Tag: Garuda

  • Desain Sistem Informasi Perusahaan Menggunakan Kerangka TOGAF untuk Instansi Pelayanan Publik

    Desain Sistem Informasi Perusahaan Menggunakan Kerangka TOGAF untuk Instansi Pelayanan Publik

    Penulis: Herry Saputra, Iyan Gustiana, Eddy Soeryanto Soegoto

    Abstrak

    Sebagai salah satu instansi pemerintah yang bertugas melayani administrasi kependudukan, kecamatan Tagaraja saat ini belum mampu mendukung strategi organisasi secara optimal. Hal ini disebabkan kurangnya sistem informasi yang mendukung setiap proses pertukaran data dari setiap bidang manajemen. Peran teknologi informasi sebagai alat pendukung dalam organisasi sebagai bagian dari sistem informasi telah menjadi bagian dari strategi organisasi untuk mencapai tujuannya. Namun, masalah saat ini adalah implementasi sistem informasi untuk kepentingan seluruh organisasi masih sulit. Strategi bisnis dan strategi teknologi harus selaras. Faktor integrasi dalam pengembangan sistem informasi dapat digunakan untuk menentukan keselarasan sistem informasi dengan kebutuhan organisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menciptakan arsitektur sistem informasi perusahaan yang tepat untuk mencapai tujuan strategis organisasi sesuai dengan kecamatan dan misi Tagaraja. Diperlukan metode yang komprehensif dan mudah digunakan untuk mendesain arsitektur perusahaan. Penelitian TOGAF ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode pengumpulan data seperti tinjauan pustaka, wawancara, dan observasi langsung, serta metode desain arsitektur ADM Open Group Framework (TOGAF). Temuan penelitian disajikan dalam bentuk proposal aplikasi terintegrasi yang dapat mendukung proses bisnis sekaligus mengatasi masalah terkait kurangnya sistem informasi di kantor kecamatan Tagaraja. © 2022 Taylor’s University. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Administrasi; Cetak Biru; Arsitektur Perusahaan; Sistem Informasi; TOGAF

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85135697959

  • Aplikasi Terapi Diri untuk Zoofobia MenggunakanMetode Graduated Exposure Therapy dan Augmented Reality

    Aplikasi Terapi Diri untuk Zoofobia MenggunakanMetode Graduated Exposure Therapy dan Augmented Reality

    Penulis: Irawan Afrianto; Ikhsan Darmawan; Sufa Atin
    DOI: 10.1109/INCITEST59455.2023.10396978

    Abstrak
    Zoofobia adalah gangguan kecemasan berat yang berkembang ketika seseorang mengalami kecemasan dan ketakutan terhadap hewan tertentu. Salah satu metode untuk mengendalikan rasa takut adalah Graduated Exposure. Dalam penerapannya, metode Graduated Exposure perlu didampingi oleh psikolog yang menyediakan materi paparan sebagai stimulus terhadap ketakutan penderita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membangun aplikasi berbasis Android yang mengimplementasikan terapi eksposur sebagai alternatif terapi mandiri untuk mengendalikan ketakutan pasien zoofobia. Aplikasi ini menggabungkan penggunaan teknologi augmented reality untuk menggantikan hewan nyata dengan objek 3D sebagai stimulus terapi, serta gelang pintar (smart band) sebagai alat pengukur detak jantung pengguna selama terapi. Hasil pengujian dengan metode black-box menunjukkan bahwa sistem fungsional yang dibangun telah sesuai dengan yang diharapkan. Sementara itu, pada pengujian beta, diperoleh hasil 88,89% sangat setuju bahwa pemanfaatan terapi zoofobia menggunakan aplikasi seluler dapat membantu mengurangi rasa takut, 86,67% sangat setuju bahwa terapi eksposur menggunakan aplikasi seluler memberikan pengalaman yang sama dengan eksposur langsung, 75,56% setuju bahwa penggunaan objek 3D dapat menggantikan hewan nyata sebagai stimulus rasa takut, 75,56% setuju bahwa berinteraksi melalui perantara teknologi augmented reality memberikan rasa takut yang sama. © 2023 IEEE.

    Kata Kunci Penulis
    Augmented Reality; Graduated Exposure; Aplikasi Terapi Mandiri; Gelang Pintar; Zoofobia

    Kata Kunci Terindeks
    Istilah Terkendali Teknik
    Augmented reality; Komputasi seluler; Perawatan pasien
    Istilah Tidak Terkendali Teknik
    Objek 3D; Teknologi augmented reality; Terapi eksposur; Graduated exposure; Aplikasi (dalam konteks penerapan); Aplikasi seluler; Terapi swabantu; Aplikasi terapi mandiri; Gelang pintar; Zoofobia
    Topik Utama Teknik
    Hewan

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85185201444

  • PKM Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UNIKOM: Hadirkan Solusi Komunikasi Digital kepada Karang Taruna Cipatat dengan Slack dan Trello

    PKM Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UNIKOM: Hadirkan Solusi Komunikasi Digital kepada Karang Taruna Cipatat dengan Slack dan Trello

    BANDUNG, UNIKOM — Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) terus mendorong pemanfaatan teknologi digital di tengah masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Kali ini, Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNIKOM menggandeng Karang Taruna Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, untuk memperkuat kapasitas organisasi kepemudaan melalui penerapan komunikasi organisasi berbasis digital. Mengusung tema “Model Komunikasi Organisasi Digital Karang Taruna Kecamatan Cipatat melalui Implementasi Slack dan Trello”, kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu, 26 Juli, bertempat di GOR Desa Nyalindung, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

    Sebanyak 20 peserta yang merupakan perwakilan Forum Pengurus Karang Taruna (FPKT) Kecamatan Cipatat serta anggota Karang Taruna dari sejumlah desa mengikuti kegiatan yang memadukan pemahaman mengenai komunikasi organisasi digital dengan praktik pemanfaatan aplikasi Slack dan Trello. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk membantu organisasi kepemudaan beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi, khususnya dalam membangun pola komunikasi yang lebih efektif, kolaboratif, transparan, dan terdokumentasi.

