Tag: robotik

  • Perkuat Jejaring Internasional, Unikom Terima Kunjungan City University Malaysia & Hud Institute

    Perkuat Jejaring Internasional, Unikom Terima Kunjungan City University Malaysia & Hud Institute

    BANDUNG, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menerima kunjungan dari City University Malaysia dan HUD Institute pada Jumat, 29 Agustus 2025. Bertempat di Ruang Grand Meeting Lantai 15, Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat jejaring akademik internasional sekaligus membuka peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia.

    Pada kesempatan tersebut hadir delegasi City University antara lain Vice Chancellor, Prof. Dr. Rosnizah Bt Shaari, Director Industry Relations & Faculty Development, Dato Fajura Juffa Binti Mohd Mustafa Kamal, beserta jajaran. Sementara itu, hadir mewakili HUD Institute yang dipimpin oleh Zulfi Syarif Koto selaku Ketua Umum, Wakil Ketua Umum Ade Armansjah, dan pihak UNIKOM, turut hadir jajaran pimpinan universitas, Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., Wakil Rektor I Bidang Akademik Kemahasiswaan, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., Wakil Rektor III Bidang Riset, Inovasi, dan Akreditasi sekaligus Dekan FTIK, Assoc. Prof. Dr. Ir. Herman Soegoto, MBA., Dekan Fakultas Desain, Prof. Dr. Lia Warlina, M.Si., Ir.,, beserta kaprodi dan jajarannya.

    Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut memiliki arti penting bagi UNIKOM dalam upaya meningkatkan kinerja sebagai perguruan tinggi yang terus bertransformasi menuju World Class University (WCU). “Melalui kerja sama ini, kita berusaha agar peringkat QS baik UNIKOM maupun City University dapat meningkat bersama, sekaligus memberikan dampak positif bagi kedua institusi. Fokus kerja sama mencakup student exchange, pertukaran dosen, serta perluasan jejaring industri di Indonesia maupun Malaysia. Semua ini akan kami sinergikan agar dapat mendukung peningkatan pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi bagi kedua belah pihak,” pungkas Prof. Eddy.

    Sejalan dengan hal tersebut, Vice Chancellor City University Malaysia, Prof. Dr. Rosnizah Bt Shaari, menyampaikan apresiasinya kepada UNIKOM atas sambutan yang diberikan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada UNIKOM. Tujuan kolaborasi ini adalah untuk mempererat hubungan antara Indonesia dan Malaysia, khususnya dalam mendukung pengembangan mahasiswa dan dosen di kedua negara. Fokus kerja sama akan diarahkan pada bidang robotik, Artificial Intelligence (AI), dan animasi game, termasuk pula pengembangan di bidang industri. Kami melihat UNIKOM memiliki fasilitas yang sangat lengkap, sehingga kolaborasi ini akan memberikan nilai tambah yang besar bagi kedua belah pihak,” ujar Prof. Rosnizah.

    Sementara itu, Ketua Umum HUD Institute, Zulfi Syarif Koto., menyampaikan harapannya agar kegiatan kunjungan tersebut dapat memperkuat hubungan antara Malaysia dan Indonesia. Ia juga menekankan pentingnya bagi UNIKOM untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saingnya sehingga semakin unggul di kancah nasional maupun internasional.

    Agenda kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab dipandu oleh moderator Arif Try Cahyadi M.Ds., yang membahas peluang kerja sama konkret di bidang pendidikan tinggi, riset kolaboratif, serta pengembangan program akademik internasional. Diskusi tersebut juga menjadi ruang bertukar gagasan antara pimpinan UNIKOM dengan pimpinan dari City University dan HUD Institute.

    Kunjungan City University Malaysia dan HUD Institute ke UNIKOM menjadi langkah strategis dalam memperkuat jejaring internasional sekaligus membuka peluang kolaborasi nyata di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan SDM. Sinergi antara tiga institusi tersebut bukan hanya mempererat hubungan Indonesia dan Malaysia, tetapi juga meneguhkan posisi UNIKOM sebagai perguruan tinggi yang terus bertransformasi menuju World Class University. (Direktorat Hms & Pro)

  • UNIKOM dan Indonesian Young Scientist Association (IYSA) Gelar Ajang Ilmiah Internasional IICYMS, NICYMS, dan WRCSO 2025

    UNIKOM dan Indonesian Young Scientist Association (IYSA) Gelar Ajang Ilmiah Internasional IICYMS, NICYMS, dan WRCSO 2025

    BANDUNG, UNIKOM — Semangat kolaborasi dan inovasi global tampak dalam seremoni pembukaan ajang ilmiah internasional National Invention Competition for Young Moslem Scientists (NICYMS), International Invention Competition for Young Moslem Scientists (IICYMS), dan World Robotics & Computer Science Olympiad (WRCSO) 2025 pada tanggal 21 Juli secara  online sampai dengan 30 Juli secara offline 2025, yang digelar di Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM), Jl. Dipati Ukur No. 112-116 Bandung.

