Mahasiswa Baru? Bingung Gapunya Temen Karena Belum Berkuliah? Pingin Punya Temen Sebelum Kuliah?
Yuk ikutan Seminar Reformasi Birokrasi Dalam Menunjang Akuntabilitas Daerah! Bukan sekedar acara kaleng-kaleng nih boss! tapi momen penting untuk kamu yang ingin berkontribusi nyata buat masa depan Indonesia! ?
? Hari & Tanggal : Sabtu, 31 Agustus 2024 ? Waktu : 08.00 WIB – Selesai ? Tempat : Universitas Komputer Indonesia Auditorium Miracle Kampus 1 Lt.4
Narasumber :
Guru Gembul – Content Creator (@gurugembul)
Dr. H. Bima Arya Sugiarto, S.Hum.,M.A, – Walikota Bogor 2014-2024 (@bimaaryasugiarto)
Dr. H. Cecep Suhendar Spd. M.Si – Praktisi Birokrasi (@kangcs_1)
Moderator :
Assoc. Prof. Dr. Poni Sukaesih Kurniati, M.Si, S.IP – Dosen Prodi Ilmu Pemerintahan UNIKOM (@poni_sk)
? HTM :
Rp15.000 (Early Bird) – 24 – 30 Agustus 2024
Rp25.000 (On The Spot)
? Registrasi : bit.ly/SeminarWCWSxHIMAIP
(Sumber Informasi: Hima Ilmu Pemerintahan UNIKOM – @himaip_unikom)
Halo Para Mahasiswa, Calon Wisudawan/wati dan Alumni Universitas Komputer Indonesia.
Dalam rangka mengadakan program Pendampingan Karir dan Sosialisasi Kartu Prakerja yang memiliki tujuan untuk memberikan pemahaman apa saja sih keterampilan yang harus di persiapkan untuk masuk ke dalam dunia kerja dan sekaligus pendampingan kartu prakerja untuk membantu meningaktkan keterampilan dan daya saing tenaga kerja di Indonesia.
Selamat dan Sukses bagi Calon Mahasiswa Baru UNIKOM pada Test Ujian Saringan Masuk USM 8 Gelombang III yang akan digelar pada:
Hari : Sabtu, 24 September 2024 Pukul : 00.01 – 10.00 WIB (*Peserta dapat melakukan Login dan melaksanakan ujian direntang waktu tersebut, dan bagi peserta ujian yang berada di luar Zona Waktu Indonesia Barat (WIB) mohon menyesuaikan perbedaan jam). Ujian dilaksanakan secara Online melalui : lms.unikom.ac.id
Panduan Pelaksanaan Ujian secara lengkap dapat diakses melalui website pmb.unikom.ac.id
BANDUNG, UNIKOM – Hari Kemerdekaan RI merupakan satu peristiwa bersejarah yang senantiasa diperingati dan dirayakan oleh seluruh Warga Negara Indonesia dengan penuh suka cita di manapun mereka berada. Seusai Upacara Peringatan Kemerdekaan RI, biasanya dilanjutkan dengan digelarnya berbagai ragam lomba yang diikuti warga dari segala usia demi memeriahkan perayaan hari yang sangat bersejarah tersebut.
Rapatkan barisan untuk Persiapan Pelaksanaan Perayaan Hari Kemerdekaan di Unikom
Kamis, 18 Juli 2024, Panitia Pelaksana Kegiatan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-79 UNIKOM melaksanakan rapat kordinasi yang pertama guna mempersiapkan berbagai kegiatan dalam rangka memperingati sekaligus merayakan HUT RI yang ke 79 dan HUT HITS UNIKOM RADIO yang ke 6, di lingkungan kampus UNIKOM. Bertempat di Ruang L.030 Smart Building UNIKOM, rapat berlangsung tertib namun penuh kekeluargaan dengan dihadiri para Koordinator Bidang Kerja, serta perwakilan dari HITS UNIKOM RADIO dan Korps Protokoler Mahasiswa (KPM).
