Tag: terak nikel aspal Universitas Komputer Indonesia

  • Meningkatkan Kinerja Padding Laston AC-WC dengan Pemanfaatan Limbah Terak Nikel

    Meningkatkan Kinerja Padding Laston AC-WC dengan Pemanfaatan Limbah Terak Nikel

    Penulis: Falderika, Nur Fitrah

    Abstrak

    Pemanfaatan limbah sebagai bagian dari material perkerasan jalan merupakan isu penting. Hal ini disebabkan oleh berkurangnya ketersediaan material alami sebagai bahan baku jalan dan meningkatnya biaya pengadaan serta proses perolehan agregat. Akibatnya, dibutuhkan material alternatif dan salah satunya adalah terak nikel. Terak nikel dikategorikan sebagai limbah Beracun dan Berbahaya (B3), sehingga pengujian diperlukan untuk menentukan kandungan zat berbahaya. Nilai uji Toxicity Characteristic Leaching Procedure (TCLP) lebih kecil dan memenuhi persyaratan, hasil pengujian karakteristik fisik terak nikel juga memenuhi persyaratan yang digunakan dalam material konstruksi jalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan terak nikel terhadap kinerja campuran Laston (AC-WC). Pengujian dilakukan berdasarkan metode empiris dengan uji Marshall yang mengacu pada ketentuan sifat campuran Laston (AC-WC) Spesifikasi Umum untuk Jalan dan Jembatan Jalan Raya, Bina Marga, 2018. Variasi Kandungan Aspal Referensi (KAA) yang digunakan adalah 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, dan 7%. Berdasarkan hasil analisis uji Marshall, diketahui bahwa penggunaan terak nikel memiliki kinerja yang lebih baik dalam hal nilai stabilitas Marshall yang lebih tinggi yaitu 1803 kg dibandingkan dengan 1660 kg pada campuran tanpa terak nikel. Dari hasil pengujian dan analisis yang dilakukan, limbah terak nikel ini dapat digunakan sebagai bahan baru dalam campuran aspal sehingga dampaknya adalah limbah tersebut dapat digunakan kembali. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata kunci penulis

    Laston AC-WC; Marshall; Terak nikel

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85145569238