    Dalam kesempatan wawancara, Ketua Pelaksana PKM, Inggar Prayoga, S.I.Kom., M.I.Kom., menjelaskan bahwa transformasi digital dalam organisasi tidak berhenti pada penggunaan teknologi, tetapi juga berkaitan dengan perubahan budaya komunikasi dan tata kelola organisasi. “Transformasi digital bukan sekadar menggunakan aplikasi, tetapi membangun budaya komunikasi yang lebih cepat, kolaboratif, transparan, dan terdokumentasi dengan baik. Melalui pemanfaatan Slack dan Trello, kami ingin membantu Karang Taruna memiliki sistem komunikasi organisasi yang lebih efektif sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan dan pelaksanaan program kerja,” ujar Inggar.

    Menurutnya, perkembangan teknologi digital telah mengubah cara organisasi berkomunikasi dan berkolaborasi. Karena itu, Karang Taruna sebagai organisasi sosial kepemudaan perlu memanfaatkan teknologi untuk memperkuat koordinasi lintas desa sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan berbagai kegiatan.

    Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Karang Taruna Kecamatan Cipatat, Junjun Rohadi. Ia menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara UNIKOM dan Karang Taruna Kecamatan Cipatat, khususnya dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui penguatan literasi digital. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNIKOM yang telah memilih Karang Taruna Kecamatan Cipatat sebagai mitra dalam kegiatan ini. Pelatihan ini sangat relevan dengan kebutuhan organisasi kami, terutama untuk meningkatkan koordinasi antar pengurus dan mempercepat komunikasi dalam menjalankan berbagai program sosial”, tuturnya.

    Selain itu, apresiasi serupa juga disampaikan Pemerintah Desa Nyalindung yang diwakili Kepala Dusun Didin Solihin. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat merupakan bentuk sinergi penting dalam mendukung pembangunan desa, khususnya melalui peningkatan pengetahuan dan kapasitas generasi muda. “Kami menyambut baik kegiatan ini karena memberikan pengetahuan baru yang sangat dibutuhkan oleh generasi muda. Harapannya, ilmu yang diperoleh tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi dapat diterapkan dalam aktivitas Karang Taruna di masing-masing desa”, ungkap Didin.

    Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Manap Solihat, M.Si. Dalam sambutannya, Assoc. Prof. Dr. Manap menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus mampu memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat. “Perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan solusi bagi masyarakat. Kolaborasi dengan Karang Taruna Kecamatan Cipatat merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung transformasi digital organisasi kepemudaan sehingga lebih adaptif, profesional, dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat”, tuturnya.

    Memasuki sesi utama, peserta mendapatkan dua materi yang saling melengkapi. Materi pertama bertajuk “Transformasi Komunikasi Digital untuk Karang Taruna yang Inovatif dan Responsif” disampaikan oleh Inggar Prayoga, S.I.Kom., M.I.Kom. Materi tersebut membahas perubahan paradigma komunikasi organisasi di era digital, strategi membangun komunikasi internal yang efektif, pentingnya dokumentasi digital, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktivitas organisasi.

    Selanjutnya, Donny Reza, S.T., M.Kom., tenaga ahli bidang teknologi informasi UNIKOM, memberikan pelatihan teknis pemanfaatan aplikasi Slack dan Trello. Tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, peserta juga diajak mempraktikkan secara langsung penggunaan kedua platform tersebut. Mulai dari membuat ruang kerja digital, membagi tugas, mengelola proyek, menyusun jadwal kegiatan, hingga memantau perkembangan program kerja yang dilakukan secara kolaboratif.

    Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Diskusi interaktif dan praktik langsung menunjukkan tingginya minat pengurus Karang Taruna untuk mengadopsi sistem komunikasi digital dalam aktivitas organisasi sehari-hari. Melalui kegiatan PKM ini, Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNIKOM berharap implementasi Slack dan Trello dapat menjadi model komunikasi organisasi digital yang mendukung peningkatan efektivitas koordinasi, mempercepat pengambilan keputusan, serta memperkuat kolaborasi antar pengurus Karang Taruna di Kecamatan Cipatat. Lebih dari sekadar pelatihan penggunaan aplikasi, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya UNIKOM dalam membangun kapasitas organisasi kepemudaan agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tuntutan pengelolaan organisasi di era digital. Melalui PKM tersebut, Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UNIKOM menegaskan komitmen berkelanjutan dalam mendampingi masyarakat melalui penerapan ilmu komunikasi dan teknologi digital. Dengan penguatan kapasitasnya, organisasi kepemudaan diharapkan semakin mampu membangun komunikasi yang efektif, mengelola program secara kolaboratif, dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat. (Direktorat Hms & Pro)

  • Belajar dari Dunia Industri, Mahasiswa Prodi Akuntansi FEB UNIKOM dalami Peran Finance dan Accounting di PT Victoria Care

    Belajar dari Dunia Industri, Mahasiswa Prodi Akuntansi FEB UNIKOM dalami Peran Finance dan Accounting di PT Victoria Care

    BANDUNG, UNIKOM – Kamis, 23 Juli 2026, guna memperkuat keterhubungan antara pembelajaran akademik dan praktik di dunia industri, Program Studi (Prodi) Akuntansi Fakultas Ekonomi & Bisnis (FEB) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melaksanakan kunjungan industri ke pabrik utama PT Victoria Care Indonesia Tbk di Semarang, Jawa Tengah. Kegiatan yang diikuti mahasiswa S1 dan D3 Akuntansi semester 4 tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung aktivitas industri manufaktur sekaligus memahami penerapan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan dalam lingkungan kerja profesional.

    Rombongan mahasiswa didampingi jajaran dosen dan sekretariat prodi, diantaranya Kaprodi S1 Akuntansi Assoc. Prof. Sri Dewi Anggadini, S.E., M.Si., Ak., C.A., serta Kaprodi D3 Akuntansi Assoc. Prof. Wati Aris Astuti, S.E., M.Si., Ak., C.A. Kegiatan tersebut juga memiliki keterkaitan erat dengan pembelajaran mata kuliah Akuntansi Manajemen yang diampu oleh Assoc. Prof. Dr. Setya Budi Inta Nusa, S.E., M.Si., serta Dasar-Dasar Akuntansi Manajemen yang dibimbing oleh Dr. Ony Widilestrainingtyas, S.E., M.Si., Ak., C.A.

