Tag: kampus berbasis AI

  • UKM Taekwondo UNIKOM Raih Tiga Medali di ITN Open IX 2026 Siap Bidik Level Nasional dan Internasional

    UKM Taekwondo UNIKOM Raih Tiga Medali di ITN Open IX 2026 Siap Bidik Level Nasional dan Internasional

    BANDUNG, UNIKOM – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali meraih prestasi di kancah olahraga dengan meraih tiga medali dalam ajang ITN Open IX 2026 yang digelar di Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia pada 14 dan 15 Februari 2026. Kejuaraan tingkat Provinsi Jawa Barat tersebut diikuti lebih dari 2.600 atlet yang berasal dari 24 Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia dan ratusan unit/dojang se-Jawa Barat, menjadikannya salah satu kompetisi paling kompetitif tahun ini.

    Dalam ajang bergengsi bertema “Be The Champions” tersebut, kontingen UNIKOM sukses membawa pulang satu medali perak dan dua medali perunggu dari kategori Senior. Prestasi tersebut menjadi bukti konsistensi pembinaan atlet serta keseriusan kampus dalam mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa di bidang olahraga. Adapun mahasiswa yang berhasil menorehkan prestasi antara lain: Rahadi Aditia Mardani prodi Ilmu Komunikasi (2022) – Medali Perak (Senior Kyorugi Under 80), Yusya Raditya prodi Teknik Informatika (2024) – Medali Perunggu (Senior Kyorugi Under 68), dan Nova Azzahra Putri prodi Desain Komunikasi Visual (2024) – Medali Perunggu (Senior Poomsae Individual Female).

    Kompetisi ITN Open IX 2026 mempertandingkan dua kategori utama, yakni Kyorugi (tarung) dan Poomsae (jurus) dengan standar regulasi resmi World Taekwondo. Kategori Kyorugi menuntut kecepatan, strategi, dan ketahanan fisik dalam pertarungan, sedangkan Poomsae mengedepankan ketepatan teknik, kekuatan, serta harmonisasi gerakan.

    Pembina UKM Taekwondo UNIKOM, Satria Indra Praja Persada, S.Ds., M.M., menyampaikan rasa bangga atas pencapaian para atlet. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, serta semangat pantang menyerah selama masa persiapan.

    Pada ajang tersebut, persiapan menuju kejuaraan dilakukan selama kurang lebih satu bulan melalui program latihan intensif yang melibatkan seluruh anggota UKM serta didampingi pelatih profesional, Rizal selaku instruktur (sabeum). Program latihan difokuskan pada peningkatan teknik, strategi bertanding, serta penguatan fisik guna menghadapi atmosfer kompetisi yang ketat.

    Wakil Ketua sekaligus Manajer Tim UKM Taekwondo UNIKOM, Fahri, menegaskan bahwa raihan tiga medali tersebut menjadi motivasi awal untuk melangkah lebih jauh. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan buah dari kolaborasi solid antara atlet, pelatih, dan dukungan penuh institusi. Ke depan, UKM Taekwondo UNIKOM menargetkan partisipasi pada ajang yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional, hingga ke tingkat internasional.

    Partisipasi dan prestasi yang diraih atlet mahasiswa UNIKOM semakin memperkuat komitmen UNIKOM dalam menciptakan lingkungan kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif mendorong pembentukan karakter, sportivitas, dan daya saing mahasiswa melalui kegiatan kemahasiswaan yang berprestasi. (Direktorat Hms & Pro)

  • UKM Pencak Silat UNIKOM Ukir Prestasi Nasional Raih Medali Perak dan Perunggu di Bandung Lautan Api Championship 7 2026

    UKM Pencak Silat UNIKOM Ukir Prestasi Nasional Raih Medali Perak dan Perunggu di Bandung Lautan Api Championship 7 2026

    BANDUNG, UNIKOM – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali meraih prestasi membanggakan dalam ajang Bandung Lautan Api Championship 7 yang digelar di GOR Gymnasium UPI Bandung pada 24–25 Januari 2026. Kompetisi tingkat nasional ini mempertemukan atlet-atlet pencak silat dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari kategori usia dini hingga dewasa/mahasiswa.

    Kejuaraan mempertandingkan berbagai kategori, di antaranya Seni TGR, Solo Kreatif, dan Tanding Prestasi, baik kelas under maupun open. Selain memperebutkan medali emas, perak, dan perunggu, panitia juga memberikan penghargaan Juara Umum I, II, dan III di setiap kategori usia, serta predikat Pesilat Terbaik Tanding Putra dan Putri.

