Tag: transformasi digital kampus

  • Model Bisnis untuk Perguruan Tinggi Swasta di Era Digitalisasi

    Penulis: Senny Luckyardi, Yogi Suprayogi, Eddy Soeryanto Soegoto, Gordana Pesakovic

    DOI: 10.14453/aabfj.v18i5.08

    Abstrak

    Sektor pendidikan tinggi terlibat dalam proses transformasi digital yang berkelanjutan, sehingga menimbulkan kebutuhan signifikan akan model bisnis inovatif. Universitas swasta dituntut untuk bertahan di tengah persaingan di era digital ini. Kebutuhan akan model bisnis inovatif diperkuat oleh fakta bahwa Kepuasan Mahasiswa (SS) masih perlu ditingkatkan di Universitas Swasta di Jawa Barat, Indonesia. Penelitian ini mengembangkan Citra Universitas Cerdas (SUI) sebagai kebaruan dalam model bisnis baru untuk meningkatkan SS. Selain itu, SUI dikembangkan karena teori citra merek dianggap tidak memadai dan tidak konsisten dari sudut pandang semantik atau fungsional ketika diterapkan pada universitas cerdas (SU). Dimensi SUI yang dikembangkan adalah Kognitif, Konatif, Emotif, dan Kolaboratif. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengembangkan dan menguji model SUI yang disintesis dari Relationship Marketing. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik pengumpulan data purposive sampling proporsional. Distribusi kuesioner didasarkan pada kriteria responden yang merupakan mahasiswa tahun kedua dan ketiga di universitas swasta (PU) di Jawa Barat, Indonesia, dan diklasifikasikan sebagai mahasiswa cerdas (SU). Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM), uji model parsial, dan uji Sobel untuk menentukan kekuatan peran mediasi dalam model penelitian ini. Temuan penelitian ini menyatakan bahwa hubungan SUI secara signifikan mempengaruhi SS, yang berarti sesuai untuk diterapkan pada model bisnis baru di sektor pendidikan tinggi. Rekomendasi dari temuan penelitian ini adalah universitas swasta perlu mengembangkan model bisnis yang menerapkan teknologi tinggi untuk menciptakan keterlibatan mahasiswa dan SS dalam kerangka universitas cerdas. © 2024, University of Wollongong. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Pendidikan Tinggi Swasta; Citra Universitas Cerdas; Kepuasan Mahasiswa

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85215120863

  • UNIKOM Terima Kunjungan Benchmarking STTKD Yogyakarta Perkuat Kolaborasi Dan Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi

    UNIKOM Terima Kunjungan Benchmarking STTKD Yogyakarta Perkuat Kolaborasi Dan Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi

    BANDUNG, UNIKOM – Kamis, 21 Mei 2026. Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menerima kunjungan studi banding (benchmarking) dari Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Yogyakarta. Bertempat di Grand Meeting Room Lantai 15 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut menjadi wadah strategis untuk berbagi pengalaman, praktik baik, serta memperkuat sinergi dalam pengelolaan perguruan tinggi swasta yang unggul dan berdaya saing. UNIKOM dipilih sebagai tujuan kunjungan karena dinilai sebagai salah satu perguruan tinggi swasta yang berkembang pesat di Indonesia, dengan capaian Akreditasi Unggul, berbagai prestasi akademik dan non akademik, serta komitmen yang kuat dalam pengembangan teknologi dan inovasi pendidikan.

    Rombongan STTKD Yogyakarta dipimpin langsung oleh Ketua STTKD, Dr. Erwhin Irmawan, S.Si., M.Cs., bersama jajaran pimpinan, anggota senat, dan unit penjaminan mutu. Kehadiran rombongan disambut oleh Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., didampingi Deputi Wakil Rektor IV, Adam Mukharil Bachtiar, S.Kom., M.T., Ph.D., dan Direktur PTDSI, Irfan Dwiguna Sumitra, S.Kom., M.Kom., Ph.D.

    Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., dalam sambutan pembukanya menyambut baik inisiatif STTKD Yogyakarta yang ingin berkolaborasi dengan UNIKOM.  Assoc. Prof. Dr. Agus juga menyampaikan bahwa UNIKOM dan STTKD memiliki semangat yang sama sebagai perguruan tinggi swasta yang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Oleh karena itu, kegiatan benchmarking tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sarana berbagi pengalaman, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membangun kerja sama yang berkelanjutan dan saling menguntungkan bagi kedua institusi.

