Tag: Universitas Komputer Indonesia.

  • Bukti Nyata – Kampus ini Sukses Cetak Generasi Prestasi Level Dunia

    Bukti Nyata – Kampus ini Sukses Cetak Generasi Prestasi Level Dunia

    Dari Lyon, Manila, Taipei, hingga bersiap menuju panggung dunia berikutnya di Shanghai pada September 2026 mendatang!

    Prestasi global delegasi UNIKOM di ajang WorldSkills menjadi bukti nyata kualitas akademik UNIKOM dalam mencetak talenta unggulan internasional. Sebagai Campus AI Ready & Digital Entrepreneurial University, UNIKOM siap mendukung minat, bakat, dan mimpi besarmu jadi karya nyata!

    Pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UNIKOM Gelombang IV sudah resmi dibuka!!

    Raih Beasiswa UNIKOM berupa potongan BPP sebesar Rp1.000.000,- bagi pendaftar di gelombang IV

    Jangan lewatkan kesempatan emas untuk memulai langkah pertamamu menjadi bagian dari generasi berprestasi level dunia. Informasi pendaftaran selengkapnya dapat diakses dengan mudah melalui situs pmb.unikom.ac.id atau Scan QR Barcode-nya.

    Bersiaplah memilih jalur pendaftaran yang kamu mau.. Karena di UNIKOM kamu bisa bebas pilih :
    1. Jalur RPL lulus 1,5 tahun,
    2. Jalur USMBK
    3. Jalur Raport,
    4. Jalur Beasiswa Prestasi akademik/non akademik, Prestasi Sertifikat UTBK – SNBT, tanpa test
    5. Jalur Beasiswa Anak guru
    6. Jalur Beasiswa Alumni

    📲 Informasi Lebih Lanjut:
    WhatsApp: +62 811 8888 4133 (hotline 1)
    +62 811 8888 4233 (hotline 2)
    Instagram: @unikom_official & @pmbunikom

    #Unikom #PendaftaranMahasiswaBaru #UTBK #SNBT #BeasiswaKIP

  • Ketua Aptisi Jawa Barat Terima Kunjungan Kementerian Hukum Jabar

    Ketua Aptisi Jawa Barat Terima Kunjungan Kementerian Hukum Jabar

    Bahas Penguatan HKI Perguruan Tinggi Swasta

    BANDUNG, UNIKOM — Jumat, 30 Januari 2026, Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Jawa Barat sekaligus Rektor Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM), menerima kunjungan dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Jawa Barat. Bertempat di Ruang Rektor Lantai 15 Smart Building UNIKOM, pertemuan tersebut membahas penjajakan kerja sama strategis antara Kemenkum Jawa Barat dan APTISI Jawa Barat, dengan fokus pada penguatan perlindungan, pengelolaan, serta optimalisasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di lingkungan perguruan tinggi swasta.

    Pada kesempatan tersebut, Ketua APTISI Provinsi Jawa Barat sekaligus Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T. menyampaikan, APTISI menaungi lebih dari 350 perguruan tinggi swasta di Jawa Barat yang memiliki potensi besar dalam menghasilkan berbagai karya inovasi dan kekayaan intelektual, baik dari dosen maupun sivitas akademika. Potensi tersebut menurut Prof. Eddy perlu didorong agar dapat didaftarkan dan dilindungi secara hukum melalui skema paten dan hak kekayaan intelektual lainnya. “Kunjungan ini menjadi langkah awal untuk membangun kerja sama antara Kementerian Hukum Provinsi Jawa Barat dengan APTISI Jawa Barat. Perguruan tinggi memiliki banyak hasil riset, inovasi, dan karya kreatif yang dapat dipatenkan, sehingga dapat memberikan manfaat akademik sekaligus meningkatkan rekam jejak institusi”, tutur Prof. Eddy.

    Lebih lanjut disampaikan Prof. Eddy, pembahasan tersebut menghasilkan kesepakatan awal untuk membangun momentum bersama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kemenkum Jawa Barat dan APTISI Provinsi Jawa Barat. Rencana penandatanganan MoU dijadwalkan akan dilaksanakan pada 11 Februari 2026, bertepatan dengan pelantikan pengurus APTISI Provinsi Jawa Barat periode 2025–2030.

