Tag: Siti Kurnia Rahayu UNIKOM

  • Bidik Hibah Nasional Dan Internasional, Pusat Kajian Bisnis Digital FEB UNIKOM Perkuat Kompetensi Dosen Melalui Workshop Penulisan Proposal Hibah Riset

    Bidik Hibah Nasional Dan Internasional, Pusat Kajian Bisnis Digital FEB UNIKOM Perkuat Kompetensi Dosen Melalui Workshop Penulisan Proposal Hibah Riset

    BANDUNG, UNIKOM — Memperkuat kapasitas dosen dalam menghasilkan riset berkualitas dan meningkatkan peluang memperoleh pendanaan penelitian, Pusat Kajian Bisnis Digital yang berada di bawah naungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan Workshop Penulisan Proposal Hibah Riset Dalam dan Luar Negeri pada Selasa, 8 September 2026. Bertempat di Ruang VVIP 16, Lantai 16 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut secara khusus ditujukan bagi dosen-dosen di lingkungan FEB UNIKOM sebagai upaya membekali peserta dengan strategi dan keterampilan dalam menyusun proposal hibah yang kompetitif, baik pada skema pendanaan nasional maupun internasional. Workshop tersebut juga diarahkan untuk mendorong terbentuknya kelompok-kelompok riset yang mampu menghasilkan proposal, publikasi, serta luaran penelitian yang berdampak.

    Turut hadir jajaran pimpinan UNIKOM, antara lain: Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., Wakil Rektor Bidang Teknologi & ICT, International Program & Center of Excellence, Prof. Zainal A. Hasibuan, MLS., Ph.D., Dekan FEB UNIKOM, Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA., Kepala Pusat Kajian Bisnis Digital sekaligus Direktur International Program UNIKOM, Dr. Senny Lukyardi, S.P., M.M., Direktur DP3M UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Irawan Afrianto, S.T., M.T., Direktur Pusat Kajian dan Hibah International UNIKOM, Dr. Muhammad Aria Rajasa Pohan, M.T., serta narasumber eksternal multi hibah Dr. Adi Santoso, S.E., M.M., selaku COE Economics of Advanced Digital Technology (EADT) Telkom University, serta para Ketua Program Studi dan dosen di lingkungan FEB UNIKOM.

    Wakil Rektor Bidang Teknologi & ICT, International Program & Center of Excellence UNIKOM Prof. Zainal A. Hasibuan, MLS., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop tersebut merupakan salah satu bagian dari upaya pengembangan Center of Excellence, khususnya dalam penguatan bidang penelitian. “Pada kesempatan ini kami mengadakan workshop mengenai penulisan proposal hibah dalam negeri maupun luar negeri. Ini merupakan suatu upaya yang sangat strategis dan merupakan jalan panjang, tetapi harus kita mulai, yaitu melakukan persiapan-persiapan dalam menyongsong berbagai undangan hibah yang sifatnya kompetitif”,  ungkap Prof. Zainal.

    Menurutnya, kegiatan tersebut dimotori oleh FEB UNIKOM dan diharapkan dapat menjadi langkah awal yang nantinya dapat dikembangkan dan diikuti oleh fakultas-fakultas lain di lingkungan UNIKOM. Kehadiran narasumber dari internal maupun eksternal UNIKOM diharapkan dapat memberikan pengalaman, arahan, serta pendampingan kepada para dosen dalam menghasilkan proposal yang berkualitas dan kompetitif. Prof. Zainal menambahkan, penguatan riset tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi UNIKOM dalam mendukung program pemerintah, khususnya melalui pengembangan perguruan tinggi yang memberikan dampak nyata.

    Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si. menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan workshop yang secara khusus melibatkan dosen-dosen FEB UNIKOM. Menurutnya, kegiatan tersebut relevan dengan upaya UNIKOM dalam membangun dan memperkuat kelompok-kelompok riset. “Penelitian itu membutuhkan pemikiran, tidak hanya pemikiran sendiri, tetapi pemikiran banyak orang sehingga menghasilkan ide-ide yang baik. Dengan data yang berkualitas dan menggunakan metode yang tepat, tentunya akan menghasilkan penelitian yang berdampak”, tutur Prof. Umi.

