Penulis: Senny Luckyardi, Ratih Hurriyati, D. Disman, Puspo Dewi Dirgantari
Abstrak Tujuan dari tinjauan ini adalah untuk mengidentifikasi berbagai aspek implementasi Internet of Things (IoT) di Smart University(SU) dari berbagai studi, memperkuat teori-teori yang mendasari pemanfaatan dan model IoT di SU; serta memberikan rekomendasi untuk penelitian di masa depan di bidang ini. Penelitian ini menggunakan teknik tinjauan literatur sistematis (systematic literature review / SLR), dengan melakukan penelusuran komprehensif terhadap artikel-artikel yang paling relevan dengan pertanyaan penelitian yang diterbitkan dari tahun 2018 hingga 2022. Setelah dilakukan tinjauan terhadap jurnal-jurnal peer-reviewed, sebanyak 69 artikel terindeks dipilih dan dianalisis. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa model teknologi perlu diselaraskan dan diintegrasikan dengan proses organisasi. Pemanfaatan IoT harus memenuhi kesiapan adopsi suatu universitas. Hasil juga mengungkapkan bahwa pembangunan SU dapat dibagi ke dalam tiga kategori: perilaku, pembelajaran, teknologi pendidikan, dan fasilitas fisik. Namun demikian, literatur terkait pemanfaatan dan model IoT masih belum koheren dan kurang memiliki kerangka teoritis yang merefleksikan kondisi khusus seperti SU. Penelitian mengenai SU masih berada pada tahap awal, dengan lebih banyak pekerjaan yang perlu dilakukan dalam hal mengidentifikasi adopsi model teknologi. Tinjauan ini juga berkontribusi sebagai inspirasi dan acuan bagi institusi dalam menjalankan inisiatif universitas cerdas untuk menciptakan lingkungan belajar mengajar yang lebih efektif dan efisien.
Kata Kunci Internet of things; Smart University; Tinjauan literatur sistematis; Teknologi
Bayangin, kamu bisa kuliah dari cafe, dari kantor, atau sambil traveling sekalipun. Fasilitasnya? Jangan tanya. Kita pakai Smart Class Room yang bikin pengalaman belajar jadi super modern, mudah dan nyaman.
Cocok banget buat kamu yang mau level up karir tapi jadwalnya padat merayap !!!
BANDUNG, UNIKOM — Menghadapi dinamika global serta tantangan internal perguruan tinggi di era digital, sivitas akademika Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyatukan resolusi strategis menyongsong tahun 2026. Resolusi tersebut menitikberatkan pada penguatan sumber daya manusia (SDM) dan optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi sebagai pilar utama dalam mendukung pencapaian visi institusi.
Dalam kesempatan wawancara, Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya UNIKOM , Assoc. Prof. Dr Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., menyampaikan bahwa tahun sebelumnya menjadi periode yang penuh tantangan, khususnya dalam pengelolaan dan pengembangan SDM. Kondisi tersebut menjadi refleksi penting bagi UNIKOM untuk terus melakukan langkah antisipatif dan adaptif melalui peningkatan kompetensi dosen serta tenaga kependidikan secara berkelanjutan. Menurutnya, kualitas SDM merupakan faktor kunci dalam menjaga daya saing perguruan tinggi di tengah perubahan yang cepat.
Assoc. Prof. Dr Agus, juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjadikan teknologi sebagai alat kolaboratif dalam menggali dan mengembangkan potensi diri. Semangat kolektif, adaptif, dan berorientasi pada kemajuan bersama dinilai sebagai fondasi penting dalam membawa UNIKOM menuju capaian institusional yang lebih optimal di tahun mendatang.
Perwakilan dari Ketua Divisi UNIKOM yaitu, Ketua Divisi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (DP2M) UNIKOM, Dr. Tatik Fidowaty, S.IP., M.Si., menyampaikan resolusi tahun 2026 yang berfokus pada peningkatan produktivitas dan kualitas karya ilmiah. Ia menargetkan peningkatan jumlah paper dan jurnal ilmiah sebagai bagian dari penguatan kompetensi dosen sekaligus dukungan terhadap kenaikan jabatan fungsional. Selain itu, ia berharap perolehan hibah internal UNIKOM dapat terus meningkat serta mendorong dosen untuk aktif mengikuti program PKM internasional sebagai ajang pematangan proposal sebelum berkompetisi pada skema hibah eksternal.
