Tag: unikom

  • Meningkatkan Kinerja Bisnis Startup Melalui Strategi Iteratif dan Program Lean: Wawasan dari Ibu Kota di Indonesia untuk Membuka Potensi Asia Tengah

    Meningkatkan Kinerja Bisnis Startup Melalui Strategi Iteratif dan Program Lean: Wawasan dari Ibu Kota di Indonesia untuk Membuka Potensi Asia Tengah

    Penulis: Muhammad Fahreza Aulia, Dini Turipanam Alamanda, Ubaidillah Zuhdi, Grisna Anggadwita, Dinar Mariam Kurniati, Eddy Soeryanto Soegoto

    DOI: 10.14453/aabfj.v18i4.13

    Abstrak

    Penelitian ini menyelidiki pengaruh ekosistem startup terhadap kinerja bisnis startup di Ibu Kota (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi), dengan menekankan peran strategi inkremental iteratif dan program lean startup. Penelitian ini juga menganalisis kesamaan antara negara-negara Asia Tengah seperti Kazakhstan, Uzbekistan, dan kawasan Indonesia. Negara-negara Asia Tengah menghadapi tantangan unik, termasuk ekosistem yang kurang matang, hambatan regulasi, dan sikap budaya terhadap kewirausahaan. Dengan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) pada data dari startup berusia 1-10 tahun, penelitian ini mengungkapkan bahwa strategi-strategi ini secara signifikan memediasi hubungan antara dukungan ekosistem dan keberhasilan startup, meningkatkan optimasi pasar, inovasi, dan keberlanjutan. Startup mencapai hasil keuangan dan non-keuangan yang lebih baik dengan memanfaatkan struktur ekosistem secara efektif melalui metodologi yang gesit. Dengan mengambil pelajaran dari pengalaman ibu kota, para pembuat kebijakan di Asia Tengah dapat meningkatkan lingkungan startup melalui struktur dukungan yang kuat, kejelasan regulasi, dan pendidikan tentang metodologi yang gesit. Penelitian ini menawarkan model untuk meningkatkan kinerja bisnis startup melalui dukungan ekosistem dan ketangkasan strategis, yang dapat menjadi informasi bagi pengembangan kebijakan dan program di wilayah lain. © 2024, University of Wollongong. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Strategi Iteratif; Program Lean Startup; Kinerja Bisnis Startup; Ekosistem Startup

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85217047456

  • Peran Organisasi Masyarakat Sipil dalam Mendorong Perubahan Sosial dan Politik di Indonesia

    Peran Organisasi Masyarakat Sipil dalam Mendorong Perubahan Sosial dan Politik di Indonesia

    Yudi Rusfiana, Dewi Kurniasih

    DOI: 10.29333/ejecs/2154

    Abstrak

    Organisasi Masyarakat Sipil berperan sebagai pilar penting kemajuan masyarakat, mendorong transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi warga dalam pemerintahan sekaligus mengadvokasi hak asasi manusia, keadilan sosial, dan keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini menganalisis peran Organisasi Masyarakat Sipil dalam mendorong perubahan sosial dan politik di Indonesia. Dengan menggunakan desain penelitian kualitatif, data dikumpulkan melalui analisis dokumen dan wawancara mendalam. Analisis tematik digunakan untuk menganalisis data, mengidentifikasi pola dan tema yang berkaitan dengan strategi Organisasi Masyarakat Sipil, interaksi dengan negara, dampak pada kebijakan, dan tantangan. Organisasi Masyarakat Sipil di Indonesia menggunakan beragam strategi advokasi, termasuk lobi, kampanye publik, mobilisasi akar rumput, dan pembangunan koalisi, untuk memajukan perubahan sosial dan politik. Mereka berinteraksi dengan pembuat kebijakan dan lembaga pemerintah untuk memengaruhi legislasi dan membentuk kebijakan. Meskipun menghadapi tantangan, Organisasi Masyarakat Sipil sangat penting dalam mempromosikan akuntabilitas pemerintah, transparansi, dan keterlibatan warga. Pengakuan akan peran vital Organisasi Masyarakat Sipil dalam mempromosikan tata kelola demokrasi dan keadilan sosial dapat mendorong kolaborasi yang lebih besar antara masyarakat sipil, pemerintah, dan komunitas internasional. Penelitian ini berkontribusi pada ilmu politik, ilmu sosial, dan studi pembangunan dengan menawarkan kajian komprehensif tentang peran Organisasi Masyarakat Sipil di Indonesia. Penelitian ini mengisi kesenjangan yang signifikan dalam literatur akademis dengan menganalisis secara sistematis strategi, interaksi, dampak, dan tantangan, memberikan wawasan berharga untuk penelitian dan pengembangan kebijakan di masa mendatang. Selain itu, penelitian ini menggarisbawahi pentingnya masyarakat sipil dalam mempromosikan tata kelola demokrasi dan perubahan sosial di negara-negara demokrasi berkembang. © 2024, Florida Gulf Coast University. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci: Organisasi Masyarakat Sipil; tata kelola demokrasi; keadilan sosial; kemajuan masyarakat