    Lebih lanjut, Prof. Umi mendorong para dosen untuk membangun budaya penelitian secara kolaboratif. Menurutnya, kolaborasi menjadi bagian penting dalam menghasilkan karya akademik yang berkualitas sekaligus mendukung pengembangan karier akademik dosen. “Tidak ada satu pun karya yang hanya dikerjakan sendiri. Maka, ini sudah tepat, UNIKOM khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis membedah kegiatan penelitian ini bersama”, tambahnya. .

    Prof. Umi juga menyoroti keberadaan Pusat Kajian Bisnis Digital sebagai salah satu potensi yang dapat dikembangkan FEB UNIKOM. Menurutnya, keberadaan pusat kajian tersebut memiliki karakteristik tersendiri karena didukung pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI). Ia juga berharap hasil riset dan pengabdian kepada masyarakat tidak berhenti pada luaran akademik, tetapi dapat diimplementasikan dan dikembangkan menjadi berbagai inovasi serta aktivitas kewirausahaan. Hal tersebut sejalan dengan arah UNIKOM dalam mendorong lahirnya entrepreneur unggul berbasis AI.

    Pada kesempatan yang sama, Dekan FEB UNIKOM Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA., menjelaskan bahwa pelaksanaan workshop merupakan bagian dari upaya FEB untuk mengimplementasikan visi, misi, dan tujuan UNIKOM, khususnya dalam mendukung penguatan Center of Excellence serta pengembangan budaya riset di lingkungan fakultas. Menurutnya, FEB UNIKOM telah memiliki pusat kajian yang meskipun masih relatif baru, telah didukung oleh sumber daya dosen yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Workshop tersebut secara khusus diarahkan untuk memberikan fasilitas dan pendampingan kepada dosen, terutama mereka yang belum memiliki pengalaman sebagai ketua dalam pengajuan hibah penelitian.

    Prof. Siti juga menjelaskan bahwa salah satu target yang ingin dicapai melalui kegiatan tersebut adalah menghasilkan proposal penelitian yang telah memenuhi persyaratan dan kualifikasi sesuai dengan arahan para narasumber. Saat ini, FEB UNIKOM telah membentuk 15 kelompok riset yang mengikuti proses pengembangan proposal dan diharapkan jumlahnya dapat terus bertambah. “Untuk output-nya, harapannya adalah proposal yang memang sudah memenuhi syarat dan kualifikasi yang diarahkan oleh narasumber. Kami sudah mempunyai 15 kelompok, insya Allah akan bertambah. Dari 15 kelompok tersebut, targetnya minimal satu proposal dari setiap kelompok, dan apabila lebih dari satu tentu menjadi capaian yang lebih baik”, jelasnya.

    Tidak berhenti pada pelaksanaan workshop, FEB UNIKOM juga menyiapkan tahapan tindak lanjut melalui proses monitoring dan evaluasi. Pemantauan akan dilakukan bersama Pusat Kajian FEB UNIKOM untuk memastikan materi dan hasil workshop dapat ditindaklanjuti menjadi proposal yang siap diajukan pada berbagai skema hibah. “Langkah berikutnya setelah kegiatan ini adalah monitoring. Dari Ketua Pusat Kajian, Ibu Senny, akan dilihat sejauh mana follow-up dari pelaksanaan workshop ini, karena kami mengejar agar tahun ini sudah ada proposal yang dapat disubmit ke sistem-sistem yang berkaitan dengan pemerintahan, baik nasional maupun internasional”, pungkas Prof. Siti.

    Rangkaian workshop kemudian dilanjutkan dengan sesi utama yang menghadirkan sejumlah narasumber. Direktur Pusat Kajian dan Hibah International UNIKOM Dr. Muhammad Aria Rajasa Pohan, M.T., menyampaikan materi mengenai navigasi hibah internasional dan konsorsium. Selanjutnya, Direktur DP3M UNIKOM Assoc. Prof. Dr. Irawan Afrianto, S.T., M.T., membahas kebijakan riset nasional dan penguatan internal.