Dukungan resolusi juga datang dari unsur tenaga kependidikan. yang disampaikan oleh staf kesekretariatan UNIKOM yaitu Sekretariat Manajemen Pemasaran dan Keuangan Perbankan UNIKOM, Karina Octora Fauzia, S.I.Kom.,yang berharap pada tahun 2026 UNIKOM semakin jaya dan terus berkembang, khususnya dalam penguatan teknologi dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) sebagai ciri kampus berbasis teknologi. Sementara itu, Rismaya, S.Kom., selaku staf Sekretariat Manajemen UNIKOM, selain berharap UNIKOM semakin maju dan solid dari sisi SDM, ia juga menyampaikan resolusi pribadi untuk meningkatkan disiplin waktu, mengelola stres kerja dengan lebih baik, serta berkontribusi secara optimal dalam mendukung kinerja institusi.
Dukungan resolusi juga mengalir dari unsur tenaga kependidikan lainnya, dimana Robiana selaku perwakilan Divisi Security bersama Ilham Nur Rahman dari perwakilan Cleaning Service, sama-sama menyampaikan harapannya agar di tahun 2026 UNIKOM semakin jaya, sukses, dan sejahtera dengan jumlah mahasiswa yang terus bertambah serta kualitas yang lebih meningkat dibanding tahun sebelumnya. Pernyataan tersebut tidak hanya menegaskan semangat untuk membawa UNIKOM menjadi kampus unggulan nasional dan mencapai seluruh cita-cita institusi, tetapi juga mencerminkan rasa memiliki serta kebanggaan yang mendalam dari seluruh unsur pendukung terhadap kemajuan universitas.
Dari kalangan mahasiswa, Mita, mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur UNIKOM semester lima, menyampaikan resolusinya untuk dapat lebih memahami materi perkuliahan secara menyeluruh. Hal tersebut diharapkan dapat membantunya mempersiapkan diri menghadapi tugas-tugas akademik lanjutan, termasuk penyusunan skripsi. Ia juga berharap UNIKOM semakin unggul, semakin dikenal luas, dan mampu menjadi kampus unggulan di tingkat internasional.
Kompilasi resolusi dari pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan staf administrasi, serta mahasiswa tersebut menegaskan bahwa resolusi UNIKOM 2026 merupakan gerakan kolektif seluruh sivitas akademika. Sinergi lintas peran tersebut menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan penguatan sumber daya manusia dan transformasi digital secara berkelanjutan, sekaligus mempertegas posisi UNIKOM sebagai perguruan tinggi berbasis teknologi yang unggul dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global. (Direktorat Hms & Pro)
BANDUNG, UNIKOM — Sebagai langkah percepatan transformasi digital kampus menuju pemanfaatan teknologi AI secara komprehensif, pada Senin, 17 November 2025, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menggelar pertemuan strategis bersama Google Indonesia dan perwakilan Datascrip sebagai rangkaian Pelatihan AI pada Google Workspace yang berlangsung di Kantor Google Indonesia, Pacific Century Place, SCBD Jakarta. Kegiatan tersebut dihadiri oleh para direktur, ketua program studi, ketua divisi, ketua UPT, serta dosen-dosen di lingkungan UNIKOM.
Bapak Ganis, PLT Google Indonesia, menegaskan bahwa Indonesia kini berada di tengah gelombang besar Revolusi Industri 4.0, di mana teknologi internet menjadi fondasi utama. Ia mengapresiasi respons cepat UNIKOM dalam memanfaatkan teknologi digital, termasuk penggunaan Workspace Education Plus yang dinilai mampu memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui layanan aplikasi terintegrasi. Selain itu, Ganis juga memberikan penghargaan atas pembangunan Laboratorium Artificial Intelligence (Lab AI) UNIKOM, yang disebut sebagai langkah strategis untuk menyiapkan generasi yang siap menghadapi masa depan berbasis teknologi.
