Tag: Riset Manajemen UNIKOM

  • Perusahaan Transportasi Berbasis Platform di Indonesia:Perspektif Perilaku Perpindahan Merek pada Generasi Z

    Penulis: Arum Wahyuni Purbohastuti ; Vanessa Gaffar ; Disman ; Chairul Furqon ; Hetty Hassanah
    DOI: 10.15549/jeecar.v10i6.1507

    Abstrak
    Pertumbuhan internet dan ekspansi perusahaan transportasi berbasis platform di Indonesia terjadi secara beriringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong pelanggan perusahaan transportasi berbasis platform untuk beralih ke platform pesaing. Metode penelitian kuantitatif ini menggunakan analisis Structure Equation Model (SEM) yang diimplementasikan dalam Warp PLS 5.0. Populasi penelitian ini terdiri dari pengguna transportasi berbasis platform di Jakarta, ibu kota Indonesia. Melalui purposive sampling, sebanyak 200 sampel penelitian dari Generasi Z di Jakarta dipilih. Berdasarkan hasil penelitian ini, persepsi harga dan ketidakpuasan pengalaman mempengaruhi perpindahan merek Generasi Z pada transportasi berbasis platform. Sementara itu, kualitas layanan elektronika tidak mempengaruhi perilaku perpindahan merek Generasi Z di Indonesia. Hubungan antara persepsi harga dan ketidakpuasan pengalaman dengan perilaku perpindahan dimediasi oleh niat perpindahan. Penelitian ini berkontribusi bagi perusahaan platform berbasis transportasi untuk mengurangi perpindahan merek, khususnya di kalangan Generasi Z. © 2023, Institute of Eastern Europe and Central Asia. Hak cipta dilindungi undang-undang.

    Kata Kunci Penulis
    Kualitas Layanan Elektronik (E-Service Quality/ESQ); Ketidakpuasan Pengalaman (Experience Dissatisfaction/ED); Persepsi Harga (Perceived Price/PP); Perilaku Perpindahan (Switching Behavior/SB); Niat Perpindahan (Switching Intention/SI)

    Artikel ini dapat diakses melalui https://www.scopus.com/pages/publications/85178288329

  • Kronologi Definisi Pemasaran Kewirausahaan

    Penulis: Shiratina, Aldina Shiiratina; Umi Narimawati; Yuyus Suryana

    Abstrak

    Berdasarkan pernyataan penelitian dari para peneliti tentang Pemasaran Kewirausahaan (KPU) selama hampir 30 tahun sejak 1982 hingga saat ini, sejumlah peneliti menemukan keterkaitan antara disiplin ilmu kewirausahaan dengan disiplin ilmu pemasaran. Para peneliti mulai mengungkap definisi Pemasaran Kewirausahaan sejak tahun 2002. Tujuan artikel ini adalah untuk menganalisis perkembangan definisi Pemasaran Kewirausahaan sejak tahun 2002 hingga saat ini, serta untuk menganalisis persamaan dan perbedaan definisi yang diajukan oleh para ahli. Artikel ini terdiri dari tiga bagian, pertama pendahuluan, kedua perkembangan definisi Pemasaran Kewirausahaan (KPU), dan ketiga kesimpulan. Penelitian ini menggunakan studi literatur. Dari hasil penelusuran literatur, secara kronologis ditemukan bahwa Pemasaran Kewirausahaan telah mengembangkan definisi, terutama dalam penerapannya pada usaha kecil dan menengah (UKM).

    Kata kunci penulis

    Definisi; Pemasaran kewirausahaan; UKM

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/84971492804

  • Pengaruh Karakteristik Pekerjaan, Lingkungan Kerja, dan Keterikatan terhadap Kinerja Karyawan di Perusahaan Milik Negara Indonesia

    Penulis: Masharyono ; Arifianti, Ria ; Sukoco, Iwan ; Abdul Muhyi, Herwan ; Eka Surya, Desayu
    DOI: 10.15549/jeecar.v10i6.1506

    Abstrak
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan apakah kinerja karyawan dipengaruhi oleh karakteristik pekerjaan, lingkungan kerja, dan keterikatan karyawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, dengan menerapkan teknik random sampling yang melibatkan 211 partisipan dan pengumpulan data melalui kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling Partial Least Square (SEM PLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) keterikatan karyawan dipengaruhi secara signifikan oleh karakteristik pekerjaan, (2) keterikatan karyawan dipengaruhi secara signifikan oleh lingkungan kerja, (3) kinerja karyawan dipengaruhi oleh karakteristik pekerjaan, (4) kinerja karyawan dipengaruhi oleh lingkungan kerja namun tidak signifikan, (5) kinerja karyawan dipengaruhi secara signifikan oleh keterikatan karyawan, (6) kinerja karyawan dipengaruhi secara signifikan oleh karakteristik pekerjaan melalui keterikatan karyawan, dan (7) kinerja karyawan dipengaruhi secara signifikan oleh lingkungan kerja melalui keterikatan karyawan. Kinerja karyawan yang baik diharapkan dapat meningkatkan produktivitas karyawan. © 2023, Institute of Eastern Europe and Central Asia. Seluruh hak cipta dilindungi undang-undang.