    Diselenggarakan secara hybrid oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) yang bekerja sama dengan Yayasan Prestasi Belia Indonesia dan UNIKOM, ajang ini diikuti oleh 172 tim yang mengikuti kompetisi secara daring dan 108 tim secara luring, mewakili 12 negara, antara lain, Indonesia,  Iran, Bangladesh, Malaysia, Turki, Korea, dan Amerika Serikat.

    Presiden IYSA, Deni Irawan, M.Pd, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi internasional yang terjalin. “Saya mengapresiasi kolaborasi dari UNIKOM khususnya Fakultas Desain, yang telah memberikan dukungan penuh. Terima kasih secara khusus saya sampaikan kepada Prof. Lia, yang sejak tahun lalu telah menjalin kerja sama yang baik. Semoga kolaborasi ini terus membawa manfaat bagi seluruh peserta” harapnya. Sementara itu, Presiden MIICA Malaysia, Mr. Ganesan Jeyabalan, menyampaikan pentingnya forum-forum lintas negara dalam pengembangan inovasi anak muda muslim.

    Sementara itu, Dekan Fakultas Desain UNIKOM, Prof. Dr. Ir. Lia Warlina, menggarisbawahi peran UNIKOM dalam memfasilitasi talenta kreatif global. “Saya menyampaikan apresiasi dan selamat kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam ajang IYSA ke-4, sebuah kompetisi prestisius bagi para ilmuwan muda dan pelaku industri robotik, yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association bekerja sama dengan UNIKOM. Semoga semua peserta meraih pencapaian terbaik”, tuturnya. Lebih lanjut, Prof. Lia menjelaskan bahwa tujuan utama dari IICYMS, yaitu, pertama, mendorong lahirnya inovasi untuk menumbuhkan semangat kreatif di kalangan pelajar internasional. Ke dua, meningkatkan kemampuan dalam penelitian sains sekaligus menanamkan semangat berinovasi, dan yang ke tiga, memperluas pengalaman dalam invensi dan inovasi melalui kolaborasi lintas negara tanpa membedakan kebangsaan.

    Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan proses penilaian oleh juri yang dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama, penilaian dilakukan terhadap dokumen berupa makalah yang telah dikirimkan oleh peserta. Tahap ke dua, peserta kategori daring akan mengikuti penilaian langsung melalui Zoom Meeting, di mana setiap peserta akan dinilai oleh dua orang juri.

    Sementara itu, peserta kategori luring  melakukan presentasi secara langsung di tempat yang berlokasi di lantai 16 UNIKOM. Mereka akan memaparkan hasil karya, riset, atau penelitian terkait invensi dan inovasi di booth masing-masing yang telah disediakan oleh panitia di Lobby Smart Building UNIKOM, lengkap dengan pemasangan poster ilmiah dan menampilkan karya yang telah dibuat.

    Kamis, 31 Juli 2025 menjadi penanda resmi berakhirnya rangkaian ajang ilmiah International Invention Competition for Young Moslem Scientists (IICYMS), National Invention Competition for Young Moslem Scientists (NICYMS), dan World Robotics & Computer Science Olympiad (WRCSO) yang digelar oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) dengan UNIKOM bersama Yayasan Prestasi Belia Indonesia (YPBI).

    Acara penutupan berlangsung semarak dan penuh makna, dengan diisi pengumuman pemenang, sambutan penghargaan, hingga berbagai penampilan budaya yang mencerminkan semangat keberagaman dan kebersamaan. Sebanyak 280 tim dari 12 negara telah berpartisipasi dalam ajang yang diadakan secara hybrid tersebut. Puncak acara diwarnai dengan pengumuman pemenang dari berbagai kategori, antara lain, Pure Science, Social Science, Education, Applied Life Science (NICYMS), Science in Islam dan Life Science (IICYMS), Environment, Robotics, Computer Science, dan Physics & Engineering (WRCSO).

    Selain itu, diberikan pula penghargaan istimewa seperti: 1) Best Project & Best Poster Best Booth & Best Presentation. 2) Bach Khoa Math and Science Club Prize. 3) MIICA, MYSO, dan GISA Special Awards. 4) IYSA Semi Grand Award & Grand Prize. 5) UNIKOM Scholarship, dan 6) IYSA Grand Award, yaitu penghargaan tertinggi yang tahun ini memberikan fasilitas penuh kepada pemenangnya untuk mengikuti ajang WYIIA 2025 secara gratis.

    Salah satu momen paling membanggakan adalah saat MIICA (Malaysia Innovation Invention Creativity Association) memberikan penghargaan kehormatan kepada IYSA sebagai The Most Successful Innovation Association in Indonesia. Penghargaan tersebut menjadi simbol pengakuan atas peran penting IYSA dalam mendukung generasi muda dalam dunia riset dan inovasi tingkat global.

    Sambutan penutup disampaikan oleh Presiden IYSA Deni Irawan, M.Pd.,President ofMIICA Mr. Ganesan Jeyabalan, serta Dekan Fakultas Desain UNIKOM Prof. Dr. Ir. Lia Warlina, M.Si., yang semuanya menyampaikan apresiasi atas semangat luar biasa peserta dan berharap ajang ini menjadi titik awal lahirnya lebih banyak inovator masa depan. (Direktorat Hms & Pro)