Tag: World Class University

  • Penentuan Kinerja Manajemen Badan Peralatan Daerah di Indonesia Berdasarkan Pelaporan Akuntansi Keuangan

    Penulis: Sri Dewi Anggadini, Dean Subhan Saleh, Asep Saepudin, Afif Syarifudin Yahya, Surtikanti, Trisna Dewi

    DOI: 10.47750/QAS/26.209.36

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sejauh mana pengaruh kinerja manajemen dan pemanfaatan teknologi terhadap kekuatan sistem akuntansi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan metode jajak pendapat yang menggunakan pendekatan analisis elaboratif. Instrumen survei digunakan untuk mengumpulkan informasi, wawancara, dan didukung oleh penelitian ilmiah. Departemen Akuntansi dan Keuangan dari 98 Badan Peralatan Daerah dijadikan sebagai kohort penelitian, dengan menerapkan pendekatan pengambilan sampel intensional untuk pemilihan subjek. Analisis mencakup analisis deskriptif dan verifikatif, dengan data diolah menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja manajemen secara signifikan mempengaruhi kekuatan sistem akuntansi, menunjukkan korelasi langsung. Demikian pula, pemanfaatan teknologi secara signifikan mempengaruhi kekuatan sistem akuntansi, juga menunjukkan korelasi langsung. Tidak dapat dipungkiri bahwa sistem pelaporan keuangan berkontribusi pada kelancaran proses bisnis organisasi dengan mematuhi prosedur yang jelas dan selaras dengan standar yang berlaku. Penelitian ini memiliki implikasi bagi organisasi pemerintah di Indonesia, menekankan pentingnya memanfaatkan teknologi informasi dan menerapkan sistem pelaporan keuangan. Pendekatan ini memungkinkan personel manajemen untuk memberikan informasi yang akurat dan tepat waktu, sehingga meningkatkan kualitas pelaporan keuangan sebagai bentuk akuntabilitas aktivitas. © 2025, SRAC – Romanian Society for Quality. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Efektivitas Sistem Pelaporan Keuangan; Integrasi Solusi TI; Manajemen Kinerja

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105023662771 

  • Dampak Manajemen Pengetahuan, TI, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Pencitraan Universitas terhadap Kualitas Pendidikan

    Penulis: Umi Narimawati ; Marliana Budhiningtias Winanti ; Syahrul Mauluddin ; Dadang Munandar ; Denok Sunarsi
    DOI: 10.15549/jeecar.v10i6.1505

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan memahami pengaruh adopsi manajemen pengetahuan, pemanfaatan teknologi informasi, dan program pengabdian kepada masyarakat terhadap pencitraan universitas, serta dampaknya terhadap kualitas pendidikan secara keseluruhan di perguruan tinggi swasta (PTS) wilayah Jawa Barat dan Banten. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei serta metode simple random sampling untuk mengumpulkan data dari 226 dosen yang berasal dari perguruan tinggi swasta di Jawa Barat dan Banten. Perangkat lunak PLS versi 3.0, yang berbasis pada pendekatan Partial Least Squares (PLS), digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen pengetahuan tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap pencitraan universitas, yang ditunjukkan dengan nilai t-statistik sebesar 1,594 dan nilai-P sebesar 0,112. © 2023, Institute of Eastern Europe and Central Asia. Hak cipta dilindungi undang-undang.

    Kata Kunci Penulis
    program pengabdian kepada masyarakat; implementasi manajemen pengetahuan; kualitas pendidikan; pencitraan universitas; pemanfaatan teknologi informasi

    Artikel ini dapat diakses melalui https://www.scopus.com/pages/publications/85178284931

  • Pengembangan Inovasi Usaha Kecil di Indonesia

    Penulis: Intan Permana ; Tomas Chochole ; Nizar Alam Hamdani ; Retno Purwani Sari
    DOI: 10.15549/jeecar.v10i6.1511

