Tag: toleransi beragama

  • Peringati Hari Ham Ke-77, Mahasiswa Hubungan Internasional UNIKOM Bekerjasama dengan KEMKUMHAM Jabar Gelar Kunjungan Lintas Iman

    Peringati Hari Ham Ke-77, Mahasiswa Hubungan Internasional UNIKOM Bekerjasama dengan KEMKUMHAM Jabar Gelar Kunjungan Lintas Iman

    BANDUNG, UNIKOM — Semangat memperkuat toleransi dan harmoni antar umat beragama mewarnai peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) ke-77. Dua mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) berkolaborasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Jawa Barat mengadakan kegiatan cross-faith visit ke berbagai rumah ibadah di Kota Bandung pada 29 November 2025.

    Febby Cipta (semester III) dan Muhammad Fachry Ismail (semester I), mewakili Program Studi Hubungan Internasional FISIP UNIKOM, keduanya mengangkat tema kegiatan yaitu “Toleransi, Keberagaman, dan Perdamaian Sosial” sebagai landasan kegiatan. Kolaborasi tersebut menjadi ruang pembelajaran langsung mengenai praktik kehidupan multikultural, sekaligus refleksi nilai-nilai HAM di tengah masyarakat urban.

    Lima rumah ibadah di kota Bandung menjadi tujuan kunjungan, antara lain, Vihara Tanda Bhakti, Gereja Katedral Santo Petrus, Pura Wira Satya Dharma, Klenteng Kong Miao, dan Masjid Al-Ukhuwwah. Para peserta kegiatan disambut oleh para pengurus dan tokoh agama untuk berdiskusi tentang cara menjaga toleransi, membangun komunikasi lintas iman, dan mencegah konflik berbasis perbedaan keyakinan.

    Febby mengungkapkan, “Kegiatan ini bukan hanya perjalanan fisik, tetapi perjalanan pemahaman. Kami ingin melihat dan merasakan sendiri bagaimana toleransi dihidupkan setiap hari melalui praktik keagamaan dan interaksi sosial”, tuturnya.

    Kesimpulan dari diskusi di setiap tempat ibadah menyiratkan bahwa komunikasi terbuka, penghargaan terhadap perbedaan, serta edukasi lintas agama merupakan pilar utama terciptanya perdamaian sosial yang berkelanjutan. Hal tersebut menjadi wujud nyata pelaksanaan prinsip HAM, terutama hak kebebasan beragama, kesetaraan, dan jaminan hidup damai tanpa diskriminasi.

    Kegiatan kunjungan tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai dari Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya point ke-10 yaitu, Berkurangnya Kesenjangan, dan point ke-16, Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan Tangguh, yang mendorong terciptanya masyarakat inklusif serta memperkuat budaya toleransi sebagai fondasi kehidupan bangsa.

    Sebagai generasi muda, Febby dan Fachry menegaskan komitmen untuk terus menjadi agen perubahan melalui aksi kemahasiswaan, kampanye sosial, dan kolaborasi dengan lembaga pemerintah maupun komunitas lintas iman demi memperluas budaya damai di masyarakat.

    Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat mengapresiasi inisiatif tersebut sebagai bukti kesadaran kritis mahasiswa terhadap isu HAM dan kontribusi konkret dalam memperkuat toleransi nasional.

    Kunjungan lintas iman yang dilakukan oleh mahasiswa prodi Hubungan Internasional UNIKOM tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi pemuda di lingkungan kampus UNIKOM, juga pemuda di berbagai daerah untuk terus merawat kebinekaan sebagai kekuatan bangsa. Melalui kolaborasi yang terjalin di antara berbagai lembaga, menunjukkan kota Bandung sebagai kota toleran yang menghadirkan contoh nyata harmoni dan perdamaian sosial di Indonesia. (Direktorat Hms & Pro)