Tag: unikom

  • Peringati Hari Ham Ke-77, Mahasiswa Hubungan Internasional UNIKOM Bekerjasama dengan KEMKUMHAM Jabar Gelar Kunjungan Lintas Iman

    Peringati Hari Ham Ke-77, Mahasiswa Hubungan Internasional UNIKOM Bekerjasama dengan KEMKUMHAM Jabar Gelar Kunjungan Lintas Iman

    BANDUNG, UNIKOM — Semangat memperkuat toleransi dan harmoni antar umat beragama mewarnai peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) ke-77. Dua mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) berkolaborasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Jawa Barat mengadakan kegiatan cross-faith visit ke berbagai rumah ibadah di Kota Bandung pada 29 November 2025.

    Febby Cipta (semester III) dan Muhammad Fachry Ismail (semester I), mewakili Program Studi Hubungan Internasional FISIP UNIKOM, keduanya mengangkat tema kegiatan yaitu “Toleransi, Keberagaman, dan Perdamaian Sosial” sebagai landasan kegiatan. Kolaborasi tersebut menjadi ruang pembelajaran langsung mengenai praktik kehidupan multikultural, sekaligus refleksi nilai-nilai HAM di tengah masyarakat urban.

    Lima rumah ibadah di kota Bandung menjadi tujuan kunjungan, antara lain, Vihara Tanda Bhakti, Gereja Katedral Santo Petrus, Pura Wira Satya Dharma, Klenteng Kong Miao, dan Masjid Al-Ukhuwwah. Para peserta kegiatan disambut oleh para pengurus dan tokoh agama untuk berdiskusi tentang cara menjaga toleransi, membangun komunikasi lintas iman, dan mencegah konflik berbasis perbedaan keyakinan.

    Febby mengungkapkan, “Kegiatan ini bukan hanya perjalanan fisik, tetapi perjalanan pemahaman. Kami ingin melihat dan merasakan sendiri bagaimana toleransi dihidupkan setiap hari melalui praktik keagamaan dan interaksi sosial”, tuturnya.

    Kesimpulan dari diskusi di setiap tempat ibadah menyiratkan bahwa komunikasi terbuka, penghargaan terhadap perbedaan, serta edukasi lintas agama merupakan pilar utama terciptanya perdamaian sosial yang berkelanjutan. Hal tersebut menjadi wujud nyata pelaksanaan prinsip HAM, terutama hak kebebasan beragama, kesetaraan, dan jaminan hidup damai tanpa diskriminasi.

    Kegiatan kunjungan tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai dari Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya point ke-10 yaitu, Berkurangnya Kesenjangan, dan point ke-16, Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan Tangguh, yang mendorong terciptanya masyarakat inklusif serta memperkuat budaya toleransi sebagai fondasi kehidupan bangsa.

    Sebagai generasi muda, Febby dan Fachry menegaskan komitmen untuk terus menjadi agen perubahan melalui aksi kemahasiswaan, kampanye sosial, dan kolaborasi dengan lembaga pemerintah maupun komunitas lintas iman demi memperluas budaya damai di masyarakat.

    Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat mengapresiasi inisiatif tersebut sebagai bukti kesadaran kritis mahasiswa terhadap isu HAM dan kontribusi konkret dalam memperkuat toleransi nasional.

    Kunjungan lintas iman yang dilakukan oleh mahasiswa prodi Hubungan Internasional UNIKOM tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi pemuda di lingkungan kampus UNIKOM, juga pemuda di berbagai daerah untuk terus merawat kebinekaan sebagai kekuatan bangsa. Melalui kolaborasi yang terjalin di antara berbagai lembaga, menunjukkan kota Bandung sebagai kota toleran yang menghadirkan contoh nyata harmoni dan perdamaian sosial di Indonesia. (Direktorat Hms & Pro)

  • Kolaborasi UNIKOM dengan ASJI Gelar International Symposium 2025 dan Seminar on Japanese Studies in Indonesia: Perkuat Digitalisasi Hubungan antarnegara Indonesia – Jepang

    Kolaborasi UNIKOM dengan ASJI Gelar International Symposium 2025 dan Seminar on Japanese Studies in Indonesia: Perkuat Digitalisasi Hubungan antarnegara Indonesia – Jepang

    BANDUNG, UNIKOM — Dalam memperkuat hubungan sosial dan persahabatan antara masyarakat Indonesia dan Jepang, Asosiasi Studi Jepang di Indonesia (ASJI) berkolaborasi dengan Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melalui Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UNIKOM dan Program Studi Sastra Jepang UNIKOM menyelenggarakan International Symposium 2025 & Seminar on Japanese Studies in Indonesia yang mengangkat tema “The Era of Digitalization in Japan and Indonesia: Opportunities and Challenges for Social Relations and Friendship between the Two Nations”. Bertempat di  Auditorium Lantai 17 Smart Building UNIKOM, kegiatan yang digelar selama dua hari, pada 28-29 November 2025, tersebut mempertemukan akademisi dan peneliti nasional serta internasional untuk membahas peluang dan tantangan digitalisasi saat ini.

