Tag: Yudistira Soegoto

  • UNIKOM Terima Kunjungan Benchmarking Universitas Pelita Bangsa Perkuat Sinergi Layanan Mahasiswa Dan Tata Kelola Perguruan Tinggi

    UNIKOM Terima Kunjungan Benchmarking Universitas Pelita Bangsa Perkuat Sinergi Layanan Mahasiswa Dan Tata Kelola Perguruan Tinggi

    BANDUNG, UNIKOM – Kamis, 21 Mei 2026. Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menerima kunjungan studi banding dari Universitas Pelita Bangsa (UPB), Cikarang. Bertempat, di Grand Meeting Room Lantai 15 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut menjadi wadah berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), pelayanan mahasiswa, kehumasan, serta tata kelola administrasi perguruan tinggi.

    Rombongan UPB dipimpin oleh Direktur Administrasi Akademik, Edy Saptono, S.H., M.M., didampingi Kepala UPT Humas, Dr. Nining Yuningsih, S.Pd., M.M., beserta jajaran staf tata usaha dan humas UPB. Sementara dari pihak UNIKOM, kegiatan turut dihadiri oleh Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., Direktur Administrasi Umum, Assoc. Prof. Dr. Adeh Ratna Komala, S.E., M.Si., CERA., Direktur Humas dan Protokoler, Dr. Ir. Yuni Mogot, M.Si., CPR., Direktur PMB, Yudistira Soegoto, S.Kom., M.Kom., serta jajaran Direktorat Administrasi Umum, Direktorat Humas dan Protokoler, serta Direktorat PMB UNIKOM.

    Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan oleh UPB serta menegaskan pentingnya kolaborasi antar perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan tata kelola institusi. Assoc. Prof. Dr. Agus juga menjelaskan bahwa PMB merupakan garda terdepan yang berperan dalam melayani calon mahasiswa sejak proses pendaftaran hingga seleksi, sedangkan layanan administrasi mahasiswa setelah diterima dikelola oleh Direktorat Administrasi Umum. Menurutnya, keberhasilan layanan mahasiswa memerlukan sinergi yang kuat antarunit, termasuk dukungan Direktorat Humas dan Protokoler serta unit teknologi informasi.

    Lebih lanjut, Assoc. Prof. Dr. Agus menyampaikan kunjungan Universitas Pelita Bangsa sebagai kesempatan untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, dan saling belajar dalam pengelolaan layanan perguruan tinggi. “Sebagai sesama institusi pendidikan, kita dapat saling bertukar wawasan dan praktik terbaik. Semoga diskusi ini memberikan manfaat dan membawa keberkahan bagi kedua institusi”, tuturnya.

    Sementara itu, Direktur Administrasi Akademik UPB, Edy Saptono, S.H., M.M., menyampaikan terima kasih kepada jajaran pimpinan UNIKOM atas sambutan dan penerimaan yang diberikan kepada rombongan UPB. Edy menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya UPB untuk mempelajari praktik terbaik dalam pengelolaan penerimaan mahasiswa baru, layanan akademik, dan tata usaha. Menurutnya, UNIKOM menjadi salah satu perguruan tinggi yang menjadi referensi karena dinilai memiliki sistem layanan yang baik dan terintegrasi. Melalui kunjungan ini, UPB berharap dapat memperoleh wawasan, berbagi pengalaman, serta berdiskusi mengenai berbagai tantangan dan solusi dalam pengelolaan layanan mahasiswa. “Kami berharap dapat belajar banyak dari UNIKOM, khususnya terkait pengelolaan penerimaan mahasiswa baru dan pelayanan akademik. Semoga kunjungan ini memberikan manfaat bagi kedua institusi”, ungkapnya.

    Agenda utama kegiatan diisi dengan sesi diskusi interaktif antara tim UNIKOM dan UPB yang membahas berbagai aspek pengelolaan perguruan tinggi, meliputi sistem pendaftaran dan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), pelayanan akademik dan nonakademik, kehumasan dan kerja sama, keprotokolan, operasional sumber daya manusia (SDM), serta tata usaha yang diterapkan di masing-masing institusi. Dalam suasana yang konstruktif, kedua belah pihak saling bertukar pengalaman, strategi, dan inovasi guna meningkatkan kualitas layanan serta efektivitas pengelolaan mahasiswa dan calon mahasiswa.

