Tag: universitas di Bandung

  • UNIKOM dan BPOM Perkuat Kerja Sama Strategis Perkuat Implementasi Tri Dharma dan Pelatihan Sistem

    UNIKOM dan BPOM Perkuat Kerja Sama Strategis Perkuat Implementasi Tri Dharma dan Pelatihan Sistem

    BANDUNG, UNIKOM  – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) terus memperkuat jejaring kolaborasi institusi melalui penjajakan perpanjangan kerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM) dalam rangka persiapan penerapan kecerdasan artifisial pada proses pengembangan sistem manajemen talenta pada SIASN BPOM. Pertemuan penjajakan perpanjangan kerja sama tersebut digelar secara luring dan daring (hybrid) pada hari Rabu, 11 Februari 2026, bertempat di Ruang Meeting, Lobby Smart Building UNIKOM, dan menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen kedua belah pihak dalam mendukung implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dan pengembangan sistem berbasis teknologi.

    Hadir pada kesempatan tersebut Tim BPOM diantaranya, Asesor SDM Aparatur Sipil Madya, Dra. Ida Farida, Apt, Analisis SDM Aparatur Ahli Madya, Selvina Dzulhi, S.Farm, Apt, M.Farm., Analisis, Lia Mardidyaastuti, S.T., Pranata Komputer Ahli Pertama, Dzikri Habibilah, S.Kom., Pranata Komputer Terampil, Tata Sutiadi, A.Md. sementara dari pihak UNIKOM dihadiri oleh, Deputi Wakil Rektor IV, Adam Mukharil Bachtiar, S.Kom., M.T., Ph.D., Direktur PTDSI, Irfan Dwiguna Sumitra, S.Kom., M.Kom. Ph.D., Ketua Divisi kerjasama, Dr. Henike Primawanti, M.I.Pol., dan Ketua Divisi Codelabs yang juga Dosen Teknik Informatika UNIKOM, Dian Dharmayanti, S.T, M.Kom., serta tiga mahasiswa tim KP yang turut serta dalam pembahasan strategis mengenai arah kolaborasi lima tahun ke depan.

    Kerja sama periode pertama (2021-2026) telah berjalan melalui berbagai implementasi program, khususnya dalam penguatan sistem dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan BPOM. Sejak 2021 hingga saat ini, dukungan akademik dan teknis telah diwujudkan melalui implementasi dalam bentuk pelatihan sistem yang berfokus pada penguatan kompetensi teknologi informasi dan optimalisasi sistem kerja yang adaptif terhadap transformasi digital, dalam hal ini melibatkan tim akademisi dan praktisi UNIKOM, diantaranya melalui kontribusi Deputi Wakil Rektor IV dan Ketua Divisi Codelabs, serta dukungan dari Tim Codelabs. Selain itu bentuk lainnya melalui pengembangan kapasitas digital, serta kolaborasi berbasis kebutuhan kelembagaan.

    Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi membahas evaluasi capaian kerja sama sebelumnya sekaligus merumuskan pembaruan kerja sama untuk periode 2025–2030. Perpanjangan tersebut juga menyesuaikan dengan dinamika kepemimpinan dan periode baru di lingkungan BPOM, sehingga diperlukan penyelarasan visi dan strategi kolaborasi ke depan. Salah satu faktor penguat sinergi tersebut adalah peran alumni UNIKOM yang kini berkiprah di BPOM, salah satunya Zikri, yang menjadi jembatan komunikasi dan pengembangan kerja sama antarinstitusi. Keberadaan alumni di lembaga strategis negara dinilai efektif dalam membangun kolaborasi yang lebih aplikatif dan berkelanjutan.

    Ketua Divisi Kerja Sama, Dr. Henike, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan bagian dari pembaruan kerja sama yang telah terjalin, dengan fokus pada penguatan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta pengembangan pelatihan sistem yang relevan dengan kebutuhan kelembagaan BPOM.

    Melalui pembaruan kerja sama tersebut, UNIKOM dan BPOM menegaskan komitmen bersama untuk menghadirkan kolaborasi yang berdampak nyata, tidak hanya dalam penguatan tata kelola dan sistem kelembagaan, tetapi juga dalam mendukung pengawasan obat dan makanan yang lebih efektif dan berbasis teknologi di Indonesia. (Direktorat Hms & Pro)

  • Direktorat Administrasi Umum UNIKOM Gelar Pelatihan dan Sertifikasi BNSP Guna Tingkatkan Kompetensi SDM

    Direktorat Administrasi Umum UNIKOM Gelar Pelatihan dan Sertifikasi BNSP Guna Tingkatkan Kompetensi SDM

