Tag: Wisuda 2025

  • Rektor UNIKOM Sekaligus Ketua Aptisi Jawa Barat Diundang sebagai Narasumber pada Wisuda Politeknik Al-Islam Bandung T.A 2024/2025: Serukan Penguatan Sinergi PTS Lewat Deklarasi Munas Aptisi 2025

    Rektor UNIKOM Sekaligus Ketua Aptisi Jawa Barat Diundang sebagai Narasumber pada Wisuda Politeknik Al-Islam Bandung T.A 2024/2025: Serukan Penguatan Sinergi PTS Lewat Deklarasi Munas Aptisi 2025

    BANDUNG, UNIKOM – Rektor Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) sekaligus Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah Jawa Barat, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., memenuhi undangan dan menjadi narasumber dalam Sidang Terbuka Senat Politeknik Al-Islam Bandung (PAIB) dalam rangka Wisuda Program Diploma III Ahli Madya Tahun Akademik 2024/2025 pada hari Selasa, 11 November 2025, bertempat di Hotel Horison Ultima Bandung.

    Acara wisuda yang berlangsung khidmat tersebut juga dihadiri oleh Ketua LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Dr. Lukman, S.T., M.Hum, serta pimpinan Politeknik Al-Islam Bandung, yaitu, Ketua Senat, Dian Nuramdiani, S.Pd., M.Si., Direktur PAIB dr. Shiane Hanako Sheba, MKM., MCE., Ketua Yayasan RSI KSWI, dr. H. Dede Setiapriagung, Sp.Rad., MH.Kes, dan Dinas Kesehatan Jawa Barat. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para lulusan dalam merayakan keberhasilan akademik sekaligus menapaki awal perjalanan profesional mereka.

    Pada kesempatan tersebut, Rektor UNIKOM sekaligus Ketua APTISI jawa Barat, Prof. Eddy menyampaikan apresiasi tinggi kepada Politeknik Al-Islam Bandung atas dedikasi dalam mencetak tenaga ahli madya yang kompeten dan berintegritas. Selaku Ketua APTISI Jawa Barat, Prof. Eddy juga menegaskan bahwa perguruan tinggi swasta memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia unggul yang mampu menjawab tantangan zaman.

    Lebih lanjut, Prof. Eddy menyoroti pentingnya implementasi 10 Deklarasi Bandung Hasil Musyawarah Nasional (Munas) APTISI 2025 yang diselenggarakan di Kampus UNIKOM sebagai arah kebijakan dan komitmen bersama seluruh PTS di Indonesia. Dalam sambutannya, beliau menekankan poin-poin penting hasil deklarasi tersebut, di antaranya: 1). Pemerintah wajib menyalurkan 20% anggaran pendidikan dari APBN secara adil kepada seluruh lembaga pendidikan, termasuk PTS, tanpa diskriminasi. 2). Penyaluran Beasiswa KIP Kuliah harus transparan dan bebas intervensi politik. 3). Diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan PTN-BH, agar tidak menjurus pada komersialisasi pendidikan. 4) Uji kompetensi dan sertifikasi lulusan perlu dilaksanakan oleh perguruan tinggi atau lembaga resmi yang terakreditasi. 5). Perpanjangan usia pensiun dosen dan guru besar di PTS penting untuk menjaga kesinambungan akademik dan transfer pengetahuan. 6). Pemerintah perlu memberikan subsidi pembiayaan akreditasi program studi agar kualitas pendidikan tinggi dapat ditingkatkan tanpa membebani kampus. 7). Membangun ekosistem pendidikan tinggi yang sehat dan inklusif antara PTN dan PTS untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045. 8). Mendorong kebijakan fiskal dan perpajakan yang lebih berpihak pada penyelenggara pendidikan. 9). Meningkatkan perlindungan dunia pendidikan dari dampak negatif disrupsi teknologi serta memperkuat transformasi digital yang aman dan inklusif. 10). Memperkuat sinergi dan kolaborasi antar PTS, PTN, serta pemerintah daerah dalam peningkatan daya saing lulusan, riset, dan inovasi nasional.

    Di akhir sambutannya, Prof. Eddy juga menyampaikan bahwa akan dilaksanakan Rembug Nasional 2025 APTISI pada 17–18 November 2025 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, yang rencananya akan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Selain itu, APTISI Wilayah Jawa Barat juga akan menyelenggarakan Musyawarah Wilayah (Muswil) pada 18 Desember 2025 di Bandung sebagai tindak lanjut penguatan jejaring dan kolaborasi perguruan tinggi di wilayah Jawa Barat.

    Kehadiran Rektor UNIKOM sekaligus Ketua APTISI Jawa Barat pada pelaksanaan wisuda tersebut tidak hanya mencerminkan peran aktif dan komitmen, tetapi juga memperkuat kolaborasi antar perguruan tinggi di Jawa Barat. (Direktorat Hms & Pro)