Direktur Biro Administrasi Umum & Kerjasama, Assoc. Prof. Dr. Adeh Ratna Komala, S.E., M.Si., CERA., selaku salah satu Penanggung Jawab Kegiatan, membuka acara secara langsung, dilanjutkan dengan pemaparan Ketua Pelaksana Kegiatan, Agung , Nugraha, S.I.Kom., terkait dengan tema, tujuan, dan rangkaian kegiatan, termasuk time schedule yang akan dilaksanakan insya Allah pada hari Sabtu, 24 Agustus 2024 mendatang. Terkait dengan rancangan acara yang akan dilaksanakan, pemaparan disampaikan oleh Koordinator Sie Acara, Utari Fajar Agustina, S.Ds., dan detail teknis operasional pelaksanaan kegiatan dibantu oleh Puji Atuti, S.E., dan anggota panitia lainnya.
Agenda rapat dilanjutkan pembahasan terkait tugas dan kewajiban masing-masing bidang kerja, yang ditanggapi oleh Direktur Humas dan Protokoler UNIKOM, Dr. Desayu Eka Surya, S.Sos., M.Si., CICS., yang juga bertindak selaku Penanggung Jawab Kegiatan dalam kepanitiaan yang telah terbentuk. Sesi diskusi diikuti dengan antusias oleh seluruh panitia yang hadir. Di penghujung acara, Dr. Adeh menutup rapat perdana tersebut dengan ucapan syukur dan harapannya, “semoga apa yang telah dan akan kita lakukan menjadi amal kebaikan. Kita ingin menciptakan suasana yang membuat orang-orang senang dan gembira. Mudah-mudahan tercipta kegembiraan dan bermanfaat, serta menjadi catatan pahala bagi kita semua”, demikian pungkasnya. (Direktorat Hms & Pro)
BANDUNG, UNIKOM – Kamis, 11 Juli 2024 UNIKOM kembali menerima kunjungan mahasiswa dan dosen Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bengkulu, guna meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai profil dan aktivitas organisasi, khususnya yang sudah terbukti memiliki kinerja baik.
Bertempat di Ruang L.018 Lantai 1 Smart Building UNIKOM, sejumlah 55 mahasiswa dengan didampingi 2 dosen pembimbing dari Universitas Bengkulu diterima oleh Wakil Rektor II Bidang Sumber daya dan Kerjasama, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., bersama dengan Dekan FISIP UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Lilis Puspitawati, S.E., M.Si., Ak.CA., Sekretaris Program Studi Ilmu Komunikasi, Tine Agustin Wulandari, S.I.Kom., M.I.Kom., Ketua Divisi Protokoler UNIKOM, Agung Nugraha, S.I.Kom., Ketua Divisi Sosial Media UNIKOM, Sri Pernia Warakmulty, S.Kom., serta dibantu oleh Korps Mahasiswa Protokoler (KPM) UNIKOM.
Rangkaian acara kunjungan diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Mars UNIKOM, dilanjutkan dengan tayangan video singkat Sekilas UNIKOM, yang diikuti seluruh peserta dengan khidmat dan semangat. Wakil Rektor II Bidang Sumber daya dan Kerjasama, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., dalam sambutan pembukanya menyampaikan alhamdulillah atas rahmat Allah SWT, sehingga semua hadirin dapat berkumpul di kampus UNIKOM dalam keadaan sehat dan wal afiat. Tidak lupa ia mengucapkan selamat datang dan menyambut dengan hangat kunjungan mahasiswa dan dosen Jurusan Ilmu Komunikasi dari Universitas Bengkulu, dan berterimakasih karena telah memilih UNIKOM untuk melakukan studi banding. Dr. Agus selanjutnya menuturkan sejarah, profil, fasilitas, dan berbagai aktivitas di kampus UNIKOM. Ia berharap, “melalui diskusi yang akan berlangsung, kita bisa sharing pengalaman dan berkolaborasi. Sehingga kedua program studi bisa menjadi mitra dalam upaya meningkatkan kualitas bersama-sama”, pungkas Dr. Agus.
