Tag: teori lingkungan fisik

  • Sinomorf Pengaturan Perilaku dalam Arsitektur Meningkatkan Desain Hijau

    Sinomorf Pengaturan Perilaku dalam Arsitektur Meningkatkan Desain Hijau

    Penulis: Wanita Subadra Abioso

    DOI: 10.1088/1757-899X/879/1/012159

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bagaimana sinomorf pengaturan perilaku dalam arsitektur dapat meningkatkan desain hijau, dengan memperhatikan kepuasan penggunaan ruang dan kekosongan ruang. Penelitian ini dilakukan melalui studi pustaka dan metode deskriptif, sebagai kelanjutan dari penelitian penulis sebelumnya. Pengaturan perilaku suatu ruang ada ketika sinomorf (sama dalam struktur dan bentuk) antara pola perilaku pengguna dan lingkungan fisik ruang bertemu di sekitarnya, semacam kesesuaian. Barker mengembangkan teori pengaturan perilaku untuk menjelaskan sistem sosial skala kecil, serta studi perilaku di lingkungan alaminya. Barker mendefinisikan pengaturan perilaku sebagai unit ruang independen, dengan batasan temporal dan spasial, yang memiliki kekuatan paksa yang besar atas perilaku yang terjadi di dalamnya. Sinomorf terjadi dalam konteks perilaku yang menawarkan kesesuaian antara perilaku dan konteks yang dapat meningkatkan konteks tersebut. Tujuan penelitian ini mendorong para arsitek untuk selalu mempertimbangkan pencapaian sinomorf dalam desain ruang mereka; sinomorf juga dapat meningkatkan kepuasan pengguna ruang serta nilai ruang sehingga arsitek dapat menghindari ruang kosong sebagai salah satu kode dalam desain hijau. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85091355162