    Lebih lanjut, Assoc. Prof. Dr. Agus menjelaskan capaian Akreditasi Unggul yang diraih UNIKOM merupakan hasil dari proses panjang yang dilandasi komitmen, kerja keras, serta sinergi seluruh sivitas akademika dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan.  Assoc. Prof. Dr. Agus juga menyebut, bahwa keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan, melainkan melalui berbagai persiapan dan upaya strategis yang dilakukan secara konsisten.

    Sementara itu, Ketua STTKD Yogyakarta, Dr. Erwhin Irmawan, S.Si., M.Cs., menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh UNIKOM. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Erwhin menjelaskan bahwa STTKD memiliki fokus utama pada bidang aviasi dan kedirgantaraan, termasuk pengembangan kompetensi di bidang avionik, teknik penerbangan, serta manufaktur pesawat terbang. Menurutnya, UNIKOM dipilih sebagai tujuan benchmarking karena dinilai sebagai perguruan tinggi yang  unggul dengan berbagai capaian yang menginspirasi, termasuk keberhasilan meraih Akreditasi Unggul pada tahun 2023. Oleh karena itu menurut Dr. Erwhin, kunjungan tersebut diharapkan dapat memberikan wawasan dan referensi yang bermanfaat dalam mendukung peningkatan mutu tata kelola, penjaminan mutu, serta pengembangan institusi di lingkungan STTKD.

    Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan benchmarking yang membahas berbagai aspek strategis pengelolaan perguruan tinggi, meliputi tata kelola kelembagaan, peran dan fungsi senat, pengembangan infrastruktur dan laboratorium, strategi branding institusi, serta upaya peningkatan mutu Tridharma Perguruan Tinggi. Diskusi berlangsung secara interaktif dan menghasilkan poin-point diskusi berikut: 1) Strategi Pencapaian Akreditasi Unggul dan Internasional. 2) Tata Kelola Organisasi dan Peran Senat. 3). Pengembangan Sumber Daya Manusia. 4). Penguatan Budaya Penelitian dan Publikasi Ilmiah. 5) Transformasi Digital dan Implementasi Artificial Intelligence (AI). 6). Strategi Menuju World Class University, serta 7). Potensi Kerja Sama UNIKOM dan STTKD.

    Melalui kunjungan STTKD Yogyakarta ke UNIKOM, keduanya berharap dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia guna mendukung kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia. (Direktorat Hms & Pro)

  • Perkuat Transformasi Digital dan Mobilitas Akademik UNIKOM Jalin Kerja Sama Internasional dengan University of the Philippines Mindanao

    Perkuat Transformasi Digital dan Mobilitas Akademik UNIKOM Jalin Kerja Sama Internasional dengan University of the Philippines Mindanao

    BANDUNG, UNIKOM – Selasa, 13 Januari 2026, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) resmi menjalin kerja sama internasional dengan University of the Philippines Mindanao melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang digelar di Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Davao City, Filipina, dan disiarkan secara hybrid melalui Zoom, kegiatan MoU tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan akademik antara Indonesia dan Filipina, khususnya dalam bidang pendidikan tinggi, riset, dan inovasi berbasis teknologi.

    Penandatanganan MoU tersebut diwakili oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Davao City, Agus Trenggono, yang hadir bersama jajaran Konsulat Jenderal Republik Indonesia Davao City sebagai bentuk dukungan diplomatik terhadap penguatan kerja sama pendidikan tinggi antara Indonesia dan Filipina. Hadir pula secara daring, jajaran pimpinan Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM), yaitu Deputi Wakil Rektor IV, Adam Mukharil Bachtiar, S.Kom., M.T., Ph.D., Direktur International Program, Dr. Senny Luckyardi, S.P., M.M., Direktur PTDSI, Irfan Dwiguna Sumitra, S.Kom., M.Kom., Ph.D., serta Ketua Divisi Kerja Sama, Dr. Henike Primawanti, M.I.Pol. Sementara itu, dari pihak University of the Philippines Mindanao, kegiatan dihadiri oleh Prof. Lyre Anni E. Murao, Chancellor UP Mindanao, beserta para pejabat universitas.

