Tag: campus AI ready

  • Perkembangan Teknologi Informasi dan Sektor Startup Digital di Bidang Pertanian di Indonesia

    Perkembangan Teknologi Informasi dan Sektor Startup Digital di Bidang Pertanian di Indonesia

    Penulis: Soegoto D. S, Faridh M

    DOI: 10.1088/1757-899X/879/1/012137

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa cepat perkembangan teknologi informasi di bidang pertanian dan perkebunan, sehingga dapat membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh petani dan pemilik perkebunan, khususnya perusahaan startup yang bergerak di bidang tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Hasil penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah dengan adanya teknologi informasi dan perusahaan startup, petani dan pekebun dapat menyelesaikan permasalahan yang mereka hadapi. Perlu diketahui bahwa sektor pertanian dan perkebunan merupakan sumber pangan yang sangat melimpah di Indonesia. Dengan adanya teknologi informasi dan perusahaan startup yang dapat mengatasi permasalahan tersebut, swasembada pangan dapat diimplementasikan dengan baik di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pangan seluruh rakyat Indonesia. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/8509135500 

  • Prediksi Jumlah Kunjungan Pasien Rawat Jalan Menggunakan Metode ARIMA, SES, dan Holt-Winters di Puskesmas XYZ

    Prediksi Jumlah Kunjungan Pasien Rawat Jalan Menggunakan Metode ARIMA, SES, dan Holt-Winters di Puskesmas XYZ

    Penulis: Sumitra I. D, Basri I

    DOI: 10.1088/1757-899X/879/1/012060

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah kunjungan pasien di puskesmas. Penelitian ini menggunakan metode peramalan ARIMA, Single Exponential Smoothing, dan Holt-Winters, yang sangat cocok untuk pengolahan data berupa data deret waktu seperti kunjungan pasien rawat jalan. Data pasien rawat jalan adalah kunjungan pasien selama lima tahun dari Januari 2014 hingga Desember 2018, di mana data pasien rawat jalan diambil dari jumlah total kunjungan pasien rawat jalan dari kategori data kunjungan: Umum, Klinik, BPJS, Non-BPJS (SKM), Non-BPJS (Gakinda), daftar pasien baru, dan daftar pasien yang kemudian diprediksi tingkat kunjungan pasiennya selama dua tahun berikutnya, yaitu dari Januari 2019 hingga Desember 2020. Penelitian ini membandingkan metode terbaik di antara tiga metode time series. Prediksi dibandingkan dengan data aktual untuk melihat akurasi dan mengetahui prediksi mana yang terbaik. Hasil akhir menunjukkan bahwa nilai MAPE metode ARIMA untuk data kunjungan pasien adalah 22,55%, metode Single Exponential Smoothing adalah 9,74%, dan metode Holt-Winters adalah 7,90%. Dapat dikatakan bahwa nilai kesalahan terkecil adalah Holt-Winters dari data kunjungan pasien dengan MAPE 7,90%, yang dikatakan sebagai kategori Peramalan yang sangat baik dengan menghasilkan nilai total Peramalan = 53894,2 dengan rata-rata bulanan = 2245,59 untuk Peramalan dua tahun ke depan. Hasil rata-rata bulanan ini digunakan sebagai referensi untuk jumlah pengunjung yang datang setiap bulan sekitar 2245 orang, setelah itu langkah terakhir yang diambil adalah membuat desain strategis menggunakan teknik analisis SWOT yang dikombinasikan dengan hasil prediksi menggunakan metode Holt-Winters untuk mendapatkan kesimpulan yang dapat menghasilkan dokumen yang hanya sekitar 2245 dokumen/orang, khususnya data rawat jalan untuk solusi masalah yang terjadi di puskesmas. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85091356857 

  • Arsitektur dan Desain di Era Digital

    Arsitektur dan Desain di Era Digital

    Penulis: Robinson R. A, Tarmawan I

    DOI: 10.1088/1757-899X/879/1/012150

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan tren yang muncul dalam arsitektur kontemporer yang disebut arsitektur digital. Berdasarkan literatur terkini tentang penggunaan intensif Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam praktik arsitektur Indonesia, penelitian ini menunjukkan bagaimana teknologi ini mengubah perilaku masyarakat dalam dekade terakhir dan telah berkontribusi pada revolusi nyata di bidang ini dengan membangun paradigma baru dalam mengkonseptualisasikan, mengembangkan, dan mengimplementasikan produk arsitektur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif untuk menyajikan gambaran lengkap tentang latar sosial atau dimaksudkan untuk eksplorasi dan klarifikasi suatu fenomena atau realitas sosial dengan mendeskripsikan sejumlah variabel yang berkaitan dengan masalah dan unit yang diteliti di antara fenomena yang diuji. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya pembaruan para profesional proyek di bidang teknologi digital dan peninjauan menyeluruh kurikulum sekolah arsitektur dalam arti menghilangkan komputer terapan. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85091393631