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85205838905

  • Kerangka Kerja Intelijen Geospasial untuk Perencanaan Infrastruktur BTS Menuju Target Akses Internet Universal di Indonesia

    Kerangka Kerja Intelijen Geospasial untuk Perencanaan Infrastruktur BTS Menuju Target Akses Internet Universal di Indonesia

    Penulis: Anjar Dimara Sakti, I Gusti Ayu Andani, Anissa Dicky Putri, Muhammad Rizky Zakiar, Ismail Al Faruqi, Cokro Santoso, Rezzy Eko Caraka, Pitri Rohayani, Fabian Surya Pramudya, Arie Wahyu Wijayanto

    DOI: 10.1016/j.jag.2024.104274

    Abstrak

    Cakupan internet yang merata telah muncul sebagai prioritas global utama, yang sangat penting untuk mempromosikan pembangunan inklusif dan berkelanjutan. Pemerintah Indonesia bertujuan untuk menyediakan akses internet universal pada tahun 2024, khususnya di daerah terpencil. Penelitian ini memperkenalkan pendekatan berbasis pembelajaran mesin yang baru untuk mengidentifikasi area prioritas untuk penyebaran menara Base Transceiver Station (BTS), yang sangat penting untuk mencapai target akses internet pemerintah. Indeks Prioritas Jaringan BTS dikembangkan dengan mengintegrasikan estimasi permintaan internet dengan indeks kesesuaian BTS yang berasal dari prediktor utama: kedekatan dengan stasiun fiber optik, kesesuaian fisik-lingkungan, dan kesiapan infrastruktur-ekonomi. Model tersebut mengidentifikasi area dengan permintaan internet tinggi dan kesesuaian BTS tinggi sebagai area paling penting untuk pengembangan segera, mencakup 20 km2. Selain itu, pengembangan BTS di masa mendatang harus menargetkan area dengan permintaan tinggi tetapi kesesuaian sedang (900 km2) dan permintaan sedang tetapi kesesuaian tinggi (280 km2). Untuk memvalidasi metodologi, model Random Forest digunakan, yang mencapai nilai area di bawah kurva sebesar 0,7315, menunjukkan kinerja prediksi yang kuat. Untuk parameter Kesesuaian Penyebaran BTS, mediannya adalah 0,65, dengan kuartil bawah dan atas masing-masing sebesar 0,44 dan 0,85, yang menegaskan bahwa sebagian besar lokasi yang diusulkan sangat sesuai untuk pengembangan. Pendekatan sistematis ini memberikan wawasan berbasis data untuk distribusi menara BTS yang adil guna memastikan perluasan infrastruktur internet yang efisien di seluruh Indonesia. Lebih lanjut, penelitian ini menawarkan kerangka kerja yang dapat diadaptasi oleh negara lain yang bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur digital mereka dan mencapai akses internet yang komprehensif dan merata. © 2024 Penulis

    Kata kunci: Aksesibilitas internet; Pembelajaran mesin; Penginderaan jauh; Penilaian spasial

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85209593186

  • Kesejahteraan Sosial Masyarakat Pedesaan sebagai Fungsi Pemberdayaan Pekerja Sosial

    Kesejahteraan Sosial Masyarakat Pedesaan sebagai Fungsi Pemberdayaan Pekerja Sosial