    Dalam kompetisi tersebut, kontingen UNIKOM berhasil meraih sejumlah medali perak dan perunggu dari berbagai kelas tanding maupun seni. Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi pembinaan serta semangat juang para atlet mahasiswa UNIKOM.

    Pembina UKM Pencak Silat UNIKOM, Dr. Ony Widilestariningtyas, S.E., M.Si., Ak., CA., menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas dedikasi tim. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kedisiplinan, kerja keras, dan mental pantang menyerah yang ditunjukkan para atlet selama proses persiapan hingga pertandingan. Ia berharap prestasi tersebut tidak berhenti sebagai capaian sesaat, melainkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas dan mengharumkan nama UNIKOM pada ajang-ajang berikutnya.

    Persiapan menuju kejuaraan dilakukan melalui program latihan intensif selama kurang lebih satu setengah bulan. Program tersebut mencakup penguatan teknik dan fisik secara terpadu. Dari sisi teknik, atlet diasah kemampuannya dalam berbagai gerakan seperti bantingan, guntingan, dan tendangan yang telah disesuaikan dengan regulasi terbaru IPSI 2025. Sementara itu, latihan fisik difokuskan pada peningkatan kekuatan otot, kelincahan, serta daya tahan tubuh, termasuk melalui metode beep test guna mengukur kapasitas ketahanan atlet menghadapi intensitas pertandingan.

    Sementara itu, Ketua UKM Pencak Silat UNIKOM, Najwa Salsabila, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tim. Ia menilai bahwa seluruh proses panjang, mulai dari latihan hingga pertandingan, telah membuahkan hasil yang membanggakan. Kendati demikian, evaluasi tetap dilakukan untuk memperbaiki aspek fisik dan teknis agar mampu bersaing pada level kompetisi yang lebih tinggi di masa mendatang.

    Adapun mahasiswa UNIKOM yang berhasil meraih prestasi pada ajang tersebut antara lain, Najwa Salsabila (Manajemen Bisnis) – Perunggu (Tanding Kelas C Putri), Sasmitha Fajria Sari  (Teknik Arsitektur) – Perunggu (Tanding Kelas C Putri), Muhammad Farid Alhamdani (Desain Komunikasi Visual) – Perunggu (Tanding Kelas B Putra), Anita Nuraghnia (Teknik Arsitektur) – Perunggu (Tanding Kelas A Putri), M. Wafi Alawi (Akuntansi) – Perunggu (Tanding Kelas B Putra), M. Aris Azfa Assathin S (Sistem Informasi) – Perunggu (Tanding Kelas D Putra), Hary Kurniawan (Sistem Informasi) – Perunggu (Tanding Kelas C Putra), Al-Farrel (Ilmu Komunikasi) – Perak (Tanding Kelas C Putra), Naila Hasna Huwaida (Sastra Inggris) – Perunggu (Seni Tunggal Tangan Kosong Putri), dan Muhammad Zhafran Tahsin Talaohu (Teknik Arsitektur) – Perak (Seni Tunggal Tangan Kosong Putra)

    Deretan prestasi tersebut semakin menegaskan komitmen UNIKOM dalam mendukung pengembangan minat, bakat, serta karakter mahasiswa melalui kegiatan kemahasiswaan yang kompetitif dan berprestasi. UKM Pencak Silat UNIKOM diharapkan terus menjadi wadah pembinaan atlet mahasiswa yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga menjunjung tinggi sportivitas dan nilai-nilai budaya bangsa. (Direktorat Hms & Pro)

  • Seberapa Pentingkah Inklusi Keuangan bagi Kinerja UMKM?

    Seberapa Pentingkah Inklusi Keuangan bagi Kinerja UMKM?

    Penulis:Febriansyah A. ; Syafei M.Y. ; Narimawati U. ; Chochole T. ; Stakic A.J.

    DOI: 10.14453/aabfj.v18i5.04

    Abstrak:

    Penelitian ini mengeksplorasi signifikansi inklusi keuangan bagi kinerja usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan menggunakan pendekatan metode campuran yang terdiri dari analisis kualitatif dan kuantitatif, termasuk analisis deskriptif dan pemodelan persamaan struktural, penelitian ini mengumpulkan data primer melalui kuesioner yang didistribusikan kepada UMKM. Validitas data dinilai melalui uji validitas, reliabilitas, dan kecocokan model. Temuan dari penelitian sebelumnya menunjukkan dampak positif yang signifikan dari inklusi keuangan terhadap kinerja UMKM, menunjukkan hubungan yang kuat antara inklusi keuangan dan kinerja UMKM. Korelasi ini menyiratkan bahwa peningkatan inklusi keuangan meningkatkan kinerja UMKM, menggarisbawahi peran penting inklusi keuangan dalam mendorong pertumbuhan dan keberhasilan usaha mikro dan kecil. Penelitian ini memberikan informasi bagi upaya pemerintah untuk meningkatkan inklusi keuangan, meningkatkan kinerja UMKM. Peningkatan akses ke lembaga keuangan di Indonesia bagi UMKM diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan penjualan, perluasan pelanggan, dan peningkatan profitabilitas, yang pada akhirnya menguntungkan perekonomian secara luas. © 2024, University of Wollongong. All rights reserved.

