Tag: Senny Luckyardi

  • ASEAN AI PIONEERS WEEK 2026

    ASEAN AI PIONEERS WEEK 2026

    Direktorat International Program UNIKOM bekerja sama dengan FPT University, Da Nang, Vietnam, mengundang seluruh mahasiswa untuk mengikuti ASEAN AI PIONEERS WEEK 2026 dengan tema “Innovate Today, Lead Tomorrow”.

    Program internasional yang akan berlangsung pada 12–15 Agustus 2026 di FPT University, Da Nang, Vietnam ini dirancang untuk mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara ASEAN dalam mengeksplorasi perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan inovasi masa depan. Menariknya, program ini terbuka untuk seluruh program studi tanpa mensyaratkan latar belakang teknis maupun pengalaman AI sebelumnya.

    Selama empat hari, peserta akan mengikuti berbagai kegiatan menarik, mulai dari workshop mengenai perkembangan agen AI personal, Youth Roundtable Discussion, ASEAN Night Cultural Exchange, hingga eksplorasi budaya dan kuliner khas Kota Da Nang. Selain memperluas wawasan global, program ini juga menjadi kesempatan berharga untuk membangun jejaring internasional dengan mahasiswa dari berbagai negara ASEAN.

    FPT University menyediakan kuota beasiswa terbatas yang akan diberikan dengan sistem first come, first served, serta membuka kesempatan bagi peserta yang ingin mengikuti program melalui jalur biaya mandiri.

    Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari generasi pionir yang siap memimpin masa depan di era digital dan kecerdasan buatan.

    📩 Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Direktorat International Program UNIKOM melalui email: senny@email.unikom.ac.id

    Segera daftarkan diri Anda dan mari berdampak bersama bagi kawasan ASEAN!

  • UNIKOM Gelar The 9th International Conference On Business, Economics, Social Sciences & Humanities (Icobest) 2026: Hadirkan Pakar Dunia untuk Bahas Tantangan Global, Bisnis, Ekonomi dan Pembangunan Berkelanjutan

    UNIKOM Gelar The 9th International Conference On Business, Economics, Social Sciences & Humanities (Icobest) 2026: Hadirkan Pakar Dunia untuk Bahas Tantangan Global, Bisnis, Ekonomi dan Pembangunan Berkelanjutan

    BANDUNG, UNIKOM – Kamis, 4 Juni 2026. Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jejaring akademik global melalui penyelenggaraan The 9th International Conference on Business, Economics, Social Sciences & Humanities (ICOBEST) 2026, bertempat di Auditorium Lantai 17 Smart Building UNIKOM. Kegiatan tersebut menjadi wadah pertukaran gagasan, hasil penelitian, serta penguatan kolaborasi internasional di bidang bisnis, ekonomi, ilmu sosial, dan humaniora. ICOBEST 2026 turut diikuti oleh akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa dari berbagai negara dan mitra kerjasama UNIKOM yang hadir secara luring maupun daring dari berbagai negara dan institusi.

    Direktur International Program UNIKOM sekaligus Ketua Pelaksana ICOBEST 2026, Dr. Senny Luckyardi, S.P., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa ICOBEST merupakan salah satu konferensi internasional tahunan yang diselenggarakan UNIKOM sebagai bagian dari agenda konferensi internasional yang dilaksanakan secara berkala setiap tahun. Menurutnya, persiapan penyelenggaraan ICOBEST 2026 telah dilakukan sejak satu tahun sebelumnya, mulai dari proses penentuan publisher, pengundangan keynote speaker, hingga berbagai persiapan teknis lainnya. Dr. Senny  juga menjelaskan bahwa konferensi ini bertujuan untuk meningkatkan publikasi ilmiah, mendorong semangat riset, serta memperluas kolaborasi internasional. “Pada tahun ini, ICOBEST menghadirkan para keynote speaker dari berbagai negara, di antaranya dari Afrika Selatan, Kroasia, Rumania, serta Indonesia. Salah satu narasumber berasal dari University of Johannesburg, yang dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi bereputasi dunia”, ungkapnya.