    Penulis: Dewi Kurniasih, Maisya Chaluela Anjani

    DOI: 10.29333/ejecs/2350

    Abstrak

    Pekerja sosial memainkan peran penting dalam meningkatkan standar hidup masyarakat pedesaan. Mengingat peran penting layanan pekerjaan sosial dalam menangani potensi masalah kemiskinan dan kondisi ekonomi yang buruk di masyarakat pedesaan, khususnya di negara-negara berkembang, penelitian ini mengintegrasikan pandangan penargetan berbasis komunitas dengan teori pemberdayaan untuk menentukan peran pekerja sosial dalam mencapai kesejahteraan masyarakat di daerah pedesaan. Menggunakan data survei rumah tangga pedesaan dari 597 rumah tangga dari 15 komunitas pedesaan di dua provinsi di Indonesia, alat statistik modern, yaitu SmartPLS, menganalisis data tersebut. Hasil menunjukkan bahwa hubungan kerja, keterampilan dan variasi, serta keselarasan moral pekerja sosial dengan masyarakat pedesaan meningkatkan kualitas pemberdayaan mereka. Pemberdayaan pekerja sosial lebih lanjut menyampaikan pentingnya peran mereka dalam membantu masyarakat pedesaan mewujudkan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan dengan menyediakan kebutuhan dasar berupa pendidikan, fasilitas kesehatan, kesempatan kerja, dan lain-lain. Temuan studi saat ini berharga bagi para praktisi dan pembuat kebijakan, khususnya untuk fokus pada program pengembangan masyarakat pedesaan dengan memanfaatkan upaya pekerja sosial dan memperluas jaringan sosial mereka untuk mendapatkan manfaat maksimal. © 2025, Florida Gulf Coast University. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci: kesejahteraan masyarakat; penargetan berbasis masyarakat; pemberdayaan; keselarasan moral; masyarakat pedesaan; keterampilan; pekerja sosial


    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105004284382

  • Sistem Pemantauan Tanaman Cabai Menggunakan Teknologi Deteksi Objek YOLO

    Sistem Pemantauan Tanaman Cabai Menggunakan Teknologi Deteksi Objek YOLO

    Penulis: Harun Sujadi, Budiman B, Nunu Nurdiana, Dony Susandi, Elba Ghiffari Fitriasina, Trustorini Handayani

    Abstrak

    Pertanian tradisional dalam budidaya cabai seringkali membutuhkan bantuan dalam memantau kondisi tanaman secara efisien. Petani umumnya menggunakan metode manual untuk mengidentifikasi hama dan menentukan kebutuhan nutrisi tanah, yang seringkali tidak akurat dan memakan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas budidaya cabai dengan menerapkan teknologi pertanian cerdas menggunakan algoritma YOLO (You Only Look Once) untuk deteksi hama daun secara real-time. Metode yang digunakan adalah pengembangan sistem, yang meliputi pengumpulan data, pelatihan model, dan evaluasi kinerja sistem. Hasil uji menunjukkan bahwa teknologi YOLO dapat mengidentifikasi hama dengan akurasi yang cukup tinggi, memungkinkan petani untuk mengambil tindakan cepat dan tepat. Penerapan pertanian cerdas diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, mengurangi kerugian akibat hama, dan mendukung praktik pertanian berkelanjutan. Kontribusi utama penelitian ini adalah pengembangan sistem pemantauan berbasis YOLO yang dapat mendukung efisiensi budidaya cabai di Indonesia. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata kunci: Pertanian; Tanaman Chili; Penelitian dan pengembangan; Pertanian cerdas; YOLO

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105002405701

  • Analisis dan Desain Sistem Bimbingan Belajar Cerdas Berbasis Web dalam Sistem Pembelajaran Tentara Nasional Indonesia

    Analisis dan Desain Sistem Bimbingan Belajar Cerdas Berbasis Web dalam Sistem Pembelajaran Tentara Nasional Indonesia

    Penulis: Bobi Kurniawan, Meyliana M, Harco Leslie Hendric Spits Warnars, Bambang Suharjo