    BANDUNG, UNIKOM – Dalam upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia serta memastikan standar kompetensi tenaga kependidikan sesuai dengan kebutuhan industri dan regulasi nasional, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melalui Direktorat Administrasi Umum melaksanakan kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) pada Sabtu, 21 Februari 2026, yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting. Pelatihan tersebut diikuti oleh 39 tenaga kependidikan yang terdiri dari staf direktorat, bagian keuangan, serta perwakilan sekretariat program studi sebagai bagian dari strategi institusi dalam membangun tata kelola profesional berbasis kompetensi.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan pengarahan program pelatihan dan sertifikasi. Pada sesi tersebut, peserta mendapatkan pembekalan materi terkait standar kompetensi kerja, ruang lingkup skema sertifikasi, serta teknis pelaksanaan asesmen. Pelatihan ini mengacu pada standar yang ditetapkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), sebagai lembaga independen yang memiliki kewenangan dalam pelaksanaan sertifikasi kompetensi kerja di Indonesia. Melalui proses tersebut, peserta dipersiapkan untuk memenuhi indikator kompetensi yang terukur dan sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasiona Indonesia (SKKNI). Sebagai tindak lanjut dari tahap pembekalan, uji kompetensi dilaksanakan pada Sabtu, 28 Februari 2026. Tahap asesmen tersebut menjadi penentu kelulusan sertifikasi, di mana para peserta akan dinilai secara objektif oleh asesor kompetensi sesuai skema yang dipilih.

    Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya, Assoc. Prof. Dr Agus Riyanto, S.T.,M.T., CSBA., dalam sambutan pembukanya menyampaikan “perlu kita pahami bahwa investasi terbesar sebuah institusi pendidikan bukan hanya pada infrastruktur, tetapi pada kualitas sumber daya manusianya. Oleh karena itu, kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam membangun budaya kerja UNIKOM yaitu Professionalism, Integrity, Quality, IT, & Excellence (PIQIE). Saya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, serta menjadikan kesempatan ini sebagai momentum pengembangan diri dan peningkatan kinerja”, tuturnya. Lebih lanjut, Assoc. Prof. Dr. Agus menyampaikan harapannya melalui pelatihan tersebut, para tenaga kependidikan UNIKOM, khususnya staf SDM dan keuangan, benar-benar memahami standar kompetensi yang berlaku secara nasional, serta mampu meningkatkan kapasitas teknis dan manajerial sesuai dengan kebutuhan institusi, direktorat, maupun program studi.

    Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Administrasi Umum, Assoc. Prof. Dr. Adeh Ratna Komala, S.E., M.Si., CERA., menyampaikan harapannya agar pelatihan dan sertifikasi tersebut tidak hanya memberikan manfaat strategis bagi institusi, tetapi juga menjadi sarana pengembangan kompetensi serta peningkatan profesionalisme SDM UNIKOM secara berkelanjutan.

    Sementara itu, Dr. Sri Lestari Prasilowati, M.A., selaku Asesor BNSP, dalam sambutannya menyampaikan, “pelatihan ini merupakan kehormatan dan kebahagiaan bagi kami para asesor untuk dapat berkolaborasi dengan UNIKOM yang telah dikenal sebagai institusi unggulan. Sebagai Dewan Pengawas ADPM-SDM, kami memastikan pelatihan ini berjalan optimal sehingga peserta memperoleh pemahaman yang kuat sebagai bekal menghadapi uji kompetensi, dengan memadukan materi pelatihan dan pengalaman kerja sehari-hari di bidang SDM maupun administrasi keuangan. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pimpinan UNIKOM dan berharap pelatihan ini dimanfaatkan secara aktif dan interaktif, sehingga mampu memperkuat profesionalisme serta menghasilkan bukti kompetensi yang autentik dan berkelanjutan”, demikian pungkasnya.

    Melalui program pelatihan dan uji kompetensi, UNIKOM menegaskan keseriusannya dalam mengembangkan kompetensi internal sebagai fondasi penguatan institusi, sekaligus mendukung visi perguruan tinggi yang unggul, profesional, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global. (Direktorat Hms & Pro)

  • Direktorat Kemahasiswaan UNIKOM Gelar Sosialisasi PPK ORMAWA 2026 Perkuat Kapasitas dan Daya Saing Organisasi Mahasiswa

    Direktorat Kemahasiswaan UNIKOM Gelar Sosialisasi PPK ORMAWA 2026 Perkuat Kapasitas dan Daya Saing Organisasi Mahasiswa

    BANDUNG, UNIKOM – Kamis, 19 Februari 2026, Direktorat Kemahasiswaan Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan Sosialisasi Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA) Tahun 2026 secara daring melalui Zoom Meeting. Turut hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., Direktur Kemahasiswaan Andrias Darmayadi, S.IP., M.Si., Ph.D., Koordinator PPK ORMAWA UNIKOM, Dr. Hj. Supriyati, SE., M.Si., Ak., CA., ASEAN CPA., CPI., CIAP., AMKI, dan para dosen pembina kemahasiswaan, pembina Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), serta perwakilan organisasi kemahasiswaan (Ormawa) di lingkungan UNIKOM.

    Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., dalam sambutan pembukanya menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Kemahasiswaan atas konsistensi dalam mengawal pelaksanaan PPK ORMAWA. Prof. Umi juga menyampaikan terima kasih kepada Koordinator PPK ORMAWA yang terus mendorong lahirnya proposal-proposal berkualitas dan berdaya saing untuk memperoleh pendanaan dari Kemendikti Saintek.

    Menurut Prof. Umi, PPK ORMAWA bukan sekadar kompetisi pendanaan, melainkan ruang pembelajaran strategis bagi mahasiswa untuk mengasah kapasitas akademik, kepemimpinan, serta kepekaan sosial. Selain itu, Prof. Umi juga menegaskan bahwa persaingan pada tingkat nasional sangat ketat, sehingga dibutuhkan kesungguhan, disiplin, serta kolaborasi solid antara dosen pembimbing dan Ormawa. “Yang patut kita banggakan bukan hanya ketika proposal didanai, tetapi proses perjuangan, inovasi yang dihasilkan, serta dampak nyata yang dirasakan masyarakat dan pengembangan diri mahasiswa”, tegasnya.

    Sementara itu, Direktur Kemahasiswaan UNIKOM, Andrias Darmayadi, Ph.D., menyampaikan bahwa tahun 2026 merupakan tahun keempat pelaksanaan PPK ORMAWA sejak dimulai pada 2022. Ia menekankan bahwa program ini menjadi instrumen penting dalam memperkuat kapasitas organisasi kemahasiswaan sekaligus mendorong pemberdayaan desa secara berkelanjutan.

    Andrias, Ph.D., juga menjelaskan bahwa setiap tahun UNIKOM menunjukkan progres positif. Meskipun pada tahun sebelumnya belum mencapai tahap pendanaan, proposal yang diajukan telah lolos seleksi, yang menunjukkan adanya peningkatan kualitas. Untuk itu, ia mengajak seluruh Ormawa memaksimalkan waktu dan potensi yang ada agar dapat mencapai tahap pendanaan pada tahun ini. Lebih lanjut, Andrias menegaskan pentingnya kolaborasi antara Himpunan Mahasiswa (Hima) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang telah dipetakan sesuai kapasitas masing-masing. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghasilkan proposal yang komprehensif dan aplikatif dengan pendampingan dosen pembina yang kompeten.

    Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Koordinator PPK ORMAWA UNIKOM, Dr. Supriyati, yang menjelaskan latar belakang, tujuan utama, serta regulasi pelaksanaan PPK ORMAWA 2026, di mana program tersebut merupakan bentuk pembinaan Ormawa oleh Belmawa dan perguruan tinggi yang diimplementasikan melalui kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.

    Dr. Supriyati menjelaskan, “PPK ORMAWA bertujuan meningkatkan kapasitas kelembagaan Ormawa, mengembangkan hard skills dan soft skills mahasiswa secara integratif, serta mendorong kontribusi nyata dalam meningkatkan kemajuan desa atau kelurahan sesuai topik yang dipilih. Program ini juga menjadi sarana pembentukan pemimpin transformasional yang mampu menghadirkan solusi atas berbagai permasalahan di masyarakat”, pungkasnya.

    Pada tahun 2026 terdapat sejumlah penyesuaian kebijakan. Jika sebelumnya tersedia 13 topik pilihan, kini disederhanakan menjadi 8 topik strategis. Selain itu, pendanaan per sub proposal mengalami penyesuaian dari Rp. 35.000.000,- pada tahun sebelumnya menjadi Rp. 30.000.000,- pada tahun ini.

    Melalui sosialisasi tersebut, Direktorat Kemahasiswaan UNIKOM berharap seluruh Ormawa dapat menyusun proposal yang inovatif, solutif, dan berorientasi pada keberlanjutan, sehingga mampu meningkatkan daya saing di tingkat nasional sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. (Direktorat Hms & Pro)

  • Perkuat Transformasi Digital dan Mobilitas Akademik UNIKOM Jalin Kerja Sama Internasional dengan University of the Philippines Mindanao

    Perkuat Transformasi Digital dan Mobilitas Akademik UNIKOM Jalin Kerja Sama Internasional dengan University of the Philippines Mindanao

    BANDUNG, UNIKOM – Selasa, 13 Januari 2026, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) resmi menjalin kerja sama internasional dengan University of the Philippines Mindanao melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang digelar di Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Davao City, Filipina, dan disiarkan secara hybrid melalui Zoom, kegiatan MoU tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan akademik antara Indonesia dan Filipina, khususnya dalam bidang pendidikan tinggi, riset, dan inovasi berbasis teknologi.