Sementara itu, Efi Hafizah, M.Si., selaku dosen pendamping mahasiswa Universitas Bengkulu, dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas sambutan yang begitu hangat dari sivitas akademika UNIKOM, dan menyampaikan salam dari Kajur Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu. “Kedatangan kami ke UNIKOM bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan dan menambah pengalaman dari UNIKOM yang telah sama-sama terakreditasi unggul. Melalui kegiatan studi banding ini mahasiswa diharapkan mendapat tambahan ilmu dan pengalaman yang bermanfaat”, demikian tuturnya.
Agenda kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi pengenalan kampus UNIKOM yang disampaikan Ketua Divisi Humas dan Informasi Pelayanan Publik UNIKOM, Dr. Ir. Yuni Mogot, M.Si., CPR., dalam kapasitasnya mewakili Direktur Humas dan Protokoler UNIKOM, Dr. Desayu Eka Surya, S.Sos., M.Si., CICS., yang kebetulan berhalangan hadir. Pada kesempatan tersebut, Dr. Yuni menguraikan sekilas profil universitas yang sarat prestasi, dan telah mencapai akreditasi unggul dalam usia 23 tahun. Ia menegaskan pula, keunggulan UNIKOM dibandingkan dengan perguruan tinggi lainnya adalah membekali mahasiswanya dengan mata kuliah Entrepreneurship, pengetahuan hardware, dan Animasi Multimedia. Sebagai perguruan tinggi yang mengedepankan teknologi dan informasi, seluruh program studi mulai dari semester 1 sampai dengan semester 7 diberikan mata kuliah berbasis Aplikasi Komputer yang disesuaikan dengan kompetensi dan kebutuhan masing-masing program studi. Sekretaris Program Studi Ilmu Komunikasi, Tine Agustin Wulandari, S.I.Kom., M.I.Kom., mewakili Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, Assoc. Prof. Melly Maulin P., S.Sos., M.Si., berkesempatan menyampaikan materi ke dua, terkait profil dan aktivitas Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNIKOM, dilanjutkan sesi tanya jawab yang diikuti dengan antusias oleh peserta.
Agenda acara dilanjutkan dengan penyerahan cindera mata dari kedua belah pihak, dan ditutup dengan foto bersama guna dokumentasi. Usai acara di Ruang L.018 Smart Building UNIKOM, para peserta berkesempatan untuk mengikuti Tour Campus ke Lantai 9 Smart Building UNIKOM, untuk melihat secara langsung aktivitas mahasiswa dan fasilitas laboratorium yang ada di Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNIKOM. Di akhir kunjungan, para peserta berkesempatan mengunjungi Studio UTV, dan beberapa fasilitas kampus lainnya. (Direktorat Hms & Pro).
BANDUNG, UNIKOM– Rapat Anggota Tahunan (RAT) merupakan salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan lembaga koperasi pada setiap tahunnya, sebagai wujud dari pertanggungjawaban Pengurus dan Pengawas kepada anggota atas kinerjanya. Kewajiban melaksanakan RAT koperasi diatur dalam Undang-Undang No. 25 Tahun 1992 tentang Koperasi (UU Koperasi). Pada Pasal 28 ayat (1) UU Koperasi dinyatakan bahwa setiap koperasi harus melaksanakan RAT setiap tahunnya. Selain itu, Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah No. 19/PER/M.KUKM/IX/2015 juga mengatur mengenai tata cara Penyelengaraan Rapat Anggota Koperasi.
RAT Koperasi merupakan momen penting bagi para anggota, di mana seluruh anggota koperasi bersama-sama dengan para Pengurus dan Pengawas dapat mengevaluasi kinerja koperasi selama satu tahun buku. Melalui RAT, setiap anggota dapat mengetahui apakah koperasi telah berkinerja baik dengan mencapai target yang telah ditetapkan atau belum. Begitu pula melalui RAT tersebut para anggota bersama Pengurus dan Pengawas dapat melakukan evaluasi untuk kemajuan koperasi ke depan.