    Kehadiran rombongan UNIKOM disambut hangat oleh perwakilan manajemen PT Victoria Care Indonesia Tbk, Iik Kusuma Adi. Dalam sesi pemaparan, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai perjalanan bisnis perusahaan yang berada di bawah pimpinan Billy Hartono Salim dan berkantor pusat di Jakarta Barat. PT Victoria Care Indonesia Tbk merupakan perusahaan manufaktur yang telah menghasilkan berbagai merek yang dikenal masyarakat, di antaranya Herborist, Miranda, Nuface, CBD, Secret Garden, Sixsence, Iria Goat’s Milk, hingga Victoria.

    Perwakilan manajemen PT Victoria Care Indonesia Tbk, Iik Kusuma Adi juga memaparkan perjalanan perusahaan dalam mengembangkan bisnis yang berorientasi pada standar dan tren kecantikan Asia, khususnya Korea. Dari pasar domestik, perusahaan terus mengembangkan kiprahnya hingga menjangkau pasar internasional.

    Tidak hanya mengenal perjalanan perusahaan, mahasiswa juga diajak memahami tantangan yang dihadapi industri saat ini. Berdasarkan hasil riset pasar yang disampaikan, perilaku konsumen kini cenderung lebih senang bereksperimen dan mencoba berbagai produk baru. Kondisi tersebut mendorong perusahaan untuk terus berinovasi dalam menciptakan kepuasan sekaligus mempertahankan loyalitas pelanggan.Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam sesi pemaparan adalah pentingnya peran lulusan akuntansi di dunia kerja. Mahasiswa mendapatkan gambaran bahwa keberadaan tim Finance & Accounting yang andal memiliki peran penting dalam memastikan pencatatan dan pengelolaan keuangan berjalan secara transparan dan akuntabel.

    Selain itu, fungsi tersebut juga menjadi bagian penting dalam mendukung kesiapan perusahaan menghadapi proses audit secara berkala. Pemahaman tersebut memberikan perspektif kepada mahasiswa bahwa kompetensi akuntansi tidak hanya berkaitan dengan teori dan pencatatan keuangan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung keberlangsungan operasional perusahaan.Kunjungan industri berlangsung dalam suasana yang edukatif sekaligus interaktif. Setelah sesi pemaparan mengenai perusahaan dan industri, mahasiswa mengikuti edukasi produk yang melibatkan beberapa mahasiswa sebagai model demonstrasi secara langsung.

    Suasana semakin semarak melalui kegiatan ice breaking yang interaktif. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan sesi tanya jawab. Antusiasme mahasiswa terlihat dari berbagai pertanyaan yang disampaikan selama kegiatan berlangsung. Kegiatan ditutup dengan penyerahan cindera mata dari Ketua Program Studi Akuntansi UNIKOM kepada perwakilan PT Victoria Care Indonesia Tbk sebagai bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih atas sambutan, keterbukaan, serta wawasan yang diberikan kepada mahasiswa. Melalui kunjungan industri tersebut, mahasiswa Akuntansi UNIKOM mendapatkan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan realitas dunia kerja. Tidak sekadar melihat bagaimana sebuah produk dihasilkan, kegiatan tersebut juga membuka wawasan mahasiswa mengenai dinamika industri manufaktur sekaligus memperkuat pemahaman tentang luasnya peran dan peluang lulusan akuntansi di dunia profesional. (Direktorat Hms & Pro)

  • Semarak Hut Ri Ke-81 Dan Dies Natalis Unikom Ke-26 :“Kompak Untuk Aksi, Hebat Untuk Inovasi

    Semarak Hut Ri Ke-81 Dan Dies Natalis Unikom Ke-26 :“Kompak Untuk Aksi, Hebat Untuk Inovasi

    BANDUNG, UNIKOM – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dirayakan bersama dengan Dies Natalis ke-26 Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) yang digelar pada Kamis, 13 Agustus 2026, bertempat di Lapangan Kampus Dago UNIKOM. Tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi sivitas akademika UNIKOM untuk memperkuat kebersamaan, menjaga kebugaran, sekaligus merayakan perjalanan UNIKOM yang memasuki usia ke-26.

    Mengusung semangat “Kompak untuk Aksi, Hebat untuk Inovasi”. Kegiatan tersebut turut dihadiri Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., jajaran pimpinan universitas, para dekan, direktur, ketua program studi, dosen, karyawan, mahasiswa, panitia, serta perwakilan BNI Wilayah 04 sebagai mitra pendukung kegiatan.

    Direktur Administrasi Umum sekaligus Ketua Pelaksana HUT UNIKOM ke-26 dan HUT RI ke-81, Assoc. Prof. Dr. Adeh Ratna Komala, S.E., M.Si., CERA., dalam laporan sekaligus sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang mempertemukan seluruh unsur sivitas akademika UNIKOM dalam suasana penuh kebersamaan. Ia menegaskan bahwa semangat “Kompak untuk Aksi, Hebat untuk Inovasi” menjadi pesan penting dalam kegiatan tersebut. Kekompakan tidak hanya diperlukan dalam menyukseskan sebuah acara, tetapi juga menjadi modal penting untuk membangun budaya kerja dan inovasi di lingkungan UNIKOM.

    Rangkaian perayaan dikemas dengan berbagai kegiatan, mulai dari jalan sehat hingga perlombaan. Dalam jalan sehat, peserta juga berkesempatan mengikuti kompetisi kategori kostum dan yel-yel. Sementara itu, tiga perlombaan turut digelar, yaitu Meres Cai, Alung Balon, dan Meral Karet, disertai sejumlah hadiah menarik bagi para pemenang.