    Deputi Wakil Rektor IV UNIKOM, Adam Mukharil Bachtiar, S.Kom., M.T., Ph.D., yang dalam kapasitasnya mewakili Wakil Rektor IV Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program & Center of Excellence, Prof. Zainal Arifin Hasibuan, Ph.D., dalam sambutan pembukanya mengungkapkan bahwa Indonesia dan Filipina memiliki kedekatan historis, kultural, dan regional sebagai sesama negara di Asia Tenggara. Kedekatan tersebut menjadi fondasi kuat bagi penguatan kolaborasi akademik yang responsif terhadap tantangan global dan kebutuhan kawasan. “MoU ini bukan sekadar dokumen formal, melainkan jembatan strategis untuk memperluas mobilitas dosen dan mahasiswa, mengembangkan penelitian bersama, serta mendorong berbagai inisiatif akademik lintas disiplin. Kolaborasi ini diharapkan mampu mengintegrasikan potensi regional dengan jejaring pengetahuan global guna menciptakan dampak yang berkelanjutan”, demikian ungkapnya.

    Lebih lanjut, Adam Ph.D., menyebut bahwa UNIKOM, sebagai perguruan tinggi yang berfokus pada sains, teknologi, inovasi, dan riset terapan, memandang kemitraan tersebut sebagai langkah konkret dalam memperkuat transformasi digital dan internasionalisasi institusi.

    Sejalan dengan hal tersebut, Direktur International Program, Dr. Senny menyampaikan, “saya berharap penandatanganan MoU ini tidak sekadar menjadi formalitas administratif, melainkan menjadi tonggak penting bagi kedua institusi. Momentum ini juga membuka ruang bagi dosen dan tenaga kependidikan untuk membangun kolaborasi yang lebih erat, produktif, dan berkelanjutan. Kami optimis kerja sama ini dapat diimplementasikan secara aktif melalui berbagai program konkret yang memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak”, tutur Dr. Senny.

    Sementara itu, Konsulat Jenderal RI Davao City, Agus Trenggono, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama antara UNIKOM dan University of the Philippines Mindanao. Ia menekankan bahwa kolaborasi pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam mempererat hubungan bilateral Indonesia–Filipina, khususnya dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi. Menurutnya, kerja sama antar perguruan tinggi seperti ini akan memperkuat people-to-people contact yang menjadi fondasi hubungan jangka panjang kedua negara. KJRI Davao City juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung implementasi program-program turunan dari MoU agar dapat berjalan secara konkret, berkelanjutan, dan saling menguntungkan.

    Berdasarkan kesepahaman yang telah disepakati, ruang lingkup kerja sama melalui MoU tersebut meliputi: program pertukaran mahasiswa yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa kedua institusi untuk mengikuti pengalaman akademik dan pertukaran budaya yang memperkaya wawasan global; program pertukaran dosen untuk  mendorong kolaborasi pengajaran, dan pengembangan kurikulum, serta pertukaran keahlian dalam metodologi inovatif. Selanjutnya, penelitian kolaboratif bertujuan untuk pengembangan riset bersama di berbagai bidang strategis yang berkontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan dan dampak sosial. Terakhir, yaitu inisiatif akademik lainnya, termasuk publikasi bersama, seminar internasional, inovasi digital, serta program penguatan kapasitas institusi.

    Dalam hal ini, University of the Philippines Mindanao yang mengusung kerangka Education 5.0 for Regenerative Futures menekankan pentingnya pendidikan yang berorientasi pada keberlanjutan, ketahanan, dan pembangunan inklusif. Kesamaan visi tersebut sejalan dengan komitmen UNIKOM dalam mengintegrasikan teknologi dan inovasi untuk menjawab tantangan masyarakat global.

    Melalui penandatanganan MoU tersebut,  diharapkan menjadi awal dari kemitraan yang dinamis dan produktif, yang tidak hanya memperkuat kapasitas institusi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kawasan Asia Tenggara. Dengan semangat kolaborasi dan tanggung jawab bersama, UNIKOM dan University of the Philippines Mindanao optimis bahwa sinergi ini akan menghasilkan program-program unggulan yang berdampak luas bagi mahasiswa, dosen, serta masyarakat kedua negara. (Direktorat Hms & Pro)

  • Percepat Transformasi menuju AI Ready Campus UNIKOM Bekali Dosen dan Tenaga Kependidikan dengan Pelatihan Google AI

    Percepat Transformasi menuju AI Ready Campus UNIKOM Bekali Dosen dan Tenaga Kependidikan dengan Pelatihan Google AI

    BANDUNG, UNIKOM – Dalam mempercepat transformasi digital berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan kegiatan Workshop Experience: “Accelerating the Transformation to Artificial Intelligence Ready Campus” pada Kamis, 12 Februari 2026, bertempat di Auditorium Lantai 17 UNIKOM. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis institusi dalam memperkuat akselerasi menuju World Class University, yang  merupakan hasil kolaborasi strategis antara Wakil Rektor IV Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program & Center of Excellence, Deputi Wakil Rektor IV, Direktorat INFRANET, Direktorat PTDSI, dan Tim Eduplus UNIKOM.