Bertempat di Ruang L.018 Smart Building UNIKOM, RAT Koperasi Konsumen SMART UNIKOM Tahun Buku 2023 telah diselenggarakan pada Jum’at, 28 Juni 2024, dengan agenda utama Laporan Pertanggungjawaban Pengurus dan Pengawas Tahun Buku 2023, dilanjutkan Rapat Anggota Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Belanja Koperasi Konsumen SMART UNIKOM, dengan dihadiri 22 orang anggota dari total anggota sebanyak 38 orang.
Ketua Divisi Inkubator Bisnis dan KUMKM, Assoc. Prof. Dr. Hj. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si., yang juga menjabat selaku Ketua Koperasi Konsumen SMART UNIKOM membuka acara secara resmi, yang kemudian dilanjutkan dengan Pemilihan Pimpinan dan Sekretaris Rapat. Dalam sambutan pembukanya, Dr. Dewi menyampaikan puji syukur ke hadirat Allah SWT, atas berdirinya koperasi di kampus UNIKOM. Tidak lupa ia pun berterimakasih kepada Ketua Yayasan, Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Kaprodi, para dosen, dan seluruh anggota yang telah mendukung penuh koperasi dan ikut mensosialisasikan betapa mengasyikannya berkoperasi. Ia berharap, “mudah-mudahan kita bisa melanjutkan dan mengembangkan koperasi kita secara bersama-sama. Karena inti dari koperasi adalah kesejahteraan anggotanya”, demikian pungkasnya.
Agenda acara dilanjutkan dengan Rapat Pleno yang dipimpin oleh Ketua, Irawan Afrianto, S.T., M.T., didampingi Sekretaris, Apriani Puti Purfini, S.Kom., M.T. Pada sesi pertama Rapat Pleno, Pengurus dan Pengawas melaporkan pertanggungjawaban Pengurus dan Pengawas Tahun Buku 2023, yang dilanjutkan tanya jawab. Berdasarkan tanggapan atas pertanyaan anggota dan pembahasan terhadap laporan yang disampaikan, secara mufakat, Laporan Pertanggungjawaban Pengurus dan Pengawas Tahun Buku 2023 secara bulat diterima, disetujui, dan kemudian disyahkan. Pada sesi kedua Rapat Pleno, Pengurus memaparkan Rencana Kerja dan RAPBK tahun 2024, yang juga diterima secara bulat berdasarkan mufakat seluruh anggota yang hadir untuk ditetapkan sebagai Rencana Kerja dan RAPBK tahun 2024.
Rangkaian kegiatan RAT Koperasi Konsumen SMART UNIKOM ditutup dengan doa bersama dan pembagian SHU Tahun Buku 2023 untuk para anggota, serta foto bersama guna dokumentasi. (Direktorat Hms & Pro).
BANDUNG, UNIKOM – Pemahaman akan pengertian “takdir” selalu menarik untuk dikaji, walaupun sebenarnya pengetahuan terkait takdir telah diperoleh umat Islam sejak di bangku sekolah dasar. Begitu pun pemahaman umat terkait “ridho”, sering kali dicampur-adukkan dengan pengertian kata “ikhlas”, yang sesungguhnya kedua kata tersebut memiliki arti yang berbeda.
Untuk meningkatkan pemahaman dan keimanan umat, Majelis Ta’lim Ashfiyatun Nisa Universitas Komputer Indonesia kembali melaksanakan Kajian Islami di hari Jum’at, dengan mengangkat tema “Ridho Pada Takdir”, yang dilaksanakan secara hybrid di Mushola Lantai 16 Smart Building UNIKOM, pada Jum’at, 28 Juni 2024.