    Kata Kunci Penulis
    keterikatan karyawan; kinerja karyawan; Indonesia; karakteristik pekerjaan; perusahaan milik negara

    Artikel ini dapat diakses melalui laman https://www.scopus.com/pages/publications/85178265479

  • Model Strategi Berbasis Nilai Religius terhadap Kinerja Usaha Konstruksi Baja

    Model Strategi Berbasis Nilai Religius terhadap Kinerja Usaha Konstruksi Baja

    Penulis: Sukma Nugraha ; Agus Rahayu ; Disman ; Lili Adi Wibowo ; Tatan Tawami
    DOI: 10.15549/jeecar.v10i4.1367

    Abstrak

    Meskipun pentingnya penerapan strategi berbasis nilai telah banyak diteliti, kajian empiris mengenai penerapan strategi tersebut untuk menciptakan atmosfer religius yang dapat meningkatkan kinerja pekerja di perusahaan masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Model Strategi Berbasis Nilai dalam menciptakan atmosfer religius serta menguji pengaruhnya terhadap kinerja usaha konstruksi baja di Indonesia. Model ini didasarkan pada konsep nilai-nilai religius yang memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan melalui dampaknya terhadap kinerja pekerja dan kinerja perusahaan secara keseluruhan. Populasi penelitian ini meliputi 120 perusahaan konstruksi baja di Indonesia, dan teknik analisis yang digunakan adalah SEM-PLS. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi berbasis nilai yang menciptakan atmosfer religius berpengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja usaha perusahaan konstruksi baja di Indonesia. © 2023, Institute of Eastern Europe and Central Asia. Hak cipta dilindungi undang-undang.

    Kata Kunci Penulis
    kinerja usaha; lingkungan eksternal; lingkungan internal; atmosfer religiusitas; program religiusitas

    Artikel ini dapat diakses melalui https://www.scopus.com/pages/publications/85164148213?

  • Perspektif Kinerja Auditor: Konflik Peran dan Kewajiban Profesional

    Penulis: Ely Suhayati, Xepi Twinarti, Ahmad Muhammad Oroji

    DOI: 10.14453/aabfj.v18i5.10

    Abstrak

    Penurunan kinerja auditor telah menjadi perhatian publik, khususnya karena keterlibatan auditor dalam konflik peran dan kewajiban profesional selama audit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana konflik peran memengaruhi kinerja auditor dan sejauh mana kewajiban profesional memengaruhi kinerja auditor. Metode penelitian yang digunakan adalah verifikasi deskriptif dengan pendekatan kuantitatif menggunakan analisis regresi linier berganda melalui momen produk Pearson, dan teknik pengumpulan data dengan kuesioner yang diuji menggunakan perangkat lunak SPSS 23.0 untuk Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konflik peran dan kewajiban profesional memengaruhi kinerja auditor, artinya jika auditor dapat mengelola konflik yang ada dengan baik dan mampu menggunakan keterampilan profesional, maka Kinerja Auditor akan meningkat. Hasil penelitian serupa juga terjadi di Iran dan Amerika Serikat, di mana kinerja auditor menurun karena kurangnya kecerdasan spiritual auditor dan mode komunikasi. Keunikan penelitian ini adalah penurunan kinerja auditor disebabkan oleh berbagai peran yang harus dilakukan secara bersamaan, sehingga menimbulkan konflik peran saat melakukan pemeriksaan yang melanggar prinsip profesionalisme. Penelitian ini menggarisbawahi bahwa jika konflik peran dapat diminimalkan dan prinsip profesionalisme ditingkatkan, maka kinerja auditor juga akan meningkat. © 2024, University of Wollongong. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Kinerja Auditor; Prinsip Profesionalisme; Konflik Peran
    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85215429988