    Melalui kegiatan benchmarking tersebut, UPB berharap terjalin hubungan kelembagaan yang semakin erat dengan UNIKOM serta terciptanya peluang kolaborasi yang berkelanjutan dalam pengembangan sistem layanan pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa di era transformasi digital. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi bersama sebagai simbol komitmen kedua institusi dalam memperkuat jejaring dan kerja sama akademik di masa mendatang. (Direktorat Hms & Pro)

  • UNIKOM Perluas Penerapan Teknologi dalam Pendidikan, Layanan, dan Pengembangan Mahasiswa

    UNIKOM Perluas Penerapan Teknologi dalam Pendidikan, Layanan, dan Pengembangan Mahasiswa

    BANDUNG, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) terus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi unggulan berbasis teknologi dengan mengintegrasikan kecanggihan secara sistematis dalam penyelenggaraan pendidikan, layanan akademik, dan pengembangan kompetensi mahasiswa. Penerapan teknologi tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang UNIKOM dalam menjawab tantangan transformasi digital yang kian masif di berbagai sektor.

    Dalam kesempatan wawancara, Direktur Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UNIKOM, Yudistira Soegoto, S.Kom., M.Kom., mengungkapkan bahwa pemanfaatan teknologi, telah diterapkan tidak hanya pada proses pembelajaran, tetapi juga dalam sistem layanan kampus. Mulai dari sistem pendaftaran mahasiswa baru yang sepenuhnya daring, transparan, dan akuntabel, hingga dukungan smart classroom yang memungkinkan proses perkuliahan berlangsung secara luring dan daring secara bersamaan tanpa batasan ruang dan waktu

    Salah satu keunggulan strategis UNIKOM adalah penerapan mata kuliah wajib yang telah diberlakukan di seluruh program studi, mulai dari jenjang Diploma, Sarjana, Magister, hingga Doktor. Kebijakan tersebut melengkapi empat mata kuliah wajib khas UNIKOM, yaitu software, hardware, kewirausahaan, dan animasi, yang selama ini menjadi ciri pembeda UNIKOM dibandingkan perguruan tinggi lain.

    Selain dalam kurikulum, UNIKOM juga menjadi salah satu kampus yang mendukung teknologi berbasis AI yang tercermin melalui pengembangan Laboratorium AI dan sistem digital kampus yang dirancang ramah pengguna, inklusif, serta mendukung aksesibilitas yang bisa digunakan oleh  seluruh mahasiswa. Inovasi tersebut menegaskan komitmen UNIKOM dalam menghadirkan ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif, inklusif, dan berorientasi pada kemudahan layanan

    Keunggulan UNIKOM di bidang teknologi juga semakin diperkuat oleh rekam jejak prestasi internasional, khususnya dalam bidang teknologi informasi dan jaringan komputer. UNIKOM tercatat telah meraih berbagai penghargaan berskala dunia, termasuk prestasi pada kompetisi IT Network System tingkat Asia. Capaian tersebut menjadi bukti konkret bahwa penguatan kompetensi teknologi, bukan sekadar wacana, melainkan telah menjadi budaya akademik yang berkelanjutan di UNIKOM

    Dengan penerapan teknologi yang terstruktur dan menyeluruh, UNIKOM optimis mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif, inovatif, dan siap bersaing di tingkat global. informasi pendaftaran PMB UNIKOM 2026/2027 Gelombang I resmi dibuka pada 1 Desember 2025-23 Januari 2026, untuk info lebih lanjut kunjungi website https://pmb.unikom.ac.id/ (Direktorat Hms & Pro)

  • PMB UNIKOM 2026 Resmi Dibuka, Targetkan 3.500 Mahasiswa dengan Sistem Digital dan Inklusif

    PMB UNIKOM 2026 Resmi Dibuka, Targetkan 3.500 Mahasiswa dengan Sistem Digital dan Inklusif

    BANDUNG, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) secara resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026 dengan berbagai terobosan strategis yang menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi unggulan berbasis teknologi. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, PMB UNIKOM 2026 kini telah dibuka lebih awal sejak 1 Desember 2025 sebagai bagian dari upaya percepatan layanan dan peningkatan kualitas proses seleksi calon mahasiswa.