Rangkaian kegiatan dibuka oleh Apriani Puti Purfini, S.Kom., M.T., selaku pembawa acara, dan dilanjutkan pemaparan materi oleh Ustadz Yusuf Burhanudin, Lc., MPd.I., selaku nara sumber. Mengawali paparannya, Ustazd Yusuf menyampaikan, sikap ridho pada takdir Allah, tentu tidak semudah yang dibayangkan, dituliskan, atau diteorikan. Tetapi manusia yang beriman harus senantiasa menggali, mengkaji, menerapkan, atau mentarbiyah dirinya agar selalu mampu untuk rido terhadap takdir Allah. Karena sikap menerima takdir merupakan keimanan yang paling puncak bagi seorang mukmin. Jika seseorang mengaku sebagai mukmin tapi tidak rido terhadap takdir Allah, berarti ia telah kehilangan unsur keimanannya. Karena hidupnya senantiasa diatur oleh ekspektasi, logika, atau keinginan yang selalu ingin terwujud sesuai apa yang dia harapkan. Pada saat itulah keimanan untuk menerima takdir Allah terjadi, karena tidak semua yang terjadi selalu sesuai dengan keinginan kita.
Ustadz Yusuf menjelaskan, qadha adalah ketetapan Allah SWT sedangkan qadar adalah perwujudan ketetapan Allah SWT tersebut, yang sering disebut takdir. Qadha dan qadar yang ada dalam rumus keimanan umat Islam merupakan satu kata yang memiliki makna yang sama, yaitu semu takdir manusia sudah ditentukan oleh Allah sejak dahulu kala, bahkan sebelum bumi dijadikan. Selanjutnya ia menjelaskan arti ridho dan ikhlas, agar umat tidak mencampur-adukkan pengertian antara ridho dan ikhlas. “Ridho” artinya menerima sesuatu yang berasal dari luar, atau dari Allah. Ketika Allah memberikan sesuatu kepada kita dan kita menerimanya, mensyukurinya, maka itulah yang disebut ridho. Sedangkan “ikhlas” itu berasal dari dalam diri kita untuk ke luar. Artinya, dari dalam hati untuk kemudian kita berbuat amal sholeh yang ditujukan untuk Allah SWT. Ikhlas adalah sesuatu yang terpendam dalam hati kita untuk kemudian menjadi sikap kita ke luar, yaitu ikhlas mengikuti perintah-perintah Allah SWT, maupun ikhlas menjauhi larangan-larangan-Nya. Banyak orang yang tidak ridho menerima apa yang telah ditakdirkan Allah. Misal pada saat mengalami kegagalan, kecewa, miskin, atau doanya tidak dikabulkan Allah.
Lebih jauh ia menjelaskan, banyak orang yang tidak menerima takdir yang diberikan Allah SWT. Oleh karena itu, takdir menjadi puncak keimanan seseorang, yaitu keimanan terhadap qadha dan qadar. Baik itu takdir baik ataupun buruk. “Konsep aqidah tentang qada dan qadar di dalam Islam begitu dahsyat dan luar biasa, sehingga kita diberikan bekal bagaimana kita menyikapi sesuatu yang tidak kita sukai. Bagaimana kita bisa menyikapi takdir ini dengan baik, dan menjadi semakin teguh dalam iman. Bagaimana caranya kita menyikapi takdir yang tidak diinginkan bisa membawa hikmah yang lebih besar dari Allah SWT dalam kehidupan kita”, demikian ungkapnya. Dalam hal ini, manusia harus senantiasa melihat bahwa Allah berhak memberikan qudrat dan iradat kepada hamba-Nya. Jangan lupa bahwa hal apapun terjadi dalam rangka menguji manusia dalam kehidupan. Siapa diantaranya yang paling dekat dengan Allah, atau bahkan mungkin melalui ujian tersebut membuat manusia semakin jauh dari Allah.