    Author Keywords: Inklusi Keuangan; UMKM; Kinerja UMKM;
    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85215119012

  • Penerapan Sistem Perbankan Mikro Terintegrasi di Lembaga Keuangan Mikro: Analisis Menggunakan Model Penerimaan Teori

    Penerapan Sistem Perbankan Mikro Terintegrasi di Lembaga Keuangan Mikro: Analisis Menggunakan Model Penerimaan Teori

    Penulis: Eti Kusmiati ; Lita Wulantika; Irfan Rizki Gumilar; Eka Yuliana; Prima Satriya Januarta

    DOI: 10.14453/aabfj.v18i5.05

    Abstrak:

    Penelitian ini mengkaji penerapan teknologi Sistem Perbankan Mikro Terpadu (STEM) menggunakan Model Penerimaan Teori di PT Lembaga Keuangan Mikro (LKM). Dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif, penelitian ini berfokus pada pengguna STEM di PT LKM Kabupaten Garut. Sebanyak 83 individu disampel menggunakan teknik sensus. Data dianalisis menggunakan Metode Persamaan Struktural – Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam hipotesis yang dikembangkan mendukung dugaan awal peneliti. Persepsi kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, persepsi kepercayaan, dan sikap, secara langsung maupun tidak langsung, dapat menjelaskan dan memprediksi adopsi teknologi STEM oleh pengguna. Oleh karena itu, hasil ini berfungsi sebagai referensi yang berharga, terutama bagi tim manajemen Lembaga Keuangan Mikro dalam mengadopsi teknologi dan merumuskan kebijakan yang relevan. © 2024, University of Wollongong. All rights reserved.

    Author Keywords:Sistem Perbankan Mikro Terintegrasi; Lembaga Keuangan Mikro; Model Penerimaan Teori


    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85215129743

  • Percepat Transformasi menuju AI Ready Campus UNIKOM Bekali Dosen dan Tenaga Kependidikan dengan Pelatihan Google AI

    Percepat Transformasi menuju AI Ready Campus UNIKOM Bekali Dosen dan Tenaga Kependidikan dengan Pelatihan Google AI

    BANDUNG, UNIKOM – Dalam mempercepat transformasi digital berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan kegiatan Workshop Experience: “Accelerating the Transformation to Artificial Intelligence Ready Campus” pada Kamis, 12 Februari 2026, bertempat di Auditorium Lantai 17 UNIKOM. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis institusi dalam memperkuat akselerasi menuju World Class University, yang  merupakan hasil kolaborasi strategis antara Wakil Rektor IV Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program & Center of Excellence, Deputi Wakil Rektor IV, Direktorat INFRANET, Direktorat PTDSI, dan Tim Eduplus UNIKOM.

    Pelatihan Google AI tersebut terbagi ke dalam dua sesi. Sesi pertama diperuntukkan bagi dosen UNIKOM dengan fokus pada penguatan pemanfaatan Artificial Intelligence dalam kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya penelitian. Sementara sesi ke dua diikuti oleh tenaga kependidikan UNIKOM yang diarahkan pada optimalisasi AI untuk mendukung efektivitas dan efisiensi administrasi serta layanan akademik.

    Wakil Rektor IV Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program & Center of Excellence UNIKOM, Prof. Zainal Arifin Hasibuan, Ph.D., dalam sambutan pembukanya  menegaskan bahwa pencapaian World Class University tidak dapat diraih secara individual, melainkan melalui upaya kolektif seluruh sivitas akademika. “Transformasi menuju AI Ready Campus merupakan lompatan strategis yang mengharuskan perubahan pola pikir dari pendekatan tradisional menuju sistem kerja berbasis teknologi cerdas”, tutur Prof. Zainal.

    Lebih lanjut, menurut Prof. Zainal, AI tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu, tetapi juga sebagai enabler yang memungkinkan percepatan proses akademik dan administratif secara signifikan. Prof. Zainal juga mengingatkan pentingnya penguasaan teknologi agar sivitas akademika tidak menjadi pengguna pasif, melainkan mampu menjadi pengendali teknologi tersebut.

