Tag: unikom

  • Penerapan Konsep Bangunan Hijau di Area Basement Universitas Komputer Indonesia

    Penerapan Konsep Bangunan Hijau di Area Basement Universitas Komputer Indonesia

    Penulis: Herman S. Soegoto; Wanita Subadra Abioso

    DOI: 10.1051/matecconf/201819708014

    Abstrak

    Salah satu aspek yang perlu dipertimbangkan dalam pembangunan gedung, khususnya gedung bertingkat, adalah aspek efisiensi energi yang terutama akan digunakan untuk pemanfaatan energi listrik. Insinyur bangunan akan berusaha memenuhi harapan pemilik bangunan dengan menciptakan desain bangunan yang dapat membantu menghemat lebih banyak energi serta menurunkan biaya operasional. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis manfaat dan biaya dari pembangunan gedung dengan mempertimbangkan aspek efisiensi energi dengan menerapkan studi kasus pada tiga unit basement yang terletak di Universitas Komputer Indonesia. Penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif untuk mengevaluasi instalasi dan penghematan biaya energi dari sistem dan peralatan sirkulasi udara basement. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bangunan, khususnya area basement, yang memiliki sirkulasi udara yang cukup baik dan sistem kontrol hidup-mati kipas udara yang presisi, dapat mengurangi biaya listrik dari pengoperasian exhaust fan dan fresh air blower secara terus menerus. © Para Penulis, diterbitkan oleh EDP Sciences, 2018.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol teknik

    Udara; Analisis biaya manfaat; Efisiensi energi; Komputasi hijau; Sistem kontrol hidup-mati

    Istilah tidak terkontrol teknik

    Manfaat dan biaya; Insinyur bangunan; Pemilik bangunan; Biaya listrik; Energi listrik; Penghematan biaya energi; Bangunan bertingkat; Efisiensi daya

    Judul utama teknik

    Bangunan
    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85053800611

  • Prototipe Alat Uji Emisi untuk Kendaraan Kategori L3

    Prototipe Alat Uji Emisi untuk Kendaraan Kategori L3

    Penulis: Hirawan D. ; Sidik P.

    DOI: 10.1088/1757-899X/407/1/012099

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk membantu Departemen Perhubungan dalam menyediakan alat uji emisi yang terjangkau dan dapat digunakan oleh masyarakat, yaitu alat uji emisi portabel. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan mengukur karbon monoksida (Co), hidrogen (HC), dan nitrogen oksida (NOx) menggunakan sensor yang terhubung ke smartphone. Hasil penelitian berupa prototipe alat uji emisi kendaraan kategori L3 atau sepeda motor. Masalahnya adalah harga alat uji emisi kendaraan yang mahal. Kemudian, perbandingan antara alat uji emisi dengan kendaraan tidak dapat dibandingkan satu sama lain. Oleh karena itu, perlu dikembangkan alat uji emisi alternatif. Prototipe alat uji emisi kendaraan ini menggunakan pendekatan parameter yang sama dengan alat uji yang sudah ada. Alat ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menguji emisi kendaraan pribadi, sebelum diuji oleh Departemen Perhubungan. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol teknik

    Karbon monoksida; Nitrogen oksida

    Istilah tidak terkontrol teknik

    Departemen Perhubungan; Pengujian emisi; Metode eksperimental; Kendaraan pribadi; Kendaraan prototipe; Alat uji; Emisi kendaraan

    Judul utama teknik

    Kendaraan
    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85054817777

  • Implementasi Kontrol Jarak Jauh Sistem Rumah Tenaga Surya Berbasis Arduino Melalui Smartphone

    Implementasi Kontrol Jarak Jauh Sistem Rumah Tenaga Surya Berbasis Arduino Melalui Smartphone

    Penulis: Herdiana B. ; Sanjaya I.F.

    DOI: 10.1088/1757-899X/407/1/012088

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengimplementasikan kontrol jarak jauh sistem rumah tenaga surya. Implementasi Internet of Things dalam penelitian ini digunakan untuk mendukung desain sistem pemantauan untuk mengontrol beban daya listrik yang dihasilkan oleh panel surya. Desain sistem dimulai dengan studi perbandingan lapangan dan kemudian disimulasikan sebelum diproduksi dan diuji parameter sistem yang meliputi arus, daya, dan durasi waktu ketika perangkat terhubung untuk mengontrol beban daya melalui jaringan internet. Teknik yang digunakan adalah dengan menggabungkan nilai arus dan tegangan yang diukur oleh sensor arus dan tegangan sebagai nilai daya yang digunakan. Hasil menunjukkan bahwa selama pengisian energi dalam 10 jam diperoleh daya rata-rata 1,35 Watt ketika daya maksimum diukur sebesar 5,2 Watt. Pada saat pengosongan, energi cadangan baterai mampu menyalakan 4 beban lampu selama 30 menit dengan arus dan konsumsi daya rata-rata masing-masing 1,16 A dan 14,35 Watt ketika proses pengiriman data dari mikrokontroler ke server web dilakukan dalam ± 7,9 detik. Oleh karena itu, sistem yang dirancang untuk bekerja dengan baik dan mampu memberikan kemudahan bagi pengguna dalam mengontrol dan mengendalikan penggunaan daya secara real-time pada jarak yang sangat jauh. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol teknik