    Pelatihan Google AI tersebut terbagi ke dalam dua sesi. Sesi pertama diperuntukkan bagi dosen UNIKOM dengan fokus pada penguatan pemanfaatan Artificial Intelligence dalam kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya penelitian. Sementara sesi ke dua diikuti oleh tenaga kependidikan UNIKOM yang diarahkan pada optimalisasi AI untuk mendukung efektivitas dan efisiensi administrasi serta layanan akademik.

    Wakil Rektor IV Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program & Center of Excellence UNIKOM, Prof. Zainal Arifin Hasibuan, Ph.D., dalam sambutan pembukanya  menegaskan bahwa pencapaian World Class University tidak dapat diraih secara individual, melainkan melalui upaya kolektif seluruh sivitas akademika. “Transformasi menuju AI Ready Campus merupakan lompatan strategis yang mengharuskan perubahan pola pikir dari pendekatan tradisional menuju sistem kerja berbasis teknologi cerdas”, tutur Prof. Zainal.

    Lebih lanjut, menurut Prof. Zainal, AI tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu, tetapi juga sebagai enabler yang memungkinkan percepatan proses akademik dan administratif secara signifikan. Prof. Zainal juga mengingatkan pentingnya penguasaan teknologi agar sivitas akademika tidak menjadi pengguna pasif, melainkan mampu menjadi pengendali teknologi tersebut.

    Pada sesi materi pertama, Deputi Wakil Rektor IV, Adam Mukharil Bachtiar, S.Kom., M.T., Ph.D., menyampaikan materi pelatihan mengenai pemanfaatan Gemini AI dengan memperkenalkan konsep prompt AI serta berbagai fitur unggulannya. Para dosen mempraktikkan langsung penggunaan Gemini untuk menyusun contoh proyek pengabdian kepada masyarakat dan penelitian berbasis real case. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh narasumber ke dua yaitu, Direktur PTDSI, Irfan Dwiguna Sumitra, S.Kom., M.Kom., Ph.D.,  yang memaparkan materi mengenai optimalisasi NotebookLM sebagai asisten kecerdasan Artifisial untuk pembelajaran riset di perguruan tinggi serta pemanfaatan fitur Google Workspace dalam mendukung kolaborasi digital, manajemen dokumen, dan integrasi sistem kerja di lingkungan kampus.

    Pada sesi ke dua, selain mendapatkan materi pelatihan mengenai pemanfaatan Gemini AI dengan memperkenalkan konsep prompt AI serta berbagai fitur unggulan dari narasumber yang sama, selanjutnya tenaga kependidikan diberikan tugas membuat contoh surat resmi menggunakan template AI yang disesuaikan dengan kebutuhan kerja masing-masing unit, sehingga pemanfaatan teknologi menjadi kontekstual dan aplikatif.

    Sebagai bentuk evaluasi sekaligus refleksi pembelajaran, beberapa dosen dan tenaga kependidikan yang terpilih diberikan kesempatan untuk memaparkan secara singkat hasil tugas pelatihan yang telah dikerjakan di hadapan peserta lainnya. Presentasi tersebut menampilkan berbagai contoh proyek penelitian, rancangan pengabdian, serta format surat berbasis AI yang telah disesuaikan dengan kebutuhan unit kerja. Sesi evaluasi tidak hanya memperlihatkan capaian pemahaman peserta, tetapi juga menjadi ruang berbagi praktik dan inspirasi implementasi AI di lingkungan UNIKOM.

    Melalui pelatihan AI dengan pendekatan berbasis praktik, pendampingan intensif, serta integrasi real case dalam setiap sesi, UNIKOM berkomitmen untuk membangun ekosistem AI Ready Campus yang tidak hanya adaptif terhadap perkembangan teknologi global, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi akademik yang kompetitif di tingkat internasional. (Direktorat Hms & Pro)

  • “Fokus Utama pada Penguatan SDM dan Transformasi Digital” Sivitas Akademika UNIKOM Satukan Resolusi 2026

    “Fokus Utama pada Penguatan SDM dan Transformasi Digital” Sivitas Akademika UNIKOM Satukan Resolusi 2026

    BANDUNG, UNIKOM — Menghadapi dinamika global serta tantangan internal perguruan tinggi di era digital, sivitas akademika Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyatukan resolusi strategis menyongsong tahun 2026. Resolusi tersebut menitikberatkan pada penguatan sumber daya manusia (SDM) dan optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi sebagai pilar utama dalam mendukung pencapaian visi institusi.

