Tag: World Class University Indonesia

  • Prestasi Internasional! UNIKOM Raih Peringkat 3 Kampus Swasta di Jawa Barat dengan Rasio Publikasi Scopus Tertinggi versi QS AUR 2026

    Prestasi Internasional! UNIKOM Raih Peringkat 3 Kampus Swasta di Jawa Barat dengan Rasio Publikasi Scopus Tertinggi versi QS AUR 2026

    Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) meraih Peringkat 3 Universitas Swasta di Jawa Barat dengan rasio publikasi paper tertinggi di Scopus berdasarkan pemeringkatan QS Asia University Rankings 2026.

    Capaian ini menjadi bukti komitmen UNIKOM dalam membangun budaya riset, inovasi, dan kontribusi akademik bertaraf internasional.

    Di era Artificial Intelligence dan transformasi digital, kualitas publikasi ilmiah menjadi fondasi penting menuju World Class University.

  • UNIKOM Resmikan “Pusat Bahasa” Sebagai Wadah Penguatan Literasi, Kolaborasi Multidisiplin dan Inovasi Teknologi Bahasa

    UNIKOM Resmikan “Pusat Bahasa” Sebagai Wadah Penguatan Literasi, Kolaborasi Multidisiplin dan Inovasi Teknologi Bahasa

    BANDUNG, UNIKOM — Senin, 27 Oktober 2025, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melalui Divisi Pusat Bahasa meresmikan berdirinya Ruang Pusat Bahasa (PUSBA) UNIKOM yang bertempat di Kampus I UNIKOM dengan rangkaian kegiatan Grand Opening digelar  di Auditorium Miracle, Lantai 4 Kampus 1 UNIKOM. Pendirian Pusat Bahasa  menjadi salah satu langkah strategis UNIKOM dalam mendukung kemajuan teknologi bahasa yang kini menjadi aspek penting dalam era transformasi digital. Di tengah perkembangan kecerdasan buatan, komunikasi lintas budaya, dan globalisasi pendidikan, kemampuan berbahasa dan berkomunikasi efektif menjadi kompetensi utama yang harus dimiliki oleh generasi akademik.

    Grand Opening PUSBA UNIKOM dihadiri langsung oleh Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., beserta jajaran pimpinan lainnya, antara lain: Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., SE., M.Si., Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., Wakil Rektor III Bidang Riset, Inovasi, dan Akreditasi, Assoc. Prof. Dr. Ir. Herman S. Soegoto, MBA., para Dekan Fakultas, Ketua Program Studi, dosen, sivitas akademika serta mahasiswa di lingkungan UNIKOM.

    Ketua Divisi Pusat Bahasa UNIKOM, Dr. Retno Purwani Sari, S.S., M.Hum., dalam laporannya mengungkapkan bahwa selama ini banyak yang mengenal Pusat Bahasa, atau yang biasa disebut PUSBA, hanya sebagai penyelenggara tes kemampuan bahasa Inggris. “Peran PUSBA jauh lebih luas dari itu. PUSBA merupakan mitra strategis universitas dalam membangun kapasitas bahasa dan komunikasi internasional bagi seluruh sivitas akademika UNIKOM. Peran ini sejalan dengan komitmen UNIKOM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 tentang Quality Education, tujuan ke-3 tentang Good Health and Well-being, tujuan ke-8 tentang Decent Work and Economic Growth, serta tujuan ke-17 tentang Partnerships for the Goals. Misi kami adalah menjadikan Pusat Bahasa UNIKOM sebagai pusat pengembangan kompetensi bahasa dan komunikasi lintas budaya yang inovatif, adaptif, dan kontekstual dengan kebutuhan global masa kini”, ungkap Dr. Retno.

    Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah memprakarsai pembentukan Pusat Bahasa UNIKOM.  “Ini merupakan momen penting bagi UNIKOM, karena melalui Pusat Bahasa (PUSBA), universitas akan memiliki peran yang semakin besar dalam mendukung pencapaian visi menuju World Class University (WCU), tuturnya. Senada dengan yang disampaikan Dr. Retno, lebih lanjut Prof. Eddy menyatakan bahwa, “PUSBA tidak hanya berfokus pada pengembangan kemampuan bahasa, tetapi juga akan menjadi pusat yang membidangi berbagai kegiatan kolaboratif, khususnya kerja sama internasional dengan perguruan tinggi asing. Dari sisi internal, PUSBA juga akan memperkuat kapasitas bahasa dan komunikasi sivitas akademika UNIKOM. Hal ini sejalan dengan tuntutan untuk mencapai WCU, dimana kolaborasi global dan jejaring internasional menjadi kunci utama. Upaya ini sudah mulai dijalankan UNIKOM dan akan terus diperluas di masa mendatang”, pungkas Prof. Eddy.

    Pada kesempatan yang sama, Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., secara simbolis meresmikan Pusat Bahasa UNIKOM dengan pemotongan pita di Ruang PUSBA yang didampingi oleh jajaran pimpinan UNIKOM, serta melakukan peninjauan fasilitas PUSBA. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Dialog Lintas Disiplin Ilmu bertema “Bahasa, Sastra, dan Budaya Pop sebagai Ruang Dialog Lintas Generasi” di Auditorium Miracle. Dialog ini menghadirkan empat narasumber lintas bidang, yakni Dr. Rosaria Mita Amalia, M.Hum. (Bidang Bahasa & Linguistik), Dr. Ir. Yuni Dahlia Yosepha Mogot, M.Si., CPR. (Bidang Komunikasi), Dr. Aliyuna Pratisti (Bidang Sosial Politik), dan Catur Ratna Wulandari, M.Sos. (Bidang Jurnalistik & Media) yang dipandu oleh Moderator Nenden Rikma Dewi, S.S., M.Hum. Kegiatan dialog berlangsung dengan sangat interaktif, hal ini menegaskan peran bahasa sebagai jembatan pengetahuan antar disiplin ilmu dan sarana memperkuat nilai-nilai kebudayaan di tengah perkembangan teknologi digital.

    Sebagai penutup, acara dimeriahkan oleh penampilan musik Arumba dari Sadaya UNIKOM, penyerahan sertifikat kepada narasumber, serta sesi dokumentasi bersama seluruh tamu undangan dan panitia. Melalui peresmian Pusat Bahasa, UNIKOM menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan potensi akademik, budaya, dan komunikasi lintas disiplin sebagai bagian dari penguatan kapasitas global sivitas akademika. (Direktorat Hms & Pro)

  • Unikom dan Dennis Gabor University, Budapest Jalin Kerja Sama Internasioal, Perkuat Kolaborasi Akademik dan Inovasi Global Menuju World Class University

    Unikom dan Dennis Gabor University, Budapest Jalin Kerja Sama Internasioal, Perkuat Kolaborasi Akademik dan Inovasi Global Menuju World Class University

    BANDUNG, UNIKOM  — Rabu, 22 Oktober 2025, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menerima kunjungan kehormatan dari delegasi Dennis Gabor University (DGU), Budapest, Hungaria, dalam rangka mempererat kolaborasi internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan inovasi teknologi. Bertempat di Ruang Grand Meeting, Lantai 15 Smart Building UNIKOM, kunjungan tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan internasionalisasi kampus dan mendukung visi UNIKOM menuju World Class University (WCU) melalui penandatanganan kerja sama yang mengikat kedua universitas dalam menjalankan visi bersama.

    Delegasi dari DGU dipimpin langsung oleh Rektor, Dr. Krisztina Zimányi, President, Dr. Ferenc Dietz, Direktur Program Internasional, Dr. Natália Kiss, Lead Researcher, Mr. László Szabó, dan Researcher, Mr. József Átyim, didampingi oleh perwakilan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Budapest, Fabio Norman. Sementara itu, dari pihak UNIKOM hadir Rektor, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., beserta jajaranya, antara lain: Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. H. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., Wakil Rektor III Bidang Riset, Inovasi, dan Akreditasi, Assoc. Prof. Dr. Ir. Herman Soegoto, MBA., Wakil Rektor IV Bidang Teknologi, Digital & ICT, International Program & Center of Excellence, Prof. Zainal Arifin Hasibuan, Ph.D., Direktur International Program, Dr. Senny Luckyardi, S.P., M.M., Direktur International Affairs & Cooperation, Assoc. Prof. Dr. Inta Budi Setya Nusa, S.E., M.Ak., Wakil Direktur International Affairs & Cooperation, Dr. Salmon Priaji Martana, S.T., M.T serta Tim Direktorat Humas dan Protokoler UNIKOM.

