Tag: unikom

  • UNIKOM dan BPOM Perkuat Kerja Sama Strategis Perkuat Implementasi Tri Dharma dan Pelatihan Sistem

    UNIKOM dan BPOM Perkuat Kerja Sama Strategis Perkuat Implementasi Tri Dharma dan Pelatihan Sistem

    BANDUNG, UNIKOM  – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) terus memperkuat jejaring kolaborasi institusi melalui penjajakan perpanjangan kerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM) dalam rangka persiapan penerapan kecerdasan artifisial pada proses pengembangan sistem manajemen talenta pada SIASN BPOM. Pertemuan penjajakan perpanjangan kerja sama tersebut digelar secara luring dan daring (hybrid) pada hari Rabu, 11 Februari 2026, bertempat di Ruang Meeting, Lobby Smart Building UNIKOM, dan menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen kedua belah pihak dalam mendukung implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dan pengembangan sistem berbasis teknologi.

    Hadir pada kesempatan tersebut Tim BPOM diantaranya, Asesor SDM Aparatur Sipil Madya, Dra. Ida Farida, Apt, Analisis SDM Aparatur Ahli Madya, Selvina Dzulhi, S.Farm, Apt, M.Farm., Analisis, Lia Mardidyaastuti, S.T., Pranata Komputer Ahli Pertama, Dzikri Habibilah, S.Kom., Pranata Komputer Terampil, Tata Sutiadi, A.Md. sementara dari pihak UNIKOM dihadiri oleh, Deputi Wakil Rektor IV, Adam Mukharil Bachtiar, S.Kom., M.T., Ph.D., Direktur PTDSI, Irfan Dwiguna Sumitra, S.Kom., M.Kom. Ph.D., Ketua Divisi kerjasama, Dr. Henike Primawanti, M.I.Pol., dan Ketua Divisi Codelabs yang juga Dosen Teknik Informatika UNIKOM, Dian Dharmayanti, S.T, M.Kom., serta tiga mahasiswa tim KP yang turut serta dalam pembahasan strategis mengenai arah kolaborasi lima tahun ke depan.

    Kerja sama periode pertama (2021-2026) telah berjalan melalui berbagai implementasi program, khususnya dalam penguatan sistem dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan BPOM. Sejak 2021 hingga saat ini, dukungan akademik dan teknis telah diwujudkan melalui implementasi dalam bentuk pelatihan sistem yang berfokus pada penguatan kompetensi teknologi informasi dan optimalisasi sistem kerja yang adaptif terhadap transformasi digital, dalam hal ini melibatkan tim akademisi dan praktisi UNIKOM, diantaranya melalui kontribusi Deputi Wakil Rektor IV dan Ketua Divisi Codelabs, serta dukungan dari Tim Codelabs. Selain itu bentuk lainnya melalui pengembangan kapasitas digital, serta kolaborasi berbasis kebutuhan kelembagaan.

    Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi membahas evaluasi capaian kerja sama sebelumnya sekaligus merumuskan pembaruan kerja sama untuk periode 2025–2030. Perpanjangan tersebut juga menyesuaikan dengan dinamika kepemimpinan dan periode baru di lingkungan BPOM, sehingga diperlukan penyelarasan visi dan strategi kolaborasi ke depan. Salah satu faktor penguat sinergi tersebut adalah peran alumni UNIKOM yang kini berkiprah di BPOM, salah satunya Zikri, yang menjadi jembatan komunikasi dan pengembangan kerja sama antarinstitusi. Keberadaan alumni di lembaga strategis negara dinilai efektif dalam membangun kolaborasi yang lebih aplikatif dan berkelanjutan.

    Ketua Divisi Kerja Sama, Dr. Henike, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan bagian dari pembaruan kerja sama yang telah terjalin, dengan fokus pada penguatan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta pengembangan pelatihan sistem yang relevan dengan kebutuhan kelembagaan BPOM.

