Tag: Webometrics ranking university

  • Tinjauan Sistematis Internet of Things di Smart University: Model dan Kontribusi

    Penulis: Senny Luckyardi, Ratih Hurriyati, D. Disman, Puspo Dewi Dirgantari

    Abstrak
    Tujuan dari tinjauan ini adalah untuk mengidentifikasi berbagai aspek implementasi Internet of Things (IoT) di Smart University (SU) dari berbagai studi, memperkuat teori-teori yang mendasari pemanfaatan dan model IoT di SU; serta memberikan rekomendasi untuk penelitian di masa depan di bidang ini. Penelitian ini menggunakan teknik tinjauan literatur sistematis (systematic literature review / SLR), dengan melakukan penelusuran komprehensif terhadap artikel-artikel yang paling relevan dengan pertanyaan penelitian yang diterbitkan dari tahun 2018 hingga 2022. Setelah dilakukan tinjauan terhadap jurnal-jurnal peer-reviewed, sebanyak 69 artikel terindeks dipilih dan dianalisis. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa model teknologi perlu diselaraskan dan diintegrasikan dengan proses organisasi. Pemanfaatan IoT harus memenuhi kesiapan adopsi suatu universitas. Hasil juga mengungkapkan bahwa pembangunan SU dapat dibagi ke dalam tiga kategori: perilaku, pembelajaran, teknologi pendidikan, dan fasilitas fisik. Namun demikian, literatur terkait pemanfaatan dan model IoT masih belum koheren dan kurang memiliki kerangka teoritis yang merefleksikan kondisi khusus seperti SU. Penelitian mengenai SU masih berada pada tahap awal, dengan lebih banyak pekerjaan yang perlu dilakukan dalam hal mengidentifikasi adopsi model teknologi. Tinjauan ini juga berkontribusi sebagai inspirasi dan acuan bagi institusi dalam menjalankan inisiatif universitas cerdas untuk menciptakan lingkungan belajar mengajar yang lebih efektif dan efisien.

    Kata Kunci
    Internet of things; Smart University; Tinjauan literatur sistematis; Teknologi

    Artikel ini dapat diakses di https://ejournal.upi.edu/index.php/ijost/article/view/51476

  • Studi Eksperimental Aliran Runtuhan Bendungan yang Dihasilkan oleh Pintu Katup pada Saluran Horizontal

    Penulis: Vitta Pratiwi ; Muhammad Syahril Badri Kusuma ; Hadi Kardhana ; Mohammad Farid
    DOI: https://doi.org/10.21660/2020.75.16098

    Abstrak
    Risiko kegagalan runtuhan bendungan telah menjadi salah satu isu terpenting dalam menentukan kelayakan pengembangan waduk dan bendungan di Indonesia. penelitian ini menyajikan hasil kerja eksperimental mengenai aliran runtuhan bendungan yang melewati satu hambatan miring di dalam saluran persegi panjang lurus. Aliran runtuhan bendungan dihasilkan oleh ayunan tiba-tiba dari sebuah pintu katup yang dipasang pada sambungan penyempitan antara sebuah reservoir horizontal dan sebuah saluran horizontal. Kondisi awal aliran runtuhan bendungan ditetapkan berdasarkan tinggi muka air di dalam reservoir ini. Pengukuran spasial-temporal terhadap kedalaman dan kecepatan aliran runtuhan bendungan yang dihasilkan dilakukan di sekitar area hambatan. Kedalaman aliran diukur menggunakan sensor berbasis ultrasonik yang didukung oleh sistem komunikasi GPRS, sedangkan kecepatan aliran diukur menggunakan current meter berkecepatan tinggi. Teramati korelasi yang rendah antara kedalaman dan kecepatan aliran yang diukur pada tiga detik pertama setelah pembangkitan aliran, di mana aliran memiliki intensitas turbulensi yang tinggi, akibat keterbatasan kapasitas akuisisi data. Dibandingkan dengan hasil karya eksperimental Noel di mana mekanisme runtuhan bendungan disimulasikan menggunakan pintu angkat, profil kedalaman dan kecepatan aliran dari penelitian eksperimental ini menunjukkan kesesuaian pola yang baik namun kesesuaian magnitudo yang lebih rendah. Sementara itu, dibandingkan dengan hasil model numerik Noel, kesesuaian yang diperoleh lebih sedikit. Perbedaan-perbedaan ini diduga terjadi akibat pengaruh perbedaan mekanisme runtuhan bendungan dan sistem akuisisi data.