    Penandatanganan MoU tersebut diwakili oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Davao City, Agus Trenggono, yang hadir bersama jajaran Konsulat Jenderal Republik Indonesia Davao City sebagai bentuk dukungan diplomatik terhadap penguatan kerja sama pendidikan tinggi antara Indonesia dan Filipina. Hadir pula secara daring, jajaran pimpinan Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM), yaitu Deputi Wakil Rektor IV, Adam Mukharil Bachtiar, S.Kom., M.T., Ph.D., Direktur International Program, Dr. Senny Luckyardi, S.P., M.M., Direktur PTDSI, Irfan Dwiguna Sumitra, S.Kom., M.Kom., Ph.D., serta Ketua Divisi Kerja Sama, Dr. Henike Primawanti, M.I.Pol. Sementara itu, dari pihak University of the Philippines Mindanao, kegiatan dihadiri oleh Prof. Lyre Anni E. Murao, Chancellor UP Mindanao, beserta para pejabat universitas.

    Deputi Wakil Rektor IV UNIKOM, Adam Mukharil Bachtiar, S.Kom., M.T., Ph.D., yang dalam kapasitasnya mewakili Wakil Rektor IV Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program & Center of Excellence, Prof. Zainal Arifin Hasibuan, Ph.D., dalam sambutan pembukanya mengungkapkan bahwa Indonesia dan Filipina memiliki kedekatan historis, kultural, dan regional sebagai sesama negara di Asia Tenggara. Kedekatan tersebut menjadi fondasi kuat bagi penguatan kolaborasi akademik yang responsif terhadap tantangan global dan kebutuhan kawasan. “MoU ini bukan sekadar dokumen formal, melainkan jembatan strategis untuk memperluas mobilitas dosen dan mahasiswa, mengembangkan penelitian bersama, serta mendorong berbagai inisiatif akademik lintas disiplin. Kolaborasi ini diharapkan mampu mengintegrasikan potensi regional dengan jejaring pengetahuan global guna menciptakan dampak yang berkelanjutan”, demikian ungkapnya.

    Lebih lanjut, Adam Ph.D., menyebut bahwa UNIKOM, sebagai perguruan tinggi yang berfokus pada sains, teknologi, inovasi, dan riset terapan, memandang kemitraan tersebut sebagai langkah konkret dalam memperkuat transformasi digital dan internasionalisasi institusi.

    Sejalan dengan hal tersebut, Direktur International Program, Dr. Senny menyampaikan, “saya berharap penandatanganan MoU ini tidak sekadar menjadi formalitas administratif, melainkan menjadi tonggak penting bagi kedua institusi. Momentum ini juga membuka ruang bagi dosen dan tenaga kependidikan untuk membangun kolaborasi yang lebih erat, produktif, dan berkelanjutan. Kami optimis kerja sama ini dapat diimplementasikan secara aktif melalui berbagai program konkret yang memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak”, tutur Dr. Senny.

    Sementara itu, Konsulat Jenderal RI Davao City, Agus Trenggono, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama antara UNIKOM dan University of the Philippines Mindanao. Ia menekankan bahwa kolaborasi pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam mempererat hubungan bilateral Indonesia–Filipina, khususnya dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi. Menurutnya, kerja sama antar perguruan tinggi seperti ini akan memperkuat people-to-people contact yang menjadi fondasi hubungan jangka panjang kedua negara. KJRI Davao City juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung implementasi program-program turunan dari MoU agar dapat berjalan secara konkret, berkelanjutan, dan saling menguntungkan.

    Berdasarkan kesepahaman yang telah disepakati, ruang lingkup kerja sama melalui MoU tersebut meliputi: program pertukaran mahasiswa yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa kedua institusi untuk mengikuti pengalaman akademik dan pertukaran budaya yang memperkaya wawasan global; program pertukaran dosen untuk  mendorong kolaborasi pengajaran, dan pengembangan kurikulum, serta pertukaran keahlian dalam metodologi inovatif. Selanjutnya, penelitian kolaboratif bertujuan untuk pengembangan riset bersama di berbagai bidang strategis yang berkontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan dan dampak sosial. Terakhir, yaitu inisiatif akademik lainnya, termasuk publikasi bersama, seminar internasional, inovasi digital, serta program penguatan kapasitas institusi.

    Dalam hal ini, University of the Philippines Mindanao yang mengusung kerangka Education 5.0 for Regenerative Futures menekankan pentingnya pendidikan yang berorientasi pada keberlanjutan, ketahanan, dan pembangunan inklusif. Kesamaan visi tersebut sejalan dengan komitmen UNIKOM dalam mengintegrasikan teknologi dan inovasi untuk menjawab tantangan masyarakat global.

    Melalui penandatanganan MoU tersebut,  diharapkan menjadi awal dari kemitraan yang dinamis dan produktif, yang tidak hanya memperkuat kapasitas institusi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kawasan Asia Tenggara. Dengan semangat kolaborasi dan tanggung jawab bersama, UNIKOM dan University of the Philippines Mindanao optimis bahwa sinergi ini akan menghasilkan program-program unggulan yang berdampak luas bagi mahasiswa, dosen, serta masyarakat kedua negara. (Direktorat Hms & Pro)

  • Direktorat Kemahasiswaan UNIKOM Gelar Rapat Koordinasi Perkuat Sinergi Ormawa dan Pembina

    Direktorat Kemahasiswaan UNIKOM Gelar Rapat Koordinasi Perkuat Sinergi Ormawa dan Pembina

    BANDUNG, UNIKOM – Selasa, 10 Februari 2026, Direktorat Kemahasiswaan Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Kemahasiswaan, bertempat di Ruang 4310 Kampus I UNIKOM. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam dua sesi dan bertujuan sebagai upaya memperkuat tata kelola Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) sekaligus menyelaraskan program kerja tahun kepengurusan 2025/2026.