    Abstrak
    Penelitian ini mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi pengembangan inovasi pada usaha kecil di Indonesia di berbagai sektor. Inovasi secara luas diakui sebagai faktor kritis dalam daya saing usaha. Potensi pengembangan ini penting bagi para wirausahawan yang berpartisipasi dalam survei kuesioner. Faktanya, dari total responden, 85,50% di antaranya saat ini telah menjalankan usaha dan mereka juga menganggap inovasi sebagai hal yang sangat penting. Sebanyak 400 sampel pemilik usaha kecil dianalisis menggunakan analisis deskriptif untuk mengidentifikasi delapan faktor yang terkait dengan pengembangan inovasi, meliputi eksploitasi pengetahuan, proses interaktif, peningkatan proses bisnis padat pengetahuan, perusahaan berbasis teknologi baru, strategi pemasaran (go-to-market), regulasi yang lebih ketat, dan stimulasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tiga faktor secara khusus dominan dalam pengembangan inovasi. Secara spesifik, eksploitasi pengetahuan berkorelasi kuat dengan aktivitas padat pengetahuan, sementara proses interaktif berkorelasi kuat dengan eksploitasi pengetahuan. Akhirnya, aktivitas padat pengetahuan juga terkait erat dengan eksploitasi pengetahuan. Temuan ini menegaskan pentingnya pengetahuan dan interaksi dalam mendorong inovasi di kalangan usaha kecil di Indonesia. Dengan memprioritaskan faktor-faktor dominan tersebut, usaha kecil dapat mengembangkan strategi untuk tetap kompetitif dalam lingkungan bisnis yang berkembang pesat. © 2023, Institute of Eastern Europe and Central Asia. Hak cipta dilindungi undang-undang.

    Kata Kunci Penulis
    pengembangan inovasi; proses interaktif; eksploitasi pengetahuan; padat pengetahuan

    Artikel ini dapat diakses melalui https://www.scopus.com/pages/publications/85178284543

  • Membandingkan Faktor-Faktor Pendorong Adopsi Bank Syariah di Indonesia

    Penulis: Wenda Wahyu Christiyanto, Vanessa Gaffar, Hilda Monoarfa, Denny Andriana, Eddy Soeryanto Soegoto

    DOI: 10.15549/jeecar.v10i4.1353

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor-faktor pendorong adopsi Bank Syariah di Indonesia, khususnya pada beberapa kelompok pelanggan. PLS-SEM adalah metode analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis. Hasil analisis menunjukkan bahwa tipe mediasi adalah mediasi parsial, tetapi tipe mediasi untuk pelanggan Jawa Timur dan Generasi Z adalah mediasi lengkap. Berdasarkan hasil tersebut, Bank Syariah harus mempertahankan keunggulannya untuk menarik lebih banyak pelanggan. Rasa aman dalam menggunakan produk dan layanan Bank Syariah merupakan indikator utama bagi pelanggan Jawa Timur, Generasi Z, dan non-Generasi Z. Keandalan produk dan layanan Bank Syariah merupakan indikator utama bagi pelanggan non-Jawa Timur. Bank Syariah juga harus mampu membangun niat pelanggan untuk menggunakan produk dan layanan Bank Syariah, khususnya untuk pelanggan Generasi Z Jawa Timur. Penelitian ini menemukan bahwa niat perlu dibangun untuk meningkatkan adopsi produk dan layanan perbankan Islam. © 2023, Institute of Eastern Europe and Central Asia. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    adopsi; bank Islam; analisis multigrup; PLS-SEM

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85164180477  

  • Kepuasan Wisatawan di Era Masyarakat 5.0 sebagai Strategi Pemasaran

    Penulis: Tuti Anggraeni, Vanessa Gaffar, Disman, Puspo Dewi Dirgantari, Trustorini Handayani

    DOI: 10.15549/jeecar.v10i6.1509

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi pemasaran untuk era Masyarakat 5.0 dengan meningkatkan kepuasan wisatawan di sektor bisnis industri penginapan. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan distribusi data online, sampel dalam penelitian ini adalah 128 responden. Teknik analisis data PLS-SEM digunakan untuk menganalisis data kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan inovasi teknologi dan keterlibatan wisatawan memengaruhi kepuasan wisatawan. Sebaliknya, layanan inovasi manusia, yang tidak memiliki dampak langsung pada kepuasan wisatawan, harus terlebih dahulu disaring melalui variabel yang mengukur keterlibatan wisatawan. Keterlibatan wisatawan merupakan variabel moderasi yang memengaruhi kepuasan wisatawan. Karena wisatawan secara langsung mengalami layanan inovasi teknologi dan manusia, mereka akan memengaruhi kepuasan wisatawan. Penelitian ini memungkinkan pelaku bisnis di industri penginapan untuk mengembangkan strategi pemasaran yang meningkatkan kepuasan wisatawan, sehingga meningkatkan kepercayaan wisatawan dan kunjungan berulang di masa mendatang. © 2023, Institute of Eastern Europe and Central Asia. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    strategi pemasaran; Masyarakat 5.0; keterlibatan wisatawan; kepuasan wisatawan