    Assoc. Prof. Dr. Adeh juga turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan, khususnya BNI sebagai sponsor utama, jajaran pimpinan UNIKOM, para pimpinan fakultas dan unit kerja, panitia, serta seluruh peserta. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak semata-mata menjadi agenda formal, melainkan menjadi kesempatan untuk saling bertemu, berinteraksi, dan mempererat kebersamaan di lingkungan UNIKOM.

    Semangat kolaborasi juga disampaikan oleh perwakilan BNI, Himawan Susanto Nugraha selaku RCEO BNI Wilayah 04. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas Dies Natalis UNIKOM ke-26 sekaligus peringatan HUT RI ke-81. Perwakilan BNI berharap UNIKOM terus berkembang menjadi perguruan tinggi terkemuka di bidang Artificial Intelligence (AI), teknologi informasi dan komunikasi, berwawasan global, serta memiliki jiwa entrepreneur. Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UNIKOM yang telah terjalin selama lebih dari dua dasawarsa. Kolaborasi tersebut diharapkan terus berlanjut dan berkembang sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi mahasiswa, masyarakat, dan pembangunan daerah.

    Sementara itu, Rektor UNIKOM,  Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., dalam sambutan pembukanya menyampaikan bahwa kegiatan jalan sehat menjadi bagian penting dalam menjaga kebugaran fisik. Menurutnya, kondisi tubuh yang sehat dan bugar akan mendukung seluruh sivitas akademika dalam menjalankan aktivitas dan tugas sehari-hari. Prof. Eddy juga mengajak seluruh peserta menikmati rangkaian acara hingga selesai. Berbagai hadiah dan doorprize telah disiapkan untuk menambah semarak perayaan. Dengan penuh antusias, Rektor mengajak peserta meneriakkan yel-yel semangat, “UNIKOM, unggul, unggul, unggul!” yang kemudian disambut meriah oleh seluruh peserta. Usai memberikan sambutan, Rektor secara resmi membuka peringatan HUT RI ke-81 dan Dies Natalis UNIKOM ke-26 dengan melepas para peserta jalan sehat, dan bersama-sama dengan para peserta mengikuti kegiatan jalan sehat sampai ke titik finish di Lapangan Kampus Dago UNIKOM kembali.

    Usai seremonial pembukaan, seluruh peserta beserta Rektor, Unsur Pimpinan, dan para Undangan, mengikuti kegiatan jalan sehat dengan jarak kurang lebih 5 kilometer yang melintasi kawasan Dipatiukur, Ir. H. Juanda, Dago, dan sekitarnya. Kegiatan yang berlangsung selama dua jam tersebut menjadi salah satu agenda utama perayaan sekaligus ruang untuk membangun kebersamaan dan menjaga kebugaran. Semarak jalan sehat semakin terasa dengan penampilan yel-yel dari berbagai kelompok peserta yang berasal dari sejumlah lembaga, program studi, dan unit di lingkungan UNIKOM. Kreativitas, kekompakan, dan semangat masing-masing kelompok tampak sepanjang kegiatan, menjadikan perjalanan jalan sehat tidak sekadar aktivitas olahraga, tetapi juga menjadi ajang membangun kebersamaan dan mempererat rasa kekeluargaan di lingkungan sivitas akademika UNIKOM.

    Kemeriahan kemudian berlanjut melalui sejumlah perlombaan, yakni Meres Cai, Alung Balon, dan Meral Karet. Masing-masing perlombaan berlangsung selama 30 menit dan menjadi ajang bagi peserta untuk menunjukkan kekompakan, kreativitas, serta semangat kompetitif dalam suasana penuh keceriaan.

    Peringatan HUT RI ke-81 dan Dies Natalis UNIKOM ke-26 menjadi momentum untuk meneguhkan semangat kebersamaan sekaligus merayakan perjalanan UNIKOM selama 26 tahun. Dari lingkungan kampus, semangat kemerdekaan dan kebanggaan terhadap almamater berpadu dalam satu suasana: kompak dalam aksi, hebat dalam inovasi, menjadi Campus AI Ready dan Digital Entrepreneurial University (Direktorat Hms & Pro)

  • Kolaborasi Pkm Divisi Beasiswa Unikom Dan Politeknik Pajajaran Icb Bandung, Bekali Mahasiswa Kip Kuliah Dengan Literasi Keuangan Guna Cegah Cybercrime

    Kolaborasi Pkm Divisi Beasiswa Unikom Dan Politeknik Pajajaran Icb Bandung, Bekali Mahasiswa Kip Kuliah Dengan Literasi Keuangan Guna Cegah Cybercrime

    BANDUNG, UNIKOM — Kemudahan transaksi digital di tengah perkembangan teknologi juga diiringi meningkatnya risiko kejahatan siber yang dapat mengancam keamanan finansial mahasiswa. Dalam menyikapi hal tersebut, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melalui Divisi Beasiswa bersama Politeknik Pajajaran ICB Bandung menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa pendampingan literasi dan pengelolaan keuangan bagi mahasiswa penerima KIP Kuliah pada Kamis, 16 Juli 2026, bertempat di Ruang 4310, Gedung 3 UNIKOM. Kegiatan tersebut secara khusus bertujuan membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola dana bantuan KIP Kuliah sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan keuangan berbasis digital atau cybercrime.

    Peserta kegiatan merupakan mahasiswa penerima bantuan KIP Kuliah dari UNIKOM dan Politeknik Pajajaran ICB Bandung, dimana kegiatan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi kemitraan antara penyelenggara KIP Kuliah UNIKOM dengan Politeknik Pajajaran ICB Bandung dalam memberikan pendampingan yang relevan dengan tantangan mahasiswa di era digital.

    Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa memperoleh pembekalan materi literasi keuangan yang disampaikan oleh Dr. Linna Ismawati, S.E., M.Si., CFRM., selaku Ketua Divisi Beasiswa UNIKOM. Materi tidak hanya berfokus pada bagaimana mahasiswa mengelola dana secara bijak, tetapi juga mengenalkan berbagai potensi risiko yang dapat terjadi ketika melakukan aktivitas keuangan secara daring.