    Rapat sesi pertama dihadiri oleh para Dosen Pembina Kemahasiswaan dan Pembina Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Selanjutnya, pada sesi kedua, rapat dilanjutkan bersama para Ketua Organisasi Mahasiswa (ORMAWA), meliputi Ketua BLM, BEM, HIMA, serta UKM periode 2025-2026.

    Kegiatan rapat koordinasi tersebut menjadi forum strategis bagi Direktorat Kemahasiswaan dalam menyampaikan informasi terkait agenda kegiatan ORMAWA yang akan berlangsung sepanjang tahun, sebagai penegasan kembali mekanisme administrasi organisasi. Beberapa hal yang dibahas antara lain prosedur peminjaman ruangan, pengajuan dana kegiatan, tata kelola surat-menyurat, serta perizinan kegiatan baik di dalam maupun di luar kampus.

    Tidak hanya bersifat informatif, kegiatan tersebut juga menghadirkan sesi diskusi dan berbagi pandangan antara para Dosen Pembina, Pembina UKM, dan pimpinan Direktorat Kemahasiswaan mengenai dinamika organisasi mahasiswa. Forum tersebut juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi tantangan yang dihadapi ORMAWA sekaligus merumuskan solusi kolaboratif demi peningkatan kualitas pembinaan dan kinerja organisasi.

    Direktur Kemahasiswaan UNIKOM, Andrias Darmayadi, S.IP., M.Si., Ph.D., dalam arahannya menegaskan pentingnya perencanaan yang matang dalam berorganisasi. Ia menyampaikan bahwa setiap ORMAWA perlu memiliki program kerja tahunan yang jelas agar setiap kegiatan maupun kompetisi yang diikuti memiliki arah dan tujuan yang terukur.

    Menurutnya, masa mahasiswa merupakan momentum strategis untuk mengembangkan kapasitas diri melalui berbagai aktivitas positif, seperti kepanitiaan, kompetisi, pelatihan, dan program pengembangan diri lainnya. Seluruh aktivitas tersebut diharapkan dilaporkan melalui Sistem Penilaian Aktivitas Mahasiswa (SPAK) sebagai bagian dari rekam jejak pengembangan kompetensi yang akan menjadi salah satu syarat pendaftaran tugas akhir. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak dimaksudkan untuk membebani mahasiswa, melainkan sebagai upaya institusi dalam mendorong pertumbuhan hard skills dan soft skills secara seimbang. Pembelajaran, menurutnya, tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman organisasi dan kegiatan kemahasiswaan.

    Di akhir kegiatan, Direktorat Kemahasiswaan berharap terjalin kolaborasi yang semakin solid antara Dosen Pembina dan ORMAWA, serta optimalisasi pemanfaatan dukungan dana dan waktu kepengurusan hingga akhir periode. Melalui sinergi yang terarah dan terencana, UNIKOM berkomitmen untuk menciptakan ekosistem kemahasiswaan yang produktif, profesional, dan berdaya saing. (Direktorat Hms & Pro)

  • UKM Taekwondo UNIKOM Raih Tiga Medali di ITN Open IX 2026 Siap Bidik Level Nasional dan Internasional

    UKM Taekwondo UNIKOM Raih Tiga Medali di ITN Open IX 2026 Siap Bidik Level Nasional dan Internasional

    BANDUNG, UNIKOM – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali meraih prestasi di kancah olahraga dengan meraih tiga medali dalam ajang ITN Open IX 2026 yang digelar di Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia pada 14 dan 15 Februari 2026. Kejuaraan tingkat Provinsi Jawa Barat tersebut diikuti lebih dari 2.600 atlet yang berasal dari 24 Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia dan ratusan unit/dojang se-Jawa Barat, menjadikannya salah satu kompetisi paling kompetitif tahun ini.

    Dalam ajang bergengsi bertema “Be The Champions” tersebut, kontingen UNIKOM sukses membawa pulang satu medali perak dan dua medali perunggu dari kategori Senior. Prestasi tersebut menjadi bukti konsistensi pembinaan atlet serta keseriusan kampus dalam mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa di bidang olahraga. Adapun mahasiswa yang berhasil menorehkan prestasi antara lain: Rahadi Aditia Mardani prodi Ilmu Komunikasi (2022) – Medali Perak (Senior Kyorugi Under 80), Yusya Raditya prodi Teknik Informatika (2024) – Medali Perunggu (Senior Kyorugi Under 68), dan Nova Azzahra Putri prodi Desain Komunikasi Visual (2024) – Medali Perunggu (Senior Poomsae Individual Female).

