Tag: seminar bisnis dan humaniora

  • UNIKOM Gelar The 9th International Conference On Business, Economics, Social Sciences & Humanities (Icobest) 2026: Hadirkan Pakar Dunia untuk Bahas Tantangan Global, Bisnis, Ekonomi dan Pembangunan Berkelanjutan

    UNIKOM Gelar The 9th International Conference On Business, Economics, Social Sciences & Humanities (Icobest) 2026: Hadirkan Pakar Dunia untuk Bahas Tantangan Global, Bisnis, Ekonomi dan Pembangunan Berkelanjutan

    BANDUNG, UNIKOM – Kamis, 4 Juni 2026. Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jejaring akademik global melalui penyelenggaraan The 9th International Conference on Business, Economics, Social Sciences & Humanities (ICOBEST) 2026, bertempat di Auditorium Lantai 17 Smart Building UNIKOM. Kegiatan tersebut menjadi wadah pertukaran gagasan, hasil penelitian, serta penguatan kolaborasi internasional di bidang bisnis, ekonomi, ilmu sosial, dan humaniora. ICOBEST 2026 turut diikuti oleh akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa dari berbagai negara dan mitra kerjasama UNIKOM yang hadir secara luring maupun daring dari berbagai negara dan institusi.

    Direktur International Program UNIKOM sekaligus Ketua Pelaksana ICOBEST 2026, Dr. Senny Luckyardi, S.P., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa ICOBEST merupakan salah satu konferensi internasional tahunan yang diselenggarakan UNIKOM sebagai bagian dari agenda konferensi internasional yang dilaksanakan secara berkala setiap tahun. Menurutnya, persiapan penyelenggaraan ICOBEST 2026 telah dilakukan sejak satu tahun sebelumnya, mulai dari proses penentuan publisher, pengundangan keynote speaker, hingga berbagai persiapan teknis lainnya. Dr. Senny  juga menjelaskan bahwa konferensi ini bertujuan untuk meningkatkan publikasi ilmiah, mendorong semangat riset, serta memperluas kolaborasi internasional. “Pada tahun ini, ICOBEST menghadirkan para keynote speaker dari berbagai negara, di antaranya dari Afrika Selatan, Kroasia, Rumania, serta Indonesia. Salah satu narasumber berasal dari University of Johannesburg, yang dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi bereputasi dunia”, ungkapnya.

    Lebih lanjut, Dr. Senny menegaskan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif bagi institusi pendidikan tinggi, khususnya UNIKOM, karena menjadi wadah pertemuan akademisi, mitra industri, organisasi non-pemerintah (NGO), dan pemerintah untuk berbagi pengetahuan serta hasil penelitian yang dapat diimplementasikan dalam dunia industri. Ia juga menjelaskan tema “Sustainability” diangkat karena merupakan isu global yang sangat relevan dengan berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini, sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata melalui hasil-hasil penelitian yang dipresentasikan dalam konferensi tersebut.

    Selanjutnya, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si., dalam sambutan pembukaannya menyampaikan rasa syukur dan kehormatan atas terselenggaranya ICOBEST 2026. Prof. Dewi menekankan bahwa konferensi ini menjadi forum akademik yang penting untuk membahas berbagai tantangan global melalui penguatan inovasi, peningkatan kesejahteraan, dan pembangunan yang inklusif. Menurutnya, kolaborasi lintas negara dan disiplin ilmu menjadi kunci dalam menghadapi berbagai persoalan dunia, seperti transformasi digital, isu lingkungan, kesejahteraan sosial, serta tantangan pembangunan global yang semakin kompleks. Pada kesempatan tersebut, Prof. Dewi juga menyampaikan apresiasi kepada para keynote speaker dan peserta dari berbagai negara yang telah berpartisipasi dalam konferensi ini. Di akhir sambutannya, Prof. Dewi secara resmi membuka The 9th International Conference on Business, Economics, Social Sciences, and Humanities (ICOBEST) 2026.

    Sementara itu, dalam kesempatan wawancara, Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., menyampaikan bahwa tahun 2026 menandai penyelenggaraan ICOBEST yang ke-9. Prof. Eddy menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas terselenggaranya konferensi yang berhasil mempertemukan akademisi, peneliti, dan perwakilan perguruan tinggi dari berbagai negara. Menurutnya, kehadiran para keynote speaker internasional menjadi nilai tambah yang sangat penting dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Prof. Eddy berharap ICOBEST dapat terus berlanjut sebagai wadah strategis bagi dosen dan mahasiswa untuk melakukan penelitian ilmiah, mempublikasikan karya akademik, serta memperluas jejaring kolaborasi global. “Melalui konferensi ini, hasil-hasil riset yang dipresentasikan diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas akademik, pengembangan keilmuan, serta kemajuan masyarakat secara luas”, pungkas Prof. Eddy.

    Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pleno konferensi dipandu oleh Moderator Ms. Abigail Van Stryker, M.A., dari Australia dan menghadirkan sejumlah pembicara utama dari berbagai perguruan tinggi ternama dunia. Pembicara yang hadir secara langsung antara lain Assoc. Prof. Florian Andrei Vlad dari Ovidius University of Constanta, Romania; Prof. dr. sc. Nebojša Stojčić dari University of Dubrovnik, Croatia; serta Andrias Darmayadi, Ph.D. dari UNIKOM. Ketiganya menyampaikan berbagai kajian dan perspektif mengenai perkembangan ilmu pengetahuan, ekonomi, sosial, serta dinamika global yang mempengaruhi masyarakat internasional saat ini. Selain itu, sesi pleno juga menghadirkan pembicara internasional secara daring, yaitu Assoc. Prof. Oana-Celia Gheorghiu, Ph.D. dari University of Galați, Romania dan Prof. Daniel Meyer dari University of Johannesburg, South Africa. Kehadiran para akademisi tersebut semakin memperkaya diskusi ilmiah serta memperluas wawasan peserta terhadap berbagai isu dan perkembangan global di bidang bisnis, ekonomi, sosial, dan humaniora.

    Setelah sesi pemaparan materi dan diskusi bersama para keynote speaker, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdialog secara langsung dengan para narasumber. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan dan tanggapan yang disampaikan selama berlangsungnya sesi diskusi ilmiah tersebut. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan parallel sessions, yang menjadi ruang bagi para peneliti untuk mempresentasikan hasil penelitian mereka sesuai bidang keilmuan masing-masing.

    Melalui kegiatan ICOBEST 2026, UNIKOM kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi dan pengembangan budaya akademik berbasis riset. Konferensi ini diharapkan mampu menghasilkan gagasan, rekomendasi, dan jejaring kolaborasi yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta pembangunan masyarakat di tingkat nasional maupun global. (Direktorat Hms & Pro)