    Kata Kunci
    Runtuhan Bendungan, Aliran Banjir, Model Eksperimental, Pintu Katup, Saluran Horizontal

    Artikel ini dapat diakses pada tautan https://geomatejournal.com/geomate/article/view/1117/960

  • Masyarakat 5.0: Optimalisasi Sistem Sosioteknik dalam Pengurangan Kemiskinan

    Masyarakat 5.0: Optimalisasi Sistem Sosioteknik dalam Pengurangan Kemiskinan

    Penulis: Gustiana I. ; Wahyuni W. ; Hasti N.

    DOI: 10.1088/1757-899X/662/2/022019

    Abstrak:

    Penelitian ini bertujuan untuk merancang platform digital sebagai salah satu solusi untuk mengatasi masalah kemiskinan yang ada di masyarakat dengan berbagai penyebab. Kemiskinan merupakan masalah kompleks yang disebabkan oleh multidimensi. Penyebab kemiskinan bukan hanya masalah ketidaksetaraan ekonomi tetapi juga disebabkan oleh masalah sosial, pendidikan, dan kurangnya akses komunikasi. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sistem Sosioteknik (STS), analisis STS menggunakan enam atribut, yaitu tujuan, masyarakat, bangunan/infrastruktur, teknologi, budaya, dan proses/prosedur. Pendekatan ini (STS) menganalisis pendekatan berdasarkan masalah sosial dan masalah teknis. Hasil akhir penelitian ini menciptakan desain platform digital sebagai ruang publik untuk menangkap partisipasi masyarakat agar dapat peduli dan ingin berbagi dengan masyarakat miskin dalam bentuk kelompok pelatihan kewirausahaan (UKM). Teknologi ini menjadi alat bantu dalam mendidik masyarakat, bukan saingan masyarakat sesuai dengan prinsip masyarakat 5.0.

    © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85075861932

  • Pengaruh Uang Virtual terhadap Mata Uang Rupiah

    Pengaruh Uang Virtual terhadap Mata Uang Rupiah

    Penulis: Fadilla M.F.K.; Heriyati N.

    DOI: 10.1088/1757-899X/662/3/032066

    Abstrak:

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh uang virtual terhadap mata uang rupiah. Penelitian ini dilakukan dengan metode analisis deskriptif. Penulis memilih topik ini karena merasa bahwa uang virtual dapat menjadi jalan keluar dari krisis ekonomi yang sedang kita alami saat ini. Berdasarkan penelitian ini, penulis berasumsi bahwa dengan menggunakan uang virtual dapat meningkatkan produktivitas perusahaan di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh diperolehnya uang virtual yang dapat ditukarkan dengan dolar. Selanjutnya, ketika dolar tersebut ditukarkan ke dalam rupiah, selain terjadi kontribusi dalam menekan nilai tukar dolar terhadap rupiah, dana tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai modal untuk meningkatkan kinerja produk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa uang virtual merupakan salah satu jalan keluar dari krisis ekonomi yang sedang diderita negara kita. Sehingga uang virtual ini diharapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian nasional, lapangan kerja, pendapatan masyarakat, dan kesejahteraan sosial.

    © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85075867996

  • Merancang Sistem Informasi Geografis untuk Rumah Tidak Layak Dilakukan Karena Pendukung Kebijakan

    Merancang Sistem Informasi Geografis untuk Rumah Tidak Layak Dilakukan Karena Pendukung Kebijakan

    Penulis: Hardiyana B. ; Wibawa J.C.