  • Mengukur Risiko dan Imbal Hasil Indeks Saham Indonesia dan Amerika Serikat

    Penulis: Herman S. Soegoto, Felicia Apsarini, Nazar Mustapa

    DOI: 10.15549/jeecar.v11i2.1701

    Abstrak

    Penelitian ini menyelidiki hubungan antara imbal hasil indeks pasar saham Indonesia dan AS terpilih dengan risikonya untuk membimbing investor baru dalam memilih investasi mereka dengan bijak. Metode deskriptif kuantitatif digunakan dengan menggunakan data kinerja dari tiga indeks saham Indonesia dan tiga indeks saham AS selama sepuluh tahun untuk menghitung imbal hasil rata-rata. Indeks Sharpe digunakan untuk mengukur risiko setiap indeks. Hasil menunjukkan bahwa imbal hasil saham rata-rata untuk setiap indeks di AS lebih tinggi daripada indeks Indonesia, sementara tingkat risiko di AS, rata-rata, lebih rendah. Investor disarankan untuk berinvestasi dalam kategori indeks dengan imbal hasil lebih tinggi dan risiko rendah untuk meningkatkan peluang mendapatkan imbal hasil yang lebih baik sambil mengelola risiko mereka serendah mungkin. © 2024, Institute of Eastern Europe and Central Asia. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    pengembalian; risiko; Indeks Sharpe; AS, Indonesia


    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85190888205

  • Model Kemampuan Pengetahuan Keuangan Berdasarkan Kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sektor Mode

    Model Kemampuan Pengetahuan Keuangan Berdasarkan Kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sektor Mode

    Penulis: Windi Novianti, Umi Narimawati, Godwin Ahiase, Panji Pramudhita

    DOI: 10.14453/AABFJ.V19I2.05

    Abstrak

    Studi ini meneliti hubungan antara kemampuan pengetahuan keuangan dan kinerja UMKM di Jawa Barat, Indonesia, dan mengeksplorasi peran mediasi pemasaran digital dan teknologi keuangan cerdas. Pemodelan persamaan struktural digunakan untuk menganalisis 375 UMKM, yang menunjukkan dampak signifikan dari Kemampuan Pengetahuan Keuangan terhadap kinerja UMKM. Selain itu, studi ini menemukan bahwa pemasaran digital dan teknologi keuangan cerdas memediasi hubungan ini secara positif, dengan kesadaran pemasaran digital dalam memanfaatkan teknologi keuangan cerdas diidentifikasi sebagai penentu utama kinerja UMKM. Penelitian ini menunjukkan bahwa dengan upaya untuk meningkatkan peran pemasaran digital secara efektif, UMKM dapat meningkatkan daya saing mereka di pasar dan mengembangkan bisnis mereka secara signifikan. Teknologi Keuangan Cerdas memungkinkan UMKM mengakses layanan keuangan seperti pinjaman, pembayaran, dan investasi dengan lebih mudah dan cepat. Kesimpulannya, strategi spesifik dapat diimplementasikan untuk memaksimalkan kontribusi ini. © 2025, Universitas Wollongong. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Pemasaran Digital; Teknologi Keuangan Cerdas; Kemampuan Pengetahuan Keuangan; Kinerja UMKM

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/105008248497

  • Seberapa Pentingkah Inklusi Keuangan bagi Kinerja UMKM?

    Seberapa Pentingkah Inklusi Keuangan bagi Kinerja UMKM?

    Penulis:Febriansyah A. ; Syafei M.Y. ; Narimawati U. ; Chochole T. ; Stakic A.J.

    DOI: 10.14453/aabfj.v18i5.04

    Abstrak:

    Penelitian ini mengeksplorasi signifikansi inklusi keuangan bagi kinerja usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan menggunakan pendekatan metode campuran yang terdiri dari analisis kualitatif dan kuantitatif, termasuk analisis deskriptif dan pemodelan persamaan struktural, penelitian ini mengumpulkan data primer melalui kuesioner yang didistribusikan kepada UMKM. Validitas data dinilai melalui uji validitas, reliabilitas, dan kecocokan model. Temuan dari penelitian sebelumnya menunjukkan dampak positif yang signifikan dari inklusi keuangan terhadap kinerja UMKM, menunjukkan hubungan yang kuat antara inklusi keuangan dan kinerja UMKM. Korelasi ini menyiratkan bahwa peningkatan inklusi keuangan meningkatkan kinerja UMKM, menggarisbawahi peran penting inklusi keuangan dalam mendorong pertumbuhan dan keberhasilan usaha mikro dan kecil. Penelitian ini memberikan informasi bagi upaya pemerintah untuk meningkatkan inklusi keuangan, meningkatkan kinerja UMKM. Peningkatan akses ke lembaga keuangan di Indonesia bagi UMKM diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan penjualan, perluasan pelanggan, dan peningkatan profitabilitas, yang pada akhirnya menguntungkan perekonomian secara luas. © 2024, University of Wollongong. All rights reserved.