    Ketua Program Studi Sastra Jepang UNIKOM, sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan, Dr. Pitri Haryanti, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya International Symposium ASJI 2025 & Seminar on Japanese Studies in Indonesia, serta berterima kasih kepada seluruh narasumber dan peserta yang telah hadir dan berkontribusi dalam memperkaya diskursus akademik di bidang Kajian Jepang. Ia mengapresiasi ASJI atas kepercayaan yang diberikan kepada UNIKOM sebagai tuan rumah, dan menegaskan bahwa tema yang diangkat, “The Era of Digitalization in Japan and Indonesia: Opportunities and Challenges for Social Relations and Friendship Between the Two Nations”, sangat relevan dalam menjawab tantangan transformasi digital yang memengaruhi hubungan sosial, budaya, dan kolaborasi kedua negara.

    Sambutan selanjutnya disampaikan oleh, Director of the Japan Foundation, Mr. Inami Kazumi. Ia memberikan apresiasi kepada ASJI dan UNIKOM atas penyelenggaraan kegiatan simposium internasional tersebut, serta kepada seluruh keynote speaker, panelis, dan peserta yang telah menunjukkan komitmen kuat dalam memajukan pengembangan kajian Jepang. Mr. Inami juga menegaskan bahwa kontribusi para akademisi dan peneliti dalam forum tersebut memiliki peran penting dalam membentuk masa depan hubungan Indonesia dan Jepang, terlebih ketika kedua negara kini memasuki era digital yang membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan. Mengakhiri sambutannya, Mr. Inami Kazumi mendorong seluruh peserta untuk berpartisipasi aktif dalam setiap sesi diskusi guna memperkuat ikatan persahabatan dan saling pengertian antar masyarakat kedua negara, demi generasi yang akan datang.

    Sementara itu, Ketua Umum ASJI, Julian Aldrin Pasha, M.A., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pemangku kepentingan khususnya UNIKOM yang telah mendukung terselenggaranya simposium tersebut, “saya berharap kegiatan ilmiah seperti ini dapat terus berlanjut sebagai ruang kolaborasi bagi komunitas Kajian Jepang di Indonesia. ASJI senantiasa berupaya mengkoordinasikan dan mengkolaborasikan berbagai kepentingan kajian Jepang, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun persahabatan antara Indonesia dan Jepang. Di tengah era digitalisasi dan perkembangan teknologi yang terus bergulir, termasuk kehadiran artificial intelligence, sudah sepatutnya kita menjadikannya peluang untuk semakin memperkuat hubungan akademik dan sosial kedua negara,” demikian pungkasnya.

    Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., dalam kapasitasnya mewakili Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., dalam sambutannya menyampaikan,  “kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dan dedikasi berbagai pihak dalam berbagi pengetahuan, terutama di tengah era digitalisasi yang terus mempengaruhi pendidikan, komunikasi, industri, dan interaksi manusia”. Lebih lanjut, ia berharap forum tersebut menjadi ruang pertukaran ide, riset, dan wawasan strategis untuk memperkuat hubungan akademik dan sosial antara Indonesia dan Jepang.

    10 narasumber dihadirkan dalam simposium tersebut, yang berasal dari Jepang, Malaysia, Thailand, Bangladesh, dan Indonesia, antara lain, Prof. Sonoda Shigeto (The University of Tokyo, Jepang), Prof. Dr. Datuk Dr. Khairuddin Ab. Hamid (Universiti Teknologi Sarawak, Malaysia), Dr. Eng. Sunu Wibirama, S.T., M.Eng., IPM., (Universitas Gadjah Mada, Indonesia), Assoc.Prof Samoekan Sophanhiranrak, Ph.D Thammasat (University, Thailand), Assoc. Prof. Dr. Iris Haukamp Tokyo (University of Foreign Studies, Japan) dan Hanhan Maulana, Ph.D., (UNIKOM, Indonesia). Para narasumber memaparkan topik mengenai dinamika budaya Jepang, transformasi digital dalam masyarakat global, diplomasi budaya, hingga peluang kolaborasi riset masa depan. Diskusi ilmiah berlangsung antusias dan melahirkan gagasan baru dalam mengembangkan riset Kajian Jepang di Indonesia.

    Penutupan simposium ditandai dengan sesi presentasi paralel yang digelar selama dua hari dan diikuti oleh para peneliti, akademisi dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi termasuk UNIKOM. Melalui kegiatan tersebut, ASJI dan UNIKOM berharap jejaring akademik antarnegara semakin kuat dan sebagai tindak lanjut akan terus membuka peluang kolaborasi riset, pertukaran ilmiah, dan kerja sama pendidikan pada masa mendatang. (Direktorat Hms & Pro)

  • Dorong Modernisasi Pendidikan Tinggi, UNIKOM Mantapkan Strategi Pemanfaatan Google Artificial Intelligence (AI)

    Dorong Modernisasi Pendidikan Tinggi, UNIKOM Mantapkan Strategi Pemanfaatan Google Artificial Intelligence (AI)

    BANDUNG, UNIKOM — Dalam meningkatkan dan mendukung penerapan teknologi dan inovasi di bidang Artificial Intelligence (AI), Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menggelar agenda pengarahan strategis pada Jumat, 21 November 2025 bertempat di RSG Lantai 15 UNIKOM. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas pelaksanaan Pelatihan Google Workspace: Penerapan Google AI yang sebelumnya telah diikuti para jajaran pimpinan, yaitu Direktur, Ketua Program Studi, serta para dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan UNIKOM, pada 17 November 2025 di Kantor Google Indonesia – Jakarta.