  • Studi Eksperimental Meningkatkan Gesekan pada Permukaan Sambungan Baja Bentuk Dingin Menggunakan Perekat

    Studi Eksperimental Meningkatkan Gesekan pada Permukaan Sambungan Baja Bentuk Dingin Menggunakan Perekat

    Penulis: Setiyarto Y. D

    DOI: 10.1088/1757-899X/879/1/012169

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji kekuatan sambungan baja ringan menggunakan sekrup dan penambahan perekat pada permukaan sambungan. Penambahan perekat dilakukan untuk meningkatkan gaya gesekan pada permukaan sambungan. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan memberikan kekuatan tarik aksial pada spesimen. Spesimen berupa sambungan baja lunak yang terbuat dari profil saluran bibir yang dihubungkan bolak-balik dengan 2 sekrup dan memiliki 2 variabel, yaitu perekat dan tanpa perekat. Masing-masing variabel memiliki 3 sampel. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa penambahan perekat pada sistem sambungan terbukti meningkatkan gesekan. Hal ini menunjukkan bahwa sambungan yang menggunakan perekat memiliki kekuatan lebih besar sebesar 17,20% dibandingkan sambungan tanpa perekat. Mekanisme runtuhnya sambungan menggunakan perekat dimulai dari keruntuhan pada bidang gesekan, kemudian sekrup mengalami kemiringan dan selanjutnya mengalami keruntuhan pada bidang fusi. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa penggunaan perekat dapat digunakan sebagai alternatif untuk meningkatkan gaya gesekan pada permukaan sambungan baja lunak. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85091371421  

  • Pengembangan Private Cloud di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Koperasi dan Kewirausahaan Jawa Barat

    Pengembangan Private Cloud di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Koperasi dan Kewirausahaan Jawa Barat

    Penulis: Setiyadi A, Setiawan E. B

    DOI: 10.1088/1757-899X/879/1/012036

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk membangun private cloud yang digunakan sebagai server FTP dan server basis data serta media penyimpanan data terintegrasi di pusat pendidikan dan pelatihan koperasi dan wirausahawan di Jawa Barat. Tahapan penelitian dari pengembangan private cloud di pusat pendidikan dan pelatihan koperasi dan wirausahawan di Jawa Barat mengadopsi metode Network Development Life Cycle (NDLC). Tahapan dalam siklus hidup pengembangan jaringan terdiri dari enam tahapan termasuk fase analisis, fase desain, fase simulasi, fase implementasi, fase pemantauan, dan fase regulasi. Hasil penelitian ini adalah adanya dan tersedianya virtualisasi server yang digunakan untuk menyediakan layanan berbasis data di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Koperasi dan Kewirausahaan Jawa Barat, serta tersedianya penyimpanan data terintegrasi di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Koperasi dan Kewirausahaan Jawa Barat. Dampak penelitian ini adalah mampu meminimalkan biaya pengadaan server menggunakan private cloud dengan teknologi virtualisasi di pusat pendidikan dan pelatihan koperasi dan wirausaha di Jawa Barat. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85091381554

  • Rekayasa Maju dalam Aplikasi Rekapitulasi Nilai Mahasiswa

    Rekayasa Maju dalam Aplikasi Rekapitulasi Nilai Mahasiswa

    Penulis: Mauluddin S, Sidik R

    DOI: 10.1088/1757-899X/879/1/012055

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk melakukan rekayasa maju pada aplikasi rekapitulasi nilai mahasiswa di departemen sistem informasi, Universitas Komputer Indonesia. Rekayasa maju merupakan langkah terakhir dari proses rekayasa ulang pada aplikasi rekapitulasi nilai. Rekayasa ulang dilakukan karena aplikasi rekapitulasi nilai mahasiswa tidak dapat berfungsi dengan baik. Rekayasa ulang ini menggunakan pendekatan big bang, yaitu membangun kembali atau mengubah seluruh sistem yang ada, sedangkan tahap rekayasa maju mengikuti tahapan model umum rekayasa ulang perangkat lunak, yaitu konseptual, persyaratan, desain, dan implementasi. Tahap konseptual dan persyaratan telah dilakukan pada penelitian rekayasa balik sebelumnya, sehingga pada rekayasa maju fase penelitian akan dimulai dari tahap desain kemudian dilanjutkan ke tahap implementasi. Bahasa pemrograman pada aplikasi yang ada menggunakan Visual Basic, dan aplikasi baru akan dibangun ulang menggunakan bahasa pemrograman Java. Hasil penelitian ini adalah aplikasi rekapitulasi nilai mahasiswa yang memiliki sembilan fungsi, yaitu manajemen perkuliahan, manajemen kurikulum, manajemen mahasiswa, impor nilai, manajemen nilai, pengaturan sistem, pencetakan transkrip sementara, pencetakan transkrip akhir, dan pencetakan sertifikat kelulusan. Berdasarkan hasil pengujian pada beberapa komputer dengan sistem operasi yang berbeda, aplikasi ini dapat berfungsi dengan baik sesuai harapan. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85091391562  