    Sementara itu, narasumber eksternal multi hibah Dr. Adi Santoso, S.E., M.M., menyampaikan materi mengenai bedah anatomi proposal dan perumusan novelty. Sesi tersebut dilanjutkan dengan hands-on workshop dan klinik draft, sehingga para dosen tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga dapat mengembangkan rancangan proposal secara langsung.

    Kegiatan kemudian dilengkapi dengan diskusi panel dan live review draft proposal dengan membedah sejumlah ide proposal dari perwakilan dosen FEB UNIKOM. Pada sesi tersebut, peserta memperoleh masukan langsung dari narasumber untuk menyempurnakan gagasan dan substansi proposal sebelum diarahkan menuju tahap pengajuan hibah.

    Melalui workshop hibah yang secara khusus ditujukan bagi dosen FEB UNIKOM tersebut, diharapkan terbentuk ekosistem riset yang semakin kolaboratif dan produktif, sekaligus menghasilkan proposal-proposal penelitian yang kompetitif pada tingkat nasional maupun internasional. Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah FEB UNIKOM dalam memperkuat kontribusi riset, meningkatkan kapasitas dosen, serta menghasilkan karya akademik yang memiliki relevansi dan dampak lebih luas. (Direktorat Hms & Pro)

  • Prodi Manajemen FEB Unikom Raih Akreditasi Unggul Siap Perkuat Inovasi Dan Daya Saing Lulusan

    Prodi Manajemen FEB Unikom Raih Akreditasi Unggul Siap Perkuat Inovasi Dan Daya Saing Lulusan

    BANDUNG, UNIKOM — Program Studi (Prodi) Sarjana Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) berhasil meraih akreditasi Unggul dari Perkumpulan Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA). Capaian tersebut ditetapkan berdasarkan Keputusan LAMEMBA Nomor 272/DE/A.5/LAMEMBA-U/IX/2026. Sertifikat akreditasi menyatakan bahwa Program Studi Sarjana Manajemen pada Program Sarjana Universitas Komputer Indonesia, Kota Bandung, memperoleh predikat “Terakreditasi Unggul” yang berlaku sejak 4 September 2026 hingga 4 September 2031.


    Raihan akreditasi Unggul tersebut menjadi salah satu pencapaian penting bagi FEB UNIKOM dalam memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi, khususnya pada Program Studi Sarjana Manajemen. Sebelumnya, Program Studi Manajemen telah meraih akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), sehingga capaian akreditasi Unggul dari LAMEMBA tersebut menjadi kelanjutan dari komitmen dan konsistensi program studi dalam mempertahankan serta meningkatkan mutu pendidikan. Predikat tersebut sekaligus menjadi pengakuan atas berbagai proses peningkatan mutu yang telah dilakukan secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir.


    Dekan FEB UNIKOM, Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E. M.Ak., Ak, CA., menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan memperoleh akreditasi Unggul bukanlah hasil dari persiapan sesaat menjelang proses asesmen, melainkan buah dari proses panjang yang telah berlangsung selama lima tahun sebelumnya. “Alhamdulillah, proses yang luar biasa. Karena akreditasi itu bukan proses yang pada tahun tertentu habis waktunya, kemudian kita berupaya menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan pada saat assessment. Tetapi lebih kepada proses yang berjalan selama lima tahun ke belakang”, ungkap Prof. Siti.


    Prot. Siti menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras dan konsistensi yang dilakukan oleh seluruh unsur di lingkungan fakultas dan program studi dapat menghasilkan pencapaian sesuai dengan yang diharapkan. “Dengan hasil capaian Unggul, satu, membuktikan bahwa kerja keras itu akan menghasilkan apa yang kita harapkan. Walaupun kembali, faktor kebesaran Allah juga penting, karena tidak mungkin tanpa kasih sayang Allah kita mendapatkan hasil yang luar biasa,” tuturnya.