Bagaimana manusia menyikapi takdir, menjadi pengetahuan aqidah sebagai mukmin. Manusia mengimani bahwa takdir Allah adalah ketetapan Allah yang tidak bisa dihindari, karena Allah maha berkuasa menentukan takdir hamba-Nya. Tidaklah terjadi suatu musibah kecuali izin Allah. Maka manusia harus membentengi diri dengan iman, agar bisa membaca berbagai peristiwa dalam kehidupan dengan positif. Tidak suudzon lalu protes kepada Allah. Yakinlah bahwa sesungguhnya kebahagiaan itu bukan hanya ada di dunia, tetapi juga kelak di akhirat. Allah akan memberikan kebahagiaan dan kenikmatan yang berlimpah ruah, abadi dan kekal. Dunia adalah tempatnya ujian. Bagaimana manusia menanam amal sholeh dan akan dia tuai di akhirat kelak.
Setelah berhasil melalui ujian dari Allah Bahkan dia bisa hidup lebih bahagia dr sebelumnya, krn melalui berbagai ujian tsb Allah telah mengangkat dirinya, dr keterpurukan jadi satu kehidupan yg bahagia. memberi kebahagiaan yg lebih dr sebelumnya. Dan yakinlah bahwa sesungguhnya kebahagiaan itu bukan hanya ada di dunia, ttapi juga kelak di akhirat. Allah akan memberikan kebahagiaan dan kenikmatan2 yg berlimpah ruah, abadi dan kekal. Dunia tempatnya ujian, bagaimana manusia menanm amal sholeh dan akan dia tuai di akhirat. Pada akhir paparannya Ustadz Yusuf berpesan, semua sama di hadapan Allah. “Sesungguhnya orang yang paling mulia adalah orang yang paling bertaqwa, dan bisa melewati atau melalui seluruh ujian dan godaan di dalam hidup di dunia. Takdir bisa berubah karena doa dan silaturahim, bukan karena Allah merubahnya. Tapi tentu saja ini adalah takdir dalam catatan malaikat-Nya”, demikian tuturnya. Bahwa sesungguhnya semuanya telah ditakdirkan Allah, hidup, mati, rejeki, jodoh, dan lain-lain. “Apakah kalian mengira bahwa manusia itu akan dibiarkan utk mengatakan dirinya beriman tapi dirinya tidak diuji ? Sungguh Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka. Allah maha mengetahui orang-orang yang jujur dan orang-orang yang dusta dengan keimanannya”. Oleh karen itu kita tidak usah khawatir atau kecewa karena Allah sudah menentukan segalanya. Ia berharap, mudah-mudahan semua umat diberi kekuatan oleh Allah untuk senantiasa berdoa dan bersilaturahim, sehingga mendapatkan berkah rejeki duniawi maupun rejeki ahirat dari Allah, dan semoga materi yang disampaikan pada kajian tersebut bisa bermanfaat dan meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat kepada Allah SWT. (Direktorat Hms & Pro).
BANDUNG, UNIKOM – Retreat merupakan salah satu kegiatan rohani yang biasa dilakukan oleh umat kristiani untuk membina dan meningkatkan iman dalam diri setiap umat. Retreat berarti mengundurkan diri, menjauhkan diri dari kehidupan sehari-hari, atau meninggalkan dunia ramai dalam beberapa saat untuk mendekatkan diri kepada Allah. Rangkaian kegiatan yang dilakukan pada kegiatan retreat dilakukan secara sistematis dan teratur dalam hal kerohanian, seperti berdoa, pemeriksaan batin, melakukan refleksi, membuat renungan, dan meditasi. Keheningan merupakan bagian lain dari retreat, dimana seseorang merasakan suasana tenang dalam berkomunikasi dengan Allah, sehingga mendapatkan kelegaan.
Bertempat di Villa Kubah, Istana Bunga Lembang, Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) UNIKOM, kembali melaksanakan kegiatan retreat yang merupakan program kerja tahunan PMK UNIKOM, yang dilaksanakan pada 17 – 18 Juni 2024, dengan mengusung tema “Fight Your Problem (FYP) God Provides” berdasar pada ayat Alkitab, Filipi 4 : 6, “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur”. Kekhawatiran dapat membuat seseorang larut dalam kesedihan, hingga rasa sukacita dan damai menjadi hilang. Ayat tersebut mengajarkan umat kristiani untuk menyerahkan segala bentuk kekhawatiran kepada Allah dan senantiasa bersyukur serta berharap kepada-Nya.