  • Tinjauan Praktik Otomasi dan Robotika Konstruksi di BUMN Konstruksi Indonesia: Posisi dalam Siklus Hidup Proyek, Kesenjangan dengan Praktik Terbaik dan Potensi Penggunaan

    Tinjauan Praktik Otomasi dan Robotika Konstruksi di BUMN Konstruksi Indonesia: Posisi dalam Siklus Hidup Proyek, Kesenjangan dengan Praktik Terbaik dan Potensi Penggunaan

    Penulis: Yongki Alexander Tanne, Ni Luh Ayu Indrayani

    DOI: 10.1007/s44150-023-00098-5

    Abstrak

    Otomasi dan Robotika Konstruksi merupakan teknologi yang diantisipasi untuk mengatasi masalah produktivitas dan kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Otomasi dan Robotika Konstruksi di BUMN Konstruksi Indonesia dari perspektif implementasi proyek nyata berdasarkan siklus hidup proyek, perbandingan dengan praktik terbaik, dan potensi penggunaan, melalui analisis kualitatif-komparatif literatur serta kuesioner dan wawancara mendalam. Penelitian ini berupaya melaporkan bagaimana teknologi ini diimplementasikan di Indonesia sebagai alat perbandingan untuk negara lain. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa tujuh BUMN Konstruksi Indonesia telah menggunakan teknologi Otomasi dan Robotika Konstruksi, di mana Drone, Realitas Virtual, dan Prafabrikasi dan Modularisasi adalah yang paling populer dan paling banyak diimplementasikan pada fase konstruksi. Dibandingkan dengan praktik terbaik, implementasi tersebut masih dalam tahap adopsi. Potensi penuhnya belum tercapai melalui tahap pengembangan karena kurangnya kolaborasi antara kontraktor, perusahaan teknologi, dan universitas. Meskipun pasar konstruksi di Indonesia belum secara langsung menuntut aplikasi dalam proyek, teknologi ini berpotensi untuk meningkatkan penyelesaian proyek konstruksi, terutama prospek interaksi Digital Twin dan BIM. Studi ini memberikan informasi posisi yang lengkap tentang jenis Otomasi dan Robotika Konstruksi dalam siklus hidup proyek secara teori dan praktik sebagai tolok ukur untuk penelitian teknologi konstruksi. Studi ini mengisi kesenjangan penelitian dan mempelopori penelitian implementasi Otomasi dan Robotika Konstruksi Indonesia di jurnal internasional dengan memberikan tinjauan komprehensif dan terkini serta membandingkannya dengan praktik terbaik dari AS dan Tiongkok. © Penulis, di bawah lisensi eksklusif Springer Nature Switzerland AG 2023.

    Kata kunci penulis

    Praktik Terbaik; Otomasi dan Robotika Konstruksi (CAR); Faktor Keberhasilan Kritis (CSF); BUMN Konstruksi Indonesia; Siklus Hidup Proyek (PLC)

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105018864115

  • Model Semantic Attention (SemAtt) dengan Hybrid Learning Separable Neural Network dan Long Short-Term Memory untuk Menghasilkan Keterangan Gambar

    Model Semantic Attention (SemAtt) dengan Hybrid Learning Separable Neural Network dan Long Short-Term Memory untuk Menghasilkan Keterangan Gambar

    Penulis: Agus Nursikuwagus, Rinaldi Munir, Masayu L. Khodra, Deshinta Arrova Dewi

