Tag: universitas komputer indonesia

  • Wujudkan Riset Berdampak, UNIKOM Dukung Penyelenggaraan Workshop Penulisan Proposal Hibah Internasional 2026 Bersama Ditjen Risbang KEMENDIKTISAINTEK

    Wujudkan Riset Berdampak, UNIKOM Dukung Penyelenggaraan Workshop Penulisan Proposal Hibah Internasional 2026 Bersama Ditjen Risbang KEMENDIKTISAINTEK

    BANDUNG, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas riset nasional dengan menjadi fasilitator kegiatan Workshop Penulisan Proposal Hibah Internasional Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Bertempat di Auditorium Lantai 17 Smart Building UNIKOM, kegiatan yang berlangsung pada 17–19 Juni 2026 tersebut diikuti oleh 57 dosen dan peneliti dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia sebagai upaya meningkatkan kapasitas akademisi dalam menyusun proposal penelitian yang kompetitif dan berdampak di tingkat internasional.

    Rangkaian kegiatan pada hari pertama diawali dengan sambutan dari Ketua Tim Kompetensi, Yuni Syam, yang dalam kapasitasnya mewakili Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan Ditjen Risbang Kemdiktisaintek. Dalam sambutannya Yuni Syam menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada jajaran Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan Ditjen Risbang Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, pimpinan Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM), para narasumber, fasilitator, serta seluruh peserta yang telah hadir dari berbagai daerah di Indonesia.

    Yuni Syam juga menjelaskan bahwa penyelenggaraan workshop tersebut merupakan bagian dari transformasi program pengembangan kapasitas peneliti yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Berbeda dengan pelatihan-pelatihan sebelumnya, workshop tahun ini dirancang agar tidak hanya memberikan pemahaman mengenai penyusunan proposal, tetapi juga menghasilkan dampak nyata melalui lahirnya proposal-proposal hibah internasional yang berkualitas. “Kegiatan ini kami persiapkan kurang lebih selama tiga bulan. Arahan Bapak Menteri sangat jelas, bahwa setiap program yang diselenggarakan harus memberikan dampak nyata. Selama ini pelatihan telah banyak dilaksanakan, namun ke depan yang menjadi perhatian bukan lagi jumlah kegiatan, melainkan sejauh mana hasilnya mampu memberikan manfaat bagi perguruan tinggi, masyarakat, dan bangsa”, ungkapnya.

    Lebih lanjut, Yuni Syam menjelaskan bahwa peserta workshop dipilih melalui proses seleksi yang ketat. Para peserta merupakan dosen dan peneliti yang memiliki komitmen serta visi untuk mengembangkan penelitian yang mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat melalui kolaborasi riset internasional. Ia menambahkan bahwa dampak yang diharapkan dari kegiatan ini tidak hanya berupa meningkatnya jumlah proposal yang lolos pendanaan internasional, tetapi juga terbangunnya jejaring kolaborasi riset antarperguruan tinggi, meningkatnya reputasi institusi, bertambahnya publikasi ilmiah bereputasi internasional, serta lahirnya berbagai inovasi yang dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran maupun penyelesaian permasalahan di masyarakat.

    Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., M.Pd., dalam sambutan pembukanya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah terpilih mengikuti Workshop Penulisan Proposal Hibah Internasional Tahun 2026. Menurutnya, terpilihnya para peserta merupakan sebuah pencapaian yang patut disyukuri mengingat tingginya antusiasme pendaftar dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

    Prof. Umi juga menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan Ditjen Risbang Kemdiktisaintek, para narasumber, fasilitator, moderator, serta seluruh panitia pusat dan panitia lokal UNIKOM yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik. “Atas nama Universitas Komputer Indonesia, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan Ditjen Risbang Kemdiktisaintek yang telah mempercayakan UNIKOM sebagai tuan rumah penyelenggaraan Workshop Penulisan Proposal Hibah Internasional Tahun 2026. Kepercayaan tersebut merupakan suatu kehormatan bagi kami sekaligus bentuk kolaborasi yang sangat berarti dalam mendukung peningkatan kualitas riset di Indonesia”, tuturnya.

    Selain itu, Prof. Umi menambahkan bahwa UNIKOM berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia agar dapat mengikuti workshop dengan nyaman dan memperoleh pengalaman belajar yang maksimal. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan mampu memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kemampuan peserta menyusun proposal hibah internasional yang berkualitas. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Umi turut memperkenalkan berbagai capaian UNIKOM di bidang penelitian, termasuk keberhasilan universitas dalam memperoleh hibah internasional dan menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi luar negeri. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi para peserta untuk terus meningkatkan kualitas riset dan memperluas jejaring kolaborasi global.

    Rangkaian kegiatan pada hari pertama diisi dengan sesi pemaparan materi dari para narasumber, antara lain: Prof. Dr. Evi Eliyanah dari Universitas Negeri Malang, Dr. Intan Mauli Warma Dewi dari Universitas Padjadjaran, serta Dr. Prananda Luffiansyah Malasan dari Institut Teknologi Bandung.

    Pada kesempatan tersebut, peserta memperoleh pembekalan mengenai pemetaan target hibah internasional yang memberikan gambaran berbagai peluang pendanaan riset global, dilanjutkan dengan materi research gap, novelty, dan research questions sebagai fondasi dalam merancang penelitian yang inovatif dan memiliki nilai kebaruan. Selanjutnya, peserta mendapatkan materi mengenai metodologi, workplan, dan deliverables untuk menyusun rencana penelitian yang sistematis dan terukur. Pada sesi siang hingga sore hari, peserta mengikuti pendampingan (mentoring) berdasarkan klaster bidang ilmu STEM dan non-STEM yang kemudian dilanjutkan dengan Writing Sprint I, sehingga setiap peserta dapat mulai menyusun proposal penelitian secara langsung dengan arahan dari para fasilitator.

    Memasuki hari kedua, peserta kembali mendapatkan pembekalan dari para narasumber yang berpengalaman dalam penyusunan proposal hibah internasional. Sesi pertama disampaikan oleh Prof. Dr. Tatas H.P. Brotosudarmo, perwakilan EURAXESS Worldwide untuk kawasan Asia, yang membahas penyusunan impact pathway, pengembangan kolaborasi internasional, serta budget logic dalam proposal hibah internasional. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya merumuskan dampak penelitian secara jelas serta memastikan keselarasan antara tujuan, luaran, dan anggaran dengan persyaratan lembaga pemberi pendanaan. Selanjutnya, Yessie Widya Sari dari Institut Pertanian Bogor membagikan perspektif sebagai reviewer dalam menilai proposal hibah internasional. Ia menjelaskan bahwa proposal yang kompetitif harus selaras dengan tujuan program pendanaan, didukung argumentasi yang kuat, serta mampu menunjukkan dampak yang terukur dan rencana implementasi yang realistis. Menurutnya, aspek-aspek tersebut menjadi faktor penting dalam meningkatkan peluang keberhasilan proposal pada proses seleksi hibah internasional.