Agenda utama kegiatan diisi dengan sesi pemaparan teknis tentang penggunaan AI yang disampaikan oleh narasumber dari Adoption Lead and Customer Success at Google for Education Indonesia, Kristiyanto bersama tim yaitu, Pandu, dan Dzulfikar yang juga membahas tentang Google Investing Future Education, mencakup pemanfaatan Google Gemini, NotebookLM, prinsip prompting efektif, serta integrasi AI dalam Google Workspace. Peserta juga mendapatkan wawasan tentang penggunaan akun institusi dimana UNIKOM sebagai kampus yang termasuk kategori top users di Bandung, serta bagaimana praktik terbaiknya agar dapat diadopsi di lingkungan UNIKOM.
Dalam kesempatan wawancara, Direktur IT Infrastructure & Network, (INFRANET) UNIKOM, Berny Indrawan, ST., M.Kom., yang memimpin kerjasama tersebut menjelaskan, pertemuan tersebut merupakan bagian dari kerja sama strategis UNIKOM dengan Google dalam penerapan teknologi berbasis AI. Ia menegaskan bahwa roadmap implementasi AI di UNIKOM dilakukan melalui dua fase utama. Pertama adalah fase infrastruktur, yang menurutnya sudah selesai. Kedua adalah fase pengguna, yang menyasar dosen dan mahasiswa sebagai aktor utama pemanfaatan AI. “Untuk mahasiswa, implementasi sudah dimulai dua bulan lalu. Kali ini para kaprodi dan dosen kami ajak langsung ke Google Office agar mendapatkan gambaran menyeluruh tentang aplikasi dan tools Google yang dapat membantu Tri Dharma mulai dari proses belajar-mengajar, penelitian, hingga pengabdian”, tuturnya.
Berny menambahkan harapan besar setelah pertemuan tersebut. “Saya berharap para Kaprodi maupun dosen dapat satu visi dengan saya dalam melihat betapa pentingnya Google bagi UNIKOM. Tujuan akhirnya adalah para peserta pertemuan ini dapat menularkan ilmunya kepada dosen lain dan mahasiswa bahwa tools Google ini sangat bermanfaat untuk proses pembelajaran dan penting untuk dikuasai dalam perkuliahan”. Lebih lanjut, Berny menyampaikan bahwa hingga saat ini ia baru menggandeng Irfan Dwiguna Sumitra, S.Kom., M.Kom. Ph.D., selaku Direktur Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (PTDSI) UNIKOM untuk membantu pelaksanaan kerja sama UNIKOM bersama Google. Selain itu, Berny juga menekankan bahwa UNIKOM membutuhkan partner teknologi yang kuat untuk menghadapi era revolusi industri dan perkembangan AI. “Google adalah partner yang sangat sesuai untuk UNIKOM. Ke depan, teknologi AI ini akan dapat digunakan oleh seluruh elemen kampus baik dosen maupun mahasiswa,” demikian pungkasnya.
Kegiatan pertemuan UNIKOM dengan Google juga terintegrasi dengan agenda lengkap pelatihan AI di Google Indonesia yang diikuti peserta secara sistematis mulai dari sesi pengantar GenAI hingga office tour di lingkungan Google. Melalui kerja sama tersebut, UNIKOM semakin memperkuat komitmennya untuk menjadi kampus yang cerdas, adaptif, dan siap bersaing di tingkat global. Kolaborasi dengan Google Indonesia dan Datascrip juga menjadi fondasi kokoh bagi percepatan digitalisasi dan penguatan kompetensi sivitas akademika dalam teknologi kecerdasan buatan. (Direktorat Hms & Pro)
BANDUNG, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menerima kunjungan studi banding dari Universitas Pamulang (UNPAM) pada Rabu, 12 November 2025. Bertempat di ruang Grand Meeting Lantai 15 Gedung Smart Building UNIKOM, kunjungan tersebut bertujuan untuk memperkuat kerja sama dan berbagi pengalaman dalam pengelolaan sumber daya manusia, tata kelola universitas, serta pengembangan kelembagaan yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan.
