Tag: Workshop AI UNIKOM

  • Prodi Manajemen FEB UNIKOM Gelar Workshop AI Berbasis Google Work Space: Dorong Lulusan Adaptif dan Berdaya Saing

    Prodi Manajemen FEB UNIKOM Gelar Workshop AI Berbasis Google Work Space: Dorong Lulusan Adaptif dan Berdaya Saing

    BANDUNG, UNIKOM – Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Workshop Google Workspace bertema “AI For Students: Skills You Need to Thrive in the AI Era” yang digelar pada Sabtu, 24 Januari 2026, bertempat di Auditorium Miracle lantai 4 Kampus I UNIKOM.

    Diikuti oleh mahasiswa Program Studi Manajemen Semester 7, kegiatan workshop tersebut bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan strategis dalam menghadapi era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), khususnya dalam konteks akademik dan dunia kerja.

    Ketua Program Studi Manajemen, Assoc. Prof. Dr. Raeni Dwi Santy, S.E., M.SI, CIMA., dalam sambutannya memaparkan visi dan misi terbaru Program Studi Manajemen UNIKOM dimana penyelenggaraan workshop Artificial Intelligence (AI) dan Google Workspace merupakan bentuk implementasi nyata dari visi dan misi program studi yang berorientasi pada penguatan kompetensi ekonomi dan bisnis berbasis kecerdasan artifisial dan teknologi digital. “Google Workspace Day diselenggarakan untuk mengoptimalkan pemanfaatan kerja sama UNIKOM dengan Google dalam mendukung kegiatan akademik dan pengembangan kompetensi digital mahasiswa. Dengan penekanan pada pengembangan ekonomi dan bisnis berbasis kecerdasan buatan dan teknologi digital”, tuturnya. Lebih lanjut, Assoc. Prof. Dr. Raeny, menegaskan bahwa penguasaan AI dan literasi digital merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa agar mampu memanfaatkan teknologi dalam analisis data, penyusunan karya ilmiah, dan pengambilan keputusan, sehingga lulusan siap bersaing dan adaptif terhadap tuntutan dunia kerja di era digital.

    Tentunya workshop tersebut secara langsung mendukung visi program studi untuk menjadi pusat pengembangan ilmu dan praktik ekonomi bisnis yang adaptif terhadap transformasi digital dan berwawasan global. Pemanfaatan AI dalam kegiatan akademik mencerminkan komitmen institusi dalam merespon dinamika dunia kerja dan industri yang semakin menuntut penguasaan teknologi cerdas.

    Sementara itu, Dekan FEB UNIKOM, Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E. M.Ak., Ak, CA., dalam sambutan pembukanya mendukung penuh fakultas dan prodi untuk melakukan penguatan literasi teknologi dan AI di lingkungan akademik. Prof. Siti Kurnia juga mengungkapkan bahwa AI diharapkan dapat dimanfaatkan secara etis untuk membantu mahasiswa dalam menyusun tugas, mengerjakan proyek besar, serta meningkatkan efektivitas pembelajaran, khususnya dalam konteks pelaksanaan kegiatan akademik seperti KKN dan pengembangan kompetensi digital. “Melalui workshop Google Workspace , FEB UNIKOM mendorong penguatan digital workforce di kalangan sivitas akademika sebagai bagian dari implementasi visi institusi, serta mengapresiasi inisiatif Program Studi Manajemen yang diharapkan dapat direplikasi oleh program studi lain,” demikian pungkasnya.

    Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan dari narasumber utama yaitu, Ahmad Fikri Zulfikar. Dalam sesi pemaparannya, ia mengangkat topik “Gemini in Higher Education: AI Era Skill”, yang membahas pemanfaatan teknologi AI, khususnya Gemini dalam ekosistem Google Workspace, sebagai alat pendukung pembelajaran, kolaborasi, dan peningkatan produktivitas mahasiswa di perguruan tinggi.

    Pada kesempatan tersebut, peserta diajak memahami bagaimana AI dapat digunakan secara etis dan efektif untuk mendukung penulisan akademik, analisis data, manajemen waktu, serta pengembangan ide dan pengambilan keputusan. Antusiasme peserta tampak jelas, terutama pada sesi diskusi dan tanya jawab yang membuka ruang dialog terkait peluang dan tantangan penggunaan AI di dunia pendidikan.