    Kompetisi ITN Open IX 2026 mempertandingkan dua kategori utama, yakni Kyorugi (tarung) dan Poomsae (jurus) dengan standar regulasi resmi World Taekwondo. Kategori Kyorugi menuntut kecepatan, strategi, dan ketahanan fisik dalam pertarungan, sedangkan Poomsae mengedepankan ketepatan teknik, kekuatan, serta harmonisasi gerakan.

    Pembina UKM Taekwondo UNIKOM, Satria Indra Praja Persada, S.Ds., M.M., menyampaikan rasa bangga atas pencapaian para atlet. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, serta semangat pantang menyerah selama masa persiapan.

    Pada ajang tersebut, persiapan menuju kejuaraan dilakukan selama kurang lebih satu bulan melalui program latihan intensif yang melibatkan seluruh anggota UKM serta didampingi pelatih profesional, Rizal selaku instruktur (sabeum). Program latihan difokuskan pada peningkatan teknik, strategi bertanding, serta penguatan fisik guna menghadapi atmosfer kompetisi yang ketat.

    Wakil Ketua sekaligus Manajer Tim UKM Taekwondo UNIKOM, Fahri, menegaskan bahwa raihan tiga medali tersebut menjadi motivasi awal untuk melangkah lebih jauh. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan buah dari kolaborasi solid antara atlet, pelatih, dan dukungan penuh institusi. Ke depan, UKM Taekwondo UNIKOM menargetkan partisipasi pada ajang yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional, hingga ke tingkat internasional.

    Partisipasi dan prestasi yang diraih atlet mahasiswa UNIKOM semakin memperkuat komitmen UNIKOM dalam menciptakan lingkungan kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif mendorong pembentukan karakter, sportivitas, dan daya saing mahasiswa melalui kegiatan kemahasiswaan yang berprestasi. (Direktorat Hms & Pro)

  • UKM Pencak Silat UNIKOM Ukir Prestasi Nasional Raih Medali Perak dan Perunggu di Bandung Lautan Api Championship 7 2026

    UKM Pencak Silat UNIKOM Ukir Prestasi Nasional Raih Medali Perak dan Perunggu di Bandung Lautan Api Championship 7 2026

    BANDUNG, UNIKOM – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali meraih prestasi membanggakan dalam ajang Bandung Lautan Api Championship 7 yang digelar di GOR Gymnasium UPI Bandung pada 24–25 Januari 2026. Kompetisi tingkat nasional ini mempertemukan atlet-atlet pencak silat dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari kategori usia dini hingga dewasa/mahasiswa.

    Kejuaraan mempertandingkan berbagai kategori, di antaranya Seni TGR, Solo Kreatif, dan Tanding Prestasi, baik kelas under maupun open. Selain memperebutkan medali emas, perak, dan perunggu, panitia juga memberikan penghargaan Juara Umum I, II, dan III di setiap kategori usia, serta predikat Pesilat Terbaik Tanding Putra dan Putri.

    Dalam kompetisi tersebut, kontingen UNIKOM berhasil meraih sejumlah medali perak dan perunggu dari berbagai kelas tanding maupun seni. Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi pembinaan serta semangat juang para atlet mahasiswa UNIKOM.

    Pembina UKM Pencak Silat UNIKOM, Dr. Ony Widilestariningtyas, S.E., M.Si., Ak., CA., menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas dedikasi tim. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kedisiplinan, kerja keras, dan mental pantang menyerah yang ditunjukkan para atlet selama proses persiapan hingga pertandingan. Ia berharap prestasi tersebut tidak berhenti sebagai capaian sesaat, melainkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas dan mengharumkan nama UNIKOM pada ajang-ajang berikutnya.

    Persiapan menuju kejuaraan dilakukan melalui program latihan intensif selama kurang lebih satu setengah bulan. Program tersebut mencakup penguatan teknik dan fisik secara terpadu. Dari sisi teknik, atlet diasah kemampuannya dalam berbagai gerakan seperti bantingan, guntingan, dan tendangan yang telah disesuaikan dengan regulasi terbaru IPSI 2025. Sementara itu, latihan fisik difokuskan pada peningkatan kekuatan otot, kelincahan, serta daya tahan tubuh, termasuk melalui metode beep test guna mengukur kapasitas ketahanan atlet menghadapi intensitas pertandingan.

    Sementara itu, Ketua UKM Pencak Silat UNIKOM, Najwa Salsabila, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tim. Ia menilai bahwa seluruh proses panjang, mulai dari latihan hingga pertandingan, telah membuahkan hasil yang membanggakan. Kendati demikian, evaluasi tetap dilakukan untuk memperbaiki aspek fisik dan teknis agar mampu bersaing pada level kompetisi yang lebih tinggi di masa mendatang.

