Tag: Transformasi Digital Perguruan Tinggi

  • UNIKOM dan UGJ Lakukan MOU dan Benchmarking Perkuat Transformasi Digital Perguruan Tinggi Dorong Kolaborasi Berdampak

    UNIKOM dan UGJ Lakukan MOU dan Benchmarking Perkuat Transformasi Digital Perguruan Tinggi Dorong Kolaborasi Berdampak

     BANDUNG, UNIKOM – Kamis, 5 Maret 2026, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menerima kunjungan resmi dari Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon dalam rangka penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sekaligus kegiatan benchmarking terkait tata kelola kampus digital. Bertempat di Ruang Grand Meeting Lantai 15 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut menjadi momentum strategis bagi kedua perguruan tinggi dalam memperkuat sinergi pengembangan pendidikan tinggi berbasis teknologi dan transformasi digital.

    Acara tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan dari kedua institusi. Dari pihak UNIKOM hadir Rektor UNIKOM Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., Wakil Rektor III Bidang Riset, Inovasi dan Akreditasi Assoc. Prof. Dr. Ir. Herman S. Soegoto, MBA., serta Wakil Rektor IV Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program and Center of Excellence Prof. Zainal Arifin Hasibuan, MLS., Ph.D. serta didampingi Deputi Wakil Rektor IV Adam Mukharil Bachtiar, S.Kom., M.T., Ph.D., Direktur Humas dan Protokoler Dr. Ir. Yuni Mogot, M.Si., CPR., Ketua Divisi Kurikulum Assoc. Prof. Dr. Melly Maulin Purwaningwulan, S.Sos., M.Si., dan Ketua Divisi Kerjasama Dr. Henike Primawanti, M.I.Pol.

    Sementara itu, delegasi UGJ dipimpin oleh Rektor UGJ Prof. Dr. Ir. H. Achmad Faqih, S.P., M.M., IPU., CIRR., yang hadir bersama Wakil Rektor I Dr. Surya Amami Pramuditya, M.Si., Wakil Rektor III Dr. H. Komarudin, Drs., M.Pd., Wakil Rektor IV Dr. Hj. Cita Dwi Rosita, S.Pd., M.Pd., Kepala Badan Pengembangan Akademik Dedi Muhamad Sidiq, Ph.D., Kepala Biro Kerjasama dan Humas Dr. H. Editnya Nurdiana, S.E., M.M., Kepala Bagian Kerjasama Dr. Irmawati Liliana Kusuma Dewi, M.Pd., serta tim kerja sama UGJ yang terdiri dari Diding Wardianto, S.Sos., M.AP., dan Rizky Triono Wijayanto, S.M.

    Kerja sama tersebut dilatarbelakangi oleh hubungan strategis yang saling melengkapi antara kedua institusi. Universitas Swadaya Gunung Jati dipandang sebagai mitra strategis bagi UNIKOM dalam mendukung inisiasi pengembangan Fakultas baru yang tengah direncanakan oleh UNIKOM. Di sisi lain, UNIKOM juga menjadi mitra strategis bagi UGJ dalam penguatan bidang teknologi digital dan teknologi informasi, khususnya dalam pengembangan sistem tata kelola kampus digital, infrastruktur teknologi, serta inovasi berbasis IT di lingkungan perguruan tinggi.

    Rektor UNIKOM sekaligus Ketua APTISI Jabar, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan langkah nyata dalam membangun sinergi antara kedua institusi. “Kerja sama ini merupakan bagian dari semangat kolaboratif yang selama ini dibangun melalui organisasi perguruan tinggi APTISI Jawa Barat, sehingga implementasi kerja sama tidak hanya terbatas pada dua institusi, tetapi juga dapat diperluas dengan berbagai perguruan tinggi lain di Jawa Barat maupun provinsi lainnya”, tuturnya.