    Sementara itu, Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Hermawati BR Pandia, A.Md., S.H., M.M., menegaskan bahwa pihak Kemenkum Jabar menyambut baik rencana kerja sama tersebut sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam mendorong perlindungan hukum atas hasil inovasi perguruan tinggi. Menurutnya, kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kapasitas perguruan tinggi swasta dalam mengelola hak kekayaan intelektual secara optimal.

    Kolaborasi tersebut sekaligus menegaskan posisi UNIKOM sebagai perguruan tinggi swasta (PTS) terdepan dalam inovasi. Hal tersebut dibuktikan melalui raihan Silver Winner kategori HKI Tertinggi Institusi Klaster Utama pada Anugerah Diktisaintek 2024, serta Gold Winner pada Anugerah Diktiristek 2023. Pencapaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi UNIKOM dalam menghasilkan riset dan mencatatkan jumlah pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang tinggi di tingkat nasional. Komitmen tersebut juga tercermin dari upaya UNIKOM dalam memastikan seluruh karya mahasiswa dan sivitas akademika mulai dari tugas akhir, skripsi, tesis, hingga hasil riset terdaftar dan terlindungi melalui skema HKI. Melalui sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan Kementerian Hukum, APTISI Jawa Barat bersama UNIKOM berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya ekosistem inovasi yang produktif, memiliki kepastian hukum, dan berkelanjutan. (Direktorat Hms & Pro)

  • BEM UNIKOM Lakukan Penerapan Teknologi Pencacah Sampah dan Maggot Cerdas Berbasis AI:  Wujudkan Inovasi  Berkelanjutan Di Desa Mekarmanik

    BEM UNIKOM Lakukan Penerapan Teknologi Pencacah Sampah dan Maggot Cerdas Berbasis AI:  Wujudkan Inovasi  Berkelanjutan Di Desa Mekarmanik

    BANDUNG, UNIKOM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menunjukkan kontribusi nyata mahasiswa dalam menyelesaikan persoalan lingkungan melalui program “PKM Berdampak”. Kegiatan PKM tersebut dilakukan selama satu semester mulai dari bulan September 2025 sampai dengan Januari 2026, dengan menghadirkan inovasi teknologi pencacah sampah dan sistem budidaya Maggot Cerdas berbasis Artificial Intelligence (AI) sebagai solusi peningkatan kemandirian dan keberlanjutan pengelolaan sampah di Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.

    Warga Mekarmanik sendiri selama ini menghadapi kendala dalam pengelolaan sampah rumah tangga, terutama limbah organik yang menumpuk akibat keterbatasan alat pencacah dan proses penguraian yang lambat. Menyikapi situasi tersebut, BEM UNIKOM menghadirkan program kolaboratif antara BEM Nandanasena, Divisi Codelabs, dan Divisi Labkat UNIKOM dengan fokus mendorong penerapan teknologi cerdas yang dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat.

    Program PKM Berdampak di Desa Mekarmanik dilaksanakan dengan melibatkan 22 mahasiswa diantaranya 16 mahasiswa dari BEM Nandasena, 4 mahasiswa Codelabs, dan 2 mahasiswa Labkat, serta panitia dari program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Ilmu Komunikasi, Manajemen, Akuntansi, dan Komputerisasi Akuntansi UNIKOM, dipimpin oleh Ketua Pelaksana, Andrias Darmayadi, S.IP., M.Si., Ph.D., dengan penanggung jawab kegiatan, Moch Nafis Azhar, serta dibimbing dan didampingi oleh dosen UNIKOM, antara lain, Dr. Hj. Supriyati, S.E., M.Si., Ak., CA., ASEAN CPA., C.PI., CIAP, AMKI., dan Dian Dharmayanti, S.T., M.Kom. Sinergi lintas keahlian dilakukan untuk memastikan setiap tahapan kegiatan berjalan efektif dan tepat sasaran.