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85178268286 

  • Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Indonesia

    Penulis: Sri Dewi Anggadini, Afif Syarifudin Yahya, Asep Saepudin, Surtikanti, Sari Damayanti, Eley Suzana Kasim

    DOI: 10.15549/jeecar.v10i1.1054

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem akuntansi keuangan dan nilai sumber daya manusia terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah. Metode yang digunakan adalah deskriptif dan verifikasi beberapa metode. Unit analisis adalah aparat pemerintah daerah, dan unit observasi adalah instansi pemerintah daerah. Metode pengolahan data menggunakan SEM, dan data yang digunakan adalah data primer. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh sistem akuntansi keuangan yang diterapkan dan kualitas sumber daya manusia terhadap nilai laporan keuangan pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem akuntansi keuangan yang optimal dan sumber daya manusia yang kompeten dapat mempengaruhi kualitas laporan keuangan. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pemerintah daerah dalam pengambilan keputusan untuk mewujudkan manajemen pelaporan keuangan yang efektif dan efisien. © 2023, Institute of Eastern Europe and Central Asia. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Kualitas sumber daya manusia; Kualitas laporan keuangan pemerintah daerah; Sistem akuntansi keuangan daerah

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85146842615  

  • Diplomasi Ekonomi Digital Indonesia di Masa Pandemi Global Covid-19

    Penulis: Dewi Tri Wahyuni

    DOI: 10.15549/jeecar.v9i1.880

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi dalam diplomasi Indonesia selama pandemi COVID-19, khususnya di sektor ekonomi. Untuk menganalisis fenomena ini, penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini bersifat deskriptif analitis dengan mengumpulkan data rinci dari berbagai sumber informasi, terutama dari berbagai sumber yang berkaitan dengan objek penelitian ini. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Indonesia belum memiliki agenda atau cetak biru yang jelas untuk menggunakan diplomasi digital. Karena penggunaan teknologi informasi untuk mempublikasikan kebijakan selama pandemi COVID-19 semakin meningkat, Indonesia harus terus belajar dari banyak negara dalam memperkenalkan formulasi agenda diplomasi ekonomi digital dari adaptasi kelembagaan hingga pendekatan baru dalam sosialisasi kebijakan luar negeri melalui media baru. Penelitian ini akan berdampak pada model diplomasi digital yang lebih komprehensif untuk Indonesia. © 2022, Institute of Eastern Europe and Central Asia. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Pandemi Global COVID-19; Diplomasi Digital; Ekonomi; Indonesia; Kepentingan Nasional

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85124362103 

  • Implementasi Promosi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia pada Objek Wisata Tambang Terbuka Nam Salu Geosit

    Penulis: Desayu Eka Surya, Beni Efrianto

    DOI: 10.15549/jeecar.v9i1.871

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi promosi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung Timur pada objek wisata Tambang Terbuka Nam Salu Geosit. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, menggunakan metode deskriptif, teknik pengumpulan data menggunakan tinjauan pustaka, dan studi lapangan yang terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai promosi telah dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung Timur untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke objek wisata Tambang Terbuka Nam Salu Geosit melalui iklan, media online, dan media cetak. Petugas juga melakukan promosi melalui personal selling untuk mempromosikan Tambang Terbuka Nam Salu Geosit, yaitu melalui siaran Whatsapp, pameran, dan acara meja. Kegiatan promosi lainnya meliputi promosi penjualan dengan meluncurkan acara paket wisata bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pendidikan, Dinas Kerja Sama Industri dan Perdagangan yang bertanggung jawab atas Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Kabupaten Belitung Timur, serta media lokal dan nasional. Promosi dilakukan karena target publik objek wisata Tambang Terbuka Nam Salu Geosit beragam dari latar belakang sosial, ekonomi, dan usia. Dampak dan manfaat promosi tersebut adalah semakin banyak orang yang mengetahui objek wisata Tambang Terbuka Nam Salu Geosit, sehingga mereka tertarik untuk mengunjunginya, menjadikan objek wisata tersebut semakin populer. Saran penelitian adalah memperhatikan tempat-tempat yang menjual papan reklame. Misalnya, dengan menempatkannya di tengah kota agar mudah dilihat oleh masyarakat. © 2022, Institute of Eastern Europe and Central Asia. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Budaya; Promosi; Pariwisata