    Sesi workshop hari ke dua juga berfokus pada penyempurnaan proposal melalui penyampaian materi Impact Pathway, Collaboration, dan Budget Logic yang membahas strategi membangun dampak penelitian, kolaborasi internasional, serta penyusunan anggaran yang efektif. Materi dilanjutkan dengan sesi Strategi Proposal Kompetitif dan Perspektif Reviewer yang memberikan wawasan mengenai aspek-aspek penting yang menjadi perhatian para penilai dalam proses seleksi hibah internasional. Setelah itu, peserta mengikuti Writing Sprint II dan pendampingan lanjutan bersama fasilitator untuk menyempurnakan proposal yang telah disusun. Sebagai bagian dari evaluasi, peserta juga mengikuti simulasi panel review, melakukan final revision berdasarkan masukan yang diberikan, serta memperoleh reviu terhadap hasil pendampingan proposal. Kegiatan kemudian ditutup dengan penyampaian kesan dan pesan dari peserta, informasi tindak lanjut dari Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan Ditjen Risbang Kemdiktisaintek, serta penutupan resmi oleh pimpinan perguruan tinggi.

    Sesi diskusi selama berlangsungnya workshop, dipandu oleh dua moderator, yaitu Andrias Darmayadi, S.IP., M.Si., Ph.D., selaku West Java Regional Coordinator dari Asosiasi Ilmu Hubungan Internasional Indonesia.  dan  Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA., selaku Bendahara I DPP Pusat dari Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM), Melalui pemaparan materi dan tanya jawab pada sesi diskusi, peserta memperoleh wawasan yang komprehensif mengenai berbagai isu strategis yang menjadi fokus pembahasan dalam workshop.

    Melalui workshop tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai strategi penyusunan proposal hibah internasional, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik secara langsung melalui pendampingan intensif dan simulasi proses penilaian proposal. Partisipasi UNIKOM sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan workshop nasional penulisan proposal hibah internasional semakin mempertegas komitmen universitas dalam mendukung peningkatan mutu penelitian, penguatan kolaborasi global, serta pengembangan kapasitas dosen dan peneliti. (Direktorat Hms & Pro)

  • BEM UNIKOM Gelar Seminar Future Catalyst Summit 2026: Dorong Mahasiswa Menjadi Arsitek Perubahan Di Era Digital

    BEM UNIKOM Gelar Seminar Future Catalyst Summit 2026: Dorong Mahasiswa Menjadi Arsitek Perubahan Di Era Digital

    BANDUNG, UNIKOM – Senin, 15 Juni 2026, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan kegiatan seminar bertajuk Future Catalyst Summit 2026 dengan mengusung tema “Leading the Future: Mahasiswa sebagai Arsitek Perubahan di Era Digital”. Bertempat di Auditorium Lantai 17 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut menjadi ruang inspiratif bagi mahasiswa untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, inovasi, serta kesiapan menghadapi tantangan transformasi digital.

    Turut hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor IV Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program & Center of Excellence UNIKOM, Prof. Zainal Arifin Hasibuan, MLS., Ph.D., Direktur Kemahasiswaan UNIKOM, Andrias Darmayadi, S.IP., M.Si., Ph.D., Presiden Mahasiswa UNIKOM Sanditya Saputra, serta narasumber inspiratif yang merupakan aktivis muda di Kota Bandung, Bintang Simbolon.

    Ketua Pelaksana Future Catalyst Summit 2026, Lion Star Sabolo Gaho, dalam laporannya menjelaskan bahwa seminar dikemas dalam format talkshow yang terbuka bagi mahasiswa UNIKOM, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, organisasi kemahasiswaan, hingga perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI). Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja BEM UNIKOM yang bertujuan memberikan motivasi sekaligus mendorong lahirnya pemimpin-pemimpin muda yang siap membawa perubahan di masa depan.

    Sementara itu, Presiden Mahasiswa UNIKOM, Sanditya Saputra, menyampaikan bahwa Future Catalyst Summit 2026 diselenggarakan sebagai respon terhadap pesatnya perkembangan teknologi digital yang menuntut mahasiswa untuk terus beradaptasi. Menurutnya, selain menghadirkan seminar kepemimpinan, kegiatan ini juga menjadi momentum peluncuran website resmi BEM UNIKOM sebagai bentuk transformasi digital organisasi kemahasiswaan. Ia menjelaskan bahwa website tersebut menjadi media informasi resmi yang memuat struktur organisasi, program kerja, aktivitas BEM, serta berbagai informasi kemahasiswaan lainnya. Website tersebut juga dilengkapi dengan fitur penyampaian aspirasi yang dapat diakses oleh seluruh mahasiswa sebagai sarana komunikasi yang lebih terbuka dan partisipatif.

    Lebih lanjut, Sanditya mengungkapkan bahwa kehadiran Bintang Simbolon yang dikenal sebagai aktivis muda di Kota Bandung diharapkan dapat membagikan pengalaman mengenai kepemimpinan dan pengembangan karakter. Ia berharap seminar tersebut mampu meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam beradaptasi terhadap perkembangan teknologi sekaligus memanfaatkan ruang digital secara bijaksana dan produktif. Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa BEM UNIKOM akan melanjutkan berbagai program kerja lainnya, seperti UNIKOM Sport Olympic, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, Program Penguatan Kapasitas Mahasiswa (PKKM), hingga festival penutupan kabinet.

    Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan seminar oleh Wakil Rektor IV Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program & Center of Excellence UNIKOM, Prof. Zainal Arifin Hasibuan, MLS., Ph.D. Dalam sambutan pembukanya, Prof. Zainal mengajak mahasiswa untuk menjadi katalisator percepatan pembangunan bangsa melalui inovasi dan kepemimpinan. “Future Catalyst berbicara tentang bagaimana mahasiswa menjadi katalisator perubahan. Katalis berfungsi mempercepat sebuah proses. Karena itu, mahasiswa diharapkan tidak hanya menunggu Indonesia Emas 2045, tetapi mampu menjadi penggerak yang mempercepat terwujudnya kemajuan bangsa mulai dari sekarang. Jadilah katalisator perubahan, baik untuk masa kini maupun masa depan”, tutur Prof. Zainal.

    Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Kemahasiswaan UNIKOM, Andrias Darmayadi, S.IP., M.Si., Ph.D., menyampaikan harapannya agar Future Catalyst Summit 2026 dapat menjadi wadah yang memberikan inspirasi, motivasi, dan manfaat bagi seluruh peserta. Menurutnya, kehadiran para perwakilan mahasiswa dari berbagai organisasi dan perguruan tinggi diharapkan mampu melahirkan gagasan serta rekomendasi yang konstruktif sebagai kontribusi nyata dalam menciptakan perubahan positif bagi bangsa menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.