    Salah satu perhatian utama dalam pendampingan tersebut adalah meningkatnya modus penipuan yang menyasar mahasiswa, terutama ketika dana KIP Kuliah telah dicairkan. Mahasiswa dapat menjadi target berbagai modus kejahatan, mulai dari phising untuk mencuri data keuangan, investasi bodong, penipuan belanja online, hingga penipuan berkedok hadiah atau tambahan beasiswa.

    Melalui simulasi dampak risiko kejahatan online, mahasiswa diajak memahami bagaimana sebuah tindakan yang tampak sederhana di ruang digital dapat berujung pada kerugian finansial. Pendekatan tersebut diharapkan membuat mahasiswa tidak hanya memahami konsep literasi keuangan secara teoritis, tetapi juga mampu mengenali tanda-tanda penipuan dan mengambil keputusan yang lebih aman ketika mengelola keuangannya.

    Kegiatan tersebut juga dinilai semakin penting karena mahasiswa penerima KIP Kuliah merupakan kelompok yang perlu mendapatkan pendampingan dalam mengelola dana bantuan pendidikan dan biaya operasional. Kurangnya pengetahuan mengenai keamanan transaksi digital dapat meningkatkan kerentanan mahasiswa terhadap berbagai modus kejahatan keuangan.

    Dalam kesempatan wawancara, Ketua Divisi Beasiswa, Dr. Linna Ismawati, S.E., M.Si., CFRM., menyampaikan “kegiatan ini sangat penting, terutama bagi mahasiswa baru. Mahasiswa jalur KIP Kuliah rentan terhadap penipuan dana KIP Kuliah oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Karena itu, mahasiswa perlu memiliki pengetahuan literasi keuangan dan memahami risiko kejahatan online agar dapat menjaga dana bantuan yang diterimanya”, tuturnya.

    Selain itu, kolaborasi antara UNIKOM dan Politeknik Pajajaran ICB Bandung juga diperkuat melalui penandatanganan kesediaan mitra PKM oleh Direktur Politeknik Pajajaran ICB Bandung, Assoc. Prof. Dr. Gunardi, S.E., M.M., CFTAX. Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memperluas dampak pendampingan dan meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam menghadapi tantangan pengelolaan keuangan di era digital.

    Melalui kegiatan PKM Divisi Beasiswa UNIKOM bersama mitra, mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu mengelola dana KIP Kuliah secara bertanggung jawab, tetapi juga memiliki sikap kritis terhadap berbagai tawaran dan aktivitas keuangan di dunia maya. Kemampuan mengenali modus penipuan, menjaga kerahasiaan data pribadi dan finansial, serta mengambil keputusan keuangan secara bijak menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menjaga keamanan dana bantuan yang diterimanya. Pada akhirnya, pendampingan literasi keuangan tersebut diharapkan dapat membangun mahasiswa KIP Kuliah yang lebih cerdas, mandiri, dan waspada dalam mengelola keuangan, sehingga dana bantuan pendidikan dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan terlindungi dari ancaman cybercrime. (Direktorat Hms & Pro)

  • Unikom Resmi Lepas 560 Mahasiswa Kkn Berdampak 2026, Dorong Gerakan Pengelolaan Sampah Di Kecamatan Coblong

    Unikom Resmi Lepas 560 Mahasiswa Kkn Berdampak 2026, Dorong Gerakan Pengelolaan Sampah Di Kecamatan Coblong

    BANDUNG, UNIKOM — Rabu, 12 Agustus 2026, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) secara resmi melepas 560 mahasiswa KKN Berdampak UNIKOM 2026 untuk berkontribusi langsung di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung pengelolaan sampah di Kecamatan Coblong, Kota Bandung dengan mengusung tema “Sampah Terdata, Lingkungan Tertata”. Bertempat di Lapangan Kampus Dago UNIKOM, kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Rektor UNIKOM sekaligus Ketua APTISI Jawa Barat, Prof. 3. Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., M.Pd., para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta seluruh peserta KKN Berdampak UNIKOM 2026.

    Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas semangat, kekompakan, dan integritas mahasiswa yang akan menjalankan KKN Berdampak. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda akademik, tetapi merupakan bentuk nyata kontribusi mahasiswa kepada masyarakat sekaligus dukungan terhadap program Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mengatasi persoalan sampah. “Saya senang sekali dan bangga atas kekompakan masyarakat dan mahasiswa UNIKOM, serta integritas yang ditunjukkan. Hari ini secara resmi saya melepas mahasiswa UNIKOM untuk melaksanakan KKN di lapangan”, tutur Prof. Eddy.

    Lebih lanjut, Prof. Eddy menegaskan bahwa mahasiswa UNIKOM diharapkan menjadi pionir dan contoh bagi perguruan tinggi lainnya dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan sampah. Mahasiswa tidak hanya diminta membantu menangani sampah secara langsung, tetapi memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah berdasarkan jenisnya, seperti sampah residu dan plastik. “Yang paling utama, adik-adik mahasiswa diminta oleh pemerintah untuk mencerahkan masyarakat bagaimana memilah sampah, mana yang residu, mana yang plastik, dan selanjutnya. Sehingga akan tumbuh kebiasaan di masyarakat kita, khususnya Coblong”, tegas Prof. Eddy.

    Menurutnya, kebiasaan memilah sampah dari tingkat masyarakat akan memberikan kontribusi penting terhadap terciptanya lingkungan yang lebih bersih sekaligus membantu pemerintah dalam menyelesaikan persoalan persampahan. Prof. Eddy juga mengungkapkan bahwa KKN Berdampak UNIKOM diharapkan dapat menjadi model yang dapat direplikasi oleh perguruan tinggi swasta lainnya di Jawa Barat. Sebagai Ketua APTISI Jawa Barat, Prof. Eddy menyampaikan rencana untuk mendorong perguruan tinggi lain mengikuti pola kontribusi mahasiswa UNIKOM dalam menangani persoalan lingkungan. “Mahasiswa UNIKOM ini menjadi contoh untuk kemudian diikuti oleh PTS-PTS lain di seluruh Jawa Barat”, ungkapnya.

