Tag: Webometrics ranking university

  • Kolaborasi Mahasiswa dan Alumni Unikom Berperan di Balik Kesuksesan Film Animasi “Jumbo”

    Kolaborasi Mahasiswa dan Alumni Unikom Berperan di Balik Kesuksesan Film Animasi “Jumbo”

    Kolaborasi Mahasiswa dan Alumni Unikom Berperan di Balik Kesuksesan Film Animasi “Jumbo”

    BANDUNG, UNIKOM – Film animasi Jumbo yang disutradarai oleh Ryan Adriandhy berhasil mencuri perhatian publik dan mencatatkan prestasi luar biasa dengan meraih lebih dari 500 ribu penonton di bioskop seluruh Indonesia. Prestasi ini bukan hanya membanggakan dunia perfilman nasional, tetapi juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM).

    Lebih dari 400 kreator terlibat dalam produksi film Jumbo, termasuk mahasiswa dan alumni UNIKOM yang tergabung dalam Divisi Animasi UNIKOM yang memegang tanggung jawab bagian Metadigi diantaranya: 1). Render Producer, Robby UL Pratama, 2). Technical Director, Andrian Pratama. 3). Render Coordinator, Siti Aulia Ramadina. 4). Studio Manager, Angga Miradz. 5). Render Wrangler, Reyhan Abhivandya. 6). Rektor & Collaboration UNIKOM – Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, MT. 7). IT UNIKOM, Berny Indrawan & Roni Mansoer. Serta Ayena Studio, yang membuktikan bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghasilkan karya yang berkualitas dan berdaya saing global

    “Partisipasi aktif mahasiswa dan alumni UNIKOM dalam Jumbo menjadi kebanggaan tersendiri. Ini menunjukkan bahwa SDM yang kami miliki mampu bersaing di industri kreatif,” ujar Robby Ul Pratama, selaku Ketua Divisi Animasi UNIKOM. Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan ini merupakan wujud kontribusi nyata UNIKOM dalam mewujudkan visinya sebagai world class university.

    Tak hanya sukses di dalam negeri, Jumbo kini bersiap tayang di 17 negara, membawa semangat dan kreativitas anak bangsa menembus pasar internasional. Ini menjadi bukti bahwa karya animasi buatan lokal mampu bersaing secara global, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi talenta muda Indonesia untuk bersinar di panggung dunia.

    Divisi Animasi UNIKOM berharap kolaborasi seperti ini terus terjalin di masa depan, menciptakan lebih banyak karya membanggakan dan memperkuat posisi Indonesia dalam industri animasi global. (Direktorat Hms & Pro).

  • Direktorat Kemahasiswaan Selaku Ketua Pkm Unikom Menggelar Sosialisasi Inovasi Strategi Lolos Pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa Dan Pimnas 2025 Unikom Gelar Sosialisasi Strategi Lolos Pendanaan Pkm Dan Pimnas 2025

    Direktorat Kemahasiswaan Selaku Ketua Pkm Unikom Menggelar Sosialisasi Inovasi Strategi Lolos Pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa Dan Pimnas 2025 Unikom Gelar Sosialisasi Strategi Lolos Pendanaan Pkm Dan Pimnas 2025

    Direktorat Kemahasiswaan Selaku Ketua Pkm Unikom Menggelar Sosialisasi Inovasi Strategi Lolos Pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa Dan Pimnas 2025 Unikom Gelar Sosialisasi Strategi Lolos Pendanaan Pkm Dan Pimnas 2025

    BANDUNG, UNIKOM – Dalam upaya meningkatkan kreativitas dan inovasi mahasiswa, Direktorat Kemahasiswaan Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) selaku Ketua PKM UNIKOM menggelar acara sosialisasi bertajuk “Inovasi Strategi Lolos Pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa dan Pimnas 2025”. Acara yang berlangsung pada Kamis, 13 Maret 2025 ini diselenggarakan secara daring melalui Zoom dan disiarkan langsung di YouTube PKM UNIKOM.

    Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan ajang yang dikembangkan untuk mengasah kreativitas dan inovasi mahasiswa berbasis sains, teknologi, serta keimanan yang tinggi. Melalui sosialisasi ini, UNIKOM berupaya membekali mahasiswa dengan strategi penyusunan proposal PKM yang lebih berkualitas, guna meningkatkan peluang lolos hingga Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2025.

    Acara ini dibuka dengan sambutan dari Direktur Kemahasiswaan UNIKOM sekaligus Ketua PKM UNIKOM, Bapak Andrias Darmayadi, S.IP., M.Si., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya persiapan sejak dini, meskipun pedoman PKM 2025 belum resmi dirilis. “Sosialisasi ini menjadi langkah awal dalam meningkatkan jumlah proposal yang lolos pendanaan dan menembus PIMNAS. Kami berharap dengan strategi yang diberikan, UNIKOM dapat naik klaster dalam PKM tahun ini,” ujarnya.

    Dukungan penuh juga disampaikan oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawaty, Dra., M.Si. Beliau mengapresiasi peran dosen pendamping dalam membimbing mahasiswa dan mengajak seluruh mahasiswa untuk terus mengasah kreativitasnya. “Jangan mudah menyerah. Terus gali dan kembangkan ide kreatif agar dapat menghasilkan karya luar biasa,” pesan beliau.

    Sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber berpengalaman. Narasumber pertama, Assoc. Prof. Dr. Drs. Bandung Arry Sanjoyo, MI.Komp., dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), merupakan Reviewer PKM Dikti, Tim Juri PIMNAS, dan Tim Penyusun Pedoman Buku PKM. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya mengikuti pedoman penulisan proposal dengan teliti. “Kesalahan kecil dalam penyusunan proposal bisa menjadi alasan utama tidak lolosnya pendanaan. Oleh karena itu, mahasiswa harus benar-benar memahami aturan yang berlaku dan menghadirkan ide kreatif yang kompetitif,” jelasnya.

    Narasumber kedua, Ketua Reviewer PKM UNIKOM, Dr. Hj. Supriyati, SE., M.Si., Ak., CA., ASEAN., CPA., C.PI., CIAP., memberikan wawasan terkait Seleksi PKM Internal UNIKOM dan PKM Simbelmawa. Ia mengajak mahasiswa untuk menyesuaikan jenis PKM yang dipilih dengan bidang ilmu masing-masing serta merancang tema yang relevan agar peluang lolos semakin besar.

    Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan teknis mengenai strategi penyusunan proposal PKM, tetapi juga membangun semangat kompetitif di kalangan mahasiswa UNIKOM. Dengan adanya bimbingan dari narasumber dan dosen pendamping, diharapkan lebih banyak mahasiswa UNIKOM yang mampu menembus pendanaan nasional dan sukses berkompetisi di PIMNAS 2025.

    Dengan dukungan dari Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Suryanto Soegoto, M.T., serta sinergi antara mahasiswa dan dosen, PKM UNIKOM optimis untuk mencetak lebih banyak prestasi dalam ajang PKM dan PIMNAS mendatang. (Direktorat Hms & Pro)

  • Hipma Unikom Gelar Pengkaderan Pengusaha Mahasiswa Unikom (P2MU) 2025

    Hipma Unikom Gelar Pengkaderan Pengusaha Mahasiswa Unikom (P2MU) 2025

    Hipma Unikom Gelar Pengkaderan Pengusaha Mahasiswa Unikom (P2MU) 2025

    BANDUNG, UNIKOM – Dalam upaya menciptakan generasi pengusaha muda yang inovatif dan berdaya saing, Himpunan Pengusaha Mahasiswa (HIPMA) UNIKOM periode 2024-2025 menggelar Pengkaderan Pengusaha Mahasiswa UNIKOM (P2MU) 2025 dengan tema “Lahirkan Inovasi, Ciptakan Peluang”. Kegiatan ini berlangsung pada 25 hingga 26 Februari 2025 di Villa Cattleya Cibodas, Lembang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

    P2MU 2025 bertujuan untuk membentuk mahasiswa yang memiliki semangat kewirausahaan, kreativitas tinggi, serta kesiapan menghadapi tantangan di dunia bisnis. Dengan tema yang diusung, kegiatan ini tidak sekedar menjadi ajang pembekalan teori, tetapi juga menanamkan nilai-nilai inovasi dan ketekunan dalam menciptakan peluang usaha. Pada pengkaderan P2MU 2025 dihadiri sekitar 56 peserta dari berbagai bidang keilmuan yang ada di UNIKOM dan berbagai bidang Usaha yang berpotensi besar dalam dunia bisnis.

    Kegiatan ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Assoc. Prof. Dr. Lilis Puspitawati, AK., CA., CRP., CSRS., selaku Direktur Inkubator Bisnis dan KUMKM UNIKOM (INBISKOM)  Sekaligus Pembina HIPMA UNIKOM. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa P2MU adalah wadah strategis bagi mahasiswa UNIKOM untuk mengasah jiwa kewirausahaan, membangun kreativitas, serta memperluas jaringan bisnis. “Di era yang penuh tantangan ini, kita tidak hanya dituntut untuk menjadi pencari kerja, tetapi juga sebagai pencipta lapangan kerja. Melalui P2MU, kami berkomitmen untuk melahirkan pengusaha muda yang tangguh, inovatif, dan siap bersaing di tingkat global,” ujar Assoc. Prof. Dr. Lilis

    Beliau juga memberikan apresiasi kepada panitia, dosen pembimbing, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Harapannya, semangat kewirausahaan yang ditanamkan melalui P2MU dapat menjadi fondasi kuat bagi mahasiswa UNIKOM dalam mencapai kesuksesan di dunia bisnis.

    Setelah simbolis pembukaan, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi yang terdiri dari tiga materi. Materi pertama membahas mengenai HIPMI dan HIPMA yang disampaikan oleh Ronald Rizki Akbar Ambarisan, S.M., selaku Badan Kehormatan HIPMA UNIKOM dan Sekretaris Umum Badan Otonom HIPMI PT Kota Bandung. Sesi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada calon anggota mengenai konsep, peran, serta keunggulan organisasi HIPMI dan HIPMA, beliau memaparkan peluang dan manfaat yang dapat diperoleh dari organisasi ini. Materi kedua membahas Inovasi dan Strategi Bisnis yang disampaikan oleh Tomi Fajar Pratama, S.I.Kom., selaku CEO Elevate Studio, beliau membekali calon anggota dengan wawasan tentang pentingnya inovasi dalam bisnis, strategi menemukan dan memanfaatkan peluang usaha, serta bagaimana membangun keunggulan kompetitif dalam dunia bisnis.

    Materi terakhir, membahas tentang KMO (Kepemimpinan Manjemen Organisasi) yang disampaikan oleh Archy Renaldy Pratama Nugraha.,S.Kom.,M.T., selaku Direktur PT. Langgeng Inovasi Teknologi. Materi ini bertujuan untuk membekali calon anggota dengan pemahaman mengenai peran kepemimpinan dalam organisasi, sekaligus membantu calon anggota mengupas bagaimana cara untuk memanajemen kepemimpinan dalam organisasi yang efektif agar lebih sukses dan kompetitif, mendorong pengembangan potensi  dalam SDM, serta menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi dalam menjalankan organisasi.