    Sesi seminar dipandu oleh moderator Muhammad Irsyaad Fatahilah, mahasiswa Teknik Informatika UNIKOM yang aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan dan pengembangan solusi digital. Narasumber, Bintang Simbolon membagikan wawasan, pengalaman, serta motivasi mengenai kepemimpinan, pengembangan potensi generasi muda, hingga pentingnya membangun karakter yang adaptif, inovatif, dan berintegritas dalam menghadapi era digital. Diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang aktif memanfaatkan sesi tanya jawab untuk berdialog langsung dengan narasumber.

    Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi demonstrasi sekaligus peresmian website resmi BEM UNIKOM. Kehadiran website tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung digitalisasi organisasi kemahasiswaan melalui penyediaan media informasi, dokumentasi, publikasi program kerja, serta wadah kolaborasi bagi mahasiswa. Peresmian website dilakukan oleh Presiden dan Wakil Presiden BEM UNIKOM sebagai simbol komitmen bersama dalam mendukung transformasi digital di lingkungan organisasi kemahasiswaan. Melalui penyelenggaraan Future Catalyst Summit 2026, UNIKOM kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan ruang pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguatan kompetensi akademik, tetapi juga pengembangan kepemimpinan, kreativitas, dan karakter mahasiswa. Diharapkan kegiatan tersebut juga mampu melahirkan generasi muda yang adaptif, visioner, serta siap menjadi katalisator perubahan dan inovasi dalam menghadapi dinamika era digital. (Direktorat Hms & Pro)

  • Tingkatkan Literasi Keuangan Mahasiswa: Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIKOM Gelar Kuliah Dosen Tamu Bersama OJK Jawa Barat

    Tingkatkan Literasi Keuangan Mahasiswa: Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIKOM Gelar Kuliah Dosen Tamu Bersama OJK Jawa Barat

    BANDUNG, UNIKOM – Dalam upaya memperkuat literasi keuangan serta meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap tata kelola sektor jasa keuangan yang transparan dan berkelanjutan, Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan kegiatan Kuliah Dosen Tamu pada Kamis, 11 Juni 2026. Bertempat di Ruang 010.30 Lantai 10 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut mengangkat tema “Peran OJK Provinsi Jawa Barat dalam Penguatan Literasi Keuangan, Ekonomi Nasional, dan Implementasi Akuntansi yang Transparan dan Berkelanjutan”.

    Kegiatan kuliah dosen tamu tersebut diintegrasikan ke dalam mata kuliah Teori Akuntansi, Akuntansi Syariah, serta Pengantar Ilmu Ekonomi (PIE) Mikro dan Makro yang diampu oleh Assoc. Prof. Dr. Adeh Ratna Komala, S.E., M.Si. Integrasi tersebut menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran berbasis praktik dengan menghadirkan regulator secara langsung untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa. Pada kesempatan tersebut, hadir pula Ketua Program Studi D3 Akuntansi UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Wati Aris Astuti, S.E., M.Si., Ak., CA., beserta mahasiswa dari mata kuliah terkait yang mengikuti kegiatan dengan antusias.

    Ketua Program Studi S1 Akuntansi UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Sri Dewi Anggadini, S.E., M.Si., Ak., CA., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada jajaran OJK Jawa Barat atas kesediaannya berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada mahasiswa, serta kepada dosen pengampu yang telah menginisiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. “Kami meminta agar seluruh mahasiswa memanfaatkan kesempatan emas ini dengan sebaik-baiknya untuk menyerap ilmu langsung dari para regulator keuangan”, demikian tuturnya.

    Deputi Direktur Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat, Dikdik Kurnia, S.E., M.Si., hadir selaku narasumber, didampingi oleh Asisten Manajer Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen (PEPK) OJK Jawa Barat, Rachmatul Karimah, S.E.

    Dalam pemaparan materinya, Dikdik menjelaskan secara komprehensif mengenai mandat dan tugas pokok OJK sebagai lembaga regulator sekaligus pengawas independen sektor jasa keuangan. Ia menguraikan bagaimana OJK menjalankan fungsi pengawasan yang terintegrasi terhadap berbagai sektor jasa keuangan, meliputi perbankan, pasar modal, industri asuransi, dana pensiun, lembaga pembiayaan, hingga berbagai lembaga jasa keuangan lainnya. Menurutnya, pengawasan tersebut memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan seluruh lembaga jasa keuangan menerapkan tata kelola yang sehat, transparan, dan akuntabel sehingga mampu menjaga stabilitas sistem keuangan serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

    Selain menjelaskan fungsi kelembagaan OJK, Dikdik juga mengajak mahasiswa untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan di tengah pesatnya perkembangan teknologi finansial. Ia mengingatkan pentingnya menghindari fenomena psikologis yang kerap memengaruhi keputusan finansial generasi muda. “Hindari gaya hidup YOLO (You Only Live Once), FOMO (Fear of Missing Out), dan FOPO (Fear of Other People’s Opinion) yang sering kali menjadi akar masalah keuangan anak muda masa kini. “Jangan asal dan jangan abai”, tegasnya. Sebagai langkah preventif terhadap maraknya pinjaman online ilegal, Dikdik turut memperkenalkan rumus “CAMILAN” sebagai panduan menjaga keamanan data pribadi. Mahasiswa diimbau untuk hanya memberikan izin akses pada aplikasi keuangan yang legal terhadap tiga aspek, yaitu CAmera, MIcrophone, dan LANd (Location).

    Antusiasme peserta semakin terlihat pada sesi diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa mengajukan berbagai pertanyaan kritis mengenai peran OJK dalam mengawasi sektor jasa keuangan serta berbagai fenomena yang berkembang di tengah masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan literasi keuangan generasi muda. Suasana diskusi semakin produktif ketika dosen pengampu, Assoc. Prof. Dr. Adeh Ratna Komala, S.E., M.Si., mengajukan pertanyaan mengenai peluang kerja sama antara UNIKOM dan OJK Jawa Barat, khususnya dalam program magang dan penelitian bagi mahasiswa.

    Menanggapi hal tersebut, Rachmatul menyambut baik usulan tersebut. Ia menjelaskan bahwa inisiatif tersebut sejalan dengan program edukasi literasi keuangan yang secara berkelanjutan dilaksanakan OJK Jawa Barat di berbagai perguruan tinggi. Kesamaan visi tersebut diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara OJK Jawa Barat dan UNIKOM pada masa mendatang.