    Melalui pembaruan kerja sama tersebut, UNIKOM dan BPOM menegaskan komitmen bersama untuk menghadirkan kolaborasi yang berdampak nyata, tidak hanya dalam penguatan tata kelola dan sistem kelembagaan, tetapi juga dalam mendukung pengawasan obat dan makanan yang lebih efektif dan berbasis teknologi di Indonesia. (Direktorat Hms & Pro)

  • Dampak Kecerdasan Buatan dan Teknologi Big Data pada Profesi Pendidik Akuntansi

    Dampak Kecerdasan Buatan dan Teknologi Big Data pada Profesi Pendidik Akuntansi

    Penulis: Inta Budi Setya Nusa, Adi Rachmanto, Mahmad Hasan H. Alhilo

    DOI: 10.14453/aabfj.v18i5.02

    Abstrak

    Penelitian ini menyelidiki dampak Kecerdasan Buatan (AI) dan teknologi Big Data pada profesi akuntansi, khususnya berfokus pada akuntan yang bertugas sebagai pendidik. Perkembangan pesat teknologi AI dan Big Data telah mengubah pendekatan pengajaran dan kurikulum dalam pendidikan akuntansi. Metodologi penelitian melibatkan survei dan wawancara dengan pendidik akuntansi yang berafiliasi dengan Institut Akuntan Indonesia, khususnya di Departemen Pendidik Akuntan, dari berbagai lembaga pendidikan tinggi di Indonesia. Data yang diperoleh dari wawancara ini dianalisis secara kualitatif untuk mengidentifikasi perspektif mereka tentang dampak teknologi AI dan Big Data dalam konteks pengajaran dan praktik akuntansi. Temuan menunjukkan bahwa pendidik akuntansi secara luas mengakui pentingnya mengintegrasikan konsep AI dan Big Data ke dalam kurikulum akuntansi. Penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi para pendidik untuk dapat merancang kurikulum yang responsif dan membekali siswa dengan keterampilan yang diperlukan untuk berhasil dalam lingkungan kerja yang semakin terhubung dan bertransformasi secara digital. © 2024, University of Wollongong. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Profesi akuntansi; Kecerdasan Buatan (AI); Teknologi Big Data; Pendidik akuntan; Pendekatan pengajaran


    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85215127147

  • Perspektif Kinerja Auditor: Konflik Peran dan Kewajiban Profesional

    Penulis: Ely Suhayati, Xepi Twinarti, Ahmad Muhammad Oroji

    DOI: 10.14453/aabfj.v18i5.10

    Abstrak

    Penurunan kinerja auditor telah menjadi perhatian publik, khususnya karena keterlibatan auditor dalam konflik peran dan kewajiban profesional selama audit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana konflik peran memengaruhi kinerja auditor dan sejauh mana kewajiban profesional memengaruhi kinerja auditor. Metode penelitian yang digunakan adalah verifikasi deskriptif dengan pendekatan kuantitatif menggunakan analisis regresi linier berganda melalui momen produk Pearson, dan teknik pengumpulan data dengan kuesioner yang diuji menggunakan perangkat lunak SPSS 23.0 untuk Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konflik peran dan kewajiban profesional memengaruhi kinerja auditor, artinya jika auditor dapat mengelola konflik yang ada dengan baik dan mampu menggunakan keterampilan profesional, maka Kinerja Auditor akan meningkat. Hasil penelitian serupa juga terjadi di Iran dan Amerika Serikat, di mana kinerja auditor menurun karena kurangnya kecerdasan spiritual auditor dan mode komunikasi. Keunikan penelitian ini adalah penurunan kinerja auditor disebabkan oleh berbagai peran yang harus dilakukan secara bersamaan, sehingga menimbulkan konflik peran saat melakukan pemeriksaan yang melanggar prinsip profesionalisme. Penelitian ini menggarisbawahi bahwa jika konflik peran dapat diminimalkan dan prinsip profesionalisme ditingkatkan, maka kinerja auditor juga akan meningkat. © 2024, University of Wollongong. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Kinerja Auditor; Prinsip Profesionalisme; Konflik Peran
    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85215429988

  • Dampak Rotasi Auditor terhadap Independensi Auditor dan Implikasinya terhadap Kinerja Auditor