    Setelah pemaparan materi, para calon anggota mempresentasikan business plan, di mana setiap calon anggota secara berkelompok mempresentasikan konsep usaha yang telah mereka persiapkan sebelum hari H kegiatan. Setiap kelompok diberikan waktu maksimal 10 menit untuk mempresentasikan ide bisnis mereka kepada para juri. Penilaian mencakup berbagai aspek, seperti penguasaan materi, desain brosur, kemasan produk, kualitas produk, total pembelian, serta kreativitas dalam penyajian dan inovasi produk.

    Salah satu harapan besar dari P2MU 2025 adalah melahirkan startup-startup baru dari kalangan mahasiswa yang dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, baik di tingkat lokal maupun nasional. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, mahasiswa didorong untuk menciptakan usaha yang tidak hanya kreatif tetapi juga berkelanjutan. P2MU 2025 membuktikan bahwa mahasiswa UNIKOM memiliki potensi besar dalam dunia kewirausahaan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mereka dapat terus mengembangkan ide-ide bisnis yang inovatif serta mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional. (Direktorat Hms & Pro)

  • MAHASISWA PROGRAM STUDI DESAIN KOMUNIKASI VISUAL (DKV) UNIKOM PAMERKAN KREATIVITAS TUGAS AKHIR DI “MAJANG KAWANI”

    MAHASISWA PROGRAM STUDI DESAIN KOMUNIKASI VISUAL (DKV) UNIKOM PAMERKAN KREATIVITAS TUGAS AKHIR DI “MAJANG KAWANI”

    MAHASISWA PROGRAM STUDI DESAIN KOMUNIKASI VISUAL (DKV) UNIKOM PAMERKAN KREATIVITAS TUGAS AKHIR DI “MAJANG KAWANI”

    BANDUNG, UNIKOM – Para mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Dan Program Studi Desain Grafis (DG) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali menunjukkan bakat dan kreativitas mereka dalam pameran Skripsi dan Tugas Akhir bertajuk “Majang Kawani”. Acara ini telah berlangsung pada 10 hingga 15 Maret 2025 di pelataran Fakultas Desain, lantai 6 Smart Building UNIKOM.

    Pameran ini menampilkan berbagai karya inovatif hasil kerja keras mahasiswa semester ganjil 2024/202. Berbagai proyek menarik dipamerkan, mulai dari, buku iklan, ilustrasi, brosur, papan nama, dan masih banyak lagi. Acara ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kreativitas, tetapi juga sebagai bentuk dedikasi dan kerja keras mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhirnya. Peserta pameran semester ini berjumlah 22 orang skripsi pengkajian, dan 1 orang skripsi penciptaan serta 1 orang tugas akhir. 

    Acara diawali dengan doa yang dipimpin oleh Irwan Tarmawan, S.Sn., M.Ds. Selanjutnya sambutan dari Ketua Pelaksana sekaligus Koordinator Skripsi Deni Albar, S.Sn, M.Ds yang memberikan apresiasi kerja keras mahasiswa dalam menyelesaikan karya mereka. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan agar pameran ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain serta memberikan wawasan baru bagi para pengunjung.

    Dekan Fakultas Desain UNIKOM Prof. Ir. Dr. Lia Warlina, M.Si.,  kemudian memberikan sambutan sekaligus secara resmi membuka acara pameran. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa “kegiatan ini merupakan awal yang harus diteruskan yaitu memamerkan karya-karya, meskipun bidang desain ini sudah ada pesaing yaitu Artificial Intellegence (AI), tetapi human touch atau sentuhan ahli tidak bisa digantikan dengan AI” Ujar Prof. Lia.

    Setelah pembukaan resmi dengan pemotongan pita, acara dilanjutkan dengan sesi ramah tamah. Para hadirin dipersilakan untuk menikmati pameran dan mengapresiasi karya-karya mahasiswa yang dipajang. Acara ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan mengembangkan bakat mereka. 

    Dengan adanya “Majang Kawani”, UNIKOM terus berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu bersaing di dunia industri kreatif. (Direktorat Hms & Pro)

  • Produser Animasi Dunia, Chris Colman, Kunjungi Divisi Animasi Unikom

    Produser Animasi Dunia, Chris Colman, Kunjungi Divisi Animasi Unikom

    Produser Animasi Dunia, Chris Colman, Kunjungi Divisi Animasi Unikom

    BANDUNG, UNIKOM – Animasi memberikan kebebasan bagi kreator untuk mengekspresikan ide dan imajinasi tanpa batas. Dengan alat digital yang semakin canggih, siapa saja bisa belajar dan menciptakan animasi dengan mudah. Dengan perkembangan dunia digital yang semakin pesat, pengetahuan tentang animasi tidak hanya relevan bagi seniman dan desainer, tetapi juga bagi siapa saja yang ingin berkontribusi dalam industri kreatif, teknologi, atau pendidikan.

    Divisi Animasi Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kedatangan tamu spesial pada kunjungan istimewa yang telah dilaksanakan pada hari Rabu 26 februari 2025. Christopher Colman, seorang produser dan creative consultant ternama dari Final Frontier, hadir untuk berbagi wawasan dan pengalaman dengan mahasiswa yang tergabung di Divisi Animasi UNIKOM. Colman dikenal sebagai sosok yang pernah terlibat dalam berbagai proyek animasi besar, termasuk film ikonik Kung Fu Panda, serta proyek bersama studio animasi raksasa seperti Disney dan DreamWorks Oriental.

    Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin relasi yang lebih erat antara dunia industri animasi internasional dan akademisi, serta memberikan wawasan bagi mahasiswa tentang bagaimana proses kreatif di industri animasi berjalan. Dalam sesi sharing yang berlangsung hangat dan penuh antusiasme, Colman berbagi cerita mengenai tantangan serta peluang di industri animasi global.

    Tak hanya berinteraksi dengan mahasiswa Divisi Animasi UNIKOM, Colman juga menyempatkan diri untuk mengunjungi Hits UNIKOM Radio. Dalam kesempatan tersebut, ia berdiskusi mengenai kemungkinan kolaborasi antara radio dan Divisi Animasi UNIKOM dalam pembuatan konten kreatif. Salah satu proyek yang menjadi sorotan adalah pengembangan serial animasi YouTube The Jurigs, sebuah produksi kreatif mahasiswa UNIKOM yang mengusung tema horor komedi khas Indonesia.

    Kunjungan Christopher Colman ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi mahasiswa UNIKOM untuk terus berkarya dan menjajaki peluang dalam industri animasi global. Dengan adanya pertemuan ini, UNIKOM semakin membuktikan komitmennya dalam mengembangkan talenta muda di bidang animasi yang siap bersaing di tingkat internasional. (Direktorat Hms & Pro).

  • Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Unikom Gelar Lokakarya Bertema “Pemutakhiran Kurikulum Program Studi: Harmonisasi Standar Kkni Dan Pendekatan Obe Untuk Mengoptimalkan Kompetensi Lulusan Sesuai Perkembangan Iptek Dan Kebutuhan Dunia Kerja”

    Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Unikom Gelar Lokakarya Bertema “Pemutakhiran Kurikulum Program Studi: Harmonisasi Standar Kkni Dan Pendekatan Obe Untuk Mengoptimalkan Kompetensi Lulusan Sesuai Perkembangan Iptek Dan Kebutuhan Dunia Kerja”

    Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Unikom Gelar Lokakarya Bertema “Pemutakhiran Kurikulum Program Studi: Harmonisasi Standar Kkni Dan Pendekatan Obe Untuk Mengoptimalkan Kompetensi Lulusan Sesuai Perkembangan Iptek Dan Kebutuhan Dunia Kerja”

    BANDUNG, UNIKOM – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menggelar Lokakarya Kurikulum Program Studi bertema “Pemutakhiran Kurikulum Program Studi: Harmonisasi Standar KKNI dan Pendekatan OBE untuk Mengoptimalkan Kompetensi Lulusan Sesuai Perkembangan IPTEK dan Kebutuhan Dunia Kerja”, kegiatan Lokakarya tersebut berlangsung secara hybrid, bertempat di Smartclass Room UNIKOM dan platform Zoom, pada Kamis, 27 Februari 2025, pukul 09.00 – 12.00 WIB, dengan peserta sebanyak 80 orang (narasumber, user, alumni, mahasiswa, dosen dan struktural FEB).

    Acara dibuka oleh Dekan FEB UNIKOM, Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA., yang menekankan pentingnya kurikulum adaptif guna mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan praktis dan profesional yang dibutuhkan industri “Dengan penerapan Outcome-Based Education (OBE), mahasiswa akan lebih siap menghadapi dunia kerja karena pembelajaran difokuskan pada pencapaian kompetensi yang nyata dan aplikatif,” ujar Prof. Siti. 

    Pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM, Prof. Hj. Dr. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., M.Pd., turut memberikan arahan mengenai pentingnya fleksibilitas kurikulum dalam menghadapi tantangan globalisasi dan digitalisasi.

    Lokakarya ini menghadirkan dua narasumber utama yaitu:

    1. Prof. Dr. Khomsiyah, Ak., CA., CFMA., CGMA – Perwakilan dari Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Pusat, yang membahas pentingnya harmonisasi standar KKNI dalam kurikulum pendidikan tinggi, terutama dalam memastikan kesiapan lulusan Akuntansi menghadapi dunia usaha dan industri.
    2. Dr. Yasintha Soelasih, M.Si – Pengurus Forum Manajemen Indonesia (FMI) Pusat, Ketua-I Pendidikan dan Pengajaran Manajemen, yang mengupas strategi penerapan OBE untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam berpikir analitis, kritis, dan adaptif di lingkungan kerja.

    Sebagai bentuk evaluasi dan feedback dari lulusan dan industri, lokakarya ini menghadirkan alumni dan user (pemberi kerja) yang berbagi pengalaman serta memberikan masukan bagi pengembangan kurikulum. Salah satu alumni, Cikal Virgiawan, S.E., M.M., yang kini menjabat sebagai Kepala Marketing di sebuah perusahaan terkemuka, mengungkapkan bahwa pendekatan kurikulum berbasis kompetensi sangat membantunya dalam menghadapi tantangan profesional. “Materi perkuliahan di FEB UNIKOM sangat relevan, terutama dalam strategi pemasaran. Namun, akan lebih baik jika mahasiswa diberikan lebih banyak kesempatan untuk magang dan mendapatkan pengalaman industri secara langsung,” ujar Cikal. 

