Tag: #WorldSkillsASEAN2025

  • Bangga! Talenta Digital & ICT UNIKOM Sabet Double Emas di Ajang Worldskill Asean 2025 Filipina

    Bangga! Talenta Digital & ICT UNIKOM Sabet Double Emas di Ajang Worldskill Asean 2025 Filipina

    BANDUNG, UNIKOM – Prestasi membanggakan kembali diraih Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) pada ajang bergengsi internasional WorldSkills ASEAN 2025 kategori Bidang IT Network Systems Administration yang berlangsung di Manila, Filipina, pada 21-31 Agustus 2025. Kompetisi tingkat Asia Tenggara tersebut menjadi panggung penting bagi para talenta muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Sebelum berangkat, delegasi UNIKOM dilepas secara resmi oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., di Gedung Vokasi Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta Selatan, pada 20 Agustus 2025, didampingi Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T.

    Pada ajang tersebut, talenta muda perwakilan UNIKOM di bidang Digital & ICT, Rash Asyari Amyris Thalib dari Program Studi Sistem Informasi dan Muhammad Johar Arifin, berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih dua medali emas. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran Angga Friyanto, S.Kom., M.T., selaku Ketua Divisi International Program Class & Training dan Chief Expert Bidang IT Network Systems Administration sekaligus pembimbing tim yang berada dibawah naungan Direktorat International Program dan Wakil Rektor IV Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program & Center of Excellence UNIKOM, yang penuh dedikasi dan komitmen untuk mendampingi para mahasiswa hingga akhirnya mampu mengantarkan mereka ke puncak prestasi yang sangat membanggakan Indonesia. “Alhamdulillah, tentunya sangat bersyukur dan senang, karena kegiatan ini telah dipersiapkan selama berbulan-bulan latihan bersama rekan kompetitor dan juga para expert yang selalu memberikan bantuan dan dukungan,” tutur Angga.

    Lebih lanjut, Angga menegaskan bahwa proses menuju kemenangan tidaklah mudah. “Perjalanan yang panjang dan tidak mudah dalam persiapan sudah berlangsung selama hampir satu tahun. Sejak dari awal kita sudah komitmen dengan target akhir sehingga program pelatihan yang disusun sejalan untuk mencapai target tersebut. Tantangan terbesar adalah ketekunan, komitmen, dan konsisten juga menjaga kesehatan fisik dan mental demi memberikan performa terbaik”, tambahnya.

    Sementara itu, Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., mengungkapkan rasa bangganya dan mengapresiasi bahwa capaian medali emas Tim UNIKOM di WorldSkills ASEAN 2025 menunjukkan keunggulan UNIKOM dibidang Digital & ICT. “Prestasi ini mengukuhkan prestasi tim UNIKOM sebagai Juara ASEAN dalam 3 periode berturut-turut. Prestasi ini sangat membanggakan bagi sivitas UNIKOM dan Indonesia. Selamat bagi mahasiswa yang meraih 2 medali emas di Manila 2025 dan selamat mempersiapkan diri di kompetisi WorldSkills ASIA 2025 di Taiwan mendatang” ungkap Prof. Eddy.

    Menurut Angga selaku pembimbing, ada sejumlah faktor penting yang menentukan capaian tersebut, yakni latihan terus-menerus, dukungan orang-orang sekitar, usaha, dan doa. “Dengan peralatan dan program training yang berstandar internasional, kami memiliki motivasi yang kuat dan rasa optimis tinggi. Setiap tantangan yang dihadapi senantiasa kita jadikan sebagai batu loncatan untuk terus berkembang lebih baik,” jelasnya.

    Ia juga menekankan pentingnya keseriusan dalam proses pelatihan. “Kami senantiasa serius dalam proses pelatihan, menjadikan setiap hari dalam pelatihan adalah selayaknya hari kompetisi. Dukungan kampus, dosen pembimbing, dan teman-teman lainnya selalu saya anggap sebagai motivasi untuk terus maju,” tuturnya.

    Meski telah mencapai prestasi emas, Angga menegaskan bahwa perjuangan belum berhenti. “Kami akan melakukan evaluasi terlebih dahulu pada WorldSkills ASEAN 2025 di Manila kemarin, dan memperbaiki hal-hal yang kurang untuk WorldSkills Asia 2025 mendatang. Saya selalu menekankan untuk tidak cepat puas dan terus belajar karena kompetisi berikutnya pasti akan lebih ketat,” ujarnya.

    Ia pun menutup dengan pesan bahwa capaian tersebut bukan hanya kesuksesan individu, tetapi keberhasilan kolektif. “Prestasi ini merupakan keberhasilan bersama dengan dukungan berbagai pihak yang diberikan UNIKOM. Semoga capaian di tingkat ASEAN dapat menjadi batu loncatan untuk meraih prestasi yang lebih baik di tingkat Asia bulan November ini maupun di tingkat internasional tahun depan,” demikian pungkasnya.