    Melalui penyelenggaraan kuliah dosen tamu tersebut, Program Studi Akuntansi UNIKOM berharap mahasiswa tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang kuat dalam bidang akuntansi, tetapi juga mampu meningkatkan literasi keuangan, memahami peran regulator dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan, serta menjadi agen edukasi yang dapat memberikan pemahaman keuangan yang baik kepada masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen UNIKOM dalam menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan dunia profesional dan kebutuhan industri jasa keuangan. (Direktorat Hms & Pro)

  • DONOR DARAH KSR PMI X HMTI UNIKOM

    DONOR DARAH KSR PMI X HMTI UNIKOM

    Hai, teman-teman! đŸ‘‹đŸ»

    Pernah kepikiran kalau setetes darah yang kita donorkan bisa menjadi alasan seseorang untuk terus bertahan dan kembali tersenyum? ❀

    Yuk, jadi bagian dari aksi kemanusiaan melalui kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh KSR PMI UNIKOM bersama HMTI dengan tema:

    đŸ©ž “The Art of Giving: A Drop of Blood for Someone’s Hope” đŸ©ž

    Karena berbagi bukan hanya tentang apa yang kita miliki, tetapi juga tentang harapan yang bisa kita berikan kepada sesama.

    Ingat dan catat tanggal nya yaa! Kegiatan ini akan berlangsung selama 2 HARI :
    📅 Tanggal: Senin & Selasa, 29–30 Juni 2026
    ⏰ Waktu: 08.00 – 13.00 WIB
    📍 Tempat: Ruang 4310

    🔗 Link pendaftaran ada dibawah ini yaaa đŸ‘‡đŸ»
    https://bit.ly/DordarKSRXHMTI

    đŸ«”đŸ» Benefit yang akan didapat pendonor :
    1. E-Sertifikat
    2. Gantungan Kunci
    3. Snack
    4. Doorprize

    ✹ Selain membantu menyelamatkan nyawa, donor darah juga bermanfaat untuk kesehatan tubuhmu. Jadi, tunggu apa lagi?

    Ajak teman, sahabat, dan orang-orang terdekatmu untuk ikut berpartisipasi. Mari bersama-sama menjadi harapan bagi mereka yang membutuhkan. ❀

    Setetes darahmu, sejuta harapan untuk mereka. Sampai jumpa di lokasi donor darah! đŸ˜‰đŸ©ž

    Sumber informasi : @ksrpmiunikom & @hmti_unikom

  • Majelis Ta’lim Ashfiyatun Nisa Unikom Gelar Tabligh Akbar: Bangun Karakter di Era Digital Kepedulian untuk Gaza

    Majelis Ta’lim Ashfiyatun Nisa Unikom Gelar Tabligh Akbar: Bangun Karakter di Era Digital Kepedulian untuk Gaza

    BANDUNG, UNIKOM – Dalam upaya mempererat silaturahmi serta menumbuhkan kepedulian sosial dan spiritual, Majelis Ta’lim (MT) Ashfiyatun Nisa Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan kegiatan Tabligh Akbar pada Jumat, 5 Juni 2026, bertempat di Auditorium Miracle UNIKOM Lantai 4, Gedung Kampus I UNIKOM. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kajian rutin MT Ashfiyatun Nisa yang secara berkala diselenggarakan sebagai sarana pembinaan agama Islam bagi masyarakat khusunya bagi sivitas akademika UNIKOM. Tabligh Akbar kali ini menjadi lebih istimewa dengan hadirnya Syekh Abdullah Jaber sebagai penceramah utama. Antusiasme jamaah terlihat dari tingginya partisipasi peserta yang tidak hanya berasal dari kalangan sivitas akademika UNIKOM, tetapi juga dari berbagai majelis taklim di wilayah Bandung Raya. Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus dan panitia MT Ashfiyatun Nisa UNIKOM serta perwakilan dari Tim Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UNIKOM.

    Kehadiran Syekh Abdullah Jaber memberikan kesempatan berharga bagi para peserta untuk memperdalam pemahaman keislaman sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan di era modern. Partisipasi berbagai elemen masyarakat dan sivitas akademika dalam kegiatan ini mencerminkan semangat kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah yang kuat, sekaligus menjadi wadah yang edukatif dan inspiratif untuk meningkatkan kualitas keimanan, memperluas jaringan silaturahmi, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

    Mengusung tema “Menata Hati, Mengukir Prestasi, Meraih Ridho Ilahi di Era Digital”, kegiatan tersebut bertujuan menjadi wadah bagi umat Islam untuk menuntut ilmu agama sekaligus mempererat tali silaturahmi. Tema tersebut diangkat sebagai respons terhadap tantangan kehidupan di era digital yang ditandai dengan derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi yang kerap mempengaruhi fokus serta kualitas kehidupan spiritual masyarakat. Melalui tausiyah yang disampaikan, para peserta diajak untuk senantiasa menjaga keteguhan hati, memperkuat keimanan, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Dengan demikian, diharapkan setiap individu mampu meraih prestasi yang optimal tanpa mengabaikan tujuan utama kehidupan, yaitu memperoleh ridho Allah SWT.

    Selain penyampaian tausiyah, rangkaian kegiatan juga diisi dengan berbagai agenda positif. Sebagai bentuk kepedulian terhadap isu kemanusiaan global, panitia menyelenggarakan penggalangan dana (shadaqah) yang diperuntukkan bagi masyarakat Gaza. Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata solidaritas dan empati peserta terhadap saudara-saudara yang tengah menghadapi situasi kemanusiaan yang sulit. Rangkaian kegiatan juga semakin menarik dengan adanya sesi pengenalan UNIKOM kepada masyarakat serta pembagian doorprize kepada para peserta.

    Dalam kesempatan wawancara, Ketua Majelis Ta’lim Ashfiyatun Nisa UNIKOM, Apriani Puti Purfini, S.Kom., M.T., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bagian dari rangkaian program pembinaan keislaman yang secara konsisten dilaksanakan oleh Majelis Ta’lim Ashfiyatun Nisa UNIKOM. Menurutnya, Tabligh Akbar kali ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperluas jejaring kolaborasi dengan berbagai majelis ta’lim di wilayah Bandung Raya.

    Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa “pada kesempatan ini kami mengundang dan bekerja sama dengan Ustadz Syekh Abdullah Jaber dari Madinah, serta menjalin kolaborasi dengan berbagai majelis ta’lim yang berada di Bandung Raya, mulai dari Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, hingga Kota Bandung. Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar, membawa keberkahan, menambah wawasan keislaman, serta menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antar majelis ta’lim di lingkungan Jawa Barat”, ungkapnya.