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85124353622

  • Makna Kerja dan Dampaknya terhadap Kinerja Karyawan: Membandingkan Pengusaha Etnis dan Non-Etnis Indonesia dari Perspektif Etnobisnis

    Penulis: Eddy Soeryanto S. ; Umi Narmawati

    Abstrak

    Dalam makalah ini, etnobisnis mengacu pada hubungan antara budaya dan bisnis serta pengaruhnya terhadap kinerja individu. Makalah ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana orang Indonesia keturunan Tionghoa dibandingkan dengan orang Indonesia keturunan lokal menginterpretasikan pekerjaan dan bagaimana interpretasi tersebut memengaruhi bisnis atau kinerja pekerjaan mereka. Analisis dilakukan berdasarkan dua poin, yaitu: pertama, bagaimana orang Indonesia keturunan Tionghoa membangun makna kerja dan pengaruhnya terhadap kinerja pekerjaan; dan kedua, bagaimana latar belakang budaya telah memengaruhi bisnis atau kinerja pekerjaan di antara kedua kelompok tersebut. Data diambil dari bisnis terpilih di beberapa kota yang dipilih secara sengaja di seluruh Indonesia. Data dikompilasi menggunakan model linier umum dan 400 pengusaha dianalisis. Telah ditemukan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok tersebut dalam hal makna kerja dan bisnis atau kinerja pekerjaan.

    Kata kunci penulis

    Budaya; Kewirausahaan; Etnobisnis; Tionghoa-Indonesia; Pengusaha Indonesia; Makna pekerjaan dan kinerja pekerjaan/bisnis

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/84963757959

  • Strategi Kewirausahaan Pertanian Selama Pandemi Covid-19: Studi Kasus Garut, Indonesia

    Penulis: Eddy Soeryanto Soegoto ; Senny Luckyardi ; Lia Warlina ; Sri Supatmi

    DOI: 10.15549/jeecar.v9i2.872

    Abstrak:

    Penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan strategi bisnis untuk mempertahankan sektor pertanian di Kabupaten Garut selama pandemi Covid-19. Terlepas dari kenyataan bahwa semua sektor membutuhkan strategi khusus untuk bertahan hidup selama pandemi COVID-19, masih terdapat keterbatasan studi yang berfokus pada strategi kewirausahaan di sektor pertanian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif dengan Kabupaten Garut, Indonesia sebagai studi kasus. Observasi dilakukan selama satu tahun dari Oktober 2019 hingga Oktober 2020 untuk mengamati ketahanan sektor pertanian di Kabupaten Garut, Indonesia, sebagai data primer dan tinjauan pustaka juga digunakan untuk mendukung analisis ini. Hasil pengumpulan data menunjukkan penurunan penjualan dan produksi selama pandemi Covid-19 karena pembatasan jarak fisik dan kebijakan pembatasan sosial lainnya yang menghambat aktivitas, termasuk proses pembelian dan distribusi barang. Selama pandemi COVID-19, sektor pertanian Kabupaten Garut menggunakan strategi siklus tertutup, yaitu dengan membangun kerja sama antara petani dan sektor industri serta ritel. Keberhasilan penerapan strategi ini ditunjukkan dari stabilnya produksi pertanian cabai selama pandemi, seperti yang ditunjukkan pada Tabel 1 dan 2. Oleh karena itu, untuk mendukung strategi ini, diperlukan strategi pendukung yang mempertimbangkan faktor internal dan eksternal di sektor pertanian. Studi ini menggunakan analisis SWOT untuk menentukan aspek-aspek penting dalam merumuskan solusi terhadap masalah pertanian selama pandemi. Berdasarkan faktor-faktor yang diidentifikasi, berbagai strategi diperoleh untuk memperkuat struktur ekonomi petani dari jangka pendek hingga jangka panjang. Hasilnya, diharapkan petani dapat meningkatkan produksi dan kesejahteraan serta dapat menjadi momentum untuk memperkuat kemandirian pangan nasional. Diharapkan penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi bagi peneliti lain dalam penelitian mereka dan menambah wawasan. © 2022, Institute of Eastern Europe and Central Asia. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Pertanian; Covid-19; Ekonomi; Kewirausahaan; Petani; SWOT

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85124344824