    Sementara itu, Dendi Saiful Bahri, S.E., M.Ak., yang kini menjabat sebagai Ketua Program Studi Akuntansi di Politeknik Jatiluhur dan Kepala Cabang Rajawali Nusindo Cabang Cirebon, menyoroti pentingnya penguatan teknologi akuntansi dan digitalisasi sistem keuangan dalam kurikulum. “Era Industri 4.0 menuntut lulusan yang tidak hanya menguasai teori akuntansi, tetapi juga memahami digitalisasi keuangan dan sistem informasi akuntansi yang terus berkembang,” ujar Dendi Saiful.

    Lokarya ini dihadiri oleh Assoc. Prof. Dr. Raeni Dwi Santy, S.E., M.Si., CIMA., selaku Ketua Program Studi Sarjana Manajemen, Dr. Rizki Zulfikar, S.E., M.Si., selaku Ketua Program Studi Diploma 3 Manajemen Pemasaran dan Diploma 3 Keuangan dan Perbankan, Assoc. Prof. Dr. Sri Dewi Anggadini, S.E., M.Si., Ak., CA., selaku Ketua Program Studi Akuntansi S1, dan Assoc. Prof. Dr. Wati Aris Astuti, S.E., M.Si., Ak., CA., selaku Ketua Program Studi Akuntansi D3.

    Sebagai hasil dari lokakarya ini, FEB UNIKOM akan menindaklanjuti masukan dari para pemateri, alumni, dan industri untuk terus menyempurnakan kurikulum di setiap program studi. Harmonisasi KKNI dan OBE akan semakin diperkuat agar lulusan tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga memiliki kompetensi profesional yang siap diaplikasikan di dunia kerja. Dekan FEB UNIKOM, Prof. Siti Kurnia Rahayu, menegaskan komitmen fakultas dalam pengembangan kurikulum yang adaptif dan inovatif. (Direktorat Hms & Pro) 

  • UNIKOM Press Rilis Edisi Terbaru Buku Karya Dosen UNIKOM

    UNIKOM Press Rilis Edisi Terbaru Buku Karya Dosen UNIKOM

    UNIKOM Press Rilis Edisi Terbaru Buku Karya Dosen UNIKOM

    BANDUNG, UNIKOM – UNIKOM PRESS merupakan penerbit yang berada di bawah naungan Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) dan dikelola oleh Direktorat Publikasi Ilmiah UNIKOM, yang saat ini telah tergabung pada keanggotaan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI). UNIKOM PRESS memiliki tujuan untuk menerbitkan berbagai karya buku baik buku ilmial, pendidikan, olahraga, dan lain-lain yang dihasilkan oleh dosen, staf, dan mahasiswa UNIKOM. Sejak berdirinya pada tahun 2023, UNIKOM PRESS telah berkolaborasi dengan para dosen UNIKOM dalam menghasilkan buku-buku berkualitas guna mendukung perkembangan ilmu pengetahuan. Dalam kesempatan ini, UNIKOM PRESS telah menerbitkan 2 (dua) buku terbaru yang ditulis oleh dosen-dosen UNIKOM, berikut ini adalah buku terbaru yang diterbitkan oleh UNIKOM PRESS diantaranya:

    1. Judul: Integrasi Teknologi dan Visi : Core Tax System Sebagai Pilar Era Perpajakan Digital

    Kepengarangan: Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu., S.E., M.Ak., CA

    Sinopsis: Era digital telah membawa perubahan signifikan dalam sistem perpajakan global, mendorong negara-negara untuk mengadopsi teknologi guna meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kepatuhan pajak. Core Tax Administration System (CTAS) hadir sebagai solusi modern yang mengintegrasikan teknologi mutakhir seperti Blockchain, Artificial Intelligence (AI), Big Data Analytics, dan Smart Contracts untuk menciptakan sistem perpajakan yang lebih canggih dan adaptif terhadap ekonomi digital. Digitalisasi perpajakan menjadi kebutuhan mendesak bagi Indonesia dalam menghadapi tantangan global dan domestik. Teknologi memungkinkan efisiensi administrasi pajak, mempercepat pemrosesan data, serta meningkatkan kepatuhan pajak melalui otomatisasi dan analitik prediktif. Namun, kompleksitas ekonomi digital dan transaksi lintas batas menuntut solusi inovatif agar otoritas pajak dapat memastikan keadilan fiskal serta mencegah penghindaran pajak. Implementasi CTAS menghadapi berbagai tantangan dari aspek teknis, manajerial, dan sosial. Dari sisi teknis, migrasi data yang kompleks, integrasi sistem yang belum optimal, serta ancaman keamanan siber menjadi kendala utama.

    1. Judul: Transformasi Ruang Bermain dan Belajar Anak dalam Dunia Digital

    Kepengarangan: Prof. Dr. Ir. Dhini Dewiyanti., M.T

    Sinopsis: Anak ibarat kertas kosong, siap menerima coretan kehidupan yang akan membentuk karakter, pola pikir, dan masa depannya. Apa yang kita tulis pada ‘kertas’ ini akan menentukan arah yang mereka tempuh. Dunia anak adalah dunia yang penuh dengan impian, kebebasan, dan keceriaan sebuah dunia yang sering kita rindukan sebagai orang dewasa. Namun, di balik tawa dan permainan itu, terdapat proses belajar yang esensial dalam membentuk kepribadian dan kemampuan mereka. Bermain bukan sekadar hiburan, tetapi sebuah sarana belajar yang sangat efektif dan alami bagi anak. Pengamatan terhadap ruang bermain anak telah menjadi fokus perhatian saya dalam berbagai kesempatan, terutama dalam mengaitkannya dengan perilaku manusia dan bagaimana ruang dapat memengaruhi perkembangan mereka.