    Pada sesi materi pertama, Deputi Wakil Rektor IV, Adam Mukharil Bachtiar, S.Kom., M.T., Ph.D., menyampaikan materi pelatihan mengenai pemanfaatan Gemini AI dengan memperkenalkan konsep prompt AI serta berbagai fitur unggulannya. Para dosen mempraktikkan langsung penggunaan Gemini untuk menyusun contoh proyek pengabdian kepada masyarakat dan penelitian berbasis real case. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh narasumber ke dua yaitu, Direktur PTDSI, Irfan Dwiguna Sumitra, S.Kom., M.Kom., Ph.D.,  yang memaparkan materi mengenai optimalisasi NotebookLM sebagai asisten kecerdasan Artifisial untuk pembelajaran riset di perguruan tinggi serta pemanfaatan fitur Google Workspace dalam mendukung kolaborasi digital, manajemen dokumen, dan integrasi sistem kerja di lingkungan kampus.

    Pada sesi ke dua, selain mendapatkan materi pelatihan mengenai pemanfaatan Gemini AI dengan memperkenalkan konsep prompt AI serta berbagai fitur unggulan dari narasumber yang sama, selanjutnya tenaga kependidikan diberikan tugas membuat contoh surat resmi menggunakan template AI yang disesuaikan dengan kebutuhan kerja masing-masing unit, sehingga pemanfaatan teknologi menjadi kontekstual dan aplikatif.

    Sebagai bentuk evaluasi sekaligus refleksi pembelajaran, beberapa dosen dan tenaga kependidikan yang terpilih diberikan kesempatan untuk memaparkan secara singkat hasil tugas pelatihan yang telah dikerjakan di hadapan peserta lainnya. Presentasi tersebut menampilkan berbagai contoh proyek penelitian, rancangan pengabdian, serta format surat berbasis AI yang telah disesuaikan dengan kebutuhan unit kerja. Sesi evaluasi tidak hanya memperlihatkan capaian pemahaman peserta, tetapi juga menjadi ruang berbagi praktik dan inspirasi implementasi AI di lingkungan UNIKOM.

    Melalui pelatihan AI dengan pendekatan berbasis praktik, pendampingan intensif, serta integrasi real case dalam setiap sesi, UNIKOM berkomitmen untuk membangun ekosistem AI Ready Campus yang tidak hanya adaptif terhadap perkembangan teknologi global, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi akademik yang kompetitif di tingkat internasional. (Direktorat Hms & Pro)

  • UNIKOM Terima Kunjungan Media Pikiran Rakyat Perkuat Kolaborasi Strategis di Bidang Pendidikan dan Transformasi Media Digital

    UNIKOM Terima Kunjungan Media Pikiran Rakyat Perkuat Kolaborasi Strategis di Bidang Pendidikan dan Transformasi Media Digital

    BANDUNG, UNIKOM — Selasa, 10 Februari 2026, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menerima kunjungan dari jajaran manajemen Pikiran Rakyat, yang dipimpin oleh General Manager PT. Pikiran Rakyat, Gatot Riyadi, S.T., M.M., didampingi jajaran pimpinan lainnya. Kehadiran tim Pikiran Rakyat disambut langsung oleh Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., didampingi Direktur Humas dan Protokoler UNIKOM Dr. Ir. Yuni Mogot, M.Si., CPR., serta Ketua Divisi Humas dan Informasi Komunikasi Publik, Arif Try Cahyadi, M.Ds.

    Bertempat di Ruang Rektor Lantai 15 Smart Building UNIKOM, pertemuan tersebut menjadi momentum penguatan sinergi antara institusi pendidikan tinggi berbasis teknologi dan industri media nasional. Sejumlah poin strategis dibahas, di antaranya, penguatan UNIKOM sebagai mitra strategis Pikiran Rakyat, pengembangan kampus berbasis teknologi robotika, capaian UNIKOM sebagai pelopor kampus juara, hingga prestasi terbaru di bidang Digital ICT yang berhasil mengungguli peserta dari Korea dan Jepang.

    Pada kesempatan tersebut, Prof. Eddy menyampaikan bahwa UNIKOM sedang mengembangkan kurikulum berbasis Artificial Intelligence (AI) sebagai bagian dari transformasi akademik untuk menjawab tantangan industri masa depan. Sementara itu, General Manager PT. Pikiran Rakyat, Gatot Riyadi, S.T., M.M., menyampaikan apresiasinya kepada Prof. Eddy atas amanah barunya sebagai Ketua APTISI Jawa Barat periode 2025–2030, yang diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dan daya saing perguruan tinggi swasta di Jawa Barat.

