Penulis: Diana Andriani, Hendry Hardianto, Nugraha
Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk meminimalkan biaya pengendalian persediaan bahan baku akibat kelebihan bahan baku dari infus Normal Saline 100 mL dan Ringer Lactate 500 mL. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah enam metode ukuran lot seperti Kuantitas Pesanan Tetap, Kebutuhan Periode Tetap, Biaya Satuan Terendah, Biaya Total Terendah, Penyeimbangan Periode Parsial, dan Algoritma Silver Meal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk infus Normal Saline 100 mL menggunakan metode Biaya Satuan Terendah (LUC) dan menghasilkan biaya terendah dengan dua periode pemesanan. Penggunaan metode LUC menghemat total Rp 3.425.000. Untuk produk infus Ringer Lactate 500 mL, terbukti bahwa metode LTC dan PPB menghasilkan biaya terendah. Pemesanan dengan metode LTC dan PPB dilakukan setelah dua periode pemesanan untuk bahan baku Natrium Klorida dan Kalsium Klorida Dihidrat, empat periode pemesanan untuk Natrium Laktat, dan lima periode pemesanan untuk Kalium Klorida. Penghematan yang diperoleh dengan menggunakan metode TLC dan PBB mencapai Rp 29.675.000. © Fakultas Teknik, Universitas Taylor
Kata kunci penulis
Biaya pengendalian persediaan; Penentuan ukuran lot; Perencanaan kebutuhan material
Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85105040811