    Penulis: Ely Suhayati, John Dilyard

    DOI: 10.15549/jeecar.v11i2.1632

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak rotasi auditor terhadap Independensi Auditor dan konsekuensinya terhadap Kinerja Auditor. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif dan verifikasi, memanfaatkan analisis jalur dan pengolahan data melalui program SPSS. Temuan menunjukkan bahwa rotasi auditor yang konsisten secara positif memengaruhi Independensi Auditor, yang mengarah pada peningkatan kinerja auditor. Penelitian ini menekankan peran penting independensi sebagai fondasi profesi auditing. Rotasi auditor dianggap penting di berbagai negara, termasuk Yordania dan Libya. Kinerja auditor berfungsi sebagai metrik, menekankan penanaman sikap tidak bias, terutama yang dicapai melalui rotasi auditor. Praktik ini penting untuk mencegah perkembangan hubungan khusus antara manajemen dan auditor yang berasal dari keterlibatan yang berkepanjangan. Meningkatnya kepercayaan pada layanan akuntansi publik menggarisbawahi pentingnya menjaga independensi dalam proses auditing. © 2024, Institute of Eastern Europe and Central Asia. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    audit; auditor; independensi; kinerja; rotasi


    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85190878116

  • Mengukur Risiko dan Imbal Hasil Indeks Saham Indonesia dan Amerika Serikat

    Penulis: Herman S. Soegoto, Felicia Apsarini, Nazar Mustapa

    DOI: 10.15549/jeecar.v11i2.1701

    Abstrak

    Penelitian ini menyelidiki hubungan antara imbal hasil indeks pasar saham Indonesia dan AS terpilih dengan risikonya untuk membimbing investor baru dalam memilih investasi mereka dengan bijak. Metode deskriptif kuantitatif digunakan dengan menggunakan data kinerja dari tiga indeks saham Indonesia dan tiga indeks saham AS selama sepuluh tahun untuk menghitung imbal hasil rata-rata. Indeks Sharpe digunakan untuk mengukur risiko setiap indeks. Hasil menunjukkan bahwa imbal hasil saham rata-rata untuk setiap indeks di AS lebih tinggi daripada indeks Indonesia, sementara tingkat risiko di AS, rata-rata, lebih rendah. Investor disarankan untuk berinvestasi dalam kategori indeks dengan imbal hasil lebih tinggi dan risiko rendah untuk meningkatkan peluang mendapatkan imbal hasil yang lebih baik sambil mengelola risiko mereka serendah mungkin. © 2024, Institute of Eastern Europe and Central Asia. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    pengembalian; risiko; Indeks Sharpe; AS, Indonesia


    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85190888205

  • Model Kemampuan Pengetahuan Keuangan Berdasarkan Kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sektor Mode

    Model Kemampuan Pengetahuan Keuangan Berdasarkan Kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sektor Mode

    Penulis: Windi Novianti, Umi Narimawati, Godwin Ahiase, Panji Pramudhita

    DOI: 10.14453/AABFJ.V19I2.05

    Abstrak

    Studi ini meneliti hubungan antara kemampuan pengetahuan keuangan dan kinerja UMKM di Jawa Barat, Indonesia, dan mengeksplorasi peran mediasi pemasaran digital dan teknologi keuangan cerdas. Pemodelan persamaan struktural digunakan untuk menganalisis 375 UMKM, yang menunjukkan dampak signifikan dari Kemampuan Pengetahuan Keuangan terhadap kinerja UMKM. Selain itu, studi ini menemukan bahwa pemasaran digital dan teknologi keuangan cerdas memediasi hubungan ini secara positif, dengan kesadaran pemasaran digital dalam memanfaatkan teknologi keuangan cerdas diidentifikasi sebagai penentu utama kinerja UMKM. Penelitian ini menunjukkan bahwa dengan upaya untuk meningkatkan peran pemasaran digital secara efektif, UMKM dapat meningkatkan daya saing mereka di pasar dan mengembangkan bisnis mereka secara signifikan. Teknologi Keuangan Cerdas memungkinkan UMKM mengakses layanan keuangan seperti pinjaman, pembayaran, dan investasi dengan lebih mudah dan cepat. Kesimpulannya, strategi spesifik dapat diimplementasikan untuk memaksimalkan kontribusi ini. © 2025, Universitas Wollongong. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Pemasaran Digital; Teknologi Keuangan Cerdas; Kemampuan Pengetahuan Keuangan; Kinerja UMKM

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/105008248497

  • Kinerja Keuangan Perusahaan di Pasar Bursa Efek

    Penulis: Sri Dewi Anggadini, Asep Saepudin, Nelly Armeida, Abdurrauf Umar, Sari Damayanti

