Tag: transformasi pendidikan

  • Ketua APTISI Jabar sekaligus Rektor UNIKOM Menjadi Narasumber Rakernas ABPPTSI 2025, Soroti Transformasi Pendidikan Tinggi Menuju Digital Entrepreneurial University

    Ketua APTISI Jabar sekaligus Rektor UNIKOM Menjadi Narasumber Rakernas ABPPTSI 2025, Soroti Transformasi Pendidikan Tinggi Menuju Digital Entrepreneurial University

    BANDUNG, UNIKOM — Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) III dan Seminar Nasional di Hotel Pullman Grand Central, Bandung pada hari Rabu dan Kamis, 16 dan 17 Juli 2025. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam mendorong akselerasi mutu dan tata kelola pendidikan tinggi swasta di Indonesia, dengan mengangkat tema “Implementasi Perubahan Paradigma dan Transformasi Tata Kelola Pendidikan Tinggi”.

    Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut dihadiri antara lain oleh Wakil Wali Kota Bandung, H. Erwin, S.E., M.Pd., Ketua ABPPTSI Prof. Dr. Thomas Suyatno, serta lebih dari 500 peserta yang terdiri dari pengurus ABPPTSI, Para Rektor, dan Ketua Yayasan PTS di Indonesia.

    Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., yang juga menjabat sebagai ketua APTISI Wilayah Jawa Barat, mendapat kehormatan menjadi pembicara dalam forum strategis pada pelaksanaan RAKERNAS ABPPTSI mewakili UNIKOM sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dengan akreditasi Unggul. Sesuai dengan tema yang diangkat, Prof. Eddy membahas masa depan pendidikan tinggi di era digital tentang  Digital Entrepreneur University. Ia menjelaskan pentingnya proses untuk menjadi seorang entrepreneurship. Tidak hanya mengandalkan inovasi teknologi, tetapi juga nilai-nilai yang kuat yang diimplementasikan dalam budaya UNIKOM yaitu PIQIE: 1). Professionalism, 2). Integrity, 3). Quality, 4). Information Technology, dan Excellence, sehingga dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang solid dan tangguh, UNIKOM bisa mencapai akreditasi unggul diusia mudanya. Hal tersebut sekaligus menunjukkan kesiapan UNIKOM menuju World Class University (WCU) dan mendukung visi Indonesia emas 2045 melalui kontribusi nyata dibidang pendidikan, riset, dan pengembangan wirausaha.

    Dr. Hj. Elly Resli Rahlat, S.Pd., M.M., sebagai salah satu pengurus dari ABPPTSI Wilayah Jawa Barat menyampaikan “kegiatan rakernas merupakan agenda rutin ABBPTSI yang bertujuan merumuskan program ke depan dan mengevaluasi program tahun sebelumnya. Kami mengapresiasi kehadiran para narasumber unggulan dari PTS terakreditasi ‘Unggul’, seperti Prof. Dr. Eddy Soeryanto Soegoto dari UNIKOM, serta perwakilan dari Universitas Parahyangan, BINUS, dan lainnya” ujarnya. Ia berharap Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dapat terus bersinergi dan sejajar dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN), karena kualitas PTS tidak kalah, bahkan dalam beberapa aspek lebih unggul. Pemerintah diharapkan dapat memberikan perlakuan yang lebih setara untuk kemajuan pendidikan tinggi nasional, demikian pungkasnya.

    Jajaran pimpinan di lingkungan UNIKOM turut hadir pada kegiatan tersebut, antara lain, Wakil Rektor I, Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., Wakil Rektor II, Bidang Sumber Daya, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., Wakil Rektor III, Bidang Riset, Inovasi dan Akreditasi, Assoc. Prof. Dr. Ir. Herman Soegoto., MBA. dan Wakil Rektor IV, Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program & Center of Excellence, Prof. Zainal A Hasibuan, MLS, Ph.D.

    Melalui penyelenggaraan RAKERNAS yang digelar oleh ABPPTSI, diharapkan kegiatan tersebut menjadi titik tolak percepatan transformasi tata kelola dan peningkatan mutu pendidikan tinggi swasta (PTS) di Indonesia. Dengan kehadiran para narasumber unggulan dan sinergi antar perguruan tinggi, acara ini mencerminkan komitmen kuat PTS dalam menghadirkan inovasi, integritas, dan keunggulan akademik. (Direktorat Hms & Pro)

  • Mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Unikom Sabet 3 Penghargan Di Japan Youth Summit 2025

    Mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Unikom Sabet 3 Penghargan Di Japan Youth Summit 2025

    Mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Unikom Sabet 3 Penghargan Di Japan Youth Summit 2025

    BANDUNG, UNIKOM – Mahasiswa Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali meraih prestasi di kancah Internasional. Kali ini, sebanyak 14 mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional UNIKOM Indonesia bersama satu pembimbing turut serta dalam Japan 3rd Youth Summit (JYS) 2025 yang berlangsung pada 3-9 Februari di Tokyo, Jepang. Acara yang diselenggarakan oleh Global Youth Ambassador (GYA) ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, berbagi wawasan, serta berkontribusi dalam program konferensi internasional dan kegiatan sukarela.