    Direktur Humas dan Protokoler UNIKOM,  Dr. Ir. Yuni Mogot, M.Si., CPR., dalam kesempatan wawancara menegaskan bahwa hubungan kelembagaan dengan media memiliki peran yang sangat penting dan perlu terus dibina. “Kemitraan dengan media bukan hanya sebatas publikasi, tetapi juga bagian dari strategi membangun reputasi institusi serta memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat”, demikian ungkapnya.

    Lebih lanjut, Dr. Yuni juga berharap kerja sama ke depan dapat diperluas dalam berbagai bidang. Salah satunya adalah rencana kegiatan peringatan hari jadi Pikiran Rakyat pada 24 April 2026 mendatang yang direncanakan akan menghadirkan Agus Harimurti Yudhoyono sebagai pembicara, dengan peluang kolaborasi penyelenggaraan kuliah umum di UNIKOM. Selain itu, kerja sama pelatihan penulisan karya ilmiah bagi dosen yang sebelumnya pernah dilaksanakan dinilai penting untuk dihidupkan kembali, guna mendorong hasil riset akademik agar lebih mudah dipahami dan diakses masyarakat luas melalui media massa.

    Pada wawancara berbeda, Gatot Riyadi menyampaikan, selain menyampaikan apresiasi serta ucapan selamat atas terpilihnya Rektor UNIKOM sebagai Ketua APTISI Jawa Barat, kunjungan tersebut juga ditujukan untuk mempererat silaturahmi sekaligus kemitraan yang telah terjalin cukup lama antara Pikiran Rakyat dan UNIKOM. Menurutnya, perkembangan UNIKOM hingga saat ini menunjukkan kontribusi nyata terhadap dunia pendidikan dan partisipasi aktif dalam ekosistem media. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak mendiskusikan berbagai bentuk kolaborasi yang dapat diimplementasikan ke depan. Ia berharap hubungan baik antara Pikiran Rakyat sebagai perusahaan media dan UNIKOM sebagai institusi pendidikan dapat memberikan kontribusi positif dalam pembangunan Jawa Barat.

    Terkait agenda terdekat, Gatot mengungkapkan bahwa terdapat berbagai produk pendidikan, hasil riset, dan inovasi UNIKOM yang berpotensi untuk dipublikasikan lebih luas melalui jejaring media Pikiran Rakyat. Ia menyoroti keunggulan UNIKOM di bidang robotika sebagai salah satu kekuatan khas yang patut diperkenalkan kepada masyarakat. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan kualitas serta manfaat produk dan hasil penelitian UNIKOM dapat semakin dikenal, diterima, dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

    Kunjungan media Pikiran Rakyat ke UNIKOM menegaskan komitmen bersama dalam membangun kemitraan yang produktif, kolaboratif, dan berkelanjutan antara dunia pendidikan dan media. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat diseminasi pengetahuan, meningkatkan literasi publik, serta mendorong percepatan transformasi digital pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di Jawa Barat. (Direktorat Hms & Pro)

  • UNIKOM Tembus Daftar Kampus Prioritas Global British Council Siap Gandeng 23 Top Universitas di Inggris

    UNIKOM Tembus Daftar Kampus Prioritas Global British Council Siap Gandeng 23 Top Universitas di Inggris

    BANDUNG, UNIKOM — Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali menegaskan posisinya di kancah internasional dengan terpilih sebagai salah satu perguruan tinggi Indonesia yang masuk dalam daftar kampus prioritas kolaborasi bersama universitas-universitas terkemuka Inggris. UNIKOM menjadi salah satu perguruan tinggi swasta unggulan dari Jawa Barat yang tergabung bersama 23 perguruan tinggi Indonesia lainnya dalam skema kolaborasi global yang diinisiasi oleh British Council.

    Pengumuman tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Stella Christie, Ph.D., berdasarkan instruksi dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto yang mengamanahkan penguatan kolaborasi internasional pendidikan tinggi, khususnya dengan menghadirkan universitas-universitas terbaik Inggris yang tergabung dalam Russell Group ke Indonesia. Agenda strategis tersebut diperkuat melalui kunjungan Sir Steve Smith selaku UK International Education Champion bersama delegasi universitas Inggris di Jakarta pada 4–5 Februari 2026.

