Tag: tata kelola perguruan tinggi

  • Model Bisnis untuk Perguruan Tinggi Swasta di Era Digitalisasi

    Penulis: Senny Luckyardi, Yogi Suprayogi, Eddy Soeryanto Soegoto, Gordana Pesakovic

    DOI: 10.14453/aabfj.v18i5.08

    Abstrak

    Sektor pendidikan tinggi terlibat dalam proses transformasi digital yang berkelanjutan, sehingga menimbulkan kebutuhan signifikan akan model bisnis inovatif. Universitas swasta dituntut untuk bertahan di tengah persaingan di era digital ini. Kebutuhan akan model bisnis inovatif diperkuat oleh fakta bahwa Kepuasan Mahasiswa (SS) masih perlu ditingkatkan di Universitas Swasta di Jawa Barat, Indonesia. Penelitian ini mengembangkan Citra Universitas Cerdas (SUI) sebagai kebaruan dalam model bisnis baru untuk meningkatkan SS. Selain itu, SUI dikembangkan karena teori citra merek dianggap tidak memadai dan tidak konsisten dari sudut pandang semantik atau fungsional ketika diterapkan pada universitas cerdas (SU). Dimensi SUI yang dikembangkan adalah Kognitif, Konatif, Emotif, dan Kolaboratif. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengembangkan dan menguji model SUI yang disintesis dari Relationship Marketing. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik pengumpulan data purposive sampling proporsional. Distribusi kuesioner didasarkan pada kriteria responden yang merupakan mahasiswa tahun kedua dan ketiga di universitas swasta (PU) di Jawa Barat, Indonesia, dan diklasifikasikan sebagai mahasiswa cerdas (SU). Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM), uji model parsial, dan uji Sobel untuk menentukan kekuatan peran mediasi dalam model penelitian ini. Temuan penelitian ini menyatakan bahwa hubungan SUI secara signifikan mempengaruhi SS, yang berarti sesuai untuk diterapkan pada model bisnis baru di sektor pendidikan tinggi. Rekomendasi dari temuan penelitian ini adalah universitas swasta perlu mengembangkan model bisnis yang menerapkan teknologi tinggi untuk menciptakan keterlibatan mahasiswa dan SS dalam kerangka universitas cerdas. © 2024, University of Wollongong. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Pendidikan Tinggi Swasta; Citra Universitas Cerdas; Kepuasan Mahasiswa

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85215120863

  • UNIKOM Terima Kunjungan Benchmarking Universitas Pelita Bangsa Perkuat Sinergi Layanan Mahasiswa Dan Tata Kelola Perguruan Tinggi

    UNIKOM Terima Kunjungan Benchmarking Universitas Pelita Bangsa Perkuat Sinergi Layanan Mahasiswa Dan Tata Kelola Perguruan Tinggi

    BANDUNG, UNIKOM – Kamis, 21 Mei 2026. Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menerima kunjungan studi banding dari Universitas Pelita Bangsa (UPB), Cikarang. Bertempat, di Grand Meeting Room Lantai 15 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut menjadi wadah berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), pelayanan mahasiswa, kehumasan, serta tata kelola administrasi perguruan tinggi.

    Rombongan UPB dipimpin oleh Direktur Administrasi Akademik, Edy Saptono, S.H., M.M., didampingi Kepala UPT Humas, Dr. Nining Yuningsih, S.Pd., M.M., beserta jajaran staf tata usaha dan humas UPB. Sementara dari pihak UNIKOM, kegiatan turut dihadiri oleh Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., Direktur Administrasi Umum, Assoc. Prof. Dr. Adeh Ratna Komala, S.E., M.Si., CERA., Direktur Humas dan Protokoler, Dr. Ir. Yuni Mogot, M.Si., CPR., Direktur PMB, Yudistira Soegoto, S.Kom., M.Kom., serta jajaran Direktorat Administrasi Umum, Direktorat Humas dan Protokoler, serta Direktorat PMB UNIKOM.

    Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan oleh UPB serta menegaskan pentingnya kolaborasi antar perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan tata kelola institusi. Assoc. Prof. Dr. Agus juga menjelaskan bahwa PMB merupakan garda terdepan yang berperan dalam melayani calon mahasiswa sejak proses pendaftaran hingga seleksi, sedangkan layanan administrasi mahasiswa setelah diterima dikelola oleh Direktorat Administrasi Umum. Menurutnya, keberhasilan layanan mahasiswa memerlukan sinergi yang kuat antarunit, termasuk dukungan Direktorat Humas dan Protokoler serta unit teknologi informasi.

    Lebih lanjut, Assoc. Prof. Dr. Agus menyampaikan kunjungan Universitas Pelita Bangsa sebagai kesempatan untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, dan saling belajar dalam pengelolaan layanan perguruan tinggi. “Sebagai sesama institusi pendidikan, kita dapat saling bertukar wawasan dan praktik terbaik. Semoga diskusi ini memberikan manfaat dan membawa keberkahan bagi kedua institusi”, tuturnya.