    Momen kemenangan tersebut terasa semakin spesial karena sebelumnya Johar dan Rash bersama tim delegasi Indonesia dilepas secara resmi oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) di Gedung Vokasi, Jakarta Selatan. Dukungan penuh dari sivitas akademika UNIKOM dan pemerintah menjadi energi tambahan untuk mengibarkan bendera Merah Putih di podium tertinggi ASEAN. Kemenangan tersebut sekaligus membuktikan bahwa UNIKOM mampu melahirkan generasi muda unggul dengan daya saing global, serta terus berkontribusi mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional. (Direktorat Hms & Pro)

  • Dosen UNIKOM terpilih menjadi Delegasi Indonesia sebagai Chief Expert Pada WorldSkills ASEAN Filipina 2025

    Dosen UNIKOM terpilih menjadi Delegasi Indonesia sebagai Chief Expert Pada WorldSkills ASEAN Filipina 2025

    Dosen UNIKOM terpilih menjadi Delegasi Indonesia sebagai Chief Expert Pada WorldSkills ASEAN Filipina 2025

    Bandung, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Angga Friyanto, S.Kom., M.T., Ketua Divisi International Class & Training sekaligus Dosen Tetap Program Studi Sistem Informasi UNIKOM, dipercaya mewakili Indonesia sebagai  Chief Expert dalam ajang Forum International 1st Technical Committee Meeting WorldSkills ASEAN 2025 yang digelar di Manila, Filipina. Event ini merupakan rangkaian kegiatan persiapan Kompetisi International WorldSkills ASEAN Filipina 2025 yang meliputi penyusunan aturan kompetisi dan pengembangan Proyek Uji yang akan ditandingkan bulan Agustus 2025. Keikutsertaannya merupakan bagian dari delegasi resmi di bawah koordinasi Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, yang secara selektif menunjuk para pakar, praktisi, dan akademisi berpengalaman dalam pengembangan kompetensi dan pemahaman mendalam mengenai penyelenggaraan kompetisi keterampilan berskala internasional.

    Dalam forum ini, Angga hadir sebagai Expert untuk bidang IT Network Systems Administration, sekaligus mendapat kepercayaan menjadi Chief Expert Indonesia pada bidang tersebut selama berlangsungnya Jury Panel Meeting. Pertemuan teknis ini menjadi ajang strategis untuk merumuskan deskripsi keahlian, ketentuan teknis, serta kebutuhan perlombaan menjelang kompetisi utama pada bulan Agustus mendatang. Selain membahas teknis kejuruan, kegiatan ini diawali dengan pertemuan antar ketua delegasi setiap negara guna menetapkan struktur dan aturan umum kompetisi, dilanjutkan dengan diskusi intensif antar para ahli setiap bidang dalam sesi panel juri, dan ditutup dengan rapat pleno untuk meresmikan hasil keputusan yang telah disepakati.

    Kegiatan yang diselenggarakan di Sheraton Manila Hotel ini dihadiri oleh delegasi dari negara-negara anggota ASEAN, baik secara langsung maupun virtual, seperti Brunei, Kamboja, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Timor-Leste, Laos, dan Vietnam. Momen ini menjadi langkah awal penting dalam penyusunan standar dan mekanisme kompetisi WorldSkills ASEAN ke-14, yang akan digelar kembali di Filipina setelah hampir tiga dekade. Acara juga dimeriahkan dengan jamuan makan malam oleh TESDA WorldSkills Philippines sebagai bentuk sambutan hangat dan upaya mempererat hubungan antarnegara, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan standar pendidikan dan pelatihan vokasi di kawasan.

    Sebagai institusi pendidikan tinggi yang tengah menapaki jalan menuju World Class University, UNIKOM memberikan dukungan penuh terhadap keterlibatan civitas akademiknya dalam forum internasional ini. Partisipasi aktif Angga Friyanto tidak hanya mencerminkan kualitas sumber daya manusia UNIKOM, tetapi juga menjadi bentuk kontribusi nyata dalam pengembangan standar keterampilan di level ASEAN. Lebih dari sekadar ajang kompetisi, WorldSkills ASEAN menjadi indikator penting kemajuan kompetensi tenaga kerja di tiap negara dan menjadi tolok ukur integrasi antara perkembangan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan industri global. Hasil dari pertemuan teknis ini juga akan menjadi acuan utama dalam pemusatan pelatihan lima bulan ke depan guna memastikan kesiapan peserta dan kualitas kompetisi yang optimal.

    “Saya bersyukur dapat dipercaya menjadi bagian dari tim teknis Indonesia dan membawa nama UNIKOM ke level yang lebih tinggi. Forum ini membuka banyak peluang kolaborasi dan menjadi pengalaman berharga dalam memperkuat kontribusi Indonesia di pentas keterampilan internasional,” ujar Angga. Keterlibatan UNIKOM dalam ajang ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak dosen dan mahasiswa untuk terus meningkatkan kualitas diri, menjawab tantangan masa depan, serta memperkuat posisi UNIKOM di panggung global. (By Divisi Digital Marketing)