    Era digitalisasi membawa perubahan mendalam dalam cara manusia berinteraksi dengan ruang, termasuk ruang bermain dan belajar anak-anak. Dalam konteks arsitektur, penelitian perilaku anak menjadi semakin relevan untuk memahami bagaimana desain ruang dapat mendukung kebutuhan perkembangan fisik, kognitif, dan sosial mereka di tengah kemajuan teknologi. Kehadiran Internet of Things (IoT), Virtual Reality (VR), dan Artificial Intelligence (Al) menciptakan peluang baru untuk menciptakan lingkungan bermain dan belajar yang diharapkan dapat bersifat interaktif. Namun, teknologi ini juga membawa tantangan, terutama dalam mengurangi interaksi sosial langsung antar anak. Ketergantungan pada perangkat digital sering kali membatasi eksplorasi fisik dan kolaborasi antar manusia, yang seharusnya menjadi elemen penting dalam perkembangan anak.

    Dua buku terbaru yang diterbitkan mencerminkan kajian mendalam terhadap perkembangan teknologi di berbagai bidang. Melalui penerbitan kedua buku ini, UNIKOM PRESS telah berperan aktif dalam menyediakan referensi akademik yang bermanfaat bagi masyarakat dan dunia pendidikan. (Direktorat Hms & Pro).

  • Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Dan Fakultas Pascasarjana Unikom Berkolaborasi Bersama Esgi Unair Gelar Webinar Bertajuk “Optimizing The Use Of Artificial Intelligence For Research”

    Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Dan Fakultas Pascasarjana Unikom Berkolaborasi Bersama Esgi Unair Gelar Webinar Bertajuk “Optimizing The Use Of Artificial Intelligence For Research”

    Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Dan Fakultas Pascasarjana Unikom Berkolaborasi Bersama Esgi Unair Gelar Webinar Bertajuk “Optimizing The Use Of Artificial Intelligence For Research”

    BANDUNG, UNIKOM – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan Fakultas Pascasarjana Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM), bekerja sama dengan ESGI – Universitas Airlangga (UNAIR) menyelenggarakan webinar daring bertajuk “Optimizing the Use of Artificial Intelligence for Research: Meningkatkan Kualitas Penelitian dengan AI”. Acara ini telah berlangsung pada Jumat, 28 Februari 2025, pukul 09.00 – 11.00 WIB melalui platform Zoom, yang dihadiri oleh mahasiswa, dan dosen dari berbagai program studi di lingkungan FEB dan Pascasarjana UNIKOM.

    Webinar ini dibuka oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik UNIKOM, Prof. Dr. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., M.Pd., yang menekankan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas penelitian akademik. “AI bukan sekadar alat, tetapi sebuah solusi untuk mempercepat analisis, meningkatkan akurasi dalam penelitian, dan memperkaya wawasan akademik. Namun, penggunaannya harus tetap mengedepankan etika dan integritas ilmiah,” ujar Prof. Umi 

    Sebagai keynote speaker, Meifaza Ainur Rosyidah, S.A., Research Assistant di CESGS-UNAIR, memaparkan peran strategis AI dalam penelitian akademik. Ia menyoroti bagaimana AI dapat mempercepat analisis data, meningkatkan ketepatan literatur, serta membantu dalam pengambilan keputusan berbasis data. Beberapa poin utama dalam presentasinya meliputi:

    1)  Pemanfaatan AI dalam Penelitian Akuntansi dan Manajemen – AI dapat digunakan dalam: (i) Otomasi Analisis Data: AI mendukung pemrosesan big data, analisis tren keuangan, serta audit otomatis; (ii) Prediksi Bisnis dan Pasar: AI membantu peneliti dalam peramalan keuangan dan pengambilan keputusan berbasis tren industry; (iii) Literature Review Cerdas: AI mempercepat penyaringan referensi akademik, memudahkan pencarian jurnal relevan.

    2)  Tools AI yang Mendukung Penulisan dan Analisis Penelitian – Pengenalan berbagai alat berbasis AI: (i) ChatGPT, Grammarly: Membantu dalam penyusunan teks akademik dan perbaikan tata Bahasa; (ii) Zotero, Mendeley: Mengelola referensi dan kutipan ilmiah secara otomatis; (iii) NVivo, Atlas.ti: Menganalisis data kualitatif secara lebih sistematis; dan (iv) Scite.ai, Elicit: Meningkatkan efisiensi pencarian sumber akademik yang kredibel.

    3) Etika dan Batasan dalam Penggunaan AI – Menyoroti isu plagiarisme, keandalan data, dan batasan teknologi dalam dunia akademik, sehingga penelitian tetap memiliki nilai ilmiah tinggi. AI tidak boleh menggantikan pemikiran kritis peneliti, AI mengandalkan sumber terbuka, sehingga perlu verifikasi kredibilitas. Institusi akademik perlu menetapkan pedoman jelas terkait penggunaan AI dalam penelitian.

    Webinar ini menjadi wadah penting bagi mahasiswa dan dosen untuk memahami bagaimana AI dapat meningkatkan efektivitas penelitian. Diskusi interaktif yang berlangsung selama sesi tanya jawab seputar cara mengoptimalkan AI dalam metodologi penelitian, pengolahan data kuantitatif dan kualitatif, serta penggunaannya dalam penulisan artikel ilmiah. Webinar ini juga menjadi bagian dari strategi fakultas dalam meningkatkan kualitas penelitian mahasiswa dan dosen di seluruh program studi, dengan mendorong penggunaan AI secara bertanggung jawab dalam riset akademik.