    Sementara itu, Direktur Administrasi Akademik UPB, Edy Saptono, S.H., M.M., menyampaikan terima kasih kepada jajaran pimpinan UNIKOM atas sambutan dan penerimaan yang diberikan kepada rombongan UPB. Edy menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya UPB untuk mempelajari praktik terbaik dalam pengelolaan penerimaan mahasiswa baru, layanan akademik, dan tata usaha. Menurutnya, UNIKOM menjadi salah satu perguruan tinggi yang menjadi referensi karena dinilai memiliki sistem layanan yang baik dan terintegrasi. Melalui kunjungan ini, UPB berharap dapat memperoleh wawasan, berbagi pengalaman, serta berdiskusi mengenai berbagai tantangan dan solusi dalam pengelolaan layanan mahasiswa. “Kami berharap dapat belajar banyak dari UNIKOM, khususnya terkait pengelolaan penerimaan mahasiswa baru dan pelayanan akademik. Semoga kunjungan ini memberikan manfaat bagi kedua institusi”, ungkapnya.

    Agenda utama kegiatan diisi dengan sesi diskusi interaktif antara tim UNIKOM dan UPB yang membahas berbagai aspek pengelolaan perguruan tinggi, meliputi sistem pendaftaran dan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), pelayanan akademik dan nonakademik, kehumasan dan kerja sama, keprotokolan, operasional sumber daya manusia (SDM), serta tata usaha yang diterapkan di masing-masing institusi. Dalam suasana yang konstruktif, kedua belah pihak saling bertukar pengalaman, strategi, dan inovasi guna meningkatkan kualitas layanan serta efektivitas pengelolaan mahasiswa dan calon mahasiswa.

    Melalui kegiatan benchmarking tersebut, UPB berharap terjalin hubungan kelembagaan yang semakin erat dengan UNIKOM serta terciptanya peluang kolaborasi yang berkelanjutan dalam pengembangan sistem layanan pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa di era transformasi digital. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi bersama sebagai simbol komitmen kedua institusi dalam memperkuat jejaring dan kerja sama akademik di masa mendatang. (Direktorat Hms & Pro)

  • Menuju SDM Profesional dan Tersertifikasi Direktorat Administrasi Umum UNIKOM Gelar Uji Kompetensi BNSP bagi Tenaga Kependidikan

    Menuju SDM Profesional dan Tersertifikasi Direktorat Administrasi Umum UNIKOM Gelar Uji Kompetensi BNSP bagi Tenaga Kependidikan

    BANDUNG, UNIKOM – Sabtu, 28 Februari 2026, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menyelenggarakan uji kompetensi secara tatap muka bagi 39 tenaga kependidikan Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM). Difasilitasi oleh Direktorat Administrasi Umum UNIKOM, ujian ini terbagi dalam dua skema, yakni skema Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) untuk jajaran staf sekretariat program studi, dekan, dan rektorat, serta skema Keuangan khusus bagi staf Direktorat Keuangan. Sebelum mengikuti sertifikasi yang bertujuan memperkuat tata kelola kampus ini, seluruh peserta telah menerima pembekalan materi secara daring pada 21 Februari 2026 guna memastikan kesiapan yang optimal.

    Bertempat di Lantai 10 Smart Building UNIKOM, kegiatan uji kompetensi tersebut diikuti oleh staf sekretariat administrasi UNIKOM dan staf Direktorat Keuangan yang menjalani serangkaian asesmen berbasis standar kompetensi kerja nasional. Dalam prosesnya, para peserta diuji tidak hanya pada aspek pemahaman teoritis, tetapi juga pada kemampuan praktik dalam menjalankan tugas-tugas administrasi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dalam sistem sertifikasi profesi nasional.

    Pelaksanaan uji kompetensi turut menghadirkan para asesor profesional yang berpengalaman di bidangnya, yaitu Dr. Suyanto, S.E., S.Pd.I., M.M., M.Ak., Ak., CA., Idham Maulana Oktora, S.M., M.M., Dr. Sri Lestari Prasilowati, M.A., dan Meli Andriyani, S.E., M.M. Kehadiran para asesor tersebut memastikan bahwa proses asesmen dilaksanakan secara objektif, profesional, serta sesuai dengan standar sertifikasi kompetensi yang ditetapkan oleh BNSP.

    Sebelum mengikuti uji kompetensi, para staf sekretariat bidang sumber daya dan keuangan terlebih dahulu mengikuti pelatihan persiapan sertifikasi BNSP yang dilaksanakan pada 21 Februari 2026. Pelatihan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman sekaligus membekali peserta dengan keterampilan praktis terkait administrasi sumber daya manusia, pengelolaan jaminan sosial, administrasi pengupahan, serta penerapan kebijakan manajemen sumber daya manusia.

    Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya UNIKOM, Assoc. Prof. Dr Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., dalam sambutannya menyampaikan harapan agar seluruh peserta dapat mengikuti proses uji kompetensi dengan baik dan memperoleh hasil yang optimal. Dr Agus juga menegaskan bahwa kegiatan uji kompetensi tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan universitas. “Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti uji kompetensi ini dengan sebaik-baiknya dan mendapatkan hasil yang terbaik”, demikian pungkasnya.