    Melalui penyelenggaraan workshop tersebut, Program Studi Manajemen FEB UNIKOM memberikan pemahaman kepada mahasiswa untuk memahami teknologi AI secara konseptual, dan diharapkan mahasiswa  mampu menguasai keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri. Kegiatan tersebut juga sekaligus menjadi bagian dari upaya UNIKOM dalam mencetak lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di era transformasi digital berbasis kecerdasan buatan. (Direktorat Hms & Pro)

  • FEB UNIKOM Gelar Workshop Prototyping Ide Bisnis Berbasis Artificial Intelligence Untuk Percepat Implementasi Kurikulum “AI for Business” 

    FEB UNIKOM Gelar Workshop Prototyping Ide Bisnis Berbasis Artificial Intelligence Untuk Percepat Implementasi Kurikulum “AI for Business” 

    BANDUNG, UNIKOM — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) terus memperkuat implementasi Kurikulum AI for Business melalui penyelenggaraan Workshop Sandboxing: Prototyping Ide Bisnis dengan AI. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 8 Januari 2026, bertempat di Lantai 10 Smart Building UNIKOM dan diikuti oleh sivitas akademika di lingkungan FEB UNIKOM yang terlibat langsung dalam ekosistem Sandboxing AI. Kegiatan Workshop tersebut dirancang sebagai ruang praktik terstruktur untuk menjembatani konsep pembelajaran dengan eksperimen dan implementasi nyata.

    Turut hadir pada kesempatan tersebut, para Ketua Program Studi di lingkungan FEB UNIKOM, dosen dan instruktur Sandbox AI, serta mahasiswa peserta Sandbox AI for Business. Kehadiran lintas peran tersebut mencerminkan sinergi akademik yang kuat dalam membangun ekosistem pembelajaran berbasis praktik dan inovasi.

    Koordinator Sandboxing AI for Business Kurikulum FEB UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Isniar Budiarti, S.E., M.Si., dalam sambutan pembukanya menyampaikan bahwa pendekatan sandboxing memungkinkan dosen dan mahasiswa mengembangkan prototipe ide bisnis berbasis kecerdasan artifisial secara sistematis, aplikatif, dan kontekstual dengan kebutuhan dunia usaha.

    Sementara itu, Dekan FEB UNIKOM, Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E. M. Ak., Ak, CA., menekankan pentingnya konsistensi dalam mengawal implementasi Kurikulum AI for Business agar tidak berhenti pada tataran konseptual. Menurutnya, sandboxing merupakan instrumen strategis untuk memastikan integrasi AI dalam pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat berjalan secara terarah, kolaboratif, serta menghasilkan dampak nyata bagi pengembangan kompetensi lulusan.

    Deputi Wakil Rektor IV UNIKOM, Adam Mukharil Bachtiar, S.Kom., M.T., Ph.D., bersama tim dihadirkan selaku pemateri utama, dimana para peserta mendapatkan bimbingan secara langsung dalam proses perancangan prototipe ide bisnis berbasis AI, mulai dari perumusan masalah, eksplorasi solusi, hingga pengembangan purwarupa awal. Materi disampaikan secara aplikatif dengan menekankan relevansi kecerdasan artifisial dalam konteks bisnis dan kewirausahaan kontemporer.

    Pada sesi tutorial, peserta diarahkan menyusun prototipe secara bertahap menggunakan Gemini AI. Proses diawali dengan penguatan pemikiran kritis manusia melalui penetapan masalah, identifikasi target pengguna, serta analisis konteks kebutuhan pasar. Selanjutnya, Gemini AI dimanfaatkan untuk mempertajam value proposition, termasuk merumuskan manfaat utama, keunggulan kompetitif, serta rasionalitas pemilihan solusi. Selain itu, peserta juga dilatih menyusun prompt yang terarah untuk memetakan alternatif ide, menilai kelayakan inovasi berdasarkan tren dan kajian sebelumnya, serta merumuskan elemen kunci solusi seperti fitur inti, skenario penggunaan, dan kebutuhan data. Pada tahap akhir, Gemini digunakan untuk membantu visualisasi gagasan melalui rancangan mockup awal, alur pengguna sederhana, serta narasi singkat yang menjelaskan mekanisme kerja purwarupa. Melalui tahapan tersebut, peserta tidak hanya menghasilkan ide bisnis, tetapi juga membawa pulang rancangan purwarupa awal yang logis, teruji, dan siap dikembangkan lebih lanjut dalam ekosistem Sandboxing AI for Business.

    Melalui workshop tersebut, FEB UNIKOM menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan ekonomi dan bisnis yang responsif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus mendorong lahirnya gagasan bisnis inovatif yang berorientasi pada pemanfaatan kecerdasan artifisial secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. (Direktorat Hms & Pro)