    Kegiatan pengarahan tersebut dihadiri oleh 36 peserta yang terdiri atas para Direktur, Ketua Program Studi, dosen perwakilan masing-masing prodi, serta tenaga kependidikan UNIKOM dengan agenda utama yaitu pengarahan langsung dari Rektor UNIKOM sekaligus Ketua APTISI Jawa Barat, Prof. 3. Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., mengenai strategi pemanfaatan Google AI dalam tata kelola akademik, manajemen informasi, serta peningkatan produktivitas layanan perguruan tinggi.

    Dalam arahannya, Prof. Eddy, menyampaikan bahwa transformasi digital berbasis kecerdasan buatan merupakan agenda penting yang harus diakselerasi baik di UNIKOM maupun di perguruan tinggi Indonesia secara luas. Prof. Eddy juga menegaskan bahwa perannya sebagai Ketua APTISI JABAR serta selaku pengurus bidang Teknologi dan Inovasi di APTISI Pusat, menjadikan pengembangan AI sebagai program nasional yang perlu terus digencarkan melalui kegiatan berbagi pengetahuan lintas kampus. “Karena saya di APTISI Pusat memegang bidang teknologi dan inovasi, maka program AI sudah menjadi keharusan untuk dimanfaatkan, di mana saat ini harus gencar melakukan sharing ke seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Alhamdulillah UNIKOM menjadi satu satunya PTS yang sudah bekerja sama dengan Google membangun Lab AI, dan nanti apa yang akan kita lakukan, kita juga akan sharing ke perguruan tinggi lainnya. Maka apa yang sudah dipelajari kemarin pada saat kunjungan ke Google Indonesia dapat diimplementasikan ke dalam kurikulum prodi masing-masing di UNIKOM supaya UNIKOM terus semakin menjadi kampus unggulan yang terus melahirkan inovasi di bidang teknologi”, demikian pungkasnya.

    Arahan tersebut menjadi dorongan bagi seluruh peserta agar hasil pelatihan dan kunjungan ke Google Indonesia diimplementasikan ke dalam bentuk konkret melalui pembaruan kurikulum, penguatan riset terapan, proyek pembelajaran berbasis AI, dan penerapan langsung terhadap kebutuhan industri.

    Selain memperkuat pemahaman hasil pelatihan, pengarahan tersebut juga menjadi momentum sinkronisasi program kerja antar unit agar pemanfaatan teknologi Google AI dapat diimplementasikan secara sistematis, konsisten, dan berdampak pada kualitas layanan akademik maupun non-akademik di UNIKOM.

    Direktur IT Infrastruktur dan Network (INFRANET) UNIKOM, Berny Indrawan, S.T., M.Kom., menjelaskan program kerja sama UNIKOM bersama Google di bidang AI yang mencakup integrasi Google Workspace for Education, Google Gemini, NotebookLM, dan tools Google lainnya, serta rencana pemanfaatan fasilitas Lab AI UNIKOM dengan Google pada periode mendatang. Sementara itu, dalam kesempatan wawancara, Direktur Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (PTDSI) UNIKOM, Irfan Dwiguna Sumitra, S.Kom., M.Kom., Ph.D., juga mengungkapkan bahwa UNIKOM telah menyiapkan berbagai fasilitas dan infrastruktur pendukung penerapan teknologi AI, termasuk Lab AI dan program pelatihan khusus, dengan harapan seluruh sivitas akademika dan mahasiswa dari berbagai program studi UNIKOM dapat memanfaatkannya secara optimal.

    Agenda pengarahan strategis dan berbagai kegiatan tersebut menunjukan komitmen UNIKOM yang terus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi unggul yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan berorientasi pada modernisasi tata kelola pendidikan tinggi berbasis inovasi digital. (Direktorat Hms & Pro)

  • Tunaikan Amanat AD/ART, APTISI Provinsi Jabar akan Gelar Musyawarah Wilayah Tahun 2025

    Tunaikan Amanat AD/ART, APTISI Provinsi Jabar akan Gelar Musyawarah Wilayah Tahun 2025

    BANDUNG, UNIKOM — Sebagai organisasi yang berperan penting dalam menjembatani penetapan garis besar kebijakan pendidikan dan juga sebagai penentu arah perkembangan pendidikan tinggi swasta di masa depan untuk memperjuangkan, meningkatkan mutu, dan mengkonsolidasikan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) agar dapat berkontribusi optimal dalam pembangunan bangsa, serta sesuai misinya sebagai mitra strategis untuk meningkatkan ekosistem pendidikan tinggi di tingkat Nasional, Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah Jawa Barat terus menunjukan komitmen dalam mengimplementasikan fungsi strategisnya untuk memajukan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Wilayah Jawa Barat melalui semangat kolaborasi: “melangkah bersama, maju bersama, dan sukses bersama”.