    Ketua Program Studi di lingkungan FEB yang turut hadir dalam acara ini antara lain:

    • Assoc. Prof. Dr. Raeni Dwi Santy, S.E., M.Si., CIMA – Ketua Program Studi Sarjana Manajemen
    • Dr. Rizki Zulfikar, S.E., M.Si – Ketua Program Studi D3 Manajemen Pemasaran dan D3 Keuangan & Perbankan
    • Assoc. Prof. Dr. Sri Dewi Anggadini, S.E., M.Si., Ak., CA – Ketua Program Studi Sarjana Akuntansi
    • Assoc. Prof. Dr. Wati Aris Astuti, S.E., M.Si., Ak., CA – Ketua Program Studi D3 Akuntansi

    Sebagai tindak lanjut dari seminar ini, FEB dan Fakultas Pascasarjana UNIKOM akan mengembangkan program pelatihan dan workshop khusus bagi dosen dan mahasiswa guna memperdalam pemahaman tentang penggunaan AI dalam penelitian. 

    Dekan FEB, Prof. Siti Kurnia Rahayu, menegaskan bahwa adopsi teknologi AI dalam penelitian harus diimbangi dengan penguatan kompetensi akademik dan etika ilmiah. “Kami akan terus berupaya memperkuat wawasan dosen dan mahasiswa dalam pemanfaatan AI untuk mendukung penelitian yang lebih inovatif, relevan, dan berkualitas. AI bukan untuk menggantikan peran akademisi, tetapi sebagai alat untuk mempercepat dan meningkatkan mutu penelitian,” ujar Prof. Siti Kurnia Rahayu. 

    Dengan semakin berkembangnya teknologi kecerdasan buatan, diharapkan FEB dan Fakultas Pascasarjana UNIKOM dapat menjadi pionir dalam pemanfaatan AI untuk penelitian akademik di Indonesia. Fakultas FEB dan Pascasarjana berkomitmen untuk terus mendukung inovasi dalam penelitian, dengan memanfaatkan teknologi mutakhir guna menciptakan riset yang berdampak luas bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan industri. (Direktorat Hms & Pro) 

  • Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa: Unikom Gelar Sertifikasi Pelatihan It Bagi Mahasiswa Teknik Informatika

    Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa: Unikom Gelar Sertifikasi Pelatihan It Bagi Mahasiswa Teknik Informatika

    Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa: Unikom Gelar Sertifikasi Pelatihan It Bagi Mahasiswa Teknik Informatika

    BANDUNG, UNIKOM – Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan keahlian mahasiswa dibidang Informasi teknologi (IT), Direktorat Aplikasi Pengembangan Pelatihan Dan Service Center (AP2SC) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) yang bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Rekhatama menggelar sertifikasi pelatihan bagi mahasiswa Program Studi Teknik Informatika UNIKOM pada hari Rabu, 26 Februari 2025. Acara ini menghadirkan Instruktur IT Ahli dari LSP Rekhatama Darwan, S.Si., M.M., yang pemateri utama.

    Dalam pelatihan ini, mahasiswa mendapatkan pendalaman materi seputar aplikasi berbasis web (web-based) dengan menggunakan bahasa pemrograman HTML, JavaScript, dan PHP. Selain itu, aspek penting mengenai implementasi keamanan (security) dalam pengembangan aplikasi juga menjadi fokus utama. “Pelatihan ini bertujuan agar mahasiswa tidak hanya memahami cara membangun aplikasi berbasis web, tetapi juga mampu mengamankan sistemnya dari potensi ancaman siber,” ujar Darwan dalam sesi pemaparannya.

    Selain aspek teknis, mahasiswa juga dibimbing untuk memahami kerangka logika berpikir pemrograman atau Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pengembangan perangkat lunak. Dengan demikian, peserta pelatihan diharapkan mampu menguasai alur kerja dari sebuah program secara menyeluruh, mulai dari perencanaan hingga implementasi.

    Kegiatan sertifikasi ini disambut antusias oleh para mahasiswa, yang menganggapnya sebagai kesempatan emas untuk memperdalam keterampilan teknis mereka serta untuk mempersiapkan uji kompetensi dibidang keahlian sebagai Junior Web Programmer, Junior Web Developer, dan Data Scientist untuk mendapatkan sertifikasi yang dikeluarkan langsung oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang akan menjadi nilai tambah dalam dunia kerja. Hal tersebut sebagai bentuk keseriusan UNIKOM berkomitmen penuh dalam mendukung mahasiswa untuk meraih sertifikasi profesional melalui berbagai program pelatihan, bimbingan intensif, serta fasilitas ujian yang disediakan guna meningkatkan daya saing di dunia kerja. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan mahasiswa Teknik Informatika semakin siap menghadapi tantangan di industri teknologi dan mampu bersaing secara profesional dalam dunia kerja berbasis digital. (Direktorat Hms & Pro) 

  • UNIKOM, APTISI Jawa Barat, BINUS UNIVERSITY Dan International Institute Of Applied Informatics (IIAI) Berkolaborasi Gelar Seminar International 

    UNIKOM, APTISI Jawa Barat, BINUS UNIVERSITY Dan International Institute Of Applied Informatics (IIAI) Berkolaborasi Gelar Seminar International 

    Unikom, Aptisi West Java, Binus University And International Institute of Applied Informatics (IIAI) Collaborate To Hold International Seminar

    BANDUNG, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali menghadirkan acara akademik berskala internasional dengan menggelar seminar bertajuk “AI, Equity, and Opportunity: Bridging the Digital Divide”. Seminar ini digelar secara terbuka bagi peserta dari berbagai kalangan, baik secara langsung di Smart Building lantai 17 UNIKOM maupun secara daring melalui platform Zoom. Seminar ini merupakan hasil kolaborasi UNIKOM dengan APTISI West Java, Binus University, dan International Institute of Applied Informatics (IIAI). 