    DOI: 10.14453/AABFJ.V19I2.04

    Abstrak

    Penelitian ini berfokus pada persentase pengembalian aset pada perusahaan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2018 dan 2022 untuk mengetahui dampak kepemilikan manajemen dan komisaris independen terhadap kinerja keuangan. Strategi pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, yang melibatkan pemilihan 75 laporan keuangan tahunan dari 15 perusahaan transportasi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis data deskriptif, yang dilengkapi dengan uji asumsi klasik sebagai prasyarat penilaian. Hal ini memastikan bahwa data yang tersedia memenuhi kriteria untuk menggunakan model persamaan regresi linier berganda. Hasil uji parsial menunjukkan bahwa kepemilikan manajemen berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan, sedangkan komisaris independen juga memiliki pengaruh positif. Penelitian ini menambah pemahaman kita tentang variabel dan literatur yang mendukung kinerja keuangan suatu organisasi dalam menerapkan praktik bisnis yang beragam dan selaras dengan prinsip-prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola. Lebih jauh lagi, hal ini sangat penting untuk menilai kinerja perusahaan, sebagaimana dibuktikan oleh analisis laporan keuangan. © 2025, University of Wollongong. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Kinerja Keuangan; Komisaris Independen; Manajerial


    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105008122732

  • Pertimbangan Audit Kantor Akuntan Publik

    Penulis: Surtikanti, Dean Subhan Saleh, Haslina Hassan, Nanang Suryana, Inneke Sunarya

    DOI: 10.14453/aabfj.v19i3.10

    Abstrak

    Penilaian laporan audit yang dikeluarkan oleh kantor akuntan publik bermasalah karena ketidakpastian dan kehati-hatian yang berlebihan saat melakukan audit. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris mengenai pengaruh kompleksitas pekerjaan dan skeptisisme profesional terhadap pertimbangan audit di Kantor Akuntan Publik (KAP) di Bandung, yang terdaftar di BPK RI. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 29 auditor dari 13 Kantor Akuntan Publik (KAP) di Bandung yang terdaftar di BPK RI. Sampel yang dipilih menggunakan sampel jenuh, yaitu seluruh populasi 29 auditor dari 13 KAP di Bandung. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan verifikasi dengan teknik kuantitatif. Model analisis yang digunakan adalah model analisis regresi berganda yang diterapkan dalam analisis. Hasil pengujian hipotesis dalam penelitian ini membuktikan bahwa (1) kompleksitas tugas berpengaruh terhadap Pertimbangan Audit, dan (2) skeptisisme profesional juga berpengaruh terhadap Pertimbangan Audit. Bukti penelitian lainnya menunjukkan faktor-faktor pertimbangan audit, yaitu gender dan kepatuhan audit. Temuan dalam penelitian ini adalah kompleksitas tugas dan skeptisisme profesional merupakan faktor penentu dalam pertimbangan audit. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi auditor dalam membuat pertimbangan untuk menghasilkan opini audit sesuai dengan fakta yang ditemukan dalam proses audit. Akuntan publik memiliki peran sosial yang sangat penting terkait dengan tugas dan tanggung jawab yang dipatuhi oleh auditor. © 2025, Universitas Wollongong. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Pertimbangan Audit; Skeptisisme Profesional; Kompleksitas Tugas

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105014827798

  • Direktorat Administrasi Umum UNIKOM Gelar Pelatihan dan Sertifikasi BNSP Guna Tingkatkan Kompetensi SDM

    Direktorat Administrasi Umum UNIKOM Gelar Pelatihan dan Sertifikasi BNSP Guna Tingkatkan Kompetensi SDM