    Kolaborasi tersebut merupakan tindak lanjut konkret atas arahan Presiden RI untuk memperluas akses kemitraan akademik Indonesia dengan universitas papan atas dunia, khususnya anggota Russell Group yang dikenal sebagai konsorsium universitas riset terkemuka di Inggris. Sebanyak 23 universitas Inggris yang terlibat dalam inisiatif ini memiliki reputasi global dalam inovasi, publikasi ilmiah bereputasi, dan pengembangan teknologi berbasis riset unggulan. Adapun universitas mitra dari Inggris yang terlibat dalam kolaborasi ini meliputi: Cardiff University, Durham University, King’s College London, Lancaster University, Newcastle University, Queen’s University Belfast, Royal College of Arts, Royal Holloway, University of London, University of Aberdeen, University of Birmingham, University of Bristol, University of Dundee, University of Edinburgh, University of Essex, University of Glasgow, University of Leicester, University of Liverpool, University of Nottingham, University of Sheffield, University of St Andrews, University of Warwick, University of Westminster, dan University of York

    Melalui kemitraan tersebut, terbuka ruang kolaborasi riset bersama (joint research), penyelenggaraan kelas kolaboratif, pertukaran dosen dan mahasiswa, hingga penguatan ekosistem inovasi berbasis teknologi. Selain itu, peluang studi lanjut jenjang doktoral (Ph.D) bagi dosen semakin luas melalui skema beasiswa LPDP serta kemitraan strategis dengan universitas terbaik dunia, termasuk institusi global bereputasi tinggi seperti Stanford University.

    Kepemimpinan Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua APTISI Jawa Barat turut memperkuat eksistensi dan posisi strategis Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Jawa Barat dalam jejaring kolaborasi internasional. Peran tersebut menjadi penggerak strategis dalam mendorong PTS Jabar agar semakin kompetitif, adaptif terhadap transformasi digital, serta mampu membangun kemitraan global yang berkelanjutan.

    Sebagai pelopor kampus juara berbasis digital, UNIKOM memiliki relevansi kuat dalam kolaborasi tersebut. Keunggulan di bidang transformasi digital, sistem informasi, dan inovasi teknologi menjadi fondasi strategis untuk memperkuat kemitraan riset berstandar internasional. Partisipasi UNIKOM dalam inisiatif ini sekaligus menegaskan komitmen institusi dalam mendukung agenda nasional internasionalisasi pendidikan tinggi dan peningkatan daya saing global sumber daya manusia Indonesia. (Direktorat Hms & Pro, diolah dari berbagai sumber)

  • Fakultas Pascasarjana UNIKOM Gelar Seminar Personal Branding Dorong Mahasiswa Bangun Reputasi Profesional Sejak Dini

    Fakultas Pascasarjana UNIKOM Gelar Seminar Personal Branding Dorong Mahasiswa Bangun Reputasi Profesional Sejak Dini

    BANDUNG, UNIKOM – Jum’at, 30 Januari 2026, Fakultas Pascasarjana Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan forum akademik inspiratif bertajuk “Personal Branding: Elevating Your Future – Mastering Personal Branding for the Global Career”. Kegiatan tersebut merupakan implementasi mata kuliah Marketing Management pada Program Studi Magister Manajemen dan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan partisipasi mahasiswa, akademisi, praktisi, serta masyarakat umum.

    Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM, Prof. Dr. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., M.Pd., yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema personal branding merupakan program yang sangat relevan dan strategis. Menurutnya, setiap individu pada dasarnya ingin memiliki citra dan reputasi yang baik, sehingga kemampuan membangun personal branding menjadi kebutuhan mendasar di era kompetisi global. Prof. Umi mengapresiasi Dekan Pascasarjana, panitia mahasiswa, serta narasumber yang telah berkontribusi menyelenggarakan kegiatan tersebut. “Ini merupakan momen yang sangat bermanfaat, khususnya bagi para peserta yang belajar bagaimana membangun dan mengelola branding diri untuk mendukung karir ke depan. Pendidikan formal bukan hanya meningkatkan kompetensi akademik, tetapi juga harus diiringi dengan peningkatan citra dan reputasi profesional”, demikian ungkapnya.

    Lebih lanjut, Prof. Umi menekankan bahwa personal branding tidak hanya penting bagi mereka yang telah memiliki nama besar, tetapi justru harus mulai dibangun sejak masa perkuliahan. Mahasiswa perlu belajar memosisikan diri, mengenali keunggulan, serta mengkomunikasikan nilai yang dimiliki secara konsisten dan otentik. Hal tersebut, menurutnya, sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap proses pembelajaran yang dirancang oleh Dekan Pascasarjana dalam mata kuliah yang diampu. Terakhir, Prof. Umi juga mengajak mahasiswa untuk terus berkarya, meningkatkan kompetensi, serta berkontribusi sebagai generasi muda unggul dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045 yang berkelanjutan. “Ke depan, kompetensi harus semakin luar biasa. Teruslah berkarya dan bangun reputasi diri dengan integritas”, pungkasnya.