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendesain perangkat lunak untuk sistem bimbingan belajar cerdas berbasis web yang meningkatkan efektivitas dan adaptabilitas dalam proses pembelajaran di lingkungan Tentara Nasional Indonesia dengan mempersonalisasi siswa. Metode penelitian ini mengadopsi Unified Modeling Language (UML) yang digunakan sebagai kerangka kerja untuk mendesain sistem bimbingan belajar cerdas dalam pembelajaran berdasarkan personalisasi siswa. Sistem ITS ini dikembangkan berdasarkan model responsif yang telah dikembangkan berdasarkan komponen dan sub-komponen yang diidentifikasi dari proses tinjauan pustaka dalam penelitian kami sebelumnya. Implementasi sistem pembelajaran cerdas berbasis personalisasi siswa ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar, memberikan umpan balik yang lebih spesifik, dan siswa mendapatkan materi sesuai dengan gaya belajar masing-masing. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata Kunci: Adaptif; Sistem bimbingan belajar cerdas; Gaya belajar; Militer; Bahasa Pemodelan Terpadu

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105002428940

  • Meningkatkan Desain Media Interaktif Menggunakan Pendekatan Teori Beban Kognitif: Mengintegrasikan Chatbot Kecerdasan Buatan (AI)

    Penulis: Satwika Trianti Ngandoh, Riandi R, Adi Rahmat, Muslim M, Abdul Haris, Khaeruddin K, Angga Friyanto

    Abstrak

    Penelitian ini mengembangkan media interaktif yang dilengkapi dengan fitur chatbot kecerdasan buatan (AI) menggunakan prinsip-prinsip cognitive load theory (CLT). Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan: analisis, desain, pengembangan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pengembangan ini adalah media interaktif yang menerapkan prinsip-prinsip CLT dan menyertakan fitur chatbot untuk membantu siswa dalam belajar secara adaptif dan mandiri. Media interaktif tersebut dianggap layak digunakan karena hasil uji validasi pada aspek materi, aspek bahasa, aspek presentasi, dan aspek tampilan secara keseluruhan menunjukkan karakteristik yang sangat baik. Media interaktif dengan fitur chatbot AI diharapkan menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pengalaman belajar siswa di era digital. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata Kunci: Chatbot AI; Teori beban kognitif; Media interaktif; Media pembelajaran; Multimedia

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105002420432

  • Tren yang Muncul dalam Teknologi: Wawasan di Seluruh Pembelajaran Mesin, Digitalisasi, dan Aplikasi Industri

    Tren yang Muncul dalam Teknologi: Wawasan di Seluruh Pembelajaran Mesin, Digitalisasi, dan Aplikasi Industri

    Penulis: Senny Luckyardi, Euis Neni Hayati, Amirullah Abduh, Rosmaladewi R, Nuria Haristiani

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis tren yang muncul dalam teknologi, dengan fokus pada aplikasi pembelajaran mesin, transformasi digital, dan blockchain di berbagai industri, dengan penekanan pada mengatasi tantangan utama, mendorong inovasi, dan mempromosikan solusi berkelanjutan dalam bisnis, pendidikan, dan konservasi lingkungan. Penelitian ini menggunakan berbagai metodologi seperti tinjauan literatur, analisis sistematis, dan desain berbasis kasus. Temuan utama menyoroti penerapan teknik pembelajaran mesin untuk memprediksi tren pasar mata uang kripto meskipun sifatnya yang fluktuatif, potensi teknologi WebGIS dalam memajukan upaya konservasi lingkungan, dan peran blockchain dalam meningkatkan keamanan e-commerce. Diskusi juga mengeksplorasi bagaimana teknologi ini mendorong efisiensi bisnis yang lebih besar, mempromosikan keberlanjutan lingkungan, dan merevolusi metode pendidikan. Secara khusus, Penelitian ini menekankan pentingnya mengadopsi teknologi yang muncul untuk mengatasi tantangan kontemporer, meningkatkan aksesibilitas digital, dan mengoptimalkan hasil organisasi dan masyarakat. Terakhir, Penelitian ini memberikan perspektif komprehensif tentang bagaimana kemajuan teknologi membentuk kemajuan dan memberikan solusi di berbagai industri. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata kunci: Kecerdasan buatan; Bibliometrik; Digitalisasi; Aplikasi industri; Pembelajaran mesin


    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85219044486

  • Pelantikan BLM dan BEM IKM UNIKOM Periode 2025/2026: Momentum Regenerasi Kepemimpinan Mahasiswa Berintegritas

    Pelantikan BLM dan BEM IKM UNIKOM Periode 2025/2026: Momentum Regenerasi Kepemimpinan Mahasiswa Berintegritas

    BANDUNG, UNIKOM — Senin, 13 April 2026, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) resmi melantik kepengurusan Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Ikatan Keluarga Mahasiswa (IKM) periode 2025/2026 dalam sebuah prosesi khidmat. Bertempat di Auditorium Gedung Miracle Lantai 4 Kampus I UNIKOM, kegiatan tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat regenerasi kepemimpinan mahasiswa serta meneguhkan komitmen organisasi kemahasiswaan yang progresif dan berdaya saing.