    Program tersebut dirancang dengan pendekatan kewilayahan, di mana perguruan tinggi mengambil peran dalam mendampingi satu kecamatan. UNIKOM memilih Kecamatan Coblong sebagai wilayah pelaksanaan karena berada di lingkungan sekitar kampus. Di akhir salmbutannya, Prof. Eddy berharap praktik baik yang dilakukan mahasiswa UNIKOM di Coblong nantinya dapat dikembangkan dan ditularkan kepada perguruan tinggi lainnya, baik di Jawa Barat maupun di berbagai kabupaten dan kota. Selain itu, ia  juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah memberikan perhatian terhadap peran mahasiswa UNIKOM dalam mendukung penyelesaian persoalan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan UNIKOM dalam program tersebut sejalan dengan harapan pemerintah agar perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai institusi pendidikan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitarnya.

    Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, sekaligus Ketua Pelaksana KKN Berdampak UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa, program studi, dosen, dan DPL yang mendukung pelaksanaan program tersebut. Ia menegaskan bahwa KKN Berdampak merupakan wujud kepedulian UNIKOM terhadap masyarakat sekaligus sarana bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung dari persoalan yang terjadi di lapangan. “Ini adalah wujud kepedulian UNIKOM, kecintaan UNIKOM kepada para mahasiswa. Kita belajar di masyarakat yang sesungguhnya”, tuturnya.

    Prof. Umi menjelaskan bahwa KKN Berdampak tidak semata-mata dimaknai sebagai kegiatan untuk “membersihkan sampah”, melainkan sebagai proses pembelajaran yang mendorong mahasiswa memahami dan membantu menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat. Kegiatan ini juga mulai diarahkan untuk terintegrasi dengan kurikulum. Beban akademik KKN dapat disesuaikan dengan program studi, bahkan terdapat program studi yang mengajukan hingga sekitar 20 SKS. Hal tersebut menunjukkan dukungan kuat dari berbagai program studi di lingkungan UNIKOM terhadap program KKN Berdampak. “Tidak hanya karena menyelesaikan satu masalah, tetapi menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di masyarakat”,  jelas Prof. Umi.

    Pada pelaksanaan KKN Berdampak 2026, UNIKOM mengirimkan 560 mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan di Kecamatan Coblong. Jumlah tersebut menunjukkan komitmen UNIKOM dalam memberikan kontribusi yang lebih luas terhadap program pengelolaan sampah di Kota Bandung. Para mahasiswa akan didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan yang memiliki peran penting dalam membimbing, mengarahkan, serta mengevaluasi pelaksanaan kegiatan di lapangan.

    Prof. Umi berpesan agar seluruh mahasiswa menjaga kedisiplinan, menaati aturan yang berlaku di wilayah tempat mereka bertugas, serta menjaga sikap dan nama baik almamater. “Jaga sikap, jaga nama baik UNIKOM yang kita cintai. Informasikan kebaikan-kebaikan UNIKOM di sana,” pesannya kepada para mahasiswa. Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk menjalankan seluruh ketentuan administrasi dan kegiatan KKN, termasuk pengisian daftar hadir serta penyusunan laporan.

    Prosesi pelepasan ditandai dengan pelepasan mahasiswa KKN Berdampak secara simbolis oleh Rektor UNIKOM. Dua perwakilan mahasiswa, Arkan Ghifari dari Program Studi Teknik Arsitektur dan Renata Rufaidah dari Program Studi Hubungan Internasional, maju untuk mengikuti prosesi pelepasan dan pemakaian atribut serta penyerahan ID card. Setelah prosesi tersebut, mahasiswa KKN Berdampak UNIKOM 2026 secara resmi dinyatakan dilepas untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.

    Melalui KKN Berdampak 2026, UNIKOM berharap mahasiswa mampu menghadirkan kontribusi yang terukur dan berkelanjutan bagi masyarakat. Selain memberikan edukasi mengenai pemilahan dan pengelolaan sampah, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membangun kesadaran masyarakat serta mendorong terbentuknya kebiasaan hidup yang lebih peduli terhadap lingkungan. Dengan semangat “Sampah Terdata, Lingkungan Tertata”, 560 mahasiswa KKN Berdampak UNIKOM siap menjalankan tugas di Kecamatan Coblong, membawa semangat akademik, kepedulian sosial, serta nama baik almamater untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat. (Direktorat Hms & Pro)

  • Ukm Bulutangkis Unikom Raih Juara Umum Dan Raih Empat Gelar Tingkat Nasional Di Ajang Bumi Siliwangi Open 2026

    Ukm Bulutangkis Unikom Raih Juara Umum Dan Raih Empat Gelar Tingkat Nasional Di Ajang Bumi Siliwangi Open 2026

    BANDUNG, UNIKOM – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bulutangkis. Tampil dalam ajang Bumi Siliwangi Open 2026, para atlet UNIKOM sukses menunjukkan performa gemilang dengan memborong empat gelar juara sekaligus mengantarkan UNIKOM meraih Juara Umum pada kejuaraan bulutangkis tingkat nasional di Bumi Siliwangi Open 2026 pada 26–31 Juli 2026. Bertempat di Sport Hall UPI Bandung, para atlet UKM Bulutangkis UNIKOM tampil kompetitif pada tiga kategori, yakni ganda campuran, ganda putra, dan ganda putri, dengan meraih prestasi yang semakin mengukuhkan kiprah mahasiswa UNIKOM di bidang olahraga.