    Sementara itu, Dekan Fakultas Pascasarjana UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Rahma Wahdiniwaty, Dra., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas besar mahasiswa pada mata kuliah Marketing Management. Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori bauran pemasaran seperti product, price, place, promotion, people, process, physical evidence, dan promise, tetapi juga mengimplementasikannya dalam konteks personal branding sebagai sebuah “produk diri” yang memiliki nilai dan diferensiasi. “Branding adalah aset intangible yang sangat menentukan keberhasilan, baik di dunia bisnis, profesional, maupun akademik. Konsep branding tidak hanya melekat pada produk atau jasa, tetapi juga pada personal individu”, tegasnya.

    Seminar tersebut menghadirkan Rizqi Ghassani, M.I.Kom., RFP, Director ESM Public Speaking Center, sebagai narasumber utama yang memaparkan strategi membangun personal branding melalui komunikasi efektif dan penguatan kemampuan public speaking dan juga brand identity. Kegiatan tersebut dipandu oleh Muhamad Fahad Alfarisi, S.I.Kom., mahasiswa Magister Manajemen selaku moderator. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif mereka sepanjang sesi diskusi.

    Melalui webinar tersebut, UNIKOM menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan magister yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu membangun reputasi profesional yang kuat, adaptif terhadap transformasi digital, serta siap bersaing di tingkat global. (Direktorat Hms & Pro)

  • Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447 H

    Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447 H

    Marhaban ya Ramadhan 🌙

    ​Sivitas Akademika Universitas Komputer Indonesia mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447 H bagi seluruh umat Muslim.

    ​Mari jadikan momentum bulan suci ini sebagai sarana untuk memperkuat integritas, meningkatkan kualitas diri, serta menebar manfaat bagi sesama dalam bingkai kebersamaan. Semoga setiap langkah ibadah kita di bulan yang penuh berkah ini senantiasa mendapatkan ridha dari Allah SWT.

    ​Selamat menjalankan ibadah puasa. Mohon maaf lahir dan batin

  • UNIKOM Kukuhkan Dua Guru Besar Bidang Sistem Informasi Akuntansi dan Bidang Sosiologi Pemerintahan dalam Sidang Terbuka Senat, Perkuat Keunggulan Akademik dan Transformasi Digital

    UNIKOM Kukuhkan Dua Guru Besar Bidang Sistem Informasi Akuntansi dan Bidang Sosiologi Pemerintahan dalam Sidang Terbuka Senat, Perkuat Keunggulan Akademik dan Transformasi Digital

    BANDUNG, UNIKOM — Sabtu, 14 Februari 2026, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan Sidang Terbuka Senat dalam rangka Pengukuhan Guru Besar dua akademisi UNIKOM yaitu Prof. Dr. Lilis Puspitawati, S.E., M.Si., Ak., CA., sebagai Guru Besar Bidang Sistem Informasi Akuntansi dan Prof. Dr. Hj. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si., sebagai Guru Besar Bidang Sosiologi Pemerintahan. Bertempat di Auditorium Lantai 17 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap tradisi akademik dan marwah keilmuan perguruan tinggi di lingkungan UNIKOM.

    Sidang terbuka senat UNIKOM dipimpin dan dibuka langsung oleh Ketua Senat, Rektor UNIKOM sekaligus Ketua APTISI JABAR Prof. 3 Prof. H.C. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Guru Besar Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Republik Indonesia bagi dua akademisi UNIKOM oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si.

    Pada kesempatan tersebut, anggota senat, tamu dan undangan menyaksikan tayangan profil dari masing-masing Guru Besar yang memotret kilas perjalanan, kontribusi penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat, sebagai rangkaian perjalanan akademik awal berkarya di UNIKOM hingga meraih gelar akademik tertinggi Guru Besar. Setelah itu, kedua Guru Besar menyampaikan orasi ilmiah sebagai puncak agenda akademik, yang merefleksikan gagasan, temuan, serta kontribusi keilmuan yang telah dikembangkan secara konsisten.

    Dalam orasinya, Prof. Dr. Lilis Puspitawati, S.E., M.Si., Ak., CA. memaparkan refleksi perjalanan akademiknya hingga meraih jabatan Guru Besar, sekaligus menegaskan pentingnya penguatan sistem informasi akuntansi berbasis teknologi artificial intelligence yang dituangkan ke dalam bukunya berjudul “Artificial Intelligence dan Masa Depan Akuntansi”, sebagai fondasi transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola organisasi yang adaptif di era transformasi digital.