    Lebih lanjut, Dr. Senny menegaskan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif bagi institusi pendidikan tinggi, khususnya UNIKOM, karena menjadi wadah pertemuan akademisi, mitra industri, organisasi non-pemerintah (NGO), dan pemerintah untuk berbagi pengetahuan serta hasil penelitian yang dapat diimplementasikan dalam dunia industri. Ia juga menjelaskan tema “Sustainability” diangkat karena merupakan isu global yang sangat relevan dengan berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini, sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata melalui hasil-hasil penelitian yang dipresentasikan dalam konferensi tersebut.

    Selanjutnya, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si., dalam sambutan pembukaannya menyampaikan rasa syukur dan kehormatan atas terselenggaranya ICOBEST 2026. Prof. Dewi menekankan bahwa konferensi ini menjadi forum akademik yang penting untuk membahas berbagai tantangan global melalui penguatan inovasi, peningkatan kesejahteraan, dan pembangunan yang inklusif. Menurutnya, kolaborasi lintas negara dan disiplin ilmu menjadi kunci dalam menghadapi berbagai persoalan dunia, seperti transformasi digital, isu lingkungan, kesejahteraan sosial, serta tantangan pembangunan global yang semakin kompleks. Pada kesempatan tersebut, Prof. Dewi juga menyampaikan apresiasi kepada para keynote speaker dan peserta dari berbagai negara yang telah berpartisipasi dalam konferensi ini. Di akhir sambutannya, Prof. Dewi secara resmi membuka The 9th International Conference on Business, Economics, Social Sciences, and Humanities (ICOBEST) 2026.

    Sementara itu, dalam kesempatan wawancara, Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., menyampaikan bahwa tahun 2026 menandai penyelenggaraan ICOBEST yang ke-9. Prof. Eddy menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas terselenggaranya konferensi yang berhasil mempertemukan akademisi, peneliti, dan perwakilan perguruan tinggi dari berbagai negara. Menurutnya, kehadiran para keynote speaker internasional menjadi nilai tambah yang sangat penting dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Prof. Eddy berharap ICOBEST dapat terus berlanjut sebagai wadah strategis bagi dosen dan mahasiswa untuk melakukan penelitian ilmiah, mempublikasikan karya akademik, serta memperluas jejaring kolaborasi global. “Melalui konferensi ini, hasil-hasil riset yang dipresentasikan diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas akademik, pengembangan keilmuan, serta kemajuan masyarakat secara luas”, pungkas Prof. Eddy.

    Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pleno konferensi dipandu oleh Moderator Ms. Abigail Van Stryker, M.A., dari Australia dan menghadirkan sejumlah pembicara utama dari berbagai perguruan tinggi ternama dunia. Pembicara yang hadir secara langsung antara lain Assoc. Prof. Florian Andrei Vlad dari Ovidius University of Constanta, Romania; Prof. dr. sc. Nebojša Stojčić dari University of Dubrovnik, Croatia; serta Andrias Darmayadi, Ph.D. dari UNIKOM. Ketiganya menyampaikan berbagai kajian dan perspektif mengenai perkembangan ilmu pengetahuan, ekonomi, sosial, serta dinamika global yang mempengaruhi masyarakat internasional saat ini. Selain itu, sesi pleno juga menghadirkan pembicara internasional secara daring, yaitu Assoc. Prof. Oana-Celia Gheorghiu, Ph.D. dari University of Galați, Romania dan Prof. Daniel Meyer dari University of Johannesburg, South Africa. Kehadiran para akademisi tersebut semakin memperkaya diskusi ilmiah serta memperluas wawasan peserta terhadap berbagai isu dan perkembangan global di bidang bisnis, ekonomi, sosial, dan humaniora.

    Setelah sesi pemaparan materi dan diskusi bersama para keynote speaker, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdialog secara langsung dengan para narasumber. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan dan tanggapan yang disampaikan selama berlangsungnya sesi diskusi ilmiah tersebut. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan parallel sessions, yang menjadi ruang bagi para peneliti untuk mempresentasikan hasil penelitian mereka sesuai bidang keilmuan masing-masing.