    Lebih lanjut, Prof. Eddy menyampaikan bahwa UNIKOM sebagai perguruan tinggi yang memiliki kekuatan utama pada bidang digital dan ICT diminta oleh UGJ untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan, terutama karena UGJ saat ini tengah mengembangkan program-program studi baru di bidang informatika yang membutuhkan referensi dan penguatan dari UNIKOM. Oleh karena itu, kolaborasi tersebut dinilai sebagai langkah yang tepat untuk saling melengkapi kekuatan masing-masing institusi.

    Sementara itu, Rektor UGJ, Prof. Dr. Ir. H. Achmad Faqih, S.P., M.M., IPU., CIRR., dalam sambutannya menyampaikan kerja sama tersebut memiliki nilai strategis dalam memperkuat kolaborasi antara kedua perguruan tinggi. Prof. Achmad juga menjelaskan bahwa dalam satu tahun terakhir UGJ telah mengembangkan sekitar sepuluh program studi baru yang sebagian besar berbasis teknologi informasi. Oleh karena itu, UGJ memandang penting untuk menjalin kerja sama dengan UNIKOM guna memperoleh dukungan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten serta penguatan sarana dan prasarana sebagai fondasi pengembangan program studi tersebut. “Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi serta menjadi langkah bersama dalam menyiapkan generasi unggul menuju visi Indonesia Emas 2045”, demikian pungkasnya.

    Sinergi kedua perguruan tinggi mencerminkan komitmen kedua institusi untuk saling mendukung dalam pengembangan sumber daya manusia, pertukaran pengetahuan, serta penguatan kapasitas akademik dan kelembagaan. Melalui kolaborasi ini, UNIKOM dan UGJ diharapkan dapat bersama-sama mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi melalui integrasi keunggulan di bidang inovasi pendidikan, teknologi digital, serta kesehatan.

    Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara UNIKOM dan UGJ sebagai komitmen bersama dalam mengembangkan berbagai program kolaboratif yang berfokus pada pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penguatan layanan akademik berbasis teknologi digital. Ruang lingkup kerja sama tersebut meliputi kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, penguatan pembelajaran digital dan hybrid learning, pendampingan riset dan implementasi program MBKM, serta pengembangan berbagai program akademik yang mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi.

    Usai penandatanganan MoU, kegiatan dilanjutkan dengan sesi benchmarking yang membahas secara khusus praktik tata kelola teknologi informasi dan transformasi digital yang diterapkan di UNIKOM. Diskusi ini mencakup pengelolaan kebijakan teknologi informasi, manajemen infrastruktur jaringan, keamanan siber, pengelolaan pusat data, serta pemanfaatan sistem cloud dalam mendukung operasional kampus digital.

    Melalui kegiatan benchmarking tersebut, kedua universitas dapat saling bertukar pengalaman, praktik, serta strategi pengembangan sistem informasi kampus yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Hasil dari kegiatan tersebut diharapkan dapat membuka peluang kerja sama lanjutan dalam pengembangan sistem teknologi pendidikan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta kolaborasi dan inovasi digital yang berdampak di masa mendatang. (Direktorat Hms & Pro)

  • APTISI Resmi Lantik Ketua dan Pengurus APTISI Jawa Barat Periode 2025-2030: Siap Pimpin Transformasi Digital dan Perkuat Daya Saing PTS

    APTISI Resmi Lantik Ketua dan Pengurus APTISI Jawa Barat Periode 2025-2030: Siap Pimpin Transformasi Digital dan Perkuat Daya Saing PTS

    BANDUNG — Rabu, 11 Februari 2026, Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) secara resmi melantik Pengurus APTISI Jawa Barat masa bakti 2025-2030, bertempat di Bandung Convention Center (BCC), Jl. Soekarno Hatta 345 Bandung. Pelantikan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan peran strategis perguruan tinggi swasta di Jawa Barat dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi di era transformasi digital dan globalisasi.