    Sementara itu, Dewan Pembina Majelis Ta’lim Ashfiyatun Nisa UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan Tabligh Akbar merupakan salah satu wujud nyata komitmen UNIKOM dalam membangun keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan pembentukan karakter yang berlandaskan nilai-nilai keislaman. “Program ini merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap hari Jum’at oleh Majelis Ta’lim Ashfiyatun Nisa UNIKOM. Selain Tabligh Akbar, kami juga secara rutin menyelenggarakan kajian-kajian keislaman yang membahas berbagai aspek kehidupan, baik yang berkaitan dengan persoalan duniawi maupun persiapan menuju kehidupan akhirat”, ungkap Prof. Dewi.

    Selain itu, Prof. Dewi menyampaikan bahwa keberadaan Majelis Ta’lim Ashfiyatun Nisa menjadi bukti bahwa UNIKOM tidak hanya berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memberikan perhatian besar terhadap pembinaan akhlakul karimah seluruh sivitas akademika. “Hal ini membuktikan bahwa Universitas Komputer Indonesia tidak hanya peduli pada pengembangan keilmuan dan teknologi, tetapi juga memperhatikan keseimbangan pembentukan akhlakul karimah bagi seluruh sivitas akademika. Harapan kami, kegiatan seperti ini tidak hanya dilaksanakan pada hari ini saja, melainkan dapat menjadi agenda rutin tahunan yang terus berkembang dan berkelanjutan. Dengan komitmen yang kuat dan istiqamah, kami berharap Majelis Ta’lim Ashfiyatun Nisa dapat terus memberikan kontribusi positif dalam menyempurnakan peran dan keberadaan UNIKOM di tengah masyarakat”, demikian pungkasnya.

    Penyelenggaraan Tabligh Akbar MT Ashfiyatun Nisa UNIKOM diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi para peserta, baik dalam meningkatkan pemahaman keagamaan, memperluas jaringan silaturahmi, maupun memperkuat karakter spiritual untuk menghadapi berbagai tantangan di era digital. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya MT Ashfiyatun Nisa UNIKOM dalam mendukung pembinaan akhlak dan penguatan nilai-nilai keislaman di lingkungan kampus maupun masyarakat luas. (Direktorat Hms & Pro)

  • UNIKOM Dorong Transformasi Perguruan Tinggi Melalui AI LEARNING LAB: Eksplorasi Agentic AI Bersama Google Cloud, Data Script, dan APTISI JABAR

    UNIKOM Dorong Transformasi Perguruan Tinggi Melalui AI LEARNING LAB: Eksplorasi Agentic AI Bersama Google Cloud, Data Script, dan APTISI JABAR

    BANDUNG, UNIKOM – Rabu, 10 Juni 2026. Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan “AI Learning Lab: Transformasi Agentic AI”. Bertempat di Auditorium Lantai 17 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut menghadirkan para akademisi, pimpinan perguruan tinggi, praktisi teknologi, serta mitra industri untuk bersama-sama mengeksplorasi perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan penerapannya dalam transformasi pendidikan tinggi. Acara yang diselenggarakan melalui kolaborasi antara UNIKOM, APTISI Jawa Barat, Google Cloud, Google for Education, Ingram Micro Indonesia, dan Datascrip Turbo Edu ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat pemahaman perguruan tinggi mengenai teknologi Agentic AI, yaitu generasi terbaru kecerdasan buatan yang tidak hanya mampu menghasilkan informasi, tetapi juga dapat melakukan penalaran, pengambilan keputusan, serta menjalankan berbagai tugas secara mandiri berdasarkan tujuan yang diberikan.

    Turut hadir sejumlah tokoh penting dari dunia pendidikan dan industri teknologi, di antaranya perwakilan APTISI Jawa Barat, jajaran pimpinan UNIKOM, para pimpinan perguruan tinggi yang tergabung dalam APTISI Jawa Barat, kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan tenaga pendidik dari berbagai sekolah menengah atas dan kejuruan di Jawa Barat. Selain itu, hadir pula perwakilan mitra industri teknologi, yaitu Google Cloud, Google for Education, Ingram Micro Indonesia, dan Datascrip Turbo Edu, termasuk Product Manager Google Cloud Ingram Micro Indonesia, Google Solutions Specialist Datascrip Turbo Edu, Education Lead Google Cloud Indonesia, serta Program Manager Google for Education.

    Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., M.Pd., dalam sambutan pembukanya menegaskan komitmen UNIKOM dalam mendukung transformasi digital dan pemanfaatan teknologi AI di lingkungan perguruan tinggi. Menurutnya, kehadiran AI bukan untuk menggantikan peran manusia, melainkan menjadi mitra strategis yang dapat meningkatkan efektivitas proses pembelajaran, pengelolaan institusi, serta pengembangan inovasi berbasis teknologi.

    Prof. Umi menjelaskan bahwa perkembangan teknologi AI berlangsung sangat cepat dan akan terus melahirkan inovasi-inovasi baru yang semakin canggih. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa kemajuan teknologi harus tetap diimbangi dengan penguatan karakter dan nilai-nilai kemanusiaan. “Teknologi akan terus berkembang dan menjadi semakin canggih. Namun, masa depan tetap membutuhkan manusia yang memiliki etika, integritas, empati, serta kemampuan berpikir kritis. Nilai-nilai tersebut merupakan fondasi penting yang tidak dapat digantikan oleh teknologi”, demikian tuturnya.

    Lebih lanjut, Prof. Umi mengajak seluruh perguruan tinggi untuk memanfaatkan AI secara bijaksana sebagai sarana peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, transformasi digital yang sukses tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi yang digunakan, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia dalam beradaptasi terhadap perubahan.

    Pada kesempatan yang sama, Indira Bagus Sugiharto, selaku Product Manager Google Cloud Ingram Micro Indonesia, dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada UNIKOM dan seluruh mitra yang telah menghadirkan forum pembelajaran mengenai transformasi AI bagi dunia pendidikan. Menurut Indira, perkembangan AI saat ini berlangsung sangat cepat sehingga institusi pendidikan perlu terus meningkatkan kapasitas dan pemahamannya agar mampu memanfaatkan teknologi secara optimal. Ia menegaskan bahwa AI tidak perlu dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai alat yang dapat membantu meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan pengelolaan institusi pendidikan. “Teknologi akan terus berkembang setiap saat. Yang terpenting adalah bagaimana kita memanfaatkannya untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul, kreatif, dan mampu bersaing secara global. AI hadir bukan untuk menggantikan manusia, melainkan untuk membantu manusia bekerja lebih efektif dan produktif”, ungkapnya.

    Indira juga mengapresiasi langkah UNIKOM yang secara konsisten menghadirkan berbagai program transformasi digital dan pengembangan kompetensi berbasis teknologi bagi sivitas akademika maupun masyarakat luas. Menurutnya, kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri menjadi faktor penting dalam mempersiapkan generasi masa depan yang siap menghadapi era digital.