    Manajemen beban listrik; Komputasi hijau; Kontrol daya; Bangunan tenaga surya

    Istilah tidak terkontrol teknik

    Daya rata-rata; Studi perbandingan; Kontrol melalui internet; Tenaga listrik; Daya maksimum; Sistem pemantauan; Sistem rumah tenaga surya; Sensor tegangan

    Judul utama teknik

    Kontrol sistem tenaga listrik


    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85054822598

  • Lampu LED Portabel

    Lampu LED Portabel

    Penulis: Sutono

    DOI: 10.1088/1757-899X/407/1/012085

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mendesain Lampu LED Portabel dalam mengatasi masalah kebutuhan sumber daya dan penerangan untuk kegiatan luar ruangan seperti berkemah, mendaki gunung, atau perjalanan jauh. Peralatan ini terdiri dari sel surya yang mengisi daya melalui pengontrol pengisian untuk menyalakan lampu LED atau mengisi ulang baterai ponsel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengisian mengambang (float charging) dengan menggunakan komponen utama regulator tegangan LM7805. Baterai pengisi daya yang digunakan adalah Li-Ion (Lithium-Ion) yang lebih murah, mudah dirawat, dan tidak mengandung zat berbahaya sehingga cukup aman jika dibandingkan dengan Ni-Cd (Nikel-Kadmium) dan Ni-MH (Nikel-Metal Hidrida). Keunggulan sistem yang dibuat ini adalah baterai lithium dapat diisi ulang muatan listriknya dengan menggunakan sumber daya sel surya dan jaringan listrik PLN. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol teknik

    Paduan biner; Paduan kadmium; Pengisian daya (baterai); Jaringan transmisi daya listrik; Hidrida; Dioda pemancar cahaya; Senyawa nikel; Baterai nikel metal hidrida; Sel surya; Regulator tegangan

    Istilah tidak terkontrol teknik

    Pengontrol pengisian daya; Pengisian daya mengambang; Zat berbahaya; Pendakian gunung; Nikel metal hidrida; Aktivitas luar ruangan; Baterai telepon; Sumber daya

    Judul utama teknik

    Baterai lithium-ion


    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85054857936

  • Analisis Risiko Sistem Informasi Perusahaan Kesehatan Belanda

    Analisis Risiko Sistem Informasi Perusahaan Kesehatan Belanda

    Penulis: Septian R.F. ; Pamuji G.C.

    DOI: 10.1088/1757-899X/662/2/022041

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk memastikan kinerja dan kualitas keamanan sistem informasi kesehatan dari Perusahaan Belanda yang berlokasi di Rotterdam, Belanda. Penelitian ini menerapkan COBIT 5 untuk mengaudit sistem manajemen keamanan informasi (ISMS) yang ada berdasarkan ISO 27001 dan NEN 7510-2 2017 untuk mengaudit keamanan sistem informasi untuk isu spesifik kesehatan. Audit diterapkan untuk mengidentifikasi risiko apa pun yang mungkin muncul selama implementasi ISMS. Di sisi lain, hasilnya akan digunakan sebagai peningkatan untuk versi penerus ISMS yang kompatibel dengan ISO 27001 dan NEN 7510-2. Penelitian ini disusun dengan menerapkan metode kualitatif yang terdiri dari observasi aktivitas perusahaan dan peninjauan dokumen-dokumen terkait ISMS yang ada. Sebagai hasil audit ini, ISMS perusahaan memiliki pencapaian dari hasil audit NEN 7510-2:2017 dengan skor 92,86% pada bagian manajemen keamanan. Untuk hasil COBIT 5, audit menghasilkan hasil yang terdiri dari dua level “Proses yang Teruji” pada APO13 dan MEA02 serta level “Proses yang Dapat Diprediksi” pada DSS 05. Hasil ini menunjukkan hasil yang baik dan mendorong perusahaan untuk meningkatkan ISMS mereka untuk periode berikutnya. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol teknik