    Konsistensi dalam Peningkatan Mutu
    Lebih lanjut, Prof. Siti menegaskan bahwa predikat Unggul bukanlah akhir dari perjalanan peningkatan kualitas pendidikan di FEB UNIKOM. Sebaliknya, capaian tersebut harus secara konsisten dipertahankan sekaligus ditingkatkan untuk mutu Program Studi Sarjana Manajemen dalam lima tahun ke depan. Menurutnya, Program Studi Sarjana Manajemen harus terus menjalankan proses pembelajaran dan Tridarma Perguruan Tinggi, yang diperkuat dengan aspek tata kelola sesuai dengan ketentuan dan standar yang ditetapkan LAMEMBA. “Harapannya ke depan, ini adalah titik awal kita di Fakultas Ekonomi, khususnya di Prodi Manajemen, untuk tetap terus melaksanakan proses pembelajaran maupun Tridarma Perguruan Tinggi, dan tambahannya adalah tata kelola sampai lima tahun ke depan”, jelasnya. Lebih lanjut ia menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan proses setelah diperolehnya akreditasi Unggul. Predikat tersebut tidak boleh membuat sivitas akademika berhenti melakukan perbaikan. “Karena tidak boleh berhenti. Setelah kita mendapatkan akreditasi Unggul, bukan berarti sudah selesai. Tetap terus melaksanakan proses yang memenuhi ketentuan LAMEMBA dalam konteks ini,” ungkap Prof. Siti.


    Tantangan Mempertahankan Predikat Unggul
    Prof. Siti juga mengingatkan bahwa mempertahankan predikat Unggul merupakan tantangan tersendiri. Sertifikat akreditasi yang diterima saat ini menjadi bukti atas capaian yang telah diraih, tetapi kualitas penyelenggaraan pendidikan harus terus dijaga secara konsisten. Menurutnya, konsistensi dalam menjaga mutu juga akan memberikan manfaat bagi lulusan.


    Selain itu, status akreditasi program studi menjadi salah satu informasi penting yang dibutuhkan lulusan dalam berbagai keperluan akademik maupun profesional. “Menjadi bekal buat lulusan. Karena lulusan juga membutuhkan sertifikat akreditasi, apalagi akreditasinya Unggul,” tambahnya. Pada akhirnya, ia berharap Program Studi Sarjana Manajemen FEB UNIKOM dapat mempertahankan predikat Unggul pada periode akreditasi berikutnya. “Tidak mudah untuk mempertahankan itu. Mudah-mudahan lima tahun ke depan Program Studi Sarjana
    Manajemen bisa mempertahankannya lagi”, demikian pungkasnya.
    Sementara itu, Ketua Program Studi Sarjana Manajemen UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Raeni Dwi Santy, S.E., M.Si., CIMA., CDMP., mengungkapkan bahwa raihan akreditasi prodi Manajemen tidak terlepas dari kerja sama, kontribusi dan komitmen dari berbagai pihak, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga para mitra dan stakeholder Program Studi Sarjana Manajemen. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas capaian akreditasi Unggul ini. Bagi kami, predikat Unggul bukan hanya sebuah pencapaian administratif, tetapi merupakan refleksi dari proses panjang dan kerja bersama seluruh keluarga besar Program Studi Sarjana Manajemen dalam membangun budaya mutu dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan”, tuturnya.