    Pada kategori ganda campuran, pasangan Fajar Putra Setiawan dan Khashia Aqila Sasmita berhasil meraih Juara 1, sementara pasangan Ridho Ma’sum Firdaus dan Divya Clarisa Ayuni meraih Juara 2. Sementara itu, pada kategori ganda putra, Fajar Putra Setiawan dan Ridho Ma’sum Firdaus berhasil meraih Juara 3, sedangkan Khashia Aqila Sasmita dan Divya Clarisa Ayuni juga mengamankan Juara 3 pada kategori ganda putri. Keempat mahasiswa berprestasi tersebut berasal dari dua program studi, yakni Ridho Ma’sum Firdaus, mahasiswa Program Studi Akuntansi semester 6, serta Fajar Putra Setiawan, Khashia Aqila Sasmita, dan Divya Clarisa Ayuni, mahasiswa Program Studi Manajemen semester 8. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa UNIKOM mampu menyeimbangkan pengembangan kompetensi akademik dengan prestasi nonakademik melalui pengembangan minat dan bakat di bidang olahraga.

    Dengan capaian tersebut, kontingen UKM Bulutangkis UNIKOM berhasil mengoleksi 1 medali emas, 1 medali perak, dan 2 medali perunggu, sekaligus mengukuhkan UNIKOM sebagai Juara Umum Bumi Siliwangi Open 2026.

    Direktur Kemahasiswaan UNIKOM sekaligus Pembina UKM Bulutangkis UNIKOM, Andrias Darmayadi, S.IP., M.Si., Ph.D., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas pencapaian yang kembali diraih para atlet UNIKOM. “Alhamdulillah, saya mengucapkan selamat kepada Tim UKM Bulutangkis UNIKOM yang untuk kesekian kalinya mencatatkan prestasi terbaik dengan meraih gelar Juara Umum pada kejuaraan nasional bergengsi Bumi Siliwangi Open 2026 dengan raihan 1 medali emas, 1 perak dan 2 perunggu”, tutur Andrias Ph.D.

    Menurutnya, capaian tersebut merupakan buah dari komitmen para atlet yang terus berjuang memberikan kontribusi prestasi bagi UNIKOM. Sebagai pembina, ia mengaku bangga terhadap semangat dan konsistensi para pemain dalam mengikuti berbagai kompetisi serta membawa nama baik almamater. “Saya selaku Pembina UKM Bulutangkis bangga dan memuji komitmen para pemain yang terus berjuang untuk selalu memberikan kontribusi prestasi kepada kampus kita tercinta”, tambahnya.

    Lebih lanjut, Andrias Ph.D menegaskan bahwa prestasi yang diraih tidak terlepas dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan. “Prestasi-prestasi yang diraih ini menjadi bukti bahwa kerja keras, komitmen, disiplin dan mengikuti arahan-arahan pembina serta tim pelatih menjadi kolaborasi indikator yang membentuk UKM Bulutangkis UNIKOM terus bergerak maju dalam upaya untuk terus menjadi yang terdepan”, ungkapnya.

    Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa pengembangan potensi mahasiswa di UNIKOM tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pengembangan minat, bakat, karakter, sportivitas, dan prestasi di bidang nonakademik. Melalui UKM Bulutangkis, mahasiswa memperoleh ruang untuk mengasah kemampuan sekaligus membangun mental kompetitif melalui pengalaman bertanding di berbagai level kejuaraan. Keberagaman latar belakang akademik para atlet yang berhasil mengharumkan nama UNIKOM juga memperlihatkan bahwa budaya berprestasi dapat tumbuh di berbagai bidang keilmuan. Mahasiswa dari Program Studi Akuntansi dan Manajemen mampu berkolaborasi dalam kompetisi olahraga sekaligus membawa nama almamater ke tingkat nasional.

    Raihan Juara Umum Bumi Siliwangi Open 2026 diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh anggota UKM Bulutangkis UNIKOM untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempertahankan tradisi prestasi. Capaian ini juga menjadi energi positif bagi UNIKOM dalam mendorong mahasiswa untuk terus berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Melalui semangat “UNIKOM Berprestasi”, UKM Bulutangkis UNIKOM optimis untuk terus berkomitmen mengembangkan potensi atlet mahasiswa, memperkuat pembinaan, serta menghadirkan prestasi-prestasi baru yang membanggakan bagi almamater. (Direktorat Hms & Pro)

  • Perkuat Eksistensi Global, Direktur International Program Unikom Hadir Sebagai Keynote Speaker Di Mahasarakham University Thailand: Bahas Smart University Hingga Student Mobility

    Perkuat Eksistensi Global, Direktur International Program Unikom Hadir Sebagai Keynote Speaker Di Mahasarakham University Thailand: Bahas Smart University Hingga Student Mobility

    BANDUNG, UNIKOM – Komitmen Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) dalam memperluas jejaring akademik internasional sekaligus memberikan pengalaman global bagi mahasiswa terus diperkuat melalui berbagai program kolaborasi dengan perguruan tinggi mitra di luar negeri. Salah satunya diwujudkan melalui kehadiran Direktur International Program UNIKOM, Dr. Senny Luckarydi, S.P., M.M., sebagai keynote speaker dalam konferensi internasional yang diselenggarakan selama sepekan pada tanggal 20-27 Juli 2026, bertempat di Mahasarakham University, Thailand.

    Dr. Senny Luckarydi, S.P., M.M., berkesempatan memenuhi undangan Mahasarakham University, salah satu perguruan tinggi negeri terbesar di wilayah Thailand Utara yang memiliki sekitar 50.000 mahasiswa. Undangan tersebut datang dari Faculty of Education dalam rangka penyelenggaraan international conference yang mengangkat berbagai isu strategis dalam pengembangan pendidikan dan tata kelola perguruan tinggi.

    Dalam kesempatan tersebut, Dr. Senny dipercaya menjadi keynote speech dengan tema “Smart University Management”. Menurutnya, konsep smart university tidak dapat dimaknai sebatas digitalisasi pembelajaran atau perubahan layanan dari sistem konvensional menjadi daring, tetapi merupakan sebuah transformasi menyeluruh dalam pengelolaan perguruan tinggi. “Smart university itu bukan hanya sekadar transformasi dari offline ke online, tetapi juga merupakan massive transformation dari segi pelayanan, governance dan manajemen, infrastruktur, dan lain-lain”, tutur Dr. Senny.