    BANDUNG, UNIKOM – Dalam upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia serta memastikan standar kompetensi tenaga kependidikan sesuai dengan kebutuhan industri dan regulasi nasional, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melalui Direktorat Administrasi Umum melaksanakan kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) pada Sabtu, 21 Februari 2026, yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting. Pelatihan tersebut diikuti oleh 39 tenaga kependidikan yang terdiri dari staf direktorat, bagian keuangan, serta perwakilan sekretariat program studi sebagai bagian dari strategi institusi dalam membangun tata kelola profesional berbasis kompetensi.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan pengarahan program pelatihan dan sertifikasi. Pada sesi tersebut, peserta mendapatkan pembekalan materi terkait standar kompetensi kerja, ruang lingkup skema sertifikasi, serta teknis pelaksanaan asesmen. Pelatihan ini mengacu pada standar yang ditetapkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), sebagai lembaga independen yang memiliki kewenangan dalam pelaksanaan sertifikasi kompetensi kerja di Indonesia. Melalui proses tersebut, peserta dipersiapkan untuk memenuhi indikator kompetensi yang terukur dan sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasiona Indonesia (SKKNI). Sebagai tindak lanjut dari tahap pembekalan, uji kompetensi dilaksanakan pada Sabtu, 28 Februari 2026. Tahap asesmen tersebut menjadi penentu kelulusan sertifikasi, di mana para peserta akan dinilai secara objektif oleh asesor kompetensi sesuai skema yang dipilih.

    Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya, Assoc. Prof. Dr Agus Riyanto, S.T.,M.T., CSBA., dalam sambutan pembukanya menyampaikan “perlu kita pahami bahwa investasi terbesar sebuah institusi pendidikan bukan hanya pada infrastruktur, tetapi pada kualitas sumber daya manusianya. Oleh karena itu, kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam membangun budaya kerja UNIKOM yaitu Professionalism, Integrity, Quality, IT, & Excellence (PIQIE). Saya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, serta menjadikan kesempatan ini sebagai momentum pengembangan diri dan peningkatan kinerja”, tuturnya. Lebih lanjut, Assoc. Prof. Dr. Agus menyampaikan harapannya melalui pelatihan tersebut, para tenaga kependidikan UNIKOM, khususnya staf SDM dan keuangan, benar-benar memahami standar kompetensi yang berlaku secara nasional, serta mampu meningkatkan kapasitas teknis dan manajerial sesuai dengan kebutuhan institusi, direktorat, maupun program studi.

    Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Administrasi Umum, Assoc. Prof. Dr. Adeh Ratna Komala, S.E., M.Si., CERA., menyampaikan harapannya agar pelatihan dan sertifikasi tersebut tidak hanya memberikan manfaat strategis bagi institusi, tetapi juga menjadi sarana pengembangan kompetensi serta peningkatan profesionalisme SDM UNIKOM secara berkelanjutan.

    Sementara itu, Dr. Sri Lestari Prasilowati, M.A., selaku Asesor BNSP, dalam sambutannya menyampaikan, “pelatihan ini merupakan kehormatan dan kebahagiaan bagi kami para asesor untuk dapat berkolaborasi dengan UNIKOM yang telah dikenal sebagai institusi unggulan. Sebagai Dewan Pengawas ADPM-SDM, kami memastikan pelatihan ini berjalan optimal sehingga peserta memperoleh pemahaman yang kuat sebagai bekal menghadapi uji kompetensi, dengan memadukan materi pelatihan dan pengalaman kerja sehari-hari di bidang SDM maupun administrasi keuangan. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pimpinan UNIKOM dan berharap pelatihan ini dimanfaatkan secara aktif dan interaktif, sehingga mampu memperkuat profesionalisme serta menghasilkan bukti kompetensi yang autentik dan berkelanjutan”, demikian pungkasnya.

    Melalui program pelatihan dan uji kompetensi, UNIKOM menegaskan keseriusannya dalam mengembangkan kompetensi internal sebagai fondasi penguatan institusi, sekaligus mendukung visi perguruan tinggi yang unggul, profesional, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global. (Direktorat Hms & Pro)

  • Direktorat Kemahasiswaan UNIKOM Gelar Sosialisasi PPK ORMAWA 2026 Perkuat Kapasitas dan Daya Saing Organisasi Mahasiswa

    Direktorat Kemahasiswaan UNIKOM Gelar Sosialisasi PPK ORMAWA 2026 Perkuat Kapasitas dan Daya Saing Organisasi Mahasiswa

    BANDUNG, UNIKOM – Kamis, 19 Februari 2026, Direktorat Kemahasiswaan Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan Sosialisasi Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA) Tahun 2026 secara daring melalui Zoom Meeting. Turut hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., Direktur Kemahasiswaan Andrias Darmayadi, S.IP., M.Si., Ph.D., Koordinator PPK ORMAWA UNIKOM, Dr. Hj. Supriyati, SE., M.Si., Ak., CA., ASEAN CPA., CPI., CIAP., AMKI, dan para dosen pembina kemahasiswaan, pembina Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), serta perwakilan organisasi kemahasiswaan (Ormawa) di lingkungan UNIKOM.

    Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., dalam sambutan pembukanya menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Kemahasiswaan atas konsistensi dalam mengawal pelaksanaan PPK ORMAWA. Prof. Umi juga menyampaikan terima kasih kepada Koordinator PPK ORMAWA yang terus mendorong lahirnya proposal-proposal berkualitas dan berdaya saing untuk memperoleh pendanaan dari Kemendikti Saintek.

    Menurut Prof. Umi, PPK ORMAWA bukan sekadar kompetisi pendanaan, melainkan ruang pembelajaran strategis bagi mahasiswa untuk mengasah kapasitas akademik, kepemimpinan, serta kepekaan sosial. Selain itu, Prof. Umi juga menegaskan bahwa persaingan pada tingkat nasional sangat ketat, sehingga dibutuhkan kesungguhan, disiplin, serta kolaborasi solid antara dosen pembimbing dan Ormawa. “Yang patut kita banggakan bukan hanya ketika proposal didanai, tetapi proses perjuangan, inovasi yang dihasilkan, serta dampak nyata yang dirasakan masyarakat dan pengembangan diri mahasiswa”, tegasnya.

    Sementara itu, Direktur Kemahasiswaan UNIKOM, Andrias Darmayadi, Ph.D., menyampaikan bahwa tahun 2026 merupakan tahun keempat pelaksanaan PPK ORMAWA sejak dimulai pada 2022. Ia menekankan bahwa program ini menjadi instrumen penting dalam memperkuat kapasitas organisasi kemahasiswaan sekaligus mendorong pemberdayaan desa secara berkelanjutan.

    Andrias, Ph.D., juga menjelaskan bahwa setiap tahun UNIKOM menunjukkan progres positif. Meskipun pada tahun sebelumnya belum mencapai tahap pendanaan, proposal yang diajukan telah lolos seleksi, yang menunjukkan adanya peningkatan kualitas. Untuk itu, ia mengajak seluruh Ormawa memaksimalkan waktu dan potensi yang ada agar dapat mencapai tahap pendanaan pada tahun ini. Lebih lanjut, Andrias menegaskan pentingnya kolaborasi antara Himpunan Mahasiswa (Hima) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang telah dipetakan sesuai kapasitas masing-masing. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghasilkan proposal yang komprehensif dan aplikatif dengan pendampingan dosen pembina yang kompeten.

    Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Koordinator PPK ORMAWA UNIKOM, Dr. Supriyati, yang menjelaskan latar belakang, tujuan utama, serta regulasi pelaksanaan PPK ORMAWA 2026, di mana program tersebut merupakan bentuk pembinaan Ormawa oleh Belmawa dan perguruan tinggi yang diimplementasikan melalui kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.

    Dr. Supriyati menjelaskan, “PPK ORMAWA bertujuan meningkatkan kapasitas kelembagaan Ormawa, mengembangkan hard skills dan soft skills mahasiswa secara integratif, serta mendorong kontribusi nyata dalam meningkatkan kemajuan desa atau kelurahan sesuai topik yang dipilih. Program ini juga menjadi sarana pembentukan pemimpin transformasional yang mampu menghadirkan solusi atas berbagai permasalahan di masyarakat”, pungkasnya.

    Pada tahun 2026 terdapat sejumlah penyesuaian kebijakan. Jika sebelumnya tersedia 13 topik pilihan, kini disederhanakan menjadi 8 topik strategis. Selain itu, pendanaan per sub proposal mengalami penyesuaian dari Rp. 35.000.000,- pada tahun sebelumnya menjadi Rp. 30.000.000,- pada tahun ini.

    Melalui sosialisasi tersebut, Direktorat Kemahasiswaan UNIKOM berharap seluruh Ormawa dapat menyusun proposal yang inovatif, solutif, dan berorientasi pada keberlanjutan, sehingga mampu meningkatkan daya saing di tingkat nasional sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. (Direktorat Hms & Pro)