    Dalam kesempatan wawancara, Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya UNIKOM , Assoc. Prof. Dr Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., menyampaikan bahwa tahun sebelumnya menjadi periode yang penuh tantangan, khususnya dalam pengelolaan dan pengembangan SDM. Kondisi tersebut menjadi refleksi penting bagi UNIKOM untuk terus melakukan langkah antisipatif dan adaptif melalui peningkatan kompetensi dosen serta tenaga kependidikan secara berkelanjutan. Menurutnya, kualitas SDM merupakan faktor kunci dalam menjaga daya saing perguruan tinggi di tengah perubahan yang cepat.

    Assoc. Prof. Dr Agus, juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjadikan teknologi sebagai alat kolaboratif dalam menggali dan mengembangkan potensi diri. Semangat kolektif, adaptif, dan berorientasi pada kemajuan bersama dinilai sebagai fondasi penting dalam membawa UNIKOM menuju capaian institusional yang lebih optimal di tahun mendatang.

    Perwakilan dari Ketua Divisi UNIKOM yaitu, Ketua Divisi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (DP2M) UNIKOM, Dr. Tatik Fidowaty, S.IP., M.Si., menyampaikan resolusi tahun 2026 yang berfokus pada peningkatan produktivitas dan kualitas karya ilmiah. Ia menargetkan peningkatan jumlah paper dan jurnal ilmiah sebagai bagian dari penguatan kompetensi dosen sekaligus dukungan terhadap kenaikan jabatan fungsional. Selain itu, ia berharap perolehan hibah internal UNIKOM dapat terus meningkat serta mendorong dosen untuk aktif mengikuti program PKM internasional sebagai ajang pematangan proposal sebelum berkompetisi pada skema hibah eksternal.

    Dukungan resolusi juga datang dari unsur tenaga kependidikan. yang disampaikan oleh staf kesekretariatan UNIKOM yaitu Sekretariat Manajemen Pemasaran dan Keuangan Perbankan UNIKOM, Karina Octora Fauzia, S.I.Kom., yang berharap pada tahun 2026 UNIKOM semakin jaya dan terus berkembang, khususnya dalam penguatan teknologi dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) sebagai ciri kampus berbasis teknologi. Sementara itu, Rismaya, S.Kom., selaku staf Sekretariat Manajemen UNIKOM, selain berharap UNIKOM semakin maju dan solid dari sisi SDM, ia juga menyampaikan resolusi pribadi untuk meningkatkan disiplin waktu, mengelola stres kerja dengan lebih baik, serta berkontribusi secara optimal dalam mendukung kinerja institusi.

    Dukungan resolusi juga mengalir dari unsur tenaga kependidikan lainnya, dimana Robiana selaku perwakilan Divisi Security bersama Ilham Nur Rahman dari perwakilan Cleaning Service, sama-sama menyampaikan harapannya agar di tahun 2026 UNIKOM semakin jaya, sukses, dan sejahtera dengan jumlah mahasiswa yang terus bertambah serta kualitas yang lebih meningkat dibanding tahun sebelumnya. Pernyataan tersebut tidak hanya menegaskan semangat untuk membawa UNIKOM menjadi kampus unggulan nasional dan mencapai seluruh cita-cita institusi, tetapi juga mencerminkan rasa memiliki serta kebanggaan yang mendalam dari seluruh unsur pendukung terhadap kemajuan universitas.

    Dari kalangan mahasiswa, Mita, mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur UNIKOM semester lima, menyampaikan resolusinya untuk dapat lebih memahami materi perkuliahan secara menyeluruh. Hal tersebut diharapkan dapat membantunya mempersiapkan diri menghadapi tugas-tugas akademik lanjutan, termasuk penyusunan skripsi. Ia juga berharap UNIKOM semakin unggul, semakin dikenal luas, dan mampu menjadi kampus unggulan di tingkat internasional.