    Dalam upaya meningkatkan komitmen dan sebagai payung hukum antara UNIKOM dengan DGU, telah dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang mencakup rencana kolaborasi dalam bidang penelitian bersama (joint research), penyelenggaraan konferensi internasional bersama, pengembangan program microcredential, serta pertukaran mahasiswa dan dosen antara Indonesia dan Hungaria.

    Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Dennis Gabor University dan menyambut baik peluang kerja sama yang akan memperluas jejaring internasional UNIKOM. “Kunjungan Dennis Gabor University dari Hungaria ini menjadi langkah penting dalam menjalin kerja sama internasional antara kedua universitas. Pada pertemuan kali ini, telah dibahas berbagai peluang kolaborasi, dan kita juga telah menandatangani MoU yang akan segera ditindaklanjuti dalam bentuk implementasi di berbagai bidang di UNIKOM. Tentu ini merupakan hal yang sangat positif, baik bagi UNIKOM maupun bagi Dennis Gabor University. Ke depan, kami berharap kerjasama ini dapat berkembang melalui berbagai kegiatan nyata seperti program pertukaran mahasiswa dan dosen antara UNIKOM dan Hungaria,”  tutur Prof. Eddy.

    Rektor Dennis Gabor University, Dr. Krisztina Zimányi, menyampaikan bahwa fokus utama kerja sama dengan UNIKOM adalah penguatan bidang pendidikan melalui program mobilitas mahasiswa. “Kami berharap ke depan semakin banyak mahasiswa UNIKOM yang dapat belajar di Dennis Gabor University, baik melalui kursus singkat, pertukaran semester, maupun program microcredential yang diakui di Eropa,” pungkas Dr. Krisztina

    Pada kesempatan tersebut, Dr. Natália Kiss, selaku Direktur Program Internasional Dennis Gabor University, memaparkan profil dan program internasional Dennis Gabor University, dilanjutkan dengan sambutan inspiratif dari Dr. Krisztina Zimányi dan Dr. Ferenc Dietz yang menegaskan komitmen DGU dalam membangun jaringan kolaboratif global di bidang pendidikan dan penelitian.

    Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang dipandu oleh Dr. Senny Luckyardi dan Dr. Salmon Priaji Martana yang membahas rencana strategis mengenai implementasi kerja sama konkret, termasuk peluang pertukaran akademik dan joint research di bidang teknologi informasi, bisnis digital, serta inovasi sosial berbasis teknologi.

    Melalui kunjungan dan kerjasama tersebut, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) dan Dennis Gabor University (DGU) resmi membuka babak baru kolaborasi akademik lintas negara yang berorientasi pada inovasi dan peningkatan mutu pendidikan tinggi. Sinergi tersebut tidak hanya memperkuat posisi UNIKOM dalam jaringan perguruan tinggi global, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mewujudkan visi UNIKOM menuju World Class University (WCU). Komitmen bersama dalam kerja sama, penelitian, mobilitas akademik, dan pengembangan program internasional, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan pembangunan sumber daya manusia unggul di tingkat global. (Direktorat Hms & Pro)

  • Dalam Mewujudkan WCU, Direktorat International Program Unikom Lakukan Program Exchange Student 2025   Di Inti International University, Malaysia

    Dalam Mewujudkan WCU, Direktorat International Program Unikom Lakukan Program Exchange Student 2025   Di Inti International University, Malaysia

    BANDUNG, UNIKOM – Dalam upaya memperkuat internasionalisasi pendidikan dan pengembangan kompetensi global mahasiswa, Direktorat International Program Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melaksanakan Program Period Exchange Student ke Malaysia. Sebanyak 20 mahasiswa UNIKOM dari berbagai program studi dan dua ketua program studi, turut berpartisipasi dalam kegiatan di INTI International University, Negeri Sembilan, Malaysia, yang berlangsung selama dua minggu, mulai 5 hingga 19 Oktober 2025.

