Penulis: Dini Rosmalia, Dhini Dewiyanti
DOI: 10.18860/jia.v7i3.17764
Abstrak
Terdapat kolaborasi antara bentuk ruang dan ritual budaya Islam (Jawa) di kota Cirebon, yang berpotensi membentuk keunikan lanskap budaya. Objek penelitian adalah Kesultanan Kanoman yang menyelenggarakan ritual tahunan, tradisi ‘M(a)uludan’. Tujuannya adalah untuk mendeskripsikan kolaborasi antara bentuk fisik Keraton Kanoman dan Tradisi M(a)uludan, yang merupakan budaya Islam atau Jawa. Hal ini melibatkan penggunaan metode deskripsi kualitatif melalui partisipasi budaya selama 8 tahun. Hasil penelitian menunjukkan adanya formasi ruang imajiner yang terjalin oleh kehadiran penduduk dari 31 desa sebagai pengikut (wargi) Keraton Kanoman. Selain itu, bentuk spasial dari jalur ritual tersebut ditemukan telah terbentuk selama beberapa generasi. Masyarakat sangat percaya bahwa kehadiran dan keterlibatan jalur-jalur ini dapat membawa kebajikan, berkah, kemakmuran, serta perlindungan dari kemalangan. Penelitian ini berpendapat bahwa bentuk ruang imajiner tersebut diciptakan oleh peristiwa-peristiwa budaya ini. Hak cipta © 2023 Liverpool University Press. Semua hak dilindungi undang-undang.
Kata kunci penulis
Kolaborasi; Pola Lanskap Budaya; Deskripsi; Keraton Kanoman; Tradisi M(a)uludan
Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85165674776