    Adapun mahasiswa UNIKOM yang berhasil meraih prestasi pada ajang tersebut antara lain, Najwa Salsabila (Manajemen Bisnis) – Perunggu (Tanding Kelas C Putri), Sasmitha Fajria Sari  (Teknik Arsitektur) – Perunggu (Tanding Kelas C Putri), Muhammad Farid Alhamdani (Desain Komunikasi Visual) – Perunggu (Tanding Kelas B Putra), Anita Nuraghnia (Teknik Arsitektur) – Perunggu (Tanding Kelas A Putri), M. Wafi Alawi (Akuntansi) – Perunggu (Tanding Kelas B Putra), M. Aris Azfa Assathin S (Sistem Informasi) – Perunggu (Tanding Kelas D Putra), Hary Kurniawan (Sistem Informasi) – Perunggu (Tanding Kelas C Putra), Al-Farrel (Ilmu Komunikasi) – Perak (Tanding Kelas C Putra), Naila Hasna Huwaida (Sastra Inggris) – Perunggu (Seni Tunggal Tangan Kosong Putri), dan Muhammad Zhafran Tahsin Talaohu (Teknik Arsitektur) – Perak (Seni Tunggal Tangan Kosong Putra)

    Deretan prestasi tersebut semakin menegaskan komitmen UNIKOM dalam mendukung pengembangan minat, bakat, serta karakter mahasiswa melalui kegiatan kemahasiswaan yang kompetitif dan berprestasi. UKM Pencak Silat UNIKOM diharapkan terus menjadi wadah pembinaan atlet mahasiswa yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga menjunjung tinggi sportivitas dan nilai-nilai budaya bangsa. (Direktorat Hms & Pro)

  • Seberapa Pentingkah Inklusi Keuangan bagi Kinerja UMKM?

    Seberapa Pentingkah Inklusi Keuangan bagi Kinerja UMKM?

    Penulis:Febriansyah A. ; Syafei M.Y. ; Narimawati U. ; Chochole T. ; Stakic A.J.

    DOI: 10.14453/aabfj.v18i5.04

    Abstrak:

    Penelitian ini mengeksplorasi signifikansi inklusi keuangan bagi kinerja usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan menggunakan pendekatan metode campuran yang terdiri dari analisis kualitatif dan kuantitatif, termasuk analisis deskriptif dan pemodelan persamaan struktural, penelitian ini mengumpulkan data primer melalui kuesioner yang didistribusikan kepada UMKM. Validitas data dinilai melalui uji validitas, reliabilitas, dan kecocokan model. Temuan dari penelitian sebelumnya menunjukkan dampak positif yang signifikan dari inklusi keuangan terhadap kinerja UMKM, menunjukkan hubungan yang kuat antara inklusi keuangan dan kinerja UMKM. Korelasi ini menyiratkan bahwa peningkatan inklusi keuangan meningkatkan kinerja UMKM, menggarisbawahi peran penting inklusi keuangan dalam mendorong pertumbuhan dan keberhasilan usaha mikro dan kecil. Penelitian ini memberikan informasi bagi upaya pemerintah untuk meningkatkan inklusi keuangan, meningkatkan kinerja UMKM. Peningkatan akses ke lembaga keuangan di Indonesia bagi UMKM diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan penjualan, perluasan pelanggan, dan peningkatan profitabilitas, yang pada akhirnya menguntungkan perekonomian secara luas. © 2024, University of Wollongong. All rights reserved.

    Author Keywords: Inklusi Keuangan; UMKM; Kinerja UMKM;
    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85215119012

  • Penerapan Sistem Perbankan Mikro Terintegrasi di Lembaga Keuangan Mikro: Analisis Menggunakan Model Penerimaan Teori

    Penerapan Sistem Perbankan Mikro Terintegrasi di Lembaga Keuangan Mikro: Analisis Menggunakan Model Penerimaan Teori

    Penulis: Eti Kusmiati ; Lita Wulantika; Irfan Rizki Gumilar; Eka Yuliana; Prima Satriya Januarta

    DOI: 10.14453/aabfj.v18i5.05

    Abstrak:

    Penelitian ini mengkaji penerapan teknologi Sistem Perbankan Mikro Terpadu (STEM) menggunakan Model Penerimaan Teori di PT Lembaga Keuangan Mikro (LKM). Dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif, penelitian ini berfokus pada pengguna STEM di PT LKM Kabupaten Garut. Sebanyak 83 individu disampel menggunakan teknik sensus. Data dianalisis menggunakan Metode Persamaan Struktural – Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam hipotesis yang dikembangkan mendukung dugaan awal peneliti. Persepsi kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, persepsi kepercayaan, dan sikap, secara langsung maupun tidak langsung, dapat menjelaskan dan memprediksi adopsi teknologi STEM oleh pengguna. Oleh karena itu, hasil ini berfungsi sebagai referensi yang berharga, terutama bagi tim manajemen Lembaga Keuangan Mikro dalam mengadopsi teknologi dan merumuskan kebijakan yang relevan. © 2024, University of Wollongong. All rights reserved.