    Rangkaian kegiatan program dimulai dengan penyerahan alat pencacah sampah otomatis dan sistem budidaya Maggot berbasis AI kepada Pemerintah Desa Mekarmanik. Inovasi tersebut mendapat respon positif warga karena tidak hanya dapat mempercepat proses pengelolaan sampah organik, tetapi juga menghasilkan keluaran yang bisa dimanfaatkan kembali, seperti pakan maggot dan pupuk organik.

    Dr. Supriyati, dalam sambutannya menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi tepat guna untuk menciptakan lingkungan yang mandiri dan berdaya. “Kami berharap alat ini tidak hanya menjadi solusi penanganan sampah, tetapi juga memicu perubahan pola pikir masyarakat tentang pentingnya daur ulang dan kemandirian lingkungan”, tuturnya.

    Sementara itu, dukungan juga datang dari pemerintah desa. Kepala Desa Mekarmanik, Bapak Nanang, menyampaikan apresiasi atas kontribusi UNIKOM. Ia menilai bahwa kehadiran teknologi pencacah sampah menjadi jawaban atas permasalahan pengelolaan sampah organik yang selama ini membebani warga. Ungkapan terima kasih turut disampaikan Ketua RW 04 dan RW 05 serta Sekretaris Karang Taruna RW 04 yang merasakan langsung manfaat alat tersebut.

    Setelah penyerahan alat, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan penggunaan alat pencacah sampah, teori dan praktik budidaya maggot, hingga penerapan sistem “Maggot Cerdas berbasis AI”. Pelatihan menggunakan metode praktik langsung sehingga warga mampu memahami siklus budidaya maggot dan terampil mengembangkan sistem pengolahannya secara mandiri. Sesi game edukatif juga digelar untuk memastikan kemampuan warga dalam mengaplikasikan pengetahuan yang telah diberikan.

    Apresiasi terhadap program terlihat jelas dari antusiasme warga dan pemerintah desa. Sekretaris Desa Mekarmanik berharap kegiatan PKM dapat terus berlanjut hingga tahap evaluasi pada tahun ketiga, sebagai komitmen menjaga keberlanjutan pengelolaan sampah berbasis teknologi.

    Program PKM Berdampak sekaligus memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi UNIKOM, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Penerapan teknologi pencacah sampah dan Maggot Cerdas berbasis AI di Desa Mekarmanik diharapkan mampu menjadi model inovasi lingkungan tingkat desa yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan.

    Melalui PKM Berdampak, UNIKOM menegaskan bahwa kolaborasi akademisi dan masyarakat dapat menghasilkan solusi nyata yang tidak hanya menyelesaikan masalah lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Program tersebut menjadi tonggak awal menuju tata kelola lingkungan yang lebih cerdas dan berdaya saing. (Direktorat Hms & Pro)

  • UNIKOM Resmikan “Pusat Bahasa” Sebagai Wadah Penguatan Literasi, Kolaborasi Multidisiplin dan Inovasi Teknologi Bahasa

    UNIKOM Resmikan “Pusat Bahasa” Sebagai Wadah Penguatan Literasi, Kolaborasi Multidisiplin dan Inovasi Teknologi Bahasa

    BANDUNG, UNIKOM — Senin, 27 Oktober 2025, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melalui Divisi Pusat Bahasa meresmikan berdirinya Ruang Pusat Bahasa (PUSBA) UNIKOM yang bertempat di Kampus I UNIKOM dengan rangkaian kegiatan Grand Opening digelar  di Auditorium Miracle, Lantai 4 Kampus 1 UNIKOM. Pendirian Pusat Bahasa  menjadi salah satu langkah strategis UNIKOM dalam mendukung kemajuan teknologi bahasa yang kini menjadi aspek penting dalam era transformasi digital. Di tengah perkembangan kecerdasan buatan, komunikasi lintas budaya, dan globalisasi pendidikan, kemampuan berbahasa dan berkomunikasi efektif menjadi kompetensi utama yang harus dimiliki oleh generasi akademik.

    Grand Opening PUSBA UNIKOM dihadiri langsung oleh Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., beserta jajaran pimpinan lainnya, antara lain: Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., SE., M.Si., Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., Wakil Rektor III Bidang Riset, Inovasi, dan Akreditasi, Assoc. Prof. Dr. Ir. Herman S. Soegoto, MBA., para Dekan Fakultas, Ketua Program Studi, dosen, sivitas akademika serta mahasiswa di lingkungan UNIKOM.