    Program Period Exchange Student ke Malaysia tersebut dipimpin langsung oleh Dr. Senny Luckyardi, S.P., M.M., selaku Direktur International Program sekaligus Ketua Pelaksana, serta didampingi oleh Assoc. Prof. Dr. Raeny Dwi Santy, S.E., M.M., (Ketua Program Studi Manajemen) dan Dr. Tatan Tawami, S.S., M.Hum., (Ketua Program Studi Sastra Inggris).

    Dalam kesempatan wawancara, Dr. Senny  menjelaskan bahwa program student exchange tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran lintas budaya serta penguatan karakter mahasiswa. “Manfaatnya luar biasa, karena mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan dan pengalaman akademik, tetapi juga membangun jejaring (networking), memahami budaya baru, serta mengenal sistem pendidikan di luar negeri,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, Dr. Senny berpesan kepada seluruh peserta agar senantiasa menjaga nama baik UNIKOM dan memanfaatkan setiap kesempatan yang diperoleh selama program berlangsung. “Pulanglah dengan membawa manfaat, bukan tangan kosong. Karena dari sinilah perjalanan menuju kehidupan yang lebih baik dimulai. Ke depan, UNIKOM juga tengah menyiapkan program Winter Camp ke Uzbekistan, serta rencana pertukaran ke Thailand, Vietnam, dan Korea,” demikian pungkasnya..

    Sementara itu, setelah pelaksanaaan student exchange di Malaysia berakhir,  Dr. Tatan menjelaskan bahwa Malaysia dan INTI International University dipilih karena adanya kerja sama aktif dan kesamaan visi dalam mencapai Education Collaboration Unit (ECU) yang memungkinkan eksplorasi kerja sama di berbagai bidang. Ia juga menuturkan bahwa mahasiswa yang mengikuti program ini menunjukkan antusiasme tinggi dan melakukan persiapan secara mandiri sebelum keberangkatan. “Mahasiswa kami sangat terbuka dan antusias. Mereka mempersiapkan diri dengan baik, termasuk mempelajari budaya lokal dan memahami pentingnya toleransi lintas budaya. Fokus kegiatan di sana adalah pengembangan kemampuan berpikir kritis, komunikasi lintas budaya, serta perluasan jejaring internasional,” ungkapnya.

    Dr. Tatan juga menambahkan bahwa tantangan utama yang dihadapi mahasiswa biasanya berkaitan dengan perbedaan bahasa, cuaca, serta adaptasi terhadap sistem pembelajaran baru. Namun, berkat pembiasaan mahasiswa UNIKOM dalam berbagai kegiatan internasional, mereka mampu beradaptasi dengan cepat dan percaya diri.

    Sementara itu, Assoc. Prof. Dr. Raeny menyoroti aspek persiapan dan manfaat akademik dari kegiatan ini. Sebelum berangkat, mahasiswa mengikuti briefing, pembekalan budaya (cultural orientation), serta sesi motivasi yang dipandu langsung oleh Dr. Senny. Selain itu, mahasiswa juga dibekali dengan pemahaman mengenai etika akademik, adaptasi lingkungan, dan kesiapan mental untuk hidup di negara lain. “Selama di INTI, mahasiswa tidak hanya mengikuti kelas internasional, tetapi juga berinteraksi dengan dosen dan mahasiswa dari berbagai negara. Hal ini memperkaya wawasan mereka mengenai komunikasi lintas budaya, pengembangan soft skills, dan global mindset,” jelasnya.

    Ia menambahkan, manfaat terbesar dari program ini adalah terbentuknya mahasiswa yang berwawasan global, berpikiran terbuka, dan memiliki kemampuan beradaptasi tinggi dalam menghadapi dinamika dunia kerja internasional.  “Kami berharap program ini dapat menjadi kegiatan rutin tahunan, bahkan berkembang menjadi program yang lebih berkelanjutan seperti mobility credit atau double degree. UNIKOM berkomitmen untuk terus memperluas kerja sama akademik global agar mahasiswa memiliki lebih banyak peluang belajar dan berjejaring di tingkat internasional,” pungkasnya.