    Selain itu, Edwin Wijaya, Google Solutions Specialist Datascrip Turbo Edu, menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi perubahan yang dibawa oleh teknologi AI. Ia menjelaskan bahwa transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi terbaru, tetapi juga menyangkut kemampuan manusia untuk beradaptasi dan memanfaatkannya secara bertanggung jawab.

    Edwin juga menambahkan bahwa, AI memiliki potensi besar untuk membantu institusi pendidikan menciptakan proses pembelajaran yang lebih personal, interaktif, dan inovatif. Namun demikian, keberhasilan implementasi AI tetap memerlukan dukungan nilai-nilai etika, integritas, kreativitas, dan kemampuan kolaborasi. “Perkembangan teknologi memang tidak dapat dihentikan. Karena itu, yang paling penting adalah bagaimana kita menggunakannya secara bijak dan bertanggung jawab. Kemampuan teknis harus berjalan beriringan dengan karakter yang kuat agar teknologi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat”, jelas Edwin. Ia juga berharap sinergi antara Google, Datascrip Turbo Edu, Ingram Micro Indonesia, APTISI Jawa Barat, dan UNIKOM dapat terus berlanjut dalam menghadirkan berbagai program pengembangan kapasitas yang mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi di Indonesia.

    Peserta mendapatkan berbagai pemaparan mengenai implementasi kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan. Pemaparan berbagai materi yang telah disampaikan oleh narasumber di antaranya: Pandu Satrio Nugroho, Program Manager Google for Education, yang memaparkan topik “AI Learning Lab dan Google Reference University Program”. Sementara itu, Sugiyanto Yoannatan Widjaja, Education Lead Google Cloud Indonesia, menyampaikan presentasi bertajuk “Gemini Enterprise for Education & Google Career Launchpad Program”.

    Pada kesempatan tersebut Koordinator Tim EduPlus UNIKOM sekaligus Deputi Wakil Rektor IV UNIKOM, Adam Mukharil Bachtiar, S.Kom., M.T., Ph.D., juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan “AI Learning Lab: Transformasi Agentic AI”. Menurutnya, kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai respons terhadap era baru yang tengah berlangsung, di mana perkembangan kecerdasan buatan memberikan pengaruh besar terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan.

    Adam, Ph.D juga menjelaskan bahwa AI telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari transformasi pendidikan modern. Oleh karena itu, perguruan tinggi perlu mempersiapkan diri dengan meningkatkan literasi digital, kompetensi teknologi, serta membangun ekosistem pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman. “Saat ini kita telah memasuki sebuah era baru yang memberikan pengaruh besar terhadap dunia pendidikan di Indonesia. Tentunya Bapak dan Ibu sudah sangat familiar dengan istilah Artificial Intelligence atau AI. Melalui kegiatan ini kami berharap seluruh peserta dapat memperoleh wawasan dan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pemanfaatan AI dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi”, ungkapnya.

    Sebagai bagian dari rangkaian acara, peserta juga diberikan kesempatan untuk mengunjungi AI Learning Center UNIKOM yang berada di area lobi Smart Building UNIKOM. Fasilitas tersebut menjadi salah satu bentuk nyata komitmen UNIKOM dalam menghadirkan lingkungan pembelajaran berbasis teknologi mutakhir yang mendukung pengembangan kompetensi digital mahasiswa, dosen, dan masyarakat luas.

    Melalui penyelenggaraan AI Learning Lab: Transformasi Agentic AI, UNIKOM kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif mendorong inovasi dan adaptasi teknologi di era kecerdasan buatan. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri teknologi, sekaligus mempercepat transformasi perguruan tinggi menuju ekosistem pendidikan yang lebih cerdas, adaptif, dan berdaya saing global. (Direktorat Hms & Pro)

  • ASEAN AI PIONEERS WEEK 2026

    ASEAN AI PIONEERS WEEK 2026

    Direktorat International Program UNIKOM bekerja sama dengan FPT University, Da Nang, Vietnam, mengundang seluruh mahasiswa untuk mengikuti ASEAN AI PIONEERS WEEK 2026 dengan tema “Innovate Today, Lead Tomorrow”.

    Program internasional yang akan berlangsung pada 12–15 Agustus 2026 di FPT University, Da Nang, Vietnam ini dirancang untuk mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara ASEAN dalam mengeksplorasi perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan inovasi masa depan. Menariknya, program ini terbuka untuk seluruh program studi tanpa mensyaratkan latar belakang teknis maupun pengalaman AI sebelumnya.

    Selama empat hari, peserta akan mengikuti berbagai kegiatan menarik, mulai dari workshop mengenai perkembangan agen AI personal, Youth Roundtable Discussion, ASEAN Night Cultural Exchange, hingga eksplorasi budaya dan kuliner khas Kota Da Nang. Selain memperluas wawasan global, program ini juga menjadi kesempatan berharga untuk membangun jejaring internasional dengan mahasiswa dari berbagai negara ASEAN.

    FPT University menyediakan kuota beasiswa terbatas yang akan diberikan dengan sistem first come, first served, serta membuka kesempatan bagi peserta yang ingin mengikuti program melalui jalur biaya mandiri.

    Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari generasi pionir yang siap memimpin masa depan di era digital dan kecerdasan buatan.

    đŸ“© Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Direktorat International Program UNIKOM melalui email: senny@email.unikom.ac.id

    Segera daftarkan diri Anda dan mari berdampak bersama bagi kawasan ASEAN!

  • Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer UNIKOM Terima Kunjungan Benchmarking UNJANI, Bahas Strategi Kampus Berbasis OBE

    Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer UNIKOM Terima Kunjungan Benchmarking UNJANI, Bahas Strategi Kampus Berbasis OBE

    BANDUNG, UNIKOM – Senin, 8 Juni 2026, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menerima kunjungan benchmarking dari Fakultas Sains dan Informatika Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI). Bertempat di Ruang Meeting L.030 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus menjajaki berbagai peluang kerja sama dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

    Kunjungan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaboratif tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan, dosen, dan pengelola program studi dari kedua perguruan tinggi. Dari pihak UNJANI hadir Kepala Program Studi Teknik Informatika Puspita N. Sabrina, S.Kom., M.T., beserta para dosen dan tenaga  kependidikan. Sementara dari pihak UNIKOM hadir Ketua Program Studi Sistem Informasi Assoc. Prof. Dr. Wartika, S.Kom., M.T., Sekretaris Program Teknik Informatika, Dr. Ednawati Rainarli, M.Si., serta jajaran dosen FTIK UNIKOM.