    Lebih lanjut, Assoc. Prof. Dr. Raeni menegaskan bahwa capaian tersebut menjadi motivasi bagi Program Studi Sarjana Manajemen untuk terus melakukan evaluasi dan pengembangan secara berkelanjutan. Menurutnya, perubahan lingkungan bisnis, perkembangan teknologi, serta kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis menuntut program studi untuk terus beradaptasi dan menghadirkan pembelajaran yang relevan bagi mahasiswa. “Predikat Unggul ini justru menjadi motivasi bagi kami untuk terus bergerak maju. Ke depan, kami ingin memperkuat kualitas pembelajaran, inovasi kurikulum, pemanfaatan teknologi dan kecerdasan artifisial dalam pembelajaran, penguatan Tridarma Perguruan Tinggi, serta kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri agar lulusan Manajemen UNIKOM semakin kompeten dan memiliki daya saing”, jelasnya.
    Selain itu, ia juga berharap capaian akreditasi Unggul dapat menjadi momentum untuk memperkuat sinergi seluruh sivitas akademika dan stakeholder Program Studi Sarjana Manajemen. Dengan demikian, kualitas yang telah dicapai tidak hanya dapat dipertahankan selama periode akreditasi, tetapi terus ditingkatkan dan memberikan dampak nyata bagi mahasiswa, lulusan, serta masyarakat. “Unggul bukan sekadar predikat yang tercantum dalam sertifikat, tetapi merupakan amanah untuk terus memberikan pengalaman pendidikan terbaik bagi mahasiswa dan memastikan lulusan Sarjana Manajemen UNIKOM mampu menjawab kebutuhan dunia kerja dan perkembangan bisnis ke depan”, demikian pungkasnya.


    Raihan akreditasi Unggul Prodi Manajemen sekaligus memperkuat komitmen FEB UNIKOM untuk menjadikan peningkatan mutu sebagai proses yang berkelanjutan. Dengan capaian tersebut, Program Studi Sarjana Manajemen diharapkan terus berkembang dalam aspek pembelajaran, Tridarma Perguruan Tinggi, tata kelola, serta kontribusinya dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berdaya saing. (Direktorat Hms & Pro)

     

  • Synergy in Discipline”: FEB UNIKOM Bentuk Generasi Berkarakter melalui Character Building di Rindam III Siliwangi

    Synergy in Discipline”: FEB UNIKOM Bentuk Generasi Berkarakter melalui Character Building di Rindam III Siliwangi

    BANDUNG, UNIKOM — Sebagai bagian dari upaya membangun karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, serta semangat kebersamaan sejak awal perjalanan akademik mahasiswa, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan kegiatan Character Building bertajuk “Synergy in Discipline: One Soul One Goal”. Bertempat di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi, Lembang, kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari pada tanggal 5–6 Agustus 2026, dengan diikuti oleh mahasiswa semester satu Tahun Akademik 2025-2026.

    Dekan FEB UNIKOM, Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga menekankan pentingnya pembentukan karakter sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan mahasiswa. Menurutnya, keberhasilan mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh karakter, kedisiplinan, kemampuan bekerja sama, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan di masa depan, termasuk dunia kerja. “Disiplin dan karakter merupakan fondasi penting yang perlu dibangun sejak mahasiswa. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa tidak hanya belajar untuk mencapai tujuan secara individu, tetapi juga memahami pentingnya sinergi dan kebersamaan dalam mencapai tujuan bersama”, demikian tuturnya.

    Mengusung semangat “Synergy in Discipline: One Soul One Goal”, Character Building FEB UNIKOM dirancang untuk menumbuhkan kesadaran mahasiswa mengenai arti penting disiplin, kerja sama, tanggung jawab, solidaritas, dan kepemimpinan. Seluruh rangkaian kegiatan dikemas untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam membangun kekompakan sekaligus mengembangkan kemampuan beradaptasi dan bekerja dalam tim.

    Pemilihan Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi, Lembang, sebagai lokasi kegiatan juga turut mendukung tujuan tersebut. Lingkungan pelatihan yang sarat dengan nilai kedisiplinan, ketangguhan mental, kepemimpinan, dan kerja sama memberikan suasana yang berbeda dari lingkungan pembelajaran di kampus. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa diajak untuk keluar dari zona nyaman, membangun komunikasi yang efektif, serta memperkuat rasa saling percaya di antara sesama peserta.