Turut hadir dari Universitas Pamulang, Wakil Rektor II Bidang SDM dan Keuangan, Dr. M. Wildan S.S., M.A, Dekan Fakultas Ilmu Komputer, Yan Mhita Djaksana, S.Kom., M.Kom, dan Kepala Lembaga Pengembangan SDM. Sementara dari pihak UNIKOM, hadir Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA, beserta jajaran pimpinan diantaranya, Dekan Fakultas Pascasarjana, Assoc. Prof. Dr. Rahma Wahdiniwaty, Dra.,M.Si., Direktur AP2SC, Assoc. Prof. Dr. Bobi Soegoto, ST., M.Kom., Direktur Administrasi Umum, Assoc. Prof. Dr. Adeh Ratna Komala, SE., M.Si., CERA., Ketua Program Studi Doktor Sistem Informasi, Assoc. Prof. Dr. Agus Nursikuwagus, ST., MT., M.M.,Sekretaris Program Studi Teknik Informatika, Dr. Ednawati Rainarli, S.Si., M.Si., serta Ketua Divisi Humas dan Informasi Komunikasi Pelayanan Publik, Arif Try Cahyadi,M.Ds., dan Ketua Divisi Digital Marketing UNIKOM, Sri Pernia Warakmulty, M.Kom.
Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Agus menyampaikan apresiasi atas inisiatif Universitas Pamulang yang sudah berkunjung ke UNIKOM, “Kegiatan studi banding ini berfokus pada pengembangan sumber daya manusia, khususnya dalam mendorong para dosen Universitas Pamulang untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, baik pada Program Doktor Sistem Informasi maupun Program Doktor Ilmu Manajemen UNIKOM”, tuturnya.
Lebih lanjut, Assoc. Prof. Agus menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi kedua belah pihak, karena melalui diskusi yang terjalin terlihat bahwa UNIKOM, sebagai salah satu perguruan tinggi swasta yang memiliki program doktoral, menjadi tujuan bagi sejumlah kampus untuk menjalin kerja sama dalam pengembangan akademik dan peningkatan kualifikasi dosen. Harapannya, tindak lanjut dari studi banding tersebut dapat menghasilkan kesepakatan konkret dalam hal pengembangan SDM, khususnya bagi dosen-dosen UNPAM yang berencana melanjutkan studi di UNIKOM.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor II Universitas Pamulang, Dr. M. Wildan S.S., M.A, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan UNIKOM. “Kami melihat UNIKOM sebagai salah satu perguruan tinggi yang memiliki tata kelola sumber daya dan sistem informasi yang kuat serta inovatif. Kunjungan ini menjadi kesempatan berharga bagi kami untuk belajar langsung praktik terbaik dalam pengelolaan SDM dan manajemen universitas,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif antara kedua universitas yang mencakup empat poin utama, yakni: 1). Pengembangan sumber daya, khususnya peningkatan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan melalui pelatihan, sertifikasi, dan program pengembangan karier. 2). Penggalian informasi terkait Program Studi Doktor Sistem Informasi UNIKOM, termasuk kurikulum, proses akreditasi, dan strategi pengelolaan akademik di tingkat doktoral. 3). Sistem perkuliahan, yang meliputi penerapan pembelajaran berbasis teknologi, integrasi sistem informasi akademik, serta manajemen perkuliahan daring dan luring. 4). Tata kepegawaian, yang berfokus pada sistem penilaian kinerja, manajemen SDM berbasis digital, serta kebijakan pengembangan dosen dan staf administrasi.
Melalui studi Banding UNPAM ke UNIKOM, menunjukan komitmen kedua universitas untuk membangun institusi pendidikan tinggi yang berdaya saing dan responsif terhadap tantangan era digital serta menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi antar institusi pendidikan tinggi di Indonesia menuju peningkatan mutu, daya saing, dan inovasi di bidang akademik maupun manajerial. (Direktorat Hms & Pro)