    Dalam menjalankan amanat AD/ART (Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga) organisasi, APTISI Wilayah Jawa Barat akan menyelenggarakan Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-7 di tahun 2025. Guna kelancaran kegiatan tersebut, pengurus APTISI Wilayah Jawa Barat melaksanakan rapat koordinasi perdana untuk pembentukan kepanitiaan dan menyusun langkah strategis untuk menyukseskan kegiatan Muswil yang akan diselenggarakan pada hari Kamis, 18 Desember 2025 mendatang.

    Bertempat di Grand Meeting, Lantai 15 Smart Building Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM). Rapat yang dipandu oleh Sekretaris APTISI Wilayah Jawa Barat yang juga sebagai Sekretaris Organizing Committee (OC) Dr. Supriyadi, S.E., M.Si., menyampaikan point utama yaitu pembentukan kepanitiaan dan mendapatkan masukan serta arahan dari Ketua APTISI Wilayah Jawa Barat selaku penanggung jawab kegiatan yang juga sebagai Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., Ketua Steering Committee (SC), Prof. Dr. H. Bibin Rubini, M.Pd., Ketua Organizing Committee, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, S.E., M.Si., yang juga turut hadir dalam rapat tersebut serta panitia Muswil yang terlibat yaitu, Sie Notulensi, Dr. Hj. Sri Watini., M.Pd., Sie Narahubung Undangan VIP : Dr. Hj. Rini Ayu Susanti, S.E., M.Pd., M.H., Sie Narahubung Keynote Speaker, Dr. Muchammad Naseer, S.Kom., M.T., Sie Konsumsi, Dr. Siti Sugih Hartiningsing, S.Si., M.Kes., Sie Kesehatan, Dr. Apt., Entris Sutrisna., MH.Kes Sie Publikasi & Media Release., Dr. Ir. Yuni Dahlia Yosepha Mogot, M.Si., CPR., Sie Registrasi Peserta., Susilawati, SE., M.Si., Sie Penerima Tamu, Darsiti, S.Kom., M.Kom., Sie Transportasi., Agus Mi’raj Darajat, M.Kes Sie Acara, Arif Try Cahyadi, M.Ds., dan Agung Nugraha, S.I.Kom., Sie Administrasi & Kesekretariatan, Desra Amelia, S.Sos Sie Desain & Tim Kreatif, Lukman Nasrudin, S.E., Sie Dokumentasi, Asep Sukandar, AP & Agung M., Taufik Sie Logistik & Perlengkapan, . Opik Taopik, S.E., Mauludin, Hernowo, dan Wagino

    Dalam arahan Ketua APTISI Wilayah Jawa Barat, sekaligus Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pengurus APTISI Wilayah Jawa Barat dan panitia, serta mengajak seluruh stakeholder untuk berjalan bersama guna sukseskan kegiatan Muswil tersebut. Sejalan dengan yang disampaikan oleh Ketua APTISI Wilayah Jawa Barat, Ketua Steering Committee, Prof. Dr. H. Bibin, menyampaikan tanggung jawab ini bukanlah hal yang mudah, ia berpesan kepada seluruh panitia untuk mengemban amanah tugasnya masing-masing demi kelancaran kegiatan muswil yang akan diselenggarakan. Terkait waktu persiapan yang dinilai singkat, Prof. Umi juga mengajak seluruh panitia untuk bekerjasama, bekerja keras semaksimal dan seefisien mungkin, dengan satu tujuan yaitu menyukseskan acara.

    Rapat perdana tersebut berjalan lancar dengan diskusi aktif dari masing-masing seksi bidang kepanitiaan. Muswil APTISI Wilayah Jawa Barat direncanakan akan berlangsung di Grand Pasundan Hotel, Jalan Peta, Kota Bandung. Mengundang pimpinan yayasan dan perguruan tinggi swasta dengan target peserta hingga 350 orang. Pejabat pemangku kepentingan turut diundang untuk menjawab tantangan dan langkah strategis dalam memajukan PTS di Indonesia khususnya di wilayah Jawa Barat, diantaranya Dirjen Pajak, Kementerian Keuangan RI, Bimo Wijayanto, S.E., Ak., MBA., Ph.D., Kepala Kanwil Kemenkum Jabar, Ketua Komisi X DPR-RI, Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, M.P.P., Direktur Eksekutif BAN-PT, Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc., Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Drs. H. Mukhtarudin, dan beberapa Rektor PTS untuk berbagi pengalaman best practise lika-liku meraih akreditasi unggul.