Rangkaian kegiatan Retreat PMK UNIKOM dibuka secara resmi oleh Pembina PMK UNIKOM, Dr. Salmon Priaji Martana, S.T., M.T. Dalam sambutan pembukanya ia menyampaikan penghargaannya atas kerja keras panitia di dalam mempersiapkan retreat ini. Ia mengingatkan bahwa problems akan selalu muncul dalam kehidupan semua mahasiswa, khususnya anggota PMK. Oleh sebab itu, permasalahan harus dihadapi dan diatasi, dan dicarikan solusinya. Semua mahasiswa harus memiliki problem solving skills yang memadai untuk dapat terus berkiprah di lingkungan akademik, secara khusus di kampus UNIKOM. Ia mendorong mahasiswa peserta retreat untuk menjadi problem solver bagi lingkungannya baik di kampus maupun lebih luas lagi dalam pergaulannya di masyarakat.
Melisa Manik, selaku Koordinator Humas Retreat PMK UNIKOM 2024 menuturkan, dilaksanakannya kegiatan retreat bertujuan agar mahasiswa Kristen yang tergabung dalam PMK UNIKOM dapat memahami lebih dalam cinta kasih Allah yang nyata dalam hidup masing-masing; memaknai berkat Allah; mendekatkan relasi dengan Allah, sesama, dan lingkungan sekitar; menguatkan persaudaraan dan kebersamaan sebagai saudara seiman; serta membekali tiap mahasiswa dengan semangat pelayanan dalam iman kristiani. Melalui kegiatan tersebut mahasiswa dapat saling mengenal, juga membangun sikap saling mendukung, saling menolong, dan membangun kekompakan bersama. Adapun rangkaian kegiatan meliputi sesi doa, renungan, refleksi diri, diskusi ayat Alkitab, disertai kegiatan kebersamaan melalui berbagai permainan atau outing. Dimana materi permainan dikemas dengan tujuan memperdalam iman, memperkuat hubungan antar anggota, dan membina komunitas yang berpusat pada nilai-nilai kristiani.
Sejumlah 60 orang mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan UNIKOM mengikuti kegiatan retreat yang dilaksanakan selama 2 hari 1 malam tersebut, dimana 3 orang rohaniwan dihadirkan selaku nara sumber dalam kegiatan tersebut, antara lain, Pendeta Hendrik Sine yang meyampaikan renungan pada sesi pertama dengan judul materi “Look Out”, yang didasarkan pada ayat Alkitab 1 Timotius 4 : 12 , “Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu”. Renungan sesi ke 2 disampaikan dengan melingkari api unggun di malam hari dengan judul materi “Find The Way” yang disampaikan oleh Zethi Pattipeilohy, dengan berdasar pada ayat Alkitab Yohanes 14 : 4, “kata Yesus kepadanya, Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku”. Sementara pada kegiatan renungan sesi ke 3, Jossie Simatupang menyampaikan materi dengan judul “Berubah, Berbuah, Berdampak”, yang didasarkan pada ayat Alkitab Kolose 3 : 14, “dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan”.
Kegiatan retret dapat dilakukan untuk alasan yang berhubungan dengan kebutuhan spiritual, menghindari stres, menjaga kesehatan, bagian dari gaya hidup, ataupun hal-hal sosial atau ekologis lainnya. Melalui retreat umat diajak menyadari diri dengan lebih baik, dalam, luas, dan intens, dalam konteks di mana kita menemukan diri kita di tengah realita dan kenyataan hidup sehari-hari, serta mampu memaknai kasih Allah lebih dalam lagi. (Direktorat Hms & Pro).