    Author Keywords: Inklusi Keuangan; UMKM; Kinerja UMKM;
    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85215119012

  • Penerapan Sistem Perbankan Mikro Terintegrasi di Lembaga Keuangan Mikro: Analisis Menggunakan Model Penerimaan Teori

    Penerapan Sistem Perbankan Mikro Terintegrasi di Lembaga Keuangan Mikro: Analisis Menggunakan Model Penerimaan Teori

    Penulis: Eti Kusmiati ; Lita Wulantika; Irfan Rizki Gumilar; Eka Yuliana; Prima Satriya Januarta

    DOI: 10.14453/aabfj.v18i5.05

    Abstrak:

    Penelitian ini mengkaji penerapan teknologi Sistem Perbankan Mikro Terpadu (STEM) menggunakan Model Penerimaan Teori di PT Lembaga Keuangan Mikro (LKM). Dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif, penelitian ini berfokus pada pengguna STEM di PT LKM Kabupaten Garut. Sebanyak 83 individu disampel menggunakan teknik sensus. Data dianalisis menggunakan Metode Persamaan Struktural – Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam hipotesis yang dikembangkan mendukung dugaan awal peneliti. Persepsi kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, persepsi kepercayaan, dan sikap, secara langsung maupun tidak langsung, dapat menjelaskan dan memprediksi adopsi teknologi STEM oleh pengguna. Oleh karena itu, hasil ini berfungsi sebagai referensi yang berharga, terutama bagi tim manajemen Lembaga Keuangan Mikro dalam mengadopsi teknologi dan merumuskan kebijakan yang relevan. © 2024, University of Wollongong. All rights reserved.

    Author Keywords:Sistem Perbankan Mikro Terintegrasi; Lembaga Keuangan Mikro; Model Penerimaan Teori


    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85215129743

  • Signifikansi Pendidikan Pemasaran dalam Mengurangi Kemiskinan di Indonesia: Tinjauan Khusus Terhadap Kualitas Hidup

    Signifikansi Pendidikan Pemasaran dalam Mengurangi Kemiskinan di Indonesia: Tinjauan Khusus Terhadap Kualitas Hidup

    Penulis: Senny Luckyardi ; Ratih Hurriyati ; Disman ; Puspo Dewi Dirgantari

    DOI: 10.15549/jeecar.v9i1.867

    Abstrak:

    Kemiskinan di Indonesia telah menjadi isu krusial sebagai akibat dari kesenjangan sosial dan ekonomi. Fenomena ini tidak dapat dipisahkan dari peran pendidikan sebagai pintu masuk dalam upaya pengentasan kemiskinan. Salah satu penyebab utama kegagalan kewirausahaan yang pada akhirnya meningkatkan risiko kebangkrutan dan kemiskinan adalah kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pemasaran. Berdasarkan permasalahan tersebut, tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana pendidikan pemasaran dapat membantu mengurangi kemiskinan dalam konteks peningkatan kualitas hidup. Mengingat sebagian besar penelitian sebelumnya berfokus pada tingkat pengangguran dan pendapatan sebagai indikator kemiskinan, yang belum mampu menjelaskan kualitas hidup secara komprehensif, maka tinjauan terhadap kualitas hidup diperlukan dalam penelitian ini. Selain itu, analisis Mann-Whitney digunakan untuk membandingkan kualitas hidup pada dua kelompok responden dengan menggunakan metode kuantitatif. Observasi juga dilakukan selama periode enam bulan untuk menilai kualitas hidup responden. WHOQOL-BREF digunakan sebagai instrumen penelitian dan didistribusikan kepada Kelompok 1 (30 responden yang telah menerima pendidikan pemasaran) dan Kelompok 2 (30 responden yang belum menerima pendidikan pemasaran). Setiap responden berasal dari provinsi yang berbeda di Indonesia. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendidikan pemasaran dapat membantu mengurangi kemiskinan, yang tercermin dalam peningkatan kualitas hidup yang signifikan. Pengetahuan pemasaran mendorong perubahan positif yang berdampak signifikan terhadap kesejahteraan manusia. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman mengenai pendidikan pemasaran sebagai salah satu sarana pengentasan kemiskinan. © 2022, Institute of Eastern Europe and Central Asia. All rights reserved.

    Author Keywords: Analisis; Indonesia; Pendidikan pemasaran; Kemiskinan; Kualitas hidup

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85124341101?