    Dalam rangkaian kegiatan Muswil APTISI Jawa Barat tersebut, terdapat pula agenda memilih dan menetapkan Ketua APTISI Wilayah Jawa Barat periode 2025/2030 yang akan membawa visi dan energi baru dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi swasta di masa depan. Rapat ditutup dengan harapan besar agar Muswil APTISI Jawa Barat 2025 dapat berjalan lancar, menghasilkan kepengurusan baru yang solid, dan membawa kemajuan signifikan bagi seluruh Perguruan Tinggi Swasta di wilayah Jawa Barat. (Direktorat Hms & Pro)

  • Direktorat Administrasi Umum UNIKOM bersama BPBD Kota Bandung Gelar Workshop dan Video Edukatif Mitigasi Bencana Alam: “Kampus UNIKOM Aman dan Siaga: Strategi Tanggap Darurat bagi Sivitas Akademika”

    Direktorat Administrasi Umum UNIKOM bersama BPBD Kota Bandung Gelar Workshop dan Video Edukatif Mitigasi Bencana Alam: “Kampus UNIKOM Aman dan Siaga: Strategi Tanggap Darurat bagi Sivitas Akademika”

    BANDUNG, UNIKOM — Dalam upaya meningkatkan kesadaran, pemahaman, dan kesiapsiagaan seluruh warga kampus terhadap potensi bencana di wilayah Kota Bandung, sekaligus membangun pola penanganan darurat yang sistematis agar risiko dan dampak bencana dapat diminimalkan, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melalui Direktorat Administrasi Umum menunjukkan komitmennya terhadap keselamatan dan ketangguhan kampus dengan menggelar workshop sekaligus pemutaran perdana tayangan video mitigasi bencana bertema “Kampus UNIKOM Aman dan Siaga: Strategi Tanggap Darurat bagi Sivitas Akademika”, pada Kamis, 20 November 2025, bertempat  di Auditorium Miracle Kampus I UNIKOM.

    Workshop dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, antara lain, para Wakil Rektor, para Dekan, Direktur, Dosen, tenaga kependidikan, serta perwakilan organisasi mahasiswa yang ada di lingkungan UNIKOM. Bidang Pencegahan tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung hadir sebagai mitra strategis dan wujud penguatan kolaborasi dalam membangun lingkungan kampus yang tangguh bencana.

    Amires Pahala, S.E., selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Bandung, dalam sambutannya mengapresiasi langkah UNIKOM sebagai institusi pendidikan tinggi swasta pertama di Jawa Barat yang proaktif merilis video mitigasi bencana serta mengedukasi warganya mengenai kesiapsiagaan bencana. Menurutnya, peningkatan literasi kebencanaan sangat krusial, terutama di lingkungan perguruan tinggi sebagai pusat perkembangan ilmu pengetahuan. Ia juga berharap dengan adanya workshop dan video edukasi bencana yang telah dibuat oleh tim kreator UNIKOM bersama BPBD Kota Bandung tersebut dapat meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana khususnya gempa bumi.

    Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya UNIKOM,  Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., dalam kapasitasnya mewakili Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., menyampaikan bahwa workshop mitigasi pencegahan bencana, khususnya gempa bumi, merupakan hasil kolaborasi antara UNIKOM dan BPBD Kota Bandung. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang telah berlangsung sejak September 2025, dimulai dari proses identifikasi hingga pembuatan video edukasi mengenai prosedur penyelamatan dan mitigasi bencana. Lebih lanjut, Assoc. Prof. Agus menegaskan, “UNIKOM sebagai perguruan tinggi yang peduli dan berperan aktif dalam upaya pencegahan bencana di Kota Bandung terus memperkuat komitmennya untuk bekerja sama dengan BPBD Kota Bandung. Semoga seluruh sivitas akademika UNIKOM selalu berada dalam lingkungan kampus yang nyaman dan aman,” demikian pungkasnya.

    Sementara itu, dalam kesempatan wawancara, Direktur Administrasi Umum UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Adeh Ratna Komala, S.E., M.Si., CERA., menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan mulai dari pembuatan dan workshop mitigasi bencana terselenggara berkat kolaborasi berbagai pihak, yaitu BPBD Kota Bandung, Direktorat Administrasi Umum, Direktorat Manajemen Gedung UNIKOM, UTV UNIKOM, Direktorat International Program bersama Divisi Digital Marketing, serta Direktorat Humas dan Protokoler UNIKOM. Kegiatan tersebut juga melibatkan talent dari perwakilan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan beberapa perwakilan Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) di lingkungan UNIKOM, termasuk BEM.

    Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemutaran perdana Video Mitigasi Bencana Kampus UNIKOM, yang dilanjutkan pemaparan materi bertema “Kampus Aman dan Siaga: Strategi Tanggap Darurat bagi Civitas Akademika” yang disampaikan oleh Analis kebencanaan BPBD Kota Bandung, Moch. Nasrul Haq Ashmudi, S.E. Melalui materi tersebut, peserta mendapatkan pengetahuan menyeluruh mengenai sistem peringatan dini, jalur evakuasi, tindakan penyelamatan diri, hingga ke penanggulangan pascabencana.

    Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung interaktif, menandakan tingginya antusiasme peserta dalam memahami lebih jauh strategi mitigasi di lingkungan kampus. Melalui workshop mitigasi tersebut, UNIKOM menegaskan komitmennya terhadap keselamatan seluruh sivitas akademika dan kesiapan institusional dalam menghadapi keadaan darurat. Upaya preventif yang berkelanjutan juga diharapkan dapat membangun budaya sadar bencana di lingkungan kampus sebagai bagian dari karakter unggul generasi akademik masa depan. (Direktorat Hms & Pro)

  • Pertemuan Kolaboratif UNIKOM dengan Google Indonesia: Bahas Implementasi Teknologi Artificial Intelligence untuk Penguatan Pendidikan Tinggi

    Pertemuan Kolaboratif UNIKOM dengan Google Indonesia: Bahas Implementasi Teknologi Artificial Intelligence untuk Penguatan Pendidikan Tinggi

    BANDUNG, UNIKOM — Sebagai langkah percepatan transformasi digital kampus menuju pemanfaatan teknologi AI secara komprehensif, pada Senin, 17 November 2025, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menggelar pertemuan strategis bersama Google Indonesia dan perwakilan Datascrip sebagai rangkaian Pelatihan AI pada Google Workspace yang berlangsung di Kantor Google Indonesia, Pacific Century Place, SCBD Jakarta. Kegiatan tersebut dihadiri oleh para direktur, ketua program studi, ketua divisi, ketua UPT, serta dosen-dosen di lingkungan UNIKOM.

    Bapak Ganis, PLT Google Indonesia, menegaskan bahwa Indonesia kini berada di tengah gelombang besar Revolusi Industri 4.0, di mana teknologi internet menjadi fondasi utama. Ia mengapresiasi respons cepat UNIKOM dalam memanfaatkan teknologi digital, termasuk penggunaan Workspace Education Plus yang dinilai mampu memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui layanan aplikasi terintegrasi. Selain itu, Ganis juga memberikan penghargaan atas pembangunan Laboratorium Artificial Intelligence (Lab AI) UNIKOM, yang disebut sebagai langkah strategis untuk menyiapkan generasi yang siap menghadapi masa depan berbasis teknologi.

    Agenda utama kegiatan diisi dengan sesi pemaparan teknis tentang penggunaan AI yang disampaikan oleh narasumber dari Adoption Lead and Customer Success at Google for Education Indonesia, Kristiyanto bersama tim yaitu, Pandu, dan Dzulfikar yang juga membahas tentang Google Investing Future Education, mencakup pemanfaatan Google Gemini, NotebookLM, prinsip prompting efektif, serta integrasi AI dalam Google Workspace. Peserta juga mendapatkan wawasan tentang penggunaan akun institusi dimana UNIKOM sebagai kampus yang termasuk kategori top users di Bandung, serta bagaimana praktik terbaiknya agar dapat diadopsi di lingkungan UNIKOM.

    Dalam kesempatan wawancara, Direktur IT Infrastructure & Network,  (INFRANET) UNIKOM, Berny Indrawan, ST., M.Kom., yang memimpin kerjasama tersebut menjelaskan, pertemuan tersebut merupakan bagian dari kerja sama strategis UNIKOM dengan Google dalam penerapan teknologi berbasis AI. Ia menegaskan bahwa roadmap implementasi AI di UNIKOM dilakukan melalui dua fase utama. Pertama adalah fase infrastruktur, yang menurutnya sudah selesai. Kedua adalah fase pengguna, yang menyasar dosen dan mahasiswa sebagai aktor utama pemanfaatan AI. “Untuk mahasiswa, implementasi sudah dimulai dua bulan lalu. Kali ini para kaprodi dan dosen kami ajak langsung ke Google Office agar mendapatkan gambaran menyeluruh tentang aplikasi dan tools Google yang dapat membantu Tri Dharma mulai dari proses belajar-mengajar, penelitian, hingga pengabdian”, tuturnya.

    Berny menambahkan harapan besar setelah pertemuan tersebut. “Saya berharap para Kaprodi maupun dosen dapat satu visi dengan saya dalam melihat betapa pentingnya Google bagi UNIKOM. Tujuan akhirnya adalah para peserta pertemuan ini dapat menularkan ilmunya kepada dosen lain dan mahasiswa bahwa tools Google ini sangat bermanfaat untuk proses pembelajaran dan penting untuk dikuasai dalam perkuliahan”. Lebih lanjut, Berny menyampaikan bahwa hingga saat ini ia baru menggandeng Irfan Dwiguna Sumitra, S.Kom., M.Kom. Ph.D., selaku Direktur Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (PTDSI) UNIKOM untuk membantu pelaksanaan kerja sama UNIKOM bersama Google. Selain itu, Berny juga menekankan bahwa UNIKOM membutuhkan partner teknologi yang kuat untuk menghadapi era revolusi industri dan perkembangan AI. “Google adalah partner yang sangat sesuai untuk UNIKOM. Ke depan, teknologi AI ini akan dapat digunakan oleh seluruh elemen kampus baik dosen maupun mahasiswa,” demikian pungkasnya.