    Prosesi inti pelantikan mencakup pengukuhan pengurus BLM UNIKOM Parlemen “Meritokrasi”, dilanjutkan dengan pelantikan Presiden Mahasiswa, Wakil Presiden Mahasiswa, serta jajaran pengurus BEM IKM UNIKOM Kabinet “Merajut Asa” periode 2025/2026. Pelantikan tersebut menandai dimulainya amanah baru bagi para mahasiswa terpilih sebagai representasi aspirasi mahasiswa UNIKOM.

    Presiden Mahasiswa periode 2025-2026, Sanditya Saputra dalam sambutannya menyampaikan komitmen untuk menghadirkan program kerja yang berdampak nyata serta memperkuat kolaborasi lintas organisasi. Ia juga mengajak seluruh organisasi kemahasiswaan untuk memperkuat persatuan dan sinergi dalam mewujudkan tujuan bersama. Melalui semangat kabinet “Merajut Asa”.

    Sejalan dengan hal tersebut, Ketua BLM UNIKOM periode 2025-2026, M. Reza Ramadhan Abdul Qohar, turut menyampaikan pesan kepada seluruh pengurus yang telah dilantik agar menjalankan amanah dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa setiap proses yang dimulai dari pelantikan ini harus diselesaikan dengan komitmen hingga akhir. Menurutnya, seluruh pengurus tidak boleh ragu dalam menjalankan peran, serta harus mampu mempertanggungjawabkan setiap tugas sampai akhir.

    Sementara itu, Direktur Kemahasiswaan UNIKOM, Andrias Darmayadi, S.IP, M.Si, Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dilantik serta menekankan bahwa kepengurusan yang terbentuk saat ini merupakan representasi mahasiswa terbaik yang terpilih secara transparan dan kompetitif. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa organisasi kemahasiswaan merupakan ruang pembelajaran strategis dalam membentuk karakter, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta mengasah keterampilan komunikasi dan kepemimpinan. Menurutnya, mahasiswa yang aktif berorganisasi cenderung memiliki daya analisis yang lebih kuat serta kemampuan retorika yang lebih baik karena terbiasa menghadapi dinamika organisasi. “Organisasi kemahasiswaan bukan sekedar aktivitas, melainkan wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan. Jadikan ini sebagai ruang untuk berkembang, berkontribusi, dan membawa UNIKOM menjadi lebih unggul”, demikian pungkasnya.

    Pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa pelantikan tersebut merupakan momen yang membanggakan karena menjadi wujud nyata dari pilihan mahasiswa UNIKOM sebagai representasi “rakyat kampus”. Prof. Umi menegaskan bahwa para pengurus BLM dan BEM yang dilantik merupakan mahasiswa terpilih yang telah diberikan amanah besar oleh sivitas akademika, sehingga harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab hingga akhir masa jabatan.

    Selain itu, Prof. Umi juga menekankan bahwa tidak semua mahasiswa memiliki kesempatan untuk berada pada posisi tersebut. Oleh karena itu, kepercayaan yang diberikan harus dimanfaatkan secara optimal untuk berkontribusi bagi kemajuan organisasi dan kampus. “Jadikan organisasi sebagai ruang belajar, ruang bertumbuh, dan ruang berkontribusi. Teruskan yang baik, perbaiki yang belum, dan bawa UNIKOM menjadi lebih unggul di tingkat nasional maupun internasional”, pesannya.

    Kegiatan pelantikan BLM, BEM dan IKM tersebut tidak hanya menjadi seremoni formal, tetapi juga menjadi simbol komitmen bersama dalam membangun ekosistem kemahasiswaan yang dinamis dan berkelanjutan. Dengan kepengurusan baru, diharapkan BLM dan BEM IKM UNIKOM mampu menghadirkan kontribusi nyata serta memperkuat posisi UNIKOM sebagai perguruan tinggi berkelas dunia. (Direktorat Hms & Pro).