    Melalui kegiatan ICOBEST 2026, UNIKOM kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi dan pengembangan budaya akademik berbasis riset. Konferensi ini diharapkan mampu menghasilkan gagasan, rekomendasi, dan jejaring kolaborasi yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta pembangunan masyarakat di tingkat nasional maupun global. (Direktorat Hms & Pro)

  • Analisis Bibliometrik Penelitian Bioenergi Manajemen Menggunakan Aplikasi Vosviewer

    Analisis Bibliometrik Penelitian Bioenergi Manajemen Menggunakan Aplikasi Vosviewer

    Penulis: Herman Soegoto, Eddy Soeryanto Soegoto, Senny Luckyardi, Agis Abhi Rafdhi

    DOI: 10.17509/ijost.v7i1.43328

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendemonstrasikan analisis data bibliometrik langkah demi langkah menggunakan VOSViewer secara sistematis. Analisis langkah demi langkah disediakan agar pengguna baru dapat mengakses dan memanfaatkan VOSViewer dengan lebih mudah. ​​Penelitian ini memberikan analisis data mengenai bioenergi manajemen dan perkembangannya selama lima tahun (2017–2021) dengan memanfaatkan alat pemetaan di VOSViewer. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk menggambarkan kinerja analisis bibliometrik dengan menghasilkan visualisasi jaringan dari topik yang dipilih. Dari hasil pencarian, ditemukan 1000 jurnal yang relevan yang diterbitkan, mulai dari tahun 2017–2021, yang kemudian dikelompokkan menjadi lima kategori berdasarkan tahun penerbitannya. Setelah mengelompokkan data jurnal, kami menemukan bahwa jumlah total artikel yang diterbitkan tentang topik manajemen bioenergi dari tahun 2017 hingga 2021 adalah 180. Hasilnya, dapat disimpulkan bahwa manajemen bioenergi adalah bidang yang dapat dikombinasikan dengan bidang lain untuk dipelajari. Dengan demikian, terdapat banyak peluang untuk menemukan hal-hal baru dalam topik ini. Lebih lanjut, penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber daya bagi para peneliti yang melakukan penelitian dan menentukan tema penelitian. © 2022 Tim Pengembang Jurnal UPI.

    Kata kunci: Bibliometrik; Tanaman bioenergi; Manajemen bioenergi; VOSviewer

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85124340062

  • Unikom dan Dennis Gabor University, Budapest Jalin Kerja Sama Internasioal, Perkuat Kolaborasi Akademik dan Inovasi Global Menuju World Class University

    Unikom dan Dennis Gabor University, Budapest Jalin Kerja Sama Internasioal, Perkuat Kolaborasi Akademik dan Inovasi Global Menuju World Class University

    BANDUNG, UNIKOM  — Rabu, 22 Oktober 2025, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menerima kunjungan kehormatan dari delegasi Dennis Gabor University (DGU), Budapest, Hungaria, dalam rangka mempererat kolaborasi internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan inovasi teknologi. Bertempat di Ruang Grand Meeting, Lantai 15 Smart Building UNIKOM, kunjungan tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan internasionalisasi kampus dan mendukung visi UNIKOM menuju World Class University (WCU) melalui penandatanganan kerja sama yang mengikat kedua universitas dalam menjalankan visi bersama.

    Delegasi dari DGU dipimpin langsung oleh Rektor, Dr. Krisztina Zimányi, President, Dr. Ferenc Dietz, Direktur Program Internasional, Dr. Natália Kiss, Lead Researcher, Mr. László Szabó, dan Researcher, Mr. József Átyim, didampingi oleh perwakilan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Budapest, Fabio Norman. Sementara itu, dari pihak UNIKOM hadir Rektor, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., beserta jajaranya, antara lain: Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. H. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., Wakil Rektor III Bidang Riset, Inovasi, dan Akreditasi, Assoc. Prof. Dr. Ir. Herman Soegoto, MBA., Wakil Rektor IV Bidang Teknologi, Digital & ICT, International Program & Center of Excellence, Prof. Zainal Arifin Hasibuan, Ph.D., Direktur International Program, Dr. Senny Luckyardi, S.P., M.M., Direktur International Affairs & Cooperation, Assoc. Prof. Dr. Inta Budi Setya Nusa, S.E., M.Ak., Wakil Direktur International Affairs & Cooperation, Dr. Salmon Priaji Martana, S.T., M.T serta Tim Direktorat Humas dan Protokoler UNIKOM.