    Kompilasi resolusi dari pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan staf administrasi, serta mahasiswa tersebut menegaskan bahwa resolusi UNIKOM 2026 merupakan gerakan kolektif seluruh sivitas akademika. Sinergi lintas peran tersebut menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan penguatan sumber daya manusia dan transformasi digital secara berkelanjutan, sekaligus mempertegas posisi UNIKOM sebagai perguruan tinggi berbasis teknologi yang unggul dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global. (Direktorat Hms & Pro)

  • Tingkatkan Kompetensi Digital Sivitas Akademika FEB UNIKOM Gelar Workshop “Skill Up with Gemini”

    Tingkatkan Kompetensi Digital Sivitas Akademika FEB UNIKOM Gelar Workshop “Skill Up with Gemini”

    BANDUNG, UNIKOM – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) terus memperkuat langkah transformasi digital melalui penyelenggaraan Workshop “Skill Up with Gemini” pada hari Kamis, 4 Desember 2025, bertempat di Ruang Labkom 12B Lantai 10 UNIKOM. Kegiatan tersebut menjadi ajang strategis dalam memperluas pemahaman dan keterampilan sivitas akademika terhadap pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan terkini.

    Ketua Program Studi Doktor Ilmu Manajemen sekaligus Ketua Koordinator Sandboxing FEB UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Isniar Budiarti, SE., M.Si., dalam sambutannya menegaskan pentingnya penerapan kecerdasan buatan, khususnya Gemini, untuk mendukung proses pembelajaran, pengembangan riset, serta peningkatan produktivitas akademik. Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa penguasaan teknologi mutakhir merupakan kebutuhan utama bagi perguruan tinggi dalam menghadapi dinamika era digital.

    Workshop tersebut menghadirkan narasumber utama Coach profesional dari Google, Ahmad Rizki Dzulfikar, yang membimbing peserta melalui sesi praktik intensif. Ia memaparkan berbagai strategi dan teknik optimalisasi fitur Gemini, mulai dari penyusunan materi perkuliahan, pengolahan data, hingga peningkatan kreativitas dalam menjalankan tugas akademik. Pendekatan praktis yang diberikan membuat peserta dapat langsung menerapkan fungsi Gemini dalam kebutuhan kerja sehari-hari.

    Pada kesempatan tersebut turut hadir para Ketua Program Studi, tim dosen Sandboxing, serta para dosen dan mahasiswa dilingkungan FEB UNIKOM. Banyalnya peserta yang hadir menunjukan antusiasme yang tinggi sivitas akademika terhadap workshop. Partisipasi beragam unsur sivitas akademika juga tidak hanya menunjukkan tingginya minat terhadap penguasaan teknologi AI, tetapi juga menggambarkan komitmen bersama untuk mendorong inovasi dan peningkatan kompetensi digital di lingkungan fakultas. Selain itu, keikutsertaan tim dosen sandboxing serta mahasiswa diharapkan dapat mempercepat implementasi teknologi Gemini ke dalam kurikulum dan berbagai proyek inovasi FEB UNIKOM.

    Melalui workshop “Skill Up with Gemini”, FEB UNIKOM menegaskan komitmennya untuk membangun budaya inovasi yang berkelanjutan. Kegiatan tersebut tidak hanya memperkaya kemampuan teknis peserta, tetapi juga memperkuat kesiapan seluruh sivitas akademika dalam menghadapi tantangan era digital dengan kompetensi yang unggul dan relevan. FEB UNIKOM juga berharap dapat terus mencetak SDM yang adaptif, kreatif, dan mampu memanfaatkan teknologi AI secara maksimal demi mendukung kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia. (Direktorat Hms & Pro)

  • Dorong Modernisasi Pendidikan Tinggi, UNIKOM Mantapkan Strategi Pemanfaatan Google Artificial Intelligence (AI)

    Dorong Modernisasi Pendidikan Tinggi, UNIKOM Mantapkan Strategi Pemanfaatan Google Artificial Intelligence (AI)

    BANDUNG, UNIKOM — Dalam meningkatkan dan mendukung penerapan teknologi dan inovasi di bidang Artificial Intelligence (AI), Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menggelar agenda pengarahan strategis pada Jumat, 21 November 2025 bertempat di RSG Lantai 15 UNIKOM. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas pelaksanaan Pelatihan Google Workspace: Penerapan Google AI yang sebelumnya telah diikuti para jajaran pimpinan, yaitu Direktur, Ketua Program Studi, serta para dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan UNIKOM, pada 17 November 2025 di Kantor Google Indonesia – Jakarta.