    Melalui program Period Exchange Student 2025, UNIKOM sekali lagi membuktikan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga memiliki kompetensi global, karakter adaptif, wawasan lintas budaya, dan nilai-nilai penting yang dibutuhkan untuk bersaing di era global saat ini. (Direktorat Hms & Pro)

  • Menuju 100 Besar Asean, UNIKOM Gandeng Taylor’s University Untuk Gebrak Qs Ranking

    Menuju 100 Besar Asean, UNIKOM Gandeng Taylor’s University Untuk Gebrak Qs Ranking

    BANDUNG, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) terus memantapkan langkah untuk mencapai target menjadi World Class University dengan fokus menembus peringkat 100 besar universitas di ASEAN. Pada 9 Januari 2025, Wakil Rektor IV Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program & Center of Excellence, Prof. Zainal Arifin Hasibuan, MLS, Ph.D mengundang para direktur dan ketua divisi di bawah naungan Wakil Rektor IV untuk mengikuti kegiatan Coaching: Increase QS World University Ranking bersama Taylor’s University. Taylor’s University sendiri dikenal sebagai universitas swasta nomor satu di Malaysia dan Asia Tenggara yang saat ini menduduki peringkat #251 QS World University Rankings serta #7 Asian University Rankings – South Eastern Asia.

    Dalam kesempatan ini, Prof. Zainal menekankan pentingnya meneladani keseriusan Taylor’s dalam mengerjakan semua aspek yang dibutuhkan untuk meraih peringkat QS, seraya menambahkan bahwa Taylor’s telah membentuk tim resmi dan konsisten sejak 10 tahun lalu, sementara UNIKOM baru memulainya saat ini. Ia berharap setiap bidang memiliki pembagian kerja yang jelas, para dekan dan ketua program studi terus mendorong dosen untuk menghasilkan penelitian dan publikasi bereputasi, serta menjalin kembali relasi dengan alumni dan pengguna lulusan demi meningkatkan simpul-simpul jejaring akademik.

    Direktur International Program, Dr. Senny Luckyardi, S.P., M.M. menjelaskan bahwa kehadiran Taylor’s University melalui sesi coaching ini terwujud berkat peran Direktorat International Program dalam menjembatani komunikasi dan meminta pihak Taylor’s untuk memberikan bimbingan agar UNIKOM mampu merumuskan langkah-langkah strategis menuju World Class University. Beliau menambahkan bahwa Direktorat International Program bersama Taylor’s University telah melakukan kolaborasi riset, serta bekerja sama dalam sejumlah seminar internasional seperti INCITEST dan ICOBEST. Menurut Dr. Senny, kerja sama ini menjadi wujud nyata komitmen kedua institusi untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan reputasi di kancah global. Ia juga berharap kolaborasi tersebut tidak hanya berhenti pada kegiatan coaching semata, tetapi berlanjut melalui pertukaran dosen, kolaborasi penelitian, serta publikasi ilmiah bersama, sehingga potensi seluruh civitas akademika UNIKOM bisa berkembang lebih optimal dan diakui di tingkat ASEAN maupun global.

    Sementara itu, Direktur Pengembangan Teknologi Digital & Sistem Informasi, Irfan Dwiguna Sumitra, S.Kom., M.Kom., Ph.D menyatakan bahwa dirinya memperoleh pemahaman lebih mendalam tentang parameter dan indikator yang dinilai oleh Taylor’s University dalam QS Ranking, termasuk pentingnya strategi pengelolaan data, kolaborasi internasional, dan publikasi akademik. Ia berharap kegiatan coaching ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi serta meningkatkan kualitas penelitian UNIKOM agar diakui secara global.

    Ketua Divisi World Class University, Donny Reza, M.Kom menambahkan bahwa indikator penilaian versi QS pada dasarnya dapat dicapai oleh UNIKOM dengan komitmen, keseriusan, fokus, dan kolaborasi berbagai pihak di lingkungan kampus. Diharapkan coaching bersama Taylor’s University ini menjadi titik awal transformasi UNIKOM untuk lebih percaya diri menapaki jalur World Class University. (Direktorat Hms & Pro)