    Dalam upaya meningkatkan komitmen dan sebagai payung hukum antara UNIKOM dengan DGU, telah dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang mencakup rencana kolaborasi dalam bidang penelitian bersama (joint research), penyelenggaraan konferensi internasional bersama, pengembangan program microcredential, serta pertukaran mahasiswa dan dosen antara Indonesia dan Hungaria.

    Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Dennis Gabor University dan menyambut baik peluang kerja sama yang akan memperluas jejaring internasional UNIKOM. “Kunjungan Dennis Gabor University dari Hungaria ini menjadi langkah penting dalam menjalin kerja sama internasional antara kedua universitas. Pada pertemuan kali ini, telah dibahas berbagai peluang kolaborasi, dan kita juga telah menandatangani MoU yang akan segera ditindaklanjuti dalam bentuk implementasi di berbagai bidang di UNIKOM. Tentu ini merupakan hal yang sangat positif, baik bagi UNIKOM maupun bagi Dennis Gabor University. Ke depan, kami berharap kerjasama ini dapat berkembang melalui berbagai kegiatan nyata seperti program pertukaran mahasiswa dan dosen antara UNIKOM dan Hungaria,”  tutur Prof. Eddy.

    Rektor Dennis Gabor University, Dr. Krisztina Zimányi, menyampaikan bahwa fokus utama kerja sama dengan UNIKOM adalah penguatan bidang pendidikan melalui program mobilitas mahasiswa. “Kami berharap ke depan semakin banyak mahasiswa UNIKOM yang dapat belajar di Dennis Gabor University, baik melalui kursus singkat, pertukaran semester, maupun program microcredential yang diakui di Eropa,” pungkas Dr. Krisztina

    Pada kesempatan tersebut, Dr. Natália Kiss, selaku Direktur Program Internasional Dennis Gabor University, memaparkan profil dan program internasional Dennis Gabor University, dilanjutkan dengan sambutan inspiratif dari Dr. Krisztina Zimányi dan Dr. Ferenc Dietz yang menegaskan komitmen DGU dalam membangun jaringan kolaboratif global di bidang pendidikan dan penelitian.

    Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang dipandu oleh Dr. Senny Luckyardi dan Dr. Salmon Priaji Martana yang membahas rencana strategis mengenai implementasi kerja sama konkret, termasuk peluang pertukaran akademik dan joint research di bidang teknologi informasi, bisnis digital, serta inovasi sosial berbasis teknologi.

    Melalui kunjungan dan kerjasama tersebut, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) dan Dennis Gabor University (DGU) resmi membuka babak baru kolaborasi akademik lintas negara yang berorientasi pada inovasi dan peningkatan mutu pendidikan tinggi. Sinergi tersebut tidak hanya memperkuat posisi UNIKOM dalam jaringan perguruan tinggi global, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mewujudkan visi UNIKOM menuju World Class University (WCU). Komitmen bersama dalam kerja sama, penelitian, mobilitas akademik, dan pengembangan program internasional, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan pembangunan sumber daya manusia unggul di tingkat global. (Direktorat Hms & Pro)

  • Dalam Mewujudkan WCU, Direktorat International Program Unikom Lakukan Program Exchange Student 2025   Di Inti International University, Malaysia

    Dalam Mewujudkan WCU, Direktorat International Program Unikom Lakukan Program Exchange Student 2025   Di Inti International University, Malaysia

    BANDUNG, UNIKOM – Dalam upaya memperkuat internasionalisasi pendidikan dan pengembangan kompetensi global mahasiswa, Direktorat International Program Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melaksanakan Program Period Exchange Student ke Malaysia. Sebanyak 20 mahasiswa UNIKOM dari berbagai program studi dan dua ketua program studi, turut berpartisipasi dalam kegiatan di INTI International University, Negeri Sembilan, Malaysia, yang berlangsung selama dua minggu, mulai 5 hingga 19 Oktober 2025.