    Kegiatan pertemuan UNIKOM dengan Google juga terintegrasi dengan agenda lengkap pelatihan AI di Google Indonesia yang diikuti peserta secara sistematis mulai dari sesi pengantar GenAI hingga office tour di lingkungan Google. Melalui kerja sama tersebut, UNIKOM semakin memperkuat komitmennya untuk menjadi kampus yang cerdas, adaptif, dan siap bersaing di tingkat global. Kolaborasi dengan Google Indonesia dan Datascrip juga menjadi fondasi kokoh bagi percepatan digitalisasi dan penguatan kompetensi sivitas akademika dalam teknologi kecerdasan buatan. (Direktorat Hms & Pro)

  • Selamat Menaklukkan UTS Semester Ganjil T.A 2025/2026

    Selamat Menaklukkan UTS Semester Ganjil T.A 2025/2026

    Hi Unikomers..

    Semangat menaklukkan setiap soal dalam UTS Semester ini!

    Semoga semua ilmu yang kamu pelajari—mulai dari yang direncanakan sampai yang dikejar di seperempat malam—mengalir lancar pas ujian berlangsung.

    Tunjukkan kemampuan terbaikmu, karena setiap usaha yang kamu lakukan hari ini akan membawa kamu selangkah lebih dekat pada impianmu.

    Good luck guys!

  • Mahasiswa Prodi Hubungan Internasional FISIP UNIKOM Lakukan Praktikum Internasional di Tiga Negara, Perkuat Kompetensi Diplomasi Global

    Mahasiswa Prodi Hubungan Internasional FISIP UNIKOM Lakukan Praktikum Internasional di Tiga Negara, Perkuat Kompetensi Diplomasi Global

    BANDUNG, UNIKOM — Program Studi Hubungan Internasional Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melaksanakan program kegiatan praktikum Hubungan Internasional yang diikuti oleh mahasiswa semester 7. Melalui program tersebut, mahasiswa tidak hanya belajar dari teori, tetapi langsung terjun ke luar negeri untuk memahami dinamika hubungan internasional secara nyata dan kontekstual.

    Ketua Program Studi Hubungan Internasional UNIKOM, Dr. Dewi Triwahyuni, S.IP., M.Si., menjelaskan bahwa praktikum tersebut merupakan rangkaian pembelajaran lapangan yang menjadi puncak dari materi teoretis yang telah dipelajari mahasiswa sejak semester awal. “Karena mereka mahasiswaHI, tentu lapangannya harus ke luar negeri. Semua teori yang mereka pelajari dari semester 1 sampai 6 diuji langsung dalam pengalaman internasional,” ujarnya.

    Tahun ini, rombongan yang terdiri dari sekitar 60 mahasiswa dan dosen prodi HI UNIKOM antara lain, Andrias Darmayadi, S.IP, M.Si, Ph.D., Dr. Henike Primawanti, M.I.Pol., dan Sylvia Octa Putri, S.IP.,M.I.Pol., mengunjungi tiga negara yaitu, Singapura, Thailand (Bangkok), dan Vietnam (Ho Chi Minh City). Setiap negara memberikan fokus pengalaman yang berbeda. Singgah di Singapura, mahasiswa dapat pengalaman standar global pengelolaan pemerintahan. Di Bangkok, mahasiswa belajar langsung dari para diplomat mengenai praktik kerja diplomasi, tugas, dan kewajiban perwakilan negara. Sementara di Ho Chi Minh, mahasiswa mendalami diplomasi budaya bersama Hongbang International University.

    Dalam sesi diplomasi budaya tersebut, mahasiswa UNIKOM menampilkan beragam kekayaan budaya Indonesia, mulai dari presentasi tentang sejarah dan heritage, pengenalan pakaian adat, hingga pertunjukan tari dan musik tradisional. Praktik gastro-diplomacy atau diplomasi kuliner juga menjadi bagian menarik, mengingat banyak mahasiswa Vietnam yang belum pernah mengenal budaya Indonesia sebelumnya. “Kami ingin mengenalkan Indonesia secara utuh. Ternyata banyak dari mahasiswa Vietnam yang belum pernah ke Indonesia bahkan belum pernah ke luar negeri, sehingga program ini menjadi kesempatan berharga untuk memperluas wawasan mereka,” jelas Dr. Dewi

    Selain memberikan pengalaman lintas budaya, kegiatan praktikum tersebut juga memperkuat kesiapan mahasiswa HI UNIKOM untuk memasuki dunia profesional. Program Studi Hubungan Internasional UNIKOM memiliki profil lulusan yang menyiapkan mahasiswa menjadi diplomat, analis internasional, peneliti, hingga negosiator. Kemampuan berbahasa asing, mobilitas internasional, serta kesiapan menghadapi isu global menjadi kunci yang ditanamkan sejak dini.