    Lebih lanjut, Dr. Senny menjelaskan, transformasi menuju smart university membutuhkan perubahan yang terintegrasi pada berbagai aspek pengelolaan perguruan tinggi. Mulai dari bagaimana universitas memberikan pelayanan kepada sivitas akademika, membangun tata kelola yang adaptif, mengembangkan sistem manajemen yang efektif, hingga menyediakan infrastruktur yang mampu mendukung ekosistem pendidikan berbasis teknologi.

    Kehadiran Dr. Senny sebagai keynote speaker sekaligus menjadi bagian dari implementasi kerja sama internasional UNIKOM dengan Mahasarakham University, yang tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik antarinstitusi, tetapi juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar lintas negara melalui program student mobility. “Ini termasuk kerja sama International Program karena kami juga mengirim mahasiswa untuk mengikuti mobility program di sana”, jelasnya.

    Dalam pelaksanaannya, mahasiswa UNIKOM yang mengikuti program mobilitas berasal dari Program Studi Ilmu Hubungan Internasional (HI) dan Program Studi Sistem Informasi. Program tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk merasakan secara langsung lingkungan akademik internasional, memperluas wawasan, membangun jejaring, serta berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai latar belakang budaya.

    Kolaborasi tersebut juga akan terus dikembangkan secara dua arah. Pada bulan November 2026 mendatang, Mahasarakham University dijadwalkan mengirimkan 10 mahasiswa dan 4 dosen untuk berkunjung ke UNIKOM. Kehadiran delegasi tersebut diharapkan semakin memperkuat interaksi akademik dan membuka peluang kolaborasi baru antara kedua institusi. Selain menjadi keynote speaker, rangkaian kegiatan internasional tersebut juga menjadi momentum bagi Dr. Senny untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman akademik, termasuk melalui kegiatan workshop publikasi yang memberikan penguatan kapasitas bagi peserta dalam memahami proses dan strategi publikasi ilmiah.

    Menurut Dr. Senny, keberlanjutan kerja sama internasional harus diarahkan pada manfaat nyata bagi institusi maupun mahasiswa. Kolaborasi tidak berhenti pada seremoni atau penandatanganan kerja sama, tetapi perlu diwujudkan dalam berbagai kegiatan yang mampu memberikan pengayaan pengalaman dan meningkatkan kualitas pendidikan. “Harapannya kerja sama kita semakin banyak dan semakin bermanfaat. Tentunya ujungnya adalah peningkatan kualitas pendidikan dan memberi enrichment untuk mahasiswa, pengalaman yang menarik untuk mahasiswa, sehingga ilmu mereka itu lebih bisa dimanfaatkan dan mereka lebih semangat dalam menuntut ilmu”, ungkapnya.

    Penguatan kerja sama dengan perguruan tinggi internasional menjadi bagian dari langkah UNIKOM dalam membangun ekosistem pendidikan yang semakin terbuka dan berorientasi global. Melalui program mobilitas mahasiswa, konferensi internasional, workshop akademik, serta berbagai bentuk kolaborasi lainnya, UNIKOM terus mendorong mahasiswa dan sivitas akademika untuk tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga pengalaman dan perspektif global. Langkah tersebut sekaligus mempertegas komitmen UNIKOM sebagai Digital Entrepreneurial University dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, terbuka terhadap jejaring internasional, dan memberikan pengalaman pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia global. (Direktorat Hms & Pro)

  • Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efektivitas Perangkat Lunak Akuntansi Manajemen

    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efektivitas Perangkat Lunak Akuntansi Manajemen

    Penulis: Lilis Puspitawati ; Hanhan Hanafiah Solihin ; Sukadwilinda ; Ivany Syarief ; Dody Kusmana ; Cecep Deni Mulyadi

    DOI: 10.1109/TSSA56819.2022.10063919

    Abstrak
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji kesesuaian model konseptual mengenai pengaruh strategi bisnis, kompetensi pengguna, dan struktur organisasi terhadap efektivitas perangkat lunak akuntansi manajemen (Management Accounting Software/MAS), serta untuk mengetahui hubungan antarvariabel yang diteliti selama masa pandemi Covid-19. Metode kuantitatif digunakan untuk menguji kesesuaian model yang diusulkan sekaligus menentukan pengaruh yang diprediksi di antara variabel-variabel penelitian. Data dianalisis menggunakan Covariance Based Structural Equation Model (CB-SEM) dengan bantuan perangkat lunak Lisrel 8.5.Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada populasi sebanyak 118 departemen akuntansi manajemen pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Indonesia, dengan jumlah sampel terpilih sebanyak 100 BUMN yang ditentukan menggunakan teknik acak sederhana. Hasil penelitian berhasil mengonfirmasi model konseptual yang dikembangkan oleh peneliti serta membuktikan secara empiris adanya pengaruh strategi bisnis, kompetensi pengguna, dan struktur organisasi terhadap efektivitas MAS pada perusahaan BUMN di Indonesia. Efektivitas MAS sangat bergantung pada relevansi kebutuhan penggunanya. Strategi bisnis yang tepat mampu menyediakan informasi yang relevan bagi perusahaan dalam merancang sistem informasi akuntansi manajemen sesuai dengan kebutuhan pengguna, sehingga aktivitas operasional perusahaan dapat berjalan secara efektif dan efisien. Hal ini juga memungkinkan perusahaan menerapkan strategi penurunan biaya melalui penghematan biaya produksi, peningkatan ketepatan proses produksi, penerapan diferensiasi produk, serta strategi harga rendah dengan berfokus pada kebutuhan pelanggan selama pandemi Covid-19. Temuan penelitian ini memberikan kontribusi dalam menghasilkan informasi akuntansi manajemen strategis untuk mengantisipasi keberlangsungan usaha selama dan setelah pandemi Covid-19, serta membantu perusahaan dalam mengatasi krisis pada tahap awal pandemi melalui optimalisasi strategi bisnis, struktur organisasi, dan kompetensi sumber daya manusia perusahaan. © 2022 IEEE.

    Kata kunci penulis
    Perangkat lunak akuntansi; strategi bisnis; struktur organisasi; kompetensi pengguna; perangkat lunak akuntansi manajemen

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85151047189