    Perawatan kesehatan; Manajemen industri; Sistem informasi; Penggunaan informasi; Sistem informasi manajemen; Analisis risiko; Penilaian risiko; Keamanan data

    Istilah tidak terkontrol teknik

    Perusahaan perawatan kesehatan; Sistem manajemen keamanan informasi; Keamanan sistem informasi; Metode kualitatif; Kualitas perawatan kesehatan; Rotterdam; Manajemen Keamanan

    Judul Utama Teknik

    Manajemen Informasi


    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85075861540

  • Pemantauan Kendaraan Kargo dengan Energi Terbarukan dan Geofencing untuk Pembatasan Jalur

    Pemantauan Kendaraan Kargo dengan Energi Terbarukan dan Geofencing untuk Pembatasan Jalur

    Penulis: Wicaksono M.F ; Syahrul; Sutono; Rahmatya M.D.

    DOI: 10.1088/1757-899X/662/5/052007

    Abstrak

    Tujuan utama penelitian ini adalah untuk merancang sistem pemantauan kendaraan kargo. Metode yang digunakan untuk membatasi jalur adalah geofencing. Aplikasi web akan membatasi jalur yang akan dilalui, sehingga alarm peringatan pada server akan menyala ketika kendaraan keluar dari jalur yang ditentukan. Keuntungan dari desain ini adalah daya yang dibutuhkan diambil dari baterai, sehingga tidak perlu mengambil daya dari baterai mobil. Baterai akan diisi daya dengan menggunakan sel surya. Dari sisi perangkat keras, Arduino UNO digunakan sebagai prosesor utama. Arduino akan menerima data dari modul GPS kemudian mengirimkannya ke server melalui modul GSM GPRS. Dari sisi perangkat lunak, data yang telah diterima akan disimpan ke dalam basis data, diuraikan, dibandingkan dengan batas jalur yang ditentukan, dan akan ditampilkan pada aplikasi web. Hasil penelitian ini adalah alat model untuk memantau kendaraan kargo dengan keterbatasan jalur dan sumber daya terbarukan. Dengan model ini, diharapkan dapat membantu para pengusaha jasa pengiriman barang untuk memantau kendaraan mereka. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol teknik

    Program aplikasi; Sistem global untuk komunikasi seluler; Kendaraan

    Istilah tidak terkontrol teknik

    Kendaraan kargo; Pengiriman barang; Modul GPRS; Alat pemodelan; Energi terbarukan; Sumber daya terbarukan; Aplikasi WEB

    Judul utama teknik

    Baterai sekunder


    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85075898728

  • Penerapan Teknologi Energi Terbarukan Jangka Panjang untuk Keseimbangan Alam

    Penerapan Teknologi Energi Terbarukan Jangka Panjang untuk Keseimbangan Alam

    Penulis: Sulistyo D. ; Maulana P. ; Yusup M.

    DOI: 10.1088/1742-6596/1402/6/06608

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perkembangan teknologi energi terbarukan di dunia, khususnya Indonesia untuk masa depan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, yaitu dengan menyajikan gambaran lengkap situasi yang terkait dengan melihat perkembangan yang telah diterapkan. Hasil penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana perkembangan di sektor energi bersih dan energi terbarukan, serta pentingnya lingkungan dan keseimbangan alam dalam aspek tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan membahas perkembangan teknologi yang diterapkan sebagai penghasil energi bersih yang tidak berdampak buruk pada lingkungan sekitar. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah teknik yang tidak terkontrol

    Energi bersih; Indonesia; Sektor energi terbarukan; Teknologi energi terbarukan; Lingkungan sekitar