    DOI: 10.1088/1757-899X/662/2/022103

    Abstrak:

    Implementasi program pengembangan kesejahteraan sosial di negara berkembang umumnya berfokus pada program pemberdayaan masyarakat miskin, yang lebih bernuansa dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat, bisnis, dan pemerintah. Pemberdayaan dianggap tepat sebagai salah satu pilihan kebijakan dalam pengembangan kesejahteraan sosial saat ini. Pengembangan kesejahteraan sosial berdasarkan prinsip pemberdayaan dimaksudkan bahwa dalam penanganan masyarakat miskin harus dilakukan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia untuk meningkatkan kemandirian (UU Nomor 13 Tahun 2011). Pembangunan daerah memiliki dampak pada pembangunan nasional. Kebijakan pengentasan kemiskinan yang diwujudkan melalui program pemberdayaan masyarakat telah menjadi agenda utama dan prioritas pembangunan di Kecamatan Baleendah, khususnya Desa Rancamanyar. Salah satu program pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan di Desa Rancamanyar adalah Program Bantuan Perumahan bagi rumah-rumah tak layak huni. Berbagai upaya pemerintah daerah untuk mengurangi jumlah rumah tak layak huni masih dianggap tidak merata. Dengan terbatasnya pengelolaan dan pengolahan data survei di daerah, hal ini menjadi salah satu faktor yang tidak membantu kebijakan yang ada. Dengan pembangunan sistem informasi geografis untuk rumah-rumah tak layak huni, salah satu upaya yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah untuk mendukung dan membantu pengambilan keputusan terkait rumah-rumah tak layak huni adalah melakukan analisis geografis dan pemetaan rumah-rumah tak layak huni di Desa Rancamanyar, agar bantuan yang diberikan tidak salah sasaran. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Author Keywords: Pemberdayaan masyarakat; Program pembangunan; Analisis geografis; Pembangunan nasional; Pendekatan partisipatif; Pengentasan kemiskinan; Pengurangan kemiskinan; Pembangunan regional


    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85075869118

  • Model Peramalan Garis Kemiskinan Menggunakan Metode Holt dengan Penghalusan Eksponensial Ganda

    Model Peramalan Garis Kemiskinan Menggunakan Metode Holt dengan Penghalusan Eksponensial Ganda

    Penulis: Aminudin R. ; Putra Y.H.

    DOI: 10.1088/1757-899X/662/6/062007

    Abstrak:

    Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi Garis Kemiskinan untuk membantu pemerintah memperoleh informasi yang akurat dan cepat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Holt Double Exponential Smoothing. Metode ini merupakan bagian dari data berbasis analisis deret waktu. Penelitian ini menerapkan teori peramalan untuk menghasilkan prediksi garis kemiskinan untuk tahun mendatang. Selanjutnya, penelitian ini menganalisis pola data dan menentukan nilai parameter terbaik. Metode Holt Double Exponential Smoothing menggunakan parameter Alpha (α) dan Gamma (γ). Untuk menentukan nilai parameter terbaik digunakan metode coba-coba. Nilai parameter terbaik menghasilkan nilai MAPE (Mean Absolute Percentage Error) terkecil. Pola data menunjukkan tren, artinya metode Holt Double Exponential Smoothing sesuai untuk digunakan dalam penelitian ini. Nilai parameter yang dihasilkan dari metode coba-coba adalah Alpha (α) sebesar 0,7 dan Gamma (γ) sebesar 0,1, yang menghasilkan ukuran akurasi terkecil, dalam penelitian ini menggunakan MAPE. Berdasarkan hasil peramalan yang telah dilakukan, model peramalan ini memiliki kinerja yang sangat baik. Nilai Garis Kemiskinan akan terus meningkat, sejalan dengan peningkatan pola konsumsi dan kenaikan harga kebutuhan pokok. © Published under licence by IOP Publishing Ltd.

    © Copyright 2019 Elsevier B.V., All rights reserved.