    Keunggulan prodi HI UNIKOM ditunjukan melalui basis ICT yang menjadi ciri khas Mahasiswa UNIKOM yang tidak hanya menguasai isu global, tetapi juga dibekali kemampuan teknologi yang relevan, termasuk mata kuliah unggulan Geographic Information System (GIS). “Melalui GIS, mahasiswa belajar memadukan teknologi informasi dengan data geografis untuk mendukung analisis dan pengambilan keputusan internasional. Ini yang membuat HI UNIKOM berbeda dari lainnya,” tambah Dr. Dewi..

    Dengan kombinasi pengalaman internasional, kompetensi diplomasi, dan kemampuan teknologi, Praktikum Hubungan Internasional menjadi bukti nyata komitmen UNIKOM dalam mempersiapkan lulusan HI yang kompetitif, adaptif, dan siap bersaing di kancah global. (Direktorat Hms & Pro)

  • Rektor Unikom Hadiri Rembug Nasional Aptisi 2025, Perkuat Komitmen PTS Menuju Transformasi Pendidikan Tinggi Menuju Indonesia Emas 2045

    Rektor Unikom Hadiri Rembug Nasional Aptisi 2025, Perkuat Komitmen PTS Menuju Transformasi Pendidikan Tinggi Menuju Indonesia Emas 2045

    BANDUNG, UNIKOM – Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) menyelenggarakan Rembug Nasional dan Pelantikan Pengurus APTISI Pusat Periode 2025–2030 di The Krakatau Grand Ballroom, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Mengangkat tema “Arah Pendidikan Tinggi Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan strategis tersebut dihadiri lebih dari 1.500 peserta yang terdiri atas pimpinan PTS, pengurus APTISI wilayah, dan berbagai pemangku kepentingan nasional. Pada kesempatan tersebut, Rektor Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) selaku Ketua APTISI Wilayah Jawa Barat, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., turut menghadiri forum nasional tersebut dan mengikuti rangkaian pelantikan pengurus baru APTISI periode 2025–2030.

    Hashim Djojohadikusumo, adik kandung Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto, Sekaligus Ketua Dewan Pembina Forum Masyarakat Indonesia Emas 2045 (Formas), hadir mewakili Presiden yang berhalangan hadir memberikan keynote speech. Dalam sambutannya, Hashim menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan masyarakat, dosen, dan mahasiswa, serta kemajuan teknologi pendidikan berbasis kecerdasan buatan merupakan pilar penting bagi pembaruan dan inovasi pendidikan di era modern.

    Sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara juga turut hadir sebagai narasumber, termasuk Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., yang turut mendukung peran PTS. Dalam sambutannya, Prof. Brian juga memastikan bahwa PTS memegang peran signifikan dalam membentuk generasi yang berintegritas dan berdaya saing serta menekankan perlunya terus menjaga kondisi yang kondusif, saling melengkapi, untuk menjadikan forum-forum seperti Rembug Nasional sebagai jembatan evaluasi, perbaikan, dan penyelarasan program pendidikan tinggi.

    Lebih lanjut, Prof. Brian, menyerukan semangat kolaborasi seluruh PTS di Indonesia dan meyakini bahwa visi Indonesia Emas 2045 bukan sekadar harapan, melainkan tujuan bersama yang harus dicapai melalui kerja kolektif, inovasi, serta penguatan sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia industri.

    Dalam rangkaian acara tersebut, Ketua Umum APTISI, Dr. Ir. H. M. Budi Djatmiko, M.Si., M.E.I., juga resmi melantik Pengurus APTISI Pusat Periode 2025–2030. Pelantikan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan pelayanan kepada anggota, dan memperluas kontribusi PTS dalam pembangunan nasional.

    Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari para narasumber mengenai arah kebijakan strategis pendidikan tinggi nasional, termasuk peningkatan daya saing SDM, akselerasi transformasi digital, dan penguatan kolaborasi lintas sektor. Menutup kegiatan, Ketua Umum APTISI, Dr. Ir. H. M. Budi Djatmiko, M.Si., M.E.I., menegaskan komitmen APTISI untuk terus memperkuat koordinasi nasional demi menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan pembangunan bangsa.

    Dengan hadirnya Rektor UNIKOM selaku Ketua APTISI Jawa Barat, dalam forum tersebut, semakin memperkuat komitmen regional dalam menjaga keberlangsungan dan peningkatan mutu PTS khusunya di Jawa Barat dalam mendukung arah kebijakan nasional, sekaligus memastikan bahwa PTS terus berkembang, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya Indonesia Emas 2045. (Direktorat Hms & Pro).

  • Selamat Menikmati Minggu Tenang

    Selamat Menikmati Minggu Tenang

    Selamat menikmati Minggu Tenang Unikomers..

    Inilah waktu untuk menata ulang fokus, meneguhkan langkah, dan mempersiapkan diri menghadapi UTS dengan lebih baik. Setiap halaman yang dibaca dan setiap usaha kecil yang dilakukan hari ini akan menentukan langkahmu di hari ujian nanti.

    “The battleline between good and evil runs through the heart of every man.” –
    Aleksandr Solzhenitsyn

    Di masa persiapan ini, pertarungan terbesarmu adalah menjaga keteguhan, disiplin, dan ketenangan hati.