    Kegiatan pengarahan tersebut dihadiri oleh 36 peserta yang terdiri atas para Direktur, Ketua Program Studi, dosen perwakilan masing-masing prodi, serta tenaga kependidikan UNIKOM dengan agenda utama yaitu pengarahan langsung dari Rektor UNIKOM sekaligus Ketua APTISI Jawa Barat, Prof. 3. Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., mengenai strategi pemanfaatan Google AI dalam tata kelola akademik, manajemen informasi, serta peningkatan produktivitas layanan perguruan tinggi.

    Dalam arahannya, Prof. Eddy, menyampaikan bahwa transformasi digital berbasis kecerdasan buatan merupakan agenda penting yang harus diakselerasi baik di UNIKOM maupun di perguruan tinggi Indonesia secara luas. Prof. Eddy juga menegaskan bahwa perannya sebagai Ketua APTISI JABAR serta selaku pengurus bidang Teknologi dan Inovasi di APTISI Pusat, menjadikan pengembangan AI sebagai program nasional yang perlu terus digencarkan melalui kegiatan berbagi pengetahuan lintas kampus. “Karena saya di APTISI Pusat memegang bidang teknologi dan inovasi, maka program AI sudah menjadi keharusan untuk dimanfaatkan, di mana saat ini harus gencar melakukan sharing ke seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Alhamdulillah UNIKOM menjadi satu satunya PTS yang sudah bekerja sama dengan Google membangun Lab AI, dan nanti apa yang akan kita lakukan, kita juga akan sharing ke perguruan tinggi lainnya. Maka apa yang sudah dipelajari kemarin pada saat kunjungan ke Google Indonesia dapat diimplementasikan ke dalam kurikulum prodi masing-masing di UNIKOM supaya UNIKOM terus semakin menjadi kampus unggulan yang terus melahirkan inovasi di bidang teknologi”, demikian pungkasnya.

    Arahan tersebut menjadi dorongan bagi seluruh peserta agar hasil pelatihan dan kunjungan ke Google Indonesia diimplementasikan ke dalam bentuk konkret melalui pembaruan kurikulum, penguatan riset terapan, proyek pembelajaran berbasis AI, dan penerapan langsung terhadap kebutuhan industri.

    Selain memperkuat pemahaman hasil pelatihan, pengarahan tersebut juga menjadi momentum sinkronisasi program kerja antar unit agar pemanfaatan teknologi Google AI dapat diimplementasikan secara sistematis, konsisten, dan berdampak pada kualitas layanan akademik maupun non-akademik di UNIKOM.

    Direktur IT Infrastruktur dan Network (INFRANET) UNIKOM, Berny Indrawan, S.T., M.Kom., menjelaskan program kerja sama UNIKOM bersama Google di bidang AI yang mencakup integrasi Google Workspace for Education, Google Gemini, NotebookLM, dan tools Google lainnya, serta rencana pemanfaatan fasilitas Lab AI UNIKOM dengan Google pada periode mendatang. Sementara itu, dalam kesempatan wawancara, Direktur Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (PTDSI) UNIKOM, Irfan Dwiguna Sumitra, S.Kom., M.Kom., Ph.D., juga mengungkapkan bahwa UNIKOM telah menyiapkan berbagai fasilitas dan infrastruktur pendukung penerapan teknologi AI, termasuk Lab AI dan program pelatihan khusus, dengan harapan seluruh sivitas akademika dan mahasiswa dari berbagai program studi UNIKOM dapat memanfaatkannya secara optimal.

    Agenda pengarahan strategis dan berbagai kegiatan tersebut menunjukan komitmen UNIKOM yang terus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi unggul yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan berorientasi pada modernisasi tata kelola pendidikan tinggi berbasis inovasi digital. (Direktorat Hms & Pro)

  • Pertemuan Kolaboratif UNIKOM dengan Google Indonesia: Bahas Implementasi Teknologi Artificial Intelligence untuk Penguatan Pendidikan Tinggi

    Pertemuan Kolaboratif UNIKOM dengan Google Indonesia: Bahas Implementasi Teknologi Artificial Intelligence untuk Penguatan Pendidikan Tinggi

    BANDUNG, UNIKOM — Sebagai langkah percepatan transformasi digital kampus menuju pemanfaatan teknologi AI secara komprehensif, pada Senin, 17 November 2025, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menggelar pertemuan strategis bersama Google Indonesia dan perwakilan Datascrip sebagai rangkaian Pelatihan AI pada Google Workspace yang berlangsung di Kantor Google Indonesia, Pacific Century Place, SCBD Jakarta. Kegiatan tersebut dihadiri oleh para direktur, ketua program studi, ketua divisi, ketua UPT, serta dosen-dosen di lingkungan UNIKOM.