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85075906558

  • Pendidikan Kewirausahaan Terkomputerisasi – Tinjauan Khusus tentang Kualitas Hidup di Era Digital

    Pendidikan Kewirausahaan Terkomputerisasi – Tinjauan Khusus tentang Kualitas Hidup di Era Digital

    Penulis: Eddy Soeryanto Soegoto, Senny Luckyardi

    DOI: 10.1088/1742-6596/1477/3/032017

    Abstrak: 

    Kesenjangan sosial dan ekonomi tetap menjadi isu penting di Indonesia yang berkaitan dengan tingkat kemiskinan. Penelitian ini berfokus pada analisis bagaimana pendidikan kewirausahaan berbasis komputer dapat membantu mengurangi kemiskinan dalam hal peningkatan kualitas hidup. Studi tentang kualitas hidup perlu dilakukan dalam penelitian ini mengingat sebagian besar penelitian sebelumnya menyoroti pengangguran dan tingkat pendapatan sebagai indikator kemiskinan, tanpa mengaitkannya dengan kualitas hidup. Selain itu, bisnis berbasis komputer kini telah menjadi tren baru untuk kegiatan penghasil pendapatan. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan menerapkan analisis Mann-Whitney untuk membandingkan kualitas hidup antara dua kelompok responden. WHOQOL-BREF digunakan sebagai instrumen penelitian dan didistribusikan kepada kelompok 1 yang terdiri dari responden yang telah diberikan pendidikan kewirausahaan berbasis komputer dan kelompok 2 yang terdiri dari responden yang tidak diberikan pendidikan kewirausahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan berbasis komputer dapat membantu mengurangi kemiskinan melalui peningkatan kualitas hidup yang signifikan. Kewirausahaan menciptakan perubahan positif yang pada akhirnya membawa dampak besar pada kesejahteraan manusia. Penelitian ini berkontribusi untuk meningkatkan pengetahuan kita tentang pendidikan kewirausahaan berbasis komputer sebagai jalan untuk mengurangi kemiskinan. © 2020 IOP Publishing Ltd. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Author Keywords: Pendidikan kewirausahaan; Kesejahteraan manusia; Aktivitas penghasil pendapatan; Kualitas hidup; Perubahan positif; Kualitas hidup; Metode kuantitatif; Instrumen penelitian


    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85083788581

  • Penerapan Metode Logika Fuzzy dalam Sistem Penilaian Kelayakan Debitur Pada Lembaga Keuangan Mikro

    Penerapan Metode Logika Fuzzy dalam Sistem Penilaian Kelayakan Debitur Pada Lembaga Keuangan Mikro

    Penulis: Ginting S.L.B. ; M Rizky M.R. ; Ginting Y.R. ; Sutono

    DOI: 10.1088/1757-899X/879/1/012039

    Abstrak:

    Proses pengambilan keputusan dalam menentukan kelayakan pemberian kredit sering kali bersifat subjektif sehingga menghasilkan prediksi kredit yang kurang akurat. Akibat proses pengumpulan informasi terhadap calon nasabah yang kurang tepat oleh petugas survei lapangan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kota Bandung, bank tersebut mengalami permasalahan kredit, seperti terjadinya kredit bermasalah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membantu pengambil keputusan dalam menentukan kelayakan kredit serta mencegah terjadinya kredit bermasalah. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan metode Logika Fuzzy dalam menghitung tingkat kelayakan kredit setiap calon debitur berdasarkan hasil survei lapangan. Logika Fuzzy dikenal sebagai metodologi “perhitungan” yang menggunakan istilah linguistik yang bersifat variatif. Selain itu, metode ini mampu mengimplementasikan keahlian manusia ke dalam bahasa mesin secara mudah dan memadai. Berdasarkan berbagai pengujian yang telah dilakukan, hasil penelitian menunjukkan tingkat akurasi sebesar 90% ketika nilai masukan berada dalam rentang valid dari setiap himpunan fuzzy dan fungsi keanggotaannya. Namun demikian, tingkat akurasi tersebut hanya didasarkan pada hasil klarifikasi yang ditentukan oleh peneliti dan direktur BPR, sehingga belum dapat digeneralisasi sebagai tingkat akurasi untuk lembaga keuangan mikro lainnya. Meskipun demikian, temuan penelitian ini membuktikan bahwa metode yang digunakan memiliki tingkat akurasi yang cukup tinggi untuk mendukung pengambil keputusan dalam menentukan kelayakan kredit calon debitur. Selain itu, penerapan sistem ini dalam proses survei memungkinkan petugas survei bekerja secara lebih efisien dan, pada masa mendatang, meningkatkan peluang dalam memprediksi terjadinya kredit bermasalah dari calon debitur. © Published under licence by IOP Publishing Ltd.