  • PRODI DKV FAKULTAS DESAIN UNIKOM GELAR YUDISIUM: “PRAK TANDANG” SPORTIF CETAK LULUSAN SIAP BERSAING

    PRODI DKV FAKULTAS DESAIN UNIKOM GELAR YUDISIUM: “PRAK TANDANG” SPORTIF CETAK LULUSAN SIAP BERSAING

    BANDUNG, UNIKOM — Jumat, 10 April 2026, Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) dan Program Studi Desain Grafis (DG), Fakultas Desain Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM), menggelar kegiatan yudisium, yaitu “Prak Tandang” Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026.

    Bertempat di Ruang 6019, Lantai 6,  Smart Building UNIKOM. Kegiatan tersebut dihadiri oleh para dosen di lingkungan program studi DKV dan program studi DG Fakultas Desain dan para mahasiswa semester akhir yang telah selesai mengikuti mata kuliah Tugas Akhir atau Skripsi dengan konsep unik bertema olahraga yang mencerminkan semangat kompetisi dan sportivitas.

    Sebanyak 28 mahasiswa prodi DKV resmi dinyatakan lulus pada periode tersebut, dengan mengusung tema olahraga, para mahasiswa tampil dengan kostum atletik yang menciptakan suasana segar dan berbeda dari yudisium pada umumnya. Konsep tersebut menjadi simbol kesiapan lulusan untuk “bertanding” di dunia profesional dengan bekal kreativitas dan daya saing tinggi.

    Koordinator Tugas Akhir dan Skripsi program Sarjana, Deni Albar, S.Sn., M.Ds., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah menyelesaikan proses tugas akhir dengan baik. Ia juga memberikan pesan penuh makna kepada para lulusan. “Terima kasih kepada seluruh mahasiswa yang telah berpartisipasi. Selamat kepada para mahasiswa karena Anda telah mencapai titik akhir di mata kuliah tugas akhir dan skripsi”, demikian tuturnya.

    Sementara itu, Ketua Program Studi DKV UNIKOM, Dr. Kankan Kasmana, S.Sn., M.Ds., dalam kapasitasnya mewakili Dekan Fakultas Desain UNIKOM, Prof. Dr. Ir. Lia Warlina, M.Si., dalam sambutan pembukanya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan berharap agar para lulusan dapat terus berkarya dan mengembangkan ilmu yang telah diperoleh. “Alhamdulillah, yudisium ini terselenggara dengan baik. Saya berpesan agar lulusan DKV UNIKOM selalu menjaga nama baik almamater. Anda harus percaya diri karena para alumni telah membangun reputasi yang sangat baik. Lanjutkan estafet tersebut dengan berkarya secara maksimal agar memberi dampak positif bagi masyarakat. Semoga ilmu yang didapat terus berkembang dan bermanfaat”, pungkasnya.

    Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi senam “lazy fitness”, melibatkan dosen dan mahasiswa, yang menciptakan interaksi hangat sekaligus memperkuat nuansa tema olahraga. Usai sesi senam, dilakukan pembacaan nilai Tugas Akhir dan Skripsi oleh Koordinator, pemberian penghargaan bagi mahasiswa dengan nilai tertinggi, serta sesi pesan singkat dari para dosen pembimbing yang disampaikan kepada mahasiswa secara bergantian.

    Selain itu, kegiatan juga diisi dengan penayangan video kilas balik serta kesan dan pesan selama proses pelaksanaan sidang tugas akhir dan skripsi berlangsung, dan ditutup dengan kegiatan yang merupakan puncak acara, yaitu penganugerahan penghargaan karya terbaik dengan berbagai kategori, antara lain, promosi komersial, promosi sosial, media informasi, media identitas, hingga media skripsi serta pengumuman best costume bagi mahasiswa dan dosen.

    Melalui kegiatan yudisium tersebut, program studi DKV dan program studi DG, Fakultas Desain UNIKOM tidak hanya merayakan kelulusan mahasiswa, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, kreativitas, dan semangat kompetitif sebagai bekal utama dalam menghadapi tantangan industri kreatif di masa depan. (Direktorat Hms & Pro)