    Author Keywords:Sistem Perbankan Mikro Terintegrasi; Lembaga Keuangan Mikro; Model Penerimaan Teori


    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85215129743

  • Percepat Transformasi menuju AI Ready Campus UNIKOM Bekali Dosen dan Tenaga Kependidikan dengan Pelatihan Google AI

    Percepat Transformasi menuju AI Ready Campus UNIKOM Bekali Dosen dan Tenaga Kependidikan dengan Pelatihan Google AI

    BANDUNG, UNIKOM – Dalam mempercepat transformasi digital berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan kegiatan Workshop Experience: “Accelerating the Transformation to Artificial Intelligence Ready Campus” pada Kamis, 12 Februari 2026, bertempat di Auditorium Lantai 17 UNIKOM. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis institusi dalam memperkuat akselerasi menuju World Class University, yang  merupakan hasil kolaborasi strategis antara Wakil Rektor IV Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program & Center of Excellence, Deputi Wakil Rektor IV, Direktorat INFRANET, Direktorat PTDSI, dan Tim Eduplus UNIKOM.

    Pelatihan Google AI tersebut terbagi ke dalam dua sesi. Sesi pertama diperuntukkan bagi dosen UNIKOM dengan fokus pada penguatan pemanfaatan Artificial Intelligence dalam kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya penelitian. Sementara sesi ke dua diikuti oleh tenaga kependidikan UNIKOM yang diarahkan pada optimalisasi AI untuk mendukung efektivitas dan efisiensi administrasi serta layanan akademik.

    Wakil Rektor IV Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program & Center of Excellence UNIKOM, Prof. Zainal Arifin Hasibuan, Ph.D., dalam sambutan pembukanya  menegaskan bahwa pencapaian World Class University tidak dapat diraih secara individual, melainkan melalui upaya kolektif seluruh sivitas akademika. “Transformasi menuju AI Ready Campus merupakan lompatan strategis yang mengharuskan perubahan pola pikir dari pendekatan tradisional menuju sistem kerja berbasis teknologi cerdas”, tutur Prof. Zainal.

    Lebih lanjut, menurut Prof. Zainal, AI tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu, tetapi juga sebagai enabler yang memungkinkan percepatan proses akademik dan administratif secara signifikan. Prof. Zainal juga mengingatkan pentingnya penguasaan teknologi agar sivitas akademika tidak menjadi pengguna pasif, melainkan mampu menjadi pengendali teknologi tersebut.

    Pada sesi materi pertama, Deputi Wakil Rektor IV, Adam Mukharil Bachtiar, S.Kom., M.T., Ph.D., menyampaikan materi pelatihan mengenai pemanfaatan Gemini AI dengan memperkenalkan konsep prompt AI serta berbagai fitur unggulannya. Para dosen mempraktikkan langsung penggunaan Gemini untuk menyusun contoh proyek pengabdian kepada masyarakat dan penelitian berbasis real case. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh narasumber ke dua yaitu, Direktur PTDSI, Irfan Dwiguna Sumitra, S.Kom., M.Kom., Ph.D.,  yang memaparkan materi mengenai optimalisasi NotebookLM sebagai asisten kecerdasan Artifisial untuk pembelajaran riset di perguruan tinggi serta pemanfaatan fitur Google Workspace dalam mendukung kolaborasi digital, manajemen dokumen, dan integrasi sistem kerja di lingkungan kampus.

    Pada sesi ke dua, selain mendapatkan materi pelatihan mengenai pemanfaatan Gemini AI dengan memperkenalkan konsep prompt AI serta berbagai fitur unggulan dari narasumber yang sama, selanjutnya tenaga kependidikan diberikan tugas membuat contoh surat resmi menggunakan template AI yang disesuaikan dengan kebutuhan kerja masing-masing unit, sehingga pemanfaatan teknologi menjadi kontekstual dan aplikatif.

    Sebagai bentuk evaluasi sekaligus refleksi pembelajaran, beberapa dosen dan tenaga kependidikan yang terpilih diberikan kesempatan untuk memaparkan secara singkat hasil tugas pelatihan yang telah dikerjakan di hadapan peserta lainnya. Presentasi tersebut menampilkan berbagai contoh proyek penelitian, rancangan pengabdian, serta format surat berbasis AI yang telah disesuaikan dengan kebutuhan unit kerja. Sesi evaluasi tidak hanya memperlihatkan capaian pemahaman peserta, tetapi juga menjadi ruang berbagi praktik dan inspirasi implementasi AI di lingkungan UNIKOM.

    Melalui pelatihan AI dengan pendekatan berbasis praktik, pendampingan intensif, serta integrasi real case dalam setiap sesi, UNIKOM berkomitmen untuk membangun ekosistem AI Ready Campus yang tidak hanya adaptif terhadap perkembangan teknologi global, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi akademik yang kompetitif di tingkat internasional. (Direktorat Hms & Pro)