    Acara ini menghadirkan sejumlah pembicara ternama di bidang kecerdasan buatan dan informatika terapan, di antaranya: 1). Prof. Tokuro Matsuo, Ph.D – CEO IIAI dan Profesor di Advanced Institute of Industrial Technology, Tokyo, Jepang. 2). Prof. Dr. Eng. Takayuki Ito – Kyoto University, Jepang. 3). Prof. Zainal A. Hasibuan, Ph.D – Wakil Rektor 4 UNIKOM untuk Teknologi Digital & ICT, Program Internasional & Center of Excellence. 4). Prof. Yuya Yokoyama, Ph.D – Advanced Institute of Industrial Technology, Jepang. 5). Prof. Dr. Ir. Ford Lumban Gaol, SMIEEE – Kepala Departemen Doktor Ilmu Komputer, Binus University. Acara ini dipandu oleh moderator Dr. Salmon Priaji Martana, S.T., M.T., selaku Wakil Direktur International Affairs & Cooperation UNIKOM.  

    Pada kesempatan tersebut, dalam sambutannya Rektor UNIKOM sekaligus Ketua Aptisi Jawa Barat Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T mengucapkan terima kasih kepada IIIAI, BINUS University, dan APTISI yang telah bekerja sama dalam menyelenggarakan acara ini. Prof. Eddy juga menekankan bahwa “workshop “AI, Equity, and Opportunity—Bridging the Digital Divide.” dan kecerdasan buatan bukan lagi masa depan yang jauh ia sudah ada di sini, mengubah cara kita melakukan penelitian, berinovasi, dan memperluas pengetahuan. Acara ini lebih dari sekadar diskusi tentang kemampuan AI. Melalui lokakarya ini, kami bertujuan untuk menjembatani kesenjangan digital dengan membekali para peneliti, pendidik, dan mahasiswa dengan keterampilan untuk memanfaatkan AI dalam kegiatan akademik mereka” Ujar Prof. Eddy

    Prof. Dr Eng. Takayuki Ito dari Kyoto University, Japan mendiskusikan secara online materi tentang bagaimana cara penggunaan Artificial Intellegence (AI) yang diimplementasikan kedalam kehidupan sehari-hari. Beliau juga mengajak untuk mendiskusikan masa depan Indonesia. Sementara itu,  Prof. Tokuro Matsuo, Ph.D selaku CEO IIAI dari Tokyo, Japan menyampaikan bahwa “Sistem AI akan terus belajar dan belajar untuk memberikan jawaban yang lebih cerdas di masa depan. Jadi, harus ada keseimbangan. Kadang-kadang kita menggunakan LLM dan AI, tapi di lain waktu kita belajar di kelas, kita juga tetap harus belajar menggunakan buku teks dan internet daan terkadang kita menggunakan LLM dan AI untukmencari informasi lebih lanjut” ujar Prof. Tokuro.

    Prof. Yuya Yokoyama, Ph.D selaku Advanced Institute of Industrial Technology, Japan berpendapat bahwa “AI sangat berguna bagi kehidupan, tapi di saat yang sama, kita harus melihat kelemahan, Artinya, AI bisa menghasilkan sesuatu, tapi kita tidak seharusnya mempercayai hasilnya, misalnya berita palsu atau gambar palsu, ada figur orang yang asli, tapi wajahnya berbeda dengan orang lain, dan kita harus menilai apakah hasilnya benar atau tidak. Mungkin kadang-kadang, tapi kita harus menilai kontennya” ujar Prof. Yuya.

    Pemaparan terakhir materi mengenai AI yang disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Ford Lumban Gaol selaku Kepala Program Studi Doktoral Ilmu Komputer, BINUS University menjelaskan tujuan dari AI menurut perpektifnya yaitu “AI itu sendiri memang salah satu target untuk pengembangannya adalah bagi teman-teman generasi milenial terutama mahasiswa yang kedua adalah di dalam konteks literasi digital itu AI itu menjadi kata kuncinya karena begitu banyak sekarang aplikasi ataupun berbagai bantuan pembelajaran yang memang berbasis AI, mungkin kita kenal kayak model ChatGPT yang belakangan ini yang secara masif itu sudah digunakan oleh para mahasiswa. kami hari ini membawa konteks yang lebih besar lagi yang disebut dengan hyperdemokrasi dimana masyarakat ataupun society itu bisa melihat AI itu sendiri dalam konteks memoderasi dan juga mengambil sebuah konsensus dari diskusi yang ada di online. Karena apapun terjadi di dunia demokrasi itu setiap orang punya hak, punya keinginan dan punya kebebasan untuk berbicara” pungkasnya.

    Diskusi ini diikuti oleh sesi tanya jawab bersama para peserta yang dipandu oleh moderator. Kegiatan ini diharapkan workshop ini dapat menjadi wadah bagi para akademisi, mahasiswa, dan profesional dalam memahami tantangan dan peluang di era digital yang semakin berkembang. (Direktorat Hms & Pro)