    Delegasi mahasiswa yang mengikuti JYS 2025 dipimpin oleh Dr. Dewi Triwahyuni, S.IP., M.Si., selaku Ketua Program Studi Ilmu Hubungan Internasional UNIKOM. Dr. Dewi mengungkapkan bahwa ia sangat mengapresiasi motivasi dan kerja keras Mahasiswa yang berpartisipasi dalam JYS 2025 dan berbangga atas pencapaian dari 9 orang mahasiswa yang terbagi dalam 3 komisi dan meraih beberapa penghargaan: Best group, Most innovative idea dan Best project. Selain itu ia juga berharap dengan perolehan award ini semakin banyak mahasiswa prodi HI lainnya yang termotivasi mengikuti kompetisi dan kegiatan internasional seperti ini.

    Dekan FISIP UNIKOM Assoc. Prof. Dr. Hj. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si., juga mengucapkan rasa syukur dan bangganya “Alhamdulillah delegasi Mahasiswa Prodi IHI berhasil meraih Best Group,Best Project dan Most Innovation idea di kegiatan Japan Youth Summit 2025 sehingga hal ini dapat memotivasi mahasiswa Prodi lain untuk mendulang prestasi Internasional” ujarnya.

    Kegiatan ini resmi dibuka oleh Hopyan Nazakki, Executive Director of Global Youth Ambassador, yang menekankan pentingnya forum ini sebagai platform bagi anak muda untuk berkembang dan memberikan dampak global.

    Dalam ajang kompetisi ini, sembilan mahasiswa UNIKOM berhasil meraih penghargaan dalam berbagai kategori diantaranya:

    • Best Group Award (Kategori “Digital Literacy”): Ghina Arindiya, Syahla Amany Fatiha, Zahra Afifah Khurrahman
    • Most Innovative Idea (Kategori “Green Technology”): Dara Cantika Putriadin Boer, Fatma Sania Aprilia, Pandiani Ayuningtyas Sumadi
    • Best Project (Kategori “Educational Transformation”): Kharisma Putri Nur Fatima, Anggia Putri Lestari, Bela Melati Sukma

    Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri mengingat kompetisi ini diikuti oleh 89 peserta dari 16 negara. Para mahasiswa mempresentasikan proyek inovatif mereka yang bertujuan memberikan solusi nyata bagi tantangan global.

    Zahra Afifah Khurrahman, yang tergabung dalam Komisi 1 (Digital Literacy), menyampaikan bahwa, “Menghadirkan solusi terbaik dalam menyusun Draft Declaration adalah tantangan tersendiri. Terpilih sebagai Best Group Award menjadi bukti kerja keras dan dedikasi kami.” ungkapnya.

    Sementara itu, Kharisma Putri Nur Fatima dari Komisi 2 (Green Technology) menambahkan, “Japan Youth Summit mempertemukan saya dengan orang-orang inspiratif. Pencapaian Best Project menjadi bukti bahwa ide inovatif dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.” tuturnya.

    Pandiani Ayuningtyas Sumadi dari Komisi 3 (Educational Transformation) juga berbagi pengalaman, “Forum ini membuka wawasan saya mengenai pentingnya berpikir kritis dan kolaborasi lintas budaya. Memenangkan Most Innovative Idea adalah pencapaian luar biasa.” ujarnya.

    Keikutsertaan dalam Japan Youth Summit 2025 merupakan bagian dari implementasi Mata Kuliah Praktikum Hubungan Internasional yang diampu oleh tim dosen UNIKOM diantaranya: Prof. Dr. Hj. Aelina Surya, Dra., Dr. Dewi Triwahyuni, S.IP., M.Si., Andrias Darmayadi, Ph.D., Sylvia Octa Putri, S.IP., M.I.Pol., dan Dr. Henike Priwanti, S.IP., M.I.Pol. Praktikum ini terdiri dari tiga event utama:

    1. Short Diplomatic Course (SDC) – 25 Januari 2025 di Bandung, Indonesia, membahas isu pengungsi dalam Global Refugees Forum.
    2. Japan 3rd Youth Summit 2025 – 3-9 Februari 2025 di Tokyo, Jepang, dengan tema “Next-Gen Tech: Discovering Innovation Through Technology Revolution for Accessibility and Connectivity in the AI Era.”
    3. The 5th Asia Youth Summit – 23-26 Februari 2025 di Bali, Indonesia, bertema “Collaboration Plan and Innovative Solutions to Achieve Climate Action Goals.”

    Partisipasi mahasiswa dalam Japan Youth Summit 2025 diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga serta memperkuat jejaring internasional mahasiswa, sekaligus memperkaya perspektif akademik dan profesional dalam studi Hubungan Internasional. (Direktorat Hms & Pro).