    Selama dua hari pelaksanaan kegiatan, mahasiswa mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang mendorong keterlibatan aktif, kekompakan, dan pembentukan karakter. Semangat “One Soul One Goal” menjadi benang merah dalam setiap aktivitas, dengan pesan bahwa keberhasilan sebuah kelompok membutuhkan keselarasan tujuan, komitmen, dan kontribusi dari setiap individu.

    Rangkaian kegiatan Character Building kemudian ditutup secara resmi oleh Wakil Rektor I UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., M.Pd. Dalam pidato penutupnya, Prof. Umi mengapresiasi antusiasme dan partisipasi aktif mahasiswa selama kegiatan berlangsung. Lebih lanjut, Prof. Umi juga berpesan agar pengalaman dan nilai-nilai yang diperoleh selama Character Building tidak berhenti setelah kegiatan berakhir, tetapi dapat diterapkan secara konsisten dalam kehidupan akademik maupun kehidupan sehari-hari. Kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, dan kekompakan diharapkan menjadi kebiasaan yang terus tumbuh seiring perjalanan mahasiswa di lingkungan FEB UNIKOM. “Character Building bukan sekadar kegiatan yang selesai dalam dua hari. Nilai-nilai yang diperoleh harus dibawa kembali ke kampus dan diwujudkan dalam perilaku sehari-hari, baik dalam belajar, berorganisasi, maupun membangun hubungan dengan sesama”, ungkap Prof. Umi.

    Melalui penyelenggaraan Character Building tersebut, FEB UNIKOM menegaskan komitmennya untuk membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, mampu bekerja sama, serta memiliki jiwa kepemimpinan. Semangat “Synergy in Discipline: One Soul One Goal” juga diharapkan menjadi fondasi bagi mahasiswa tingkat satu FEB UNIKOM untuk membangun perjalanan akademik yang penuh prestasi sekaligus tumbuh sebagai pribadi yang mampu bersinergi, berkontribusi, dan mencapai tujuan bersama. Dengan demikian, Character Building bukan hanya menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antarmahasiswa, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membangun generasi FEB UNIKOM yang berkarakter, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Direktorat Hms & Pro)

  • Digitalisasi dan UMKM Informal: Inklusi Keuangan Digital untuk Pengembangan UMKM dalam Ekonomi Formal

    Digitalisasi dan UMKM Informal: Inklusi Keuangan Digital untuk Pengembangan UMKM dalam Ekonomi Formal

    Penulis: Siti Kurnia Rahayu ; Isniar Budiarti ; Dony Waluya Firdaus ; Viktoriya Onegina

    DOI: 10.15549/jeecar.v10i1.1056

    Abstrak:

    Penelitian ini mengkaji inklusi keuangan digital serta pemanfaatan teknologi finansial (fintech) oleh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) informal dalam upaya mengatasi kesenjangan pembiayaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif sebagai pendekatan utama, yaitu strategi analisis kualitatif dengan verifikasi melalui analisis induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lanskap fintech di Indonesia menjadikan UMKM sebagai penggerak ekonomi digital sehingga mampu mengatasi kesenjangan pembiayaan di sektor informal. Tantangan yang dihadapi fintech dalam mendorong efisiensi usaha UMKM, berupa ketimpangan distribusi agen, keamanan data, permasalahan akses data, rendahnya literasi keuangan digital, rendahnya konektivitas, serta interoperabilitas, dapat diatasi dengan memanfaatkan peluang yang ada. Peluang tersebut meliputi peran lembaga keuangan mikro dan koperasi dalam mendorong inklusi keuangan serta pengembangan jaringan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia. Kebaruan penelitian ini terletak pada evaluasi komprehensif terhadap capaian inklusi keuangan digital bagi UMKM di Indonesia serta perumusan rekomendasi kebijakan bagi otoritas terkait untuk mendorong efisiensi usaha UMKM melalui fasilitasi inklusi keuangan digital. © 2023, Institute of Eastern Europe and Central Asia. All rights reserved.

    Author Keywords: digitalisasi; inklusi keuangan; inovasi; pinjaman; usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85146857749?