    Dalam kesempatan tersebut, Kepala Program Studi Teknik Informatika UNJANI, Puspita N. Sabrina, S.Kom., M.T., menyampaikan bahwa UNIKOM dipilih sebagai tujuan benchmarking karena memiliki reputasi yang kuat dan pengalaman panjang dalam pengembangan teknologi informasi. Sebagai alumni UNIKOM, ia mengakui bahwa kampus tersebut telah menjadi salah satu rujukan dalam pengelolaan pendidikan berbasis teknologi informasi di Indonesia.

    Menurutnya, kegiatan benchmarking tersebut tidak hanya menjadi sarana berbagi pengalaman, tetapi juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ia menilai kedua institusi memiliki keunggulan masing-masing yang dapat saling melengkapi, terutama dalam pengembangan sistem akademik dan kolaborasi riset. “Kami melihat banyak hal yang dapat dipelajari dari UNIKOM, khususnya dalam pengelolaan teknologi informasi. Di sisi lain, UNJANI juga memiliki potensi yang kuat dalam bidang penelitian. Karena itu, kolaborasi yang dibangun ke depan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi serta meningkatkan kualitas lulusan agar semakin siap menghadapi kebutuhan dunia kerja”, ungkap Puspita.

    Sementara itu, Sekretaris Program Studi Teknik Informatika UNIKOM, Dr. Ednawati Rainarli, M.Si., menyambut baik pelaksanaan benchmarking tersebut. Ia menilai diskusi yang berlangsung menghasilkan banyak wawasan, masukan, serta peluang kerja sama yang dapat ditindaklanjuti melalui berbagai program bersama. “Kegiatan ini memberikan banyak insight bagi kedua institusi. Kami melihat adanya peluang kolaborasi dalam penelitian, pengabdian kepada masyarakat, keterlibatan sebagai mitra bestari, hingga pengembangan publikasi ilmiah. Semoga kerja sama ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang nyata bagi kedua belah pihak”, tuturnya.

    Lebih lanjut, Ketua Program Studi Sistem Informasi UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Wartika, S.Kom., M.T., menegaskan bahwa hasil diskusi yang telah dilakukan diharapkan tidak berhenti pada tahap pertukaran informasi semata. Menurutnya, berbagai ide dan peluang yang muncul perlu diwujudkan dalam program-program konkret yang mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Harapan kami, kegiatan benchmarking ini menjadi langkah awal bagi terwujudnya berbagai kolaborasi yang lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas akademik sekaligus menghasilkan lulusan yang unggul dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global”, tuturnya.

    Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang dipandu oleh moderator Ketua Divisi Humas & Informasi Komunikasi Publik, Arif Try Cahyadi, M.Ds., membahas berbagai aspek pengelolaan program studi, pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), peningkatan mutu akademik, penguatan penelitian, hingga strategi menghasilkan lulusan yang kompetitif dan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

    Melalui kegiatan benchmarking UNIKOM dan UNJANI, UNIKOM kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun jejaring kemitraan strategis dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kolaborasi yang terjalin diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan tinggi, meningkatkan produktivitas penelitian, serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan masyarakat. (Direktorat Hms & Pro)

  • UNIKOM Press Terbitkan Lima Buku Akademik BER-ISBN: Perkuat Kontribusi Dosen Dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan

    UNIKOM Press Terbitkan Lima Buku Akademik BER-ISBN: Perkuat Kontribusi Dosen Dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan

    BANDUNG, UNIKOM – Direktorat Jurnal dan Publikasi Ilmiah Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melalui UNIKOM Press kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat budaya akademik dan publikasi ilmiah melalui penerbitan lima buku karya dosen yang telah resmi memperoleh International Standard Book Number (ISBN) pada periode bulan Juni 2026. Penerbitan tersebut difasilitasi oleh UNIKOM Press sebagai unit penerbitan resmi universitas yang berperan dalam mendukung diseminasi hasil pemikiran, penelitian, dan inovasi sivitas akademika kepada masyarakat luas.

    Perolehan ISBN menjadi bukti pengakuan resmi terhadap kualitas karya akademik yang dihasilkan para dosen UNIKOM. Selain memperkuat rekam jejak publikasi ilmiah institusi, kehadiran buku-buku tersebut juga diharapkan dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi akademisi, mahasiswa, praktisi, peneliti, hingga pengambil kebijakan di berbagai bidang keilmuan.

    Kelima buku yang telah resmi terbit dan terdaftar ber-ISBN tersebut mencakup beragam tema strategis yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat saat ini, mulai dari tata kelola kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), manajemen sumber daya manusia, pemasaran berkelanjutan, metodologi penelitian, hingga pengembangan wisata berbasis budaya dan desain.

    Adapun buku-buku yang telah memperoleh ISBN tersebut, antara lain: 1) Ruang Desain di Kota Pusaka Lasem: Menggali Potensi Kreatif Melalui Design Thinking untuk Pengembangan Wisata (Studi Kasus: Kawasan Kota Pusaka Lasem)
     Buku ini merupakan karya kolaboratif Cherry Dharmawan, S.Sn., M.Sn., Irwan Tarmawan, S.Sn., M.Ds., Ruth E. Oppusunggu, Martin L. Katoppo, dan Felia Sinaga yang mengangkat pendekatan design thinking dalam menggali potensi kreatif kawasan Kota Pusaka Lasem sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan kearifan lokal. 2) “Manajemen Sumber Daya Manusia Strategis: Integrasi Manusia, Teknologi, dan Kinerja Bisnis”. Ditulis oleh Yayah Sutisnawati, S.E., M.M., buku ini membahas strategi pengelolaan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta relevansinya dalam meningkatkan kinerja organisasi dan daya saing bisnis. 3) “Menuju AI Governance Indonesia: Sandbox AI Regulatory Berbasis Risiko, Inovasi, dan Dampak sebagai Kerangka Kebijakan”. Karya Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA., ini menghadirkan kajian komprehensif mengenai tata kelola kecerdasan buatan di Indonesia melalui pendekatan regulasi berbasis risiko, inovasi, dan dampak sebagai landasan penyusunan kebijakan AI yang berkelanjutan. 4) “Strategi Sustainable Marketing dalam Meningkatkan Keunggulan Kompetitif”. Melalui buku yang ditulis oleh Dr. H. Tatang Supriyadi, S.E., M.M., CSCU., pembaca diajak memahami pentingnya penerapan pemasaran berkelanjutan sebagai strategi untuk menciptakan nilai tambah sekaligus meningkatkan daya saing organisasi di era modern. 5) “Metode Penelitian Kuantitatif”. Buku karya Dr. Poni Sukaesih Kurniati, S.IP., M.Si. dan Prof. Dr. Suryanto, S.E., M.Si., ini hadir sebagai panduan metodologis bagi mahasiswa, peneliti, maupun akademisi dalam memahami dan menerapkan penelitian kuantitatif secara sistematis dan ilmiah.

    Terbitnya kelima buku tersebut mencerminkan produktivitas akademik dosen UNIKOM dalam menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat dan dunia industri.