    Sementara itu, Prof. Dr. Hj. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si., dalam orasi ilmiahnya membahas bukunya yang berjudul “Pemberdayaan Civil Society dalam Kerangka Good Governance di Era Pemerintahan Digital”, Prof. Dr. Hj. Dewi Kurniasih menegaskan bahwa transformasi digital telah mengubah secara mendasar relasi antara negara, masyarakat sipil, dan sektor privat, sehingga teknologi tidak lagi sekadar instrumen administratif, melainkan struktur sosial yang memengaruhi cara kekuasaan dijalankan dan partisipasi warga dibentuk. Dalam konteks Indonesia, Prof. Dewi menegaskan pentingnya mengintegrasikan nilai pemberdayaan lokal dengan agenda pembangunan menuju Indonesia Emas 2045, melalui perencanaan partisipatif, kolaborasi multi pihak, dan pengawasan publik dalam sistem pemerintahan digital.

    Rangkaian Kegiatan pengukuhan Guru Besar kemudian dilanjutkan dengan pemasangan kalung Guru Besar UNIKOM dan penyerahan sertifikat penghargaan oleh Rektor UNIKOM Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., didampingi Wakil Rektor I Bidang Akademik,  Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si.,

    Rektor UNIKOM, Prof. 3. Prof. H.C. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., dalam sambutannya menyampaikan selamat dan sukses kepada kedua Profesor yang telah dikukuhkan. “Pengukuhan Guru Besar bukan sekadar seremoni administratif, melainkan lahirnya energi keilmuan baru bagi institusi. Profesor, menurutnya, adalah simbol integritas akademik sekaligus penggerak transformasi riset agar tidak berhenti pada publikasi, tetapi berlanjut pada hilirisasi inovasi yang berdampak bagi masyarakat. Selain itu, Prof. Eddy juga menyoroti masih rendahnya rasio Guru Besar di Indonesia yang berada pada kisaran 3-4 persen dari total dosen nasional, jauh dari target ideal 10 persen menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, kehadiran Guru Besar baru di UNIKOM diharapkan mampu memperkuat kepemimpinan intelektual, membangun budaya riset kolaboratif, serta mendorong lahirnya profesor-profesor berikutnya.

    Lebih lanjut, Prof Eddy menyatakan di bidang Sistem Informasi dan Akuntansi berbasis teknologi, penguatan tata kelola data dan transparansi menjadi fondasi penting ekonomi digital. Sementara dalam Ilmu Pemerintahan, kebijakan berbasis riset dan tata kelola yang baik merupakan kunci kemajuan sosial. Kedua bidang ini dinilai memiliki kontribusi strategis bagi daya saing bangsa.

    Pada kesempatan tersebut, Ketua LLDIKTI Wilayah IV, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., juga turut menyampaikan sambutan dan ucapan selamat kepada kedua profesor melalui tayangan video. Dalam pesannya, Dr. Lukman mengapresiasi UNIKOM atas konsistensi dan komitmennya dalam meningkatkan jumlah Guru Besar. Dr. Lukman juga menyebutkan bahwa dari total 317 perguruan tinggi swasta di wilayah pembinaan LLDIKTI Wilayah IV, saat ini baru 63 perguruan tinggi yang memiliki Guru Besar aktif. Dalam konteks tersebut, UNIKOM dinilai sebagai salah satu institusi yang menunjukkan keseriusan dalam pengembangan jabatan akademik tertinggi. Dengan capaian 11 Guru Besar aktif, UNIKOM termasuk di antara perguruan tinggi swasta dengan jumlah profesor terbanyak di wilayah Jawa Barat dan Banten.

    Sejalan dengan hal tersebut Ketua Paguyuban Profesor, Prof. Dr. Edi Setiadi, S.H., M.H., dan Ketua Persatuan Guru Besar Indonesia, Prof. Dr. Puwadhi, M.Hum., yang turut hadir dalam barisan senat, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada UNIKOM. Keduanya menegaskan bahwa meraih jabatan Guru Besar bukanlah proses yang mudah, dimana menjadi seorang profesor, menurut mereka memikul tanggung jawab strategis untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan bangsa.

    Pengukuhan Guru Besar UNIKOM tersebut menandai bertambahnya kekuatan akademik UNIKOM dalam mengembangkan ilmu pengetahuan yang relevan dengan dinamika transformasi digital dan perubahan sosial. Dengan komitmen pada riset, inovasi, dan pengabdian, UNIKOM terus memperkokoh perannya sebagai perguruan tinggi berbasis teknologi yang berdaya saing dan berdampak bagi pembangunan berkelanjutan. (Direktorat Hms & Pro)