praktik.

    Kata kunci penulis

    Pemasaran komunitas; Inovasi kreatif; E-commerce fesyen Islami; Pemasaran relasional; Acara khusus

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85066083917

  • Keberadaan Media Sosial sebagai Media Promosi dalam Revolusi Citra Hijab di Indonesia

    Penulis: Melly Maulin Purwaningwulan, Asep Suryana, Uud Wahyudin, Susanne Dida

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam tentang keberadaan media sosial sebagai media promosi dalam revolusi citra hijab di Indonesia, untuk meneliti penyebabnya dan memberikan gambaran tentang citra hijab di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial semakin berperan dalam mempromosikan fashion Muslim, karena perubahan pada konsumen Muslim yang lebih religius tetapi juga lebih intensif menggunakan media sosial. Revolusi citra hijab didorong oleh masyarakat dan panutan yang berhijrah. Citra hijab menjadi beragam, bercirikan identitas diri, dan kedalaman iman. Penelitian menyimpulkan bahwa keberadaan media sosial telah menginspirasi perempuan Muslim (Muslimah) di Indonesia untuk mengenakan hijab, menciptakan tren fesyen yang kuat, memberikan alternatif dalam berpakaian, tetapi juga menyebabkan pergeseran makna sebenarnya dari hijab. Penelitian ini memengaruhi kebijakan konten kreatif promosi produk Islami. © 2019 Library Philosophy and Practice.

    Kata kunci penulis

    Revolusi Hijab; Mode Muslim; Promosi; Media Sosial

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85066090996

  • Klasifikasi Pengetahuan Ibn Al-Haytham

    Klasifikasi Pengetahuan Ibn Al-Haytham

    Penulis: Usep Mohamad Ishaq, Wan Mohd Nor Wan Daud

    DOI: 10.14421/ajis.2017.551.189-210

    Abstrak

    Ibn al-Haytham (wafat 1039) adalah seorang cendekiawan terkenal atas kontribusinya dalam ilmu alam dan matematika. Penelitian berfokus pada karya-karyanya dalam ilmu pengetahuan dan matematika, dan hanya sedikit studi yang dilakukan pada kontribusinya dalam filsafat karena kurangnya sumber primer. Satu-satunya karya Ibn al-Haytham yang diketahui masih ada tentang filsafat adalah Kitāb Thamarah al-hikmah. Namun, hanya sedikit penelitian yang telah meneliti dan mengeksplorasi karya ini. Berdasarkan karya tersebut, penelitian ini mencoba untuk menganalisis epistemologi Ibn al-Haytham dan terutama berfokus pada klasifikasi pengetahuannya. Studi perbandingan klasifikasi pengetahuan Ibn al-Haytham dengan klasifikasi pengetahuan al-Fārābī, Ibn Hazm, Tūsī, dan al-Ghāzālī juga dilakukan. Hasilnya menunjukkan bahwa Ibn al-Haytham memiliki dua mode klasifikasi: ontologis dan epistemologis. Jelas juga bahwa Ibn al-Haytham berusaha mengintegrasikan filsafat dan ilmu pengetahuan Yunani dalam pandangan dunia Islam. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa hubungan antara konsep klasifikasi pengetahuan dan konsep manusia sempurna (al-insāan al-tāmm) sangat jelas.

    Kata kunci penulis

    Al-hikmah; Klasifikasi pengetahuan; Ibn al-Haytham; Kitāb Thamarah al-hikmah

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85040654146

  • Perancangan Sistem Penilaian Musik Angklung Berbasis Pelatihan Jarak Jauh

    Perancangan Sistem Penilaian Musik Angklung Berbasis Pelatihan Jarak Jauh

    Penulis: Bella Hardiyana ; Shinobu Hasegawa
    DOI: https://doi.org/10.37934/araset.31.1.355364

    Abstrak
    Angklung merupakan alat musik tradisional asal Jawa Barat, Indonesia. Untuk memainkan sebuah lagu, alat ini hanya dapat dimainkan secara berkelompok. Ukuran alat musik yang cukup besar dan rentan rusak jika dibawa ke berbagai tempat menyulitkan latihan, kecuali di sekolah atau klub musik. Sejak pandemi, semakin sulit bagi siswa untuk berlatih angklung karena keterbatasan pembelajaran tatap muka. Penelitian ini bertujuan untuk mempermudah siswa dalam berlatih dan memainkan angklung. Sistem ini berbasis pada permainan multipemain online sehingga siswa dapat belajar dan bermain angklung dengan lebih menyenangkan, serta pemain dapat bermain di mana saja. Pemain dapat menggunakan versi aplikasi angklung di perangkat bergerak sebagai pengganti instrumen angklung fisik. Pemain dapat melakukan duet dengan pemain lain dalam memainkan lagu yang sama. Hasil performa pemain akan ditampilkan sebagai skor dan disimpan dalam basis data. Selain itu, fungsi umpan balik (feedback) real-time akan selalu ditampilkan untuk setiap not yang dimainkan. Untuk membedakan pemain individu dan/atau not, digunakan teknologi sensor getar yang dipasang pada setiap aplikasi bergerak atau pemrosesan sinyal, sehingga sistem dapat mengenalinya dengan baik. Kami mengusulkan algoritma Short-time Fourier Transform(STFT) sebagai sistem penilaian dan performa umpan balik real-time. Diagram kelas digunakan untuk menggambarkan keseluruhan sistem aplikasi serta menjelaskan fungsionalitas sistem secara rinci. Sejumlah penelitian terkait angklung dan teknologi dikumpulkan. Saat ini, masih sedikit kajian yang dapat menjawab seluruh permasalahan pembelajaran dan pelatihan angklung. Hasil penelitian ini berupa desain sistem yang merupakan tahap penelitian awal dan digunakan untuk tahap penelitian berikutnya. Kesimpulannya, desain penelitian ini dapat menyelesaikan permasalahan yang ada sehingga sistem akan mempermudah siswa dalam berlatih dan memainkan angklung.

    Kata kunci
    Angklung, musik, sistem penilaian, pelatihan jarak jauh

    Artikel ini dapat diakses di https://semarakilmu.com.my/journals/index.php/applied_sciences_eng_tech/article/view/2308