    Author Keywords: BPR (Keuangan Mikro); Pengambilan Keputusan; Metode Logika Fuzzy; Pencegahan Kredit Bermasalah; Calon Debitur

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85091363723?

  • Menuju SDM Profesional dan Tersertifikasi Direktorat Administrasi Umum UNIKOM Gelar Uji Kompetensi BNSP bagi Tenaga Kependidikan

    Menuju SDM Profesional dan Tersertifikasi Direktorat Administrasi Umum UNIKOM Gelar Uji Kompetensi BNSP bagi Tenaga Kependidikan

    BANDUNG, UNIKOM – Sabtu, 28 Februari 2026, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menyelenggarakan uji kompetensi secara tatap muka bagi 39 tenaga kependidikan Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM). Difasilitasi oleh Direktorat Administrasi Umum UNIKOM, ujian ini terbagi dalam dua skema, yakni skema Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) untuk jajaran staf sekretariat program studi, dekan, dan rektorat, serta skema Keuangan khusus bagi staf Direktorat Keuangan. Sebelum mengikuti sertifikasi yang bertujuan memperkuat tata kelola kampus ini, seluruh peserta telah menerima pembekalan materi secara daring pada 21 Februari 2026 guna memastikan kesiapan yang optimal.

    Bertempat di Lantai 10 Smart Building UNIKOM, kegiatan uji kompetensi tersebut diikuti oleh staf sekretariat administrasi UNIKOM dan staf Direktorat Keuangan yang menjalani serangkaian asesmen berbasis standar kompetensi kerja nasional. Dalam prosesnya, para peserta diuji tidak hanya pada aspek pemahaman teoritis, tetapi juga pada kemampuan praktik dalam menjalankan tugas-tugas administrasi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dalam sistem sertifikasi profesi nasional.

    Pelaksanaan uji kompetensi turut menghadirkan para asesor profesional yang berpengalaman di bidangnya, yaitu Dr. Suyanto, S.E., S.Pd.I., M.M., M.Ak., Ak., CA., Idham Maulana Oktora, S.M., M.M., Dr. Sri Lestari Prasilowati, M.A., dan Meli Andriyani, S.E., M.M. Kehadiran para asesor tersebut memastikan bahwa proses asesmen dilaksanakan secara objektif, profesional, serta sesuai dengan standar sertifikasi kompetensi yang ditetapkan oleh BNSP.

    Sebelum mengikuti uji kompetensi, para staf sekretariat bidang sumber daya dan keuangan terlebih dahulu mengikuti pelatihan persiapan sertifikasi BNSP yang dilaksanakan pada 21 Februari 2026. Pelatihan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman sekaligus membekali peserta dengan keterampilan praktis terkait administrasi sumber daya manusia, pengelolaan jaminan sosial, administrasi pengupahan, serta penerapan kebijakan manajemen sumber daya manusia.

    Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya UNIKOM, Assoc. Prof. Dr Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., dalam sambutannya menyampaikan harapan agar seluruh peserta dapat mengikuti proses uji kompetensi dengan baik dan memperoleh hasil yang optimal. Dr Agus juga menegaskan bahwa kegiatan uji kompetensi tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan universitas. “Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti uji kompetensi ini dengan sebaik-baiknya dan mendapatkan hasil yang terbaik”, demikian pungkasnya.