    DOI: 10.1109/ACCESS.2024.3481499

    Abstrak

    Pembuatan keterangan gambar merupakan topik hangat yang menggabungkan tugas multidisiplin antara visi komputer dan pemrosesan bahasa alami. Salah satu tugas di bidang geologi adalah membuat deskripsi dari gambar batuan geologi. Tugas seorang ahli geologi adalah menulis deskripsi konten suatu gambar dan menampilkannya sebagai teks yang dapat digunakan di masa mendatang. Interpretasi objek merupakan salah satu tujuan penelitian, yaitu menelusuri struktur gambar secara mendalam. Bentuk, warna, dan struktur akan difokuskan untuk mendapatkan fitur gambar. Permasalahan yang dihadapi adalah bagaimana jaringan saraf terpisah (SNN) dan memori jangka pendek panjang (LSTM) memengaruhi keterangan gambar yang sesuai dengan deskripsi ahli geologi. SNN disebut Perhatian Visual (VaT), dan LSTM disebut Perhatian Semantik (SemAtt) sebagai arsitektur pembuatan keterangan gambar. Hasil eksperimen mengkonfirmasi bahwa model akurasi untuk pembuatan keterangan gambar mendapatkan BLEU-1=0,908, BLEU-2=0,877, BLEU-3=0,750, dan BLEU-4=0,510. Skor evaluasi dibandingkan dengan evaluator lain, seperti Meteor dan RougeL, yang masing-masing mendapatkan 0,670 dan 0,623. Model ini mengkonfirmasi bahwa ia mengungguli model dasar. Merujuk pada evaluasi, kami menyimpulkan bahwa model tersebut mampu menghasilkan keterangan gambar batuan geologi yang sesuai dengan deskripsi ahli geologi. Presisi dan recall telah mendukung model dalam memberikan prediksi kata yang sesuai dengan fitur gambar. © 2013 IEEE.

    Kata kunci penulis

    Perhatian; keterangan; LSTM; inovasi proses; semantik; jaringan saraf terpisah; transformer

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85207714611 

  • Fabrikasi dan Karakterisasi Membran Aktuator Berbentuk Kubah untuk Mikropompa Elektromagnetik Tanpa Katup Peristaltik

    Fabrikasi dan Karakterisasi Membran Aktuator Berbentuk Kubah untuk Mikropompa Elektromagnetik Tanpa Katup Peristaltik

    Penulis: Ayub Subandi, Jumril Yunas, Azrul Azlan Hamzah, Muhamad Ramdzan Buyong, Gandi Sugandi, Nanang Sudrajat

    DOI: 10.58915/ijneam.v17i4.1273

    Abstrak

    Penelitian ini membahas metode fabrikasi dan karakterisasi mikropompa peristaltik dengan membran aktuator elektromagnetik (EM) berbentuk kubah dengan menuangkan Polidimetilsiloksan (PDMS) di atas cetakan induk kaca. Mikropompa peristaltik memiliki tiga membran yang dipisahkan oleh spacer 2 mm. Struktur cetakan terdiri dari tiga kaca berbentuk pilar yang memiliki struktur seperti kubah di bagian atas. Batas di tepi cetakan berfungsi sebagai penghalang untuk mencegah tumpahan PDMS. Ketika PDMS dituangkan di atas cetakan kaca, membran tipis akan terbentuk dan secara otomatis akan meluap untuk membentuk ruang dan pemisah. Struktur membran yang dibuat dikarakterisasi menggunakan Mikroskop Elektron Pemindaian (SEM), sementara sifat mekanik dan listriknya dianalisis dengan mengamati deformasi membran. Gambar SEM menunjukkan bahwa membran PDMS yang menggantung dengan ketebalan 77,5 µm telah terbentuk. Magnet permanen yang terhubung ke tuas dan terpasang pada membran akan berinteraksi dengan medan magnet yang dihasilkan oleh kumparan EM. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa kumparan 275 lilitan yang membawa arus 600 mA menghasilkan medan magnet 11 mT yang menyebabkan defleksi membran sebesar 1,5 mm. Membran berbentuk kubah yang dihasilkan berpotensi diaplikasikan sebagai aktuator untuk mikropompa peristaltik EM. © 2024, Universiti Malaysia Perlis. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Bentuk kubah; mikropompa; multi membran; PDMS; peristaltik; Tanpa katup

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85207162998

  • Pengaruh Penggunaan Dompet Digital bagi Usaha Kecil

    Pengaruh Penggunaan Dompet Digital bagi Usaha Kecil

    Penulis: Putri S. M, Sumitra I. D

    DOI: 10.1088/1757-899X/879/1/012013

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menentukan pengaruh dompet digital bagi usaha kecil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dompet digital memiliki pengaruh yang besar terhadap usaha kecil. Layanan pembayaran digital kini semakin populer dan menjadi tren masyarakat. Kemajuan teknologi menciptakan solusi berupa aplikasi pembayaran yang menjadi platform bagi pengusaha kecil yang mempermudah transaksi perdagangan. Dompet digital hadir untuk memberikan kemudahan bagi penggunanya. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85091389850