    Program Period Exchange Student ke Malaysia tersebut dipimpin langsung oleh Dr. Senny Luckyardi, S.P., M.M., selaku Direktur International Program sekaligus Ketua Pelaksana, serta didampingi oleh Assoc. Prof. Dr. Raeny Dwi Santy, S.E., M.M., (Ketua Program Studi Manajemen) dan Dr. Tatan Tawami, S.S., M.Hum., (Ketua Program Studi Sastra Inggris).

    Dalam kesempatan wawancara, Dr. Senny  menjelaskan bahwa program student exchange tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran lintas budaya serta penguatan karakter mahasiswa. “Manfaatnya luar biasa, karena mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan dan pengalaman akademik, tetapi juga membangun jejaring (networking), memahami budaya baru, serta mengenal sistem pendidikan di luar negeri,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, Dr. Senny berpesan kepada seluruh peserta agar senantiasa menjaga nama baik UNIKOM dan memanfaatkan setiap kesempatan yang diperoleh selama program berlangsung. “Pulanglah dengan membawa manfaat, bukan tangan kosong. Karena dari sinilah perjalanan menuju kehidupan yang lebih baik dimulai. Ke depan, UNIKOM juga tengah menyiapkan program Winter Camp ke Uzbekistan, serta rencana pertukaran ke Thailand, Vietnam, dan Korea,” demikian pungkasnya..

    Sementara itu, setelah pelaksanaaan student exchange di Malaysia berakhir,  Dr. Tatan menjelaskan bahwa Malaysia dan INTI International University dipilih karena adanya kerja sama aktif dan kesamaan visi dalam mencapai Education Collaboration Unit (ECU) yang memungkinkan eksplorasi kerja sama di berbagai bidang. Ia juga menuturkan bahwa mahasiswa yang mengikuti program ini menunjukkan antusiasme tinggi dan melakukan persiapan secara mandiri sebelum keberangkatan. “Mahasiswa kami sangat terbuka dan antusias. Mereka mempersiapkan diri dengan baik, termasuk mempelajari budaya lokal dan memahami pentingnya toleransi lintas budaya. Fokus kegiatan di sana adalah pengembangan kemampuan berpikir kritis, komunikasi lintas budaya, serta perluasan jejaring internasional,” ungkapnya.

    Dr. Tatan juga menambahkan bahwa tantangan utama yang dihadapi mahasiswa biasanya berkaitan dengan perbedaan bahasa, cuaca, serta adaptasi terhadap sistem pembelajaran baru. Namun, berkat pembiasaan mahasiswa UNIKOM dalam berbagai kegiatan internasional, mereka mampu beradaptasi dengan cepat dan percaya diri.

    Sementara itu, Assoc. Prof. Dr. Raeny menyoroti aspek persiapan dan manfaat akademik dari kegiatan ini. Sebelum berangkat, mahasiswa mengikuti briefing, pembekalan budaya (cultural orientation), serta sesi motivasi yang dipandu langsung oleh Dr. Senny. Selain itu, mahasiswa juga dibekali dengan pemahaman mengenai etika akademik, adaptasi lingkungan, dan kesiapan mental untuk hidup di negara lain. “Selama di INTI, mahasiswa tidak hanya mengikuti kelas internasional, tetapi juga berinteraksi dengan dosen dan mahasiswa dari berbagai negara. Hal ini memperkaya wawasan mereka mengenai komunikasi lintas budaya, pengembangan soft skills, dan global mindset,” jelasnya.

    Ia menambahkan, manfaat terbesar dari program ini adalah terbentuknya mahasiswa yang berwawasan global, berpikiran terbuka, dan memiliki kemampuan beradaptasi tinggi dalam menghadapi dinamika dunia kerja internasional.  “Kami berharap program ini dapat menjadi kegiatan rutin tahunan, bahkan berkembang menjadi program yang lebih berkelanjutan seperti mobility credit atau double degree. UNIKOM berkomitmen untuk terus memperluas kerja sama akademik global agar mahasiswa memiliki lebih banyak peluang belajar dan berjejaring di tingkat internasional,” pungkasnya.