    Ketua Divisi Pusat Bahasa UNIKOM, Dr. Retno Purwani Sari, S.S., M.Hum., dalam laporannya mengungkapkan bahwa selama ini banyak yang mengenal Pusat Bahasa, atau yang biasa disebut PUSBA, hanya sebagai penyelenggara tes kemampuan bahasa Inggris. “Peran PUSBA jauh lebih luas dari itu. PUSBA merupakan mitra strategis universitas dalam membangun kapasitas bahasa dan komunikasi internasional bagi seluruh sivitas akademika UNIKOM. Peran ini sejalan dengan komitmen UNIKOM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 tentang Quality Education, tujuan ke-3 tentang Good Health and Well-being, tujuan ke-8 tentang Decent Work and Economic Growth, serta tujuan ke-17 tentang Partnerships for the Goals. Misi kami adalah menjadikan Pusat Bahasa UNIKOM sebagai pusat pengembangan kompetensi bahasa dan komunikasi lintas budaya yang inovatif, adaptif, dan kontekstual dengan kebutuhan global masa kini”, ungkap Dr. Retno.

    Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah memprakarsai pembentukan Pusat Bahasa UNIKOM.  “Ini merupakan momen penting bagi UNIKOM, karena melalui Pusat Bahasa (PUSBA), universitas akan memiliki peran yang semakin besar dalam mendukung pencapaian visi menuju World Class University (WCU), tuturnya. Senada dengan yang disampaikan Dr. Retno, lebih lanjut Prof. Eddy menyatakan bahwa, “PUSBA tidak hanya berfokus pada pengembangan kemampuan bahasa, tetapi juga akan menjadi pusat yang membidangi berbagai kegiatan kolaboratif, khususnya kerja sama internasional dengan perguruan tinggi asing. Dari sisi internal, PUSBA juga akan memperkuat kapasitas bahasa dan komunikasi sivitas akademika UNIKOM. Hal ini sejalan dengan tuntutan untuk mencapai WCU, dimana kolaborasi global dan jejaring internasional menjadi kunci utama. Upaya ini sudah mulai dijalankan UNIKOM dan akan terus diperluas di masa mendatang”, pungkas Prof. Eddy.

    Pada kesempatan yang sama, Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., secara simbolis meresmikan Pusat Bahasa UNIKOM dengan pemotongan pita di Ruang PUSBA yang didampingi oleh jajaran pimpinan UNIKOM, serta melakukan peninjauan fasilitas PUSBA. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Dialog Lintas Disiplin Ilmu bertema “Bahasa, Sastra, dan Budaya Pop sebagai Ruang Dialog Lintas Generasi” di Auditorium Miracle. Dialog ini menghadirkan empat narasumber lintas bidang, yakni Dr. Rosaria Mita Amalia, M.Hum. (Bidang Bahasa & Linguistik), Dr. Ir. Yuni Dahlia Yosepha Mogot, M.Si., CPR. (Bidang Komunikasi), Dr. Aliyuna Pratisti (Bidang Sosial Politik), dan Catur Ratna Wulandari, M.Sos. (Bidang Jurnalistik & Media) yang dipandu oleh Moderator Nenden Rikma Dewi, S.S., M.Hum. Kegiatan dialog berlangsung dengan sangat interaktif, hal ini menegaskan peran bahasa sebagai jembatan pengetahuan antar disiplin ilmu dan sarana memperkuat nilai-nilai kebudayaan di tengah perkembangan teknologi digital.

    Sebagai penutup, acara dimeriahkan oleh penampilan musik Arumba dari Sadaya UNIKOM, penyerahan sertifikat kepada narasumber, serta sesi dokumentasi bersama seluruh tamu undangan dan panitia. Melalui peresmian Pusat Bahasa, UNIKOM menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan potensi akademik, budaya, dan komunikasi lintas disiplin sebagai bagian dari penguatan kapasitas global sivitas akademika. (Direktorat Hms & Pro)