    Hadir pada kesempatan tersebut, Ketua Umum APTISI Pusat, Ketua APTISI Provinsi Jawa Barat, dan 86 anggota Dewan Pengurus APTISI Jawa Barat serta para tamu undangan dari berbagai pemangku kepentingan, diantaranya: perwakilan dari pemerintah Provinsi Jawa Barat, perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Barat dan PT Pos Indonesia Regional 3 Jawa Barat. Pelantikan Pengurus APTISI periode 2025-2030 tersebut merupakan tindak lanjut dari Musyawarah Wilayah APTISI Provinsi Jawa Barat yang telah diselenggarakan pada 18 Desember 2025. Melalui mekanisme formatur, susunan kepengurusan baru dibentuk secara representatif dengan melibatkan akademisi, pimpinan perguruan tinggi, serta tokoh-tokoh strategis dari berbagai institusi pendidikan tinggi swasta di Jawa Barat, guna memperkuat struktur organisasi yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada pengembangan mutu pendidikan tinggi.

    Ketua Steering Committee, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan wujud komitmen dan kehadiran bersama untuk menghadirkan solusi nyata bagi perguruan tinggi swasta (PTS) di Jawa Barat. Prof. Umi juga berharap pengukuhan jajaran kepengurusan yang baru mampu memperkuat sinergi, kolaborasi, serta memberikan kebermanfaatan yang luas bagi pengembangan dan kemajuan PTS di Jawa Barat.

    Selanjutnya, prosesi pelantikan Ketua dan Pengurus APTISI Provinsi Jawa Barat periode 2025–2030 dipimpin langsung oleh Ketua Umum APTISI Pusat, Dr. Ir. H. M. Budi Djatmiko, M.Si., M.E., yang secara resmi mengukuhkan kepengurusan baru untuk mengemban amanah dalam memperkuat peran strategis PTS sebagai pilar pembangunan sumber daya manusia Indonesia, khususnya di Jawa Barat. Dalam sambutannya, Dr. Ir. H. M. Budi menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh pengurus periode 2025-2030 yang telah dipilih, agar mampu bekerja secara kolektif dan solid. Dr. Ir. H. M. Budi juga menyoroti urgensi transformasi digital dalam pendidikan, termasuk pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) sebagai instrumen strategis untuk mendorong akselerasi digitalisasi. Menurutnya, penguasaan AI menjadi keniscayaan di era saat ini, karena institusi maupun individu yang tidak adaptif terhadap perkembangan teknologi berisiko tertinggal dalam dinamika global pendidikan tinggi.

    Sementara itu, Ketua APTISI Provinsi Jawa Barat periode 2025-2030 sekaligus Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T.,  dalam sambutannya  menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Ketua Umum APTISI Pusat beserta jajaran, para pimpinan perguruan tinggi, panitia pelaksana, serta seluruh pihak dan mitra, khususnya PT Pos Indonesia Regional 3 Jawa Barat dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Barat, yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan pelantikan tersebut sekaligus memperkuat sinergi melalui penandatanganan nota kesepahaman. “Kepada seluruh pengurus yang baru dilantik, saya mengucapkan selamat atas amanah yang diemban. Tanggung jawab ini adalah komitmen kolektif untuk membawa APTISI Jawa Barat yang menaungi lebih dari 350 perguruan tinggi swasta agar semakin solid, progresif, dan berdampak nyata dengan semangat Melangkah Bersama, Maju Bersama, dan Sukses Bersama”, demikian tuturnya.

    Lebih lanjut, Prof. Eddy menyatakan bahwa target APTISI Jabar sangat jelas yaitu, menjadikan APTISI Jawa Barat sebagai yang terbaik di Indonesia dari posisi saat ini. “Kita optimis dapat meraih peringkat pertama melalui kerja bersama, strategi terukur, dan komitmen yang konsisten demi kemajuan perguruan tinggi swasta di Jawa Barat. Saya berharap kepengurusan baru dapat semakin memperkuat sinergi antar perguruan tinggi swasta, meningkatkan mutu akademik, serta mendorong inovasi dan daya saing institusi pendidikan tinggi di tingkat regional maupun nasional”, pungkas Prof. Eddy.

    Di bawah kepemimpinan Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T.,  APTISI Jawa Barat optimis dapat menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam membangun pendidikan tinggi yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan, khususnya di Provinsi Jawa Barat. (Direktorat Hms & Pro)