Tag: rps vokasi

  • Kolaborasi Unikom dan Belmawa Gelar Bimbingan Teknis Mata Kuliah Wajib Kurikulum 2025: Wujudkan Kurikulum Vokasi Link and Match dengan Dudika 

    Kolaborasi Unikom dan Belmawa Gelar Bimbingan Teknis Mata Kuliah Wajib Kurikulum 2025: Wujudkan Kurikulum Vokasi Link and Match dengan Dudika 

    BANDUNG, UNIKOM – Kamis, 18 September 2025, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) berkolaborasi bersama Direktorat pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang merupakan Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Tahun 2025. Bertempat di Auditorium Lantai 17 Smart Building UNIKOM. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Direktorat Belmawa dengan UNIKOM, dalam mendukung program Dikti Saintek Berdampak sekaligus memperkuat pengembangan kurikulum dan pembelajaran di pendidikan tinggi vokasi.

    Bimtek yang diikuti oleh perguruan tinggi vokasi di wilayah LLDIKTI IV tersebut mengusung tema “Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Pendidikan Tinggi Vokasi yang Menerapkan Kurikulum Link and Match dengan DUDIKA”. Agenda berlangsung sehari penuh dengan melibatkan pakar pendidikan tinggi vokasi, diantaranya Ludfi Djajanto, Desutama Rachmat Bugi Prayogo, dan Surateno, yang memberikan materi seputar Outcome Based Education (OBE), problem-based learning, project-based learning, hingga product-based learning.

    Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., yang hadir mewakili Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., turut memberikan sambutan. “UNIKOM kembali menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan BIMTEK ini. Sejak lama, UNIKOM telah menjadi bagian dari tim kolaboratif Belmawa, dan melalui kesempatan ini kita bersama-sama berupaya untuk menghadirkan program yang benar-benar berdampak. Dalam rangka itulah, Belmawa mengundang perguruan tinggi penyelenggara pendidikan vokasi, baik program D3 maupun D4. Pada kegiatan kali ini, tercatat sebanyak 68 perguruan tinggi turut berpartisipasi.” Lebih lanjut, Prof. Umi berharap agar seluruh peserta dapat mengembangkan serta merancang kurikulum masing-masing sesuai dengan pembelajaran yang diperoleh dalam kegiatan ini. “Mulai dari RPS hingga mata kuliah, semuanya diharapkan bermuara pada pengembangan kurikulum vokasi yang selaras dengan Permen Nomor 39,” demikian tegasnya.

    Kegiatan dibuka secara resmi oleh Direktur Belmawa Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T., yang hadir secara virtual. Kehadiran para pimpinan tersebut menandai komitmen kuat dalam mendorong kurikulum vokasi yang adaptif, relevan dengan kebutuhan industri, Dunia Usaha, dan Dunia Kerja (DUDIKA).

    Penanggung jawab Kurikulum dan Capaian pembelajaran Direktorat Belmawa, Nur Masyitah Syam, S.E., menyatakan, “saya berharap melalui kegiatan Bimtek ini dapat lahir lulusan-lulusan dari pendidikan vokasi yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap berwirausaha. Hal tersebut tentu harus diawali dengan pengembangan kurikulum yang selaras dan link and match dengan kebutuhan DUDIKA,” tuturnya. 

    Selain paparan materi, peserta juga mengikuti sesi diskusi interaktif, penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), hingga evaluasi pembelajaran dengan pendekatan link and match. Melalui metode pre-test dan post-test, peserta diukur pemahamannya sehingga hasil Bimtek benar-benar dapat diimplementasikan di masing-masing institusi.

    Menutup kegiatan, para narasumber menyampaikan rangkuman sebagai refleksi atas rangkaian pelatihan. Kegiatan ini menegaskan bahwa pendidikan vokasi bukan hanya soal teori, melainkan harus membangun keterampilan praktis yang terintegrasi dengan kebutuhan nyata dunia industri. Melalui Bimtek tersebut, UNIKOM berperan aktif mendukung Belmawa dalam mencetak generasi vokasi yang unggul, kompeten, dan siap menghadapi tantangan masa depan (Direktorat Hms & Pro)