    Dalam kesempatan wawancara, Direktur Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UNIKOM, Yudistira Soegoto, S.Kom., M.Kom., menyampaikan bahwa dari sisi kesiapan, UNIKOM berada dalam kondisi optimal. Seluruh proses PMB telah didukung oleh sistem digital terintegrasi yang berjalan secara daring, terbuka, adil, dan akuntabel. “Untuk tahun 2026 ini, kami menargetkan penerimaan mahasiswa baru di kisaran 3.000 hingga 3.500 orang. Dari sisi sistem dan layanan, UNIKOM sudah 100 persen siap dan PMB sudah berjalan”, ungkapnya.

    Langkah pembukaan PMB lebih awal menjadi pembeda signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang umumnya dimulai pada bulan Januari atau Februari. Selain percepatan waktu, UNIKOM juga memperluas akses melalui penyediaan berbagai jalur beasiswa yang ditujukan untuk menjaring calon mahasiswa potensial dari beragam latar belakang.

    Tidak hanya menyasar lulusan baru tahun 2026, PMB UNIKOM juga terbuka bagi lulusan tahun-tahun sebelumnya, termasuk para profesional yang telah bekerja namun belum menyelesaikan pendidikan sarjana, serta lulusan sarjana yang ingin melanjutkan ke jenjang magister dan doktoral. Pendekatan tersebut mencerminkan komitmen UNIKOM dalam merangkul seluruh segmen masyarakat tanpa batasan usia maupun jeda tahun kelulusan.

    Dari sisi inovasi layanan, UNIKOM terus menyempurnakan sistem pendaftaran agar semakin mudah diakses dan ramah pengguna, termasuk bagi calon mahasiswa penyandang disabilitas. Sistem PMB UNIKOM telah dilengkapi panduan penggunaan yang jelas serta fitur pendukung bagi pendaftar dengan kebutuhan khusus.

    Selain pendaftaran, seluruh proses Ujian Saringan Masuk (USM) dilaksanakan secara daring, mulai dari pendaftaran, pelaksanaan tes, hingga pengumuman hasil. Fleksibilitas tersebut sangat memungkinkan calon mahasiswa baru UNIKOM dari berbagai daerah khususnya di jawa Barat, termasuk di seluruh Indonesia maupun di luar negeri, dapat mengikuti seleksi tanpa harus datang langsung ke kampus.

    Sebagai kampus yang telah meraih akreditasi Unggul, UNIKOM terus memperkuat daya saing akademiknya melalui kurikulum berbasis teknologi. Salah satu keunggulan utama UNIKOM adalah penerapan mata kuliah wajib lintas program studi, meliputi software, hardware, kewirausahaan, animasi, serta pengembangan mata kuliah Artificial Intelligence (AI) yang tengah dipersiapkan untuk diterapkan di seluruh jenjang pendidikan di UNIKOM, mulai dari Diploma (D3) hingga program Doktoral (S3).

    Yudistira juga mengungkapkan, “Kami melihat AI sebagai kebutuhan masa depan yang tidak terelakkan. Karena itu, UNIKOM mempersiapkan mahasiswa agar siap menghadapi tantangan global melalui penguasaan teknologi mutakhir”, demikian pungkasnya.

    Melalui PMB 2026, UNIKOM berharap dapat menjaring mahasiswa terbaik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu membawa nama baik almamater di tingkat nasional dan internasional. Seluruh strategi PMB dirancang secara inklusif sebagai bagian dari visi jangka panjang UNIKOM dalam memperkuat posisinya sebagai pelopor pendidikan tinggi berbasis ICT di Indonesia. (Direktorat Hms & Pro)