    Melalui program Period Exchange Student 2025, UNIKOM sekali lagi membuktikan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga memiliki kompetensi global, karakter adaptif, wawasan lintas budaya, dan nilai-nilai penting yang dibutuhkan untuk bersaing di era global saat ini. (Direktorat Hms & Pro)

  • Menuju 100 Besar Asean, UNIKOM Gandeng Taylor’s University Untuk Gebrak Qs Ranking

    Menuju 100 Besar Asean, UNIKOM Gandeng Taylor’s University Untuk Gebrak Qs Ranking

    BANDUNG, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) terus memantapkan langkah untuk mencapai target menjadi World Class University dengan fokus menembus peringkat 100 besar universitas di ASEAN. Pada 9 Januari 2025, Wakil Rektor IV Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program & Center of Excellence, Prof. Zainal Arifin Hasibuan, MLS, Ph.D mengundang para direktur dan ketua divisi di bawah naungan Wakil Rektor IV untuk mengikuti kegiatan Coaching: Increase QS World University Ranking bersama Taylor’s University. Taylor’s University sendiri dikenal sebagai universitas swasta nomor satu di Malaysia dan Asia Tenggara yang saat ini menduduki peringkat #251 QS World University Rankings serta #7 Asian University Rankings – South Eastern Asia.

    Dalam kesempatan ini, Prof. Zainal menekankan pentingnya meneladani keseriusan Taylor’s dalam mengerjakan semua aspek yang dibutuhkan untuk meraih peringkat QS, seraya menambahkan bahwa Taylor’s telah membentuk tim resmi dan konsisten sejak 10 tahun lalu, sementara UNIKOM baru memulainya saat ini. Ia berharap setiap bidang memiliki pembagian kerja yang jelas, para dekan dan ketua program studi terus mendorong dosen untuk menghasilkan penelitian dan publikasi bereputasi, serta menjalin kembali relasi dengan alumni dan pengguna lulusan demi meningkatkan simpul-simpul jejaring akademik.

    Direktur International Program, Dr. Senny Luckyardi, S.P., M.M. menjelaskan bahwa kehadiran Taylor’s University melalui sesi coaching ini terwujud berkat peran Direktorat International Program dalam menjembatani komunikasi dan meminta pihak Taylor’s untuk memberikan bimbingan agar UNIKOM mampu merumuskan langkah-langkah strategis menuju World Class University. Beliau menambahkan bahwa Direktorat International Program bersama Taylor’s University telah melakukan kolaborasi riset, serta bekerja sama dalam sejumlah seminar internasional seperti INCITEST dan ICOBEST. Menurut Dr. Senny, kerja sama ini menjadi wujud nyata komitmen kedua institusi untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan reputasi di kancah global. Ia juga berharap kolaborasi tersebut tidak hanya berhenti pada kegiatan coaching semata, tetapi berlanjut melalui pertukaran dosen, kolaborasi penelitian, serta publikasi ilmiah bersama, sehingga potensi seluruh civitas akademika UNIKOM bisa berkembang lebih optimal dan diakui di tingkat ASEAN maupun global.

    Sementara itu, Direktur Pengembangan Teknologi Digital & Sistem Informasi, Irfan Dwiguna Sumitra, S.Kom., M.Kom., Ph.D menyatakan bahwa dirinya memperoleh pemahaman lebih mendalam tentang parameter dan indikator yang dinilai oleh Taylor’s University dalam QS Ranking, termasuk pentingnya strategi pengelolaan data, kolaborasi internasional, dan publikasi akademik. Ia berharap kegiatan coaching ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi serta meningkatkan kualitas penelitian UNIKOM agar diakui secara global.

    Ketua Divisi World Class University, Donny Reza, M.Kom menambahkan bahwa indikator penilaian versi QS pada dasarnya dapat dicapai oleh UNIKOM dengan komitmen, keseriusan, fokus, dan kolaborasi berbagai pihak di lingkungan kampus. Diharapkan coaching bersama Taylor’s University ini menjadi titik awal transformasi UNIKOM untuk lebih percaya diri menapaki jalur World Class University. (Direktorat Hms & Pro)