    Sementara itu, dalam kesempatan wawancara, Direktur Administrasi Umum UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Adeh Ratna Komala, S.E., M.Si., CERA., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mendorong peningkatan kapasitas dan profesionalisme karyawan. Ia menjelaskan bahwa pengembangan kompetensi menjadi hal penting agar karyawan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap kinerja unit kerja masing-masing. Sertifikasi yang diperoleh melalui uji kompetensi ini juga memiliki nilai strategis karena diakui secara nasional melalui BNSP. “Harapannya tentu ada peningkatan kompetensi karyawan sehingga mereka dapat memberikan kontribusi yang lebih baik terhadap berbagai produk dan layanan di unit kerjanya. Ini merupakan bagian dari proses pengembangan karyawan yang menjadi perhatian UNIKOM. Baik dosen maupun karyawan didorong untuk terus meningkatkan kompetensi. Sertifikat yang diperoleh nantinya merupakan sertifikasi dari BNSP yang telah teregistrasi dan diakui secara nasional, sehingga kompetensi karyawan UNIKOM tidak hanya diakui secara internal, tetapi juga diakui secara profesional di tingkat nasional”, tuturnya.

    Lebih lanjut, Dr. Adeh menjelaskan bahwa pelaksanaan sertifikasi tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Program ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi para karyawan untuk terus memperbarui kemampuan dan pengetahuan sesuai dengan perkembangan kebutuhan organisasi.

    Direktorat Administrasi Umum sendiri secara rutin melaksanakan berbagai kegiatan peningkatan kapasitas karyawan, seperti workshop layanan, peningkatan kompetensi administrasi, serta pelatihan pengembangan profesional lainnya. Namun, pelaksanaan uji kompetensi dengan sertifikasi BNSP ini menjadi langkah baru karena sertifikat yang diperoleh memiliki pengakuan resmi secara nasional.

    Melalui rangkaian pelatihan dan uji kompetensi BNSP tersebut, UNIKOM terus menegaskan komitmennya dalam menghadirkan lingkungan kerja yang kompeten, berdaya saing, serta mampu mendukung pencapaian visi institusi sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam bidang teknologi, informasi, dan manajemen. (Direktorat Hms & Pro)

  • Menuju Budaya Mutu dan World Class University: Direktorat Quality Assurance (QA) Unikom Gelar Sosialisasi Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023

    Menuju Budaya Mutu dan World Class University: Direktorat Quality Assurance (QA) Unikom Gelar Sosialisasi Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023

    Menuju Budaya Mutu dan World Class University: Direktorat Quality Assurance (QA) Unikom Gelar Sosialisasi Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023

    BANDUNG, UNIKOM – Direktorat Quality Assurance (QA) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menggelar sosialisasi terkait Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023  pada hari Senin, 10 Februari 2025 di Ruang L.018, Smart Building UNIKOM.  Acara ini dihadiri oleh para penjamin mutu (penjamtu) di tingkat Fakultas dan Program Studi dengan menghadirkan narasumber ternama, yaitu Prof. Dr. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., M.Pd., Prof. Siti Kurnia Rahayu, SE., M.Ak., Ak., CA., serta Assoc. Prof. Hj. Dr. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si.

    Acara diawali dengan pembacaan doa dan sambutan oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya penyesuaian Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dengan Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023. Selain itu, budaya mutu harus diimplementasikan oleh seluruh sivitas akademika sebagai langkah strategis menuju World Class University. Beliau juga menekankan bahwa setiap kegiatan akademik harus selalu disertai dengan dokumentasi yang baik dan lengkap.

    Direktur Quality Assurance UNIKOM kemudian memberikan pemaparan terkait revisi Kebijakan SPMI. Dalam paparannya, Ia menjelaskan alasan UNIKOM mengimplementasikan SPMI, jumlah standar yang dimiliki, serta peta jalan Quality Assurance UNIKOM sebagai bagian dari pengembangan mutu institusi.

    Selanjutnya, Prof. Siti Kurnia Rahayu membahas Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti) yang kini mengacu pada Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023. Ia menjelaskan bahwa SN Dikti mencakup Standar Nasional Pendidikan, Standar Nasional Penelitian, serta Standar Pengabdian kepada Masyarakat. Dalam regulasi terbaru ini, terdapat penekanan pada implementasi siklus PPEPP (Perencanaan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

    Acara ditutup dengan pemaparan dari Assoc. Prof. Hj. Dr. Dewi Kurniasih yang menyoroti peran Quality Assurance UNIKOM sebagai Perguruan Tinggi Pengimbas. Artinya, UNIKOM akan menjadi institusi rujukan dalam memberikan arahan terkait penjaminan mutu kepada perguruan tinggi lain di luar UNIKOM. Hal ini menjadi salah satu keunggulan Direktorat Quality Assurance UNIKOM yang telah masuk dalam klaster hijau.

    Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan seluruh elemen akademika UNIKOM semakin memahami dan mengimplementasikan standar mutu yang sesuai dengan kebijakan terbaru. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi UNIKOM dalam mencapai visi sebagai World Class University. (Direktorat Hms & Pro)