    Bapak Ganis, PLT Google Indonesia, menegaskan bahwa Indonesia kini berada di tengah gelombang besar Revolusi Industri 4.0, di mana teknologi internet menjadi fondasi utama. Ia mengapresiasi respons cepat UNIKOM dalam memanfaatkan teknologi digital, termasuk penggunaan Workspace Education Plus yang dinilai mampu memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui layanan aplikasi terintegrasi. Selain itu, Ganis juga memberikan penghargaan atas pembangunan Laboratorium Artificial Intelligence (Lab AI) UNIKOM, yang disebut sebagai langkah strategis untuk menyiapkan generasi yang siap menghadapi masa depan berbasis teknologi.

    Agenda utama kegiatan diisi dengan sesi pemaparan teknis tentang penggunaan AI yang disampaikan oleh narasumber dari Adoption Lead and Customer Success at Google for Education Indonesia, Kristiyanto bersama tim yaitu, Pandu, dan Dzulfikar yang juga membahas tentang Google Investing Future Education, mencakup pemanfaatan Google Gemini, NotebookLM, prinsip prompting efektif, serta integrasi AI dalam Google Workspace. Peserta juga mendapatkan wawasan tentang penggunaan akun institusi dimana UNIKOM sebagai kampus yang termasuk kategori top users di Bandung, serta bagaimana praktik terbaiknya agar dapat diadopsi di lingkungan UNIKOM.

    Dalam kesempatan wawancara, Direktur IT Infrastructure & Network,  (INFRANET) UNIKOM, Berny Indrawan, ST., M.Kom., yang memimpin kerjasama tersebut menjelaskan, pertemuan tersebut merupakan bagian dari kerja sama strategis UNIKOM dengan Google dalam penerapan teknologi berbasis AI. Ia menegaskan bahwa roadmap implementasi AI di UNIKOM dilakukan melalui dua fase utama. Pertama adalah fase infrastruktur, yang menurutnya sudah selesai. Kedua adalah fase pengguna, yang menyasar dosen dan mahasiswa sebagai aktor utama pemanfaatan AI. “Untuk mahasiswa, implementasi sudah dimulai dua bulan lalu. Kali ini para kaprodi dan dosen kami ajak langsung ke Google Office agar mendapatkan gambaran menyeluruh tentang aplikasi dan tools Google yang dapat membantu Tri Dharma mulai dari proses belajar-mengajar, penelitian, hingga pengabdian”, tuturnya.

    Berny menambahkan harapan besar setelah pertemuan tersebut. “Saya berharap para Kaprodi maupun dosen dapat satu visi dengan saya dalam melihat betapa pentingnya Google bagi UNIKOM. Tujuan akhirnya adalah para peserta pertemuan ini dapat menularkan ilmunya kepada dosen lain dan mahasiswa bahwa tools Google ini sangat bermanfaat untuk proses pembelajaran dan penting untuk dikuasai dalam perkuliahan”. Lebih lanjut, Berny menyampaikan bahwa hingga saat ini ia baru menggandeng Irfan Dwiguna Sumitra, S.Kom., M.Kom. Ph.D., selaku Direktur Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (PTDSI) UNIKOM untuk membantu pelaksanaan kerja sama UNIKOM bersama Google. Selain itu, Berny juga menekankan bahwa UNIKOM membutuhkan partner teknologi yang kuat untuk menghadapi era revolusi industri dan perkembangan AI. “Google adalah partner yang sangat sesuai untuk UNIKOM. Ke depan, teknologi AI ini akan dapat digunakan oleh seluruh elemen kampus baik dosen maupun mahasiswa,” demikian pungkasnya.

    Kegiatan pertemuan UNIKOM dengan Google juga terintegrasi dengan agenda lengkap pelatihan AI di Google Indonesia yang diikuti peserta secara sistematis mulai dari sesi pengantar GenAI hingga office tour di lingkungan Google. Melalui kerja sama tersebut, UNIKOM semakin memperkuat komitmennya untuk menjadi kampus yang cerdas, adaptif, dan siap bersaing di tingkat global. Kolaborasi dengan Google Indonesia dan Datascrip juga menjadi fondasi kokoh bagi percepatan digitalisasi dan penguatan kompetensi sivitas akademika dalam teknologi kecerdasan buatan. (Direktorat Hms & Pro)