    Judul utama Teknik

    Fisika
    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85077823962

  • Pemanfaatan Energi Teknologi Paving Kinetik

    Pemanfaatan Energi Teknologi Paving Kinetik

    Penulis: Ansori I. ; Wanita Subadra Abioso

    DOI: 10.1088/1757-899X/879/1/012152

    Abstrak

    Saat ini, listrik telah menjadi prioritas dalam kehidupan sehari-hari dan bahkan dapat dianggap sebagai kebutuhan pokok manusia. Di sisi lain, penggunaan listrik atau energi yang berlebihan dan peningkatan populasi merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan kebutuhan energi. Di Indonesia, penggunaan listrik berasal dari sumber daya alam yang sangat terbatas. Oleh karena itu, penghematan energi harus diimplementasikan, baik dengan menggunakan sesuai kebutuhan atau bahkan melakukan pembaruan yang dapat menopang energi listrik yang ada. Selain menghemat energi, akan lebih baik untuk menciptakan energi baru dengan upaya minimal. Seperti menghasilkan energi dari aktivitas manusia sehari-hari, salah satunya adalah berjalan kaki. Hasilnya adalah terciptanya teknologi material Paving Kinetik yang ketika diinjak orang akan menghasilkan listrik. Manfaat teknologi ini dapat menghasilkan listrik yang dapat digunakan untuk lingkungan paving kinetik ini. Mengenai pencahayaan pada trotoar sebagai seni pencahayaan atau sebagai sumber energi untuk bangunan di sekitarnya, Kinetic Paving diterapkan di ruang lalu lintas pejalan kaki. Energi ini diharapkan dapat membantu masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Ini adalah pembaruan yang seharusnya sudah diterapkan. Ketika sumber daya alam semakin menipis dan harga energi semakin tinggi, kita membutuhkan semua reformasi ini. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.


    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85091363797

  • Studi Penilaian Risiko dan Manajemen Kesinambungan Bisnis Proses Pengarsipan Analog ke Digital untuk Menjamin Sistem yang Andal

    Studi Penilaian Risiko dan Manajemen Kesinambungan Bisnis Proses Pengarsipan Analog ke Digital untuk Menjamin Sistem yang Andal

    Penulis: Yeffry Handoko Putra; Rahma Wahdiniwaty

    DOI: 10.1088/1757-899X/879/1/012018

    Abstrak

    Proses konversi berkas analog menjadi berkas digital dalam proses pengarsipan merupakan aktivitas rutin yang membutuhkan prosedur yang tepat dan disertai dengan studi tentang keuntungan dan risiko yang menyertai proses tersebut. Metode penelitian untuk menyelesaikan masalah ini adalah dengan pendekatan manajemen risiko yang mengacu pada ISO/TR 18128 tentang penilaian risiko perekaman data dan ISO 22301 tentang Manajemen Kesinambungan Bisnis (BCM). Melalui manajemen risiko, dilakukan tinjauan analisis risiko yang menentukan identifikasi risiko, penilaian risiko, evaluasi risiko, dan strategi untuk meningkatkan kemampuan menangani proses digitalisasi. Di sisi lain, manajemen kesinambungan bisnis memberikan potensi manfaat dari proses digitalisasi dan menjamin pemeliharaan sistem yang andal. Perusahaan yang akan diamati adalah Universitas, Pemerintah, dan Perusahaan Keuangan (FC). Diskusi membahas tentang penanganan risiko dengan strategi untuk menguranginya dan perbandingan kematangan BCM dari setiap perusahaan. Hasilnya menjelaskan perusahaan yang paling siap dalam mengimplementasikan proses pengarsipan analog ke digital dan perusahaan yang paling matang dalam mengembangkan Manajemen Kelangsungan Bisnis (Business Continuity Management). © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.


    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85091365666

  • Analisis Keamanan Sistem Informasi Perusahaan XYZ Menggunakan Kerangka COBIT 5 dan ISO 27001:2013

    Analisis Keamanan Sistem Informasi Perusahaan XYZ Menggunakan Kerangka COBIT 5 dan ISO 27001:2013

    Penulis: Prapenan G.G, Pamuji G.C

    DOI: 10.1088/1757-899X/879/1/012047

    Abstrak

    Keamanan sistem informasi saat ini sangat penting untuk mencegah serangan. Selain itu, tingkat keamanan yang rendah dapat membahayakan produktivitas suatu organisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk memastikan dan mengetahui tingkat keamanan sistem informasi di Perusahaan XYZ, karena belum pernah melakukan audit keamanan sistem informasi. Dalam penelitian ini, digunakan kerangka COBIT 5 untuk mengaudit sistem manajemen keamanan informasi di perusahaan berdasarkan standar ISO 27001. Audit ini dilakukan untuk mengidentifikasi keamanan sistem informasi yang belum baik. Selain itu, dilakukan perbaikan sistem manajemen keamanan informasi yang akan disesuaikan dengan standar ISO 27001. Penelitian ini disusun dengan menerapkan metodologi kualitatif, observasi aktivitas di perusahaan, dan tinjauan literatur terkait dokumen sistem manajemen keamanan informasi yang ada. Untuk audit menggunakan kerangka kerja COBIT 5, audit difokuskan pada empat jenis proses yang terdiri dari APO12, DSS05, MEA02, dan EDM03. Audit COBIT 5 menghasilkan dua tingkatan, yaitu “Proses Terkelola” pada APO12, MEA02, dan EDM03, serta “Proses Terlaksana” pada DSS05. Hasil penelitian ini akan digunakan sebagai referensi untuk peningkatan keamanan sistem informasi yang ada di perusahaan. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85091366155