    Sebagai penerbit perguruan tinggi, UNIKOM Press terus berkomitmen untuk mendukung peningkatan kualitas publikasi ilmiah dan memperluas akses masyarakat terhadap sumber-sumber pengetahuan yang kredibel. Langkah ini sejalan dengan visi UNIKOM dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang unggul melalui penguatan riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

    Melalui penerbitan buku-buku ber-ISBN ini, UNIKOM berharap dapat terus mendorong lahirnya karya-karya akademik berkualitas yang memberikan dampak nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan, pembangunan bangsa, serta peningkatan literasi masyarakat di tingkat nasional maupun internasional. (Direktorat Hms & Pro)

  • UNIKOM Terima Beasiswa Prestasi Bni Senilai 327 Juta Rupiah untuk 109 Mahasiswa Berprestasi

    UNIKOM Terima Beasiswa Prestasi Bni Senilai 327 Juta Rupiah untuk 109 Mahasiswa Berprestasi

    BANDUNG, UNIKOM – Jumat, 12 Juni 2026, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan prestasi mahasiswa melalui penyaluran Beasiswa Prestasi dari PT Bank Negara Indonesia (BNI) Persero Tbk. Program beasiswa tersebut bukan kali pertama diberikan kepada mahasiswa UNIKOM, melainkan merupakan program yang secara rutin disalurkan setiap tahun sebagai bentuk dukungan BNI terhadap pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan akses pendidikan tinggi. Bertempat di Grand Meeting Room Lantai 15 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Tim Divisi Beasiswa UNIKOM, serta perwakilan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

    Program beasiswa tersebut merupakan bentuk kerja sama antara UNIKOM dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk yang secara continue dilakukan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang pendidikan. Beasiswa diberikan kepada mahasiswa berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik sekaligus dukungan agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi dengan baik dan tepat waktu. Pada Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, BNI menyalurkan beasiswa kepada 109 mahasiswa UNIKOM dengan nilai bantuan sebesar Rp3.000.000,- per mahasiswa, sehingga total dana beasiswa yang disalurkan mencapai Rp. 327.000.000,- (Tiga Ratus Dua Puluh Tujuh Juta Rupiah). Pada kegiatan tersebut, sebanyak 69 mahasiswa hadir sebagai perwakilan penerima beasiswa dari total 109 mahasiswa yang memperoleh bantuan pendidikan tersebut.

    Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT BNI (Persero) Tbk atas dukungan yang diberikan kepada mahasiswa UNIKOM. Menurutnya, program beasiswa tersebut merupakan wujud nyata sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, kompetitif, dan berdaya saing global. “Pada hari ini kita menyerahkan Beasiswa Prestasi BNI dengan total nilai sebesar 327 juta rupiah yang diberikan kepada 109 mahasiswa UNIKOM. Program ini merupakan bentuk kepedulian yang sangat luar biasa dari BNI dalam mendukung keberlangsungan studi mahasiswa. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BNI beserta seluruh jajaran yang telah berkenan memberikan beasiswa kepada mahasiswa UNIKOM”, ungkap Prof. Eddy.

    Lebih lanjut, Prof. Eddy juga menjelaskan bahwa penerima beasiswa merupakan mahasiswa yang memiliki prestasi akademik baik dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas 3,00 serta memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. “Beasiswa ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan prestasi akademik maupun non-akademik dalam proses perkuliahan. Gunakan bantuan ini untuk kepentingan studi dan pengembangan akademik. Jadikan beasiswa ini sebagai motivasi untuk menyelesaikan pendidikan dengan hasil yang terbaik serta menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh BNI maupun UNIKOM”, demikian pesannya.

    Sementara itu, Area Head 3 Bandung Raya PT BNI (Persero) Tbk, Kinkin Sakinah menyampaikan bahwa program beasiswa merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kemajuan pendidikan nasional serta memberikan kesempatan yang lebih luas kepada mahasiswa berprestasi untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki. “Kami berharap beasiswa ini dapat menjadi salah satu langkah awal yang membantu mahasiswa meraih kesuksesan di masa depan. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban mahasiswa sehingga proses belajar dapat berjalan lebih lancar. Pendidikan tinggi merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa dan BNI berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia Indonesia”, ungkapnya.

    Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa banyak lulusan UNIKOM yang telah menunjukkan kompetensi dan kualitasnya di dunia kerja, termasuk di lingkungan BNI. “Kami melihat banyak alumni UNIKOM yang telah berhasil berkarir dan memberikan kontribusi positif di berbagai sektor. Hal ini menjadi bukti bahwa lulusan UNIKOM memiliki kualitas yang sangat baik dan mampu bersaing secara profesional. Oleh karena itu, manfaatkan kesempatan belajar selama di UNIKOM dengan sebaik-baiknya”, tambahnya.

    Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM, Prof. Dr. Hj, Umi Narimawati, Dra., M.Si., turut menyampaikan rasa syukur atas kembali terselenggaranya program beasiswa BNI bagi mahasiswa UNIKOM. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BNI yang selama ini terus memberikan dukungan kepada mahasiswa UNIKOM. Kehadiran program beasiswa menjadi solusi nyata bagi mahasiswa dalam meringankan beban biaya sehingga mereka dapat tetap fokus menyelesaikan pendidikan tanpa mengurangi semangat untuk berprestasi”, ungkapnya.

    Lebih lanjut, Prof. Umi menyampaikan bahwa kuota penerima beasiswa tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga semakin banyak mahasiswa yang dapat merasakan manfaat dari program tersebut. “Kami berharap para penerima beasiswa dapat menjadi mahasiswa yang membanggakan almamater, terus meningkatkan prestasi, serta berperan aktif dalam berbagai kegiatan akademik maupun kemahasiswaan. Jadilah duta UNIKOM yang mampu menginspirasi dan memberikan kontribusi positif bagi kampus, masyarakat, dan bangsa”, demikian pungkasnya.

    Para mahasiswa penerima beasiswa tahun ini berasal dari berbagai program studi dan fakultas di lingkungan UNIKOM, antara lain Program Studi Akuntansi, Desain Komunikasi Visual, Teknik Komputer, Teknik Informatika, Ilmu Komunikasi, dan Ilmu Hukum, dengan capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang sangat baik.

    Melalui program beasiswa tersebut, UNIKOM dan BNI berharap dapat terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi, pemerataan kesejahteraan mahasiswa, serta menciptakan lulusan yang unggul dan siap menghadapi tantangan global di era transformasi digital. Selain itu, penyerahan beasiswa menjadi momentum penting dalam memberikan apresiasi kepada mahasiswa berprestasi sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam memajukan pendidikan Indonesia. (Direktorat Hms & Pro)