    Sementara itu, dalam kesempatan wawancara, Direktur Administrasi Umum UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Adeh Ratna Komala, S.E., M.Si., CERA., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mendorong peningkatan kapasitas dan profesionalisme karyawan. Ia menjelaskan bahwa pengembangan kompetensi menjadi hal penting agar karyawan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap kinerja unit kerja masing-masing. Sertifikasi yang diperoleh melalui uji kompetensi ini juga memiliki nilai strategis karena diakui secara nasional melalui BNSP. “Harapannya tentu ada peningkatan kompetensi karyawan sehingga mereka dapat memberikan kontribusi yang lebih baik terhadap berbagai produk dan layanan di unit kerjanya. Ini merupakan bagian dari proses pengembangan karyawan yang menjadi perhatian UNIKOM. Baik dosen maupun karyawan didorong untuk terus meningkatkan kompetensi. Sertifikat yang diperoleh nantinya merupakan sertifikasi dari BNSP yang telah teregistrasi dan diakui secara nasional, sehingga kompetensi karyawan UNIKOM tidak hanya diakui secara internal, tetapi juga diakui secara profesional di tingkat nasional”, tuturnya.

    Lebih lanjut, Dr. Adeh menjelaskan bahwa pelaksanaan sertifikasi tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Program ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi para karyawan untuk terus memperbarui kemampuan dan pengetahuan sesuai dengan perkembangan kebutuhan organisasi.

    Direktorat Administrasi Umum sendiri secara rutin melaksanakan berbagai kegiatan peningkatan kapasitas karyawan, seperti workshop layanan, peningkatan kompetensi administrasi, serta pelatihan pengembangan profesional lainnya. Namun, pelaksanaan uji kompetensi dengan sertifikasi BNSP ini menjadi langkah baru karena sertifikat yang diperoleh memiliki pengakuan resmi secara nasional.

    Melalui rangkaian pelatihan dan uji kompetensi BNSP tersebut, UNIKOM terus menegaskan komitmennya dalam menghadirkan lingkungan kerja yang kompeten, berdaya saing, serta mampu mendukung pencapaian visi institusi sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam bidang teknologi, informasi, dan manajemen. (Direktorat Hms & Pro)

  • Selamat dan Sukses kepada para Dosen Peraih Pendanaan Program Penelitian Multitahun 2026

    Selamat dan Sukses kepada para Dosen Peraih Pendanaan Program Penelitian Multitahun 2026

    Selamat dan sukses kepada para dosen Universitas Komputer Indonesia yang berhasil meraih Pendanaan Program Penelitian Multitahun Lanjutan Tahun Anggaran 2026 melalui Program BIMA yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

    Apresiasi setinggi-tingginya kepada:

    1. Prof. Zainal Arifin Hasibuan, MLS., Ph.D. – Dosen Sistem Informasi sekaligus Wakil Rektor IV Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program and Center of Excellence
      Judul Penelitian : Integrasi Blockchain, IoT, dan AI untuk Otomatisasi dan Validasi Pengumpulan Data di Rantai Pasok Industri Kelapa Sawit
    2. Dr. Diana Andriani, S.T, M.M.MT – Dosen Program Studi Teknik Industri UNIKOM
      Judul Penelitian : Digitalisasi Pertanian Berbasis Data-Driven Decision Making di Era Industry 4.0
    3. Andri Sahata Sitanggang, S.Kom., M.Kom – Dosen Program Studi Sistem Informasi UNIKOM
      Judul Penelitian : Revolusi Digitalisasi Aplikasi GO-TURTLES sebagai Pengembangan Konservasi dan Wisata Penyu Berkelanjutan Berbasis Crowdfunding

    Prestasi ini menjadi bukti komitmen UNIKOM dalam mendorong pengembangan riset inovatif, kolaboratif, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kesejahteraan masyarakat.

    Semoga penelitian yang dilakukan dapat terus menghasilkan inovasi yang bermanfaat dan berdampak luas bagi pembangunan berkelanjutan.